Angka Kasus HIV AIDS di Banjarmasin Naik, Ini Tanggapan Legislatif

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mengaku terkejut, terjadinya kenaikan angka kasus HIV AIDS. Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Hendra, kepada wartawan pada Rabu (3/11), setelah menerima hasil audiensi dengan Koalisi Peduli HIV AIDS Kalimantan Selatan. Dalam dokumen yang diserahkan, diketahui data kasus HIV AIDS Kalsel per 30 Agustus 2021 mencapai 3.319 kasus, dan Kota Banjarmasin menempati posisi tertinggi yaitu sebanyak 2514 kasus atau 75 persen dari total kasus dengan penambahan kasus terjadi di usia produktif yaitu 20 – 29 tahun.

“Saya pribadi terkejut terjadi kenaikan kasus ini, disaat gencar-gencarnya menurunkan angka kasus COVID-19,” ucapnya.

Hendra menjelaskan, Kota Banjarmasin sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda), yakni Perda Nomor 11 Tahun 2012 tentang penanggulangan HIV AIDS. Dengan demikian Pemerintah Kota dapat lebih giat lagi menggelar sosialisasi serta penyuluhan ke masyarakat, terutama ke seluruh sekolah dan perguruan tinggi, agar peringatan hari AIDS sedunia setiap 1 Desember, bukan hanya sekedar acara ceremony.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Hendra

“Melalui data ini, kami yakin ada oknum warga yang tidak ingin terbuka, bahwa terpapar virus HIV, sehingga sosialisasi dan penyuluhan harus ditingkatkan,” pintanya.

Sementara itu, anggota Koalisi Peduli HIV AIDS Kalimantan Selatan Faizah menjelaskan, pihaknya menyampaikan audiensi ini berdasarkan hasil peninjauan ke lapangan, dengan adanya kenaikan ini, maka ke depan eksekutif dan legislatif, dapat saling bersinergi untuk menurunkan angka kasus HIV AIDS tersebut.

“Pemerintah dan Dewan tidak hanya fokus menangani virus corona,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kebut Serbuan Vaksinasi Maritim Dosis Pertama dan Kedua

BANJARMASIN – TNI AL-Lanal Banjarmasin kembali mengadakan Vaksinasi Maritim yang diselenggarakan di Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin pada Rabu (3/11). Serbuan Vaksinasi Maritim dosis pertama dan kedua ini menggunakan Vaksin jenis vaksin Sinovac, dengan jumlah pendaftar sebanyak 76 orang.

Untuk diketahui, Sejauh ini, Lanal Banjarmasin sudah menyelenggarakan Serbuan Vaksinasi maritim massal yang ke-55 dengan jumlah keseluruhan sudah berhasil dan sukses mencapai 18.883 dosis.

Vaksinasi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan melibatkan 15 tenaga kesehatan segaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Saat meninjau, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut  Herbiyantoko Hanla mengatakan, gelar Vaksinasi ini sebagai  bentuk komitmen dalam mendukung dan mensukseskan program Pemerintah untuk memerangi penyebaran dan penanggulangan wabah COVID-19 di wilayah Kalimantan Selatan.

“Lanal Banjarmasin akan selalu siap siaga dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan Vaksinasi, seperti terlihat saat ini masih menunjukkan antusiasme warga untuk bervaksin,” ungkap Herbiyantoko.

Herbiyantoko melanjutkan, Demi percepatan memutus mata rantai COVID-19, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum bervaksin, untuk mendatangi tempat – tempat yang telah menyediakan vaksinasi dengan tetap mempedomani protokol kesehatan. (HUMASTNIAL-MRF/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Kota Banjarmasin: Keterampilan Yang Wajib Dikuasai di Era 4.0

BANJARMASIN – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan webinar bertema “Keterampilan yang Wajib Dikuasai di Era 4.0” di Kota Banjarmasin, Selasa (2/11/2021) pukul 14.00 WITA. Acara dibuka Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan dan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, ini menampilkan sejumlah pembicara kompeten.

Dipandu oleh moderator Ronald Andretti, yang menghadirkan narasumber pertama Ratyuhono Linggar Putra, dengan materi tentang ‘Mengenal Lebih Jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital.’

Ratyuhono menuturkan, pergeseran media berpendapat saat ini berupa teknologi digital menciptakan negara Demokrasi yang partisipatif.

“Kebebasan berpendapat dan berekspresi adalah hak setiap manusia dan diatur dalam UUD 1945 ayat 3,” ucapnya.

Dijelaskan Ratyuhono, kebebasan berpendapat yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Opini. Harus berlandaskan fakta atau data dan dapat dipertanggungjawabkan jika tidak maka akan memunculkan hoax.
  2. Kritik. Pada dasarnya merupakan suatu hal atau tindakan yang baik, ketika dilakukan dengan tidak menyinggung atau menyakiti perasaan.
  3. Fitnah dan ujaran kebencian. Jelas hal yang negatif dapat berujung pada pencemaran nama baik.

Kemudian, tips menyatakan pendapat di media digital ialah:

  1. Hindari opini provokatif.
  2. Mengetahui isu secara detail.
  3. Memikirkan kembali pendapat.
  4. Menyampaikan dengan sopan dan santun.
  5. Perhatikan peraturan pemerintah.

“Ada atau tidak adanya hukum atau aturan maka kita tetap harus menghormati, bijak, dan paham beretika di media sosial,” tuturnya.

Narasumber kedua Naimah dengan materi tentang ‘Berdakwah Indah di Ruang Digital’.

Naimah mengatakan, pendidikan yang memperkuat pondasi pola pikir generasi bangsa agar tidak mudah terpengaruh dampak negatif dunia maya salah satunya adalah dengan cara berdakwah.

Dakwah lewat media online yaitu, kalian bisa memanfaatkan sosial media yang ada seperti Facebook, WA, Instagram, Twitter, YouTube dan lainnya untuk berbagi kebaikan.

“asal selalu bijak dalam menggunakan sosial media,” tuturnya.

Kemudian, yang perlu diperhatikan ialah Etika berdakwah di ruang digital yakni, niat karena Allah, menjaga akhlak mulia, isi dakwah bisa dipertanggungjawabkan, dan mampu menimbang manfaat dan mafsadat.

Selanjutnya narasumber ketiga Bara Zulfa dengan materi tentang ‘Tips dan Trik Menghindari Penipuan Digital’.

“Perkembangan teknologi digital tidak bisa kita hindari, penggunaan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita mulai dari belajar bermain bahkan berbelanja dan menemukan jodoh pun kita menggunakan teknologi digital. Selain kita mahir dalam menggunakan produk digital kita perlu juga mahir dalam kemampuan literasi keamanan digital,” tuturnya.

Seiring perkembangan teknologi digital, berkembang pula dampak negatif dari perkembangan teknologi tersebut seperti pencurian data diri, penipuan peralatan komputer baik pribadi maupun organisasi yang semakin hari semakin marak terjadi.

Oleh karena itu kesadaran akan efek negatif tersebut atau yang disebut dengan literasi keamanan digital harus dimiliki oleh setiap pengguna teknologi digital agar tidak terkena dampak negatif atau minimal mengurangi angka korban dari dampak negatif teknologi digital.

Kemudian, selain SMS penipuan via sosial media juga kian aktif ada banyak akun-akun media palsu dengan konten dan profil yang sangat mirip dengan akun perusahaan resminya. Contoh saja penipuan makin canggih mereka memancing korban dengan cara pasang iklan berbayar di Facebook dan Instagram.

“Jadi yang harus kita lakukan adalah jangan langsung percaya, pastikan jenis undiannya berasal dari mana, jikalau diminta untuk transfer uang terlebih dahulu sudah dipastikan undian palsu, dan laporkan kepada yang berwajib,” ucapnya.

Jika sudah terlanjur maka hubungi call center Bank yang digunakan pelaku penipuan, lalu laporkan rekening pelaku ke cekrekening.id, pastikan pelaku tidak memakan korban lagi dengan melaporkan ke lapor.go.id kemudian buat laporan ke E commerce yang bersangkutan.

Terakhir narasumber Aulia Hayati dengan materi tentang ‘Hidup Produktif di Era Digital’.

Ia menjelaskan, revolusi industri 4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi.

Konsep penerapannya berpusat pada konsep otomatisasi yang dilakukan oleh teknologi tanpa memerlukan tenaga kerja manusia dalam proses pengaplikasiannya.

“Mulai dari diri sendiri temukan motivasi yang kuat untuk menjadi produktif,” ucapnya.

5 hal untuk menjadi produktif ialah, mulai dari hal kecil, mau belajar, membangun komunikasi yang sehat, lingkungan yang tepat, dan now wasting time no killing Time. (RILIS)

Webinar Literasi Digital Banjarmasin; Masuki Era Digital Bersama Literasi Yang Tepat

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin menggelar Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital “Memasuki Era Digital bersama Literasi yang Tepat “ secara virtual, Jumát (29/10/2021) sore.

Keynote Speech yang disampaikan oleh Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina, di pandu moderator Amal Bastian, Key Opinion Leader Farras Ardiana dengan narasumber Dr. Moj. Shofiytul Huda, M.F. Ketua NU Care, Hj. Masriah, S.Pd Waka Kesiswaan SMKS Isfi Banjarmasin, dan Shodiehin, S.Pd Guru SMKS Isfi Banjarmasin.

Perilaku  bersosial media di Indonesia sudah diatur dalam Undang-undang  No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau sering disebut Undang-undang ITE. Beberapa hal yang diatur di antaranya mengenai pencemaran nama baik, penghinaan SARA, dan perdagangan elektronik.

Media sosial kini hadir dapat digunakan dalam berbagai hal, mulai dari hal-hal yang baik hingga hal-hal yang buruk. Seiring dengan pesatnya perkembangan internet dan media sosial, meningkat pula munculnya kejahatan siber.

Waka Kesiswaan SMKS Isfi Banjarmasin Hj. Masriah, S.Pd menjelaskan kejahatan di media sosial dapat dihindari dengan cara menggunakan internet dan media sosial sesuai dengan porsi dan kebutuhannya.

“  Penggunaan internet tanpa kontrol bisa memungkinkan hal-hal yang tidak diinginkan atau bahkan hal buruk bisa terjadi, maka hendaknya kita apabila menggunakan media sosial itu jaga sikap dan etika kita ” ungkapnya.

Sikap dan etika perlu ditunjukkan dengan cara menghargai pendapat orang lain yang berupa postingan, gambar, dll. Bahasa sopan dan santun terhadap lawan bicara juga diterapkan agar tidak menyinggung perasaan lawan bicara di internet atau di media sosial.

Manfaatkan internet dan sosial media semaksimal mungkin untuk kebaikan, banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan, seperti : memamerkan skill, kemampuan, kreatifitas bahkan bisa digunakan untuk media pemasaran.

“ Penggunaan internet dan media sosial ini tidak dapat dipungkiri bahwa sangatlah dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, maka bijaklah dalam menggunakannya.” tutupnya.

Media sosial dapat memberikan pengaruh besar bagi kehidupan kita, baik pengaruh baik maupun pengaruh buruk, maka tentukanlah apa yang menjadi tujuanmu dalam bermedia sosial. (RILIS)

TNI AL Banjarmasin Kebut Serbuan Vaksinasi Maritim di Kantor Camat Bumi Makmur

BANJARMASIN – Dengan penuh semangat dan sikap yang humanis serta memanfaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki, dikesempatan kali ini Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin kembali menyelenggarakan Serbuan Vaksinasi Maritim secara massal bertempat dikantor Camat Bumi Makmur Kab. Tanah Laut, pada Jum’at (29/10).

Diketahui, sebagian masyarakat tersebut  masih banyak ditemukan yang belum terjamah Vaksinasi, baik dosis pertama maupun ke-2, dengan kehadiran Tim Vaksinator gabungan dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, Puskesmas Bumi Makmur, Puskesmas Kurau dan Puskesmas Padang Luas, mereka sangat bersyukur dan antusias mengikutinya.

Dengan pedoman protokol kesehatan yang ketat, gelar Serbuan Vaksinasi Maritim tahap pertama ini menggunakan Vaksin jenis Astra Zeneca dan Sinovac dan diikuti oleh warga pesisir, pelajar, pedagang dan para Manula dari Desa Sungai Rasau, Pantai Harapan, Handil Suruk, Handil Birayang Bawah, Kurau Utara, Handil Maluka, Handil Gayam, Handil Bapirik, Handil Labuhan Amas dan Desa Bumi Harapan.

Serbuan Vaksinasi yang ke-51 ini, dengan jumlah peserta 123 orang dan semuanya berhasil divaksinasi dengan aman dan sehat.Terhitung jumlah keseluruhan dari bulan Juni sejak dimulainya Serbuan Vaksinasi dibeberapa tempat sampai dengan saat ini, Lanal Banjarmasin sudah berhasil dan sukses memvaksinasi 17.864 orang.

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla didampingi perwira stafnya saat meninjau mengatakan, Serbuan Vaksinasi ini dalam rangka membantu program pemerintah untuk mensukseskan  percepatan penanggulangan penyebaran Wabah Covid-19 dan sebagai upaya membangun pemerataan Herd Immunity (Kekebalan Kelompok) dilingkungan masyarakat supaya aman terhindar dari serangan Virus.

“TNI Angkatan Laut Banjarmasin tetap komitmen dan akan terus kebut pemerataan Vaksinasi secara massal agar tercapai hasil yang maksimal, harapannya segera memutus mata rantai Covid-19 secara totalitas, agar musim Pandemi ini cepat selesai, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan beradaptasi dengan normal,” ucap Herbiyantoko. (HUMASTNIAL-MRF/RDM/RH)

Eksekutif dan Legislatif Banjarmasin Akan Terus Bahas RPJMD

BANJARMASIN – Pemerintah dan DPRD Kota Banjarmasin, akan terus membahas rancangan peraturan daerah (Raperda), tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2021 – 2026.

Suasana rapat paripurna DPRD Banjarmasin

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya di ruang kerjanya, pada Rabu (27/10) mengatakan, pemerintah kota Banjarmasin menyampaian rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), dan pihaknya menerima dalam rapat paripurna. Hal itu sangat penting dalam melanjutkan pembangunan di kota seribu sungai, melalui pembentukan panitia khusus dalam membahasnya.

“Kita akan bahas bersama, untuk anggota pansus keterwakilan 8 fraksi, bukan dari komisi,” ucapnya.

Harry menjelaskan, dalam pembahasan raperda ini, ditargetkan akhir tahun bisa selesai menjadi peraturan daerah, agar melaksanakan program membangun mulai dari revitalisasi sungai, mencetak wira usaha baru yang berbasis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pelayanan publik yang berbasis program smart city atau kota pintar.

“Ada tiga fokus kelanjutan pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, melalui rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), pihaknya akan merealisasikan sesuai visi dan misi Baiman dua atau dikenal barasih dan nyaman serta lebih bermartabat. Terkait RPJMD 2021 -2026 tidak sesuai dengan jabatannya sebagai Wali Kota Banjarmasin hanya sampai 2024, hal itu telah diatur dalam undang-undang, bahwa RPJMD itu sampai dengan 5 tahun.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina

“Visi dan misi kami, tentu menjadikan kota Banjarmasin, maju terdepan dari provinsi lain, sehingga meski jabatan ini hanya 3,3 tahun, maka yang melanjutkan RPJMD pemimpin selanjutnya,” tutup Ibnu.

Dalam pelaksanaan rapat paripurna rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) ini, masing masing delapan fraksi menyampaikan pemandangan umum, mulai dari fraksi PAN, fraksi Gerindra, fraksi Golkar, fraksi PDIP, fraksi PKS, fraksi PKB, fraksi Demokrat, dan fraksi gabungan Nasem, PBB serta PPP (Restorasi Bintang Pembangunan).

Untuk diketahui, dalam rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, bersama unsur pimpinan Muhammad Yamin dan Tugiatno, dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, bersama kalangan legislatif dan SKPD Kota Banjarmasin. Sebelumnya pada Rabu pagi, juga digelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. (NHF/RDM/RH)

50 Majelis Taklim di Banjarmasin Dapatkan Bantuan

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan bantuan kepada Majelis Taklim yang ada di Kota ini.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H, di Panggung Siring Balaikota Banjarmasin, pada Rabu (27/10).

Ibnu mengatakan, bantuan yang diberikan kepada majelis taklim tersebut, dalam rangka bentuk pembinaan dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Pemko Banjarmasin perduli terhadap keberadaan majelis taklim,” ucapnya.

Menurut Ibnu, majelis taklim yang ada di Kota Banjarmasin cukup banyak. Namun, yang terdata di Kota Banjarmasin sebanyak 50 majelis taklim.

“Masing-masing majelis taklim tersebut mendapatkan bantuan sebesar Rp 2 juta,” jelasnya.

Ibnu mengatakan, bantuan yang diserahkan ini juga merupakan dukungan dari Bank Kalsel. Untuk turut serta memberikan pembinaan kepada majelis taklim yang ada di Kota Banjarmasin.

“Ibu-ibu yang berhadir pada majelis taklim cukup banyak di Kota Banjarmasin,” tutur Ibnu.

Sehingga, tambahnya, perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, selain mendapatkan bantuan uang tunai, majelis taklim tersebut juga mendapat bantuan masker dari Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Infrastruktur dan PJU Mendominasi Usulan Reses DPRD Banjarmasin di Pengambangan

BANJARMASIN – Warga Pengambangan Kecamatan Banjarmasin Timur, lebih banyak menyampaikan usulan perbaikan jalan dan penerangan jalan umum.

Anggota Daerah Pemilihan Banjarmasin Timur DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, kepada wartawan pada Selasa (26/10) mengatakan, dalam pelaksanaan penelaahan dan penyerapan aspirasi masyarakat atau reses DPRD Banjarmasin, khususnya di Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, warga kembali mengusulkan perbaikan jalan, dan penerangan jalan umum, karena beberapa jalan besar mengalami mati lampu.

“Seluruh aspirasi ini akan kami tampung dan dikoordinasikan dengan pemerintah kota,” ucapnya

Ketua DPRD Banjarmasin ini menyampaikan, setiap aspirasi yang diserap dalam reses, akan dihimpun dan dimasukkan dalam dokumen formal menjadi pokok pikiran (Pokir). pihaknya terus berkomitmen untuk mengawal, yang telah menjadi usulan masyarakat tersebut.

Foto bersama setelah reses, Anggota Dapil Banjarmasin Timur, didampingi Sekcam dan Lurah Pengambangan

“Hasil reses ini sesegeranya ditindaklanjuti, agar aspirasi warga terealisasi,” katanya

Sementara itu, Anggota DPRD Banjarmasin dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Timur, Awan Subarkah mengatakan, usulan warga Pengambangan mulai RT 8, 9 dan 10, kondisi jalannya rusak, karena berada didekat tepian sungai, menyebabkan beberapa kali longsor, dan ini diharapkan menjadi skala prioritas perbaikan dalam APBD tahun 2022.

Anggota DPRD Banjarmasin dari Dapil Timur, Awan Subarkah

“Memang untuk jalan itu pernah diusulkan, namun terkendala pembebasan lahan, karena menurut kajian balai jalan, penyiringan harus menggunakan jangkar, dan itu memerlukan sekitar 30 meter ke darat untuk dibebaskan lahan,” tutupnya.

Dalam kegiatan reses ini, digelar di lima Kecamatan, untuk daerah pemilihan Kecamatan Banjarmasin Utara, konstituen kelurahan Sungai Jingah, Alalak Utara dan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Tengah, konstituen Kelurahan Mawar, Teluk Dalam dan Pekapuran Laut. Selanjutnya Kecamatan Banjarmasin Timur, konstituen Kelurahan Karang Mekar, Sungai Bilu dan Pengambangan, Sedangkan Kecamatan Banjarmasin Barat, konstituen Kelurahan Telawang, Belitung Utara dan Basirih. Kemudian Kecamatan Banjarmasin Selatan, konstituen Kelurahan Mantuil, Pemurus Baru dan Basirih Selatan.

Seperti diketahui, reses digelar selama tiga hari mulai 24 – 26 Oktober 2021, Dapil Banjarmasin Timur, dengan konstituen Kelurahan Pengambangan, beranggotakan Harry Wijaya, Tugiatno, Awan Subarkah, Noor Latifah, Mudah, Abdul Gais, Zainal Husni, dan Yunan Chandra, dihadiri Sekretaris Camat Banjarmasin Timur Rusdiana. (NHF/RDM/RH)

Infrastruktur Kawasan Banjarmasin Tengah Dinilai Sudah Bagus

BANJARMASIN – Pelaksaan penelaahan dan aspirasi masyarakat, dari konstituen Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, untuk kondisi infrastruktur dinilai sudah bagus.

Menurut Anggota DPRD Banjarmasin dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Tengah, Matnor Ali, pada Senin (25/10), dari aspirasi warga, tidak lagi banyak yang mengeluhkan infrastruktur, karena sudah terealisasi untuk dibangun, sehingga ke depan perlu dipertahankan, agar tidak mudah cepat rusak.

Salah satu konstituen menyerahkan aspirasi

“Kami minta ke Pemerintah Kota, untuk jalan nasional dibikinkan trotoar,” ucapnya.

Wakil Ketua Dewan Banjarmasin ini juga menjelaskan, untuk penataan sungai dinilai lebih terpelihara, sampahnyapun sudah tidak ada lagi, dengan demikian membuat kondisi sungai, tidak lagi dangkal.

“Kita apresiasi kesadaran warga, tidak membangun rumah dibantaran sungai,” katanya

Hal senada disampaikan, Anggota DPRD Banjarmasin dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Tengah, Faisal Heriyadi, untuk pelayanan publik lainnya pembangunannya sudah merata, karena wilayah Banjarmasin Tengah berada ditengah kota, namun masih ada sebagian warga mengeluh khususnya, yang berlokasi di kawasan Mulawarman, untuk pembangunan drainase tidak selesai hingga ke pembuangan akhir.

Anggota DPRD Banjarmasin dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Tengah, Faisal Heriyadi

“Usulan ini akan diakomodir kembali dalam APBD tahun 2022 mendatang,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan reses digelar selama tiga hari mulai 24 – 26 Oktober 2021, Dapil Banjarmasin Tengah, beranggotakan Matnor Ali, Faisal Heriyadi, Suyato, Wakhid Husaini, Gusti Yasni Iqbal, dan Eddy Junaidi, pelaksanaan di aula Banjarmasin Tengah dihadiri Camat Diyannoor. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Terima Bantuan 10 Perahu Jukung Untuk Wisata Pasar Terapung

BANJARMASIN – Dalam rangka memberikan dukungan untuk peningkatan pariwisata Pasar Terapung di Kota Banjarmasin. Maka, PT Angkasa Pura 1 (Persero) Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin menyerahkan bantuan 10 Perahu Jukung kepada Pemerintah Kota Banjarmasin.

Foto bersama usai penyerahan bantuan

Bantuan diserahkan langsung oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin Dony Subardono kepada Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di kawasan Siring Piere Tendean, Kota Banjarmasin, Selasa (26/10).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, yang telah memberikan dukungan untuk peningkatan pariwisata Pasar Terapung di Kota Banjarmasin.

“Bantuan 10 Perahu Jukung tersebut diserahkan kepada UPTD Kawasan Siring Wisata serta langsung diserahkan kepada Acil Acil Pasar Terapung Siring Piere Tendean,” ucap Ibnu.

Ibnu berharap, dengan adanya bantuan ini akan lebih mendekatkan PT Angkasa Pura dengan masyarakat Kota Banjarmasin.

“Kami berharap dengan turunnya level PPKM di Kota Banjarmasin ini, maka perekonomian di Kota Banjarmasin akan segera menggeliat kembali,” ujar Ibnu.

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin Dony Subardono mengatakan, untuk bantuan 10 Perahu Jukung kepada Pemerintah Kota Banjarmasin. Bantuan tersebut, bentuk dukungan PT Angkasa Pura untuk peningkatan pariwisata di Kota Banjarmasin.

“Bantuan ini berasal dari dana TJSL PT Angkasa Pura 1 Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor,” ucapnya.

Mengingat, lanjut Dony, bantuan 10 jukung ini sebagai bentuk dukungan PT Angkasa Pura kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam peningkatan perekonomian di bidang Pariwisata. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version