Gubernur : Fokus Kalsel 2022, Pemulihan Ekonomi

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalimantan  Selatan, Kamis (11/11). Rapat paripurna tersebut mengagendakan Tanggapan atau Jawaban Gubernur Kalsel Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kalsel atas Raperda Provinsi Kalsel terhadap Pemandangan Umum terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2022.

Sahbirin Noor sebelum memaparkan tanggapan mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada lembaga  legislatif melalui fraksi-fraksi atas rekomendasi saran-saran yang disampaikannya.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

“Semua catatan dan rekomendasi dewan terkait upaya optimalisasi pendapatan daerah menjadi atensi kami (pemerintah daerah, red). Terima kasih atas usul dan sarannya,” ucapnya.

Dijelaskan Sahbirin, setelah dilakukan review dari saran  maupun evaluasi dewan terkait Raperda APBD 2022 ada beberapa catatan penting, yaitu optimalisasi, efektivitas dan efisiensi anggaran.

Salah satu rekomendasi dewan adalah  pengembangan PAD berbasis digitalisasi, intensifikasi dan ekstensifikasi. Saat ini upaya di atas terus disempurnakan melalui sistem aplikasi sederhana dan mudah serta mengedepankan aspek transparansi.

Kepala Daerah yang di akrab disapa Paman Birin ini mengatakan salah satu konsentrasi pembangunan di tahun 2022 adalah upaya berkelanjutan pemulihan ekonomi akibat pandemi.

Optimalisasi pendapatan PAD tetap dilakukan. Strategi yang dilakukan harus mengacu perundang undangan daerah dan  tidak membebani rakyat.

Paman Birin menegaskan, fokus RKPD Kalsel  2022 meliputi peningkatan pembangunan di bidang  kesehatan, pendidikan, keterampilan UMKM, investasi hilirisasi industri pertanian, pariwisata, penanganan banjir dan covid

Terkait dengan Raperda APBD Tahun Anggaran 2022, Pemerintah Provinsi Kalsel  fokus pada pembangunan yang mengarah pada inovasi kreatif.

“Muatan rancangan APBD Tahun 2022 ini tetap menitikberatkan pada apa yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2022 dan tetap mempertimbangkan dinamisasi perkembangan lingkungan strategis,” tekannya.

Gubernur Kalsel mengingakan Kepala SKPD untuk lebih kreatif dalam menyikapi tantangan perekonomian , terutama di masa pendemi.

Sementara itu Ketua DPRD Kalsel, Sufian HK memberikan apresiasi atas atas atensi Pemprov Kalsel dalam memberikan tanggapan terkait Raperda APBD 2022.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Gubernur Kalsel dan jajaran atas tanggapan dan jawaban terkait catatan catatan penting dari kami selaku  legislatif terhadap Raperda APBD 2022,” ucapnya.

Untuk diketahui, rapat Paripurna kali ini juga dihadiri Kepala SKPD  antara lain Kepala Dinas ESDM, Isharwanto, Kepala BKD Sulkan, Kadis Koperasi dan UKM Gustafa Yandi, Kadis Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono, Kepala Bakeuda, Kadinkes  M. Muslim, Agusdian Noor, Kadinsos Siti Nooriyani, Kadisnakertrans Siswansyah. Kadis Kependudukan Pencatatan Sipil dan Keluarga Sipil, Irfan Sayuti.

Bahkan para Kepala SKPD yang berhadir terlihat menyimak serius serta mencatat tanggapan dan arahan Gubernur Kalsel. (BIROADPIM-NRH/RDM/RH)

Dahlan Resmi Jabat Ketua PAW KONI Batola

BANJARMASIN – Akhirnya setelah menunggu cukup lama, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan melantik dan mengukuhkan Ketua Umum Pengganti Antar Waktu (PAW) KONI Barito Kuala Masa Bakti 2018-2022.

Pelantikan Ketua KONI Batola dan Pengurus ini dilaksanakan, di Kantor KONI Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (11/11).

Ketua PAW KONI Batola Dahlan menerima bendera KONI

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Selatan Bambang Heri Purnama diwaliki Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Selatan Mohammad Welny dan Sekertaris Umum KONI Kalimantan Selatan Enly Hadiyanor. Mereka mengukuhkan Dahlan sebagai Ketua Umum Pengganti Antar Waktu (PAW) KONI Kabupaten Batola periode 2018-2022. Menggantikan ketua sebelumnya M Saleh yang mengundurkan diri karena menjabat sebagai Ketua DPRD Batola.

Dalam sambutan Ketua Umum KONI Kalsel yang dibacakan Enly Hadiyanor mengatakan, pengukuhan ini seharusnya dilakukan pada awal tahun lalu. Namun karena berbagai kendala seperti pandemi dan bencana banjir yang terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan, maka prosesi pengukuhan baru bisa dilaksanakan saat ini.

“Seharusnya pelantikan dilakukan pada awal tahun lalu, namun karena masih pandemi serta musibah banjir, maka pelantikan baru bisa dilaksanakan hari ini,” ucapnya.

Bambang berharap, dibawah kepemimpinan Dahlan KONI Batola tetap solid, menjalankan Tupoksi organisasi dan baik, dan meningkat dari segi prestasi.

“Kami berharap dengan telah dilantik ketua baru KONI Batola, maka prestasi olahraga disana semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PAW KONI Kabupaten Batola Dahlan mengatakan, setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum PAW KONI kabupaten Batola pertanggal 1 Januari 2021 lalu. Pihaknya telah melakukan berbagai pembenahan, seperti pembenahan organisasi dan administrasi.

“Untuk perbaikan administrasi yang telah dilakukan seperti, penataan administrasi keuangan. Mengingat, dana hibah KONI ini bersumber dari APBD, jadi tata kelolanya sama seperti SKPD lain,” ungkap Dahlan.

Selain itu, lanjut Dahlan, pihaknya juga telah melakukan evaluasi terhadap 36 Cabang Olahraga. Hal ini sebagai upaya jelang keikutsertaan Batola di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 mendatang.

“Kami siap memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Batola,” ucap Dahlan. (SRI/RDM/RH)

Wabup Banjar Tinjau Vaksinasi di Kecamatan Cintapuri Darussalam

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar terus melaksanakan program vaksinasi untuk masyarakat umum, guna tercapainya target yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat pada akhir Desember mendatang.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Kab Banjar Habib Idrus Al – Habsyie ketika melakukan peninjauan pada kegiatan vaksinasi gratis bagi warga Kecamatan Cintapuri Darussalam, di halaman dan aula kantor Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kamis (11/11).

Wabup Kabupaten Banjar saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Cintapuri Darussalam

Disampaikan Habib Idrus, kegiatan vaksin yang juga melibatkan perusahaan tambang setempat  sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah dan pihak swasta.

“Diharapkan dengan adanya vaksin, masyarakat akan dapat menambah kekebalan imun di masa pandemi, tercapai target yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Banjar, yaitu pada akhir Desember nanti paling tidak 70 peesen,” ucap Habib Idrus.

Habib Idrus Al – Habsyie menambahkan, pihaknya akan lebih menggiatkan kegiatan vaksinasi di Daerah ini, sehingga akan dapat merubah posisi level PPKM Kabupaten Banjar kembali ke level 1.

“Insyaallah akan terus kita giatkan, karena Level kita dari yang semula level 1 kembali naik menjadi level 2,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap agar pandemi cepat berlalu dan mengingatkan kepada masyarakat agar memanfaatkan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Banjar. (HUMASBANJAR-MRF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Buka Lomba Olahraga dan Fotography Tingkat SMA

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel menggelar lomba olahraga dan fotography tingkat pelajar SMA, yang bertempat di Kiram Park Desa Kiram Kabupaten Banjar, Kamis (11/11), lomba olahraga dan fotography tingkat SMA yang diselenggarakan selama sehari ini memperlombakan olahraga tradisional seperti silat, enggrang, begasing, dan behadap yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai SMA di Kalsel.

Dalam sambutannya saat membuka, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan apresiasinya pada lomba olahraga dan fotography tingkat pelajar SMA, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Kalsel.

“Ulun (Saya) berpesan kepada generasi muda di Banua agar jangan takut bermimpi, jangan takut memiliki cita-cita yang tinggi dan jangan malas dalam belajar, inilah kesempatan terbaik kalian untuk menunjukan potensi dan prestasi di tingkat provinsi,” ucap Sahbirin Noor.

Sahbirin Noor menambahkan, dengan adanya perlombaan ini, maka bisa untuk menggali potensi bidang olahraga tradisional, bahkan seni fotography yang dimiliki para pelajar.

“Dimasa sekarang kita dituntut untuk terus kreatif dalam melihat segala peluang. Sehingga generasi muda Banua perlu memiliki kreativitas tinggi dan bersaing dengan daerah lain,” lanjut Sahbirin Noor.

Selain perlombaan tradisional dan fotography, di tempat perlombaan juga terdapat tempat vaksinasi COVID-19, yang ditujukan kepada masyarakat sekitar serta para pelajar yang belum bervaksin.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel Muhammadun menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini merupakan instruksi gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang dalam setiap kegiatan harus mengikut sertakan program vaksinasi untuk percepatan pemulihan.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun 

“Vaksinasi massal ini merupakan kerjasama Disdikbud Kalsel, Dinkes Kalsel, serta Polda Kalsel, yang setiap instansi menurunkan personilnya untuk kegiatan vaksinasi,” ungkap Muhammadun.

Muhammadun melanjutkan, dengan adanya vaksinasi maka akan terdapat antivirus disetiap tubuh para pelajar yang telah bervaksin, sehingga dapat mempercepat proses pembelajara di banua ini, yang lebih dari setahun diadakan secara daring (online).

“Pelajar, guru dan para peserta didik harus divaksin. Momen – momen dimanapun bisa dilaksanakan vaksinasi untuk mengejar angka tinggi vaksinasi,” tutup Madun. (MRF/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Kotabaru; Ruang Digital di Era Pandemi, Kenali Aturan Mainnya

KOTABARU – Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) meluncurkan program Literasi Digital Nasional dengan tema “Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 kali ini menyasar ke daerah Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan dengan topik pembahasannya: Mengenal Aturan Main di Era Digital Keynote Speech kali ini adalah Dirjen Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. Kamis (11/11) pagi.

Rio Brama yang memandu webinar literasi digital ini dengan para narasumber : Grandika Primadani Oil & Gas Professionap, M. Syaqif Co Founder Pemikirancu, Shelly Noor Azzahra, Co Founder Moom River Jewelry dan Key Opinion Leader Jihan Novitasari – News Presenter & Producer TV.

Melalui literasi digital nasional diharapkan kita bisa mengembangkan literasi dan kecakapan digital dalam, seperti copywriting, public speaking, dan berbagai bidang kreatif lainnya yang bersifat produktif (menghasilkan), maka hendaknya peran literasi digital ini bisa mengubah mindset konsumtif menjadi produktif ungkap Grandika Primadani.

Grandika menjelaskan generasi milenial kerap dinilai sebagai generasi yang kreatif dan berani mengambil resiko, mereka banyak memiliki ide-ide menarik dan memiliki karakter yang produktif, namun disisi lain mereka juga konsumtif. Hal ini dipengaruhi oleh budaya digital dan intensitas pengguna internet.

Pengguna internet yang dikategorikan konsumtif adalah mereka yang biasanya berperilaku konsumtif seperti ketika seseorang membeli berdasarkan keinginan saja bukan kebutuhan. Sehingga hidup konsumtif pun sepertinya sudah menjadi budaya di Indonesia.

“ Mulailah mengatur mindset konsumtif menjadi lebih produktif, dengan cara lakukanlah dan belilah barang atau hal yang bermanfaat untuk jangka panjang dan jangka pendek, maka pikirkanlah terlebih dahulu.” Tambahnya.

Cara berfikir produktif dalam literasi digital, yaitu : personal branding, digital mastering, business networking dan product marketing.

Grandika juga membagikan lima pedoman berinternet yang mampu meningkatkan perilaku kreatif dan produktif di dunia digital, seperti : content creator, copy writer, public speaker, pelajar dan mahasiswa yang bisa mencari informasi dan berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat, dan masyarakat yang bisa menciptakan ekosistem digital yang produktif. (RILIS)

Pimpin Rakor Percepatan Vaksinasi COVID-19, Ini Instruksi Paman Birin

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Dr (HC) Sahbirin Noor menekankan,  ketersediaan vaksin di tingkat provinsi harus selalu ada. Ini sangat penting untuk meningkatkan capaian vaksinasi masyarakat.

Gubernur Kalsel saat memimpin rakor percepatan vaksinasi COVID-19

Penegasan itu disampaikan Gubernur Sahbirin Noor saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi COVID-19 di Gedung Idham Chalid,  Setda Kalsel, Banjarbaru, pada Rabu (10/11).

Berkaitan hal itu, lanjutnya,  pemantapan koordinasi menjadi kunci utama. Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota hingga di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa harus aktif berkoordinasi.

“Kita bersyukur pelaksananaan vaksinasi di Kalsel sangat terbantu dengan kerja bersama antarkomponen Baik TNI/POLRI, tenaga kesehatan, swasta, para ulama, unsur pers, swasta organisasi kemasyarakatan dan lainnya,” ucap Paman Birin sapaan akrabnya.

Jika ada kabupaten kota yang persediaan vaksinnya menipis atau habis, pihak provinsi bisa segera mendistribusikannya. Dan kalau di tingkat provinsi berkurang segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meminta penambahan.

Vaksinasi  menurutnya, merupakan ikhtiar yang terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan target tercapainya Herd Immunity di Kalsel.

“Segera kita perhatikan kabupaten kota yang stok vaksinnya hampir habis,”  ingatnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, 425 ribu dosis vaksin di Kalsel telah didistribusikan di 13 kabupaten kota, sedangkan sisa stok sebanyak 9.200 dosis tengah disiapkan untuk kegiatan vaksinasi yang sudah terjadwal.

Melihat data itu,  lanjut Paman Birin, sudah saatnya Pemerintah Provinsi Kalsel meminta stok vaksin kembali pada pemerintah pusat.

“Kita beberapa kali berjuang menurunkan PPKM Level IV di wilayah Kalsel. Alhamdulillah, level di beberapa wilayah terus menurun, bahkan ada yang mencapai level I,” ujarnya.

Kendati begitu, Paman Birin mengingatkan, perjuangan harus terus berlanjut. Capaian vaksinasi merupakan salah satu indikator yang diperhatikan KPC-PEN dalam menentukan level PPKM suatu daerah.

Dalam kesempatan tersebutm Kadinkes Kalsel Muhammad Muslim memaparkan, berdasarkan data KPC-PEN, capaian vaksinasi di Kalsel terhitung 9 November 2021 yakni dosis pertama sebesar 41.85 persen dan dosis kedua sebesar 25.68 persen.

Ia mengatakan, angka tersebut secara real-nya bisa saja berbeda, mengingat masih banyak data yang belum terinput.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel saat memaparkan data vaksin di Kalsel

“Capaian vaksinasi kabupaten kota sejak minggu pertama bulan November menunjukkan angka rata-rata  meningkat,” jelas Muslim.

Saat ini, ujar Muslim, Banjarbaru mencatatkan capaian vaksinasi terbesar di Kalsel, yaitu sekitar 63 persen. Sedangkan peringkat kedua terbanyak adalah Banjarmasin, yakni sekitar 61 persen. 

Sementara itu, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin secara virtual menyampaikan, pihaknya berterima kasih dengan adanya Vaksinasi Bergerak.

Program vaksinasi yang dipimpin Paman Birin tersebut, diakuinya sangat meningkatkan laju capaian vaksinasi, tak terkecuali di Banjarbaru.

“Kami sudah mempersiapkan tiga bus bersama tim vaksinator untuk mendukung Vaksinasi Bergerak menuju tiap RT dan RW. Dalam satu hari, tiga sampai lima RT bisa terkejar,” paparnya.

Hadir dalam kegiatan rakor antara lain Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, unsur TNI/POLRI, Kepala SKPD Pemprov Kalsel.

Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, juga dihadiri lurah dan Kepala Desa se-Kalsel serta diikuti bupati walikota se-Kalsel secara virtual. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Terisak Bacakan Puisi di Hari Pahlawan

BANJARBARU –Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor membacakan dua buah puisi pada peringatan Hari Pahlawan 2021,  Rabu (10/11) di halaman Kantor Setda Provinsi Kalsel , di Banjarbaru.

Dua buah puisi yang mengingatkan bangsa ini agar menghargai pahlawan yang penuh dengan kegigihan dan pengorbanan itu, disampaikan Paman Birin (sapaan Sahbirin Noor) setelah membacakan pidato sambutan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini.

Peringatan Hari Pahlawan di Kalsel tahun ini digelar langsung, diikuti pejabat lingkup Pemprov Kalsel, Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto serta  undangan lain.

Paman Birin yang betindak selaku inspektur upacara bertema “Pahlawanku Inspirasiku” itu, tak kuasa menahan haru saat membacakan bait demi bait kedua puisi itu. Bahkan ia sempat terisak dan menarik nafas dalam-dalam.

Puisi pertama yang sampaikan Paman Birin berjudul : Nak, Belajarlah Mencintai Tanah Air dari Pahlawan Perang Banjar Barito !. Isi lengkap puisi adalah :

Nak, pernahkah ikam mendengar,

kisah tentang demang lehman? yang rela mengalami tiang gantungan demi cintanya pada bumi banua?

Nak ai, pernahkah ikam mencari tahu, apa yang diperjuangkan pangeran antasari? hingga beliau bertekad dalam perjuangannya mengusir penjajah belanda “haram manyarah, waja sampai kaputing!”.

Eh nak, nak ai, pernahkah ikam didongengkan oleh kuitan di rumah,
atau guru ikam di sekolah? kisah panglima wangkang atau Panglima Batur.juga ada kisah perjuangan Ratu Zaleha, Tumenggung Surapati, Tumenggung Abdul Jalil, dan pahlawan Perang Banjar Barito lainnya?

Nak, amun ikam belum pernah tahu kisahnya carilah di buku-buku sejarah, lajui baca semuanya supaya ikam paham kalau cinta tanah air itu, perlu perjuangan perlu pengorbanan dan bukan sekedar kata-kata yang dititipkan pada ingatan! (Banjarmasin, 25 Oktober 2020)

Selanjutnya Paman Birin membacakan puisi karya Khairil Anwar, berjudul Kerawang – Bekasi. Puisi ini berisi pesan moral yakni semangat melanjutkan perjuangan meskipun tidak dalam bentuk perang ataupun harus mati, tetapi lebih kepada memajukan Negara dan tetap mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah tiada.

Pesan lainnya,  bahwa perjuangan para pahlawan belum selesai hingga Chairil Anwar mencoba mengetuk hati kaum muda untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Puisi ini mengandung makna yang dalam, yang menggambarkan insan-insan yang rela mati muda demi perjuangan kemerdekaan yang meminta kesadaran serta simpati insan masa kini untuk tetap mengenang mereka dan melanjutkan perjuangan untuk membela Tanah Air.

Sementara itu, Menteri Sosial dalam amanatnya yang dibacakan Paman Birin, antara lain menyampaikan pesan bahwa kita berbeda–beda, tetapi jangan sampai terpecah–pecah oleh perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum Sumpah Pemuda 1928.
(ADPIM/RDM/RH)

Paman Birin: Jiwa Kepahlawan Harus Ada Dalam Diri Siapapun

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengingatkan bahwa jiwa kepahlawanan harus ada dalam diri siapapun dan bisa dari lingkup terkecil yakni pahlawan bagi ekonomi keluarga.

Pesan ini disampaikan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, pada peringatan Hari Pahlawan 2021 di Halaman Setdaprov Kalsel, Rabu (10/11).

Paman Birin menyebut, melalui momentum Hari Pahlawan ini, maka hendaknya nilai-nilai kepahlawanan dapat selalu menjadi inspirasi dalam setiap langkah yang penuh inovasi dan daya kreasi.

“Setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun, bahkan bisa memulai menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarga dan komunitasnya,” ujar Gubernur di podium Inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan 2021.

Sebagai Inspektur Upacara, Paman Birin juga membacakan amanat tertulis Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, yang mana secara garis besarnya untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan menghindari perpecahan oleh perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum Sumpah Pemuda 1982.

“Kita harus terus menggelorakan semangat gotong royong serta persatuan dan kesatuan. Perbedaan justru memperkaya dan memperkuat kita, Bangsa Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Paman Birin menyempatkan diri untuk membacakan dua buah puisi yang mengingatkan bangsa ini agar menghargai pahlawan yang penuh dengan kegigihan dan pengorbanan.

Puisi pertama yang sampaikan Paman Birin berjudul : Nak, Belajarlah Mencintai Tanah Air dari Pahlawan Perang Banjar Barito !

Adapun isi lengkap puisi yang dibacakan hingga membuat orang nomor satu di Kalsel ini tak kuasa menahan haru hingga sempat terisak dan menarik nafas dalam-dalam, adalah;

“Nak, pernahkah ikam mendengar, kisah tentang demang lehman? yang rela mengalami tiang gantungan demi cintanya pada bumi banua?

Nak ai, pernahkah ikam mencari tahu, apa yang diperjuangkan pangeran antasari? hingga beliau bertekad dalam perjuangannya mengusir penjajah belanda “haram manyarah, waja sampai kaputing!”.

Eh nak, nak ai, pernahkah ikam didongengkan oleh kuitan di rumah,
atau guru ikam di sekolah? kisah panglima wangkang atau Panglima Batur.juga ada kisah perjuangan Ratu Zaleha, Tumenggung Surapati, Tumenggung Abdul Jalil, dan pahlawan Perang Banjar Barito lainnya?

Nak, amun ikam belum pernah tahu kisahnya carilah di buku-buku sejarah, lajui baca semuanya supaya ikam paham kalau cinta tanah air itu, perlu perjuangan perlu pengorbanan dan bukan sekedar kata-kata yang dititipkan pada ingatan! (Banjarmasin, 25 Oktober 2020)”

Selanjutnya Paman Birin membacakan puisi karya Khairil Anwar, berjudul Kerawang – Bekasi. Puisi ini berisi pesan moral yakni semangat melanjutkan perjuangan meskipun tidak dalam bentuk perang ataupun harus mati, tetapi lebih kepada memajukan Negara dan tetap mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah tiada.

Diketahui Peringatan Hari Pahlawan di Kalsel tahun ini digelar secara langsung, setelah sebelumnya urung dilaksanakan karena masifnya penyebaran COVID-19 di Banua. Peringatan ini diikuti pejabat lingkup Pemprov Kalsel, Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto serta  undangan lainnya. (ASC/RDM/RH)

Komparasi Bidang Kehumasan, Sekwan DPRD Kalsel Kunjungi Diskominfosantik Kalteng

PALANGKARAYA – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (9/11).

Suasana Kunker Sekwan Kalsel ke Diskominfosantik Kalteng

Kepala Bagian Tata Usaha, Keprotokolan dan Kehumasan Sekretariat DPRD Kalsel, Riduansyah menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sharing mengenai pengelolaan peliputan dan informasi kedewanan serta persroom.

“Mengingat salah satu tugas kami yaitu melaksanakan pelayanan terhadap anggota Dewan, menyebarluaskan kegiatan dan produk hukum yang dibuat kepada masyarakat. Jadi kami juga sangat dibantu oleh para wartawan yang ada di persroom Dewan,” katanya.

Riduansyah menjelaskan dari pertemuan tersebut, ada beberapa hal dari Diskominfosantik Kalteng yang patut menjadi pertimbangan untuk diterapkan di Kalsel, antara lain mengenai sistem tanda tangan elektronik serta sistem kemitraan dengan media massa, baik itu cetak maupun elektronik dan media online.

“Sistem tanda tangan elektronik ini sangat baik untuk diterapkan, terlebih di masa pandemi saat ini, tentu untuk mencegah penyebaran COVID-19. Selain itu, kemungkinan kita mencontoh pola Diskominfosantik Kalteng dalam menjalin hubungan kerja sama dengan media massa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfosantik Kalteng, Agus Siswadi menerangkan ke depan pihaknya bersama semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD,) jajaran pemerintah provinsi menerapkan tanda tangan sistem elektronik.

“Karena tanda tangan elektronik lebih aman dan praktis kalau dibandingkan dengan tanda tangan basah,” jelasnya.

Mengenai hubungan kerja sama dengan media massa, Agus menyatakan, lebih cenderung menggunakan sistem kemitraan daripada kontrak.

“Dengan sistem kemitraan lebih manusiawi karena saling menguntungkan. Sedangkan dengan sistem kontrak terkesan kurang baik, karena si penerima kontrak harus mematuhi apa-apa dari pemberi kontrak,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sekwan Kalsel juga mengikutsertakan para jurnalis yang tergabung dalam Persroom DPRD Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Jembatan HKSN Belum Selesai, DPRD Banjarmasin Gelar RDP

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat, terkait proyek pengerjaan jembatan HKSN, di Kecamatan Banjarmasin Utara yang belum selesai.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini, kepada wartawan pada Rabu (10/11) menjelaskan, penyelesaian Jembatan HKSN dinilai tidak sesuai jadwal, karena proses pengerjaan masih terkendala lahan, yang belum sepenuhnya dibebaskan, maka digelar rapat dengar pendapat, untuk mengetahui sejauh mana proses pembebasan lahan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini, saat diwawancara awak media

“Kami gelar RDP dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Isnaini menjelaskan, keterlambatan proses pembebasan lahan ini, ke depan jangan lagi terulang dikemudian hari, agar tidak menjadi penilaian buruk bagi Pemerintah Kota Banjarmasin. Setiap perencanaan pembangunan, harus memprioritaskan kondisi lahan yang akan dibebaskan.

“Kalau sampai ini terulang kembali , kami tidak akan lagi menganggarkan pembangunan,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Jembatan, Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Thomas Sigit Mugianto menyampaikan, pihaknya hingga sekarang masih melakukan pengerjaan jembatan, begitupun dengan pembebasan lahan.

Kepala PPTK Jembatan, Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Thomas Sigit Mugianto

Saat ini diakuinya, memang ada tiga bangunan di Jalan Kuin Ceruruk, yang belum tercapai kesepakatan, terkait jumlah pembayaran ganti untung, dengan alasan terlalu kecil.

“Proses pengerjaan tetap jalan, sambil menyelesaikan pembebasan lahan, dan pihaknya melibatkan tim Apresial dalam melakukan kajian, kita percaya penilaian berdasarkan bangunan,” tutupnya, setelah mengikuti RDP dengan Komisi III.

Untuk diketahui, rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini, didampingi Wakil Ketua Afrizaldi, Sekretaris Aliansyah bersama anggota Hilyah Aulia, Sukrowardhi dan Wakhid Husaini, yang bertempat di ruang mini Dewan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version