BANJAR – Untuk mendukung Program Pemerintah Pusat dalam capaian persentase vaksinasi sebesar 70 Persen di Akhir tahun, UPPD Samsat Martapura menggelar vaksinasi massal di halaman Kantor UPPD Samsat Martapura, vaksinasi ini dimulai sejak Kamis (23/12) hingga Jum’at (31/12) mendatang. Para wajib pajak (Pembayar pajak) yang berdatang ke Kantor UPPD Samsat Martapura pun, diarahkan untuk bervaksin, baik vaksin dosis pertama maupun kedua.
Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkfli menyampaikan, penyelenggaraan vaksinasi massal ini merupakan kerjasama pihaknya bersama Polres Banjar, Kantor Jasa Raharja, dan Badan keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel untuk meningkatkan capaian persentase vaksinasi di wilayah Kabupaten Banjar.
“Bagi masyarakat yang ingin bervaksin, diharapkan agar segera mendatangi kantor UPPD Samsat Martapura. Dengan diadakannya vaksinasi massal di UPPD Samsat Martapura ini, maka akan dapat meningkatkan capaian persentase vaksinasi di Kabupaten Banjar yang pada akhir tahun minimal 70 persen,” ungkap Zulkifli, Kamis (23/12).
Zulkifli menambahkan, terdapat berbagai hadiah menarik bagi masyarakat yang akan bervaksin di UPPD Samsat Martapura. Salah satunya bingkisan yang akan diterima peserta vaksin dari Tim Pembina Samsat usai melaksanakan vaksinasi, serta undian Umroh gratis dari Polres Banjar dan Pemerintah Kabupaten Banjar yang akan diundi pada akhir tahun nanti.
“Dengan adanya bingkisan yang disiapkan tim pembina Samsat, maka diharapkan dapat menarik minat masyaralkat untuk mengikuti vaksinasi massal di UPPD Samsat Martapura,” tutup Zulkifli. (MRF/RDM/APR)
BANJARBARU – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarbaru bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel membuka posko layanan vaksinasi gratis di halaman gerai Samsat Corner hingga 31 Desember mendatang.
Layanan yang juga didukung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, ini tak jauh dari pusat perbelanjaan terbesar yang berlokasi di Kota Banjarbaru.
Menurut Kepala UPPD Samsat Banjarbaru, Tommy Hariadi, sesuai instruksi Permendagri RI dan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, cakupan vaksinasi di Kalsel harus tercapai sedikitnya 70 persen.
Kepala UPP Samsat Banjarbaru, Tommy Hariadi (sasirangan) dan Relawan Vaksinator Dinkes Kalsel, Wawan
“Untuk menyiasatinya, sebagai sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, langkah ini diakui tepat dilaksanakan. Maka dari itu UPPD Banjarbaru tentu mendukung adanya gerakan tersebut,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Kamis (23/12) siang.
Sebagai bagian dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), ia tentu mendukung bahkan membantu merealisasikan cakupan ini agar kekebalan tubuh (Herd Immunity) mampu tercipta.
“Selain berhasil menjalin kerjasama dengan Dinkes Kalsel. Diharapkan, masyarakat dapat memaksimalkan pelayanan ini, sehingga, capaian angka vaksinasi di provinsi Kalsel juga berhasil tercapai,” bebernya.
Sementara itu, relawan Vaksinator Dinkes Kalsel, Wawan, mengungkapkan, dengan adanya pelaksanaan ini setidaknya tambahan cakupan pada program vaksinasi mampu merangkak naik.
“Harapannya bisa tercapai 70 persen dan pelaksanaannya akan dilaksanakan hingga akhir Desember 2021 tergantung dari arahan pimpinan nanti seperti apa lagi,” tuturnya.
Suasana kegiatan vaksinasi
Tak heran, penyelenggaraan pun mendapatkan respon yang positif dari masyarakat sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan rangkaian vaksinasi ini.
“Kalau target suntikkan vaksin, kita tidak membatasi ya karena jam layanan dihitung mulai 08.00 – 15.30 WITA. Jadi, silahkan masyarakat memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya,” ungkap Wawan.
Untuk diketahui, jenis vaksin yang digunakan dalam rangka merealisasikan cakupan hingga 70 persen pada program vaksinasi gratis tersebut diantaranya Astrazeneca, Pfizer, dan Sinovac. (RHS/RDM/APR)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin akhirnya dapat melaksanakan Operasi Jantung Terbuka Perdana, Kamis (23/12).
Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar dalam sambutannya mengatakan, saat ini RSUD Ulin Banjarmasin sudah dapat melaksanakan layanan Operasi Jantung Terbuka. Dengan ditandai operasi pertama pada Kamis 23 Desember 2021.
“Kami tentunya merasa bangga dan terharu dengan pelaksanaan Operasi Jantung Terbuka Perdana di RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.
Menurut Izzak, pada Operasi Jantung Terbuka di RSUD Ulin Banjarmasin melayani dua pasien, yaitu pasien berjenis kelamin laki-laki, dengan usia diatas 60 tahun serta 36 tahun.
“Operasi Jantung Terbuka Perdana ini dilaksanakan dibagi dua, pada Kamis 23 Desember dan Jumat 24 Desember 2021,” ujarnya.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengapresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI dan RS Jantung Harapan Kita, yang telah mewujudkan Operasi Jantung Terbuka di RSUD Ulin Banjarmasin.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan terimakasih sebesar besarnya kepada Kementerian Kesehatan RI dan RS Jantung Harapan Kita,” ucapnya.
Ucapan terimakasih lanjut Paman Birin, juga disampaikan kepada seluruh tenaga medis di RSUD Ulin Banjarmasin, yang telah memberikan layanan paripurna, untuk masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Dengan Operasi Jantung Terbuka Perdana di RSUD Ulin Banjarmasin, maka rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini menjadi rumah sakit rujukan Operasi Jantung Terbuka di Kalimantan,” ucapnya.
Turut hadir pada acara pelaksanaan Operasi Jantung Terbuka di RSUD Ulin Banjarmasin Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Muslim, serta perwakilan dari RS Jantung Harapan Kita. (SRI/RDM/APR)
BANJARMASIN – Ratusan warga Sungai Andai, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, antusias mengikuti gerakan vaksin gratis COVID-19.
Kepada Abdi Persada FM, Ketua RT 04 Masbudi pada Rabu (23/12) mengatakan, dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat gerakan bervaksin,untuk bersama -sama menghadapi pandemi COVID-19 dan mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity), pihaknya telah menyediakan rumah pribadi, karena tidak semuanya memiliki alat transportasi menuju ke puskesmas Sungai Jingah.
Ketua RT 04 Masbudi, saat memberikan komentarnya
“Warga rela mengantri, meski dalam kondisi hujan mulai jam 08.30 WITA,” ucapnya
Masbudi menyampaikan, kegiatan vaksin gratis COVID-19 ini terbuka untuk umum, hingga jam 13.00 WITA ratusan warga sudah divaksin. Namun ada puluhan lanjut usia (Lansia) yang tidak bisa, disebabkan banyak mengalami tekanan darah tinggi.
“Kami imbau warga tetap disiplin prokes, hingga benar-benar melandai virus ini,” pintanya
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Tugiatno
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Tugiatno mengapresiasi langkah dari Ketua RT ini, yang sudah menyediakan tempat untuk dijadikan bervaksin bagi warga sekitar dan untuk umum, sehingga nanti dapat ditiru para Ketua RT dan tokoh masyarakat lainnya.
“Kita apresiasi gerakan nyata bantu warga,” tutupnya
Untuk diketahui, di kelurahan Sungai Andai sudah beberapa kali digelar vaksin gratis untuk memfasilitasi warga sekitar, baik di rumah Ketua RT maupun di halaman kantor kelurahan. (NHF/RDM/APR)
Banjarbaru – Mahasiswa Pascasarjana Uniska Banjarmasin Prodi Magister Ilmu Komunikasi (MIKom) bekerjasama dengan Semangat Muda menggelar workshop marketing digital 4.0, Rabu (22/12) disalah satu cafe di Banjarbaru.
Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi, Marhaeni Fajar Kurniawati mengatakan kegiatan ini merupakan perwujudan dari tri dharma perguruan tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa lulusan MIKom Uniska khususnya, dapat langsung terjun dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Saya yakin, mereka-mereka sudah banyak yang berkecimpung di masyarakat, dan lebih memantapkan lagi maka kita menggelar kegiatan ini, sekaligus mengenalkan lebih jauh Prodi MIKom kepada masyarakat. Terima kasih saya sampaikan kepada Mahasiswa MIKom yang telah menggelar kegiatan pengabdian masyarakat ini. Salah satunya adalah workshop marketing digital 4.0. Ini sangat penting, terlebih di era globalisasi sekarang ini. Sistem serba digital, serba cepat, dan serba instan. Kita harus terus berupaya meningkatkan skill dan kemampuan di dunia digital khususnya,” ucapnya panjang lebar.
Sementara itu, mahasiswa pelaksana kegiatan, Putra Qomaluddin Attar Nuriqli mengungkapkan rasa bangganya bisa menyelenggarakan kegiatan workshop digital marketing 4.0. Ia bersama rekannya mendapat tugas untuk melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik itu kegiatan pengabdian masyarakat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
“Alhamdulillah, saya bersama Pa Roni bisa menggelar workshop marketing digital 4.0 sebagaimana yang diamanatkan oleh kampus kami Pascasarjana Uniska Prodi MIKom,” ujar Qomal.
Lebih lanjut Qomal menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana bekerjasama dengan Semangat Muda, Agan Rama owner Suika Management, serta dukungan sponsorship lainnya juga, seperti kafe GarisKota, yang menyediakan fasilitas tempat beserta hidangannya.
“Terima kasih sekali lagi kami sampaikan kepada Semangat Muda, agan Rama owner Suika Management, yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, serta sponsorship lainnya,” sampainya.
Lebih lanjut pria yang juga Ketua PPJI Prov Kalsel dan Sekretaris HIPMI Prov Kalsel ini menjelaskan, melalui workshop marketing digital dengan tema Potensi Penuh dalam Tool Digital Marketing, bertujuan untuk meninggkatkan soft skill dalam digital marketing, membuat peluang – peluang platform media sosial, menciptakan SDM yang berkualitas dan kreatif, meningkatkan SDM yang handal di bidang informasi dan teknologi.
Ditambahkan Roniansyah, antusias peserta untuk mengikuti kegiatan ini sangat luar biasa, banyak dari para pelaku UMKM, Mahasiswa, serta masyarakat umum yang mendaftar dan ingin mengikuti kegiatan ini. Tapi karena masih di masa pandemi, sehingga peserta harus dibatasi. Semula peserta dibatasi 15 orang, tapi karena antusias yang luar biasa, kouta ditambah menjadi 20 orang, itupun masih banyak yang mau mendaftar dan berharap ada peserta yang mundur.
“Untuk itu, kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa lainnya, pemerintah daerah, maupun para pemangku kepentingan lainnya, untuk menggelar kegiatan serupa, dengan kegiatan yang lebih baik dan lebih besar lagi,” harapnya.
Sementara peserta workshop Sindy mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Selain dapat meningkatkan skill, juga dapat ilmu baru terkait digital marketing. Begitu juga dengan Laili, salah satu peserta yang menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda lainnya, meski memiliki balita, beliau tetap semangat untuk mengikuti workshop ini.
Ia mengaku workshop ini merupakan kesempatan untuk menggali pengetahuan untuk mengambangkan usahanya melalui dunia maya atau secara digital. (REALEASE/RDM/APR)
Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN-RB) nomor 46 tahun 2020 tentang Road Map Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Tahun 2020-2024 dan Pengesahan Rencana Aksi LAPORPAMAN 2021-2024, bertempat di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, Kamis (23/12).
Kepala Diskominfo Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai dalam sambutannya menyebut, sosialisasi ini dilaksanakan untuk memperkuat penerapan sistem pengaduan masyarakat.
“Permen PAN-RB ini menjadi upaya dalam menciptakan pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi Permen PAN-RB ini lanjutnya, dikesempatan yang sama juga dilaksanakan Penandatanganan Pengesahan Rencana Aksi LAPORPAMAN 2021-2024 yang melibatkan 5 SOPD yang terdiri dari 3 SOPD Koordinator pengelola LAPOR! yakni Diskominfo, Biro Organisasi, dan Inspektorat.
“Kemudian juga ada 2 SOPD pendukung yaitu Bappeda dan Bakeuda dan ditambah 2 stakeholder eksternal yaitu Perwakilan Ombudsman RI Kalsel serta Pusat Studi Kebijakan Publik ULM,” terangnya.
Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar saat membuka sosialisasi Permen PAN-RB 46/2020
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan, SP4N LAPOR! merupakan inovasi yang efektif untuk memetakan aduan kebutuhan masyarakat. Di Kalsel, SP4N LAPOR! dikenal dengan LAPOR! Paman dan sudah diterapkan sejak beberapa tahun lalu.
“LAPOR! Paman ini merupakan wadah pengaduan bagi masyarakat Kalsel yang telah terintegrasi, sehingga aduan masyarakat semakin terarah dan tepat sasaran, dan memudahkan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Roy berharap, sosialisasi Permen PAN-RB Nomor 46 Tahun 2020 ini dapat meningkatkan kualitas pengelolaan LAPOR! Paman, sehingga tindak lanjut terhadap aduan masyarakat juga semakin baik.
“Dengan pengelolaan dan tindak lanjut aduan yang lebih baik, maka pelayanan publik bisa dilakukan dengan tepat sasaran,” harapnya. (ASC/RDM/APR)
Banjarmasin – Dalam rangka mewujudkan generasi intelektual yang unggul, berakhlak mulia, kreatif dan inivatif dalam beradaptasi di era new normal, UNISKA diharapkan dapat membangun nuansa pendidikan yang sesuai dengan kemajuan dan tuntutan perkembangan saat ini.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor saat memberikan sambutan pada wisuda ke-43 Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Kamis (23/12).
Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini juga berharap dengan adanya lulusan-lulusan baru ini dapat meningkatkan SDM yang ada di Kalimantan Selatan saat ini.
“Dengan adanya lulusan lulusan dari kampus tercinta ini, menjadi harapan besar dalam meningkatkan SDM di Kalsel terutama agar semakin berkualitas dan berdaya saing kedepannya,” ucapnya
Tentunya label sarjana tidak hanya dimaknai sebagai capaian pribadi saja, tetapi juga harus mampu mengamalkan keilmuan dalam menjalankan roda kehidupan yang sesuai prinsip-prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Paman Birin.
Paman Birin juga mengingatkan agar para sarjana jangan cepat puas dengan hasil yang didapat hari ini.
“Teruslah bersaing dengan mengembangkan kemampuan diri, terutama bahasa asing dan teknologi. Jangan cepat merasa puas, terus lanjutkan dan bergerak,” tandasnya.
Sementara itu, Rektor UNISKA, Abdul Malik mengatakan, pelaksanaan wisuda berlangsung selama tiga hari, 21 – 23 Desember dan melepas sebanyak 3.134 Mahasiswa.
Wisuda digelar dengan dua sesi untuk menimalisir kerumunan karena Banjarmasin masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.
“Karena kita tidak bisa melaksanakan per semester, karena sejak dua tahun ini ada Covid-19. Jadi melaksanakan satu tahun sekali saja,” kata Abdul Malik.
Abdul Malik juga berpesan kepada wisudawan agar mampu bersaing di dunia kerja setelah mengambil ilmu dan pengalaman di perguruan tinggi ini.
“Jangan berpikiri menerima gaji berapa, tapi berpikirlah saya menggaji berapa. Minimal gaji untuk mereka sendiri, biar tidak jadi beban,” ucapnya. (BIROADPIM/RDM/APR)
Tabalong – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pertemuan rutin empat bulanan se Kalimantan Selatan di Pendopo Bersinar, Kabupaten Tabalong, Kamis (23/12).
Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Raudatul Jannah Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PKK Kabupaten/Kota atas kehadiran dalam rapat empat bulanan itu.
Secara khusus ia juga mengucapkan terima kasih kepada PKK. Tabalong atas kesediaan sebagai tuan rumah tempat kegiatan rapat.
Raudatul Jannah mengatakan, pertemuan empat bulanan ini dalam rangka silaturahmi dan evaluasi program kerja PKK dalam pembangunan di daerah.
Dalam arahanya Raudatul Jannah mengatakan, pandemi COVID-19 belum usai dan di Indonesia sudah ada yang terinfeksi varian baru Omicron, ini tentunya membuat kader PKK harus tetap disipilin menerapkan protokol kesehatan.
Dirinya meminta PKK tetap bantu upaya pemerintah untuk mengejar target vaksinasi untuk masyarakat sebagai sasaran.
“Pandemi ini tidak bisa dianggap remeh, Omicron mempunyai tingkat penularan cukup tinggi, untuk itu perlu percepatan vaksinasi dengan mengajak masyarakat, kalau untuk mengejar target harus door to door,” katanya.
Dengan percepatan vaksinasi, Raudatul Jannah mengatakan, keadaan ekonomi banua Kalimantan Selatan bisa kembali normal seperti sedia kala.
Selain itu, Raudatul Jannah juga menginginkan setiap PKK di Kabupaten Kota memiliki Koperasi yang berbadan hukum. Dengan adanya Koperasi bisa membantu ekonomi kader PKK.
Wakil Ketua TP PKK Kalsel Fathul Jannah menambahkan, PKK Kalsel mendukung kreativitas yang dihadirkan PKK Kabupaten Kota untuk memajukan ekonomi desa seperti program satu desa satu produk yang terintegrasi.
“Diharapkan potensi ekonomi dari desa desa yang ada di Kalsel semakin terbuka dan dikenal sehingga diminati baik dari Kalsel maupun luar Kalsel,” katanya.
Menurutnya, kader PKK harus terus melakukan peningkatan kualitas diri dan terus berinovasi.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong, Syarifah Syifa mengucapkan terima kasih atas dukungan TP PKK Provinsi selama ini kepada wilayahnya.
Menurutnya, TP PKK Kabupaten Tabalong terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam berkegiatan.
Dirinya memaparkan kegiatan yang telah dilaksanakan seperti rapat rutin setiap bulan, lomba-lomba kegiatan PKK, safari ramadhan, peringatan keagamaan, pembinaan kelompok dasawisma, temu kader posyando dan kegiatan lainnya. (BIROADPIM/RDM/APR)
Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021, dalam rangka kesiapan mengawal kondusivitas dan keamanan Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru ( Nataru) 2022.
Apel dilaksanakan di Lapangan SATPAS km.21, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kamis (23/12).
Sahbirin Noor bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Rikwanto serta Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.
Disampaikan, operasi lilin akan digelar selama sepuluh hari, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Kapolri Jenderal Listo Sigit Prabowo melalui amanatnya yang dibacakan gubernur, menyebut, Polri telah menyiapkan 83.917 personil Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya.
Seluruh personel akan ditempatkan di pos pengamanan juga pos pelayanan di pusat keramaian, termasuk akses bandara dan pelabuhan. Tentu ujarnya dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Pengamanan ini jangan dianggap agenda rutin biasa. Jangan sampai menimbulkan kluster baru Covid-19,” pesan Kapolri.
Lanjutnya, berdasarkan mapping kerawanan, ada beberapa prediksi gangguan kantibmas yang harus diantisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, sabotase.
Kemudian pesta minuman keras dan penyalahgunaan narkoba, aksi perusakan fasilitas umum, berbagai aksi kriminalitas, hingga bencana alam.
“Saya harapkan seluruh kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang efektif dan efisien, sesuai karakteristik kerawanan yang ada,” ujar Jenderal Listyo Sigit.
“Laksanakan pengamanan secara profesional dan proporsional, bertindak tegas tapi juga humanis. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan solidaritas,” tegas Gubernur, saat membacakan amanah Kapolri.
Ditemui usai upacara, Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Rikwanto mengungkapkan, sejauh ini keadaan Kalimantan cukup kondusif baik dari segi sosial maupun kerukunan beragama. Namun, tindakan preventif tentu harus dilakukan demi keamanan masyarakat.
“Potensi terorisme mengganggu perayaan momen tertentu, seperti Natal dan Tahun Baru. Karena itu, pencegahan lebih baik dilakukan. Mudah-mudahan situasi tetap terjaga aman dan kondusif,” ucapnya. (BIROADPIM/RDM/APR)
Banjarbaru – Melalui dukungan Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri RI, pendistribusian blangko e-KTP di kabupaten/kota Kalsel tercapai sebanyak 210 ribu keping, pada tahun 2021.
Kepala Dinas Dukcapil dan KB Kalsel, Irfan Sayuti, mengatakan, selain atas fasilitasi pemerintah pusat, gerakan ini juga merupakan inisiatif dari Pemprov Kalsel agar layanan administrasi kependudukan di kabupaten/kota terpenuhi.
“Ketersediaannya selama ini sangat menunjang pelayanan. Bahkan, ini juga sudah membantu menyukseskan penyelenggaraan vaksinasi massal yang masih berjalan,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (22/12) siang.
Sejak Januari – November 2021, diakui Irfan, ketersediaan blangko sangat tercukupi. Bahkan, mampu menutupi pergantian adminduk yang hilang pasca bencana banjir.
“Totalnya keseluruhan yang telah didistribusikan itu sebanyak 210 ribu keping blangko e-KTP. Selama adanya posko Adminduk, dokumen yang hilang berhasil diganti baru,” tuturnya.
Dari hasil monitoring dan laporan Dukcapil kabupaten/kota, ia menyebutkan, hadirnya program sadar Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kalsel membuat minat masyarakat jadi tinggi.
“Dilihat dari rasio rata-rata layanan di kabupaten/kota aman, dan keperluan masyarkat untuk memiliki dokumen kependudukan diakui mampu berjalan dengan sangat baik,” paparnya.
Disdukcapil Kalsel juga berhasil membagikan ribuan blangko e-KTP sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, tahun ini blangko e-KTP tidak ada istilah kelangkaan di Kalsel bahkan lancar dan sangat menunjang dalam pelaksanaan kegiatan layanan Adminduk di kabupaten/kota,” beber Irfan Sayuti.
Kepala Dinas Dukcapil dan KB Provinsi Kalsel, Irfan Sayuti
Sebelumnya, Disdukcapil Provinsi dan kabupaten/kota telah mengganti 112.433 dokumen kependudukan baru pasca bencana banjir. Pencapaian ini mendapatkan apresiasi dari Direktorat Dukcapil Kemendagri RI dan DPRD Kalimantan Selatan.
“Itu termasuk KK sebanyak 111.000 lembar, e KTP 1.110 keping blangko, akta kematian 31 lembar dan 292 akta kelahiran,” ungkapnya.
Tercatat Maret 2021 lalu, Disdukcapil kabupaten/kota di Kalimantan Selatan telah mencetak ulang e-KTP baru sebanyak 1.024 keping blangko setelah musibah banjir terjadi.
Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik hasil realisasi kinerja yang selama ini telah dilaksanakan Disdukcapil Kalimantan Selatan bersama kabupaten/kota.
“Kalsel termasuk provinsi yang kinerjanya bagus dan di atas rata-rata. Jelas, ini harus dipertahankan,” ungkapnya.
Tercatat sepanjang Januari – November 2021, Kota Banjarbaru menerima 20.000 keping blangko e-KTP, Banjarmasin sekitar 32.000 keping, Kabupaten Banjar 22.500, Batola 12.000, Tapin 2.500, HSS 16.500, HST 5.000, HSU 8.500, Balangan 4.000, Tabalong 19.500, Tanah Laut 27.000, Tanah Bumbu 14.000 dan Kotabaru sebanyak 26.500 keping. (RHS/RIW/APR)