Awali Ramadhan, Paman Birin Tadarusan di Langgar Baiturrahman dan Langgar Al Huda Sekumpul

Banjar – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin mengunjungi Langgar Baiturrahman dan Langgar Al Huda Jl. Sekumpul Sei Kacang Martapura, Minggu malam (3/4).

Sudah barang tentu, kedatangan secara mendadak orang nomor satu di Kalsel ini, mengangetkan warga dan jamaah langgar yang sedang menggelar tadarusan Al Qur’an.

Kunjungan pertama di Langgar Baiturrahman, Melayu Ulu, Martapura contohnya. Begitu Paman Birin yang datang mendadak, jamaah warga langgar pun dengan senang hati mempersilakan untuk masuk dan bergabung tadarus membaca Al Qur’an.

Pada kesempatan itu, Paman Birin pun turut bertadarusan dan membaca kitab suci Al Qur’an, Surah Al Baqarah.

Selanjutnya, pada kesempatan kedua, giliran Langgar Al Huda Jl. Sekumpul Sei Kacang Martapura yang didatangi Paman Birin dan berbaur dengan warga tadarusan Al Qur’an.

Paman Birin seusai kunjungan di kedua langgar tersebut mengaku bersyukur di awal ramadan ini, berbagai kegiatan syiar Islam dan tadarusan Al Qur’an dilakukan warga Banua.

“Alhamdulillah, awal Ramadhan semua berjalan dengan lancar, aman dan khusyuk warga menjalaninnya. Salah satunya dengan tadarusan Al Qur’an,” kata Paman Birin.

Paman Birin menyebut, tadarusan Al Qur’an yang dilakukan di mushala, langgar maupun masjid memiliki banyak manfaat keutamaannya.

Mulai memperbaiki bacaan Al Quran, menjaga hafalan Al Quran, mengamalkan isi Al Quran hingga mampu menjalin Ukhuwah Islamiyah.

“Semoga Ramadan tahun ini bisa kita jalani bersama dengan hati yang tenang, tunai sebulan penuh dan amal ibadah kita diterima Allah SWT, aamiin,” kata Paman Birin. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Peringati Hari Bakti Rimbawan, Dengan Menanam Pohon

BANJAR – Kamis (31/3), Dusun Pantai Kopi yang terletak di Kecamatan Karang Intan Mandi Angin Kabupaten Banjar, menjadi tempat penanaman pohon serentak, yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalsel, bersama DPRD Provinsi Kalsel, Polda Kalsel, Danrem 101 Antasari Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, beserta 33 SKPD Lingkup Provinsi Kalsel. Penanaman pohon serentak ini, merupakan salah satu cara Pemprov Kalsel dalam memperingati hari bakti rimbawan, yang jatuh pada tanggal 16 Maret.

Penanaman pohon ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang dikenal giat dalam menanam pohon untuk menghijaukan kembali banua Kalsel.

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, pihaknya akan terus bergerak, menghijaukan kembali Kalsel dengan semangat gotong-royong, kepedulian bersama, serta kesadaran bersama dalam rangka percepatan rehabilitasi hutan dan lahan di Kalsel.

“Gerakan penanaman bersama revolusi hijau diharapkan dapat mencegah terjadinya polusi di banua, dikarenakan berkurangnya luas area hutan dari tahun ketahun,” ungkap Sahbirin Noor.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini melanjutkan, sejak beberapa tahun yang lalu, pemerintah provinsi Kalsel telah memulai sebuah gerakan untuk mempercepat rehabilitasi kerusakan hutan dan lahan yang cukup luas yang kita kenal dengan gerakan revolusi hijau.

“Hutan dan lahan yang perlu direhabilitasi masih cukup luas, rehabilitasi hutan melalui revolusi hijau sudah 108.000 Hektar,” lanjut Paman Birin.

Diungkapkan Paman Birin, pihaknya menargetkan gerakan revolusi hijau bisa mencapai 30.000 Hektar pertahunnya, sehingga penghijauan di Banua Kalsel akan terus bergerak maju.

“Saya mengharapkan masyarakat di banua ini, dapat menjaga dan melestarikan lingkungan disekitar masing-masing. Penanaman pohon ini harus mampu menggerakkan masyarakat dengan penuh kesadaran ikut menanam dan memelihara lingkungan agar alam di banua Kalsel semakin menghijau dari tahun ketahun,” tutup Paman Birin. (MRF/RDM/APR)

Polres Banjar Tangkap Puluhan Pengedar Narkotika Dalam Operasi Antik Intan 2022

BANJAR – Puluhan tersangka penjual bebas barang haram jenis sabu-sabu dan obat-obatan terlarang yang masuk dalam daftar G ditangkap aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar.

Penangkapan tersebut, diketahui dalam kegiatan jumpa pers Polres Banjar bersama awak media elektronik, cetak dan online di depan kantor Satresnarkoba Banjar, Rabu (30/3).

Adapun barang bukti (barbuk) dalam Operasi Antik Intan 2022 Polres Banjar yang disita polisi adalah sabu-sabu seberat 22,34 gram dan 6.000 butir lebih obat-obatan terlarang.

Kapolres Banjar, AKBP Doni Hadi Santoso melalui Wakalpolres Banjar, Kompol Mohammad Fihim, mengatakan, selain sabu-sabu, barang bukti yang juga berhasil diamankan ditangan pihaknya diantaranya adalah Zenith, Seledryl, Samcodin dan Dextro.

“Zenith atau Carnophen sekitar 102 butir, Seledryl sebanyak 5.200 butir dan Samacodin 1.100 butir, sedangkan Dextro mencapai 130 butir,” jelasnya.

Tersangka yang terjerat kasus peredaran gelap sabu-sabu dan obat-obatan terlarang di Mapolres Banjar.

Deretan kasus yang ditangani pihaknya mulai dari 15 – 28 Maret 2022, tercatat sekitar 32 perkara diungkap.

“Kasus Narkotika ada sekitar 30 dan kesehatan 2 kasus,” ujarnya lagi.

Ia menceritakan pengungkapan atas kasus ini. Dimana, pihak kepolisian sempat melakukan penelusuran dengan siasat yang cukup rapi agar proses pembengkukan tersangka mampu berjalan lancar.

“Pengungkapan kasus ini tak semudah yang dibayangkan karena pengedar cukup jeli mengetahui lawan transaksinya,” paparnya.

Selain disimpan pada umumnya di dalam kotak rokok, saku celana hingga lemari. Menurutnya, adapula tersangka yang rela menyimpan di dalam drainase atau pembuangan air.

“Dengan ketelitian serta kejelian pihak aparat kepolisian barang-barang ini berhasil diamankan dan menjadi barbuk,” tegasnya.

Namun, puluhan tersangka yang dihadirkan pada jumpa pers, ternyata lima orang menjadi Target Operasi (OT) dari pihak aparat kepolisian, mereka adalah AN (28), SY (42), AM (28), BJ (49) dan KS (35).

“Mereka merupakan residivis namun ternyata tidak jera dan kembali melanggar hukum. Meski diketahui mereka telah keluar penjara hal ini tetap kami awasi,” ucapnya.

Dari kasus ini, tersangka yang menjadi pengedar obat terlarang dikenai Undang-Undang Kesehatan.

“Ini diatur dalam pasal 196, 197 dan 198,” ungkap Wakalpores Banjar, Kompol Mohammad Fihim.

Sementara tersangka yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika dikenai Undang-Undang (UU) Pemberantasan Narkotika. Sebagaimana diatur dalam pasal 112 dan 114. (RHS/RDM/APR)

Paman Birin Hadiri Puncak Harjad SMAN 1 Karang Intan

Banjar – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor hadir dalam peringatan puncak Hari Jadi SMAN 1 Karang Intan Kabupaten Banjar, Selasa (29/3).

Kedatangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini, langsung disambut meriah para siswa, guru dan tamu undangan yang hadir.

Selain dihadiri Paman Birin, tampak hadir juga Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Kalsel Sulkan, Plt. Kadisdik Kalsel Muhammadun dan juga Kepala SMAN 1 Karang Intan Ayu Herlina Rustam.

Paman Birin dihadapan 430 siswa-siswi yang hadir, menitipkan pesan agar menjadi anak-anak yang berkualitas.

“Anak-anakku tercinta, semoga menjadi anak yang berkualitas. Ingat, harus patuh dan taat kepada orangtua dan guru serta selalu siap menghadapi perubahan informasi dan teknologi, khususnya dalam menghadapi 4.0 di era globalisasi,” pesan Paman Birin.

Selepas menyampaian pesan-pesan, Paman Birin pun berkesempatan melakukan potong tumpeng. Potongan tumpeng pun secara langsung diberikan kepada Plt. Kadisdik Muhammadun.

Menariknya, pada kesempatan itu, secara spontan Paman Birin memberikan pertanyaan kuis kepada siswa-siswi yang hadir. Tentu saja,bagi siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan diberikan hadiah langsung.

Sementara itu, Kepsek SMAN 1 Karang Intan Ayu Herlina mengakui senang dan bangga atas kehadiran Paman Birin.

“Kami pihak sekolah dan siswa merasa senang dan lengkap atas kehadiran Pak Gubernur. Ini kejutan dan hadiah bagi kami,” ungkap Ayu Herlina.

Tak itu saja, saking gembiranya siswa-siswi hingga guru berebut untuk berfoto bersama Paman Birin.

Seluruh siswa SMAN 1 Karang Intan juga telah divaksin kedua serta untuk tenaga guru dan pegawai sekolah sudah divaksin booster

Rangkaian Harjad SMAN 1 Karang Intan digelar aneka kegiatan. Mulai santunan anak yatim, sunatan massal hingga pembagian Al Quran.

Bertajuk Galaksi atau Gelorakan Aksi Solidaritas dan Kreativitas untuk Meraih Prestasi, rangkaian harjad ini juga digelar aneka lomba kebersihan dan olahraga. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

BPKAD Banjar Bakal Tambah Lagi Tapping Box di Restoran

BANJAR – Sebagai bentuk optimalisasi penerimaan kas daerah, Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banjar akan kembali memasang alat rekam pajak atau tapping box di beberapa restoran baru.

“Saat ini kami sudah memasang 71 tapping box yang tersebar di beberapa restoran wilayah di Kabupaten Banjar,” ungkap Kepala BPKAD Banjar, Achmad Dzulyadaini, Senin (29/3).

Terlebih, ia menuturkan, pada tahun 2021 lalu BPKAD Kabupaten Banjar juga berhasil memasang 25 alat rekam pajak berbasis elektronik lainnya di beberapa restoran yang hingga saat ini tercatat masih beroperasi.

Restoran yang berada di salah satu hotel berbintang di Kabupaten Banjar. (Ist)

“Sebelumnya ada 46 pada 2020 kemarin. Berlanjut tahun lalu, kami kembali memasang sekitar 25 tapping box untuk menghitung transaksi di restoran, sehingga total keseluruhan sementara sekitar 71 alat rekam elektronik,” beber Dzul.

Namun, dia menjelaskan, apabila 25 tapping box kembali terpasang di beberapa restoran baru di Kabupaten Banjar. Maka, totalnya mencapai sekitar sembilan puluh lebih alat rekam berbasis elektronik.

“Untuk secara keseluruhan apabila dikalkulasikan mencapai 91 tapping box,” jelasnya.

Dari hasil penerimaan melalui tapping box secara elektronik, Dzul memaparkan, mampu naik hampir 30 persen dengan realisasi pendapatan sebesar Rp2,2 miliar lebih.

“Dikisaran 28 persen dan hampir mencapai 30 dan ini terhitung pada 25 Maret 2022 lalu,” pungkasnya. (RHS/RDM/APR)

150 Rumah di Desa Jati Baru Terendam, Tim SAR Brimob dan Polres Banjar Lakukan Evakuasi

BANJAR – Sebanyak 150 rumah di Desa Jati Baru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, terendam banjir, sejak Kamis (24/3) kemarin. Akibatnya, 180 Kepala Keluarga (KK) terdampak atas kejadian tersebut.

Pelaksanaan evakuasi dari tim SAR Brimob Polda Kalsel dan Polres Banjar di lokasi jembatan Desa Jati Baru, Astambul, Kabupaten Banjar.

Mengantisipasi agar tidak adanya korban, tim evakuasi gabungan dari personil Sat Brimob Polda serta Samapta Polres Banjar menyisir lokasi terjadinya banjir itu.

Kapolres Banjar, AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kasat Samapta, AKP Embang Pramono, menyebutkan, adapun personil yang diterjunkan keseluruhan 15 orang.

“Terdiri 7 personil Brimob Polda Kalsel yang dipimpin Komandan Kompi B Pelopor AKP Bambang, sisanya 8 orang dari Samapta Polres Banjar,” ujarnya melalui rilis yang diterima Abdi Persada FM, Jumat (25/3) siang.

Dirinya menjabarkan, hingga kini diketahui ketinggian air berkisar antara 5 – 20 cm. Bahkan air luapan ini telah berhasil masuk ke depan teras rumah warga.

“Kondisi banjir ini tersebar di Desa Jati Baru dengan total keseluruhan 150 rumah dari 180 KK,” bebernya.

Bahkan, jalan yang berbatasan langsung dengan bantaran sungai, lanjut Embang, saat ini ukuran debit airnya masih cukup tinggi dan sulit dilewari warga sekitar.

“Ketinggian sekitar 50 – 70 sentimeter (cm),” bebernya.

Dari lokasi, para personil gabungan dari kepolisian tersebut tengah sibuk mengevakuasi korban banjir di Desa Jati Baru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, bersama harta benda berharga.

“Pelaksanaan evakuasi juga akan melewati desa Astambul kota menuju Jati Baru atau arah sebaliknya,” lanjut Embang Pramono.

Sebagai bentuk perhatian, tim SAR Brimob Polda Kasel dan Polres Banjar menyerahkan rakit yang terbuat dari ban karet dan kayu.

“Secara simbolis diterima langsung oleh kepala desa Jati Baru,” pungkasnya. (POLRESBANJAR – RHS/RDM/RH)

Moment W20 Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Kreatif di Kabupaten Banjar

BANJAR – Penyelenggaraan Women Twenty (W20) yang digelar di kota intan Martapura, Kabupaten Banjar, diharapkan mampu mendongkrak sektor ekonomi kreatif.

Sekdakab Banjar, Mokhamad Hilman, mengatakan, keberadaan ekonomi kreatif yang diakui sempat terpuruk akibat dampak COVID-19 itu setidaknya  mampu bangkit melalui penyelenggaraan W20 di Kabupaten Banjar.

Penyerahan cendramata kepada Ketua W20 Indonesia, Hadrian Uli Silallahi oleh Sekdakab Banjar, Mokhamad Hilman, di Pendopo Bupati Banjar, Kamis (24/3) sore.

“Dengan kedatangan delegasi dari luar daerah untuk berkunjung. Tentu, selain memperkenalkan produk kerajinan kita salah satu tujuannya adalah kembali menghidupkan sektor ini,” ujarnya kepada wartawan, usai menyambut rombongan panitia event W20 Indonesia, di Pendopo Bupati Banjar, Kamis (24/3) sore.

Foto bersama dengan rombongan penyelanggara W20 Indonesia, di Pendopo Bupati Banjar, di Martapura.

Selain sebagai bentuk moment dukungan terhadap kesetaraan gender, pelaksanaan ini juga diharapkan mampu mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menegah terhadap ekonomi masyarakat.

“Harapannya, mereka bisa kembali kesini sebagai wisatawan. Nah, ini yang kami optimalkan terkait keberadaan dalam rangkaian kegiatan Women Twenty (W20),” harap Hilman.

Ia mengungkapkan, dengan berbelanja di pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, sebagai rangkaian event W20. Maka, telah membantu perekonomian masyarakat yang berdagang di lokasi itu.

“Tempatnya unik dan khusus menjual batu permata dengan berbagai macam jenis kerajinan yang merupakan ciri khas Kabupaten Banjar. Kami mengharapkan sektor ini kembali bangkit,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

177 Desa di Kabupaten Banjar Bakal Siap-Siap Gelar Pilkades

BANJAR – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Banjar bakal kembali digelar. Tercatat ada 177 desa ikut serta dalam kemeriahan pesta demokrasi pada November 2022 nanti.

Terkait kesiapan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, Syahrialuddin melalui Kabid Pemerintahan Desa, Hafiz Anshari, mengungkapkan, langkah utama yang terlebih dahulu akan dilakukan pihaknya adalah menggelar sosialisasi.

“Mulai BPD (Badan Pemusyawaratan Desa) dan dilanjutkan ditingkat panitia, penjaringan hingga pelaksanaan,” ujarnya melalui rilis yang diterima Abdi Persada FM, Jumat (18/3) siang.

Sebagai yang berperan penting dalam pelaksanaannya nanti, ia menyampaikan, seiring masa kepemimpinan kepala desa berakhir pada 29 Desember nanti khususnya di Kabupaten Banjar. Otomatis, kegiatan pemilihan pembakal harus diselenggarakan.

“Peminat yang ingin menjadi calon pembakal alias kepala desa lumayan banyak,” ucapnya.

Selama pandemi, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi pemilih paling maksimal 500 orang.

“Prokes di TPS nanti disesuaikan dengan Permendagri,” ungkapnya.

Uniknya, dia menjelaskan, syarat yang kini harus dipenuhi calon kepala desa adalah bebas dari narkotika dan hukuman pidana.

“Selain sebagai persyaratan adimistrasi, berbadan sehat tentu juga jadi syarat umum,” pungkas. (RHS/RDM/RH)

Pemkab Banjar Minta Masyarakat Mulai Gemari Makan Ikan

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar meminta masyarakat untuk gemar makan ikan (Gemarikan). Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai gizi yang terkandung di dalam panganan tersebut.

Gemar Makan Ikan (Gemarikan) ditutup dengan mengonsumsi olahan baso dari bahan ikan bersama warga di Desa Limamar.

Tentu agar langkah ini dapat terealisasi dan berjalan efektif, Pemkab Banjar bersama TP PKK menggelar Sosialisasi Gemarikan di Musholla Raudhatul Alimin Desa Limamar, Astambul, Banjar, Kamis (17/3) siang.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Ahmadi mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pendorong agar program makan ikan dapat digemari seluruh kalangan.

“Terlebih peruntukkannya bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, ibu hamil serta menyusui,” ujarnya.

Selain memiliki kandungan protein cukup tinggi, lanjut Ahmadi, juga baik terhadap kesehatan bahkan bermanfaat bagi kecerdasan anak.

“Terutama bagi pasangan yang baru menikah,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, mengonsumsi ikan merupakan bentuk dukungan terhadap pencegahan penurunan angka stunting yang saat ini merupakan program strategis Pemkab Banjar.

“Maka dar itu, sosialisasi gemarikan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ikan sebagai bahan pangan yang memiliki gizi dan protein tinggi,” paparnya.

Ditegaskan Ahmadi, gemar makan ikan selain membuat tubuh menjadi tangguh dan kuat. Nabati yang terkandung di dalam ikan diyakini juga mampu membentuk imun.

“Kegiatan Gemarikan ini merupakan gerakan yang memotivasi masyarakat dengan sasaran anak-anak (balita), ibu hamil dan menyusui,” bebernya.

Dia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap pola makan khususnya mengonsumsi ikan.

“Semoga setelah ini, mereka yang cenderung kurang menyukai ikan menjadi gemar memakan pangan tersebut,” harapnya.

Diakhir kegiatan, Ahmadi menyerahkan produk olahan ikan secara simbolis kepada 3 perwakilan balita, ibu hamil dan menyusui.

Sementara itu, pelaksanaannya dibuka oleh Sekretaris Camat Astambul, Dedi Kurnadi, yang menandai sosialisasi ini digelar serta dihadiri pula TP Ketua PKK Banjar diwakili Ketua Pokja III, Agus Suprantyo, Pembakal Desa Limamar, Syaiful Akrabin dan Forkopimcam Banjar. (HUMBANJAR/RHS/RDM/RH)

PD Pasar dan Baramarta Banjar Naik Status, Kontribusi Terhadap PAD Diharapkan Meningkat

BANJAR – Seiring status badan hukum perusahaan daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah dan Baramarta telah resmi berubah, maka diharapkan penerimaan kas Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Banjar dapat terus meningkat.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur, mengungkapkan, keberadaan status baru melalui dorongan Pemkab beserta dukungan dari seluruh jajaran dan anggota legislatif di DPRD Banjar, dua perusahaan itu juga diharapkan menjadi peluang besar meningkatkan kemajuan serta perkembangan daerahnya saat ini.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur, saat dikonfirmasi wartawan terkait perubahan badan hukum PD Pasar dan Bamarta, di Gedung DPRD Banjar, Lantai II, Rabu (16/3) siang.

“Tentu kami mengharapkan perusahaan tersebut dapat menjadi lebih baik lagi,” ujarnya kepada sejumlah wartawan usai mengikuti kegiatan Rapat Paripurna, ruang rapat Lantai II, Gedung DPRD Kabupaten Banjar, Rabu (16/3) siang.

Untuk itu, dia menyampaikan, dua perusahaan yang kini berhasil menyandang status badan hukum   baru itu tentu sebagai skala prioritas utama pemerintah daerah untuk jangka panjangnya adalah mengejar penerimaan kas daerah.

“Dampak positif bagi daerah yaitu pendapat bisa lebih baik lagi dan ini merupakan amanat yang harus dilaksanakan,” harapnya.

Berhasilnya peralihan status menjadi Perum dan PT, dirinya menegaskan, hal itu telah diatur dalam rancangan Perda dan kini berhasil disahkan dalam kegiatan Rapat Paripurna.

“Mudah-mudahan dalam fungsi kontrol dari DPRD dan posisi pemda bisa menjalankan secara lebih baik lagi,” ungkap Saidi

Sementara itu, Dirut PT Baramarta, Rachman Agus, mengatakan, tak hanya bertahan dalam satu leading sektor saja melainkan pihaknya akan mengembangkan sejumlah bisnis yang ke depannya bisa meningkatkan penerimaan kas daerah.

“Rencana kedepan kami akan membuat anak perusahaan yang jelas selama itu tidak bertentang dengan undang-undang. Selain itu bisa bekerjasama dengan yang lebih besar lagi agar bisa meningkatkan kas pendapatan daerah,” imbuhnya.

Ditemui di lokasi yang berbeda, Dirut Perum Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, menyampaikan, langkah utama dalam rangka mendukung peningkatan realisasi kinerja serta penerimaan kas pendapatan daerah adalah menyusun program strategis yang selanjutnya disusul dengan Sumber Daya Manusia.

“Terkait telah disahkannya perubahan bentuk badan hukum PD Pasar yang pastinya akan mempedomani peraturan daerah tersebut. Yang jelas, kami akan menyusun persiapan sebagaimana telah diatur dalam perda ini dan berhasilan ini tidak lepas dari dukungan serta dorongan Pemkab dan DPRD Banjar,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version