Dinas TPH Kalsel Sediakan Sarana dan Prasarana Untuk Kenyamanan Jemaah Haul Guru Sekumpul ke-18

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan turut menyukseskan Haul ke-18 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang akan digelar pada Kamis malam, (26/1) di kediaman Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Jalan Kertak Baru, Kampung Keramat Kecamatan Martapura Timur dengan menyiapkan beberapa sarana dan prasana bagi masyarakat yang menghadiri.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman menyampaikan, pihaknya akan menyediakan 4 unit mobil beserta relawan untuk membantu para jemaah berangkat ke titik terakhir transportasi.

“Nanti kami menyediakan relawan serta 4 unit mobil untuk membantu para jemaah,” ungkap Syamsir Rahman melalui sambungan telpon pada Rabu (25/1).

Syamsir menambahkan, selain menyediakan unit transportasi dan relawan, pihaknya juga akan membuka warung gratis di dua titik yaitu daerah murjani bertempat di kantor Dinas TPH Provinsi Kalsel dan jalan menuju titik haul. Warung gratis diharapkan dapat memudahkan para jema’ah beristirahat sambil menikmati makanan dan minuman baik sebelum menuju ke acara haul maupun sesudah acara haul ke 18 Guru Sekumpul.

“Warung ini kami buka mulai siang hingga acara selesai,” lanjut Syamsir.

Setelah acara selesai, seluruh Karyawan Dinas TPH Provinsi Kalsel akan melakukan giat bersih – bersih di area haul agar area tersebut kembali bersih sedia kala.

“Kami akan bergerak untuk membersihkan sampah di beberapa titik area haul, supaya daerah tersebut kembali bersih,” lanjut Syamsir.

Syamsir berharap pada pelaksanaan Haul ke-18 Guru Sekumpul dapat berjalan dengan tertib sehingga semua kegiatan bisa berjalan dengan khusyu. Karena pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul sudah lama tidak terlaksana, maka kemungkinan akan banyak jamaah yang datang dari seluruh penjuru. (MRF/RDM/RH)

RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Turut Berpartisipasi Pada Haul Guru Sekumpul ke-18

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, turut berpartisipasi dalam haul Akbar Ulama Kharismatik KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani ke-18.

Menurut Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, kepada wartawan pada Rabu (25/1), pihaknya sebagai tenaga kesehatan, bersama SKPD lain telah mempersiapkan untuk ditempatkan pada titik yang telah ditentukan panitia. Dalam kegiatan tidak hanya fokus pada penyakit gigi, akan menangani kasus umum seperti orang pingsan, dan yang mengalami kecelakaan, menggunakan mobil ambulans untuk membawa ke rumah sakit terdekat.

“Kita telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kalsel dan rumah sakit lain, untuk menyiapkan posko kesehatan,” katanya

Disampaikan Teguh, untuk menyukseskan Haul Abah Guru Sekumpul ke -18 tahun ini, pihaknya akan menurunkan 10 petugas kesehatan yaitu dokter umum, perawat gigi dan satu unit mobil ambulans. Dengan demikian kalau ada masyarakat yang tiba-tiba mengalami masalah dengan gigi, petugas bisa langsung sigap untuk memberi obat-obatan terlebih dahulu.

“Posko kesehatan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, nanti akan berada di Jalan Keramat tepat di depan ritel minimarket dekat dengan titik lokasi haul,” ungkapnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan, selama
haul Akbar Ulama Kharismatik KH. Muhammad Zaini Abdul Gani, pihaknya juga akan membagikan makanan ringan, seperti cemilan, kue, dan air minum untuk para jamaah.

“Semoga pelaksanaan haul tahun 2023 ini, berlangsung lancar dan sukses di lapangan,” pungkasnya. (NHF/RDM/RH)

Sukseskan Haul Guru Sekumpul ke-18, Ini Yang Dilakukan RSUD Ulin Banjarmasin

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin pada saat pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18, memberikan pelayanan gratis. Seperti, ambulance, pemeriksaan kesehatan, serta warung gratis, untuk para jemaah haul tersebut.

“Pada pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18, RSUD Ulin Banjarmasin turut berpartisipasi dengan memberikan beberapa pelayan gratis,” ungkap Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar, kepada sejumlah wartawan, Rabu (25/1).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar

Izzak mengatakan, karena RSUD Ulin Banjarmasin bergerak di bidang kesehatan, maka pelayanan yang diberikan pada pelaksanaan haul ini juga pada masalah kesehatan. Layanannya berupa 2 unit ambulance, yang ditempatkan di acara utama, dan sekitar kawasan Martapura Timur.

Pada pelaksanaan haul tersebut, lanjutnya, RSUD Ulin Banjarmasin juga membuka beberapa posko pelayanan kesehatan.

“RSUD Ulin Banjarmasin juga menyiapkan mini ICU, untuk kedatangan Wakil Presiden, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel,” jelas Izzak.

Selain pelayanan kesehatan, tambahnya, RSUD Ulin Banjarmasin juga membuka warung gratis disekitar tempat pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18.

“Untuk warung gratis tersebut kami bekerjasama dengan UMKM setempat, yang dibeli seluruhnya, kemudian diberikan untuk para jemaah haul,” ucap Izzak. (SRI/RIW/RH)

Dislautkan Kalsel Berikan 1 Ton Ikan Segar Untuk Dapur Umum Haul Guru Sekumpul ke-18

BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, pada pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18 tahun ini, turut berpartisipasi dengan memberikan 1 ton ikan segar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, 1 ton ikan segar tersebut akan dibagikan ke seluruh dapur umum, yang ada pada pelaksanaan haul tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono

“Sejak Selasa 24 Januari kami telah mendistribusikan ikan tersebut ke relawan dapur umum haul,” ungkap Rusdi, Rabu (25/1).

Menurut Rusdi, ikan yang diberikan dari jenis ikan peda serta ikan salmon. Ikan tersebut dibagikan ke 47 dapur umum. Pembagiannya sebanyak 20-25 kilogram ikan segar di setiap dapur umum.

“Kami berharap, dengan berpartisipasi memberikan satu ton ikan dan rest area dapat bermanfaat bagi para jemaah haul Guru Sekumpul,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Rusdi, pihaknya juga menjadikan kawasan Perkantoran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tempat rest area atau tempat beristirahat bagi para jemaah haul.

“Silahkan kepada para jemaah haul untuk mampir di rest area kantor kita, kita akan sediakan berbagai snack dan minuman,” ucap Rusdi. (SRI/RIW/RH)

Dispar Kalsel Gelar Baksos, Dukung Haul Guru Sekumpul

BANJAR – Kegiatan haul akbar Guru Sekumpul ke – 18, terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya dari Dinas Pariwisata Provinsi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (25/1) mengatakan, dari hasil rapat yang digelar bersama jajaran dan pegawai Dispar Kalsel, pihaknya sepakat menggelar bakti sosial dalam rangka mensukseskan haul akbar ulama kharismatik KH. Muhammad Zaini Abdul Gani.

“Kami membuka warung gratis dan menjadi relawan seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” katanya

Disampaikan Syarifuddin, selama ini Dinas Pariwisara Kalimantan Selatan, turut serta mempromosikan di media sosial, jelang haul akbar ulama kharismatik KH. Muhammad Zaini Abdul Gani. Momentum ini merupakan angin segar bagi sektor pariwisata di Banua, mengingat berdampak pada banyaknya pengunjung ke Kalsel.

“Alhamdulillah haul akbar abah Guru Sekumpul ke -18 tahun ini, dibuka untuk masyarakat umum,” katanya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, pelaksanaan haul ini dapat semakin memajukan sektor ekonomi kreatif. Sebab para pengunjung tentu akan menginap, otomatis hotel dan penginapan akan ramai, begitu juga rumah makan maupun wisata kuliner, karena para wisatawan tidak hanya lokal, luar daerah hingga mancanegara.

“Semoga haul akbar Abah Guru Sekumpul, berjalan lancar dan sukses dan makin maju ekonomi di Banua,” tutupnya.

Untuk diketahui, haul akbar Guru Sekumpul ke-18 ini, merupakan inisiasi dari para murid Guru Sekumpul, yang didukung penuh pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, dan akan digelar pada Kamis (26/1) malam di Jalan Kampung Keramat kecamatan Martapura Timur, kabupaten Banjar. (NHF/RIW/RH)

Bapelkes Kalsel Siapkan Posko dan Rest Area Jemaah Haul Guru Sekumpul ke-18

BANJARBARU – Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut mendukung peringatan haul Guru Sekumpul ke-18 yang akan diselenggarakan pada Kamis (26/1) malam.

Kepala Seksi Pengendalian Mutu Bapelkes Kalsel, Abdul Basit, menyebut, pihaknya sudah menyiapkan asrama dan guest house yang bisa menampung beberapa tamu yang ingin menginap.

Kepala Seksi Pengendalian Mutu Bapelkes Kalsel, Abdul Basit

“Bapelkes Kalsel mendukung dengan menyiapkan 4 asrama ditambah 1 asrama VIP untuk tamu khusus, kita juga siapkan 5 buah guest house,” ujarnya, Rabu (25/1).

Dirincikannya, 4 asrama reguler itu memiliki total 78 kamar, sedangkan asrama VIP memiliki 20 kamar.

“Setiap kamarnya mampu menampung dua orang tamu, sehingga jika diakumulasikan seluruh kamar dapat menampung 196 tamu atau jemaah,” paparnya.

Sementara untuk guest house yang disiapkan memiliki 3 buah kamar dengan masing-masing dapat ditempati oleh dua orang tamu.

“Kalau di guest house kira-kira mampu menampung 30 orang tamu,” tambahnya.

Selain wadah menginap, Bapelkes yang merupakan UPT Dinas Kesehatan provinsi ini, juga menyiapkan posko kesehatan dan rest area (tempat istirahat) untuk jemaah yang ingin menuju atau keluar dari lokasi haul, tepatnya di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, di Kampung Keramat, Martapura Timur.

Posko itu, rencananya dilengkapi dengan konsumsi dan snack untuk jemaah yang ingin beristirahat.

“Kita siapkan konsumsi sebanyak-banyaknya seperti peringatan haul sebelum-sebelumnya,” ungkapnya.

Rest area juga dibangun sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para jemaah haul.

“Nanti rest areanya dinaungi pepohonan rindang. Jadi dapat menciptakan angin segar dan dapat mempercepat pemulihan stamina para jemaah yang ingin menuju atau pulang dari lokasi haul,” tuturnya.

Ia berharap seluruh jemaah dapat memanfaatkan dan menikmati seluruh fasilitas yang disiapkan Bapelkes di rest area dan posko tersebut.

“Besok (Kamis) pagi posko dan rest areanya akan mulai kita operasikan,” tutupnya. (SYA/RIW/RH)

Disdag Kalsel Gelar Pasmur, Dukung Haul Abah Guru Sekumpul

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, bersama beberapa pihak di kabupaten Banjar, mendukung penuh kegiatan haul akbar Abah Guru Sekumpul, melalui pasar murah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (25/1).

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani

Ia menjelaskan, pasar murah dilakukan 10 hari sebelum kegiatan haul abah Guru Sekumpul, di kawasan dekat kegiatan itu, sebagai upaya membantu masyarakat sekitar, terutama sekitaran Kampung Keramat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Warga sekitar nanti, saat haulan akan menerima tamu, keluarga maupun handai taulan, biasanya menjadi suatu kebiasaan menyajikan berbagai hidangan yang gratis,” katanya.

Birhasani menyampaikan, selama kegiatan pasar murah berlangsung, masyarakat sangat antusias menyambutnya. Mereka rela datang sejak pukul 07.30 – 12.00 WITA, untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. Terutama bahan pokok seperti beras, ayam, telur ayam, minyak goreng, gula, sayur-sayuran, dan berbagai keperluan rumah tangga sehari-hari.

Pada pasar murah yang bertempat di halaman parkir Ponpes Darussalam Martapura tersebut, juga dibagikan beras secara gratis dari beras Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Kalsel, yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan.

“Kami bantu dengan pengadaan sembako yang lebih murah,” ucapnya.

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, pasar murah ini tidak hanya digelar di kabupaten Banjar, juga ke daerah lain, yakni kabupaten Kotabaru dan kota Banjarmasin, dalam rangka pengendalian inflasi. Semua komoditi yang dijual telah disubsidi pemerintah provinsi Kalsel.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Birhasani, saat membuka Pasmur di Kotabaru

“Pasmur pengendalian inflasi di Kabupaten Kotabaru digelar mulai Selasa 24 Januari dan kegiatan akan terus dilanjutkan,” tutup Birhasani. (NHF/RIW/RH)

Sambut Haul ke-18 Guru Sekumpul, Supian HK Siapkan Makanan dan BBM Gratis Bagi Jemaah

BANJARMASIN – Berbagai dukungan terus mengalir dalam rangka menyambut haul ke-18 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul yang akan dilaksanakan di kediaman Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor pada Kamis (26/1) malam, di Kampung Keramat kecamatan Martapura Timur kabupaten Banjar.

Salah satunya dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK. Ia mendirikan posko – dapur umum untuk jemaah haul ke-18 Guru Sekumpul yang berlokasi di halaman kediamannya di jalan Pemanjatan kecamatan Gambut kabupaten Banjar.

Menurut Supian HK, dapur umum itu akan dibuka pada Kamis (26/1) mulai pukul 09.00 WITA sampai selesai.

“Kita akan siapkan makanan sekitar lima ribu paket untuk para jemaah haul ke-18 dengan menu bermacam-macam seperti telur masak habang, ayam dan daging,” katanya kepada wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (25/1).

Selain menyiapkan makanan, Supian HK juga menyediakan bahan bakar minyak (BBM) gratis untuk jemaah haul pengguna sepeda motor.

“Kami menyiapkan sekitar 500 liter BBM untuk jemaah haul ke-18. Masing-masing dijatah 1 liter satu botol kemasan air mineral,” jelasnya.

Supian HK mengharapkan, pelaksanaan haul ke-18 Guru Sekumpul yang diprediksi akan dihadiri puluhan ribu pecinta ulama besar Martapura ini berjalan lancar, kondusif dan membawa berkah.

Seperti diketahui, haul Akbar Guru Sekumpul merupakan kegiatan tahunan yang dihadiri ratusan ribu bahkan jutaan pecinta ulama besar Martapura ini dari berbagai belahan dunia. Untuk haul tahun ini merupakan inisiatif anak murid beliau semasa hidup sebagai tanda kecintaan murid Guru Sekumpul terhadap gurunya. Apalagi banyak warga merindukan kegiatan yang terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19 ini. (NRH/RIW/RH)

Ekosistem Laut dan Pesisir Dinilai Memprihatinkan, Paman Yani Serukan RZWP

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menilai keberlangsungan ekosistem laut saat ini cukup memprihatinkan. Ditambah lagi, banyaknya nelayan luar daerah yang menggunakan alat cantrang sebagai alternatif menangkap ikan di perairan laut.

Warga Desa Rantau Panjang Hulu yang hadir dalam pelaksanaan Sosper Perda Nomor 13 Tahun 2018 terkait RZWP

Ini digambarkannya saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perundang-undangan (Sosper) Perda Nomor 13 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir (RZWP) dan Pulau-Pulau Kecil di Kalimantan Selatan, di Desa Rantau Panjang Hulu, Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Selasa (24/1) siang.

“Yang kami soroti saat ini adalah daerah pesisir yang mulai terkikis. Kalau dilihat air laut dari tahun ke tahun terus naik dan tentu menjadi perhatian serius oleh seluruh pihak,” ucapnya.

Ia berpendapat, penyelenggaraan yang dilakukan bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel melalui Pelabuhan Perikanan (PPI) Batulicin dapat menebarkan edukasi kepada masyarakat yang berprofesi sebagai penangkap ikan laut atau nelayan.

“Berdasarkan hasil informasi yang kami dapatkan bahwa nelayan di pesisir sini kalau menangkap ikan mereka masih tahu diri. Tetapi luar daerah itu tidak tahu menahu bahkan masih ada yang berani menggunakan cantrang. Kalau dibiarkan ini pasti akan hancur dan berharap aparat penegak hukum, pemerintah dapat menindak tegas,” papar Paman Yani (sapaan akrab) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar dari Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Apalagi, politisi yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel ini menyebut, hutan mangrove serta terumbu karang merupakan ekosistem yang penting bagi keberlangsungan habitat di laut bahkan juga berdampak positif di daerah pesisir.

“Dengan adanya perda ini. Kita dapat memanfaatkan hasil laut dengan bijak tanpa harus melakukan ekploitasi atau pengrusakan, sehingga, mata rantai ekosistemnya juga terjaga dengan baik,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rantau Panjang Hulu Amaluddin, mengungkapkan, penyampaian informasi melalui sosialisasi perda tersebut sangat bermafaat bagi warganya yang kebetulan selain bercocok tanam, berkebun sebagian juga nelayan.

“Yang jelas, kami sangat berterima kasih apa yang sampaikan Paman Yani sangat berharga sekali apalagi menjaga lingkungan itu penting sekali. Karena sebelum akhir 2022 diketahui 6 Kilometer air laut naik ke darat,” tuturnya.

Sebagai kades, dirinya menegaskan, tentu turut ikut menyebarluaskan perda ini sebagai bentuk pengetahuan positif supaya masyarakat di Desa Rantau Panjang Hul mampu menyerap dengan baik serta bisa mengimplementasikannya.

“Mudah-mudahan setelah ini masyarakat lainnya juga turut menginformasikan,” tutupnya.

Sekedar diketahui, penyelenggaraan Sosialisasi Perundang-Undangan (Sosper) Perda Nomor 13 Tahun 2018 terkait Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP) di Kalimantan Selatan itu juga menghadirkan Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin, Akhmad Syarwani. (RHS/RDM/RH)

Lantik KBB 2022 – 2026, Paman Birin Ingin Budaya Banjar Mendunia

BANJARMASIN – Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) akhirnya punya Ketua dan Pengurus baru. Setelah hampir 20 tahun dipimpin Rudy Ariffin, Gubernur Kalimantan Selatan periode 2006 – 2016, akhirnya pada Minggu (22/1) malam, KBB resmi dipimpin ketua baru, yakni Sahbirin Noor, Gubernur Kalsel. Masa kepemimpinan Paman Birin (sapaan akrab Gubernur) adalah hingga 2026 mendatang.

Gubernur Kalsel saat menerima keputusan penunjukan dirinya sebagai Ketua KBB

Sahbirin Noor resmi menjabat sebagai Ketua KBB se dunia, setelah menerima pataka KBB dari tim formatur pemilihan ketua. Selanjutnya, Gubernur pun mengukuhkan dan melantik Pengurus Pusat KBB se dunia periode 2022 – 2026.

Gubernur Kalsel berfoto bersama Pengurus Pusat KBB se dunia periode 2022 – 2026

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan mengucapkan terima kasih, atas kepercayaan ‘Bubuhan Banjar’ memilih dirinya sebagai ketua KBB. Apalagi harapan besar digantungkan pada pengurus yang baru, untuk dapat membawa Banjar menuju dunia.

“Kita berharap apa yang kita lakukan ini mendapat ridho dari Allah,” tutup Gubernur dalam sambutannya.

Sementara itu, usai pengukuhan dan pelantikan, Rudy Ariffin, yang kini ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasehat KBB se dunia, mengaku sangat senang, KBB memiliki ketua dan pengurus baru. Mengingat dirinya sudah hampir 20 tahun menjalankan amanah sebagai ketua KBB.

“Saya berharap, pengurus yang baru ini dapat lebih mengenalkan Banjar hingga ke tingkat dunia. Apalagi saat ini, banyak Bubuhan Banjar yang merantau ke berbagai negara. Saya berharap, masyarakat Banjar yang masih tinggal di Banua dapat menjalin komunikasi baik dengan mereka yang merantau. Kemudian juga meningkatkan berbagai usaha, yang mungkin bisa meningkatkan perekonomian Bubuhan Banjar di perantauan,” jelas Rudy kepada wartawan.

Ratusan undangan menghadiri pengukuran dan pelantikan Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar se dunia periode 2022 – 2026, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Termasuk perwakilan Bubuhan Banjar dari sejumlah daerah di Indonesia, dan juga kerukunan suku bangsa di Indonesia yang berdomisili di Kalimantan Selatan. Sayangnya perwakilan Bubuhan Banjar dari Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam berhalangan hadir. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version