10 Penyakit KLB Dibahas Pansus Raperda Penanganan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular

BANJARMASIN – Sebanyak 10 penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB), dibahas Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanganan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular DPRD Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan Ketua Pansus Raperda Penanganan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, DPRD Banjarmasin Mudah, pada Rabu (19/10) mengatakan, dalam rapat perdana ini, untuk judul terlebih dahulu dibahas yaitu persamaan persepsi, kemudian pemetaan sepuluh penyakit di kota seribu sungai yang berpotensi dikhawatirkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Ketua Pansus Raperda Penanganan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, DPRD Banjarmasin, Mudah

“Kita buat aturan ini hampir dua tahun telah terjadi penularan COVID-19, maka menjadi pelajaran bersama, agar siap menghadapi bencana penyakit menular,” ucapnya

Disampaikan Mudah, dari sepuluh penyakit yang dinilai wabah atau bisa menyebabkan KLB diantaranya Malaria, Diare Akut, Demam Berdarah Dengu, flu dan COVID-19, apalagi tatanan geografis di Banjarmasin lebih banyak rawa, sehingga mudah muncul penyakit tersebut.

“Sebelumnya kita dulu memiliki Perda nomor 5 tahun 2017 tentang sistem kesehatan, namun tidak mengatur secara khusus, terkait wabah penyakit menular untuk penanganan dan pengendalian, sehingga ini terobosan baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Bandiyah, menyampaikan, kehadiran Raperda ini bertujuan sebagai pedoman untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat wabah penyakit menular, karena sudah menjadi kewajiban Pemerintah Daerah melindungi masyarakat.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Banjarmasin, Bandiyah

“Ini baru tahap awal pembahasan, kita perlu pendapat dan saran untuk kesempurnaan Raperda ini setelah menjadi Perda,” tutupnya.

Untuk diketahui, pembahasan Rapat Pansus tentang Raperda Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua Pansus Mudah, bersama anggota Gusti Yuli Rahman, Arufah Arif, Mathari dan Sukrowardhi. Dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bandiyah, Kabag Hukum Jefri Fransyah, serta Kabid Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Daerah Banjarmasin, Marzuki. (NHF/RDM/RH)

Hasil MTQ Nasional XXIX di Kalsel Diharapkan Dapat Kembali Bersaing di Tingkat Internasional

BANJARBARU – Pergelaran MTQ Nasional ke-29 di Kalimantan Selatan yang diselenggarakan sejak 12 -18 Oktober 2022 berjalan dengan lancar, baik secara teknis maupun non-teknis. Bahkan, MTQ Nasional ini dibuka langsung oleh wakil presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin yang dilanjutkan dengan memperlombakan 12 cabang yang semua nya terlaksana dengan baik.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI Kamaruddin Amin, belum lama tadi.

Kamaruddin amin menyampaikan, pergelaran MTQ Nasional ke – 29 di Kalimantan Selatan dapat berjalan sesuai dengan agenda yang telah disiapkan. Hal ini merupakan kerjasama yang baik antara Pemerintah Pusat, Provinsi, serta Kabupaten/Kota. Sehingga besar harapan, para khafilah yang telah berlomba pada ajang MTQ Nasional dapat kembali menjadi perwakilan Indonesia pada ajang MTQ Tingkat Internasional.

“Event MTQ ini diharapkan dapat menghasilkan Khafilah yang dapat berlaga pada ajang MTQ Internasional kedepannya. Sehingga Indonesia dapat kembali mengirim perwakilannya, untuk event MTQ Internasional tingkat dunia, ” ungkap Kamaruddin.

Ia menambahkan, para khafilah di Indonesia, dikenal oleh negara lain dengan capaian nya yang selalu menjadi juara pada ajang MTQ tingkat Internasional, sehingga besar harapan, MTQ Nasional ke 29 menjadi ajang untuk memilih perwakilan para Khafilah, yang akan berlomba pada ajang tingkat Internasional.

“Insya Allah mereka memiliki akhlakul karimah serta wawasan keislaman dan kebangsaan yang baik, sehingga layak menjadi duta Indonesia dalam event MTQ internasional di luar negeri, ” tutup Kamaruddin. (MRF/RDM/RH)

Berobat di RSUD Ulin Banjarmasin, Pasien Bisa Daftar Lewat Online

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, sejak dua bulan lalu, telah membuka layanan pendaftaran pasien secara online.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar mengatakan, pihaknya saat ini telah membuka layanan pendaftaran pasien secara online.

“Pendaftaran pasien secara online tersebut telah dibuka sejak dua bulan lalu,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Menurut Izzak, dengan adanya pendaftaran online ini, maka masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke RSUD Ulin Banjarmasin, untuk mengambil nomor antrian di rumah sakit, cukup mendaftar secara online.

Dengan adanya pendaftaran secara online ini, maka akan berdampak positif terhadap pelayanan terutama, untuk mengurangi calo di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Izzak juga mengungkapkan, bahwa RSUD Ulin Banjarmasin setiap hari melayani 1.000 pasien lebih, untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Untuk jumlah kunjungan pasien di RSUD Ulin Banjarmasin setiap hari sebanyak seribu pasien lebih,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Izzak, pihaknya berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien pasien tersebut.

Menurut Izzak, pihaknya juga menerima keluhan keluhan dari para pasien, serta berusaha untuk memberikan solusi terhadap keluhan yang disampaikan oleh pasien.

“RSUD Ulin Banjarmasin berusaha untuk menekan seminim mungkin, adanya keluhan dari pasien terhadap pelayanan yang diberikan,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

Jatim Raih Juara Umum Gubernur Kalsel : MTQ Nasional XXIX di Banua, Sejarah Untuk Jatim

BANJARBARU – Provinsi Jawa Timur (Jatim) berhasil meraih juara umum pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Foto bersama penyerahan piala juara umum MTQ Nasional XXIX yang diraih Provinsi Jawa Timur

Kepastian kemenangan Kafilah Jatim, disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Hakim, Said Agil Al Munawar pada penutupan MTQ Nasional XXIX di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Selasa (18/10) malam.

Sementara penyerahan piala dilaksanakan sehari usai penutupan, tepatnya di Ruang H. Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Rabu (19/10), oleh Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar mengucapkan selamat dan sukses kepada Jatim yang kembali berhasil menjadi juara umum pada gelaran MTQ Nasional setelah hampir 4 dekade.

“Dengan keberhasilan kafilah Jatim sebagai juara umum, menegaskan bahwa MTQ Nasional di tahun ini merupakan sejarah dan kebanggaan (bagi Jatim), karena setelah penantian selama 37 tahun Jatim kembali menjadi juara umum,” ucapnya.

Dengan penyelenggaraan MTQ ini, diharapkan generasi Qur’ani dapat terus lahir silih berganti sebagai penerus bangsa di masa yang akan datang.

“Semoga kedepan kita dapat memperbaiki segala kekurangan, sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa, banua, dan negara tercinta kita,” tuturnya.

Meski merasa kecewa penyerahan piala dilakukan secara terpisah, namun Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Jatim, Gatot Soebroto mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh peserta Jatim.

Bagaimana tidak, dari 54 peserta Jatim yang dikirim untuk mengikuti MTQ Nasional XXIX di Kalsel, hanya 8 peserta yang tidak meraih juara.

“Yang pasti dari seluruh rangkaian kegiatan ini kita bersyukur diberikan anak-anak dan peserta terbaik, sehingga memberikan hasil terbaik untuk MTQ kali ini,” ucapnya.

Dengan torehan 14 medali emas, 4 medali perak dan 5 medali perunggu, Jatim berhasil mengungguli DKI Jakarta yang mengumpulkan 8 emas, 7 perak dan 7 perunggu. Sementara selaku tuan rumah, Kalsel hanya mampu menempati juara ketiga dengan 8 emas, 6 perak dan 4 perunggu.

Kemenangan Jatim pada MTQ tahun ini merupakan kali ketiganya diajang MTQ Nasional, setelah sebelumnya berhasil meraih juara umum pada tahun 1974 dan 1985. Kemenangan ini sekaligus menjadi kado Hari Jadi Jatim ke 77 pada 12 Oktober lalu. (SYA/RDM/RH)

Risdianto Haleng HB Resmi Dilantik Sebagai Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Risdianto Haleng HB secara resmi dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pelantikan PAW Anggota DPRD Kalsel, Risdianto Haleng HB dalam rapat paripurna DPRD Kalsel di Banjarmasin

Pelantikan itu dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kalsel yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin, Rabu (19/10).

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 161.63-5826 tahun 2022 tanggal 14 Oktober 2022.

Pengucapan sumpah janji tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, dan disaksikan Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kalsel, Nurul Fajar Desira, anggota DPRD Kalsel, pejabat SKPD lingkup Pemprov dan Forkopimda.

PAW Anggota DPRD Kalsel, Risdianto Haleng HB mengatakan dirinya akan lebih memfokuskan permasalahan di bidang pendidikan dan kesehatan, khususnya di Tanah Bumbu dan Kotabaru yang merupakan daerah pemilihannya.

“Permasalahan di Tanah Bumbu yang bisa diangkat nanti, tentu dari pendidikan sesuai dengan posisi kami sebagai anggota DPRD Kalsel di Komisi IV lebih kepada pendidikan dan kesehatan,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Yani Helmi Laksanakan Sosper Pajak Daerah di Desa Sesulung Kotabaru Perbatasan Kaltim

KOTABARU Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengunjungi Desa Sesulung, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, yang merupakan wilayah terujung Provinsi Kalimantan Selatan.

Yani Helmi saat menyampaikan isi dalam perda Nomor 05 Tahun 2011 tentang pajak daerah provinsi Kalsel

Tujuan kedatangannya tersebut untuk mensosialisasikan peraturan perundang-perundangan (Sosper) Nomor 05 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Kalsel.

“Informasi ini tidak hanya diterima oleh masyarakat di perkotaan saja. Tetapi, daerah pelosok juga harus kita perhatikan. Meski jauh namun apabila dijalani pasti akan sampai juga dan perlu diketahui Desa Sesulung sangat dekat dengan Kaltim bahkan mereka mempunyai hak untuk mendapat sosialisasi yang sama seperti di perkotaan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (19/10).

Penyelenggaraan Sosper Pajak Daerah ini juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan Kepala Desa Sesulung

Meski harus menempuh jarak berjam-jam melalui jalur darat dan laut dengan total kurang lebih 700 KM dari Banjarmasin, Yani Helmi berharap, sosialisasi tersebut dapat memberikan pemahaman terhadap mereka terkait pajak daerah sebagai sumbangsih untuk pembangunan.

“Nah, itulah yang menjadi hak dasar bagi mereka untuk bisa mendapatkan informasi sepanjang silaturahmi juga berjalan,” imbuhnya.

Selain itu, legislatif membidangi ekonomi dan keuangan ini juga turut mensosialisasikan program diskon penghapusan denda pajak kendaraan bermotor yang berlaku untuk seluruh jenis baik roda dua, tiga atau pun empat.

“Dengan adanya program diskon penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) ini tentu dapat memulihkan ekonomi rakyat,” papar Paman Yani (sapaan akrab) asal Daerah Pemilihan VI Kotabaru dan Tanah Bumbu itu.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Kotabaru, Muhammad Fahmi Arif, menyampaikan terkait program relaksasi penghapusan denda pajak kendaraan bermotor yang sampai saat ini masih berjalan hingga 24 Desember 2022 dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ini adalah momen yang tepat untuk melakukan pembayaran pajak roda dua, tiga dan empat karena Bakeuda Kalsel melalui UPPD Kotabaru sedang menerapkan program relaksasi penghapusan pajak 10 persen, 7,5 persen dan 5 persen apabila menunggak maka dibebaskan,” bebernya.

Ia menjabarkan, dari diskon pembebasan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) ini tentu disesuaikan atas keterlambatan dalam mengurus perpanjangan STNK tahunan.

“Pertama, 30 hari saat jatuh tempo diskonnya sebesar 5 persen. Untuk 31-60 hari itu sekitar 7,5 persen. Terakhir, 61-90 hari sebesar 10 persen,” beber Kepala UPPD Kotabaru, Fahmi.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Sesulung Badrun, sangat berterima kasih atas informasi yang diberikan. Mengingat, mereka sama sekali belum mengetahui keberadaan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor.

“Jujur, kalau tidak diinformasikan tentu sampai saat ini kami belum mengetahui adanya program penghapusan denda pajak kendaraan. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas sosialisasinya baik dari Paman Yani maupun Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalsel,” ucapnya.

Desa yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Timur itu juga turut memberikan apresiasi atas disahkannya perda pajak daerah yang dikeluarkan oleh DPRD di tingkat Provinsi Kalsel.

“Ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya warga di Desa Sesulung,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Brigjen Pol Andi Rian Resmi Pimpin Polda Kalsel

BANJARMASIN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) 9 Kapolda di Gedung Rupatama Mabes Polri, pada Selasa (18/10). Mereka yang dilantik, salah satunya yaitu Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Mochamad Rifai di Banjarmasin.

“Iya sertijab Kapolda Kalimantan Selatan dilaksanakan pada Selasa (18/10) pukul 11.00 WIB di Mabes Polri,” ujar Kabid Humas.

Sebagaimana diketahui, jabatan Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) berganti. Pejabat sebelumnya, Irjen Pol Rikwanto dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri. Posisinya digantikan Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Kapolda Kalsel yang baru (kiri) berfoto bersama Kapolda yang digantikan

Dari Surat Telegram yang diterbitkan, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri.

Surat Telegram itu bernomor ST:2223/X/KEP/2022 Tanggal 14 Oktober 2022, yang ditandatangani AS SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada atas nama Kapolri.

Bagi Brigjen Pol Andi Rian, Kalimantan Selatan bukanlah daerah yang baru. Karena dulunya, pria kelahiran Makassar, 14 Oktober 1968 silam ini, pernah berdinas di Polres Kotabaru Polda Kalsel.

Sementara itu, Irjen Pol Rikwanto, diketahui telah menjabat sebagai Kapolda Kalsel sekitar kurang lebih 1 tahun 11 bulan.

Banyak pencapaian dan keberhasilan yang diukir Irjen Pol Rikwanto selama menjabat sebagai Kapolda Kalsel. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Raih Penghargaan Pemrakarsa Rekor MTQN XXIX Tahun 2022

BANJAR – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX Tahun 2022 yang telah ditutup Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi pada Selasa malam (18/10) berjalan sukses dan lancar.

Kali kedua sebagai penyelenggaran MTQ Nasional setelah sebelumnya tahun 1970, pelaksanaan tahun ini pun panen pujian.

Pujian dan rasa puas tak hanya dari para tamu, kafilah maupun warga yang datang melihat mulai pembukaan hingga penutupan, namun juga datang Wamenag Zainut yang menyebut keberhasilan Provonsi Kalsel menyenggaraan event setiap 2 tahun ini dengan luar biasa.

Pada MTQ Nasional XXIX kali ini, Kalsel mempersiapkan pagelaran MTQ akan berkonsep teknologi digital yang merupakan pertama kali selama perhelatan MTQ di Indonesia.

Atas konsep itulah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia atas Prestasi Pemrakarsa Rekor MTQ Nasional XXIX dengan Konsep Digital Futuristik dan Dinamis Pertama di Indonesia.

Piagam penghargaan ini pun diserahkan langsung oleh Paulus Pangka, Ketua Umum dan Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia.

Raihan penghargaan ini pun tak lepas dari suksesnya semua event MTQ dengan konsep digital futuristik artinya dinamis semua dengan sistem digital.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel menyampaikan terimakasih atas penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia ini.

Suksesnya penyelenggaraan MTQ ini, Paman Birin juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak. Baik itu panitia penyelenggara, kafilah dan tamu se-Indonesia.

“Terimakasih atas dukungan semua pihak atas kesuksesan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah MTQ Nasional,” kata Paman Birin. (BIRO.ADPIM-RDM/RH)

MTQ Nasional XXIX Ditutup, Jawa Timur Raih Juara Umum

BANJAR – Setelah kurang lebih sepekan pelaksanaannya di Kalimantan Selatan (Kalsel), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX akhirnya resmi ditutup di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Selasa (18/10) malam, oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Zainut Tauhid Sa’adi.

Penutupan MTQ Nasional XXIX di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, ditandai dengan penekanan sirine dan pelepasan kembang api

Proses penutupan MTQ Nasional XXIX ditandai penekanan tombol sirine oleh Wamenag didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dilanjutkan pelepasan kembang api. 

Dalam sambutannya, Wamenag mengatakan pemerintah akan terus berkomitmen memberikan bimbingan dan fasilitasi bagi pengembangan MTQ dan berbagai perangkatnya agar lebih baik lagi di masa depan. 

“Kita tentu bangga dengan hadirnya LPTQ, pesantren, lembaga tahfidz dan sejenisnya yang begitu luar biasa menjadi rumah bagi generasi masa depan kita,” ujarnya.

Jika dilihat lebih jauh, menurut Wamenag, seluruh proses yang dilibatkan dalam rangkaian MTQ dari tingkat kecamatan hingga nasional, bahkan internasional, sangat berkaitan erat dengan pembangunan nasional.

Pembangunan ini, lanjutnya, meniscayakan kesiapan SDM yang berkarakter, berwawasan luas, dan kompeten.

“Ketiganya telah diperankan dalam setiap event MTQ. Para calon pemimpin masa depan dibekali dengan wawasan Al-Qur’an dan ditempa dengan spirit keberislaman yang moderat,” terangnya.

Event MTQ diakuinya tidak hanya dalam perspektif seremonial. Jauh dari itu, sportivitas, kerja sama, saling menghormati, saling membantu dan saling merangkul adalah karakter MTQ yang menjadi nilai agung.

“Bahwa MTQ mengajarkan kita untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dan menjabarkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Sementara Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengucapkan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh kafilah pecinta Al-Qur’an di Indonesia serta semua pihak yang terlibat atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan MTQ di Kalsel.

“Bagi Kalsel setelah penantian selama 50 tahun penyelenggaraan MTQ terasa telah terobati. Kami harap fasilitas yang diberikan kiranya memberikan kepuasan tersendiri bagi seluruh kafilah,” ucapnya.

Sebagai kitab suci yang sempurna, menurut Sahbirin, Al-Qur-an memberikan penjelasan-penjelasan yang dapat menjadi aspek kehidupan.

“Kami mengajak seluruh umat Islam membaca Qur’an di seluruh wilayah manapun. Semoga selalu terdengar lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Insyallah akan membawa kebahagian, ketentraman dan kedamaian,” imbaunya.

Tak lupa Gubernur yang akrab disapa Paman Birin juga mengucapkan selamat dan sukses kepada para jara diseluruh cabang MTQ.

“Selamat jalan kepada seluruh kafilah, semoga pulang juga selamat sampai tujuan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Provinsi Jawa Timur berhasil menjadi juara umum pada perhelatan MTQ Nasional XXIX di Kalsel dengan total 87 poin. Disusul DKI Jakarta di posisi kedua dengan raihan 66 poin, dan Kalsel pada posisi ketiga dengan 62 poin. (SYA/RDM/RH)

Kembali Raih Prestasi di Tingkat Nasional, Ibnu : LPPL Abdi Persada FM Akan Terus Berinovasi

SEMARANG – Kembali menoreh prestasi ditingkat nasional bukanlah hal mudah. Namun lagi-lagi, keberuntungan menyertai LPPL Abdi Persada FM. Ya, radio dibawah naungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan ini, berhasil meraih Terbaik III dalam Penganugerahan INDONESIAPERSADA.ID Award III Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Persatuan Radio TV Publik Daerah seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID).

Piala dan piagam penghargaan diterima langsung Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji di salah satu Hotel di Bandungan, Semarang – Jawa Tengah, Selasa malam (18/10).

“Kami bersyukur dan cukup berbangga, Abdi Persada FM tiga tahun berturut-turut berhasil masuk sebagai Radio Terbaik di tingkat nasional, bersaing dengan seratus lebih LPPL di Indonesia,” ucap Ibnu Min Haji, Direktur Abdi Persada.

Menurutnya, kemajuan tekhnologi mendorong radio ini terus melakukan inovasi, agar tidak ditinggalkan pendengarnya.

“Memanfaatkan sosial media yang ada saat ini, sejak beberapa tahun terakhir sudah kami lakukan, agar radio bukan hanya dapat didengar tapi juga dapat dilihat. Dan informasi-informasi yang disajikan, tidak hanya dengan mendengarkan lewat frekwensi radio, tapi juga dapat dilihat di sosial media, ” jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya dihari dan lokasi yang sama, Direktur LPPL Abdi Persada FM juga mengikuti Musyawarah Kerja Nasional IV dan dipercaya sebagai Ketua Komisi I yang membahas mengenai Organisasi dan Keanggotaan INDONESIAPERSADA.ID.

Mukernas yang dijadwalkan pada 17 – 19 Oktober tersebut mengangkat tema ‘Radio Kekinian : Inovasi Untuk Ketahanan Informasi’. Acara dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum INDONESIAPERSADA.ID Ganjar Pranowo, dihadiri oleh LPPL dan Diskominfo seluruh Indonesia, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Bukan hanya itu, momen ini juga dirangkai dengan peluncuran logo baru INDONESIAPERSADA.ID. (RDM/RH)

Exit mobile version