10 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul ke-18: Kapasitas Jamaah Diperluas, 35 Dapur Umum Disiapkan

BANJAR – Peringatan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul ke-18 di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, rencananya digelar pada Kamis malam (26/1).

Peringatan haul yang diinisiasi dan disepakati oleh murid-murid Abah Guru Sekumpul ini, akan mengundang berbagai tokoh agama dari dalam dan luar Kalsel.

Dari pantauan Reporter Abdi Persada FM, Senin (16/1) ke kediaman pribadi Gubernur Kalsel, tepatnya di Desa Keramat, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, berbagai macam persiapan sudah dilakukan. Diantaranya pelebaran dan perbaikan ruas jalan di sekitar lokasi, pembangunan panggung untuk menambah kapasitas jamaah, serta pemantapan dan kehandalan aliran listrik oleh PLN.

Lokasi tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 10 ribu jamaah.

Salah satu kerabat Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel), Hamdani mengaku, ada perubahan ukuran panggung yang disiapkan untuk jamaah.

“Ada penambahan ukuran dari yang sebelumnya 30×12 meter, sekarang jadi 57×14 meter. Jadi sebelumnya hanya menampung sekitar 400 orang jamaah, dengan ukuran yang baru itu bisa menampung 700 orang jamaah,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Di tempat terpisah, saat memimpin Rakor mingguan bersama SKPD terkait, Bupati Banjar Saidi Mansyur, menyambut baik peringatan haul yang sudah 2 tahun tidak diselenggarakan secara massal akibat pandemi.

Saidi meminta agar seluruh jajaran Pemkab Banjar dapat membantu kesuksesan acara selaku tuan rumah. Terutama dalam hal penanganan sampah pasca haul.

“Saya minta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar (DPRKPLH) untuk memperhatikan kebersihan sampah,” pintanya.

Di Kabupaten Banjar sendiri juga sudah disiapkan 35 dapur umum yang berfungsi sebagai tempat memasak konsumsi bagi jamaah.

Camat Martapura Timur, Guslan menyebut, dapur umum tersebar di 3 Kecamatan, yakni Martapura Timur, Martapura Barat dan Martapura Kota.

“Untuk di Kecamatan Martapura Timur sendiri ada 16 buah dapur umum yang tersebar di 12 Desa, juga dilokasi itu juga ada 21 ekor sapi untuk dimasak,” ungkapnya.

Selain itu diakuinya, juga ada dapur umum yang dikoordinir oleh tokoh agama setempat, seperti di Kecamatan Gambut dan Cempaka.

“Semoga acara haul ini berjalan sukses, tidak ada kendala apapun termasuk hujan,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

2023, Lab K3 Kalsel Siapkan Temu Pelanggan

BANJARMASIN – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah tahun 2023, Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Lab K3), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, saat ini tengah mempersiapkan temu pelanggan.

Hal itu disampaikan, Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel, Noorlianisyah di ruang kerjanya pada akhir pekan tadi. Ia menjelaskan, temu pelanggan bagi perusahaan merupakan kegiatan rutin setiap satu tahun sekali, yang digelar biasanya pada triwulan pertama, sebagai bentuk silaturahmi dan promosi, dengan cara memperkenalkan keberadaan Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja, milik Pemprov Kalsel.

“Rencananya 100 perusahaan yang kami undang, 50 perusahaan langganan, 50 perusahaan baru, yang tersebar di 13 kabupaten dan kota,” katanya

Disampaikan Noorlianisyah, dalam kegiatan temu pelanggan, pihaknya ingin perusahaan mengetahui Lab K3, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai Laboratorium yang sudah terakreditasi ISO 17025:2017 dengan semua parameter layanan

“Semoga akan bertambah perusahaan yang menggunakan layanan Lab K3,” harapnya

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan, dari hasil ekpose kegiatan yang baru digelar pihaknya mampu merealisasikan seluruh kegiatan sekitar 97 persen lebih, baik dari APBD dan Badan Layanan Umum Daerah. Selain itu hingga sepanjang tahun 2022 tadi, ada sebanyak 207 perusahaan yang telah dilayani, keberhasilan ini tentu dari keaktifan dalam promosi baik melalui media sosial dan media massa.

“Terkait pendapatan BULD tahun 2022 tadi, mencapai Rp2,4 miliar, meski ditargetkan hanya Rp1,6 miliar, sehingga tahun 2023 ini pihaknya mengusulkan Rp2,5 miliar rupiah. Ia optimis mampu, karena pelayanan telah didukung penuh SDM profesional,” tutup lily sapaan akrabnya.

Untuk diketahui, kantor Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, berlokasi di Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Malam Seni Budaya Banjar Sekenceng Kalsel Berlangsung Sangat Meriah

BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi menggelar Malam Seni Budaya Banjar Sekenceng Kalsel di kawasan Sungai Jingah Banjarmasin Utara, Sabtu (14/1) malam.

Tidak hanya keluarga besar Sekenceng Kalsel, para pejabat dan tamu undangan yang berhadir, masyarakat setempat juga ikut menyaksikan acara Malam Seni Budaya Banjar yang berlangsung sangat meriah dengan menampilkan musik Panting, Bajapin dan Mamanda dari Sanggar Seni Kumbang Banaung Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Alhamdulillah kami seluruh keluarga besar Sekenceng Kalsel berhadir di tempat ini sebagai wujud raya syukur dengan kebersamaan yang telah terjalin sejak 2011 lalu sampai saat ini,” kata Ketua Sekenceng Kalsel itu kepada wartawan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, lanjut Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini, pihaknya juga ingin memberikan arti dari sebuah pertemuan dan persaudaraan ini dengan mengangkat seni budaya Banjar yang mulai dilupakan oleh masyarakatnya sendiri.

“Seni budaya Banjar ini sangat banyak. Tadi ada Bajapin, Bagandut, Mamanda yang jarang ditampilkan langsung tiga-tiganya. Diharapkan semua yang hadir bisa mengetahuinya karena siapa yang akan menjaga seni budaya Banjar, kalau bukan kita sendiri,” jelasnya.

Oleh karena itu, Paman Yani, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Banjar agar tetap ada dan lestari sehingga generasi muda Banjar ke depan dapat lebih mengenal dan mengetahui budaya Banjar.

Dalam kegiatan yang didukung oleh DPRD Kalsel, Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel ini juga dilaksanakan pemberian Penghargaan Setia Lencana Sekenceng Kalsel Tahun 2023 dengan beberapa kategori sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, juga pembagian hadiah umroh kepada enam orang.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Bappeda Kalsel, Kepala Badan Kesbangpol Kalsel, Sekretariat DPRD Kalsel, Disdik Kalsel, DKP Kalsel, Diskominfo Kalsel, Satpol PP dan Damkar Kalsel, Balai Pengelolaan Sampah Banjarbakula, BPSMB Kalsel, RSUD Ulin, RSJ Sambang lihum, UPT DKP Batulicin dan Kotabaru, Samsat Batulicin, Samsat Kotabaru dan Samsat Pelaihari, Kepsek di Tanbu dan Kotabaru, Direktur Abdi persada 104,7 FM dan Keluarga Besar Sekenceng Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Bekali Ilmu Politik ke Masyarakat, Bakesbangpol Kalsel Akan Gelar Expo Parpol

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus berupaya menciptakan Pemilu dan Pilkada yang bersih tahun 2024 mendatang.

Berbagai macam sosialisasi hingga pengenalan terhadap dunia politik menjadi prioritas utama hingga tahun ini. Terutama kepada para pelajar yang merupakan pemilih pemula.

Kepala Bidang Politik Bakesbangpol Kalsel, Ida Saptika Dewi mengatakan, ada berbagai macam program yang telah mereka rancang untuk memastikan edukasi politik itu sampai ke masyakarat awam.

Dalam waktu dekat, menurutnya pihaknya berencana menggelar Expo Partai Politik (Parpol) di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin.

“Kan ada 8 partai baru yang berpartisipasi pada Pilkada dan Pemilu nanti, sebelumnya juga sudah ada 10 partai, jadi total 18 partai yang akan ikut serta,” ujarnya, Jumat (13/1).

Dijelaskan Ida, expo yang rencananya digelar selama 3 hari itu, nantinya akan dirangkai dengan talkshow dari perwakilan Parpol.

“Ini kesempatan mereka (Parpol) untuk menjual programnya.Terutama bagi Paprpol yang baru. Dan masyarakat juga akan lebih bijak nantinya dalam memberi hak suara,” tuturnya.

Selain itu Ida mengungkapkan, pihaknya akan kembali menggelar pendidikan politik bagi pelajar seperti tahun 2022 lalu.

Pelaksanaannya sendiri akan diputuskan usai rapat kerja yang juga akan digelar dalam waktu dekat. Rapat akan mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Bidang Politik Kesbangpol di Kabupaten/Kota.

“Kita ingin pastikan dulu pembagian tugas sosialisasi (politik) ke masyarakat ini, jadi tidak sampai tumpang tindih nanti dan pasti tepat sasaran,” bebernya.

Ida menyebut, sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat ini nantinya tidak hanya dilaksanakan menjelang Pemilu dan Pilkada saja. Tetapi akan rutin digelar setiap tahun.

“Jadi semua masyarakat bisa mengetahui kalau Bakesbangpol tidak hanya mengurus Parpol, tetapi juga memberikan wawasan serta membantu menciptakan politik yang bersih,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Bawaslu Kalsel Gelar Safari Pengawasan

BANJARMASIN – Dalam rangka kesiapan pengawasan tahapan Pemilihan Umum Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar safari pengawasan.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Sekretariat Bawaslu Kalimantan Selatan, Tengku Dahsya Kusuma Putra, pada Jumat (13/1) menjelaskan, memasuki tahun 2023, Bawaslu Kalsel menggelar safari pengawasan, di 13 Kabupaten dan Kota di Banua. Kegiatan ini merupakan konsolidasi dalam rangka memantapkan kinerja jajaran pengawas Pemilu.

“Safari pengawasan dimulai ke Kota Banjarbaru, dilanjutkan ke seluruh Kabupaten dan Kota di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Disampaikan Tengku, safari pengawasan dalam bentuk konsolidasi secara intern, dengan seluruh Bawaslu di Kabupaten dan Kota. Kegiatan dilaksanakan hingga akhir Januari 2023.

Ia menjelaskan Seluruh Pimpinan Bawaslu Kalsel memiliki visi yang sama yakni Pemilu tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan agar dapat berjalan lebih baik lagi, untuk mewujudkan pemilu yang demokratis dan bermartabat.

“Hasil safari pengawasan ini, dapat diketahui awal Februari 2023 mendatang,” jelasnya

Tengku menambahkan, dengan langkah strategis melalui konsolidasi ini, baik dari sisi Sekretariat dan Komisioner berharap dapat tercipta gerakan seirama, untuk semakin mempersempit ruang gerak pelanggaran, dalam pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 nantinya. Mengingat peran Bawaslu tidak hanya persiapan dalam pelaksanaan teknis pengawasan Pemilu, pun terkait kesiapan Sekretariat dan SDM nya menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

“Kami harus merapatkan barisan, dengan cara mempersiapkan sejak dini, dalam menghadapi tahapan-tahapan berikutnya,” tutup Tengku. (NHF/RDM/RH)

Kapolda Kalsel Dengarkan Aspirasi Masyarakat Pada Program Jumat Curhat

BANJARMASIN – Pada Jumat Curhat, Kapolda Kalsel mendengarkan aspirasi sekaligus menjembatani kepolisian dalam mengedukasi masyarakat.

Kali ini, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengadakan kegiatan pertemuan dengan warga penumpang yang ada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (13/01).

Dalam dialog interaktif dengan masyarakat itu, Kapolda Kalsel memperkenalkan diri sebagai pejabat baru diwilayah Kalimantan Selatan.

Selaku Kapolda Kalsel, dirinya ingin mendengarkan keluh kesah, permasalahan dan aspirasi dari masyarakat yang ada di Banua.

Mulai dari masalah E-KTP, Prosedur penggeledahan kepada penumpang yang dicurigai, Proses pembelian tiket secara online, Pelaporan tindak pidana, Solusi mobil truk yang menutup jalan, serta mengenai pergantian plat ranmor hitam menjadi putih.

Kemudian apresiasi juga diberikan warga kepada jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan atas respon cepat menanggapi keluhan masyarakat.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian mengatakan, lewat Jumat Curhat tersebut pihaknya bisa betul-betul mengetahui kondisi masyarakat di lapangan. Kemudian, hal itu bakal menjadi acuan untuk meningkatkan pelayanan kepolisian.

“Kegiatan ini masih tetap dilaksanakan. Selain mendengarkan aspirasi, Jumat Curhat bisa sekaligus menjembatani pihak kepolisian dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Kapolda Kalsel.

Di samping itu, menurutnya Jumat Curhat juga sebagai mewujudkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Kalsel agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

“Seperti tadi warga menyampaikan keluh kesah, curhatan atau saran masukan kepolisian, supaya kami bisa tindaklanjuti segera,” terangnya.

Jumat Curhat ini dihadiri langsung oleh Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Kepala KSOP Kelas 1 Banjarmasin, CEO PT Pelindo Regional 3 Kalimantan, Kepala Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Banjarmasin, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Banjarmasin, dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Awali 2023, Bulog dan Pemprov Kalsel Akan Gelar OP Beras Bersubsidi Lanjutan

BANJARMASIN – Jelang akhir tahun 2022 lalu, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Perum Bulog Kalsel, menggelar operasi pasar beras bersubsidi. Selama 5 hari, OP beras bersubsidi digelar di halaman kantor Gubernur di kawasan Siring 0 Kilometer Banjarmasin, sukses diserbu warga. Sebanyak 30 ton beras terjual selama OP berlangsung.

“Antusiasme warga sangat tinggi pada kegiatan ini. Padahal beras yang dijual bukan beras lokal atau beras Banjar. Namun yang pasti, harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding harga pasar, yakni 8 ribu rupiah per kilogram setelah disubsidi 3 ribu rupiah dari pemerintah”, jelas Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Kalimantan Selatan, Muhammad Imron Rosidi kepada wartawan baru – baru ini dikantornya kawasan jalan Ahmad Yani kilometer 6 Banjarmasin.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat itu, maka menurut Imron, pihaknya bersama pemerintah provinsi berencana untuk kembali menggelar kegiatan serupa pada awal tahun 2023 ini.

“Kita sedang koordinasikan lebih jauh soal rencana itu. Namun yang pasti, kegiatan OP ini sangat tepat untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama untuk komoditas beras. Apalagi saat ini harga beras masih terbilang tinggi, khususnya beras lokal,” ujarnya.

Bulog sendiri, menurut Imron, saat ini memiliki stok beras sebanyak 1.600 ton. Namun dalam waktu dekat akan datang pasokan beras dari Sulawesi Selatan sebanyak 2.000 ton. Selanjutnya untuk memastikan stok mencukupi hingga Maret 2023, Bulog Kalsel akan kembali kedatangan pasokan hingga total 5.000 ton.

“Kita akui pada Januari -Februari ini belum bisa menyerap beras petani, karena belum musim panen. Sehingga perlu untuk mendatangkan beras dari luar pulau. Kemungkinan besar penyerapan beras baru dilakukan pada Maret 2023, sambil menunggu penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) yang baru,” tutupnya.

Selain OP beras bersama pemerintah provinsi, sejak 6 Januari 2023 lalu, Bulog Kanwil Kalimantan Selatan juga sudah melakukan OP di pasar tradisional, melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). (RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Gelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Luhur Pancasila

BANJARMASIN – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dewi Damayanti Said menggelar sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Ideologi Pancasila. Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai universitas dan perguruan tinggi di kota Banjarmasin pada Jum’at (13/1).

Dalam sambutannya, Dewi menjelaskan mengenai maksud dan tujuan kegiatan ini yaitu revitalisasi Pancasila adalah proses menghidupkan atau memahami dan menghayati kembali nilai-nilai Luhur pancasila. Sedangkan aktualisasi pancasila adalah mewujudkan nilai-nilai pancasila dalam setiap pribadi dalam aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta bisa bertambah wawasan dan pemahaman tentang nilai-nilai luhur Pancasila dalam rangka pemantapan wawasan kebangsaan”, jelasnya.

Selain itu, Dewi juga mengimbau kepada para mahasiswa agar turut andil dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang. Lantaran, lanjutnya, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dengan mengikuti pemilu serentak pada tahun 2024 mendatang, generasi muda juga turut berperan dalam menentukan nasib bangsa kedepannya.

“Namun mahasiswa juga tetap mematuhi peraturan yang telah ditetapkan sesuai nilai-nilai luhur Pancasila sehingga persatuan dan kesatuan bangsa terus terjaga,” imbaunya.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber yaitu dosen salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin, Erini Junita Sari yang juga memotivasi para mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan sebagai implementasi rasa cinta terhadap bangsa dan negara. (NRH/RDM/RH)

Kelurahan Sungai Miai Laksanakan Gerakan Cegah Demam Berdarah

BANJARMASIN – Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, melakukan Gerakan Cegah Demam Berdarah (Cerah) Dilingkup Kelurahan setempat.

Lurah Sungai Miai Gusti Ikrom Akbar mengatakan, dalam rangka mencegah kasus demam berdarah dilingkungan Kelurahan Sungai Miai, maka pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Lurah Sungai Miai Gusti Ikrom Akbar

“Tujuan dari Gerakan Cerah ini, dalam rangka pencegahan Demam Berdarah ditengah masyarakat,” ungkap Ikrom, kepada sejumlah wartawan, Jumat (13/1).

Selain itu, lanjutnya, Gerakan Cerah ini juga mengajak sekolah sekolah yang ada di Kelurahan Sungai Miai, untuk melakukan aksi bersih bersih di lingkungan sekolah.

“Kita tidak mengetahui apakah Demam Berdarah yang dialami oleh siswa, didapat dilingkungan sekolah atau di rumah,” jelasnya lebih lanjut.

Ikrom mengatakan, pihaknya bersyukur program Cerah Kelurahan Sungai Miai, mendapatkan dukungan dari semua pihak, termasuk dari Kecamatan Banjarmasin Utara, sekolah, satgas kebersihan, masyarakat, serta lainnya.

“Program Cerah ini didukung dan direspon langsung oleh Kecamatan Banjarmasin Utara, yang menginginkan Gerakan Cegah Demam Berdarah dapat dilaksanakan di semua wilayah, tidak hanya di Kelurahan Sungai Miai,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, SMK Negeri 2 Banjarmasin mengapresiasi, terhadap Program Cerah tersebut.

Seperti yang disampaikan Kepala SMKN 2 Banjarmasin Almunawar. Ia mengatakan, di sekolah mereka terdapat beberat program salah satunya, yakni, Jumat bersih, dan saat ini bersama dengan Kelurahan Sungai Miai, mereka bersama sama membersihkan lingkungan sekolah, untuk pencegahan demam berdarah.

“Karena saat ini lagi musim pancaroba, serta kasus demam berdarah meningkat, maka kebersihan dilingkungan sekolah perlu dijaga,” ucap Almunawar. (SRI/RDM/RH)

Khawatir Membludak, Pemda Mantapkan Rekayasa Lalu Lintas Haul Guru Sekumpul

BANJARBARU – Jelang haul Abah Guru Sekumpul ke 18 yang bakal digelar di kediaman pribadi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, 26 Januari 2023, rupanya semakin serius disiapkan. Termasuk memantapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik lokasi.

Sejumlah jajaran Pemprov Kalsel, Pemkab Banjar, Kades dan relawan ikut dalam rapat koordinasi kesiapan jelang Haul Guru Sekumpul

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, menjelaskan, berkaca dari haul sebelumnya yang mencapai hingga jutaan jamaah ini tentu menjadi ukuran dalam pelaksanaan nanti. Dari hasil rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh stakeholder, tentu, jumlah yang akan hadir bakal melebihi dari perkiraan.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar usai memaparkan kesiapan rekayasa lalin di sejumlah titik pelaksanaan Haul Guru Sekumpul

“Memang fokus kita tadi adalah lebih ke titik lokasi arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Kalau diprediksi yang datang nanti cukup banyak,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (12/1) sore.

Tak hanya memantapkan tekhnis arus lalu lintas di beberapa titik lokasi kegiatan yang vital. Namun, ratusan personel dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan siap dikerahkan untuk pengamanan jalannya pelaksanaan haul yang prediksi bakal dihadiri lebih dari ratusan ribu jamaah.

“Makanya rekayasa lalu lintas juga harus jelas. Jadi, saat dilakukan eksekusi di lapangan sudah bisa menyesuaikan nantinya,” bebernya.

Lebih lanjut lagi dia menerangkan, Pemerintah Provinsi Kalsel juga bakal menyiapkan penerangan dan sedikit perbaikan jalan untuk kelancaran menuju lokasi pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke 18 yang berfokus di kediaman Paman Birin.

“Saat rapat tadi juga membahas itu dan nanti kita minta PUPR, Disperkim. Selanjutnya lahan parkir juga harus disiapkan,” paparnya.

Selain menghadirkan jajaran Pemkab Banjar, relawan, TNI dan Polri. Kepala desa yang berdekatan dengan acara haul turut dilibatkan agar kesiapan dalam pelaksanaannya nanti berjalan lancar. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version