Legislator Kalsel Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Bagi Warga

BANJAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Isra Ismail memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi warga Desa Handil Manarap Baru Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

Menurut Isra, pemeriksaan kesehatan ini sebagai tindaklanjut dari sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kesehatan yang dilaksanakannya, beberapa waktu lalu. Dalam kegiatan itu, seorang peserta bertanya kepada petugas kesehatan yang menjadi salah satu narasumber tentang pengaruh debu yang dihasilkan dari penggilingan padi terhadap kesehatan.

“Nah dokter ini berkeinginan melakukan penelitian terhadap orang yang bertanya tadi. Guna memastikan hal tersebut, kami bawa dokternya langsung ke pabrik penggilingan padi dan memeriksa kesehatan pemilik pabrik dan karyawannya,” kata Isra kepada wartawan, Kamis (8/12).

Isra menyambut baik keinginan warga untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Hal itu artinya warga menjadi lebih paham tentang pentingnya kesehatan setelah mengikuti sosialisasi Perda yang dilaksanakannya.

Sementara itu, petugas kesehatan, dr Ita menjelaskan debu dan bahan kimia di tempat kerja bisa masuk ke saluran pernafasan manusia. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan penyakit kronis.

“Dari beberapa penelitian menyebutkan debu yang ukurannya kecil itu dapat masuk ke saluran pernafasan. Jika menumpuk selama bertahun-tahun, maka bisa menyebabkan perubahan fungsi paru,” jelasnya.

Oleh karena itu, dr Ita menyarankan agar warga memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat setiap enam bulan sekali sehingga bila ada gejala penyakit dapat diantisipasi sejak dini.

Sedangkan, Pemilik Pabrik Penggilingan Padi, Jumran mengucapkan terimakasih atas fasilitasi pemeriksaan kesehatan tersebut. Ia mengaku sempat khawatir dengan kondisi kesehatannya, meskipun tidak memiliki keluhan. Namun dirinya bersyukur setelah dilakukan pemeriksaan disebutkan bahwa dirinya belum ada indikasi memiliki penyakit paru.

“Alhamdulillah kami diberikan kesempatan. Setidaknya setelah diperiksa, kami mengetahui bahwa belum kena gejala penyakit paru. Saat bekerja kami memakai masker dan saya juga bukan perokok,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Minat Baca, Dispersip Kalsel Gandeng Bunda Literasi

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Workshop bersama Bunda Literasi Kalsel, untuk mendorong peran berbagai pihak dalam meningkatkan minat baca.

Kegiatan yang diikuti Bunda Literasi kabupaten/kota, Kepala Dispersip di 13 kabupaten/kota, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten/kota, Duta Baca, dan para penggiat literasi dilaksanakan di salah satu hotel berbintang, Kamis (8/12).

Suasana Kegiatan Workshop Bunda Literasi

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie menyampaikan, upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat perlu melibatkan semua pihak, guna memperkuat kualitas sumber daya manusia.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri, kolaborasi dengan semua pihak harus kita lakukan, baik Bunda Literasi, satuan kerja perangkat daerah lain, para Duta Baca, penggiat literasi, dan banyak lagi. Pada kegiatan inilah kita samakan misi untuk bergerak bersama,” katanya.

Sementara itu, Bunda Literasi Kalsel, Fathul Jannah Muhidin, menginginkan kerja sama Bunda Literasi kabupaten/kota untuk merangkul berbagai organisasi, guna mempromosikan minat baca terhadap generasi penerus sejak dini, yang dimulai dari lingkup keluarga.

“Pada era digital saat ini peran orang tua untuk mendekatkan buku terhadap anak sangat diperlukan, guna menumbuhkan minat baca terhadap generasi mendatang. Jangan hanya dikenalkan dengan gadget, namun juga buku,” terangnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel Faried Fakhmansyah, yang juga memberikan materi dalam kegiatan ini, mengaku siap bersinergi guna mencapai misi Kalsel Cerdas.

“Kita dapat berkolaborasi melalui pembangunan perpustakaan atau taman baca di desa-desa. Hal ini sejalan dengan program kita untuk mendorong desa yang berkualitas,” tambahnya.

Workshop ini juga disiarkan melalui Zoom Meeting dan Kanal Youtube Dispersip Prov Kalsel. Tidak hanya masyarakat di Kalsel, tetapi juga diikuti dari berbagai daerah di luar Kalimantan. (NRH/RDM/RH)

Masyarakat Sungai Lulut Diharapkan Implementasikan Nilai-Nilai Pancasila

BANJAR – Masyarakat Desa Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Harapan itu disampaikan, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Isra Ismail kepada wartawan, usai melaksanakan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kabupaten Banjar, Kamis (8/12).

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tersebut penting untuk dilaksanakan sebagai pedoman untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara yang memiliki budaya beragam.

“Penerapan Sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dapat dilakukan dengan menghormati setiap perbedaan agama dan keyakinan yang beragam antar masyarakat, membina kerukunan hidup antar masyarakat dan menumbuhkan sikap saling toleransi antar umat beragama,” katanya.

Suasana Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Kalsel Isra Ismail

Kemudian Sila Kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, lanjut Isra, penerapannya bisa dengan selalu bersikap adil terhadap setiap orang tanpa membeda-bedakannya.

Sila Ketiga Persatuan Indonesia bisa diimplementasikan dengan menciptakan suasana gotong royong dan tolong menolong dibalik segala perbedaan yang beragam sehingga akan terciptanya kehidupan yang rukun antar masyarakat.

“Sila Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, misalnya mengutamakan musyawarah untuk mufakat apabila terjadi perbedaan pendapat. Sila Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dimana kita menghendaki kehidupan ini berkeadilan,” tambahnya.

Sementara, Tenaga Pendidik, Sugiswanto, selaku narasumber dalam sosialisasi tersebut, menilai Wawasan Kebangsaan ini sangat diperlukan di tengah gempuran media sosial. Mengingat, perkembangan media sosial tidak hanya berdampak positif, tetapi juga berpengaruh negatif pada masyarakat.

“Wawasan kebangsaan sangat diperlukan sebagai penyaring berbagai informasi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.

Selain itu, Ketua RT 16 Desa Sungai Lulut, Hasanuddin mengapresiasi dan mendukung kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan yang dinilainya sangat bermanfaat. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, kerukunan hidup beragama di desanya bisa lebih baik dan warga tidak mudah terpecah belah. (NRH/RDM/RH)

Ratusan Atlet Pelajar Kalsel Ramaikan Kejuaraan DBON Tingkat Provinsi

BANJARMASIN – Kejuaraan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan digelar di Banjarbaru.

Pertandingan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, di Gedung Bulutangkis Berkat Abadi, Banjarbaru, Kamis (8/12).

Kadispora Kalsel Hermansyah

Hermansyah mengatakan, pihaknya baru saja membuka pelaksanaan kejuaraan Desain Besar Olahraga Nasional, dengan cabang olahraga yang dipertandingkan, atletik, renang, serta bulutangkis.

“DBON tingkat Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi dibuka,” ungkapnya.

Pada lomba ini, lanjut Hermansyah, diikuti oleh pelajar berusia 13 sampai 16 tahun.

“Oleh karena itu, pada tahun 2023 mendatang, akan disinergikan agar dapat dilaksanakan, dengan cabang olahraga lebih banyak lagi,” ucapnya.

Mengingat kejuaraan Desain Besar Olahraga Nasional ini, merupakan ajang untuk pencarian bibit bibit atlet, untuk Provinsi Kalimantan Selatan di masa yang akan datang.

Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kalimantan Selatan Selfiria Effendi mengatakan, pada pertandingan ini diikuti oleh ratusan atlet usia dini di Provinsi Kalimantan Selatan.

Ketua IGORNAS Kalsel Selfiria Effendi

Untuk cabang olahraga atletik diikuti sebanyak 295 atlet, bulutangkis sebanyak 150 atlet, serta renang diikuti sebanyak 91 atlet.

Menurut Selfi, dipertandingkannya 3 cabang olahraga ini merupakan peraturan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan cabang olahraga atletik sebagai cabor yang utama. Sedangkan 2 cabor merupakan pilihan dari daerah. Tetapi masih mengacu pada peraturan pusat.

“Kami berharap melalui kejuaraan cabang olahraga Desain Besar Olahraga Nasional Mempotra bersama IGORNAS Kalsel, dapat mencetak juara, dari Kalsel untuk Indonesia,” ujar Selfi. (SRI/RDM/RH)

Sambut PHI ke 94, DP3A Kalsel Gelar Bakti Sosial Untuk Lansia

BANJARMASIN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Bakti Sosial Untuk Lanjut Usia (Lansia) Binaan Yayasan Uma Kandung, Kamis (8/12).

Kepala DP3A Kalsel, Adi Santoso mengatakan bakti sosial ini merupakan rangkaian Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 94 Tahun 2022 yang mana dalam kegiatan ini dilakukan pemberian bantuan paket sembako kepada para lansia binaan Yayasan Uma Kandung.

“Jadi rangkaian kegiatan PHI ada ziarah ke taman makam pahlawan. Kemudian kita berkunjung ke panti sosial lanjut usia. Ini adalah riil para pejuang perempuan terutama perjuangan bagi keluarga mereka untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Nanti acara puncak pada Hari Ibu di gedung Mahligai Pancasila,” jelasnya kepada wartawan.

Suasana Bakti Sosial Pemberian Bantuan Untuk Lansia

Dalam bakti sosial ini, DP3A Kalsel juga mengajak berbagai organisasi perempuan untuk berpartisipasi, diantaranya Tim Penggerak PKK Kalsel, Dharma Wanita Persatuan Kalsel, Persatuan Istri Tentara, Bhayangkari serta Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Kalsel.

“Ini adalah wujud partisipasi semua masyarakat, dalam hal ini gabungan organisasi perempuan di Kalsel untuk mendukung dalam memberikan bantuan sosial untuk lansia. Diharapkan melalui bantuan ini, para lansia bisa lebih sehat dan sejahtera,” jelasnya.

Adi Santoso juga berharap masyarakat maupun pihak swasta bisa membantu pemerintah dalam membina para lansia karena kemampuan pemerintah yang terbatas dimana dari 54 ribu lansia yang ada di Kalsel, baru ratusan lansia yang mampu disantuni melalui panti-panti sosial milik pemerintah daerah. (NRH/RDM/RH)

Raudatul Jannah Jadi Terbaik Pertama PKN Tingkat 2 Tahun 2022 Kalsel

BANJARBARU – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Setdaprov Kalsel), Raudatul Janah menjadi yang terbaik dalam penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan ke XXVII Tahun 2022 yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (abu) didampingi Kepala LAN RI, Adi Suryanto (tiga kiri) dan Kepala BPSDMD Kalsel, Mujiyat (empat kanan) saat foto bersama 5 terbaik peserta PKN Angkatan 2 Tahun 2022

Pada peringkat kedua diraih dr. Yudhi Riswandi Noor (Wakil Direktur RSUD Ulin Banjarmasin), ketiga Ronaldy Putra (Kabupaten HSS), keempat Selvi Riandi (Barito Selatan) dan peringkat kelima diraih Ariadi Noor (Kepala Bappeda Kalsel).

Hal tersebut terungkap dalam sambutan yang disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Adi Suryanto, pada pelepasan peserta PKN Tingkat II Tahun 2022, di BPSDMD Kalsel, Kamis (8/12).

“Untuk lulusan 5 terbaik, LAN akan memberikan tiket langsung untuk ikut PKN tingkat I tanpa seleksi. Sekali lagi selamat dan bisa menjadi agen perubahan,” ungkap Adi Suryanto.

Salah satu nilai penting yang membuat Raudatul Jannah berhasil meraih peringkat pertama pada pelatihan ini yakni program Strategi Pengendalian Inflasi Melalui Subsidi Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Subuh Kok Baring) di Kalsel.

Salah satu terobosannya itu mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak termasuk Bank Indonesia. Pasalnya, program tersebut dinilai sangat relevan terhadap permasalahan tingginya inflasi saat ini.

Penyerahan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang didampingi Kepala LAN RI, Adi Suryanto dan Kepala BPSDMD Kalsel, Mujiyat.

Meski merasa bangga atas keberhasilan kelima peserta terutama Raudatul Jannah yang merupakan istri dari orang nomor satu di Kalsel itu, Sahbirin mengaku tidak begitu terkejut. Sebab istrinya tersebut sejak kecil sudah sering meraih peringkat pertama di setiap kompetisi akademis.

“Ini sesuatu yang luar biasa tapi sudah biasa terjadi. Karena Bunda (sapaan akrab Raudatul Jannah) sejak Sekolah Dasar hingga di Universitas selalu meraih peringkat pertama,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Raudatul Jannah mengatakan, keberhasilannya ini juga tidak lepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.

“Terutama dukungan dari suami saya (Gubernur) dan Sekda Kalsel yang menjadi mentor saya pada pelatihan ini,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)

Peringati Hari Ibu, Gabungan Organisasi Perempuan Kalsel Ziarah ke TMP Banjarbaru

BANJARBARU – Panitia Pelaksana Peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022 yang tergabung dari unsur Pemda, TNI dan Polri melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Banjarbaru, Kamis (8/12).

Pelaksanaan upacara di TMP Banjarbaru pada peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022

Kegiatan ini dirangkai dengan upacara yang dipimpin langsung Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 101 PD VI/Mulawarman, Agustin Rudi Puruwito, sekaligus ditandai peletakan bunga secara simbolis di depan tugu Makam Pahlawan.

Peletakan karangan bunga di depan tugu Taman Makam Pahlawan (TMP) Banjarbaru, simbolis Peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022

Tak lupa, penyelenggaraan Hari Ibu ke 94 itu juga diiringi dengan tabur bunga bersama yang diikuti seluruh panitia pelaksana di Taman Makam Pahlawan, di Banjarbaru.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalsel, Adi Santoso, mengharapkan, dengan adanya pelaksanaan tersebut tentunya dapat mewarisi nilai-nilai positif yang menginspirasi serta dapat mengabdikan diri layaknya pejuang.

“Seluruhnya untuk berkontribusi pada pelaksanaan pembangunan Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai rangkaian dalam memperingati Hari Ibu, kegiatan ziarah ini juga tentu diharapkan mampu lebih memperkuat jiwa patriot bangsa sebagai pengabdian dalam bernegara.

“Ini memang merupakan agenda dalam peringatan Hari Ibu ke 94 Tahun 2022,” tutupnya.

Hadir pada kegiatan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra, didampingi jajaran Dinas PPPA beserta Panitia Pelaksana Hari Ibu ke 94 dari unsur TNI/Polri. (RHS/RDM/RH)

Terbaik II Kinerja Pelaksanaan Anggaran, Gubernur Serahkan Penghargaan Kepada Kakanwil Kemenkumham Kalsel

BANJARBARU – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, Lilik Sujandi diganjar penghargaan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atas Kinerja Pelaksanaan Anggaran di tahun 2022 pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2023 yang digelar di Gedung Ideham Chalid Banjarbaru, Rabu (7/12).

Penghargaan ini diraih Kanwil Kemenkumham Kalsel yang termasuk kategori pagu besar dengan jumlah diatas 10 satker, atas kinerja maksimal dalam pelaksanaan kinerja anggaran di 22 satker yang ada. Kategori pagu besar ini dipuncaki oleh Kementerian Keuangan Kalsel di peringkat I, disusul Kanwil Kemenkumham Kalsel di peringkat II dan Polda Kalsel berada di peringkat III.

Gubernur Kalimantan Selatan yang pada kesempatan ini menyerahkan langsung penghargaan Menteri Keuangan kepada K/L Terbaik dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022 mengajak untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi untuk mamajukan Banua Kalsel.

“Mari kita bersama tetap semangat untuk bergerak Bersama mewujudkan cita-cita untuk memajukan Banua, bangsa, dan Negara,” ucap Sahbirin.

Hal ini direspon optimis oleh Kakanwil yang bertekad kedepan akan semakin meningkatkan prestasi baik yang sudah diraih ini.

“Apresiasi ini tentu jadi motivasi bagi kami dan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran serta meningkatkan sinergitas juga kolaborasi dengan berbagai pihak terkait,” ucapnya usai menerima DIPA T.A. 2023 dan penghargaan yang turut disaksikan oleh Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel, Sulaimansyah dan Supian HK selaku Ketua DPRD Kalsel. (KANWIL.KEMENKUMHAM.KALSEL-RDM/RH)

LAZISMU Kalsel Audensi ke Komisi IV DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan audiensi ke Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (7/12).

Suasana Audiensi LAZISMU Kalsel ke Komisi IV DPRD Kalsel

Staf Fundrising LAZISMU Kalsel, Muhammad Akmal Fadillah mengatakan dalam audiensi tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa program unggulan, antara lain Kampung Berkemajuan, Desa Binaan Mualaf dan Da’i Mandiri.

“Tiga program unggulan ini merupakan anak program sosial dakwah, yang menjadi salah satu pilar LAZISMU Kalsel,” katanya kepada wartawan, usai menghadiri audiensi.

Akmal juga berharap LAZISMU Kalsel dan pihak DPRD Kalsel akan selalu bermitra dan bersinergi, baik di bidang sosial, ekonomi, kesehatan maupun pendidikan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin memberikan apresiasi dan menyambut baik terhadap program-program yang dilaksanakan LAZISMU Kalsel. Ia menilai program-program tersebut sangat patut mendapatkan dukungan dari semua pihak.

“Terutama program-program yang terkait perekonomian, kesehatan dan sebagainya,” jelasnya.

Lutfi berharap LAZISMU Kalsel bisa bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sehingga peran mereka bisa lebih ditingkatkan di tengah masyarakat.

Selain itu, Lutfi juga berharap zakat gaji PNS di Kalsel segera bisa terlaksana yang nanti pemanfaatannya bisa disebar tidak hanya ke BAZNAS, tetapi juga ke lembaga-lembaga amil zakat yang sudah memiliki program-program dan pengalaman dalam mengelola zakat sehingga zakat gaji PNS ini bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. (NRH/RDM/RH)

Masyarakat di Kalsel Diharapkan Mengetahui UU Lalulintas Khususnya Pasal 74

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas mengharapkan masyarakat di Provinsi Kalsel mengetahui Undang Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan terhadap Pasal 74 yang mengatur tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Suasana Sosialisasi Peraturan Lalu Lintas

Oleh karena itu, ia menggelar sosialisasi peraturan tersebut agar masyarakat bisa memahami, terutama ketentuan penghapusan data STNK yang mati karena tidak membayar pajak selama dua tahun dimana ketentuan ini akan diberlakukan pada tahun 2023 mendatang.

“Kendaraan yang pajaknya telah mati lima tahun dan berjarak dua tahun kemudian tidak diisi maka akan dihapuskan dari data kendaraan bermotor,” katanya kepada wartawan, Selasa (6/12).

Suripno mengungkapkan di Kalsel sendiri diperkirakan pajak kendaraan yang tidak dibayarkan sekitar Rp800 miliar. Sehingga diharapkan melalui kebijakan ini maka permasalahan pajak ini bisa diminimalisir

Sementara, Pamin 3 Sistnk Subditregid Ditlantas Polda Kalsel, IPDA Nova Anggraeni selaku narasumber kegiatan, menjelaskan aturan penghapusan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 74 yang menyebutkan bahwa penghapusan regident kendaraan dilakukan bagi kendaraan yang tidak melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya dua tahun setelah habis masa berlaku STNK-nya.

“Namun sebelum penghapusan data kendaraan bermotor dilakukan, petugas regident ranmor akan mengirimkan surat peringatan pertama, kedua dan sampai ketiga. Apabila pemilik ranmor mengabaikannya maka akan dihapus data regident ranmornya dan tidak dapat diregistrasi kembali. Ketentuan ini akan diberlakukan pada tahun 2023 mendatang,” terangnya.

Untuk data kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak pada tahun 2021, lanjutnya ada sebanyak 8 jutaan se Indonesia. Sementara di Kalsel, ada sekitar 70 ribuan kendaraan bermotor yang tidak membayar pajak.

Sosialisasi Undang Undang Lalulintas tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta ditandai dengan banyaknya pertanyaan seperti masalah balik nama karena KTP pemilik awal tidak ada lagi dan sebagainya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version