Paman Yani Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan Pada Siswa SMA Terisolir di Kotabaru

KOTABARU – Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Soswasbang) terus digalakkan. Salah satunya yang dilakukan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, kepada peserta didik SMA Negeri 1 Pamukan Selatan Kotabaru.

Peserta didik sangat antusias mengikuti kegiatan Soswasbang yang digelar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel M Yani Helmi

Setelah menyambangi SMA Negeri 1 Sampanahan Kotabaru. Secara linear, kali ini ia bersama rombongan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel kembali menyiarkan gerakan yang sama melalui sosialisasi dibalut edukasi supaya kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mampu terjaga baik dan tidak mudah luntur.

“Betapa besarnya negeri ini dan di luar sana sudah ada negara yang tentu telah berkembang pesat baik pendidikan dan ilmu pengetahuannya. Maka dari itu, kami mendorong agar generasi muda melalui Soswasbang ini mampu menjadi penerus dan setara dengan negara tersebut,” ujarnya kepada awak media, Senin (31/10).

Secara garis besar, materi yang disampaikan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalsel masih seputar tentang penegakan kesadaran supaya tidak mudah terhasut aksi kejam terorisme dan berbagai macam tantangan yang dapat membuat hancur bagi NKRI sendiri.

“Tentunya hadirnya kami di sini mengharapkan selain dapat menumbuhkan sikap cinta tanah air dan bela negara. Peserta didik yang mengikuti kegiatan ini saya yakin mereka dapat menjadi putra/putri terbaik di banua,” harapnya.

Legislatif Daerah pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu biasa disapa Paman Yani itu juga menyuarakan dan sekaligus memberikan nasehat untuk tidak mudah percaya atas informasi yang belum tentu kebenarannya alias hoax.

“Tadi, kami juga memberikan motivasi untuk peserta didik di sini agar bermanfaat bagi negara. Selain itu, banyak sekali hal positif yang kami dorong termasuk bijak menggunakan sosial media. Apabila dapat menyaring dengan baik, jelas, mereka adalah generasi muda yang cerdas,” tutur legislatif dari fraksi Partai Golkar.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Pamukan Selatan, Suyoto, memberikan apresiasi atas kesediaan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, untuk membagikan pengalaman serta ilmunya tentang bagaimana cara menghargai dan menjaga keharmonisan antar sesama.

“Saya selaku kepala sekolah di sini mengucapkan terima kasih atas materi dan kesediaannya menjadi narasumber. Semoga pula dengan adanya ini prestasi pun juga mampu diraih. Bahkan, pemberian wawasan kebangsaan saat ini penting ditanamkan ke peserta didik,” bebernya.

Begitu pula, sambung dia, kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang saat ini masih tetap dipijak. Bahkan, menjadi keharusan generasi muda untuk tetap mempertahankan hal tersebut sebagai penerus bangsa kedepan.

“Mereka yang mengikuti ini dapat mengharumkan nama baik daerah ini, tentu secara lokalnya atau pun nasional,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

LPPL Abdi Persada FM Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444H

BANJARBARU – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, di Kantor LPPL Abdi Persada FM, Banjarbaru, Sabtu (29/10) pagi.

“Ini adalah bukti cinta kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW,” ucap Direktur LPPL Abdi Persada FM , Ibnu Min Haji.

Selain dihadiri seluruh karyawan LPPL Abdi Persada FM, kegiatan juga mengundang para pendengar setia “Insan Persada”.

“Terimakasih untuk Insan Persada yang hadir pada kegiatan ini. Saya harap kegiatan ini dapat lebih meningkatkan tali silaturahmi karyawan LPPL Abdi Persada FM dengan pendengar setia,” harapnya.

Ibnu juga berharap dengan wujud kecintaan kepada Nabi Besar Umat Islam lewat kegiatan ini, dapat memberikan berkah baik di dunia maupun di akhirat kelak.

“Semoga melalui kegiatan ini kita dapat mendapat syafaat dari beliau (Nabi Muhammad SAW) di akhirat nanti,” tutupnya.

Sementara itu, Ustadz Muhammad Rusdi dalam tausyiahnya pada kegiatan ini menyebut, sebagai umat muslim, kita harus bersyukur menjadi umat Rasulullah dibanding umat Nabi lainnya. Sebab amal ibadah yang dilakukan oleh umat Nabi Muhammad SAW, diberikan ganjaran pahala yang berlipat ganda dibanding umat Nabi lainnya.

“Contohnya saja ketika memasuki Bulan Ramadhan, ada malam Lailatul Qadar atau seribu bulan. Yang mana ketika kita mengerjakan ibadah pada malam itu. Kita diganjar ibadah pahala yang setara dengan seribu bulan atau kurang lebih 83 tahun,” ujarnya.

Wujud kecintaan, menurutnya tidak hanya ditunjukkan dengan merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW saja. Tetapi juga harus mengenali dan menteladani sifat yang dimiliki Rasulullah.

“Perbanyak juga melaksanakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Diantaranya Sholat berjamaah di masjid atau musholla,” bebernya. (SYA/RDM/RH)

Dit Intelkam Polda Kalsel Bersama Ma’had Almanshuroh Gelar Kajian Islam Ilmiah

BANJARMASIN – Paham radikalisme dan terorisme masih menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara, lembaga pendidikan keagamaan juga tidak luput dari dinamika ini. Oleh karena itu, Polda Kalsel melalui Dit Intelkam dan Ma’had Almanshuroh Banjarbaru menggelar kajian islam ilmian bersama Ustad Ahmad Khodim pengasuh Ponpes Asunah dari Batu Malang, Kamis (27/10).

Kegiatan kajian islam ilmiah tersebut mengusung tema, Mewujudkan Ketaatan Kepada Pemerintah Dan Mewaspadai Gerakan Radikalisme.

Dalam ceramah/kajian disampaikan oleh Ustad Ahmad Khodim, Islam mengecam seluruh perbuatan kemungkaran yang membuat seluruh tatanan di lingkungan masyarakat menjadi tidak kondusif baik dari segi keamanan ketertiban maupun dalam setiap aspek kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

“Dalam prinsip islam wajib hukumnya untuk taat kepada pemerintah,” ucapnya.

Menurutnya, berbagai macam peristiwa meliputi kekacauan, kerusuhan, premanisme, radikalisme, terorisme dan berbagai macam bentuk huru hara yang terjadi di sebabkan karena tidak taat nya kepada pemerintah, dan islam mengecam segala bentuk hal tersebut.

Kajian Islami tangkal radikalisme ditengah masyarakat

Dan jika ada seorang muslim yang tidak taat kepada pemerintah dan melakukan berbagai tindakan tersebut maka dia bukan seorang golongan ahlusunnah.

“Kita harus mendukung pemerintah dalam mencegah gerakan radikalisme dan Terorisme dengan cara, mempelajari ilmu yang Haq bersumber dari Al-Qur’an dan as sunah,” tuturnya lebih lanjut.

Dan, tambahnya, dari sumber yang benar, menghindari pergaulan yang dapat merusak akidah, mengarah kepada intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Kajian ilmiah tersebut, dihadiri oleh seluruh pengurus Ma’had Almanshuroh, para Jemaah dan warga masyarakat sekitar 350 orang turut hadir dalam acara yang digelar di Masjid Masjid Al – Mabrur di Jl Kawamara 2 No 3 RT 04 RW 02 Komplek Adhi Upaya Landasan Ulin Banjarbaru Timur Kota Banjarbaru. (POLDA-KALSEL/SRI/RDM/RH)

Rachmah Dorong Penguatan LKS di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rachmah Norlias mendorong penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang ada di Provinsi Kalsel, khususnya di kota Banjarmasin. Mengingat, keberadaan LKS untuk membantu pemerintah dalam upaya penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Karena itu, kami melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. Hal ini sebagai upaya untuk menyamakan pemahaman dan pengetahuan LKS dalam melayani masyarakat yang membutuhkan,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/10).

Rachmah menilai perhatian dari pemerintah baik di tingkat provinsi kabupaten kota di Kalsel, dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial sudah cukup baik. Namun ia berharap hal tersebut lebih ditingkatkan lagi ke depannya.

“Untuk di kota Banjarmasin, ada bantuan rantangan bagi lansia dan untuk provinsi ada bantuan sembako. Diharapkan ini bisa lebih meningkatkan lagi,” tambahnya.

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi Perda yang menghadirkan narasumber yaitu Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana ini diikuti pengurus Yayasan Uma Kandung dan beberapa LKS yang ada di kota Banjarmasin. (NRH/RDM/RH)

Jelang HUT ke 71 Humas Polri, Polda Kalsel Gelar Baksos dan Bakkes

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 71 Humas Polri Tahun 2022.

Kegiatan yang diisi dengan donor darah serta pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada insan media, anggota bidang Humas Polda Kalsel tersebut dilaksanakan di aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Jum’at (28/10).

Kapolda Kalsel, Brigjen Polisi Andi Rian R Djajadi mengharapkan melalui kegiatan ini dapat terjalin kerjasama dan kolaborasi yang baik antara Polda Kalsel dan media yang ada di Kalsel. Mengingat media memiliki posisi strategis dalam mencerdaskan masyarakat.

“Kerjasama ini diperlukan agar informasi-informasi yang perlu disampaikan ke publik supaya bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” katanya.

Untuk diketahui, kegiatan baksos dan bakkes Polda Kalsel berlangsung lancar, tertib serta penuh rasa kekeluargaan. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bingkisan secara simbolis dari Kapolda Kalsel kepada perwakilan insan media serta sesi foto bersama. (NRH/RDM/RH)

Maksimalkan Nilai IKM 2022, Dinas PMPTSP Kalsel Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Segala Aspek

BANJARBARU – Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Selatan (PMPTSP Kalsel) pada semester I tahun 2022 mencapai 88,75. Nilai tersebut menurun dibanding semester yang sama di tahun 2021 yakni 89,25.

Meski hanya selisih 0,5 poin, jumlah tersebut dirasa begitu tinggi. Terbukti, demi melakukan perbaikan terhadap nilai IKM tahun 2022, Dinas PMPTSP Kalsel mengundang pelaku usaha dan unsur lapisan masyarakat lainnya dalam Forum Konsultasi Publik (FKP), di Aula Dinas PMPTSP Kalsel, Banjarbaru, pada Rabu (26/10) lalu, untuk mendengar langsung berbagai keluhan dan masukan mereka.

“Kita ingin mereka (undangan) untuk memberikan masukan-masukan konstruktif guna perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan kami,” ucap Plt Kepala Dinas PMPTPS, Hanifah Dwi Nirwana baru-baru tadi.

Dalam hasil pertemuan tersebut, Hanifah mengaku pihaknya sudah mendapatkan beberapa catatan yang akan dan sedang ditindaklanjuti oleh Dinas PMPTSP Kalsel serta sektor institusi lainnya.

Salah satunya yakni melakukan sosialisasi dan internalisasi yang lebih masif terkait penerapan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

“Tentu ini kita akan bekerja bersama teman-teman PMTSP serta teman-teman yang berkontribusi dalam pelayanan perijinan di Kabupaten Kota ataupun di sektoral,” ungkapnya.

Selain itu, Hanifah mengaku pihaknya juga akan lebih meningkatkan kualitas fasilitas sarana prasarana, serta meningkatkan kompetensi SDM dalam memberikan pelayanan melalui program pendidikan dan pelatihan.

“Jadi nanti kita berikan pelatihan kepada teman-teman di front office tentan bagaimana attitude dalam menerima tamu, bagaimana integritas mereka. Meskipun mereka sudah pernah mendapatkan pelatihan tersebut, tetapi masih harus kita refresh kembali,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Cabor Silat Kalsel Berhasil Loloskan Atlet Putra Kelas B ke Babak Selanjutnya

BANJARMASIN – Pertandingan pada Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Zona III di Provinsi Kalimantan Selatan, mulai mempertandingkan cabang olahraga, seperti silat.

Pelatih Utama Pecak Silat Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan Muhrani mengatakan, cabang olahraga pecak silat memulai pertandingan di hari pertama dengan mempertandingkan kelas A, B, C, serta D, untuk putra dan putri, di Gedung Chandra Banjarmasin.

Pelatih Utama Pecak Silat Muhrani dan Atlet Rezky

“Pada hari pertama pertandingan atlet pecak silat Kalimantan Selatan Rezky Alfi Sahri yang berlaga pada kelas B putra, berhasil menang telak dengan score 5 – 0 untuk kemenangan Kalimantan Selatan,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Jumat (28/10).

Muhrani mengatakan, pada Pra Popnas Zona III di Provinsi Kalimantan Selatan ini, pihaknya menargetkan dapat meloloskan sebanyak banyaknya atlet untuk dapat berlaga selanjutnya di Popnas Tahun 2023 di Bangka Belitung mendatang.

“Pada Pra Popnas Zona III ini, kami menargetkan dapat meloloskan sebanyak banyaknya atlet silat,” ujarnya.

Menurut Muhrani, pada Pra Popnas Zona III ini, untuk lawan terberat dari Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Jawa Tengah dan Bali. Mengingat, kedua daerah tersebut sering menggelar kejuaraan di daerah mereka.

“Pada Pra Popnas Zona III ini, atlet pecak silat Provinsi Kalimantan Selatan dapat memberikan prestasi terbaik mereka,” ucapnya.

Sementara itu atlet pecak silat Rezky mengatakan, ia bersyukur telah berhasil lolos pada babak selanjutnya. Setelah berhasil mengalahkan atlet dari Bali.

“Tidak sia sia latihan selama ini, sehingga dapat maju pada babak selanjutnya,” ungkap Rezky.

Rezky mengatakan, ia siap menghadapi lawan selanjutnya, dan meminta doa dan dukungan dari masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan agar dapat membawa keberhasilan di Pra Popnas Zona III ini.

“Kami meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kalsel, agar dapat berhasil pada pertandingan,” ucap Rezky.

Pada waktu yang sama cabor Tenis juga melaksanakan pertandingan, di Lapangan Tenis Dharma Praja Banjarmasin.

Panitia Cabang Olahraga Tenis Pra Popnas Kalsel Muhammad Rizani mengatakan, pada hari pertama pertandingan tenis ini, diikuti oleh tiga regu tim putra dari Kalsel, Kalteng, Yogyakarta, serta beregu putri dari Kalsel serta Bali. Untuk pertandingan cabang olahraga tenis Pra Popnas Zona III di Provinsi Kalimantan Selatan ini, digelar dari tanggal 28 sampai 1 November 2022.

Serta cabor Sepak Takraw Pra Popnas Zona III di Kalsel, memulai pertandingan di Gedung Voli SKB Mulawarman. Pada hari pertama ini mempertandingkan, Pool A dan B, yang diikuti oleh Banten, Jateng, Bali, Kalsel, serta Kalteng. (SRI/RDM/RH)

Hari Sumpah Pemuda, Pemprov Serahkan Bantuan Kepada Puluhan Pemuda Pelopor se-Kalsel

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 94, di Halaman Sekretariat Daerah Kalsel, Banjarbaru, Jumat (28/10) pagi.

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudun Amali.

Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 94 di Halaman Sekda Kalsel, Banjarbaru

Dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa”, peringatan Hari Sumpah Pemuda di tahun ini memberikan pesan mendalam bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan untuk membangun ketangguhan. Dimana dengan ketangguhan dan persatuan tentunya akan menjadi kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi bangsa Indonesia.

“Inilah yang menjadi tekad kita untuk meneruskan perjuangan kemerdekaan mewujudkan cita-cita pada saat ini dan sepanjang masa. Semangat untuk selalu bersungguh-sungguh membangun Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur secara dinamis sesuai konteks lingkungan strategis yang selalu berubah,” ujar Sahbirin Noor saat membacakan sambutan Menpora.

Menurutnya, pemuda adalah tokoh-tokoh yang akan berperan pada masa yang akan datang. Sehingga upaya pemberdayaan dan pengembangan pemuda menjadi kreatif, inovatif, kolaboratif dan mandiri serta berkarakter mulia perlu dikembangkan, agar pemuda dapat menghadapi situasi yang tidak menguntungkan dan mampu mencapai prestasi tinggi.

“Di peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 94 ini sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kita bersama membangun bangsa,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Pemprov Kalsel juga menyerahkan bantuan kepada pemuda berperstasi serta pemuda yang menjadi wirausaha.

Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah provinsi terhadap kiprah pemuda yang memiliki kreatifitas dan inovasi untuk kemajuan banua.

“Kita berikan bantuan kepada mereka dan ini adalah bukti nyata dari kiprah pemuda untuk menghasilkan pemuda yang kreatif, inovatif dan pemuda bermoral,” ucapnya.

Untuk diketahui, penghargaan dan bantuan diberikan kepada 58 Kelompok Usaha Pemuda Produktif, 13 orang Pemuda Produktif, serta 6 Pasangan Inspiratif se-Kalsel.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (tengah) saat menyerahkan bantuan kepada KUPP disabilitas.

“Di hari peringatan ini kita sama-sama berharap pemuda dan seluruh lapisan masyarakat lainnya dapat semakin berkembang, bersaing menghadapi tantangan jaman yang cukup berat saat ini,” harapnya.(SYA/RDM/RH)

BPKP Kalsel Lakukan Analisis dan Evaluasi Kasus Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kabupaten Banjar

BANJARBARU – Audit Investigatif terkait atas Dugaan Penyimpangan Dana Perjalanan Dinas Luar Daerah Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Banjar Periode Tahun 2020 dan 2021, memasuki proses analisis dan evaluasi oleh Tim Audit Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan.

Audit Investigatif ini dilakukan untuk menindaklanjuti atas dugaan pelanggaran atas Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional yang mengatur satuan biaya honorarium, satuan biaya perjalanan dinas dalam negeri, satuan biaya rapat/pertemuan di dalam dan di luar kantor, satuan biaya pengadaan kendaraan, dan satuan biaya pemeliharaan.

Diduga, dalam pertanggungjawaban biaya perjalanan dinas yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Banjar dimanipulasi sehingga tidak sesuai dengan tarif yang telah diatur oleh pemerintah.

Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Rudy M Harahap menyampaikan bahwa Tim Audit BPKP Kalsel telah melaksanakan tahapan prosedur perencanaan berupa ekspos dengan Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar dan proses telaah resume dugaan penyimpangan yang diperoleh dari tim Penyidik.

“Tim kami juga terus berkoordinasi dan meminta dokumen tambahan yang masih diperlukan melalui tim Penyidik ataupun secara langsung ke Sekretariat DPRD. Hal lain seperti permintaan wawancara, konfirmasi dan klarifikasi atas data yang diperoleh kepada pihak terkait, terus tim lakukan,” tambahnya.

Tim Audit BPKP juga sudah mulai melakukan Audit Investigatif pada 3 Oktober 2022 atas permintaan Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar dan sekarang sedang dalam proses analisis dan evaluasi. Apabila nantinya terbukti ditemukan adanya manipulasi dokumen, menaikkan dari harga sebenarnya (mark up), dan/atau perjalanan dinas rangkap (dua kali atau lebih) yang menyebabkan kerugian keuangan negara, akan segera kami sampaikan kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar.

Ditambahkan Rudy, bahwa Pimpinan dan anggota DPRD merupakan bagian dari pejabat daerah bersama dengan gubernur/bupati/walikota dan perangkat daerah lainnya, sehingga dalam melakukan perjalanan dinas harus merencanakan kegiatan yang dapat dibiayai perjalanan dinasnya.

“Perjalanan dinas tidak dapat dilaksanakan tanpa tujuan yang jelas dan harus mempertimbangkan ketersediaan anggaran serta wajib mempertanggungjawabkan sebesar biaya riil perjalanan dinas, bukan sebesar pagu yang tersedia,” imbuh Rudy.

Menurutnya, komponen biaya perjalanan dinas untuk pimpinan dan anggota DPRD diatur sama dengan pejabat negara dan pejabat daerah lainnya dengan uang representative serta sesuai biaya riil (at cost) untuk transportasi dan penginapan dengan didukung bukti-bukti yang benar. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Andi Rian Silaturahmi Perdana Dengan Gubernur Kalsel

BANJARMASIN – Sepekan setelah dilantik Kapolri menjadi Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi bersilaturahmi dengan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Kamis (27/10) pagi.

Suasana saat silaturahmi Kapolda dengan Gubernur Kalsel

Didampingi Irwasda, Dir Intelkam, Dir Reskrimsus dan Kabid Propam Polda Kalsel, kunjungan ini merupakan kunjungan perdana Brigjen Pol Andi Rian setelah menjabat sebagai Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Andi Rian menyampaikan, bahwa kehadirannya untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas Polda Kalsel dan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam mendukung program pemerintah serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah setempat.

“Dalam meningkatkan kerjasama perlunya menjalin hubungan komunikasi dan kerja sama yang baik dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga ekonomi tetap tumbuh dan keamanan di wilayah ini pun tetap kondusif,” jelas Brigjen Pol Andi Rian.

Dengan pertemuan ini, pihaknya berharap bisa mendapat informasi – informasi untuk membantu mendorong pembangunan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Pertemuan ini juga sebagai ajang nostalgia dimasa saat bertugas di Kabupaten Kotabaru beberapa puluh tahun lalu. Kedepannya kerjasama ini terus dilakukan dan ditingkatkan,” harapnya.

Sementara itu Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, menyambut baik dan menyampaikan harapannya dan mohon dukungan dari Kapolda Kalsel Brigjen Pol Andi Rian guna bersama-sama menuntaskan permasalahan – permasalahan yang ada di wilayah Kalimantan Selatan. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version