Paman Birin Hadiri Puncak Harjad SMAN 1 Karang Intan

Banjar – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor hadir dalam peringatan puncak Hari Jadi SMAN 1 Karang Intan Kabupaten Banjar, Selasa (29/3).

Kedatangan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini, langsung disambut meriah para siswa, guru dan tamu undangan yang hadir.

Selain dihadiri Paman Birin, tampak hadir juga Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Kalsel Sulkan, Plt. Kadisdik Kalsel Muhammadun dan juga Kepala SMAN 1 Karang Intan Ayu Herlina Rustam.

Paman Birin dihadapan 430 siswa-siswi yang hadir, menitipkan pesan agar menjadi anak-anak yang berkualitas.

“Anak-anakku tercinta, semoga menjadi anak yang berkualitas. Ingat, harus patuh dan taat kepada orangtua dan guru serta selalu siap menghadapi perubahan informasi dan teknologi, khususnya dalam menghadapi 4.0 di era globalisasi,” pesan Paman Birin.

Selepas menyampaian pesan-pesan, Paman Birin pun berkesempatan melakukan potong tumpeng. Potongan tumpeng pun secara langsung diberikan kepada Plt. Kadisdik Muhammadun.

Menariknya, pada kesempatan itu, secara spontan Paman Birin memberikan pertanyaan kuis kepada siswa-siswi yang hadir. Tentu saja,bagi siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan diberikan hadiah langsung.

Sementara itu, Kepsek SMAN 1 Karang Intan Ayu Herlina mengakui senang dan bangga atas kehadiran Paman Birin.

“Kami pihak sekolah dan siswa merasa senang dan lengkap atas kehadiran Pak Gubernur. Ini kejutan dan hadiah bagi kami,” ungkap Ayu Herlina.

Tak itu saja, saking gembiranya siswa-siswi hingga guru berebut untuk berfoto bersama Paman Birin.

Seluruh siswa SMAN 1 Karang Intan juga telah divaksin kedua serta untuk tenaga guru dan pegawai sekolah sudah divaksin booster

Rangkaian Harjad SMAN 1 Karang Intan digelar aneka kegiatan. Mulai santunan anak yatim, sunatan massal hingga pembagian Al Quran.

Bertajuk Galaksi atau Gelorakan Aksi Solidaritas dan Kreativitas untuk Meraih Prestasi, rangkaian harjad ini juga digelar aneka lomba kebersihan dan olahraga. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

BPKAD Banjar Bakal Tambah Lagi Tapping Box di Restoran

BANJAR – Sebagai bentuk optimalisasi penerimaan kas daerah, Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banjar akan kembali memasang alat rekam pajak atau tapping box di beberapa restoran baru.

“Saat ini kami sudah memasang 71 tapping box yang tersebar di beberapa restoran wilayah di Kabupaten Banjar,” ungkap Kepala BPKAD Banjar, Achmad Dzulyadaini, Senin (29/3).

Terlebih, ia menuturkan, pada tahun 2021 lalu BPKAD Kabupaten Banjar juga berhasil memasang 25 alat rekam pajak berbasis elektronik lainnya di beberapa restoran yang hingga saat ini tercatat masih beroperasi.

Restoran yang berada di salah satu hotel berbintang di Kabupaten Banjar. (Ist)

“Sebelumnya ada 46 pada 2020 kemarin. Berlanjut tahun lalu, kami kembali memasang sekitar 25 tapping box untuk menghitung transaksi di restoran, sehingga total keseluruhan sementara sekitar 71 alat rekam elektronik,” beber Dzul.

Namun, dia menjelaskan, apabila 25 tapping box kembali terpasang di beberapa restoran baru di Kabupaten Banjar. Maka, totalnya mencapai sekitar sembilan puluh lebih alat rekam berbasis elektronik.

“Untuk secara keseluruhan apabila dikalkulasikan mencapai 91 tapping box,” jelasnya.

Dari hasil penerimaan melalui tapping box secara elektronik, Dzul memaparkan, mampu naik hampir 30 persen dengan realisasi pendapatan sebesar Rp2,2 miliar lebih.

“Dikisaran 28 persen dan hampir mencapai 30 dan ini terhitung pada 25 Maret 2022 lalu,” pungkasnya. (RHS/RDM/APR)

150 Rumah di Desa Jati Baru Terendam, Tim SAR Brimob dan Polres Banjar Lakukan Evakuasi

BANJAR – Sebanyak 150 rumah di Desa Jati Baru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, terendam banjir, sejak Kamis (24/3) kemarin. Akibatnya, 180 Kepala Keluarga (KK) terdampak atas kejadian tersebut.

Pelaksanaan evakuasi dari tim SAR Brimob Polda Kalsel dan Polres Banjar di lokasi jembatan Desa Jati Baru, Astambul, Kabupaten Banjar.

Mengantisipasi agar tidak adanya korban, tim evakuasi gabungan dari personil Sat Brimob Polda serta Samapta Polres Banjar menyisir lokasi terjadinya banjir itu.

Kapolres Banjar, AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kasat Samapta, AKP Embang Pramono, menyebutkan, adapun personil yang diterjunkan keseluruhan 15 orang.

“Terdiri 7 personil Brimob Polda Kalsel yang dipimpin Komandan Kompi B Pelopor AKP Bambang, sisanya 8 orang dari Samapta Polres Banjar,” ujarnya melalui rilis yang diterima Abdi Persada FM, Jumat (25/3) siang.

Dirinya menjabarkan, hingga kini diketahui ketinggian air berkisar antara 5 – 20 cm. Bahkan air luapan ini telah berhasil masuk ke depan teras rumah warga.

“Kondisi banjir ini tersebar di Desa Jati Baru dengan total keseluruhan 150 rumah dari 180 KK,” bebernya.

Bahkan, jalan yang berbatasan langsung dengan bantaran sungai, lanjut Embang, saat ini ukuran debit airnya masih cukup tinggi dan sulit dilewari warga sekitar.

“Ketinggian sekitar 50 – 70 sentimeter (cm),” bebernya.

Dari lokasi, para personil gabungan dari kepolisian tersebut tengah sibuk mengevakuasi korban banjir di Desa Jati Baru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, bersama harta benda berharga.

“Pelaksanaan evakuasi juga akan melewati desa Astambul kota menuju Jati Baru atau arah sebaliknya,” lanjut Embang Pramono.

Sebagai bentuk perhatian, tim SAR Brimob Polda Kasel dan Polres Banjar menyerahkan rakit yang terbuat dari ban karet dan kayu.

“Secara simbolis diterima langsung oleh kepala desa Jati Baru,” pungkasnya. (POLRESBANJAR – RHS/RDM/RH)

Moment W20 Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Kreatif di Kabupaten Banjar

BANJAR – Penyelenggaraan Women Twenty (W20) yang digelar di kota intan Martapura, Kabupaten Banjar, diharapkan mampu mendongkrak sektor ekonomi kreatif.

Sekdakab Banjar, Mokhamad Hilman, mengatakan, keberadaan ekonomi kreatif yang diakui sempat terpuruk akibat dampak COVID-19 itu setidaknya  mampu bangkit melalui penyelenggaraan W20 di Kabupaten Banjar.

Penyerahan cendramata kepada Ketua W20 Indonesia, Hadrian Uli Silallahi oleh Sekdakab Banjar, Mokhamad Hilman, di Pendopo Bupati Banjar, Kamis (24/3) sore.

“Dengan kedatangan delegasi dari luar daerah untuk berkunjung. Tentu, selain memperkenalkan produk kerajinan kita salah satu tujuannya adalah kembali menghidupkan sektor ini,” ujarnya kepada wartawan, usai menyambut rombongan panitia event W20 Indonesia, di Pendopo Bupati Banjar, Kamis (24/3) sore.

Foto bersama dengan rombongan penyelanggara W20 Indonesia, di Pendopo Bupati Banjar, di Martapura.

Selain sebagai bentuk moment dukungan terhadap kesetaraan gender, pelaksanaan ini juga diharapkan mampu mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menegah terhadap ekonomi masyarakat.

“Harapannya, mereka bisa kembali kesini sebagai wisatawan. Nah, ini yang kami optimalkan terkait keberadaan dalam rangkaian kegiatan Women Twenty (W20),” harap Hilman.

Ia mengungkapkan, dengan berbelanja di pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, sebagai rangkaian event W20. Maka, telah membantu perekonomian masyarakat yang berdagang di lokasi itu.

“Tempatnya unik dan khusus menjual batu permata dengan berbagai macam jenis kerajinan yang merupakan ciri khas Kabupaten Banjar. Kami mengharapkan sektor ini kembali bangkit,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

177 Desa di Kabupaten Banjar Bakal Siap-Siap Gelar Pilkades

BANJAR – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Banjar bakal kembali digelar. Tercatat ada 177 desa ikut serta dalam kemeriahan pesta demokrasi pada November 2022 nanti.

Terkait kesiapan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, Syahrialuddin melalui Kabid Pemerintahan Desa, Hafiz Anshari, mengungkapkan, langkah utama yang terlebih dahulu akan dilakukan pihaknya adalah menggelar sosialisasi.

“Mulai BPD (Badan Pemusyawaratan Desa) dan dilanjutkan ditingkat panitia, penjaringan hingga pelaksanaan,” ujarnya melalui rilis yang diterima Abdi Persada FM, Jumat (18/3) siang.

Sebagai yang berperan penting dalam pelaksanaannya nanti, ia menyampaikan, seiring masa kepemimpinan kepala desa berakhir pada 29 Desember nanti khususnya di Kabupaten Banjar. Otomatis, kegiatan pemilihan pembakal harus diselenggarakan.

“Peminat yang ingin menjadi calon pembakal alias kepala desa lumayan banyak,” ucapnya.

Selama pandemi, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi pemilih paling maksimal 500 orang.

“Prokes di TPS nanti disesuaikan dengan Permendagri,” ungkapnya.

Uniknya, dia menjelaskan, syarat yang kini harus dipenuhi calon kepala desa adalah bebas dari narkotika dan hukuman pidana.

“Selain sebagai persyaratan adimistrasi, berbadan sehat tentu juga jadi syarat umum,” pungkas. (RHS/RDM/RH)

Pemkab Banjar Minta Masyarakat Mulai Gemari Makan Ikan

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar meminta masyarakat untuk gemar makan ikan (Gemarikan). Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai gizi yang terkandung di dalam panganan tersebut.

Gemar Makan Ikan (Gemarikan) ditutup dengan mengonsumsi olahan baso dari bahan ikan bersama warga di Desa Limamar.

Tentu agar langkah ini dapat terealisasi dan berjalan efektif, Pemkab Banjar bersama TP PKK menggelar Sosialisasi Gemarikan di Musholla Raudhatul Alimin Desa Limamar, Astambul, Banjar, Kamis (17/3) siang.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Ahmadi mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pendorong agar program makan ikan dapat digemari seluruh kalangan.

“Terlebih peruntukkannya bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, ibu hamil serta menyusui,” ujarnya.

Selain memiliki kandungan protein cukup tinggi, lanjut Ahmadi, juga baik terhadap kesehatan bahkan bermanfaat bagi kecerdasan anak.

“Terutama bagi pasangan yang baru menikah,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, mengonsumsi ikan merupakan bentuk dukungan terhadap pencegahan penurunan angka stunting yang saat ini merupakan program strategis Pemkab Banjar.

“Maka dar itu, sosialisasi gemarikan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ikan sebagai bahan pangan yang memiliki gizi dan protein tinggi,” paparnya.

Ditegaskan Ahmadi, gemar makan ikan selain membuat tubuh menjadi tangguh dan kuat. Nabati yang terkandung di dalam ikan diyakini juga mampu membentuk imun.

“Kegiatan Gemarikan ini merupakan gerakan yang memotivasi masyarakat dengan sasaran anak-anak (balita), ibu hamil dan menyusui,” bebernya.

Dia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap pola makan khususnya mengonsumsi ikan.

“Semoga setelah ini, mereka yang cenderung kurang menyukai ikan menjadi gemar memakan pangan tersebut,” harapnya.

Diakhir kegiatan, Ahmadi menyerahkan produk olahan ikan secara simbolis kepada 3 perwakilan balita, ibu hamil dan menyusui.

Sementara itu, pelaksanaannya dibuka oleh Sekretaris Camat Astambul, Dedi Kurnadi, yang menandai sosialisasi ini digelar serta dihadiri pula TP Ketua PKK Banjar diwakili Ketua Pokja III, Agus Suprantyo, Pembakal Desa Limamar, Syaiful Akrabin dan Forkopimcam Banjar. (HUMBANJAR/RHS/RDM/RH)

PD Pasar dan Baramarta Banjar Naik Status, Kontribusi Terhadap PAD Diharapkan Meningkat

BANJAR – Seiring status badan hukum perusahaan daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah dan Baramarta telah resmi berubah, maka diharapkan penerimaan kas Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Banjar dapat terus meningkat.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur, mengungkapkan, keberadaan status baru melalui dorongan Pemkab beserta dukungan dari seluruh jajaran dan anggota legislatif di DPRD Banjar, dua perusahaan itu juga diharapkan menjadi peluang besar meningkatkan kemajuan serta perkembangan daerahnya saat ini.

Bupati Banjar, Saidi Mansyur, saat dikonfirmasi wartawan terkait perubahan badan hukum PD Pasar dan Bamarta, di Gedung DPRD Banjar, Lantai II, Rabu (16/3) siang.

“Tentu kami mengharapkan perusahaan tersebut dapat menjadi lebih baik lagi,” ujarnya kepada sejumlah wartawan usai mengikuti kegiatan Rapat Paripurna, ruang rapat Lantai II, Gedung DPRD Kabupaten Banjar, Rabu (16/3) siang.

Untuk itu, dia menyampaikan, dua perusahaan yang kini berhasil menyandang status badan hukum   baru itu tentu sebagai skala prioritas utama pemerintah daerah untuk jangka panjangnya adalah mengejar penerimaan kas daerah.

“Dampak positif bagi daerah yaitu pendapat bisa lebih baik lagi dan ini merupakan amanat yang harus dilaksanakan,” harapnya.

Berhasilnya peralihan status menjadi Perum dan PT, dirinya menegaskan, hal itu telah diatur dalam rancangan Perda dan kini berhasil disahkan dalam kegiatan Rapat Paripurna.

“Mudah-mudahan dalam fungsi kontrol dari DPRD dan posisi pemda bisa menjalankan secara lebih baik lagi,” ungkap Saidi

Sementara itu, Dirut PT Baramarta, Rachman Agus, mengatakan, tak hanya bertahan dalam satu leading sektor saja melainkan pihaknya akan mengembangkan sejumlah bisnis yang ke depannya bisa meningkatkan penerimaan kas daerah.

“Rencana kedepan kami akan membuat anak perusahaan yang jelas selama itu tidak bertentang dengan undang-undang. Selain itu bisa bekerjasama dengan yang lebih besar lagi agar bisa meningkatkan kas pendapatan daerah,” imbuhnya.

Ditemui di lokasi yang berbeda, Dirut Perum Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, menyampaikan, langkah utama dalam rangka mendukung peningkatan realisasi kinerja serta penerimaan kas pendapatan daerah adalah menyusun program strategis yang selanjutnya disusul dengan Sumber Daya Manusia.

“Terkait telah disahkannya perubahan bentuk badan hukum PD Pasar yang pastinya akan mempedomani peraturan daerah tersebut. Yang jelas, kami akan menyusun persiapan sebagaimana telah diatur dalam perda ini dan berhasilan ini tidak lepas dari dukungan serta dorongan Pemkab dan DPRD Banjar,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

Terima DAK 7 M, PUPRP Banjar Pergunakan Untuk Rehabilitasi Jaringan Irigasi dan Rawa

BANJAR – Pemerintah pusat akan menggelontorkan anggaran DAK untuk Dinas PUPRP Kabupaten Banjar sebesar Rp7 miliar. Bantuan tersebut dipergunakan sebagai program rehabilitasi saluran irigasi rawa khusus di sektor lahan pertanian.

Plt Kepala Dinas PUPR Banjar, Muhammad Riza Dauly melalui Kabid Sumber Daya Air, Jimmy, menyampaikan, ada sekitar 11 lokasi Daerah Irigasi Rawa (DIR) di Kabupaten Banjar menjadi titik fokus dalam pelaksanaan tersebut.

Kabid SDA Dinas PUPRP Banjar, Jimmy

“Seluruhnya tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar. Untuk lokasi DIR jumlahnya ada 74 lokasi sedangkan Daerah Irigasi (DI) sekitar dua lokasi,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Melalui APBN yang akan dikucurkan itu, Jimmy mengaku bersyukur karena ke depan pihaknya bisa menangani program ini dan diharapkan mampu dikerjakan secara maksimal khususnya di sektor lahan pertanian.

“Tujuannya adalah peningkatan hasil produksi pertanian. Kalau anggaran yang disediakan Rp7 miliar untuk Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Kecamatan Martapura Barat, Astambul, Sungai Tabuk dan Gambut merupakan daerah irigasi rawa yang secara geografis wilayah cakupannya cukup luas di Kabupaten Banjar. (RHS/RDM/RH)

Siap Menyandang Status Perumda, PD Pasar Bauntung Batuah Akan Beradaptasi

BANJAR – Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, menyebut, bakal beradaptasi dalam perubahan status dan tata kelola badan hukum Perusahaan Umum.

“Tentu ini akan disesuaikan dengan aturan yang telah diatur dalam perusahaan umum yang ke depannya nanti diterapkan,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Terlebih, ia juga berterima kasih kepada kepala daerah dan DPRD Banjar yang telah mendukung sepenuhnya dalam perubahan status badan hukum yang baru menjadi Perumda.

“Kami berterima kasih kepada DPRD Banjar dan Bupati Banjar Saidi Mansyur dalam hal ini mendukung dan telah mempercepat proses perubahan status Perumda ini,” ungkapnya.

Terkait perubahan, PD Pasar Bauntung Batuah hingga kini masih menunggu tindak lanjut dalam pengesahan badan hukum menjadi Perumda.

“Nanti akan disahkan terlebih dahulu dalam sidang Paripurna di DPRD Banjar apabila badan hukum tersebut disetujui bahkan semua persiapan dalam perubahan telah rampung,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Diskumperindag Banjar Kembangkan Informasi Pengelolaan Industri Digital Secara Nasional

BANJAR – Dinas Koperasi, Usaha Mikro,  Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Banjar bakal mengembangkan sistem informasi pengelolaan industri nasional yang dirancang secara digital.

“Tentu ini merupakan langkah dalam membantu meningkatkan industri di Kabupaten Banjar,” ujar Kabid Perindustrian Diskumperindag Kabupaten Banjar, Lily Agustriana, baru-baru tadi.

Langkah ini juga ditunjukkan Pemkab Banjar, selain mengembangkan IKM di di wilayahnya, pihaknya akan menggelar pelatihan yang dikhususkan untuk masyarakat umum.

“Kami bekerjasama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian itu dalam pelatihan pengelolaan digital yang diikuti masyarakat umum,” beber Lily.

Kendati begitu, ia mengungkapkan, tak hanya fokus pada program pengembangan industri secara digital saja, melainkan langkah strategis di bidang perindustrian juga tetap dilaksanakan optimal.

“Salah satunya pengembangan industri melalu pelatihan kain sasirangan dan cutting batu mulia. Selain itu, kami juga melakukan penyuluhan produk IKM pangan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version