SMPN 35 Sundai Siapkan Ekskul Paskibraka

BANJARMASIN – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 35, yang berlokasi di Jalan Bawang Merah Raya Komplek Herlina Perkasa (Jeruk Purut Raya), Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, telah mempersiapkan kegiatan ekstra kulikuler Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibraka).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Sekolah SMPN 35 Syahidah, Rabu (5/1) menjelaskan, sejak terbitnya surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, pada Senin (3/1), terkait diperbolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh. Pihaknya tidak hanya melaksanakan proses belajar dan mengajar. Namun mulai disiapkan sejak dini kegiatan ekstra kulikuler dengan menyesuaikan disiplin protokol kesehatan, yaitu ekskul Paskibraka. Sebelumnya ada tiga ekskul di sekolah ini, seperti futsal, drumband dan paskibraka. Namun yang dipilih untuk sementara hanya satu ekskul saja.

“Kami masih mendata siswa-siswi, dari total jumlah sebanyak 310 orang, direncanakan realisasi bulan Februari 2022 mendatang,” katanya

Syahidah mengatakan, selama tiga hari pelaksanaan PTM yang tidak lagi secara terbatas, telah berjalan lancar dalam proses belajar dan mengajar. Untuk sistem pembelajaran memang terjadi perbedaan, dari sebelum terjadinya wabah COVID-19, satu mata pelajaran waktunya 40 menit, sekarang hanya 30 menit.

“Semoga pandemi lekas melandai, agar metode belajar kembali seperti semula,” ucapnya

Lebih lanjut Syahidah menambahkan, dalam PTM secara penuh ini, pihak sekolah menyediakan masker ganti, membeli tandon untuk memudahkan para guru dan siswa-siswi mencuci tangan dengan sabun, yang tersedia di satu ruang kelas ada dua wastafel, serta setelah selesai beraktifitas setiap hari seluruh ruangan disemprot disinfektan.

“Kita benar-benar ketat terapkan disiplin protokol kesehatan, bahkan sebelum digelar PTM, sudah ditinjau dari Kelurahan Sungai Andai, Puskesmas Sungai Jingah,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta, SKPD Saling Koordinasi Tegakkan Perda

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD), terkait insiden perkelahian di salah satu cafe di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (4/1) di ruang Komisi I.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir, mengatakan, pihaknya menggelar RDP dengan Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu. Karena sebelumnya ramai diberitakan, terjadi insiden perkelahian di salah satu cafe, yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman pada akhir bulan Desember 2021 lalu, yang berakibat korban mengalami empat luka tusuk, bahkan sempat koma di rumah sakit.

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir

“Dari hasil rapat, sangatlah disayangkan ternyata Pemko tidak mengetahui siapa pemilik cafe, dan tidak punya izin operasional,” katanya

Disampaikan Saut, ke depan tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ini dapat saling berkoordinasi lebih baik lagi di lapangan, apalagi sebagai penegak Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Usaha Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan dan Rekreasi. Ia berharap insiden perkelahian ini, tidak lagi terulang dikemudian hari.

“Menurut warga cafe itu sudah lama beroperasi, namun tidak ada yang tahu siapa pemiliknya,” tutup Saut

Untuk diketahui, kegiatan rapat dengar pendapat itu, hanya dihadiri Kepala Bidang baik dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu, dan setelah RDP tidak ada satupun yang mau memberikan komentarnya. (NHF/RDM/RH)

SDN SN Sungai Miai 7 Siap Gelar PTM

BANJARMASIN – Sekolah Dasar Negeri Standar Nasional Sungai Miai 7, telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana, dalam menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Kepada Abdi Persada FM, Kepala SDN SN Sungai Miai 7 Sri Yenie, Selasa (4/1) menjelaskan, pihaknya telah menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin pada Senin (3/1), terkait pembelajaran tatap muka (PTM), tidak lagi digelar secara terbatas. Dengan demikian sarana dan prasarana yang telah disiapkan diantaranya, siswa-siswi sebelum masuk ke dalam kelas akan diperiksa suhu tubuh, wajib menggunakan masker, dan tersedia di setiap sudut ruang kelas, tempat mencuci tangan, lengkap dengan sabun. Selanjutnya dari sekolah, tetap menyediakan masker ganti, setelah selesai beraktifitas para guru dan siswa-siswi, seluruh ruangan disemprot disinfektan setiap hari.

Kepala SDN SN Sungai Miai 7, Sri Yenie, saat memberikan komentarnya

“Para orangtua hanya diperkenankan di depan pagar, untuk mengantar dan menjemput anaknya” ucap Yenie

Yenie menjelaskan, sistem pembelajaran tatap muka (PTM) ini telah diatur jam masuk sekolah, khusus kelas satu dan dua mulai pukul 07.30 – 11.00 WITA, sedangkan kelas tiga, empat, lima serta enam, akan berakhir jam 12.45 WITA. Selain itu dibuka dua pintu gerbang, satu digunakan untuk mengantar dan satu pintu menjemput anak-anaknya, agar tidak berkerumun para orangtua tersebut.

Suasana dalam ruang kelas, proses belajar dan mengajar, SDN SN Sungai Miai 7

“Kita berharap PTM terbuka ini berjalan lancar, melalui prokes ketat dan peran serta dari ortu,” jelasnya

Lebih lanjut Yenie menambahkan, untuk jumlah keseluruhan pelajar sebanyak 380 orang dengan rombongan belajar 12 ruangan. Terkait kantin sekolah masih ditutup, pihaknya akan mengevaluasi selama satu bulan ini dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Para siswa-siswi wajib membawa bekal dari rumah masing-masing.

“Kegiatan ekskul rencananya pramuka saja sementara yang dilaksanakan,” tutupnya.

Untuk diketahui, SDN SN Sungai Miai 7, berlokasi di Jalan Mahoni Blok II RT 33 No 1, Perumnas Kayutangi Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Banjarmasin

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan pemerataan Serbuan Vaksinasi Maritim Covid-19, dengan tujuan untuk menekan dan meminimalisir angka kasus penderita akibat penyebaran Virus Corona, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menggelar Vaksinasi massal, yang kali ini ditujukan kepada warga dan peserta didik di lingkungan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ash Shabirin Pekauman  Kota Banjarmasin, Selasa (4/1).

Harapan kedepan pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi melalui Laut atau darat.

Vaksinasi maritim Lanal Banjarmasin di Sekolah MI Ash Shabirin Pekauman  Banjarmasin

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko M.Tr Hanla melalui Dandenpomal Mayor Laut (PM) Bayu Istiyoko menyampaikan, TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan, dalam hal ini Lanal Banjarmasin kembali menggelar Vaksinasi massal untuk mendukung dan mensukseskan program yang dicanangkan oleh Pemerintah secara totalitas guna menghentikan laju pertumbuhan wabah COVID-19.

“Vaksinasi yang digelar ini untuk mendukung program Pemerintah Daerah maupun pusat melalui TNI AL dalam rangka menanggulangi wabah COVID-19 sesuai target yang ditentukan, hal ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir,” ungkapnya

Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, Kepada para warga dan peserta didik yang sudah melaksanakan Vaksinasi COVID-19 kali ini, hal ini dikarenakan sudah membantu program Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut.

“Terima kasih kepada para warga yang sudah melaksanakan Vaksinasi, semoga tertanam imun yang kuat untuk menjadi perisai tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19. Dan diharapkan Masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, guna menekan dan meminimalisir jumlah penderita yang terinfeksi Virus,” tutupnya.

Untuk diketahui, Vaksinasi dosis pertama dan kedua yang diadakan Lanal Banjarmasin ini, menggunakan Vaksin jenis Sinovac dengan melibatkan 12 Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin. Dan telah berhasil memvaksinasi sebanyak 190 orang pendaftar. (LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Malam Tahun Baru Perketat Awasi THM dan Cafe

BANJARMASIN – Menjelang malam pergantian tahun 2021 menuju tahun 2022, kalangan legislatif meminta, semakin diperketat pengawasan tempat hiburan malam (THM) dan cafe.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, kepada sejumlah wartawan pada Rabu (30/12), sebentar lagi malam pergantian tahun dari 2021 ke 2022, tempat hiburan malam (THM) dan seluruh cafe di kota ini diperbolehkan buka, dengan cara wajib menerapkan disiplin protokol kesehatan. Dinas terkait diharapkan untuk melakukan pemantauan lebih intens di lapangan, agar tidak ada yang melanggar aturan, baik pengunjung dibawah umur, serta batasan jam operasional.

“Pemko harus ketat awasi dengan cara menurunkan personel keamanan, seperti Satpol PP pada tempat- tempat keramaian,” pintanya

Disampaikan Matnor, pengawasan secara ketat ini, bertujuan menegakkan perda nomor 12 tahun 2016 tentang usaha penyelenggaran hiburan dan rekreasi. Mengingat masih dalam suasana pandemi COVID-19, meski sekarang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM berada di level satu. Selain itu sebaiknya pihak pengelola THM dan cafe menerapkan, setiap pengunjung wajib diperiksa Aplikasi Peduli Lindungi.

“Kita tidak ingin THM dan cafe buka melanggar perda hingga jam 03.00 WITA dini hari,” ucapnya

Lebih lanjut Matnor menyarankan, seluruh lapisan masyarakat di kota ini, menikmati malam pergantian tahun baru 2022 dengan cara sederhana, hanya berkumpul dengan keluarga kecil, dan tidak perlu euforia, karena merasakan dua tahun pandemi COVID-19, dan sekarang mulai memasuki masa-masa pemulihan ekonomi.

“Bagi saya tidak perlu dimeriahkan dengan cara berlebihan, cukup tasyakur bersama,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Disperindag Banjarmasin Sumbang 8,4 M Untuk PAD Kota

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin dipenghujung Tahun 2022 ini, mampu mencapai realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 100 persen lebih.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, pihaknya bersyukur karena telah mampu mencapai realisasi target PAD yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada seluruh pembayar retribusi, sehingga pihaknya mampu mencapai target PAD sebesar 100 persen lebih,” ungkap pria yang akrab disapa Tezar ini.

Menurut Tezar, capaian realisasi target PAD tersebut sebesar Rp8,4 M.

Sedangkan, lanjutnya, untuk target PAD pada tahun 2021 pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin sebesar Rp8,3 M.

“Tentunya capaian ini berkat kerjasama semua pihak yang ada di Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tezar juga mengatakan, setelah pihaknya berhasil mencapai realisasi target PAD pada tahun 2021 ini. Maka, pada tahun 2022 mendatang, untuk capaian target PAD pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin mengalami kenaikan sebesar Rp200 juta menjadi Rp8,5 M.

“Karena kami telah berhasil mencapai target PAD pada tahun 2021 ini, maka untuk target PAD 2022 mendatang mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Menurut Tezar, tentunya dengan adanya kenaikan target PAD tersebut, maka pihaknya akan bekerjasama lebih maksimal lagi. Untuk dapat kembali mencapai releasisi target PAD di tahun 2022 mendatang.

“Kami mengajak seluruh pihak yang ada pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, agar dapat mendukung serta membantu mewujudkan realisasi anggaran kembali di tahun depan,” pungkas Tezar. (SRI/RDM/RH)

Stok Ikan Laut di Malam Tahun Baru Mencukupi

BANJARMASIN – UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, memastikan untuk ketersediaan stok ikan laut pada malam tahun baru mencukupi.

Plt Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya Nadyah mengatakan, untuk stok ikan laut di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya mencukupi, untuk memenuhi kebutuhan pasokan ikan laut, pada malam tahun baru mendatang.

Plt Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nadyah

“Untuk ketersediaan ikan laut pada malam tahun baru tentunya mencukupi,” ungkap Nadyah, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Menurut Nadyah, mengingat kebiasaan masyarakat di Kota Banjarmasin dan sekitarnya pada saat merayakan malam tahun baru berkumpul bersama keluarga, dengan menggelar acara masak bersama memanggang ikan. Untuk menghabiskan malam pergantian tahun tersebut.

“Kami melihat animo masyarakat untuk mengkonsumsi ikan padal malam tahun baru tersebut, cukup tinggi,” ucapnya.

Oleh karena, lanjut Nadyah, pihaknya memastikan untuk ketersediaan stok ikan laut di malam tahun baru tersebut, mencukupi.

Dalam kesempatan tersebut, Nadyah juga mengatakan, jika di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mengandalkan stok ikan laut beku, untuk memenuhi kebutuhan ikan di Kota Banjarmasin serta wilayah Hulu Sungai.

“Meski saat ini kapal nelayan berkurang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya, akibat cuaca buruk dilautan, tidak masalah untuk ketersediaan ikan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Menurut Nadyah, untuk pasokan ikan laut saat ini dipenuhi dari stok ikan beku yang ada ditempat penyimpanan ikan beku dikawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya.

“Untuk pasokan ikan beku yang tersedia, seperti jenis ikan peda, tongkong, lajang, serta lainnya. Dengan harga yang stabil,” ujar Nadyah. (SRI/RDM/RH)

Diduga Langgar Jam Operasional, DPRD Banjarmasin Gelar RDP Soal Cafe di Jenderal Sudirman

BANJARMASIN – Kalangan legislatif kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP), terkait adanya pelanggaran jam operasional di salah satu cafe yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali pada Rabu (29/12) mengatakan, rapat dengar pendapat ini melibatkan lintas Komisi yaitu Komisi I dan Komisi II, mengundang beberapa SKPD sebagai mitra kerja diantaranya Satpol PP, Disbudpar dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarmasin.

“Kita gelar RDP, untuk mengetahui izin operasional cafe yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman,” jelasnya

Matnor menyampaikan, selain ingin mengetahui izin, pihaknya meminta kedepan tidak lagi terulang penusukan bagi salah satu pengunjung di cafe tersebut. Mengingat dalam informasi yang beredar baru-baru tadi, seorang korban berusia (17) ditusuk, hingga menderita 4 mata luka.

“Menjelang malam pergantian tahun baru, kami tidak ingin kejadian serupa kembali,” pintanya

Lebih lanjut Matnor berharap, keberadaan cafe dapat menjadi sebuah tempat berkumpul yang positif, khususnya bagi kalangan millenial, tentu dengan tetap disiplin protokol kesehatan, bukan menjadi tempat yang melanggar aturan seperti tidak mempunyai izin, melebihi batas jam operasional, serta berakibat mencelakakan bagi pengunjung.

“Kota Banjarmasin dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan, dengan banyak cafe berdiri sangatlah diapresiasi, dalam mendongkrak roda perekonomian,” tutupnya

Untuk diketahui, selama tahun 2021 ini, lintas Komisi DPRD kota Banjarmasin, sempat beberapa kali menggelar rapat, terkait adanya beberapa cafe diduga tidak mempunyai izin namun sudah beroperasi. (NHF/RDM/RH)

Festival Kampung Bermain Diharapkan Mampu Mencetak Atlet Berprestasi

BANJARMASIN – Pelaksanaan Festival Kampung Bermain di Kota Banjarmasin, yang digelar KORMI Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjarmasin, dapat menghasilkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi.

Salah satu olahraga ketapel yang dilombakan

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada saat meresmikan Festival Kampung Bermain di jalan Kayutangi 1 Jalur 1 kawasan KWK mengatakan, saat ini sudah ada 20 kampung bermain di Kota Banjarmasin, dan ditutup dipenghujung tahun dengan digelar Festival Kampung Bermain di Kota Banjarmasin.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan apresiasi atas terbentuknya 20 Kampung Bermain dan diselenggarakan Festival Kampung Bermain di Kota Banjarmasin ini,” ungkap Ibnu, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (29/12).

Diharapkan, lanjut Ibnu, para atlet Kampung Bermain dapat memberikan prestasi terbaik mereka. Sehingga, dapat membawa nama baik Kota Banjarmasin untuk kedepannya.

“Kami mengharapkan kepada seluruh peserta Kampung Bermain dapat memberikan prestasi terbaik mereka pada festival ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin juga mengungkapkan, jika saat ini Kampung Bermain di Kota Banjarmasin menjadi rujukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Untuk percontohan Kampung Bermain di Indonesia.

“Untuk Kampung Bermain di Kota Banjarmasin saat ini menjadi percontohan oleh Kemenpora RI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Banjarmasin Uzlah mengatakan, dilaksanakannya Festival Kampung Bermain ini, untuk mempererat hubungan antara Kampung Bermain satu dengan yang lainnya.

“Festival Kampung Bermain ini dilaksanakan dalam rangka mempererat hubungan antara Kampung Bermain yang ada di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Uzlah, Festival Kampung Bermain ini untuk mencetak atlet atlet KORMI Kota Banjarmasin yang handal dan berprestasi.

Pada Festival Kampung Bermain ini melombakan 7 kategori olahraga dan permainan, diantara Balogo, Yasinan, Ketapel, Enggrang, Sepatu Roda, Skateboard, serta Bagasing. Selain itu, ditambilkan juga olahraga permainan Barongsai serta Kungfu. (SRI/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Banjarbaru

BANJARBARU – Kegiatan yang positif dan bermanfaat kembali digelar Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin bertempat di jalan Kasturi Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru pada Senin (27/12), vaksinasi maritim ini untuk membantu dan mendukung program Pemerintah untuk menghentikan laju penyebaran dan memutus mata rantai Virus Corona dilapisan masyarakat dengan tuntas.

Peninjauan vaksinasi oleh Danlanal Banjarmasin di Kecamatan Landasan Ulin Utara

Harapan kedepan pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi melalui Laut atau darat.

Saat meninjau vaksinasi maritim, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan, Vaksinasi yang digelar ini untuk mendukung program Pemerintah Daerah maupun pusat melalui TNI AL dalam rangka menanggulangi wabah COVID-19 sesuai target yang ditentukan, hal ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.

“Terima kasih kepada para warga yang sudah melaksanakan Vaksinasi, semoga tertanam imun yang kuat untuk menjadi perisai tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19. Dan diharapkan Masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, guna menekan dan meminimalisir jumlah penderita yang terinfeksi Virus,” ungkap Danlanal Banjarmasin.

Ia menambahkan, Kegiatan vaksinasi maritim ini akan terus dilakukan kembali ditempat -tempat yang belum terjamah, sehingga program Pemerintah Pusat dalam capaian persentase vaksinasi massal sebesar 70 Persen diakhir tahun akan tercapai.

“Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program pemerintah untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, supaya tercipta lingkungan yang sehat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tutup Danlanal.

Untuk diketahui, Vaksinasi dosis pertama dan kedua ini menggunakan Vaksin jenis Sinovac dengan melibatkan 13 Tenaga Kesehatan, sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, yant telah berhasil memvaksinasi sebanyak 99 orang pendaftar. (LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version