BANJARMASIN – Sebentar lagi akan dilaksanakan pembangunan gedung baru DPRD Kota Banjarmasin, dan saat ini prosesnya masih menunggu lelang fisik.
Kepada sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali, pada Selasa (10/5) menjelaskan, usulan pembangunan Gedung Baru Dewan ini sejak tahun 2015 lalu, dan sekarang baru bisa terealisasi, untuk proses lelang manajemen konstruksi sudah selesai.
“Perkiraan estimasi waktu yang diberikan paling lambat minggu pertama bulan Juni 2022,” ucapnya
Disampaikan Matnor, dalam pengerjaan gedung baru DPRD Banjarmasin untuk proyek lelang jamak (multy years), sehingga tahun 2023 mendatang dapat berjalan lancar, dan bisa segera difungsikan. Terkait siapa yang nanti menjadi pemenang tender lelang, maka bisa melakukan kontrak dan merealisasikan pengerjaan fisik tersebut.
“Konstruksi pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin anggarannya sebesar Rp40 miliar,” kata Matnor
Politisi DPRD kota Banjarmasin ini menambahkan, rencananya gedung baru DPRD Banjarmasin akan dibangun tiga lantai. Pertama untuk basement atau parkir, kedua dibangun ruang komisi dan ketiga ruang pimpinan dewan serta ruang rapat serbaguna, dengan desain gajah menyusu dan bubungan tinggi sebagai konsep rumah banjar.
“Gedung lama tetap kami fungsikan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pasca Lebaran Idul Fitri, harga bawang merah mengalami kenaikan cukup tinggi. Kenaikan harga bawang merah ini terpantau di Pasar Tradisional Pekauman, Kota Banjarmasin, Rabu (11/5).
Norma salah satu penjual bawang merah di Pasar Pekauman mengatakan, naiknya harga bawang merah ini sudah terjadi sejak 4 hari lalu, atau setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu.
“Sudah 4 hari ini harga bawang merah mengalami kenaikan,” ungkapnya.
Menurut Norma, kenaikan harga bawang merah saat ini bekisar Rp45 ribu perkilo. Sebelumnya harga bawang merah dijual dikisaran Rp35 ribu perkilo.
Hal senada juga dikatakan Siti pedagang lainnya. Harga bawang merah untuk per karung atau masih kotor berkisar Rp35 ribu perkilo. Sedangkan, sebelumnya dijual berkisar Rp18 ribu perkilo.
“Sekarang harga bawang merah bersih dijual berkisar 45 ribu rupiah perkilo,” ucapnya.
Sehingga kenaikan harga saat ini cukup signifikan di Kota Banjarmasin.
Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Rakhman Norahim mengatakan, kosongnya pasokan bawang merah tersebut disebabkan, kekosongan bawang merah dari Setra Produksi.
“Penyebab kenaikan harga bawang merah di Kota Banjarmasin, salah satunya kosongnya pasokan bawang merah dari daerah setra produksi akibat belum masa panen,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Rakhman, naiknya harga bawang juga disebabkan transportasi yang mengalami kendala di Pulau Jawa.
“Kami berharap, kenaikan harga bawang merah ini dapat segera berlalu, dan harga bawang merah dapat normal kembali,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Belum ditemukan adanya, pasien hepatitis jenis baru atau tidak dikenali, di RSUD Ulin Banjarmasin.
Demikian disampaikan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar.
“Kabar gembira sampai saat ini tidak ada pasien hepatitis tersebut di RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.
Bahkan, lanjut Izzak, WHO pun belum mengetahui jenis virusnya. Namun, yang pasti penyakit tersebut merupakan penyakit hati yang sering disebut Hepatitis.
Untuk jenis Hepatitis yang ada saat ini Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, serta Hepatitis E.
“Untuk Hepatitis jenis baru tersebut memiliki ciri khas gejala yang sama dengan Hepatitis pada umumnya. Seperti, diare atau gangguan pencernaan, disertai mual, muntah, serta demam,” tutur Izzak lebih lanjut.
Oleh karena itu, masyarakat Kalimantan Selatan tidak perlu panik. Namun, cukup mewaspadai serta mengetahui gejala dari penyakit tersebut.
“Apabila ditemukan gejala tersebut, maka hendaknya segera ke rumah sakit atau tempat layanan kesehatan terdekat. Untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kalangan legislatif Banjarmasin mengharapkan, meski dilakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), warga kota ini jangan sampai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.
Harapan itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD kota Banjarmasin Sukrowardhi, kepada wartawan, Senin (9/5), menurutnya dengan adanya kebijakan Pemerintah pusat kembali memutuskan perpanjangan masa PPKM di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang, warga haruslah tetap disiplin prokes.
“Perpanjangan PPKM di luar Jawa Bali mulai berlaku 10 hingga 24 Mei mendatang,” ucapnya
Sukrowardhi mengatakan, ada beberapa yang terpenting menjadi perhatian dalam masa PPKM, yaitu 3M harus dimaksimalkan dalam kehidupan sehari-hari dari tetap membiasakan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.
“Warga haruslah meningkatkan herd imunity dan mengkonsumsi makanan yang bergizi,” pintanya
Lebih lanjut Politisi Golkar DPRD kota Banjarmasin ini menambahkan, dalam menjalani kehidupan dengan suasana pandemi COVID-19 ini, perilaku prokes sebaiknya menjadi budaya, dan tetap melakukan program vaksinasi tahap pertama, kedua dan melanjutkan vaksin ketiga.
“Kita dukung capaian vaksinasi, agar memenuhi target,” tutup Sukro.
Untuk diketahui, Pemerintah Pusat resmi melakukan perpanjangan PPKM, di luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Seperti yang terlihat, saat ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin (BASARNAS) masih menempatkan personil rescuer dan sarana pendukung di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi response time apabila terjadi kejadian emergency. Hal ini dilakukan karena pihaknya masih terus Siaga SAR khusus Angkutan Lebaran 1443 H.
Beberapa Posko Terpadu yang berada di Pelabuhan Bandarmasih, Bandara International Syamsudin Noor Banjarmasin, Obyek Wisata, dan Posko lain tak luput dari perhatian Basarnas Banjarmasin dengan menempatkan personil rescuer yang tergabung dengan tim dari instansi dan organisasi kemanusiaan yang lain untuk memberikan jaminan pelayanan keselamatan mudik lebaran dan wisata tahun ini. Giat ini juga dilaksanakan oleh tim rescue yang berada di Pos Pencarian dan Pertolongan Kotabaru, Unit Siaga SAR Tabalong dan Batulicin.
“Insiden yang terjadi pada pelaksanaan siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran tahun ini, dua kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di laut Tabuneo, hal yang patut kita perhatikan adalah kesadaran masyarakat dalam beraktifitas, terutama yang berkaitan dengan keselamatan berkendara atau keselamatan saat berwisata,” ujar Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad dalam rilisnya yang diterima Abdi Persada FM, Minggu sore (8/5).
Kembali ditenegaskannya, pihaknya mensiagakan beberapa tim di lokasi-lokasi obyek wisata yang padat pengunjung.
“Potensi terjadi insiden itu tetap ada dikarenakan banyaknya pengunjung yang datang dan tidak semua paham atau memperhatikan keselamatan diri sendiri serta anggota keluarganya. Kami dari Basarnas juga berkoodinasi dengan para pengelola tempat wisata, seyogyanya memberikan peringatan atau himbauan tertulis di lokasi wisata mereka masing-masing agar tidak melakukan kegiatan yang mempunyai resiko keselamatan terutama di obyek wisata pantai dan danau. Dalam pelaksanaan siaga SAR Khusus, kami juga menekankan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Serta menjaga kebugaran baik fisik ataupun mental sehingga bisa melaksanakan pelayanan bagi masyarakat secara profesional dan maksimal,” tegas Al Amrad panjang lebar.
Layanan emergency call menurut Al Amrad, juga pihaknya aktifkan untuk memudahkan masyarakat memberikan informasi apabila terjadi keadaan darurat yang membutuhkan pelayanan jasa SAR dari pihaknya. Layanan tersebut bisa diakses melalui nomor 115 (bebas pulsa) dan 08115015115.
“Kami berharap layanan ini juga bisa terus disosialisasikan kepada masyarakat oleh para pengelola tempat wisata dan para petugas yang berada di posko-posko terpadu yang ada saat ini, terang Wasino Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Banjarmasin,” harapnya.
Untuk diketahui, kegiatan siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran tahun 2022 ini direncanakan akan di tutup pada 12 Mei 2022. Tidak hanya Basarnas Banjarmasin yang melaksanakan kegiatan tersebut, namun UPT Basarnas di seluruh Indonesia juga melakukan kegiatan yang sama, hal tersebut dilaksanakan sesuai amanah undang-undang, bahwa Basarnas mempunyai tugas pokok dan fungsi dalam memberikan jasa pelayanan SAR kepada masyarakat, dimanapun, kapanpun dan untuk siapapun dan harus hadir di tengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun. (SAR.BJM-RDM/RH)
BANJARMASIN – Untuk ketersediaan pasokan dan distribusi ikan menjelang perayaan Idul Fitri 1443 H di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, aman dan lancar.
“Pasokan dan distribusi ikan menjelang lebaran Idul Fitri aman serta lancar,” ungkap Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf, kepada Abdi Persada FM, Kamis (28/4).
Nurbani mengatakan, untuk pasokan ikan dari kapal kapal nelayan serta mobil pengangkut ikan ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, sampai saat ini, berjalan lancar.
Hal ini, lanjutnya, terlihat dari jumlah kapal kapal nelayan yang sandar ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin setiap harinya.
“Untuk kapal nelayan yang masuk sebanyak dua sampai 3 kapal setiap malamnya,” ucap Nurbani.
Kapal kapal nelayan tersebut membawa puluhan ton ikan setiap hari ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin ini.
“Pasokan ikan untuk di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin tidak hanya dipasok oleh kapal nelayan saja, tetapi juga dari mobil angkutan pembawa ikan,” ujarnya.
Mobil angkutan ikan tersebut, tuturnya, berasal dari daerah Kotabaru, Tanah Bumbu, serta lainnya.
“Untuk jumlah ikan sendiri yang dibawa kapal nelayan serta motor pengalir ikan sebanyak puluhan ton setiap harinya,” kata Nurbani.
Sedangkan, lanjutnya, untuk harga ikan saat masih stabil. Tidak ada kenaikan yang berarti.
“Untuk harga ikan saat ini masih stabil,” ucap Nurbani. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Terbitnya surat edaran libur dan cuti bersama hari raya Idul Fitri, terhitung mulai 29 April – 8 Mei 2022, warga kota seribu sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama bagi yang mudik.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali, kepada wartawan di ruang kerjanya, pada Kamis (28/4), warga Banjarmasin yang akan pulang ke kampung halamannya, ia mengimbau meningkatkan kewaspadaan dengan cara memastikan rumah yang akan ditinggalkan terkunci, kemudian gas dan listrik dicek dengan benar.
“Dengan adanya kehati-hatian ini untuk mengantisipasi sejak dini bahaya kebakaran dan kemalingan,” ucapnya
Matnor menyarankan, bagi warga yang hendak mudik, segera memberitahukan kepada Ketua RT setempat, sehingga dapat diketahui rumah siapa saja yang kosong, karena ditinggal penghuninya.
“Nanti ketua RT akan berkoordinasi dengan ketua RW, supaya tercipta keamanan dan kenyamanan dilingkungan sekitar,” pintanya
Politisi Golkar DPRD Kota Banjarmasin ini meminta, bagi masyarakat yang pulang kampung, tetap terus disiplin protokol kesehatan, terutama menerapkan 3 M, sehingga saat berkumpul keluarga akan semakin sehat dan bahagia.
“Saat kembali ke banjarmasin, warga yang pulkam tadi tetap sehat, dan kembali beraktifitas, usai menikmati masa libur dan cuti bersama,” tutup Matnor. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Jelang libur cuti bersama lebaran Idul Fitri mendatang, RSUD Ulin Banjarmasin mengingatkan COVID-19 masih ada di Kalimantan Selatan.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar mengatakan, saat ini masih ada dua pasien Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin. Pasien tersebut berusia dewasa dan balita.
“Selama Bulan Ramadhan ini kondisi pasien COVID-19 sudah sangat jauh berkurang,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (27/4).
Tercatat, lanjutnya, saat ini masih ada dua pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin.Dengan kondisi sesak napas, sehingga diperlukan perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.
“Akhir-akhir ini, kasus COVID-19 terus mengalami penurunan. Begitu juga untuk angka kematian hampir tidak ada lagi. Sehingga diharapkan kasus COVID-19 tidak adalagi di Bumi Lambung Mangkurat ini,” jelas Izzak.
Oleh karena itu, warga Kalimantan Selatan dihimbau untuk tetap waspada, terhadap COVID-19 selama libur cuti bersama Idul Fitri.
“Saat ini memasuki minggu terakhir pelaksanaan puasa Ramadhan, setelah itu masyarakat merayakan hari kemenangan Idul Fitri,” ucapnya.
Pada saat merayakan hari raya Idul Fitri tersebut, masyarakat melakukan berkumpul bersama keluarga, mudik, serta lainnya.
“Masyarakat perlu diingat Pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Agar masyarakat dapat terus berhati hati, menerapkan protokol kesehatan COVID-19, memakai masker, menjaga jarak, minum vitamin, berolahraga ringan, serta lainnya,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – UPPD Samsat II Banjarmasin mawancanakan akan menempatkan, mobil Samsat Keliling (Samkel) di Taman Edukasi depan Mall terbesar di Banjarmasin.
Wacana tersebut, disampaikan Kepala UPPD Samsat II Banjarmasin Said Abu Bakar, didampingi Kepala Seksi Pelayanan PKB-BBNKB UPPD Samsat II Banjarmasin, kepada sejumlah wartawan, Selasa (26/4).
“kami memiliki rencana setelah lebaran Idul Fitri mendatang, akan meningkatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.
Ditambahkan Said, dengan menempatkan mobil Samsat Keliling (Samkel), dikawasan Taman Edukasi depan Duta Mall Banjarmasin serta di kawasan Jembatan HKSN dekat makam Sultan Suriansyah.
Tetapi yang utama dalam waktu dekat dikawasan Taman Edukasi depan Duta Mall Banjarmasin tersebut.
“Untuk mewujudkan rencana tersebut, kami telah membicarakan hal itu dengan Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Menurut Said, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyambut baik rencana tersebut. Hal ini, untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Banjarmasin, untuk membayarkan pajak mereka tersebut.
Mengingat, pendapatan dari pajak tersebut untuk pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin.
“Diharapkan dengan adanya Samkel tersebut, maka akan meningkatkan pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Selatan, dari sektor pendapatan pajak kendaraan bermotor,” ucap Said.
Sedangkan, untuk samkel diwilayah Samsat II Banjarmasin sendiri di Kota Banjarmasin saat ini sudah ada dikawasan Masjid Raya Sambilal Muhtadin, kawasan Jalan Sultan Adam depan Universitas Terbuka (UT), serta di PHB Teluk Dalam. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Dalam rangka siaga angkutan lebaran, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin gelar apel siaga SAR khusus lebaran tahun 2022 di lapangan Avignam Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Senin (25 /4).
Pengecekan personil yang turut dalam siaga Lebaran 2022 serta kendaraan yang akan di gunakan di lapangan tak luput dari perhatianKepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad. Hal ini dilakukan untuk mengontrol kesiapan sehingga giat pengamanan siaga angkutan lebaran dapat berjalan dengan baik dan maksimal.
“Mudik tahun ini diperkirakan akan terjadi peningkatan arus penumpang dan mobilitas warga, sehingga perlu di antisipasi. Karenanya Basarnas melaksanakan Siaga Sar Khusus dalam rangka mengantisipasi kondisi darurat kecelakaan transportasi secara profesional,” ujar Al Amrad saat membacakan sambutan dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Ia juga menekankan kepada seluruh petugas siaga SAR Khusus Lebaran 2022 agar tetap semangat, jaga kesehatan dan tunaikan kewajiban dengan penuh tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan dengan baik sesuai dengan visi dan misi.
“Petugas siaga SAR Khusus juga harus selalu menjalin kerja sama yang baik dengan Kementrian Perhubungan, Korlantas Polri, BMKG, Pemda, Pengelola Jalan Tol, RS Rujukan serta instansi lain, untuk mewujudkan pelayanan SAR yang optimal terhadap pemudik,” tutur Al Amrad.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin mensiagakan 85 personel pada pelaksanaan siaga SAR khusus Lebaran (Idul Fitri) 1443 Hijriah tahun 2022 ini, yang tersebar di wilayah Kalimantan Selatan yaitu di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Pos SAR Kotabaru, Unit Siaga SAR Tabalong dan Unit Siaga SAR Batulicin.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin juga mensiagakan sarana dan prasarana dan peralatan SAR yang ada, diantaranya Kapal KN SAR Laksmana berukuran 40 meter, Rescue Boat (RB 207) berukuran 36 meter, Rescue Boat (RB 306) berukuran 28 meter, Rigit Iflatable boat, Rubber Boat, Rescue truck, Truk personel, serta peralatan SAR pendukung lainnya.
Siaga SAR khusus Lebaran 2022, disampaiknnya, akan dilaksanakan selama 21 hari, yakni 22 April – 12 Mei 2022 dan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 28 April serta 7 – 8 Mei 2022.
“Dengan kemampuan yang ada, kami akan terus berusaha bekerja secara maksimal dalam memberikan layanan jasa SAR bagi masyarakat, agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di setiap waktu dan tempat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini pula, pihaknya menghimbau kepada mayarakat yang akan melaksanakan perjalanan dan aktifitas lainnya, untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan diri terhadap kemungkinan-kemungkinan yang ada, melihat beberapa waktu ini kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Selatan cenderung tidak menentu.
“Karena keselamatan bukanlah sesuatu hal yang kebetulan,” tutup Al Amrad. (SAR.BJM/RDM/RH)