UPPD Samsat Martapura Gunakan WhatsApp Blast

BANJAR – Untuk mengingatkan para pelanggan Wajib Pajak dalam pembayaran pajak kendaraan bermotornya, sehingga tidak terjadi penunggakan pembayaran pajak, Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Martapura memperkenalkan aplikasi berkirim pesan WhatsApp Blast, yang diperuntukkan sebagai pengingat bagi pelanggan wajib pajak.

Hal ini disampaikan Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli, Rabu (14/7) tadi.

Diungkapkan Zulkifli, dengan aplikasi yang pihaknya kenalkan pada April 2022 tadi, maka tujuan agar pelanggan wajib pajak tidak lupa atau telat membayarkan pajak motornya dapat diminimalisir, dikarenakan para pelanggan wajib pajak yang akan jatuh tempo pembayaran, akan mendapatkan notifikasi pesan.

“Agar tidak lupa, setiap awal bulan petugas Samsat selalu menginformasikan kepada WP. Di mana data ini didapat berdasarkan nomor telepon yang dicantumkan WP saat membayar pajaknya di layanan administrasi,” ucap Zulkifli

Zulkifli menambahkan, dengan adanya notifikasi pesan Whatsapp Blast, para pelanggan wajib pajak akan taat membayarkan kewajibannya, dikarenakan sangat disayangkan sekali apabila terlupa kapan jatuh tempo pembayarannya.

“Telat sehari saja sudah dianggap telat setahun. Denda yang harus dibayarkan pelanggan wajib pajak sebesar 25 persen dari pokoknya, hal ini Sesuai dengan peraturan yang berlaku,” lanjut Zulkifli.

Agar semua pelanggan wajib pajak mendapatkan notifikasi pesan dari Whatsapp Blast, pihaknya tak luka mencatat No Telpon pelanggan wajib pajak agar bisa dihubungi. Diharapkan Zulkifli, dengan diterapkannya aplikasi berkirim pesan whastapp Blast di UPPD Samsat Martapura, maka dapat meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor. (MRF/RDM/RH)

Porseni ke 13 Politeknik se Indonesia di Banjarmasin Resmi Dibuka

BANJARMASIN – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor membuka secara resmi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke 13 Politeknik se Indonesia di Banjarmasin, bertempat di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kamis (14/7).

Penyalaan api obor Porseni ke 13 Politeknik se Indonesia di Banjarmasin

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyampaikan, atas nama pribadi dan pemerintah memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Porseni di Kota Banjarmasin.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat memberikan sambutan

“Selamat datang kepada seluruh peserta Porseni dari 50 Politeknik se Indonesia dengan jumlah sebanyak hampir 2 ribu orang di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Gubernur juga berpesan, kepada para peserta untuk dapat bertanding dengan menjunjung nilai nilai sportivitas dan kejujuran.

Pada ajang Porseni ke 13 ini juga diharapkan mampu melahirkan, atlet atlet potensial untuk tanah air.

Seperti yang disampaikan Ketua Panita Porseni ke 13 se Indonesia di Banjarmasin Agus Pebrianto.

“Pada ajang Porseni ini kami berharap, dapat memberikan kontribusi yang baik sehingga, melahirkan atlet atlet berbangkat dan dapat berprestasi pada tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Agus, sudah ada atlet atlet dari Politeknik yang telah memberikan prestasi untuk bangsa ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan dukungan, atas pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Politeknik se Indonesia yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin.

“Tentunya, dengan adanya ajang tingkat nasional ini, membuktikan jika Provinsi Kalimantan Selatan saat ini telah mampu melaksanakan kegiatan bertaraf nasional,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Hermansyah, pihaknya berharap akan adalagi kegiatan tingkat nasional lainnya, yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada ajang Porseni ke 13 Politeknik se Indonesia di Banjarmasin, diikuti oleh 50 Politeknik dengan jumlah peserta sebanyak 2 ribu orang, dengan mempertandingkan 15 cabang olahraga. (SRI/RDM/RH)

Isra Ismail Kuatkan Wasbang di Kalangan Mahasiswa

BANJAR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Golkar, Isra Ismail menggelar pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dengan peserta dari kalangan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, bertempat di Kelurahan Kertak Hanyar II, Rabu (13/7).

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Isra berharap para mahasiswa dapat benar-benar menjiwai dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Seperti di lingkungan kampus, mahasiswa diharapkan dapat menjiwai nilai-nilai Pancasila, dimana salah satu contohnya melaksanakan kegiatan gotong royong dan menjalin rasa persaudaraan dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, guru PPKn SMAN 4 Banjarbaru, Sugiswanto sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan kemajuan teknologi di bidang komunikasi dan informatika menjadi salah satu potensi yang melunturkan rasa persatuan dan solidaritas khususnya diantara sesama pemuda.

“Kita juga khawatir kalau potensi-potensi yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa ini melalui Wasbang ini tidak sampai, mahasiswa tidak komitmen dengan para pendiri negara kita, mau dibawa kemana nanti perjalanan bangsa ini,” jelasnya.

Sugiswanto juga menilai sosialisasi wawasan kebangsaan di kalangan mahasiswa ini sangat efektif karena mereka merupakan kaum intelektual sehingga nalar dan logika berpikirnya bisa melihat realitas kehidupan di masyarakat yang memiliki banyak persoalan dan itu berhubungan dengan wilayah legislatif.

Sedangkan, dosen STIMI Banjarmasin, Sampurna Wati menyambut baik kegiatan sosialisasi wasbang yang diikuti mahasiswanya.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, bisa lebih meningkatkan nasiolisme, bangga terhadap produk-produk dalam daerah, dan keputusan pemerintah Indonesia untuk kemajuan dunia pendidikan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Ulama dan Umara Diharapkan Bersinergi Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dengan tema ‘Peranan Ulama dan Umara dalam Merawat Persatuan dan Kesatuan Indonesia’ di Kota Banjarmasin, Selasa (12/7).

Suasana Sosialisasi Wasbang oleh anggota DPRD Kalsel, Suripno Sumas

Suripno menyampaikan diangkatnya tema tersebut, selain berkaitan dengan wawasan kebangsaan, pihaknya juga menginginkan agar para Ulama dan Umara memiliki persepsi yang sama akan pentingnya sinergitas untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita ingin khususnya kepada Ketua-ketua RT dan RW bisa lebih mengenal dan meresapi kondisi saat ini dimana banyak sekali aliran yang tidak sepaham dengan apa yang diinginkan oleh negara dan bangsa ini. Kita sudah sepakati NKRI harga mati,” tegasnya.

Melalui ulama, lanjut Suripno, diharapkan memberikan pencerahan kepada para umara, yang diketahui para Ketua RT dan RW adalah umara yang posisinya berada di paling bawah.

“Jadi kita berikan kesepahaman, sehingga mereka bisa mengetahui dan memahami, seperti halnya terkait radikal. Maka dikupaslah radikal itu, sehingga para umara ini lebih mengenal kondisi adanya kelompok-kelompok radikal,” jelasnya.

Dengan memberikan gambaran seputar radikalisme, diharapkan mereka para umara lebih mengetahui terkait ekstrim dan radikal agar nantinya bisa mengantisipasi di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Sementara itu, terkait peranan ulama dan umara, Mantan Dekan Fakultas Dakwah UIN Antasari Banjarmasin, Mukhyar Sani sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut, mengutip sabda nabi dalam salah satu hadist, ada empat elemen yang harus bersinergi dalam tata pemerintahan, baik ditingkat bawah seperti Ketua RT maupun ditingkat atas.

Ia menjelaskan masing-masing elemen tersebut memiliki perannya masing-masing, diantaranya posisi Ulama sebagai pewaris Nabi harus memberikan pencerahan kepada umatnya. Sedangkan posisi umara yakni semaksimal mungkin menampilkan keputusannya yang adil, yang tidak memihak kepada yang tidak benar, tapi yang memihak kepada kebenaran.

“Artinya, umara itu harus menegakkan kebenaran tidak boleh tidak adil,” ingatnya.

Selanjutnya, keberadaan orang-orang kaya diniali penting, karena diharapkan mereka memberikan sumbangan harta kekayaannya sebagai wujud kedermawannya dan mempersempit jurang antara si kaya dan si miskin. Sementara keberadaan orang-orang miskin juga penting karena tanpa mereka tidak ada orang-orang kaya.

“Doa orang miskin itu sangat hebat, mereka doakan umara agar bersikap adil, kemudian orang kaya di doakan agar dermawan,” tutupnya. (NRH/RDM/RH)

Menparekraf RI Sandiaga Uno Kunjungi Pameran AKI di Banjarmasin

BANJARMASIN – Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, mengunjungi Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia Tahun 2022, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin, Selasa (12/7) siang.

Dalam sambutannya Sandiaga Uno menjelaskan, dengan digelar Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia Tahun 2022 ini, dapat mendorong produk ekonomi kreatif naik kelas, melalui berbagai program unggulan, kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif seperti, fashion, kuliner, kriya, film, dan musik.

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, saat memberikan sambutan

“Kami ingin melalui pameran AKI, dapat mendorong pelaku ekonomi kreatif bangkit, sehingga semakin meningkat perekonomian khususnya di Kalsel,” ucapnya

Sandiaga menyampaikan, saat ini kreasi produk pelaku usaha ekonomi kreatif di Kalsel sangat inovatif, sehingga wajar produknya dipamerkan pada salah satu pusat perbelanjaan terbesar Banjarmasin. Ia berpesan kepada seluruh pelaku usaha ekonomi kreatif di Kalsel, tidak mudah menyerah dalam menjalankan usahanya.

“Pengalaman saya pernah gagal tidak hanya satu kali, namun teruslah bekerja dan berkarya, agar produk kita dapat semakin dikenal,” pinta Sandi (sapaan akrabnya).

Sementara itu Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengapresiasi upaya Kementerian Pariwisata
Ekonomi Kreatif RI, dalam mendorong para pelaku usaha ekonomi kreatif di Kalsel, agar bisa naik kelas. Saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya untuk mewujudkan transformasi ekonomi terbarukan, salah satunya disektor ekonomi kreatif.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, memberikan sambutan

“Kami terus menggali sumber ekonomi terbarukan, karena sektor ekonomi kreatif merupakan potensi menjanjikan,” tutupnya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, mengadakan Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia, mulai 11-13 Juli 2022. Dalam Pameran AKI, Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, didampingi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Wali Kota Banjarmasin Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, dan Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin, mengunjungi 20 stand Pameran tersebut.

Seperti diketahui, dalam kegiatan Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia Tahun 2022 ini, turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Pariwisata dan Olahraga Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Koperasi UMK dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Ketua ASPPI Kalsel, serta unsur Forkopimda. (NHF/RDM/RH)

Sambut HUT ke 64 Kodam Vl/Mulawarman, Korem 101/Antasari Gelar Bakti Sosial Donor Darah

BANJARMASIN – Dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kodam Vl/Mulawarman, Korem 101/Antasari menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah, yang dilaksanakan secara serentak diseluruh jajaran Korem 101/Antasari. Di wilayah Garnisun Banjarmasin dilaksanakan di Aula Kodim 1007/Banjarmasin, pada Selasa (12/7).

Kodam Vl/Mulawarman akan merayakan hari ulang tahunnya pada 18 Juli mendatang. Dimana pada hari jadinya ke-64 tahun 2022 ini, mengangkat tema Mulawarman Mengabdi Untuk Negeri.

Kegiatan donor darah yang dilakukan jajaran Korem 101/Antasari ini, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin, Denkesyah 06.04.2 Banjarmasin dan Kodim 1007/Banjarmasin.

“Dihari ulang tahunnya ke-64 tahun 2022, Kodam Vl/Mulawarman menggelar kegiatan bakti sosial donor darah secara serentah diseluruh jajaran Kodam Vl Mulawarman. Sedangkan untuk Korem 101/Antasari sendiri menggelar bakti sosial donor darah secara serentak pada hari ini di seluruh Kodim-Kodim jajaran Korem 101/Antasari, untuk di wilayah Garnisun Banjarmasin dilaksanakan di Kodim 1007/Banjarmasin,” sebut Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Rudi Puruwito dalam keterangannya.

Lebih lanjut, melalui bakti sosial ini diharapkan dapat membantu orang lain yang membutuhkan. Mengingat setetes darah akan sangat berarti bagi keselamatan jiwa seseorang.

“Selain kegiatan donor darah, juga dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan bakti sosial lainnya. Diantaranya anjangsana, pembersihan tempat bersejarah, pembersihan Taman Makam Pahlawan (TMP), TNI Manunggal Air, Do’a bersama, ziarah rombongan dan juga kegiatan syukuran,” pungkasnya.

Hasil dari kegiatan donor darah ini nantinya akan disumbangkan dalam rangka program kemanusiaan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkannya. Kegiatan ini juga dalam rangka memenuhi ketersediaan darah yang semakin menipis di Palang Merah Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan bakti sosial donor darah ini diikuti pendonor dari TNI jajaran Korem 101/Antasari dan juga ibu-ibu Persit KCK. (PENREM-RIW/RDM/RH)

PMK di Kalsel Terkendali, Pelaksanaan Kurban Aman dan Lancar

BANJARBARU – Sekretaris Daerah Prov Kalsel Roy Rizali Anwar menyatakan, kondisi situasi kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kalsel sudah terkendali.

Hal tersebut disampaikan Sekdaprov melalui sambutan tertulisnya, yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Nurul Fajar Desira pada Rapat Koordinasi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kalimantan Selatan di Ruang Rapat Rapat H. Aberani Sulaiman, pada Selasa (12/7).

“Kondisi situasi kasus PMK di Kalsel sudah terkendali, bahkan untuk Kabupaten HSU sudah nol kasus dan sudah dinyatakan negatif PMK dari laboratorium Balai Veteriner Banjarbaru. Demikian juga dengan Tabalong juga sudah tidak ditemukan lagi kasus PMK di lapangan,” ucap Sekda.

Kemudian, terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1443 H/2022 M, berjalan dengan lancar, dan masyarakat dapat melakukan pemotongan hewan kurban dengan aman dengan pengawasan oleh tim pemeriksa kesehatan hewan kurban provinsi maupun kabupaten/kota.

“Alhamdulilah, pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1443 H/2022 M telah berjalan lancar dan masyarakat dapat melakukan pemotongan hewan kurban dengan aman dengan pengawasan oleh tim pemeriksa kesehatan hewan kurban provinsi maupun kabupaten/kota,” tambahnya.

Dengan terkendalinya kasus PMK, sebut Sekda, saat ini jumlah HRP yang sakit 42 ekor dan kemungkinan terjadi penurunan setelah dilakukan verifikasi pasca pemotongan hewan kurban serta wilayah sebaran PMK di Kalsel yang masih sangat kecil. Maka dari itu, Kalsel masuk dalam 7 provinsi yang ditargetkan nol kasus pada pekan ini, sehingga Kalsel bisa menjadi zona hijau.

“Tentunya diperlukan langkah cepat dan tepat, serta dukungan dari berbagai pihak yang tergabung dalam satgas penanganan PMK untuk mewujudkan kondisi tersebut,” harap Sekda.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, drh. Suparmi, dalam paparannya menyampaikan, Kalsel termasuk dari 21 provinsi di Indonesia yang tertular PMK, dan sampai saat ini hanya ada 4 kabupaten di Kalsel yang tertular PMK. Yaitu Kabupaten Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, dan Kabupaten Tabalong.

“Di Kalsel ada 530 kasus, di Tala 486 kasus, HSU 4 kasus, HST 33 kasus, dan Tabalong 7 kasus,” sampainya.

Lebih lanjut Suparmi menyampaikan, dari 530 kasus, tersebar di 11 kecamatan dan 28 desa, 462 ekor sudah sembuh, 19 ekor potong paksa, dan 7 ekor mati, serta masih ada 42 ekor yang sakit.

Sementara untuk capaian realisasi vaksinasi PMK di Kalimantan Selatan sebagaimana arahan Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor sampai dengan 30 Juni 2022 l, mencapai 4.717 ekor ternak atau 112,31 persen dari target 4.200 dosis ruminansia besar.

Turut hadir dalam Rakor ini, Plt. Kepala BPBD Prov Kalsel Mujiyat, perwakilan dari Polda Kalsel, sejumlah Kepala SKPD Prov. Kalsel, serta anggota Satgas. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Dewi Damayanti Bekali Atlet Panahan Soal Wasbang

BATOLA – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membekali atlet panahan di Kota Banjarmasin terkait Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Kegiatan yang bertempat di salah satu rumah makan di Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala, Selasa (12/7) menghadirkan dua narasumber yaitu IPDA Ninik Kristiani dan Hanifah.

Dewi Damayanti menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara penting untuk dipahami semua elemen masyarakat, lebih khusus atlet yang notabene masih usia remaja sebagai penerus cita-cita pembangunan bangsa dan daerah.

“Seperti sebelum-sebelumnya, saya juga menyasar atlet-atlet seperti pencak silat, bela diri dan sekarang atlet panahan. Mungkin mereka belum mengetahui wawasan kebangsaan ini secara mendalam,” katanya.

Melalui sosialisasi wasbang ini, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kalsel ini mengharapkan para atlet ini, selain mereka berprestasi, juga memiliki wawasan kebangsaan yang mendalam sehingga prestasi yang mereka capai, tidak semata-mata untuk diri sendiri, tetapi juga untuk mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia.

Suasana Sosialisasi Wasbang Anggota DPRD Kalsel, Dewi Damayanti Said

“Dengan sosialisasi ini diharapkan para peserta dapat memahami bahwa sebagai warga negara yang baik, mereka harus memiliki semua wawasan yang berkaitan kebangsaan, cinta tanah air, mengerti Pancasila dan Undang-Undang Dasar, dan memahami kondisi negara ini sehingga mereka bisa membawa kepada perubahan yang lebih baik,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

4 Kabupaten Kota di Kalsel Berstatus Siaga Karhutla

BANJARBARU – Sebanyak 4 Kabupaten Kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menetapkan status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), 4 Kabupaten Kota tersebut yakni Kabupaten Tapin, Barito Kuala, Tanah Laut dan kota Banjarbaru

Hal ini disampaikan, Kepala sub bidang Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalsel Ariansyah, Selasa (12/7).

Ariansyah menyampaikan, hingga Selasa (12/7), sudah terdapat 4 Kabupaten di Kalsel yang menetapkan Status Siaga Karhutla, dan Pertanggal 15 Juni yang lalu, Pemerintah Provinsi Kalsel juga sudah menetapkan Status siaga Karhutla tingkat Provinsi Kalsel, yang berlaku hingga 15 November mendatang.

“Ada 4 yang berstatus siaga Karhutla di Provinsi Kalsel,” ungkap Ariansyah.

Untuk diketahui, pada 28 Juni yang lalu, Pemerintah Provinsi kalsel menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pada waktu tersebut, hanya terdapat 3 Kabupaten-Kota yang menetapkan status siaga Karhutla, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tapin.

Dengan bertambahnya Kabupaten-Kota di Kalsel yang berstatus Siaga Karhutla, Pemerintah Provinsi Kalsel bisa memperpanjang penetapan status siaga, tergantung pemantauan yang dilakukan pihaknya melalui BPBD Provinsi Kalsel.

“Jadi kita masih melihat situasi, berdasarkan hasil situasi lapangan, juga update dari BMKG terkait perkembangan cuaca dan iklim,” lanjut Ariansyah.

Ditambahkan Ariansyah, pihaknya akan kembali menggelar rapat evaluasi status siaga Karhutla, untuk mengevaluasi perkembangan status siaga Karhutla. (MRF/RD/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Tiga Raperda Inisiatif Dewan

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan rapat paripurna di ruang rapat paripurna Mansyah Addrian Gedung A DPRD Provinsi Kalsel, Senin (11/7).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK itu membahas 2 (dua) agenda, yaitu terkait pendapat Gubernur Kalsel terhadap penjelasan Komisi DPRD atas 3 (tiga) buah Rancangan Peraturan Daerah (perda), kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dan/atau jawaban fraksi-fraksi DPRD Kalsel atas pendapat Gubernur Kalsel terhadap 3 (tiga) buah rancangan perda yang disampaikan Pimpinan DPRD yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan, Raperda tentang Penyelenggaraan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil serta Raperda tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase dan Pengendalian Banjir di Wilayah Provinsi Kalsel.

Gubernur Kalsel yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, CES menyampaikan dukungan atas masukan dan usulan tentang rancangan perda tersebut.

“Saya atas nama gubernur, kami ingin menyampaikan bahwa beliau mendukung perda inisiatif yang sudah disampaikan oleh komisi DPRD Provinsi Kalsel, karena itu menyangkut pelayanan publik. Dan ini sangat penting sekali, dan ini merupakan amanat undang-undang. Karena itu kami mendukung dan siap untuk melaksanakan pembahasan lebih detail lagi bersama dengan DPRD Provinsi Kalsel.”ujarnya.

Lebih lanjut, Fajar Desira menilai tiga Raperda yang dibahas dalam rapat paripurna tersebut semuanya vital untuk kepentingan masyarakat.

“Semuanya krusial, ketiga raperda itu. Masalah banjir, perizinan, dan perlindungan koperasi dan usaha kecil. Penting untuk pelayanan kita terhadap publik,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menyampaikan bahwa tiga Raperda yang merupakan inisiatif Dewan ini adalah bentuk jalannya fungsi legislasi DPRD yaitu pembentukan peraturan daerah.

Suasana rapat paripurna DPRD Kalsel

“Perda itu menyangkut masalah yang 3 tadi, itu banyak usulan-usulan, kami adakan pertemuan-pertemuan dan melaksanakan kunjungan-kunjungan ke dapilnya di masing-masing di daerah. Setelah itu kami sempurnakan, kami adakan rapat, akhirnya muncul inisiatif untuk mengadakan perda itu. Alhamdulillah pemerintah provinsi kalsel sangat mendukung perda itu. Secepat mungkin itu nanti ada payung hukumnya, itu juga menyangkut perda-perda yang lain, prosesnya sama,” katanya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version