Jelang Nataru Pokdarwis Diimbau Makin Disiplin Prokes

BANJARMASIN – Menjelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di tiga belas kabupaten/kota, semakin disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama bagi destinasi wisata yang dikelola.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan baru baru mengatakan, dengan disiplinnya protokol kesehatan (prokes), agar di Kalsel kasus COVID-19 tidak akan mengalami peningkatan, meskipun saat ini sudah mulai melandai.

“Kami imbau, taat prokes mulai wajib pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, jika perlu bisa terapkan aplikasi peduli lindungi pada pintu masuk destinasi wisata,” pintanya

Syarifuddin menyarankan, pemerintah daerah di tiga belas kabupaten/kota, diminta terus mengupayakan ketatnya protokol kesehatan, dibarengi kebijakan yang seimbang, yaitu destinasi wisata ramai dikunjungi, dan tentu tidak mempengaruhi dalam pertumbuhan ekonomi.

“Setiap kebijakan kita serahkan kepada masing-masing kabupaten/kota, karena lebih memahami karakter warga setempat,” ucapnya.

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, faktor capaian percepatan vaksinasi juga menjadi indikator penting di sektor kepariwisataan, supaya dapat berjalan dengan baik. Hal ini sangat penting untuk membuat tingkat kunjungan wisatawan baik luar daerah dan mancanegara.

“Kita tidak ingin ada klaster baru, akibat berwisata,” tutupnya. (NHF/RDM/MTB)

Tidak Ada Pembatasan Dan Penyekatan Pada Malam Nataru Di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Forkopimda menindaklanjuti arahan Pemerintah Pusat, untuk tidak melakukan pembatasan pada malam Nataru mendatang.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, untuk persiapan Nataru Pemerintah Kota Banjarmasin telah banyak mendapatkan masukan dari berbagai pihak termasuk dari Forkopimda, bahwa pada malam Natal dan Tahun Baru (Nataru) tersebut, di Kota Banjarmasin tidak diberlakukan pembatasan maupun penyekatan.

“Setelah mendengar masukan dari berbagai pihak, maka Pemko Banjarmasin memutus tidak dilakukan pembatasan maupun penyekatan di Kota Banjarmasin,” ungkap Ibnu, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu Sore (15/12).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Menurut Ibnu, setelah Pemerintah Pusat membatalkan untuk pemberlakuan PPKM Level 3 menjelang Nataru, maka saat status PPKM di Kota Banjarmasin kembali ke level 2 dengan pembatasan serta penerapannya Protokol COVID-19 yang ketat.

“Kemudian untuk malam Natal di Kota Banjarmasin, tentunya Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki aturan sendiri untuk malam perayaan hari hari besar keagamaan,” jelasnya.

Pada malam hari besar keagamaan tentu untuk THM ditutup, sedangkan untuk malam Natal berlangsung pada malam Jumat, sehingga otomatis THM tutup atau tidak beroperasi.

“Sedangkan pada malam tahun baru terjadi pada malam Sabtu, sehingga THM serta lainnya tidak ditutup. Namun, diberlakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat,” tutur Ibnu.

Dengan, adanya aturan baru dari Pemerintah Pusat tersebut, maka Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin akan melakukan sosialisasi kepada hotel, THM, serta lainnya, tentang tidak adanya larangan pembatasan penyekatan di malam tahun baru tersebut.

“Sebelumnya, Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin telah melakukan sosialisasi terhadap larangan Mengingat adanya pemberlakuan PPKM Level 3 pada malam Nataru tersebut,” ucapnya.

Karena, tambah Ibnu, Pemerintah Pusat telah dicabut pemberlakuan PPKM level 3, maka Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin melakukan sosialisasi kembali, untuk tidak ada larangan pembatasan dan penyekatan di Kota Banjarmasin.

“Masyarakat Kota Banjarmasin diminta untuk tetap menjaga jarak, pakai masker, serta lainnya,” pesan Ibnu. (SRI/RDM/MTB)

Pemko Banjarmasin Lakukan Antisipasi Musibah Banjir

BANJARMASIN – Jelang puncak banjir kiriman yang diprediksi akan berlangsung pada 19 Desember 2021 mendatang, serta malam Nataru. Maka Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Forkopimda menggelar rapat, untuk mengantisipasi hal tersebut.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Forkopimda menggelar rapat bulan rutin dan saat ini dilaksanakan di penghujung tahun 2021.

“Rapat bersama Forkopimda ini merupakan rapat rutin,” ungkap Ibnu, kepada sejumlah wartawan, disalah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, Rabu Sore (15/12).

Menurut Ibnu, pada rapat tersebut pihaknya membahas isu isu penting, seperti bencana banjir, serta persiapan malam Nataru di Kota Banjarmasin.

“Pada bencana banjir ini, Pemerintah Kota Banjarmasin memerintahkan kepada seluruh camat dan lurah untuk melakukan pendataan rumah rumah warga yang mengalami Kerusakan,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Ibnu, akan dilihat Kerusakan yang layak untuk dibantu Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas PUPR.

“Untuk kelengkapan bantuan kesiapsiagaan musibah banjir termasuk Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, telah siaga saat ini,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, kesiagaan tersebut dilakukan karena Pemerintah Kota Banjarmasin telah belajar dari kejadian banjir pada awal tahun lalu.

“Pada awal tahun lalu musibah banjir terbanyak dikawasan Kecamatan Banjarmasin Timur, sedangkan pada akhir tahun ini Kecamatan Banjarmasin Barat serta Banjarmasin Utara,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Ibnu Sina : Permasalahan Sosial Atasi Dengan Gotong-Royong

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2021, dengan mengangkat tema Kayuh Baimbai untuk Mewujudkan Banjarmasin Baiman Lebih Bermartabat.

Peringatan HKSN di Pemko Banjarmasin

Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini dilaksanakan, di lobby Balaikota Banjarmasin, Rabu (15/12).

Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Banjarmasin yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Dimana permasalahan sosial di Kota Banjarmasin agar dapat ditangani secara bergotong-royong atau bersama-sama,” ucapnya.

Menurut Ibnu, Pemerintah Kota Banjarmasin juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait seperti yayasan sosial, relawan sosial, organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, yang telah membantu DInas Sosial Kota Banjarmasin.

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terimakasih kepada seluruh komoditas perduli, yang telah tumbuh subur di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Komoditas perduli tersebut, lanjut Ibnu, ada yang bergerak untuk lansia, anak-anak, wanita, kaum dhuafa, parkir miskin serta lainnya.

Ibnu mengatakan, tentunya keberadaan komoditas perduli ini, membantu Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami tentunya mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada komoditas perduli yang telah mendukung Dinas Sosial Kota Banjarmasin,” ungkap Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin mengucapkan, terimakasih kepada Kementerian Sosial melalui program program dalam memberikan bantuan kepada keluarga penerima manfaat di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Mitigasi Banjir, DPRD Banjarmasin : Perlu Dibangun Posko Pengungsian

BANJARMASIN – Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali, di ruang kerjanya, Rabu (15/12) mengatakan, saat ini Pemerintah kota, sudah saatnya harus menyiapkan penanganan kemungkinan terjadi bencana banjir, yaitu membangun posko pengungsian.

“Wilayah kita ini dalam satu tahun dua kali terdampak banjir, pertama pertengahan Januari yang berlangsung hampir 3 pekan, dan kedua dalam satu pekan ini air pasang rob,” katanya.

Matnor menjelaskan, daerah yang dikenal sebagai rawan banjir hingga merendam pemukiman, harus didata menjadi titik-titik rawan banjir, sehingga perlu dibangun posko untuk pengungsian bencana. Bangunannya tidak perlu secara permanen, namun menjadi alternatif representatif, untuk bisa dijadikan tempat pengungsian.

“Posko itu harus menjadi tempat aman bagi korban bencana, baik anak-anak, wanita dan lansia untuk berlindung,” pintanya

Lebih lanjut dirinya mengharapkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin juga harus menyiapkan perlengkapan penanganan banjir khususnya ketersediaan perahu karet.

“Kita dapat laporannya cuma dua dimiliki, pihaknya akan menyetujui dianggaran untuk penambahan perahu karet,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

CSR Bersama, UPZ Bank Kalsel Serahkan Bantuan Banjir Aluh-Aluh

BANJARMASIN – Naiknya permukaan laut atau air laut ke daratan, yang
disebabkan air laut pasang disertai curah hujan yang tinggi beberapa hari ini, membuat beberapa
daerah di Kalimantan Selatan kembali terendam banjir. Salah satu daerah yang terdampak cukup
parah yaitu Desa Bunipah di Kecamatan Aluh – Aluh, Kabupaten Banjar.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar per 8 Desember 2021, terdapat 513 rumah, 1.700 jiwa dan 8 fasilitas umum (sekolah dan perangkat desa) terdampak.
Atas hal tersebut, Bank Kalsel melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) memberikan bantuan berupa paket bahan makanan, sebagai bentuk kepedulian di bidang sosial dan kemanusiaan. Total paket bantuan yang diserahkan sebanyak 560 paket dengan rincian, yaitu 310 paket berasal dari dana CSR dan 250 paket berasal dari dana UPZ.

Untuk pendistribusian bantuan tersebut kepada warga terdampak, Bank Kalsel menggandeng Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalsel agar bantuan dapat diserahkan secara tepat dan cepat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya, didampingi Direktur Operasional Ahmad Fatrya Putra kepada Irhamsyah Safari selaku Ketua Baznas Provinsi Kalsel.

Penyerahan disaksikan Gurdanu Syukur dan Ahmad Rafi’ie selaku wakil ketua Baznas Kalsel beserta Head of Business Group dan Kepala Divisi Corporate Secretary Bank Kalsel, Fachrudin dan Suriadi di Lantai 3 Bank Kalsel Kantor Pusat, Selasa (14/12).

Hanawijaya menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir yang merendam Desa Bunipah dan
sekitarnya.

“Bank Kalsel turut prihatin atas musibah banjir yang menimpa warga Desa Bunipah dan sekitarnya.
Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang
terdampak. Semoga air dapat segera surut sehingga aktivitas warga kembali normal,” ucap Hana.

Hanawijaya menambahkan, bahwa bantuan ini merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial
perusahaan dan penyaluran dana zakat dari pegawai.

“Bantuan ini juga berasal dari dana CSR sebagai bentuk bakti kita kepada masyarakat, sedangkan
bantuan UPZ Bank Kalsel ini berasal dari pemotongan zakat, infaq maupun sedekah dari gaji pegawai Bank Kalsel untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang memerlukan,” imbuh
Hana.

Sebagai informasi, Bank Kalsel melalui UPZnya sendiri telah bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalsel untuk menyalurkan berbagai bantuan sosial, keagamaan serta
kemanusiaan di Kalimantan Selatan. Bagi yang ingin turut serta membantu saudara – saudara kita yang membutuhkan dapat menyalurkan donasi melalui nomor rekening Bank Kalsel Syariah :
901.03.05.00777.7 atas nama UPZ Bank Kalsel. (Adv-RIW/RDM/MTB)

Pelajari Sosper, DPRD Banjarbaru Berkunjung ke DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru melakukan kerja ke DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (15/12).

Rombongan yang dipimpin Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari diterima oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Suripno Sumas didampingi anggota DPRD Kalsel Burhanuddin dan Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Kalsel Muhammad Jaini.

Ketua Bapemperda DPRD Kalsel, Nurkhalis Majid menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari berbagai kegiatan/tugas kedewanan pada DPRD Kalsel antara lain sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) atau Sosper dan sosialisasi wawasan kebangsaan (Wasbang).

“Banyak hal yang sudah disampaikan oleh DPRD Kalsel, khususnya terkait beberapa peraturan dan teknis di lapangan tentang kegiatan sosper,” katanya.

Menurut Nurkhalis, ke depan pihaknya akan mencoba menerapkan kegiatan sosper ini di DPRD Kota Banjarbaru. Mengingat kegiatan ini dinilai penting agar masyarakat luas lebih mengetahui dan memahami Perda yang sudah dibuat oleh DPRD bersama Pemko setempat, sehingga mereka ikut berperan menyukseskan pelaksanaan Perda tersebut.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui produk-produk hukum berupa Perda yang telah dibuat oleh DPRD bersama Pemko Banjarbaru. Sehingga perlu adanya sosper agar masyarakat juga bisa merasakan manfaat dari Perda tersebut,” jelasnya

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas menyampaikan di awal tahun 2021, kegiatan sosper ini dilaksanakan satu kali sebulan, kemudian dalam APBD Perubahan 2021 dianggarkan dua kali dalam sebulan. Sementara kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dianggarkan satu kali sebulan dalam APBD Perubahan 2021.

“Sosialisasi Wasbang bertujuan untuk stabilitas situasi dan kondisi negara dan bangsa Indonesia pada umumnya, serta daerah khususnya,” lanjutnya.

Suripno menambahkan, dalam sosialisasi Wasbang sebagimana Anggota DPR/DPD RI materinya terdiri Ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kabag Persidangan Hukum AKD dan Layanan Aspirasi Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel Muhammad Jaini MAP menambahkan, pelaksanaan sosper dan sosialisasi Wasbang memiliki payung hukum.

Selain Peraturan tentang Wasbang yang sedang dalam pembahasan anggaran DPRD Kalsel, juga ada cantolan dari peraturan perundang-undangan yang bisa menjadi payung hukum (termasuk untuk pelaksanaan sosialisasi Wasbang bagi anggota Dewan)

“Khusus sosialisasi Wasbang yang sudah dilaksanakan anggota DPRD Kalsel baru-baru ini, mendapatkan apresiasi dari pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia,” tambahnya. (NRH/RDM/MTB)

Produsen Minyak Goreng Bantu Warga Lewat Pasmur Dan Op

BANJARMASIN – Beberapa produsen minyak goreng turut berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah dan operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Salah satu, produsen minyak goreng kemasan di Kalsel, Eksekutif Sales Marketing PT Sime Darby Oils Agus Andriono, kepada wartawan pada Rabu (15/12) pihaknya selalu turut berpartisipasi
dikegiatan pasar murah dan operasi pasar, dengan menyediakan minyak goreng
sebanyak 2.400 liter, harganya Rp14.000 perliter. Sedangkan kalau dipasaran Rp18.000perliter.

“Kami ikut pasmur dan OP untuk membantu masyarakat, karena saat ini harga minyak goreng dipasaran masih tinggi,” katanya

Eksekutif Sales Marketing PT Sime Darby Oils, Agus Andriono, saat memberikan komentarnya.

Agus Andriono menyampaikan, selama kegiatan pasar murah dan operasi pasar, yang digelar Disdag Kalsel, menjelang Natal dan Tahun Baru, antusias warga sangat besar dalam membeli minyak goreng, sebagai keperluan bahan pokok sehari-hari.

“Masing-masing diberi jatah satu orang, hanya boleh membeli 3 bungkus ukuran satu liter, agar semua mendapatkan,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Seksi Pemasaran dan Promosi Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan Heri Purwanto, melalui stafnya Sudiro menyampaikan, pihaknya berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah dan operasi pasar yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, untuk membantu warga kurang mampu khusus yang terdampak pandemi COVID-19. Selama kegiatan di 5 titik yaitu di Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Batola dan Kota Banjarmasin serta Kota Banjarbaru.

“Kami selalu terlibat, untuk membantu warga kurang mampu menyediakan 200 paket. Satu paket, berisi beras 3 liter, mie intans 5 bungkus, gula 1 kilogram, teh 1 kotak dan minyak goreng 1 liter, dengan harga di tebus cuma 50 ribu rupiah,” tutupnya.

Untuk diketahui, pasar murah dan operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menjelang Natal dan Tahun Baru, sebelumnya dimulai di Kabupaten Balangan, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kotabaru, Tanah Bumbu, Tapin, Tabalong, Tanah Laut, Batola, dan terakhir di halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/MTB)

Paman Birin : Peserta Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup 2021, Harus Tampilkan Yang Terbaik

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengharapkan, pada Festival Bola Voli Open Pelajar SMA/SMK/MA se-Kalsel Piala Paman Birin Cup 2021, dapat memberikan prestasi terbaiknya.

Seperti yang disampaikan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, saat membuka Festival Bola Voli di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (15/12).

Dalam sambutannya Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini berpesan, kepada seluruh atlet bola voli pelajar yang bertanding ini, untuk dapat menjaga sportifitas selama bertanding.

“Kepada seluruh atlet pelajar bola voli ini kami harapkan dapat menjaga sportifitas selama pertandingan,” ucap Paman Birin.

Menurut Paman Birin, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan dukungan terhadap pembinaan pembinaan terhadap perkembangan olahraga di Banua ini.

“Pemerintah tentunya terus memberikan pembinaan terhadap perkembangan olahraga, untuk mendukung peningkatan prestasi atlet,” ujarnya.

Ditambahkan Paman Birin, pihaknya berharap agar festival festival olahraga agar dapat terus dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami juga berharap agar festival olahraga dapat terus dilaksanakan,” katanya.

Dengan, lanjut Paman Birin, seringnya festival olahraga digelar, maka akan banyak juga talenta talenta atlet berprestasi ditemukan.

“Dengan banyak atlet berprestasi tersebut, maka hal tersebut dapat membawa nama harum Provinsi Kalimantan Selatan dikancah nasional maupun internasional mendatang,” tuturnya lebih lanjut.

Paman Birin berpesan, kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan agar dapat terus melakukan pembinaan serta peningkatan prestasi atlet di Banua ini.

“Kami meminta kepada seluruh atlet yang bertanding agar dapat memberikan prestasi terbaiknya, untuk meraih prestasi terbaik,” ucap Paman Birin. (SRI/RDM/MTB)

Festival Bola Voli Open Piala Paman Birin Cup 2021 Resmi Digelar

BANJARMASIN – Untuk menciptakan bibit atlet bola voli handal di Banua ini, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel menggelar Festival Bola Voli Open Pelajar SMA/SMK/MA Se – Kalsel Piala Paman Birin Cup 2021, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (15/12). Dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, digelarnya Festival Bola Voli Open pelajar ini, dalam rangka mencari bibit -bibit atlet bola voli berprestasi di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, memberikan sarana kepada para atlet bola voli pelajar di Banua ini, untuk kejuaraan yang dapat mereka ikuti,” ungkapnya.

Ternyata, lanjut Hermansyah, tim bola voli pelajar ini antusias untuk dapat mengikuti Festival Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak ini.

Pertandingan Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak.

“Peserta dari sekolah sekolah di Kalsel antusias untuk dapat mengikuti Festival Bola Voli ini,” ujarnya.

Hal tersebut, tambahnya, dengan banyaknya tim bola voli pelajar dari sekolah sekolah yang mengikuti Festival Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak, sebanyak 28 tim.

“Kami membatasi jumlah peserta karena saat ini masih berlangsung pandemi COVID-19,” katanya.

Menurut Herman, pada Festival Bola Voli Pelajar ini, diharapkan ditemukan bibit bibit atlet bola voli berusia muda, yang nantinya akan dibina lebih lanjut.

“Kami berharap pada festival bola voli ini, akan ditemukan atlet atlet berbakat, sehingga nantinya dapat dilakukan pembinaan lebih lanjut,” tuturnya.

Para atlet berusia muda tersebut, tambahnya, akan dimasukkan ke dalam tim bola voli, sehingga nantinya dapat menjadi atlet berprestasi yang mampu membawa nama harum Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

“Bola voli ini merupakan olahraga strategis di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga diperlukan pembinaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/MTB)

Exit mobile version