Haul ke-18 Berjalan Lancar, Wapres : Kita Perlu Orang Saleh Seperti Abah Guru Sekumpul di Negeri Ini

BANJAR – Peringatan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) ke-18 di Kampung Keramat, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam, sukses digelar.

Wapres RI Ma’ruf Amin (sorban) saat meninggalkan lokasi haul didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri Wapres) dan Pimpinan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Quran Darussalam KH Muhammad Wildan Salman (kanan Wapres)

Haul yang diinisiasi murid Abah Guru Sekumpul itu bahkan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan istri, Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin.

Wapres RI Ma’ruf Amin (podium) saat memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Ma’ruf menilai Abah Guru Sekumpul adalah sosok orang saleh dan membawa keberkahan bukan hanya semasa hidup, melainkan juga setelah wafatnya.

Orang saleh menurutnya adalah manusia yang senantiasa berada di jalan Tuhannya. Sehingga, Allah menjamin akan memberikan apa yang orang saleh atau para wali tersebut minta.

“Orang-orang saleh adalah orang yang dekat dengan Allah karena bukan hanya mengamalkan yang wajib tetapi juga yang sunnah,” ujarnya.

Ma’ruf menyebut, Abah Guru Sekumpul adalah orang yang dicintai banyak orang. Dimanapun, orang-orang selalu menyebut tentang kebaikannya.

“Orang seperti inilah, orang salihin, Aulia Allah, yang memang kita butuhkan di negeri ini. Karena kalau dia meminta kepada Allah, Allah mengabulkan. Kalau dia memohon perlindungan, dikabulkan,” terang Ma’ruf.

Ma’ruf berharap masih ada para wali yang senantiasa berdoa untuk kebaikan bangsa Indonesia. Sehingga bangsa Indonesia bisa hidup tenang, tentram, sejahtera, dan diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat.

“Kita berharap, mudah-mudahan negeri ini, Indonesia yang kita cintai, jangan sampai tidak ada orang-orang seperti itu. Mudah-mudahan masih ada para wali, para aulia, rabbani yang salihin yang senantiasa berdoa sehingga kita hidup dalam keadaan baik, tenang, tentram, sejahtera, dan kita semua diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat,” harapnya.

Haul yang bertepatan pada malam 5 Rajab 1444 Hijriah (tanggal wafat Abah Guru Sekumpul dalam kalender Islam) itu sempat dikhawatirkan sepi jamaah. Sebab pada hari peringatan hujan deras mengguyur sejumlah daerah mulai pagi hingga sore hari.

Nyatanya, ketika hujan mulai mereda, ribuan jamaah berangsur membludak hingga memadati lokasi utama peringatan hingga ke luar jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer.

Hal itu membuat Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, mengaku bersyukur karena suasana seperti itu sudah hampir 3 tahun tidak pernah terjadi akibat pandemi.

“Kurang lebih hampir 3 tahun kita tidak merasakan suasana yang biasanya setiap tahun kita laksanakan dalam agenda rakyat Banua kita, Haul Abah Guru Sekumpul,” ujarnya.

Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel) berharap peringatan haul akbar ini mampu menjawab kerinduan yang selama ini dilaksanakan.

“Saya tentunya mengucapkan terimakasih kepada semua yang berpartisipasi dan yang berhadir pada acara malam hari ini, jika ada hal-hal yang kurang berkenan saya mohon ampun dan maaf,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada peringatan haul di kediaman pribadi Gubernur Kalsel itu, Pimpinan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Darussalam Martapura, KH Muhammad Wildan Salman bertugas sebagai pembaca manaqib (riwayat hidup) Abah Guru Sekumpul. Sementara pemberi tausyiah yakni KH Musta’in Syafi’ie dari Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur. (SYA/RDM/RH)

Dukung Haul Akbar, SKPD Pemprov Kalsel Ikut Dilibatkan Layani Jemaah

BANJAR – Seiring dengan dicabutnya aturan PPKM yang membatasi gerak masyarakat selama pandemi COVID-19, maka sejumlah kegiatan dengan mengundang massa dalam jumlah besar pun, mulai digelar di Kalimantan Selatan. Salah satunya adalah haul akbar ke-18 ulama kebanggaan Banua, KH. Muhammad Zaini Abdul Gani atau Guru Sekumpul. Bertempat di kawasan Kertak Baru, Kampung Keramat, kabupaten Banjar, haul akbar ke-18 ini digelar atas inisiasi para murid Guru Sekumpul.

Haul ke-18 ini pun mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, termasuk dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup pemerintah provinsi. Termasuk Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.

“Pada haul akbar ini, kami juga tidak ketinggalan untuk terlibat menyukseskannya. Yakni dengan membuat posko kesehatan di dekat lokasi acara, di kawasan sekitar kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan. Posko kami tepat di depan SPBU, jadi mudah untuk ditemukan,” jelas Anna Martiana, Direktur RSJ Sambang Lihum kepada Abdi Persada FM, Rabu (25/1).

Posko kesehatan RSJ Sambang Lihum

Di posko ini, menurut Anna, pihaknya menerjunkan sejumlah petugas kesehatan untuk memberikan layanan kesehatan. Seperti pemeriksaan tekanan darah, dan juga pemberian obat bagi yang memerlukan.

“Kami juga akan membagikan sekitar seribu sampai seribu 500 nasi bungkus kepada jemaah”, tambahnya.

Selain RSJ Sambang Lihum, layanan gratis kepada jemaah haul Guru Sekumpul juga diberikan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan. Sejak Rabu (25/1), Disbunnak sudah membuka warung gratis bagi seluruh jemaah haul.

“Kita buka mulai hari ini, jadi jemaah yang berangkat hari ini, bisa singgah di warung kami. Tapi untuk menu kambing, menu spesial kami, baru akan disajikan besok”, kata Suparmi, Kepala Disbunnak Provinsi Kalsel, pada Rabu (25/1).

Kepada Abdi Persada FM, Suparmi juga menjelaskan, ada banyak menu makanan dan minuman yang disajikan di warung gratis Disbunnak. Semuanya merupakan makanan berat dengan lauk produk peternakan.

“Kita siapkan seribu porsi besok, termasuk menu nasi kebuli, dan juga gorengan”, tutupnya. (RIW/RDM/RH)

PT Bangun Banua Kalsel Sediakan Dua Warung Gratis Bagi Jamaah Haul ke-18 Guru Sekumpul

BANJARMASIN – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan (Kalsel) ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Haul ke 18 Guru Sekumpul yang akan dilaksanakan pada Kamis (26/1) malam atas inisiatif para murid Ulama Besar Martapura tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, HM Bayu Budjang mengatakan pihaknya menyediakan dua warung gratis untuk jamaah haul ke 18 Guru Sekumpul yaitu di Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar dan di halaman Hotel Batung Batulis di Jalan Ahmad Yani KM 36,5 Banjarbaru.

Plt Dirut PT Bangun Banua Kalsel, HM Bayu Budjang

“Warung gratis di Desa Sungai Batang ditujukan untuk menyambut jamaah Haul dari arah Kalteng, Batola maupun Banjarmasin yang melewati jalur jalan Veteran – Sungai Lulut dan Sungai Tabuk. Sebelum mereka mencapai lokasi utama pelaksanaan Haul, kami akan melayani jamaah yang singgah dengan menyediakan makanan dan minuman,” katanya kepada wartawan, Rabu (25/1).

Warung gratis yang berlokasi di desa Sungai Batang ini juga dibantu oleh masyarakat setempat dalam pengerjaannya dengan bergotong royong mendirikan tenda, memasak makanan sampai pada pembagiannya kepada jamaah haul nanti.

Sementara, lanjut Bayu, untuk Warung Gratis di halaman Batung Batulis Banjarbaru akan disiapkan sekitar 3.000 nasi kotak untuk menyambut jamaah haul yang datang dari arah Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut dan lain-lain.

“Di sini juga disediakan rest area bagi jamaah, musholla untuk beribadah dan fasilitas umum lainnya seperti toilet,” jelasnya.

Bayu juga mengimbau agar jamaah mengikuti arahan panitia pelaksana agar kegiatan Haul ke 18 Guru Sekumpul berjalan tertib dan lancar.

Selain itu mengingat cuaca saat ini masih musim penghujan, Bayu berharap kepada jamaah khususnya dari luar kota Martapura yang ingin hadir agar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, misalnya membawa jas hujan, pakaian ganti, surat menyurat kendaraan dan lainnya.

“Jangan lupa membawa obat-obatan yang diperlukan, khususnya jika para jamaah ada riwayat penyakit,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Dinas PMD Kalsel Siap Bagikan 1.000 Bungkus Makanan Siap Saji Untuk Jamaah Haul

BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel bakal membagikan sedikitnya 1.000 bungkus makanan siap saji bagi jamaah haul akbar ke 18 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang diselenggarakan di Kampung Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam.

Kegiatan yang diinisiasi para alim ulama itu, turut membuat pihaknya terketuk untuk mensukseskan kegiatan ini. Termasuk dengan membuka lapak makanan gratis khusus bagi jamaah haul diharapkan mampu menebarkan makna kebaikan.

“Karena ini bentuk dukungan dan bentuk apresiasi kami kepada jamaah yang antusias hadir maka ribuan nasi bungkus disediakan. Tak hanya bentuk kecintaan kami terhadap alim ulama berkharimatik ini, tetapi, rasa persaudaraan yang harus dibangun,” ujar Kepala Dinas PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui sambungan telepon, Rabu (25/1) sore.

Kepala Dinas PMD Prov Kalsel, Faried Fakhmansyah

Personel yang diterjunkan di posko, lanjut Faried, seluruhnya dari instansi mereka sendiri yang sukarela membantu penyelenggaraan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul agar bisa berjalan lancar.

“Semoga pelaksanaan ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” singkatnya.

Sementara itu, Warga Desa Pekauman, Sairi, mengaku, dengan adanya posko atau lapak makanan gratis yang disediakan khusus bagi para jamaah haul ini setidaknya dapat menjadi amal zariyah. Apalagi, hal tersebut sudah menjadi kewajiban sebagai manusia untuk saling tolong menolong.

“Saya menganggap ini bagus, lebih banyak posko lebih baik lagi. Apalagi menyediakan makanan siap saji bagi jamaah, karena kita ketahui mereka tidak hanya dari lokal sini saja. Tetapi ada juga dari berbagai kabupaten, provinsi tetangga hingga luar daerah perlu diapresiasi,” ucap dia.

Dirinya juga berharap agar para jamaah bisa mengikuti instruksi dari relawan supaya pelaksanaan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul dapat berjalan lancar. Seiring, jamaah dari luar daerah yang akan hadir diperkirakan membludak. Sehingga, perlu ekstra dalam menghadapi situasi tersebut.

“Tadi sudah ada warga dari Samarinda yang datang. Apalagi, dengan dibuatnya posko masyarakat dan jamaah sangat terbantu sekali,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Dishut Kalsel Sediakan Warung Gratis Untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul ke-18

BANJARBARU – Menyambut acara haul akbar KH Zaini Abdul Ghani atau abah guru sekumpul ke-18 yang diselenggarakan di Kampung Keramat, Martapura Timur, Kab. Banjar, Kalsel di kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada 26 Januari malam, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan ikut berpartisipasi dengan membuka Rest Area dan Warung Gratis untuk para jamaah yang berhadir.

Rest Area dan dan Warung Gratis tersebut terletak di area kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Jalan Ahmad Yani, kilometer 34. Yang akan dibuka untuk jemaah mulai 26 – 27 Januari 2023.

Pada Rabu (25/6), Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra menyampaikan bahwa bagi para pegawai/rimbawan Dishut Kalsel juga dapat berkesempatan jika ingin ikut berpartisipasi/berkontribusi dalam acara haul akbar abah guru sekumpul nanti, dan akan dikoordinir oleh Sekretaris Dishut Kalsel.

“Kita sangat mendukung dan antusias dalam kelancaran haul akbar abah guru sekumpul ke-18 ini, Jadi Dishut Kalsel memberikan kesempatan khususnya kepada para pegawai/rimbawan Dishut Kalsel yang ingin ikut berkontribusi dan berpartisipasi dengan mendonasikan tenaga (sebagai panitia Rest Area/Warung Gratis Dishut Kalsel) atau mendonasikan apapun untuk kelancaran para Jemaah haul abah guru sekumpul nanti. Jadi kegiatan Rest Area dan Warung Gratis ini murni dari partisipasi para rimbawan kita, dan semoga dapat menjadi salah satu amal ibadah kita semua nantinya,” ucap Aya (sapaan akrabnya)

Aya mengharapkan dengan dibukanya rest area dan warung gratis yang terletak di kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dapat membantu kelancaran para jemaah yang berdatangan dari berbagai wilayah ke acara Haul Akbar Abah Guru Sekumpul ke-18.

“Direncanakan di lokasi Rest Area dan Warung Gratis yang dibuka Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan nanti akan menyajikan beberapa jamuan makanan dan minuman seperti aneka gorengan, nasi bungkus, kolak, kopi, teh, sirup, dan air mineral. Selain makanan dan minuman, Dishut Kalsel juga akan menyediakan aula untuk jemaah beristirahat dan mushala untuk melaksanakan sholat dan juga toilet yang berada di kantor Dishut Kalsel untuk para jamaah yang akan berhadir pada acara haul akbar abah guru sekumpul ke-18,” tutup Aya. (MRF/RDM/RH)

Pal 17, Jadi Lokasi Strategis Posko Layanan Jemaah Haul ke-18 Guru Sekumpul

BANJAR – Sejak Selasa (24/1) sore hingga Rabu (25/1) sejumlah posko relawan haul ke-18 Guru Sekumpul, sudah didirikan disejumlah lokasi strategis. Baik di kabupaten Banjar, kota Banjarbaru hingga menuju ke kawasan Banua Enam. Termasuk di kilometer 17 kabupaten Banjar.

Kilometer 17 menjadi lokasi strategis para sukarelawan haul membangun poskonya, karena jalur ini menjadi alternatif terdekat bagi jemaah dari Banjarmasin, khusus menggunakan ruas jalan Ahmad Yani menuju kawasan Telok Selong. Begitu juga jemaah dari Kalimantan Tengah, akan melewati jalan Gubernur Syarkawi ini, untuk menuju jalan Irigasi atau Karang Anyar.

“Ya kami mendirikan posko di sini karena lokasinya yang sangat strategis, sehingga posko ini dapat dimanfaatkan jemaah untuk beristirahat dan juga mendapatkan makanan serta minuman gratis”, ujar Muhammad Risanta, koordinator Posko Bubuhan Wartawan kepada Abdi Persada FM pada Rabu (25/1).

Posko Bubuhan Wartawan yang diprakarsai sejumlah jurnalis senior ini, akan membagikan sekitar 250 bungkus nasi kepada jemaah yang melintas, pada Kamis (26/1) mulai
pukul 09.00 WITA.

“Itu jumlah sementara yang saat ini bisa kami siapkan dari dana urunan para anggota posko. Insya Allah besok (Kamis) akan ada sumbangan nasi serta makanan ringan dari donatur, sebanyak seribu bungkus”, jelasnya.

Haul akbar ulama besar Kalimantan Selatan KH. Muhammad Zaini Abdul Gani ini, adalah yang pertama kalinya digelar setelah pandemi COVID-19. Haul kali ini merupakan inisiatif para murid abah Guru Sekumpul, dan didukung pemerintah provinsi Kalimantan Selatan. (RIW/RDM/RH)

Sukseskan Haul Guru Sekumpul ke-18, RSUD Moch Ansari Saleh Kirimkan Petugas Kesehatan dan Sediakan Warung Gratis

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moch Ansari Saleh Banjarmasin turut menyukseskan Haul ke-18 Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang dilaksanakan pada 26 Januari 2023 di Jalan Kertak Baru Kampung Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Direktur RSUD Moch Ansari Saleh Banjarmasin, Among Wibowo mengatakan, pihaknya memberikan dukungan dalam pelayanan kesehatan dengan mengirimkan Tim Kesehatan yang terdiri atas satu dokter, dua perawat dan satu ambulance beserta sopir ambulance.

“Pada saat pelaksanaan haul nantinya, tim petugas kesehatan kami siap memberikan pertolongan pertama hingga evakuasi menuju rumah sakit terdekat jika terjadi keadaan darurat,” katanya, Rabu (25/1).

Among menyampaikan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan dan rumah sakit lainnya terus berkoordinasi untuk kelancaran pelaksanaan Haul Guru Sekumpul.

“Kami meminta kepada seluruh jamaah yang berhadir pada kegiatan haul agar mematuhi tata tertib yang sudah dikeluarkan oleh panitia,” jelasnya.

Selain mengirim petugas kesehatan, lanjut Among, RSUD Ansari Saleh juga ikut berpatisipasi juga dengan memberikan layanan Warung Gratis bagi para Jamaah Haul ke 18 Guru Sekumpul.

“Saat ini Tim kami sedang mempersiapkan area  untuk warung gratis yang berlokasi  sekitar kawasan jalan Martapura Lama tidak jauh dari tempat acara Haul,” terangnya.

Among juga berpesan agar para jamaah selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan pelaksanaan Haul Guru Sekumpul tahun ini dapat berjalan lancar, aman, sukses dan berkah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ada sekitar 21  posko kesehatan yang tersebar di titik-titik strategis diantaranya lokasi utama, posko induk gang Amanah, dermaga Langgar Darul Aman. Terdapat dua rumah sakit milik pemerintah daerah yang dipersiapkan utuk melayani Rujukan jemaah, yakni RSUD Ratu Zalecha Martapura, dan RSUD Idaman Banjarbaru. Sementara untuk RS Rujukan milik pemerintah provinsi, dipersiapkan RSUD Ulin dan RSUD Ansari Saleh. (NRH/RDM/RH)

Bantu Jemaah Haul Guru Sekumpul, Warga Trisakti Berikan Transportasi Gratis ke Martapura

BANJARMASIN – Peringatan haul ke-18 ulama Banua KH. Muhammad Zaini Abdul Gani, yang digelar pada muridnya di kawasan Teluk Selong kabupaten Banjar pada Kamis (26/1) malam, ternyata juga mendapat perhatian dari jemaah luar daerah. Terutama dari luar pulau Kalimantan. Kecintaan mereka pada abah Guru Sekumpul, membuat para jemaah ini rela menempuh perjalanan laut, demi dapat ikut terlibat pada haul tahun ini. Apalagi selama pandemi COVID-19, haul akbar tidak digelar sama sekali.

Spanduk posko Trisakti tepat di depan pintu keluar penumpang pelabuhan Trisakti

Antusiasme jemaah dari luar pulau Kalimantan ini, menggerakkan hati sejumlah warga kawasan Trisakti, untuk mendirikan posko Trisakti. Dimana fokus layanan yang ditawarkan adalah transportasi gratis ke Martapura, kabupaten Banjar.

“Posko ini merupakan inisiasi warga Trisakti sini, melihat antusiasme jemaah dari luar daerah. Kami membaca komentar disalah satu akun media sosial pecinta abah Guru Sekumpul, soal bagaimana caranya ke Sekumpul setelah berlabuh di pelabuhan Trisakti. Setelah membaca ini, kami pun tergerak hati untuk memberikan layanan transportasi gratis ini”, ujar Muhamad Noor, koordinator Posko Trisakti kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (25/1).

Setelah berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Trisakti Banjarmasin, posko Trisakti ini pun mulai beraktivitas sejak Selasa, 24 Januari 2023 hingga 31 Januari 2023 mendatang.

“Jemaah pertama yang datang sebanyak 12 orang dari provinsi Lampung, pada Selasa kemarin, sekitar pukul 18.30 WITA. Selanjutnya ada 2 jemaah lagi yang datang dari Jawa Timur dan Yogyakarta pada pukul 00.00 WITA,” ujarnya.

Para jemaah dari luar daerah ini, langsung dibawa ke kawasan Sekumpul kabupaten Banjar, untuk diinapkan di sana, sambil menunggu dimulainya acara haul pada Kamis (26/1) malam.

“Ada satu kenalan kami warga Sekumpul yang datang ke sini, dan menawarkan penginapan gratis. Terutama kepada jemaah yang belum tahu akan menginap di mana. Namun jika jemaah sudah memiliki tempat menginap, kami akan langsung antarkan ke sana,” tambahnya lagi.

Posko Trisakti saat ini beranggotakan 25 orang, yang secara sukarela memberikan tenaga, waktu, kendaraan hingga materi yang mereka miliki, untuk membantu para jemaah haul Guru Sekumpul ke-18. Keikhlasan mereka memberikan bantuan, juga membuka hati warga sekitar kawasan Trisakti, untuk turut menyalurkan bantuannya.

“Alhamdulillah ada saja warga yang menyumbang untuk membeli sekadar roti dan air mineral untuk para jemaah ini. Mohon maaf jika layanan kami ini seadanya, namun Insya Allah kami ikhlas membantu, “ujarnya.

Khusus bagi para jemaah luar daerah ini, posko Trisakti menyiapkan 7 armada mobil dengan 10 sopir yang bergantian mengantarkan jemaah ke Martapura.

“Kami siapkan 5 unit mobil keluarga, satu unit mobil bak terbuka, dan juga satu unit mini bus. Salah satu travel di sini juga siap dengan armada busnya, apabila jumlah jemaah yang datang mencapai ratusan orang. Kami mendapat informasi dari KPL, kemungkinan besar jemaah yang lebih banyak akan datang hari ini (Rabu). Jadwal kapal dari Surabaya datang sekitar pukul 18.30 WITA, dan pukul 04.00 WITA pada Kamis (26/1) dinihari, “tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Samsat Banjarbaru Buka Rest Area Untuk Jamaah Haul ke-18 Guru Sekumpul

BANJARBARU – Puluhan ribu lebih jamaah dari berbagai daerah diperkirakan bakal memadati lokasi Haul Akbar ke 18 Guru Sekumpul yang dihelat di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Kamis (26/1) malam. Menyikapi itu, sejumlah rest area (tempat istirahat) pun disiapkan termasuk di kantor induk UPPD Samsat Banjarbaru.

Lokasi rest area di UPPD Samsat Banjarbaru

Koordinator Rest Area pada UPPD Samsat Banjarbaru, Dhani, mengungkapkan, saat ini kesiapan fasilitas yang disediakan pihaknya memperlancar kegiatan Haul Akbar ke 18 Guru Sekumpul bagi jamaah di antaranya kamar mandi dan toilet.

Kepala UPPD Samsat Banjarbaru, Pengayom Bayu Ajie (kanan) dan Koordinator Rest Area, Dhani (kiri-kaos hitam)

“Ini kita siapkan. Untuk rest area yang disediakan berada disepanjang jalan Panglima Batur Banjarbaru jadi apabila lewat silahkan mampir,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Rabu (24/1), siang.

Tak hanya fasilitas, sebagai bentuk perhatian kepada jamaah haul yang hadir. UPPD Samsat Banjarbaru juga menyediakan konsumsi berupa roti, mie instan hingga minuman siap santap.

“Makanan ringan dan lain-lain tentu juga tersedia secara gratis,” ucapnya.

Selain itu, ia menuturkan, apabila jamaah yang ingin beristihat atau tidur sambil melepaskan penat. Tentu, hal ini juga disediakan pihaknya.

“Sudah ada lahannya khusus, jadi tinggal besok kita gelar karpet lah istilahnya sehingga mereka bisa beristirahat pulas,” tuturnya.

Namun, pihaknya juga tak menampik apabila ada warga yang turut membantu memberikan makanan siap saji bagi jamaah haul Guru Sekumpul tentunya hal tersebut sangat dipersilahkan.

“Kalau ada tambahan dari pihak luar yang mendropkan ke sini tentu kami siap salurkan kepada jamaah yang beristirahat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Banjarbaru, Pengayom Bayu Ajie, membeberkan, sebagai bentuk dukungan serta upaya pemaksimalan terhadap pelaksanaan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul tersebut. Pihaknya akan menutup seluruh layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang biasanya di kantor induk dilakukan pada jam 14.00 Wita dipercepat menjadi 13.00 WITA.

“Supaya lebih mudah lagi para jamaah yang datang untuk beristirahat. Ini juga dalam rangka mendukung pelaksanan Haul ke 18 Guru Sekumpul yang diinisiasi dan diadakan oleh para alim ulama. Pemprov Kalsel sendiri sangat mendukung seperti penyelenggaraan ditahun sebelumnya,” paparnya. (RHS/RDM/RH)

Dihadiri Wapres RI, 4.500 Personil Gabungan Diturunkan Untuk Pengamanan Haul Guru Sekumpul ke-18

BANJAR – Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mlw, Mayjend TNI Tri Budi Utomo, meninjau lokasi peringatan haul akbar Guru Sekumpul ke-18, di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, Kampung Keramat, Martapura Timur, Rabu (25/1).

Sejumlah personil TNI sedang melakukan pengecekan di sekitar lokasi peringatan haul

Dari hasil pemantaunnya yang didampingi Danrem 101/Ant Rudi Puruwito serta Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim, Tri menyebut persiapan penyelenggaraan haul yang diinisiasi oleh murid Guru Sekumpul ini terbilang sudah sangat bagus.

“Kalau hasil pemantauan kita InsyaAllah semua bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Panglima yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ini menyebut jumlah pasukan yang diturunkan untuk kelancaran haul akbar ini sebanyak 4.500 orang personil gabungan.

“Nanti kan masyarakat yang hadir di sini kan kurang lebih mungkin hampir 2000 orang, jadi kita maksimalkan pengamanannya,” tuturnya.

Haul akbar yang digelar pada Kamis (26/1) usai sholat Isya ini rencananya dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sehingga pasukan pengamanan diakuinya akan ditempatkan mulai dari bandara hingga ke lokasi peringatan haul.

“Termasuk nanti juga ada di tempat menginap beliau (Wapres), nanti kita akan siapkan pasukan-pasukan pengaman tirai juga khususnya pada saat masuk ke dalam sini (lokasi haul),” bebernya.

Tak cukup sampai disitu, pihaknya juga menyediakan 1 buah kendaraan taktis (rantis) untuk meningkatkan keamanan tamu VVIP.

“Ini memang standar operasional jika Presiden atau Wakilnya mengunjungi suatu wilayah,” ungkapnya.(SYA/RDM/RH)

Exit mobile version