Bank Kalsel Go Live Core Banking System’ Temenos T24

Banjarmasin – Teknologi informasi saat ini memegang peranan penting dalam upaya menjaga resiliensi perbankan agar senantiasa mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Setiap perbankan dituntut untuk berbenah dan bertransformasi, meningkatkan
kompleksitas usaha dalam rangka menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Karakter masyarakat yang semakin kritis, cerdas dan tanggap dalam menanggapi kualitas perbankan ataupun terhadap produk dan layanan yang ditawarkan, harus disikapi perbankan secara bijak. Sehingga
strategi-strategi yang dicanangkan dapat memberikan capaian optimal.

Bank Kalsel sebagai bank milik masyarakat Kalimantan Selatan yang mengusung tagline “Setia Melayani, Melaju Bersama”, senantiasa menegaskan komitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabah seiring dengan visi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional. Atas hal tersebut, sebagai bentuk modernisasi menuju Digital Banking, Bank Kalsel mereformasi Core Banking System (CBS) menjadi Temenos T24.

CBS T24 menjadikan Bank Kalsel mampu memperluas lingkup layanan digital dengan menjanjikan aspek cepat, mudah, aman dan nyaman dalam bertransaksi, yang selanjutnya mensejajarkan diri dengan bank pesaing lainnya.

“Transformasi digital ini dilakukan tentunya untuk semakin meningkatkan dan memberikan layanan terbaik kepada nasabah. CBS T24 menyediakan fitur aplikasi layanan pembukaan rekening secara online. Dalam kemudahan transaksi dan pelaporan keuangan, tersedia juga aplikasi
berbasis web untuk virtual account. Keamanan pun semakin ditingkatkan dengan tersedianya standar security akses dan encryption terbaik dan tersertifikasi. Layanan lainnya yang
dikembangkan adalah Laku Pandai, E-money, Loan/Financing Origination System, Management Information System, dan masih banyak lainnya” beber I G.K. Prasetya selaku Plt. Direktur Utama Bank Kalsel.

Tentunya fitur-fitur yang telah diuraikan tersebut, hanya segelintir saja dari sekian banyak fitur-fitur yang nantinya akan memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Transformasi CBS ini sendiri sedianya mulai dijalankan sejak kick-off implementation pada 23 November 2020.
Rencananya, CBS T24 akan Go Live pada 15 November 2021, dimana selanjutnya nasabah dapat menikmati fitur-fitur yang dihadirkan oleh Bank Kalsel dalam memenuhi segala kebutuhannya.

“Senantiasa berinovasi dan memberikan solusi terbaik untuk kecepatan, kemudahan, keamanan
dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, melatarbelakangi kami untuk mengembangkan
produk dan layanan serta bertransformasi menjadi Digital Banking. Harapan kami, upaya ini tidak
hanya sekedar memenuhi kebutuhan nasabah, namun juga memenuhi Exceeding Customers
Needs,” terang Prasetya.

Menandai Go Live CBS T24, per 14 November 2021 pukul 02.00 – 15.00 WITA, akan
dilakukan downtime layanan dalam rangka maintenance upgrade fitur-fitur terbaru CBS.
Downtime sendiri merupakan periode ketika sistem tidak tersedia atau offline, sehingga pada periode ini segala bentuk layanan Bank Kalsel tidak dapat digunakan, seperti jaringan ATM, mobile
banking, tarik tunai, transfer, maupun layanan lainnya.

“Saya atas nama manajemen Bank Kalsel, mengucapkan mohon maaf atas ketidaknyamanan
seluruh nasabah saat berlangsungnya kondisi downtime layanan. Kondisi ini tentunya tidak kita harapkan bersama, namun hal ini perlu untuk dilakukan dalam rangka peningkatan layanan terbaik kepada nasabah di masa akan datang. Selanjutnya, kami ucapkan terima kasih atas pengertiannya.
Semoga proses ini berlangsung dengan lancar sehingga para nasabah dapat kembali memperoleh layanan terbaik Bank Kalsel secara optimal,” pungkas Prasetya. (Adv-RIW/RDM/APR)

LK3 KALSEL SIAPKAN TAHAPAN BLUD

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, sudah menyiapkan berbagai tahapan, untuk menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah, Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), Disnakertrans Kalsel Muhammad Idehamsyah, kepada wartawan pada Jumat (5/11), dalam tahapan menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), haruslah membuat beberapa Pergub diantaranya Pergub tentang Standar Pelayanan Minimal atau SPM, Rencana Strategis (Renstra), Tarif, Remon, Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan Pengadaan Barang Jasa.

“Tiga Pergub sudah kami sampaikan yaitu SPM, Renstra dan tata kelola,” ucapnya.

Disampaikan Idehamsyah, dari tiga Pergub ini nantinya akan dikonsultasikan Biro Hukum Pemerintah Provinsi ke Gubernur Kalimantan Selatan, sedangkan Pergub yang lain masih bisa menyusul. Hal itu
berdasarkan hasil konsultasi Biro Ekonomi ke Kementrian Dalam Negeri.

“Kami menunggu hasilnya dan berharap penetapan BLUD akan cepat, agar memudahkan penyusunan RKA, sebelum memasuki tahun 2022,” jelasnya.

Lebih lanjut Idehamsyah menambahkan, pihaknya juga terus memberikan sosialisasi kepada para pegawai, sistem kerja tentu berbeda, karena selama ini bekerja dengan sistem perkantoran, setelah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), tentu akan menerapkan aturan seperti di perusahaan.

“Kita ingin semua pegawai, akan siap kalau nanti ditetapkan BLUD,” tutupnya.

Dalam tugas pokok Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (LK3), melakukan pengembangan higiene perusahaan, ergonomi, kesehatan dan keselamatan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman dan selamat, agar tenaga kerja sejahtera dan produktif dalam bekerja.

Seperti diketahui, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) adalah sistem yang diterapkan oleh satuan kerja perangkat daerah atau unit satuan kerja perangkat daerah, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas pola pengelolaan keuangan, sebagai pengecualian dari ketentuan Pengelolaan Keuangan Daerah pada umumnya. (NHF/RDM/HDR)

Musim Penghujan Warga Banjarmasin Diimbau Waspada Banjir Dan Ular

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menghimbau warga kota ini, untuk waspada banjir dan keberadaan ular, mengingat di Bulan Nopember sampai Desember musim telur telur ular menetas.

Kepala BPBD Kota Banjarmasin Fachrulrazi mengatakan, pada musim penghujan ini warga Kota Banjarmasin diminta untuk waspada banjir.

“Warga Kota Banjarmasin hendaknya belajar pengalaman banjir sebelumnya, pada Bulan Januari lalu,” ucap Fahrulraji, kepada sejumlah wartawan, Jumat (5/11).

Kepala BPBD Kota Banjarmasin Fahrulraji

Oleh karena itu, lanjutnya, warga diminta untuk membersihkan saluran saluran air di lingkungan tempat tinggalnya, serta tidak membuang sampah sembarangan seperti di saluran air atau sungai.

“Dengan lancarnya saluran air tidak mampet akibat tumpukan sampah, diharapkan banjir dapat tertangani,” ujarnya.

Fachrulrazi mengatakan, dalam membersihkan salurangan air, warga diminta untuk dapat bergotong-royong.

Selain waspada banjir, warga Kota Banjarmasin juga diminta untuk waspada terhadap keberadaan ular ular. Mengingat, di Bulan Nopember dan Desember musim menetas telur telut ular tersebut. Seperti dikatakan anggota animasi rescue BPBD Kota Banjarmasin Hanafi.

“Untuk musim telur ular menetas terjadi di Bulan Nopember, ditambah saat ini sedang musim penghujan. Agar warga waspada terhadap keberadaan ular ular berbisa tersebut,” ucapnya.

Menurut Hanafi, apabila menemukan hal tersebut, maka warga diminta untuk segera melaporkan atau menghubungi BPDB Kota Banjarmasin.

“Warga bisa mehubungi BPBD melalui media sosial, untuk melaporkan keberadaan ular ular tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Hanafi, warga diminta untuk membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka, jangan menumpuk barang barang yang tidak jelas disekitar tempat tinggal, yang berpotensi didatangi oleh ular ular tersebut. (SRI/RDM/HDR)

Hadiri Rakorwil Nasdem, Paman Birin: Parpol   Berperan Menjadi Pilar Demokrasi

Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, Dr. (HC) Sahbirin Noor mengatakan, partai politik berperan menjadi pilar demokrasi. Partai politik sangat berperan terhadap lahirnya berbagai kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel saat  menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai Nasdem Kalsel, di salah satu hotel berbintang pada Kamis (4/11) malam di Banjarmasin.

Pembukaan acara dilakukan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali sekaligus pemberian arahan kepada kader partai.

Gubernur Kalsel yang juga selaku pembina partai politik di daerah, juga  menyampaikam ucapan selamat dan sukses atas pelaksanan Rakorwil Partai Nasdem dan berharap melalui kegiatan ini, Partai Nasdem semakin kuat eksistensinya dalam mewarnai kehidupan berdemokrasi di Banua ini.

Dikatakan Paman Birin, sebagai partai politik, Nasdem selama ini telah membuktikan perannya sebagai instrumen demokrasi, yang menjembatani antara kepentingan negara dan rakyat.

“Konsep ini, yang membentuk keselarasan antara garis haluan partai politik dengan aspirasi rakyat, sehingga keterwakilan rakyat atau dengan kata lain, partai politik berperan menjadi pilar demokrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut disebutklan, partai politik sangat berperan terhadap lahirnya berbagai kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah. begitu pula dengan Partai Nasdem. 

“Oleh sebab itu, penting kiranya, partai politik menelaah dan mempertimbangkan unsur-unsur kepentingan publik dalam menyusun arah kebijakan partai ke depan,” pesannya.

Di tingkat daerah, khususnya provinsi Kalsel lanjut Paman Birin dalam sambuitannya, Ia memandang partai politik, baik melalui keterwakilan di legislatif, maupun melalui kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, telah berjalan dengan baik. Apalagi, sudah banyak terobosan dan inovasi, yang diambil partai ini dalam memberikan inspirasi dan teladan, bagaimana berdemokrasi yang baik.

Momentum rakorwil ini diharapkan Paman Birin, menjadi saat yang tepat bagi Partai Nasdem, untuk melakukan evaluasi, koordinasi, dan rekonsiliasi, khususnya dalam menatap agenda-agenda politik ke depan.

Waketum Partai Nasdem, Ahmad Ali mengatakan, Rakorwil adalah kegiatan konsolidasi partai untuk persiapan Pemilu 2024.

Dalam arahannya, Ali meminta kader Nasdem harus berani menjadi garda terdepan ketika ada pihak yang mengganggu  bangsa ini.

“Tugas kebangsaan harus berani kita pikul,” ujarnya.

Pesan lain, kader seyogyanya menjadi pemersatu bangsa dan memegang prinsip “dimana bumi dipijak, distu langit  dijunjung”. Kemudian diminta juga, agar kader menggerakkan mesin partai di daerah.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel, Mansyur mengatakan, kegiatan yang berlangsung 4 – 5 November 2021 di Banjarmasin ini sebagai momentum mengevaluasi partai di daerah dan Ia bertekad partai ini akan mendapat kursi di DPR RI pada Pemilu Legislatif mendatang. (BIROADPIM-RIW/RDM/HDR)

Komisi II DPRD Kalsel Terima Keluhan PINSAR Kalsel

Banjarmasin – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar audensi dengan Koordinator Wilayah Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Kalsel terkait permasalahan tata niaga telur konsumtif, Kamis (4/11).

Salah satu Perwakilan PINSAR, Rauf mengatakan keinginannya melakukan audensi mencoba mengadukan nasib dari para peternak telur yang ada di Kalsel. Tidak hanya masalah yang terkait karantina distribusi masuknya telur ke Kalsel, juga sempat anjloknya harga telur membuat sebagian peternak telur mengalami kerugian.

“Banyak hal permasalahan yang dialami kawan-kawan PINSAR, utamanya adalah terkait dengan telur yang masuk ke kalsel dari Pulau jawa. Perlu ada ijin masuk atau tidak,” katanya.

Suasana audiensi Komisi II DPRD Kalsel dan PINSAR Kalsel

Lebih lanjut Rauf menambahkan terkait jaminan pasokan dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok salah satunya telur, bagaimana dapat menjaga keterjangkauan harga tingkat konsumen agar tidak terlalu tinggi namun tidak lupa untuk melindungi pendapatan produsen.

“PINSAR berharap perlu ada aturan yang dapat mengendalikan jumlah telur konsumtif yang masuk ke kalsel,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo selaku pimpinan pertemuan, berharap ada tindak lanjut dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel terhadap keluhan Korwil PINSAR Kalsel. 

Suasana audiensi Komisi II DPRD Kalsel dan PINSAR Kalsel

“Kita akan mendorong dan merekomendasikan kepada Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan untuk segera melaksanakan konsultasi kepada Kementerian terkait (Kementerian Pertanian Cq. Ditjen Peternakan Kesehatan Hewan) untuk memperjelas lebih lanjut persyaratan ijin masukan untuk telur konsumtif, apakah memang diwajibkan bagi seluruh daerah asal yang akan memasukan produknya atau hanya dalam situasi dan kondisi tertentu saja ijin masukan tersebut dapat menjadi sebuah persyaratan,” jelas politisi PDIP tersebut.

Audensi juga dihadiri dari Dinas Perdagangan Kalsel, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kalsel, Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin, Perum Bulog Devisi Regional Kalsel serta Organisasi ISPI ( Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia). (NRH/RDM/HDR)

Persoalan Permukiman Jadi Perhatian Serius DPRD Kalsel

Banjarmasin – Masih banyaknya masyarakat yang kurang memahami akan permasalahan perumahan dan pemukiman kumuh di sekitar tempat tinggalnya, menjadi perhatian serius wakil rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas.

Padahal, menurutnya, Kota Banjarmasin sendiri pun sudah memiliki Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh.

“Sebenarnya keberadaan perda tersebut sudah mewakili masyarakat agar menghindari perumahan dan pemukiman kumuh,” katanya.

Oleh karena itu, Wakil Rakyat Provinsi yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Banjarmasin itu gencar melakukan sosialisasi perda terkait Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan dan Pemukiman Kumuh, yang kembali dilaksanakannya di kediamannya jalan Meratus, pada Rabu (3/11). Karena sementara ini, lanjutnya masih ada ketidaksinkronan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah terkait pembangunan.

Suasana Sosper Anggota DPRD Kalsel, Suripno Sumas

“Kami ingin kehadiran pemerintah baik provinsi maupun kota Banjarmasin bisa menjembatani dengan masyarakat, khususnya terhadap program Pemerintah kota atau sebaliknya, mereka juga bisa mengusulkan hal-hal yang dibutuhkan,” jelasnya.

Diketahui, kegiatan Sosper yang diikuti para Ketua RT di berbagai kecamatan di Kota Banjarmasin itu juga menghadirkan nara sumber yaitu Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin, Yunisari Dahliani. (NRH/RDM/APR)

TIGA DALANG TAMPIL DALAM PERGELARAN WAYANG KULIT Taman Budaya Kalsel

BANJARMASIN – Menyambut Hari Wayang Nasional pada 7 November 2021, Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, menampilkan pergelaran Wayang Kulit Banjar dengan tiga dalang.

Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti, dalam sambungan telepon kepada Abdi Persada FM pada Kamis (4/11) mengatakan,
pergelaran Wayang Kulit Banjar, akan ditampilkan pada Jumat malam (5/11) melanjutkan program Karasminan Banua, tiga dalang yang akan tampil bersama itu Dalang Ririt dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Dalang Juju dari Kabupaten HST dan Dalang Aprin dari Kabupaten Tapin.

“Pergelaran ini terbuka untuk umum di panggung dan tetap bisa disaksikan melalui laman YouTube Taman Budaya,” ucapnya.

Disampaikan Suharyanti, pergelaran Wayang Kulit Banjar ini, menampilkan cerita “Sakaki Kambang Membawa Jodoh,” juga akan tampil musik panting saraba sanggam. Pembinaan seni budaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi melalui Taman Budaya Kalsel, salah satunya kesenian Wayang Kulit Banjar.

Kepala UPTD Taman Budaya, Disdikbud Kalsel, Suharyanti

“Dengan segala pembatasan akibat pandemi COVID-19, kita berharap berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, dengan sekarang sudah turunnya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM ke level 2, untuk pergelaran seni telah dilonggarkan. Namun secara bertahap, dan pihaknya siap menerapkan aplikasi peduli lindungi sesuai arahan Pemerintah.

“Para pelaku seni sudah banyak divaksin COVID-19, dan mengimbau kepada semua terutama penonton, tetap disiplin protokol kesehatan,meski angka kasus menurun, tapi tetap waspada,” tutupnya.

Seperti diketahui, Wayang adalah sebuah warisan kebudayaaan Indonesia di masa lampau. Pertujukan Wayang sudah ada sejak dahulu yang meliputi seni peran, suara, musik, tutu, sastra, lukisan, pahat, dan juga seni perlambangan. (NHF/RDM/HDR)

Nasabah Bank Kalsel Raih Hadiah Undian Simpeda Nasional Periode ke-1 2021

Banjarmasin – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) kembali menggelar penarikan undian Simpeda Nasional periode ke-1 Tahun 2021. Event ke-32 ini dilaksanakan pada 7 Oktober 2021 dengan menyuguhkan hadiah dengan total Rp 3 miliar,
yang dibagikan kepada 584 nasabah Tabungan Simpeda yang beruntung di seluruh Indonesia.

Tabungan Simpeda yang merupakan singkatan dari Simpanan Pembangunan Daerah sendiri merupakan salah satu jenis tabungan yang diimplementasikan di seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia, tidak terkecuali Bank Kalsel.

Nor Alimah yang merupakan nasabah setia Bank Kalsel di Kantor Cabang Barabai, menjadi nasabah yang beruntung memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta. Hal ini menjadikan
Nor Alimah sebagai pemenang kedua atas gelaran tahunan tersebut.

“Saya sangat senang dan bersyukur mendapatkan hadiah uang tunai dari tabungan Simpeda di
Bank Kalsel. Awalnya saya kira ini prank atau penipuan saat dihubungi oleh teman – teman Bank Kalsel untuk menerima hadiah. Alhamdulillah, hadiah ini nantinya akan saya tabung untuk dipergunakan sebagai biaya pendidikan anak saya ke depan,” ucap Alimah terharu.

Alimah tentunya bukan satu – satunya nasabah Bank Kalsel yang beruntung meraih hadiah undian Simpeda Nasional. Tercatat ada 24 nasabah Bank Kalsel lainnya yang meraih hadiah pada event
tersebut antara lain satu pemenang hadiah III, IV dan V, masing-masing memperoleh Rp50 juta,
Rp5 juta, dan Rp2,5 juta; 2 nasabah meraih hadiah VI masing-masing sebesar Rp2 juta; 4 nasabah meraih hadiah VII masing-masing sebesar Rp1,5 juta; sedangkan 15 nasabah meraih hadiah VIII
masing-masing sebesar Rp1 juta rupiah. Dengan demikian, total ada 25 nasabah Bank Kalsel yang beruntung dengan total hadiah yang diterima berjumlah Rp182,5 juta rupiah.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, I G.K Prasetya kepada Nor Alimah dengan disaksikan dewan komisaris, jajaran manajemen, Head Of Supporting Group,
Kepala Divisi beserta staf di Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin pada Kamis (4/11).

Dalam sambutannya,
Prasetya menyampaikan rasa syukur dan mengucapkan selamat atas diraihnya hadiah dari undian Simpeda Nasional kepada nasabah setia Bank Kalsel.

“Alhamdulillah, selamat kepada para nasabah Bank Kalsel yang memperoleh hadiah undian Simpeda Nasional periode ke-1 tahun 2021 ini. Ini merupakan salah satu benefit memiliki
Tabungan Simpeda yaitu berkesempatan memenangkan undian Simpeda Nasional. Syaratnya gampang yaitu dengan membuka tabungan Simpeda Bank Kalsel dan tingkatkan terus saldo
tabungannya,” tutur Prasetya.

Lebih lanjut, Prasetya juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk mempercayakan kebutuhan layanan keuangan kepada Bank Kalsel. Apalagi saat ini Bank Kalsel akan segera melaksanakan ‘Go Live New Core Banking System’ yang nantinya akan membuat layanan menjadi lebih cepat, mudah, aman dan nyaman.

“Kami berterima kasih kepada seluruh nasabah setia Bank Kalsel dan seluruh masyarakat Kalsel atas kepercayaannya kepada Bank Kalsel sebagai sahabat dalam layanan perbankan. Tentunya
hal tersebut membuat kami terpacu untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabah,
salah satunya dengan Go Live Core Banking System yang baru dalam waktu dekat. Nantinya hal tersebut akan menjadikan layanan Bank Kalsel menjadi semakin cepat, mudah, aman dan nyaman serta tidak kalah dengan bank – bank nasional lainnya,” pungkas Prasetya. (ADV-RIW/RDM/HDR)

PEMKO BANJARMASIN DIMINTA CEPAT MENYERAHKAN LAPORAN KASUS COVID-19 KE PEMERINTAH PUSAT

BANJARMASIN – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk cepat dalam pengiriman data kasus pandemi COVID-19, terkait capaian angka vaksinasi kepada Pemerintah Pusat.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, meski pihaknya mendengar capaian vaksinasi di Kota Banjarmasin sudah cukup tinggi mencapai 62 persen.

“Kami mendengar capaian angka vaksinasi di Kota Banjarmasin sudah mencapai 62 persen, itu merupakan capaian hal yang luar biasa,” ucap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, kepada sejumlah wartawan, usai melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi bergerak di Kota Banjarmasin, Rabu (4/10).

Namun, lanjutnya, dalam pelaporan, Pemerintah Kota Banjarmasin hendaknya cepat ke Pemerintah Pusat.

“Dengan cepat melakukan pengiriman data, maka data tersebut tidak terlambat diinput oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin segera menindaklanjuti arahan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, terkait pengiriman data kasus pandemi COVID-19 ke Pemerintah Pusat tersebut.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

“Saat ini penginputan data Covid-19 sudah cepat, dan diharapkan tidak ada gangguan internet dalam penginputan data oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin,” ucap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Arifin mengatakan, pihaknya berharap penginputan data selalu lancar tidak mengalami gangguan apapun.

“Dengan tidak ada gangguan internet, maka laporan cepat dilakukan,” ujarnya.

Menurut Arifin, selama ini pelaporan kasus harian COVID-19 selalu diinput, serta dilaporkan setiap harinya. Sehingga tercatat di Kementerian Kesehatan RI. (SRI/RDM/HDR)

Webinar Literasi Digital Kota Banjarmasin; Bangsa Indonesia Berbudaya Literasi Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar dengan tema “Bangsa Indonesia Berbudaya Literasi Digital” di Kota Banjarmasin, Kamis (04/11/2021) pukul 10.00 Wita.

BANJARMASIN – Acara dibuka oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan B Sc ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dalam diskusi ini dipandu oleh moderator Shabeina Anwari yang menghadirkan narasumber Narasumber pertama yakni, Steve Pattinama dengan materi tentang “Keamanan Digital”.

Steve mengatakan, semua aktivitas sudah pasti berhubungan dengan internet, Jadi kalau misal kecanduan itu sangat berbahaya.

“Ciri-ciri orang kecanduan itu biasanya nggak bisa berhenti menggunakan media sosial, nggak lihat tempat dan waktu juga,” ucapnya

“Kalau kita bisa memanfaatkan internet dengan baik pasti akan mendatangkan kebaikan juga,” sambungnya.

Menanggapi komentar negatif Steve menuturkan, tindakan tersebut bisa dibawa ke ranah hukum karena ada pasalnya.

“Jadi daripada kita menanggung hukuman karena komentar negatif lebih baik kita melakukan hal yang baik di media sosial, dan yang dikomentari juga jangan mudah terpancing gitu aja sih,” tuturnya.

Narasumber kedua, Milna yang membahas materi tentang “Budaya Digital”

“Keanekaragaman budaya di negara ini sudah ada sejak lama. Bhinneka Tunggal Ika sebagai interpretasi bahwa Indonesia memiliki budaya beragam, suku, agama, bahasa, dan etnis. Kekayaan ini tidak bisa dipandang sebelah mata,” tuturnya

“Manfaat pengenalan budaya sangat penting karena bisa menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Pemahaman budaya menyeluruh melalui media sosial juga bisa menciptakan rasa bangga terhadap kebhinekaan yang ada di Indonesia,” pungkasnya

Narasumber ketiga yaitu Gilang Alvianto yang sekaligus Key Opinion Leader dalam acara ini menjelaskan materi tentang “Kecakapan Digital”

“Trend pekerjaan yang paling dicari di tahun 2021 yaitu web development, digital marketing, copywritter” ujarnya

“Manfaat kita memiliki digital skill, kita mampu menciptakan sebuah branding dan kemudia branding yang kita miliki dapat berkembang sehingga dapat memperluas koneksi kepada masyarakat luas,” jelasnya

Terakhir, narasumber Kiki Septiana Hapsari yang meyampaikan materi tentang “Etika Digital”

“Sebelum share ke media sosial diperlukan kebijakan dan berpikir konten apa yang akan dibagikan, ntah itu bersifat positif maupun negatif. Hindari konten yang mengandung unsur SARA sebelum membagikan ke media sosial kita,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version