Ratusan Anak PAUD Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin Kunjungi Perpustakaan PalNam

Banjarmasin – Ratusan anak yang merupakan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin berkunjung ke Perpustakaan Palnam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Kedatangan mereka bertujuan untuk mendekatkan dan menumbuhkan semangat anak-anak untuk menyukai buku dan membaca.

Salah seorang guru pendamping PAUD Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin, Khadijah mengatakan ada sekitar 140 orang anak dari kelompok bermain A dan B yang datang berkunjung dan berkegiatan di Perpustakaan Anak Palnam. Menurutnya, kunjungan anak-anak tersebut dibagi dalam kelompok selama empat hari, dari 14 – 17 Februari 2022.

Guru Pendamping PAUD Aisyiyah 2 Banjarmasin

“Anak-anak sangat senang dan antusias belajar dan bermain di Perpustakaan Anak Palnam ini. Apalagi suasana perpustakaan anak ini sangat nyaman. Meskipun diantara anak-anak tersebut sudah pernah berkunjung ke perpustakaan bersama orang tuanya, namun mereka sangat semangat kembali mendatangi perpustakaan bersama teman-temannya,” kata Khadijah didamping guru lainnya, Mirna Shopia Apriyanti Nurhaika, Kamis (17/2).

Sebelumnya, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan kedatangan anak-anak dari berbagai sekolah ke Perpustakaan Palnam sengaja dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengenalkan serta menumbuhkan minat baca sambil bermain. Apalagi Perpustakaan Anak Palnam terus berbenah dan meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung untuk menarik pemustaka cilik belajar sambil bermain.

“Hal ini juga dilakukan untuk mengisi waktu di sela-sela belajar agar anak-anak lebih mengenal perpustakaan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Perpustakaan Palnam siap menerima kunjungan dari sekolah atau masyarakat setiap hari dari Senin sampai Kamis mulai jam 09.00-16.00 WITA. Untuk Sabtu dan Minggu mulai jam 09.00-17.00 WITA dan Jum’at jam 09.00-11.30 WITA. Pelayanan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penularan virus COVID-19 yang belum usai. (NRH/RDM/APR)

Kalsel Miliki Potensi Besar Jadi Pendukung IKN Baru

BANJARBARU – Kalimantan Selatan memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara (IKN) baru, hal ini terlihat dari capaian – capaian yang diraih Kalsel. Seperti selalu surflusnya kebutuhan pangan di banua ini, beserta fasilitas – fasilitas pembangunan yang sudah berjalan untuk mendukung perpindahan IKN baru di Kalimantan Timur.

Belum lama tadi,  Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, banyak potensi yang dimiliki Kalsel untuk menjadi pendukung IKN baru di Kaltim, sebagian potensi yang dimiliki Kalsel yakni mempunyai pelabuhan dimekar putih dengan kedalaman mencapai 25 meter, area pertanian yang selalu berhasil surflus mencapai 1,1 juta hektar setiap tahunnya, serta sektor Perindustrian yang selalu berkembang disetiap tahunnya.

“Kita sudah berstatemen bahwa Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Negera baru, jadi kita punya potensi cukup besar untuk menyokong Ibu Kota Negara baru di Kaltim, banyak potensi yang ada seperti pelabuhan kita punya potensi laut dalam dimekar putih lautnya sampai 25 M, potensi area pertanian dimana 1,1 juta hektar produksi pertahun dan kebutuhan kita hanya 400 ton pertahun,” ungkap Roy.

Roy menambahkan, pihaknya mengharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru sehingga perkembangan di Provinsi Kaltim, juga akan menular di Provinsi Kalsel.

“Dukungan dari pemerintah pusat juga diharapkan agar bisa meningkatkan infrasturktur pendukung untuk menjadi jalur transportasi yang nantinya langsung ke Ibu Kota Negara baru,” ungkap Roy.

Dilanjutkan Roy, untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru, Pemerintah Provinsi Kalsel akan mengusulkan peningkatan pendidikan Vokasi di Banua ini. Tujuan peningkatan pendidikan Vokasi di Kalsel yakni untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dibidangnya masing-masing, pihaknya telah mengusulkan sejumlah Politeknik kepada Kementerian untuk mendapatkan jurusan baru, beserta pengusulan mata jurusan baru di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

“Dengan adanya peningkatan sejumlah pendidikan vokasi, maka generasi muda kalsel tidak hanya akan menjadi penonton saja pada saat ibu kota berpindah ke Kaltim, namun juga akan berperan untuk pembangunan,” tutup Roy. (MRF/RDM/APR)

Disdikbud Kalsel Sebut Alokasi Anggaran Bidang Pendidikan Sebesar 21 Persen

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengalokasikan dana anggaran sebesar 21,07 persen untuk urusan pendidikan.

Sesuai dengan amanah UUD 1945 dan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebesar 20 persen dapat dipenuhi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel M Yusuf Effendi mengatakan, telah dialokasikan anggaran untuk urusan pendidikan pada Disdikbud Kalsel sebesar Rp1.315.613.899.788.

“Itu jumlah keseluruhan yang di kelola oleh Disdikbud Kalsel, UPT dan Satuan Pendidikan SMA, SMK, maupun SLB,” jelas Yusuf, Kamis (17/2).

Sementara itu jika besaran alokasi anggaran berorientasi pada fungsi pendidikan dan terkait dengan SKPD lain, papar Yusuf, maka alokasi anggarannya menjadi Rp1.336.831.924.488 atau sebesar 21, 41 persen.

“Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa alokasi anggaran untuk pendidikan di Kalsel sudah melebihi amanah dari indang – undang,” jelas Yusuf lagi.

Yusuf menginginkan agar peningkatan mutu pendidikan di provinsi ini tidak hanya dibebankan kepada Disdikbud saja, melainkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Guru Tenaga Pendidik (GTK) dan masyarakat.

“Mari kita bersama-sama dan bekerjasama agar mutu pendidikan di provinsi kita menjadi lebih meningkat, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan bermanfaat untuk banua kita,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)

DISPORA KALSEL GELAR GOWES GETHERING TAHUN 2022

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung kebugaran tubuh di mana Pandemi COVID-19 ini, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar olahraga Gowes Gethering Tahun 2022, di Kota Banjarmasin, Jumat (18/2).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, dilaksanakan Gowes Gethering ini dalam rangka menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Gowes Gethering ini untuk menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dispora Kalsel,” ungkap Hermansyah.

Foto bersama peserta gowes Gethering Dispora Kalsel

Meski hujan melanda, lanjutnya, tidak menghalanginya para Goweser untuk mengikuti Gethering Gowes Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada Gowes Gethering Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ini, diikuti 150 Goweser,” ucapnya.

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan hadiah utama Kulkas Dua Pintu, serta dua unit sepeda, dan puluhan hadiah hiburan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Hermansyah juga mengatakan, jika olahraga gowes sepeda ini, akan terus dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, akan terus menggelar pelaksanaan olahraga gowes sepeda,” ujarnya.

Mengingat, lanjut Hermansyah, olahraga gowes sepeda ini untuk meningkatkan stamina kebugaran tubuh, ditengah Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini.

“Kami berharap agar pandemi COVID-19 ini akan segera berlalu,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN SETUJU, RUMDIN WALI KOTA DIBANGUN

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menyetujui pembangunan rumah dinas Wali Kota yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, samping Kantor eks Gubernur Kalsel.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini pada Jumat (18/2) mengatakan, pihaknya setuju dibangun rumah dinas Wali Kota, karena sebagai kota tua hingga sekarang tidak memiliki rumdin, padahal sebagai identias kepala daerah.

“Kami dukung dan itu harus diwujudkan,” ucapnya

Isnaini menjelaskan, selama ini Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menempati rumah dinas di Jalan Darma Praja, padahal rumdin itu sebenarnya diperuntukkan untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin. Terkait posisi lahan berhadapan dengan siring sungai Martapura, hal itu sangatlah tepat, menggambarkan sebagai ikon kota seribu sungai.

“Sangat bagus letaknya berada di tengah kota dan representatif,” jelas Isnaini

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Rini Subantari

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Rini Subantari, menyampaikan, anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan rumah dinas Wali Kota Banjarmasin, sebesar Rp 31 miliar dengan lahan seluas berkisar 2.400 meter persegi. Saat ini sudah dibayarkan Rp19 miliar, besaran anggaran sudah melalui proses penilaian dari Appraisal dan rencana pembangunan fisik di tahun 2023 mendatang.

“Sisa Rp 12 miliar akan dianggarkan lagi di APBD perubahan, sekalian DED rumdin,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Kunjungi Ulu Benteng, Pusling Dispersip Kalsel Ajak Anak-Anak Bersholawat dan Senam Jari

Batola – Perpustakaan Keliling (Pusling) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi dua sekolah di Keluarahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan, Kamis (17/2).

Kedatangan sejumlah armada mobil pusling dan badut-badut tersebut yang dikoordinir Kepala Seksi Pelayanan Dispersip Kalsel, Ermawati disambut antusias oleh siswa-siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ulu Benteng 3 dan Taman Kanak-kanak (TK) Rakat Mufakat.

Mereka sudah tidak sabar untuk membaca buku, mendengarkan dongeng dan melihat badut-badut yang dibawa oleh Tim Pusling Dispersip Kalsel. Selain itu, mereka juga diajak untuk mengumandangkan sholawat Bersama, senam jari dan senam sehat.

Kepala SDN Ulu Benteng 3, Bahrin menyambut gembira kedatangan pusling Dispersip Kalsel tersebut yang membawa keceriaan bagi peserta didiknya. Ia berharap kunjungan pusling ini bisa dilaksanakan secara berkala untuk menggairahkan minat baca anak-anak siswa SDN tersebut.

”Kami sangat berbangga dan bergembira sekali dengan kegiatan yang dilaksanakan Tim Pusling di sekolah kami. Mudah-mudahan kegiatan yang membawa keceriaan dan kegembiraan bagi anak-anak ini dapat diprogramkan secara berkala, misalnya tiga bulan, enam bulan atau setahun sekali,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang guru TK Rakat Mufakat, Laila Gita menyampaikan ucapan terima kasih karena anak-anak TK diundang untuk mengikuti kegiatan Pusling Dispersip Kalsel ini. Ke depannya, ia berharap kunjungan ini dapat sering dilakukan untuk meningkatkan literasi kepada anak-anak TK.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat berterima kasih. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat sering dilakukan untuk menambah wawasan dan kosakata anak-anak kami,” pungkasnya. (NRH/RDM/APR)

Gubernur Kalsel Paparkan Hasil Capaian Pembangunan 2016-2021

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Gubernur Sahbirin Noor memaparkan implementasi SAKIP pada jajaran KemenPANRB secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, Kamis (17/2).

Dalam paparannya, Sahbirin menyampaikan, guna mewujudkan pembangunan nasional dan pembangunan daerah yang searah dan selaras, Pemprov Kalsel terus melakukan pembenahan dan memperbaiki agar sistem kerja di tiap SKPD mampu menerapkan akuntabilitas yang seideal mungkin.

“Kini kami melangkah lebih maju dalam penerapan SAKIP ini, dimana pohon kinerja Pemprov Kalsel sudah didasari pada Logical Frame Work hingga ke tingkat rendah,” paparnya.

Gubernur akrab disapa Paman Birin ini menyebutkan angka-angka pembangunan yang tercapai dari RPJMD 2016-2021 sebagai bukti peningkatan pembangunan di daerah.

“Pada aspek Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kalsel mampu menyentuh angka 71,28 persen pada tahun 2021, yang sebelumnya hanya 69,05 persen pada tahun 2016,” terangnya.

Sementara itu ekonomi Kalsel, lanjutnya, mampu tumbuh sebesar 3,48 persen pada tahun 2021, dimana pada tahun 2020 mengalami kontraksi hingga minus 1,81 persen, sehingga jika ditotal, pertumbuhan ekonomi Kalsel di masa pandemi naik sebesar 5,29 persen.

“Hal ini terlihat dari menggeliatnya roda ekonomi di pasar dan di tempat lainnya, serta antusias masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, sandang dan papan,” jelasnya.

Proses penerapan akuntabilitas membutuhkan pengawalan dan kerja sama dari semua lingkup SKPD.

“Untuk mengawal akuntabilitas ini, kita menggunakan aplikasi e-SAKIP sebagai instrumen evaluasi,” lanjutnya.

Paman Birin menambahkan, hasil dari meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birkorasi telah membuahkan perubahan mendasar dalam beberapa aspek. Diantaranya refocusing program dan kegiatan, dari 138 program di tahun 2020 menjadi 130 program di tahun 2021.

“Refocusing anggaran lebih dari 1,4 triliun rupiah dan berhasil dilakukan efisiensi anggaran lebih dari Rp 174 miliar rupiah,” ungkapnya.

Pemaparan dilanjutkan oleh sejumlah Kepala SKPD terkait capaian kinerja di lingkupnya masing-masing. Turut hadir Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira, Kepala Dinas ESDM Kalsel Isharwanto, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, Kepala Disdikbud Kalsel M Yusuf Effendi.(SYA/RDM/APR)

Al-Qur’an Dengan Terjemahan Bahasa Banjar Jadi Souvenir MTQ Nasional 2022

BANJARBARU – Al-Qur’an dengan terjemahan Bahasa Banjar akan menjadi salah satu souvenir pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tahun 2022 mendatang. Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalsel juga akan menyematkan Kitab Sabilal Muhtadin sebagai souvenir, yang rencananya akan dibagikan kepada tamu-tamu undangan VIP pada perhelatan MTQ nanti.

Demikian disampaikan Plt Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan Mustajab kepada Abdi Persada FM belum lama tadi.  Mustajab menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menyiapkan souvernir- souvenir Khas banua untuk para peserta dan pendamping MTQ Nasional tahun 2022 mendatang.

“Rencananya Al-Qur’an dengan terjemahan bahasa banjar dan Kitab Sabilal Muhtadin akan dibagikan kepada para tamu VIP,” ungkap Mustajab.

Mustajab menambahkan, souvenir-souvenir yang merupakan khas di banua ini dan sudah sangat langka beredar di pasaran. Sehingga sangat dianjurkan dijadikan sebagai cinderamata. Pada pelaksanaan MTQ Nasional tahun 2022 nantinya, pihaknya juga akan mengupayakan souvenir yang dibagikan kepada seluruh tamu undangan merupakan produk khas UMKM Banua.

“Selain tas purun khas Kota Banjarbaru, salah satu souvenir khas banua yang direncanakan, yakni makanan rabuk haruan yang dibagikan kepada seluruh para tamu undangan,” ungkap Mustajab.

Mustajab melanjutkan, selain souvenir – souvenir khas Banua yang masih dalam tahap perencanaan, pihaknya akan menetukan logo MTQ Nasional tahun 2022 mendatang. Pemilihan logo akan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, dari para juara 1, 2, dan 3 dari sayembara pembuatan logo MTQ Nasional tahun 2022.

“Dari sayembara tersebut, kami akan segera menentukan juara 1, 2, dan 3 sayembara logo untuk diserahkan kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, agar beliau dapat memilih dan menentukan logo mana yang akan dipakai pada ajang MTQ Nasional 2022 mendatang,” tutup Mustajab. (MRF/RDM/APR)

Perangi Hoax, Yani Helmi dan Aparat Polri Minta Generasi Z Cerdas Sikapi Dunia Digital

TANAH BUMBU – Masyarakat Anti-Hoax  menilai rentang waktu kelahiran era 1990an – 2000an rentan ‘tertelan’ berita bohong. Maka dari itu, generasi millenial sekarang diminta perangi dan tangkal hoax secara cerdas.

Terlebih, dunia digital melalui jejaring internet sudah menguasai seluruh lini kebutuhan. Apabila tak cerdas menyikapinya, efek negatif justru makin memperparah psikologis hingga satu kesatuan kaum millenial.

Menurut, anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, makin tinggi tingkat dan luasnya kecanggihan dunia digitalisasi. Maka, kewaspadaan untuk menyaring informasi perlu ditelaah lebih bijak dan mendalam.

“Makanya kenapa kita libatkan generasi muda untuk ikut kegiatan wawasan kebangsaan tadi. Ya, Sampai hari kalau dilihat bahaya penggunaan media sosial pun sudah luar biasa,” ujarnya usai menggelar Sosialisasi Idelogi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, di Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (24/12) siang.

Apabila generasi muda di Kalsel telah terkontaminasi dengan sajian informasi yang sumbernya meragukan. Jelas, masalah akan muncul bahkan sikap intoleransi hilang, sehingga, terjadilah perpecahan.

“Jangan sampai berita bohong (hoax) mereka telah begitu saja, ini yang harus menjadi perhatian mereka juga,” ungkap anggota legislatif yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi

Yani Helmi yang kini juga menjabat Wakil Ketua fraksi Partai Golkar di DPRD Kalsel itu, menghimbau, supaya generasi penerus bangsa di Kalsel ini cerdas dalam mengambil sikap. Serta, lebih berpikir bagaimana caranya agar bisa ikut berkontribusi dalam mengembangan daerah.

“Nah, ini juga menjadi kehati-hatian kita dalam memahami adanya undang-undung ITE tadi dalam bijak memggunakan media sosial. Saya juga mengimbau, agar generasi sekarang ini ikut memerangi dan menangkal adanya radikal berita hoax,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Karang Bintang, Ipda Sugeng, menuturkan, menyikapi banyak munculnya informasi palsu alias hoax. Terlebih, selaku dari pihak berwajib tidak memperkenakan adanya penyebarluasan itu.

“Khususnya kami dari pihak kepolisian untuk menyikapi adanya berita hoax terutama bagi generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar bijak bermedia sosial salah satu langkahnya adalah tidak perlu disebarluaskan, cukup dibaca dan dipahami saja setelah itu dihapus,” paparnya.

Oleh karena itu, ia meminta generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar tidak mudah termakan isu hoax yang belum tentu benar dengan kenyataan sebenarnya.

“Kalau sudah dihapus, hoax itu tidak menyebar kemana-kemana dan ini juga merupakan pesan kepada generasi muda khususnya millenial,” tuntasnya. (RHS/RDM/APR)

2022, DISPAR KALSEL HARAPKAN TIM UNESCO NILAI GEOPARK MERATUS

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, tahun 2022 mendatang, tim UNESCO akan menilai Geopark Meratus.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan belum lama tadi mengatakan,
saat ini Geopark Meratus masih berstatus Geopark Nasional, meliputi sekitar 34 geosite yang tersebar di 10 kabupaten dan kota, diantaranya Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, terbanyak berada di kawasan pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Tengah (HST).

“Kami berharap tim UNESCO bisa langsung melakukan peninjauan Geopark Meratus di Kalsel, dan memberikan pengakuan,” ucapnya.

Syarifuddin menyampaikan, pada Bulan November 2021 tadi, pihak Dinas Pariwisata Kalsel telah menjalin kerja sama dengan pengelola Geopark Rinjani, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, karena memiliki tipe yang sama dengan Geopark Meratus yaitu bebatuan, sehingga mempelajari berbagai macam yang akan disiapkan untuk tahun 2022, agar bisa segera mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

“Pengelola Geopark Rinjani mendapatkan pengakuan dari UNESCO pada tahun 2018 lalu, sebelumnya masih berstatus Geopark Nasional tahun 2016, dengan demikian melalui jalinan kerja sama bisa mengikuti langkah yang sudah mereka lakukan,” katanya.

Seperti diketahui, Geopark Meratus meliputi sekitar 34 geosite berupa hutan, goa, air terjun, danau, perbukitan, pegunungan, lembah serta kawasan pendulangan intan Cempaka Kota Banjarbaru. (NHF/RDM/APR)

Exit mobile version