Hadiri Hari Jadi HST, Paman Birin Disambut Tarian  Batumpang Apam

Hulu Sungai Tengah – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menghadiri Peringatan Hari Jadi ke-62 Kabupaten Hulu Sungai Tengah di Barabai, Jumat (24/12).

Harjad mengusung tema, HST Muda, HST Kreatif dan HST Maju.

Prosesi peringatan dimulai  pengajian ayat suci Al Quran, pembacaan doa lalu tarian Batumpang Apam.

Terlihat Paman Birin (sapaan Sahbirin Noor) didampingi Bupati HST Aulia Oktafiandi, melakukan pengukuran tinggi badan dengan kue apam, kue khas daerah setempat.

Batumbang Apam salah satu  tradisi yang masih berkembang di masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan.

Pada dasarnya tradisi ini adalah ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang anak, dengan harapan setelah melakukan tradisi ini, sang anak akan cepat bisa berjalan dan tumbuh menjadi anak yang sehat, saleh, serta menjadi anak yang berguna di kemudian hari.

Biasanya, pelaksanaan Tumbang Apam dipimpin oleh seorang Sampang atau pemimpin yang mengetahui mantra-mantranya.

Ada beberapa hal yang dipersiapkan untuk batumbang, yakni kue apam yang ditusuk pada pelepah kelapa yang daunnya telah diserut hingga menyisakan lidi.

Tinggi pelepah kelapa setinggi dengan orang yang akan batumbang.

Di hadapan warga HST, Paman Birin mengingatkan, agar menghargai perjuangan para pendahulu terhadap Banua ini.

“Dalam menghadapi permasalahan yang ada, hendaknya terus bersikap sabar, dan  bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT,” pesannya.

Paman Birin juga mengungkapkan  penghargaan atas peningkatan capaian pembangunan di Kabupaten HST.

Sementara itu, Bupati HST, Aulia Oktafianfi dalam sambutannya menyampaikan, peringatan hari jadi ini sebagai penghargaan terhadap pendiri kabupaten yang bekerja keras menjadikan HST sebagai daerah mandiri.

Aulia juga menjabarkan makna tema yang diusung pada peringatan harjad tahun ini.

“Meski ada ombak atau rintangan yang ditemui, tapi ada juga capaian kemajuan pembangunan,” ujarnya.

Ombak besar atau rintangan dimaksud adalah pandemi COVID-19 dan bencana banjir yang melanda HST.

Bupati mengajak warganya agar kuat menghadapi cobaan yang dihadapi.

Terakhir Ia mengapresiasi upaya Gubernur Kalsel, yang terus mendorong peningkatan capaian vaksinasi di HST hingga mencapai target 70 persen hingga akhir tahun ini. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Yani Helmi Minta Warga Barokah Tidak Terpengaruh Dampak Radikalisme

TANAH BUMBU – Warga Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, diminta untuk tidak mudah terpengaruh dengan paham radikalisme.

Anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, setelah diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan masyarakat mampu memahami apa bahaya yang diciptakan radikalisme.

“Ini penting dilaksanakan, guna menahan adanya hal semacam itu dan kegiatan ini mampu menambah wawasan baik kepada masyarakat umum ataupun siswa/siswi yang mengikuti kegiatan tadi,” ujarnya usai menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Idelogi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Soswasbang), di Desa Barokah, Jumat (24/12) siang.

Anggota legislatif di Komisi II membidangi ekonomi dan keuangan itu, menuturkan, dengan adanya materi wawasan kebangsaan yang berhasil disampaikan tersebut mampu menumbuhkan pengetahuan secara luas tentang berpancasila.

“Kita harus cerdas dalam mengambil sikap dan jangan sampai terpengaruh dengan dampak dari radikalisme tersebut. Sampai hari ini kita dengar masih terjadi,” bebernya.

Selain mampu memupuk rasa nasionalis terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), harapan untuk menekan terjadinya radikalisme diakuinya sangat besar.

“Tentu saja, kita selalu mendorong agar generasi muda khususnya kepada masyarakat umum yang hadir tadi juga mulai sekarang bisa menanamkan sikap kecintaan bernegara,” ucap Wakil Ketua fraksi Golkar di DPRD Kalsel yang akrab disapa Paman Yani.

Sementara itu, Plt Kabid Politik Bakebangpol Kalsel, Indra Nurul Huda, memaparkan, kegitan ini sangat baik dilaksanakan khususnya bagi generasi millenial sebagai penerus. Bahkan, tujuannya pun agar kemampuan wawasan kebangsaan mereka mampu terasah dengan baik.

“Dengan sajian materi tadi diharapkan tanggung jawab mereka akan lebih timbul dengan rasa yang begitu memiliki pula itu, jelas tingkat kesadaran memilikinya pun menjadi cukup tinggi,” ungkapnya.

Indra menyebutkan, materi yang disampaikan ini sudah menyesuaikan dengan empat pilar sebagai pondasi bagi masyarakat untuk kehidupan bernegara agar terciptanya kerukunan antar suku, agama dan budaya.

“Diantaranya adalah mengandung nilai-nilai dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga, inilah yang harus ditanamkan agar ideologi dalam bernegara tetap kuat serta tidak mudah terdoktrin stigma dari radikalisme ini,” tutupnya. (RHS/RDM/APR)

6 SEKOLAH DI BANJARMASIN RAIH PENGHARGAAN ADIWIYATA NASIONAL

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas lingkungan Hidupnya, berhasil membawa 6 sekolah di Kota Banjarmasin mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup, secara virtual, pada Jumat (24/12)

Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional ini, diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Wahyu Hardi Cahyono mengatakan, saat ini ada 6 sekolah, yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Sungai Kedaung, SDN Kuin Utara 4, SDN Mawar 7, SMPN 26, SMP 4, SMP 7 Kota Banjarmasin, serta 1 penghargaan Adiwiyata Mandiri diraih SMPN 8 Banjarmasin.

“Kami memberikan apresiasi kepada 6 sekolah di Kota Banjarmasin telah mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup,” ungkap Wahyu, kepada sejumlah wartawan, Jumat (24/12).

Wahyu mengatakan, sebelumnya ada 21 sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentu DLH Kota Banjarmasin turut bangga dengan banyaknya sekolah di Kota Banjarmasin, mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata baik tingkat nasional serta provinsi,” ucapnya.

Menurut Wahyu, sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata tersebut, merupakan sekolah yang berbasis lingkungan.

“Sekolah sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata tersebut, merupakan sekolah binaan dari DLH Kota Banjarmasin,” katanya.

Wahyu mengatakan, untuk sekolah sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata baik tingkat nasional serta provinsi, mendapatkan pembinaan dari DLH Kota Banjarmasin.

“Sekolah sekolah mendapatkan pembinaan Adiwiyata tersebut, berupa sosialisasi tentang lingkungan hidup, dengan mendatang pakar seperti pengelolaan limbah, pemanfaatan sampah, serta lainnya,” pungkas Wahyu. (SRI/RDM/APR)

Para Seniman Diajak Bumikan Pancasila Melalui Program Seni dan Budaya

Batola – Para seniman di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diajak membumikan nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan melalui program seni dan budaya. Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Syarifah Rugayah kepada wartawan, usai melakukan sosialisasi Wawasan Kebangsaan di kawasan Handil Bakti, Kamis (24/12).

Anggota DPRD Kalsel Dua Periode itu mengakui bahwa nilai-nilai Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Meskipun demikian, menurutnya, Pancasila dan Wawasan Kebangsaan harus terus disosialisasikan agar tidak mudah dilupakan dan tetap menjadi pegangan berbangsa dan bernegara.

“Sebenarnya masyarakat sudah menerapkan nilai-nilai Pancasila ini dalam aktivitas sehari-hari. Namun, tetap harus terus disosialisasikan untuk menjadi pengingat,” katanya.

Syarifah menambahkan program seni dan budaya dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan positif termasuk nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Sehingga diharapkan Pancasila dapat lebih luas disebarkan kepada para penonton pertunjukan seni dan budaya.

“Para seniman ini bisa ikut mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila itu melalui musik tradisional seperti musik panting, pertunjukan dan kegiatan seni dan budaya lainnya agar pesan-pesan dari nilai Pancasila bisa sampai kepada para penontonnya,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber dalam kegiatan itu, Widya Iswara Ahli Madya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kalsel, Ratna Rosana mengatakan ketika seseorang mempelajari wawasan kebangsaan maka dia akan menjadi orang yang beriman sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing. Selain itu, dia akan menaati hukum yang berlaku, menjaga persatuan dan kesatuan serta bermusyawarah ketika mengambil keputusan.

“Oleh karena itu empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika itu harus kita kuasai sebagai Bangsa Indonesia. Jadi dimengerti teorinya, dipahami, dihayati dan diamalkan,” jelasnya.

Sedangkan Pembina Yayasan Sanggar Budaya Kalsel, Elly Rahmi menyambut baik Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini. Pasalnya, ia menilai kegiatan ini penting dilakukan, khususnya kepada seniman dari kalangan muda dan generasi milineal yang harus memiliki ketahanan ideologi sebagai jati diri bangsa. (NRH/RDM/APR)

Jelang Perayaan Natal 2021, Polda Kalsel Sterilisasi Tempat Ibadah

Banjarmasin – Guna memberikan rasa aman menjelang ibadah dan perayaan Natal 2021, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar sterilisasi tempat ibadah (Gereja) di Kota Banjarmasin, pada Jum’at (24/12). Sterilisasi dilakukan Tim Gegana Brimob bersama Tim K-9 Dit Samapta Polda Kalsel, dan Polresta Banjarmasin dengan dipimpin Kompol Susilo.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K. mengatakan, pengamanan perayaan Natal ini berbeda dari perayaan sebelumnya. Mengingat, perayaan Natal kali ini pengamanan juga diiringi dengan perlakuan standar Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19 yang ketat.

“Seperti biasa, kita lakukan sterilisasi penyisiran ke sejumlah sudut ruangan, baik di altar gereja, tempat duduk jemaat dan sekitarnya dengan melibatkan anggota Gegana Brimob dan K9 Dit Samapta,” kata Kabid Humas.

Dimana, pengecekan akhir persiapan pengamanan ibadah dan perayaan Natal ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil dalam memberikan rasa aman selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

“Perayaan Natal bersama yang berlangsung di Kota Banjarmasin didahului ibadah oleh umat Kristiani, tentunya sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas gangguan dari pelanggaran Protokol Kesehatan COVID-19, maka dari itu Prokes menjadi target utama dalam pengamanan kali ini,” jelasnya.

Rifa’i menuturkan, kegiatan pre-emtif dan preventif secara umum sudah dilaksanakan. Diantaranya penerapan Prokes yang wajib dilakukan secara ketat guna mencegah penyebaran COVID-19.

Selain sterilisasi benda-benda berbahaya, terlebih dahulu dilakukan penyemprotan disinfentan. Mengingat perayaan Natal masih berada di tengah situasi Pandemi COVID-19.

“Sterilisasi ini dilakukan untuk memastikan tempat yang dihadiri umat Kristen dan Katolik yang hendak melaksanakan peribadatan tetap aman,” terang Kabid Humas.

Lebih lanjut diterangkan, sebanyak sepertiga personil Polda Kalsel telah disiapkan untuk mengondusifkan Natal dan Tahun Baru. Selain sterilisasi terhadap ancaman berbahaya, pihak Kepolisian juga melakukan pemantauan.

Adapun gereja yang dilakukan sterilisasi meliputi Gereja Santa Maria Jalan Rantauan Timur Banjarmasin Selatan, Gereja Pantekosta Jalan Veteran Banjarmasin Tengah, Gereja Katolik Hati Yesus Yang Maha Kudus Jalan Veteran Banjarmasin Tengah, Gereja HKBP Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin Tengah, dan Gereja GKE Eppata Jalan DI Panjaitan Banjarmasin Tengah. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Pemprov Kalsel Gelar Seminar Sungai Martapura Bungas

Banjarbaru – Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar seminar Sungai Martapura Bungas di salah satu hotel berbintang, kota Banjarbaru, Kamis (23/12).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengungkapkan, pengelolaan sungai menjadi hal penting sebagai salah satu antisipasi terhadap ancaman banjir di musim hujan.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat memberikan sambutan dalam seminar Martapura Bungas

“Apabila kita ingin mengantisipasi musibah seperti banjir di musim hujan, maka harus dilaksanakan antisipasi di musim kemarau, begitupun sebaliknya,” ucapnya.

Paman Birin (sapaan akrabnya) berharap, seminar ini dapat menghasilkan Rencana Tindak Lanjut untuk tata kelola sungai di provinsi ini.

“Meskipun beberapa sungai sudah dimanfaatkan sebagai objek wisata, namun hal tersebut perlu lebih ditingkatkan melalui program ini,” ucapnya.

Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, saat menandatangani perjanjian program Sungai martapura Bungas

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, mengatakan, pogram sungai martapura Bungas sangat penting dalam menjaga kesadaran masyarakat untuk kelestarian sungai.

“Jadi, masyarakat harus bisa berkolaborasi untuk mewujudkan Kalsel yang lebih baik, unggul, dan sejahtera,” ucap Hanifah.

Hanifah menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dan mengurangi penggunaan jamban apung.

“Maka dari itu, DLH Kabupaten Kota untuk bisa berkolaborasi dalam penghapusan jamban apung,” pungkasnya. (TR21-01/RDM/APR)

TNI AL – LANAL Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Banjarbaru

BANJARBARU – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, menggelar kembali Serbuan Vaksinasi Maritim COVID-19 secara massal di area Pasar Pondok Mangga , Kecamatan Banjarbaru Utara  Kota Banjarbaru, Kamis (23/12). Vaksinasi massal ini diperuntukkan bagi warga sekitar dan masyarakat Kota Banjarbaru yang belum menerima vaksin COVID-19 dosis pertama dan dosis kedua.

Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – LANAL Banjarmasin  menyediakan Vaksin jenis Sinovac yang sudah terbukti efektif digunakan, serta melibatkan 13 Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Balai Pengobatan (BP) LANAL Banjarmasin.

Saat meninjau vaksinasi maritim, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan, Vaksinasi massal ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan Herd Immunity dilapisan masyarakat, hal ini akan dilakukan secara terus menerus sampai Pandemi COVID-19 dinyatakan tuntas dan berakhir.

“Sudah nampak terlihat rasa kekhawatiran masyarakat ataupun ragu – ragu dalam menerima suntikan Vaksinasi sudah tidak ada lagi, karena terbukti masih banyak warga  yang antusias untuk mendapatkan Vaksinasi,” ungkap Herbiyantoko.

Ia menambahkan, Kegiatan vaksinasi maritim ini akan dilakukan kembali ditempat lain, dalam rangka mendukung dan mensukseskan program pemerintah untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, supaya tercipta lingkungan yang sehat serta masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.

“Para warga diimbau, agar tetap menjaga kesehatan dan disilplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, dikarenakan meskipun penderita covid-19 sudah menurun drastis, namun pandemi ini belumlah berakhir,” tutup Herbiyantoko.

Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 65 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 20.240 masyarakat Kalsel. Adapun warga yang bervaksin pada vaksinasi maritim ke 65 kali ini berjumlah 89 warga. (TNI AL – LANAL BANJARMASIN-MRF/RDM/APR)

Biro Perekenomian Setdaprov Kalsel, Bergerak Percepat Vaksinasi

Banjarbaru – Vaksinasi bergerak yang terus digelorakan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor untuk target 70 persen capaian vaksinasi warga Banua hingga akhir tahun ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Hal ini terbukti dengan dilaksanakannya vaksinasi COVID-19 di MAN 1 Banjarmasin yang difasilitasi Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Kamis (23/12).

Sebanyak 200 dosis vaksin pertama dengan jenis Sinovac dan Astrazeneca disediakan dalam kegiatan ini.

“Sasaran kita murid MAN 1 Banjarmasin. Tetapi ternyata juga ada pihak keluarga guru dan masyarakat sekitar sekolah yang turut serta,” terang Kasubbag Analisis Ekonomi Makro, Said Zulkifli Riva’i melalui sambungan telepon.

Ia berujar, vaksinasi bergerak dengan mengambil tema “Bersama mewujudkan masyarakat Kalimantan Selatan yang sehat dan produktif” ini semata-mata mendukung upaya percepatan vaksinasi sesuai dengan instruksi pimpinan daerah.

“Paman Birin selaku kepala daerah sudah memberikan instruksi dan target masing-masing SKPD terkait percepatan vaksinasi. Tentu kami dari Biro Perekenomian sangat mendukung penuh upaya ini,” ujarnya.

Dari total kuota sebanyak 200 dosis yang disediakan kali ini lanjutnya, telah terpenuhi karena berdasarkan data ada sekitar 237 siswa yang masih belum mendapatkan vaksin.

Selain memberikan fasilitas pelayanan vaksin, Biro Perekonomian juga menyediakan bingkisan bagi peserta vaksin.

“Kita juga sediakan link twibbone berupa ucapan kepada Paman Birin karena telah divaksin. Kita harapkan ini menjadi promosi yang efektif di media sosial,” harapnya.

Adapun tim medis dalam pelaksanaan ini tutur Zulkifli, berasal dari Polda Kalsel yang merupakan tindak-lanjut permintaan Biro Perekonomian kepada Dinas Kesehatan Kalsel. (ASC/RDM/APR)

Pansus I DPRD Kalsel Bahas Raperda RPJMD Kalsel 2021-2026

Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan rapat untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalsel 2021-2026, Kamis (23/12).

Pertemuan yang dilaksanakan di ruang Komisi I DPRD Kalsel ini dipimpin oleh Wakil Ketua Pansus I, Suripno Sumas dan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin.

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin mengharapkan kedepan, apabila ada permasalahan maupun kendala yang dihadapi oleh berbagai SKPD dapat diselesaikan dengan cepat dan konkret. Sebab, menurutnya permasalahan yang ada merupakan masalah yang berulang dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kedepan, ketika raperda ini sudah ditetapkan menjadi perda, saya berharap agar SKPD betul-betul melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara totalitas, sehingga dapat mendukung visi misi kepala daerah Provinsi Kalsel,” ucap politisi muda asal partai PDI Perjuangan tersebut.

Turut berhadir dalam rapat Pansus ini antara lain Biro Administrasi Pimpinan Setda Kalsel, Satpol PP Provinsi Kalsel, BPBD Provinsi Kalsel, Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalsel, Badan Pengembangan SDM Provinsi Kalsel dan juga Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel. (NRH/RDM/APR)

Peringati Hari Ibu, Syarifah Rugayah Sosialisasikan Perda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Banjarmasin – Bertepatan dengan momen peringatan Hari Ibu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Syarifah Rugayah menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rabu (22/12). Kegiatan ini sebagai wujud perhatiannya terhadap perempuan dan anak di Kalsel.

“Sebagai perempuan, memang harus ada perhatian terhadap sesama kaum hawa sendiri. Terlebih di momen Peringatan Hari Ibu ini, sebagai seorang ibu, kami juga konsen terhadap perlindungan anak,” katanya.

Pasalnya, menurutnya, salah satu peran perempuan juga turut menentukan kualitas anak-anak sebagai generasi penerus di masa mendatang. Oleh karena itu, lanjut Rugayah, kaum perempuan juga perlu diberdayakan. Apalagi dalam kontekstual persamaan gender, tidak hanya sebagai ibu rumah tangga.

“Begitu pula halnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus diberikan perlindungan. Jangan biarkan mereka terlantar, mengalami kekerasan dan eksploitasi, baik secara langsung maupun tidak langsung,” jelasnya.

Syarifah Rugayah berharap melalui sosper kali ini, kaum perempuan di Kalsel juga mengetahui hak dan kewajibannya. Pasalnya, lanjutnya, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pada dasarnya merupakan tanggung jawab bersama, bukan pemerintah semata.

Kegiatan yang menghadirkan nara sumber yaitu Pemerhati Persoalan Perempuan dan Anak, Husnul Khatimah diikuti kaum perempuan yang tergabung dalam organisasi Ikatan Kartini Profesional Indonesia (IKAPRI) Kalsel. (NRH/RDM/APR)

Exit mobile version