Jadi Penyangga Pangan IKN, Ini Program Prioritas Disbunnak Kalsel

BANJARBARU – Menjadi pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, sekaligus sebagai penyangga pangan kawasan baru di Kalimantan Timur itu, membuat Provinsi Kalimantan Selatan terus berbenah dan meningkatkan kemampuan produksinya pada sektor pangan. Diantaranya adalah komoditas yang menjadi bidang kerja Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

Tahun ini, tercatat ada 4 program yang menjadi prioritas Gubernur Kalimantan Selatan pada bidang perkebunan dan peternakan ini. Yakni peningkatan produksi daging sapi, karet, kopi dan itik.

Empat program prioritas itu, disampaikan langsung Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, drh. Suparmi, pada konferensi pers di kantornya jalan Ahmad Yani kilometer 35 kota Banjarbaru, pada Senin (30/1).

Didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov, Berkatullah, Kadisbunnak memaparkan apa saja yang menjadi program prioritas tersebut.

Kadisbunnak Provinsi (kanan) dan Kepala Biro Adpim Setdaprov Kalsel (tengah) saat konferensi pers Senin (30/1).

Program pertama yaitu Sistem Integrasi Kelapa Sawit Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma (SISKA KUINTIP). Program ini digagas Gubernur Paman Birin untuk percepatan swasembada sapi potong.

“Paman Birin sangat konsen untuk Kalsel swasembada sapi potong, implementasi SISKA KUINTIP sudah dilaksanakan pada 7 klaster areal kelapa sawit yang telah menggunakan pagar elektrik, sedangkan yang sudah berkomitmen ada 22 perusahaan perkebunan kelapa sawit,” jelas Suparmi di hadapan puluhan wartawan press room Pemprov Kalsel.

(dua dari kiri) Kadisbunnak Provinsi dan Kepala Biro Adpim Setdaprov Kalsel (dua dari kanan) berfoto bersama dengan wartawan

Ketujuh klaster tersebut, lanjut Suparmi, bakal diusulkan menjadi pusat pengembangan sapi potong dengan target 1.000 ekor sapi.

Program SISKA KUINTIP, saat ini sudah menjadi role model pengembangan sapi potong tingkat nasional dan sudah mendapatkan pengakuan dari Kementan RI, bahkan pemerintah Australia.

Upaya Gubernur Kalsel guna percepatan swasembada sapi potong, adalah dengan dikeluarkannya Pergub Nomor 53 yang mewajibkan seluruh perusahaan kelapa sawit untuk mengembangkan program SISKA KUINTIP di areal kebunnya.

“Diharapkan pada 2024, seluruh perusahaan sawit dapat mengembangkan SISKA KUINTIP di area kebun sawitnya,” harap Suparmi.

Kemudian Suparmi melanjutkan penjelasan terkait program prioritas kedua. Yakni intensifikasi dan diversifikasi tanaman karet dengan inovasi Bang Sibon Berkaret. Dalam program ini dilakukan pengembangan perkebunan karet dengan pola jarak tanam ganda dan tumpang sari dengan tanaman pangan.

“Kalsel dengan 270 ribu hektar areal kebun karet sudah memiliki 229 UPPB (unit pengolahan dan pemasaran bokar),” kata Suparmi.

Keberadaan UPPB untuk meningkatkan kualitas produksi karet sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekebun karet, karena harga dan mutu yang terjaga.

Program ketiga adalah inovasi Bang Kodim yaitu pengembangan tanaman kopi terintegrasi.

“Kalsel memiliki potensi pengembangan tanaman kopi guna memenuhi kebutuhan akan produksi kopi lokal,” katanya.

Menurut Suparmi, tumbuhnya coffee shop di Banua seperti munculnya jamur di musim hujan. Sehingga berdampak pada tingginya kebutuhan kopi.

“Saat ini luasan kebun kopi di Kalsel, baru 2.800 hektar. Produksi baru 1.500 ton per tahun sedangkan kebutuhanya jauh lebih dari itu,” paparnya.

Terakhir adalah pengembangan itik di lahan rawa dengan inovasi yang dinamakan ‘Siti Hawalari’.

Dari empat program unggulan tersebut, program SISKA KUINTIP menjadi fokus paling utama. Sebab program itu menjadi salah satu upaya untuk menjadikan Kalsel swasembada sapi potong, guna memenuhi kebutuhan daging lokal dan sebagai penyangga pangan IKN Nusantara. (RIW/RDM/RH)

HUT ke 46 SMAN 2 Banjarbaru, Paman Birin : Terus Tumbuh, Berinovasi, Lahirkan Lulusan Yang Memiliki Wawasan Global

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor menghadiri peringatan HUT ke 46 SMA Negeri 2 Banjarbaru, Senin (30/1).

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (tengah) saat melakukan pelepasan balon pada HUT ke 46 SMA Negeri 2 Banjarbaru

Diusia sekolah yang hampir setengah abad ini, Paman Birin (sapaan akrab Gubernur) berharap SMA Negeri 2 Banjarbaru dapat terus tumbuh, berinovasi, serta mampu melahirkan lulusan yang unggul.

“Menguasai ilmu pengetahuan, teknologi serta memiliki wawasan global untuk bersaing di masa depan,” harapnya.

Peringatan HUT SMA Negeri 2 Banjarbaru menurut Paman Birin, bukan hanya hari yang spesial bagi sekolah itu, melainkan juga bagi bangsa ini.

“Sebab kita tau sekolah ada institusi yang terpenting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Sekolah adalah tempat dimana anak-anak kita belajar untuk menjadi orang yang berkualitas dan bermanfaat bagi banyak orang,” terangnya.

Disisi lain lanjut Paman Birin, sekolah juga telah banyak memberikan sumbangsih yang besar dalam memajukan bangsa ini. Salah satunya yakni menghasilkan lulusan yang berprestasi di berbagai bidang. Mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi, hingga seni dan budaya , olahraga dan lain sebagainya.

“Namun peran sekolah dalam memajukan bangsa tidak berhenti sampai disitu. Kita harus terus berusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan kita, dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi bangsa yang ingin lebih maju lagi ini,” lanjutnya.

Sebagai lembaga pendidikan, sekolah diakuinya juga harus terus berusaha menyiapkan siswa siswinya untuk memimpin masa depan yang berkualitas dan berkarakter.

“Sudah saatnya kita mengambil peran yang lebih aktif lagi dalam memajukan bangsa kita. Mari kita bersama sama untuk mewujudkan cita-cira kita, untuk menjadikan bangsa kita lebih maju dan lebih sejahtera lagi,” imbaunya.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 2 Banjabaru, Eksan Wasesa, mengaku menjadikan HUT ke-46 ini sebagai momentum dalam membangkitkan semangat peserta dan tenaga pendidik usai dilanda pandemi selama hampir 3 tahun.

“Kita harus kembali semangat untuk mencapai suatu harapan yang ingin kita capai, terutama untuk anak-anak didik kita,” ujarnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri), saat menyerahkan satu buah sepeda listrik kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Banjarbaru, Eksan Wasesa

Peringatan HUT ke-46 SMA Negeri 2 Banjarbaru dirangkai dengan kegiatan sepeda santai yang diikuti oleh sejumlah alumni dan tenaga pendidik. Dalam kesempatan itu, Paman Birin juga memberikan doorpize berupa 1 buah sepeda listrik kepada peserta. (SYA/RDM/RH)

Hadiri HUT ke-25 SMAN 3 Banjarbaru, Paman Birin Minta Peserta Didik Jadi SDM Unggul di Berbagai Bidang

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, meminta lulusan SMA Negeri 3 Banjarbaru mampu menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam berbagai bidang.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kacamata hitam) didampingi Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin (kiri) saat menyerahkan piala kepada juara lomba musik antar SMA

Permintaan tersebut disampaikan Paman Birin (sapaan akrab Gubernur) saat menghadiri puncak peringatan HUT ke 25 SMA Negeri 3 Banjarbaru, di lapangan SMA Negeri 3 Banjarbaru, Senin (30/1).

Paman Birin menyebut Kalimantan Timur sebentar lagi akan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebab itu Kalsel yang merupakan pintu gerbang IKN dituntut memiliki SDM yang berkualitas.

“Seluruh stakeholder yang terlibat harus menyiapkan SDM kita agar bisa bersaing. Dan anak-anak kita nantinya juga menjadi tangguh, terampil dan berkualitas,” pintanya.

Sebagai siswa yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa, Paman Birin meminta para pelajar di SMA Negeri 3 Banjarbaru juga untuk tetap berbudi pekerti terutama kepada orang tua serta guru pengajar.

Foto bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dengan tenaga dan peserta didik SMA Negeri 3 Banjarbaru

“Kalau mau sukses harus berbakti kepada orang tua termasuk guru, dan ingat jangan malas,” imbuhnya.

Senada dengan Gubernur, Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin, turut berharap kepada sekolah yang memasuki “usia silver” ini agar dapat menciptakan generasi mumpuni dan mampu bersaing hingga ke tingkat internasional.

“Pemko Banjarbaru dalam pelayanan akan selalu mendukung terutama di bidang pendidikan. Agar kualitas kehidupan masyarakat Banjarbaru lebih sejahtera, lebih maju lagi, dan mudah-mudahan bisa membawa kebaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Banjarbaru Rahmah, menyebut, dalam mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan generasi emas, pihaknya sudah membekali tenaga pendidik dengan berbagai macam pelatihan.

“Beberapa (tenaga pendidik) sudah mengikuti program Sekolah Penggerak, kita juga sudah sering melakukan study banding ke sekolah-sekolah lain,” bebernya.

Untuk diketahui, peringatan HUT SMA Negeri 3 Banjarbaru dirangkai dengan penyerahan piala kepada juara lomba musik akustik antar SMA se-Kalsel. Dilanjutkan pemotongan tumpeng serta ditutup dengan pelepasan dua ekor burung merpati oleh Paman Birin dan Wali Kota Banjarbaru.

“Semoga SMA Negeri 3 Banjarbaru semakin sukses, semakin berjaya, semakin kuat dalam menghadapi seluruh persaingan yang ada terutama untuk meningkatkan kualitas peserta didik,” tutup Rahmah.(SYA/RDM/RH)

Bijak Bersosial Media, Paman Yani Tekankan Persatuan dan Kesatuan

TANAH BUMBU – Bijak menggunakan media sosial (medsos) menjadi salah satu materi dalam Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila yang digelar Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, di Desa Saring Sungai Bubu, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (27/1).

Antusias warga Desa Saring Sungai Bubu saat mengikuti kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila

Politisi Partai Golkar ini menilai tumbuhnya paham radikalisme yang mulai tersebar sangat cepat justru dimulai dari medsos. Sehingga, perlu pengendalian khusus agar tidak terprovokasi.

“Kita ketahui banyak tersebar berita hoax (bohong) di sosial media dan informasi yang dapat memecah belah bangsa. Bicara yang terkecil, seperti Desa Saring Sei Bubu ini harus terus dibekali wawasan kebangsaan melalui sosialisasi,” ujar legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Tanbu dan Kotabaru yang akrab disapa Paman Yani.

Garis besar yang ia tekankan kepada warga yang dihadir, selain cerdas dalam penggunaan alat digitalisasi tentunya bisa menjaga tolerasi juga penting dilakukan. Sehingga, tercipta keharmonisan yang baik dan saling menghormati.

“Saya melihat desa ini masih tetap menerapkan sistem bergotong royong dan tentu harus terus bergulir bahkan bekelanjutan dari tetangga hingga ke sejumlah warga lainnya,” ungkapnya.

Terlebih, menurut legislatif dari Dapil VI membidangi ekonomi dan keuangan itu, mengajak agar senatiasa menjaga semangat persatuan dan kesatuan.

“Pancasila itu adalah landasan Ideologi. Tetapi, masih saja ada yang memaksakan paham radikalisme ini, sehingga, perlu kita waspadai bersama. Artinya apa, persatuan harus tetap dijaga,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kusan Tengah, Abdul Muis, menuturkan, sosialisasi wawasan kebangsaan dan pembinaan Ideologi Pancasila yang diberikan sangat penting baginya. Karena, hal tersebut merupakan bentuk sah penguatan terhadap empat pilar berbangsa dan bernegara di Indonesia.

“Yang jelas, kami sangat berterima kasih sekali atas kedatangan Paman Yani. Semoga apa yang disampaikan masyarakat di sini dapat diimplementasikan,” tuturnya.

Sejatinya, kata dia, radikalisme harus dicegah bahkan materi khusus tersebut perlu dibekali secara mendalam agar masyarakat dapat memilah dan mengantisipasi dampak negatifnya.

“Terutama tadi ada poin penting yang disampaikan beliau (Paman Yani) yakni menjunjung tinggi NKRI dan menjaga persatuan bangsa. Ini juga merupakan konsesi kita bersama bahwa Pancasila adalah dasar negara yang telah disepakati,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, penyelenggaraan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila yang dilaksanakan ini juga menghadirkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalsel, Harry Widhiyatmoko didampingi Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Arief Rahman Hakim sebagai narasumber. (RHS/RDM/RH)

Wapres RI Bagikan Bantuan Kepada Peserta Didik SDN 1 Syamsudin Noor

BANJARBARU – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin yang didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengunjungi SDN 1 Syamsudin Noor Landasan Ulin Kota Banjarbaru pada Jum’at (27/1).

Kedatangan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dalam rangka membagikan 50 paket tas beserta peralatan sekolah kepada 50 peserta didik di SDN 1 Syamsudin Noor. Kedatangan Wapres bersama Ibu disambut langsung oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono bersama Kepala SDN 1 Syamsudin Noor Norliani, serta seluruh tenaga Pendidik SDN 1 Syamsudin Noor, dan juga warga sekitar.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Walikota Banjarbaru Wartono menyampaikan ucapan terima kasih, kepada Wakil Presiden RI karena sudah menyempatkan waktu untuk singgah ke SDN 1 Syamsudin Noor.

Wakil Walikota Banjarbaru (kiri) bersama Kepsek SDN 1 Syamsudin Noor

“Dengan Adanya kunjungan dari Wakil Presiden, para peserta didik sangat termotivasi dengan kehadiran Wapres. Waktu yang diluangkan meskipun sebentar tetapi sangat berarti bagi anak-anak yang sangat senang mendapatkan bingkisan peralatan sekolah. Anak-anak disini ingin melihat secara langsung Wakil Presiden kita,” ungkap Wartono.

Senada dengan Wakil Walikota Banjarbaru, Kepala SDN 1 Syamsudin Noor Norliani mengaku bangga Wakil Presiden mengunjungi sekolahnya walau sebentar, hanya untuk menyapa para murid. Kunjungan Wakil Presiden RI ini sangatlah berarti terutama untuk SDN 1 Syamsudin Noor.

“Kami sudah menyiapkan kedatangan Wapres, namun karena berkejaran dengan waktu sehingga penyerahan bantuan hanya dilakukan di depan pintu gerbang sekolah, ” ungkap Norliani.

Untuk diketahui, Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin berkunjung ke Kalimantan Selatan dalam rangka menghadiri Haul ke-18 Guru Sekumpul di kediaman Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Kampung Keramat Martapura, Kamis (26/1) malam. Wapres Ma’ruf Amin didampingi isteri beserta rombongan lainnya, setelah menghadiri peringatan Haul ke-18 Guru Sekumpul melanjutkan agenda mengunjungi SDN 1 Syamsudin Noor, pad Jumat (27/1) pagi. Dan kembali menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor untuk kembali ke Jakarta. (MRF/RDM/RH)

Dislautkan Kalsel Turut Sukseskan Haul Guru Sekumpul ke 18

BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan pada Peringatan Haul Guru Sekumpul ke 18, yang dilaksanakan Kamis 26 Januari 2023, di Desa Teluk Selong Gg. Amanan, Kec. Martapura Timur, Kabupaten Banjar pada Hari Kamis, 26 Januari 2023, turutserta mensukseskan pelaksanaan tersebut.

Dengan menjadikan kawasan perkantoran mereka sebagai rest area atau tempat beristirahat bagi para jamaah.

“Pada pelaksanaan Haul Guru Sekumpul ke 18 ini, kami membuka rest area dikawasan perkantoran Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel,” ucap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartono, kepada Abdi Persada FM, Jumat (27/1).

Rusdi mengatakan, Rest Area yang dibuka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan beberapa jamuan makanan dan minuman untuk para jamaah Haul Abah Guru Sekumpul.

Selain itu, lanjutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel membuka posko dikawasan tempat pelaksanaan Haul Guru Sekumpul ke 18. Yakni, di depan Gang Amanah Kampung Keramat atau tepatnya 100 meter dari lokasi acara.

“Alhamdulillah para jamaah antusias mendatangi Rest Area dan Posko yang didirikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Rusdi berharap, semua pihak yang menghadiri peringatan Haul Guru Sekumpul ke 18 ini, mendapatkan keberkahan. (SRI/RDM/RH)

300 Lebih Personel Dikerahkan Dalam Pengamanan Haul Guru Sekumpul ke 18 di Kampung Keramat

BANJAR – Lebih dari 300 personel dikerahkan dalam pengamanan arus lalu lintas pelaksanaan Haul Akbar Guru Sekumpul ke 18 yang diselenggarakan di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Kampung Keramat, Kertak Baru, Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam.

Kepala UPT Terminal Tipe B Dishub Kalsel, Tommy Hariyadi, saat bertugas mengamankan arus lalin di A Yani Km 41 Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar

“Seluruhnya tergabung dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan,” ujar Kepala UPT Terminal Tipe B Dishub Provinsi Kalsel, Tommy Hariyadi saat bertugas di Jalan A Yani simpang tiga Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar.

Jalan Darussalam – Pesayangan menjadi jalur utama Wapres Ma’aruf Amin dan rombongan untuk mengikuti kegiatan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul

Ia menuturkan, titik petugas yang diturunkan terdapat dibeberapa titik yakni berada di Antasan Senor, Kampung Melayu dan Tungkaran.

“Tujuannya agar memudahkan jamaah agar bisa menuju lokasi pelaksanaan haul melalui beberapa jalur alternatif yang bisa dilalui,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas dari Satlantas Polres Banjar, Aipda Subianto, menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan pihaknya menutup akses jalan simpangan Pesayangan (Darussalam).

“Karena mengantisipasi kedatangan Wakil Presiden RI KH Ma’aruf Amin. Jadi, jamaah kami alihkan dari Darussalam ke Martapura Lama,” tuturnya.

Dari pantau Abdi Persada FM di lokasi, puluhan personel TNI, Polri dan Dinas Perhubungan dengan dibantu relawan setempat terus melakukan pengaman arus lalu lintas. Hingga, terjadi arus balik pukul 22.30 hingga selesai 23.30 WITA.

Diketahui, Jalan Ahmad Yani Km 41 Simpang Tiga Darussalam – Pesayangan Martapura merupakan jalur alternatif utama Wakil Presiden KH Ma’aruf Amin menuju lokasi kegiatan Haul Akbar ke 18 Guru Sekumpul di Kampung Keramat, Kertak Baru, yang diikuti sejumlah rombongan kenegaraan dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. (RHS/RDM/RH)

Pulang ke Jakarta, Ini Kesan dan Pesan Wapres RI Pasca Hadiri Haul Guru Sekumpul

BANJARBARU – Kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin di Kalimantan Selatan, resmi berakhir pada Jumat (27/1) pagi. Dengan diantar Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, orang nomor 2 di Republik Indonesia ini, menaiki pesawat kepresidenan sekitar pukul 10.30 WITA.

Namun sebelum bertolak pulang ke Jakarta, Wapres RI, Ma’ruf Amin menyempatkan diri singgah dan melakukan bakti sosial di SD Negeri 1 Landasan Ulin Banjarbaru.

Para siswa nampak senang dan gembira ria menyambut kedatangan Wapres beserta istri yang juga didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, beserta istri Raudatul Jannah.

Terlebih, ketika Wapres menyerahkan bingkisan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada para siswa. Tangan-tangan mungil itu pun nampak antusias meraih bingkisan dari Wapres.

Wapres saat membagikan tas sekolah di SDN 1 Landasan Ulin Banjarbaru

“Saya Pak, saya Pak…,” ujar para siswa bersahut-sahutan.

Wapres dan Ibu Wury Ma’ruf Amin nampak tersenyum mendengar ucapan para siswa.

“Sabar, satu per satu yah. Nanti dipakai untuk sekolah yah,” tutur Wapres sambil tersenyum.

Dalam keterangan persnya sebelum menaiki pesawat kepresiden, Wapres berpesan agar pemerintah daerah di provinsi Kalimantan Selatan, benar – benar memperhatikan soal – soal pendidikan sejak usia sekolah dasar bahkan PAUD.

Wapres RI (kiri) saat jumpa pers didampingi Gubernur Kalsel (kanan)

“Pembangunan bangsa itu dimulai sejak awal sejak kecil, sehingga menjadi karakter. Dan kita sangat mengharapkan memiliki generasi dengan karakter yang baik dan unggul. Karena mereka akan menjadi pemimpin masa depan di negeri ini,” pesan Wapres di hadapan wartawan, didampingi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Sementara terkait kunjungan kerjanya untuk menghadiri haul ke-18 Guru Sekumpul, Wapres mengaku sangat menghormati ulama besar kelahiran kabupaten Banjar tersebut.

“Almarhum adalah orang yang sangat luar biasa, dan sangat dihormati di Kalimantan Selatan. Bahkan hingga ke provinsi tetangga, serta luar Kalimantan. Dan orang seperti beliau sangat langka, dan kita sangat memerlukan orang seperti beliau, yang sudah mendedikasikan hidupnya memperbaiki keadaan masyarakat. Saya sangat bersyukur dapat menghadiri haul beliau tahun ini,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Jemaah Luar Pulau Kalimantan, Bertahan di Martapura Menunggu Haul di Sekumpul

BANJARMASIN – Kabar gembira bagi semua pencinta Abah Guru Sekumpul. Setelah sebelumnya diinformasikan bahwa peringatan haul ke-18 KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani, hanya akan digelar secara tertutup dan mengundang orang – orang tertentu saja, namun pada Kamis (26/1) malam, akhirnya dipastikan bahwa haul di Sekumpul terbuka untuk umum, dan digelar pada Minggu (29/1). Kabar gembira ini disampaikan langsung imam Mushala Ar-Raudhah Sekumpul, Sa’aduddin Salman.

Sontak, informasi ini menyebar cepat, dan disambut gembira para jemaah, terutama mereka yang datang secara khusus dari luar daerah, hingga luar pulau Kalimantan, untuk menghadiri haul ke-18 tahun 2023 ini.

Salah satunya adalah Taqrir, jemaah asal Boyolali Jawa Tengah. Lelaki paruh baya ini datang bersama istrinya, melalui jalur laut, dan tiba di pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Rabu (25/1) sore.

Kepada Abdi Persada FM, Taqrir mengaku sangat mencintai sosok KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani, dan selalu menyempatkan diri untuk menghadiri haul ulama besar Banua ini setiap tahunnya. Meskipun pandemi COVID-19 masih membatasi gerak masyarakat saat itu.

“Tahun ini saya sudah memperhitungkan sejak 3 bulan lalu, untuk hadir kembali pada haul ke-18. Bahkan jauh – jauh hari, saya sudah memesan hotel di kota Banjarbaru, selama 4 hari dari Kamis, 26 Januari 2023,” ujarnya.

Taqrir mengaku sangat bersyukur, haul kali ini kembali digelar secara akbar, meskipun tidak digelar pihak Sekumpul. Namun yang penting, kegiatan ini kembali terbuka untuk umum.

“Kami akan menyempatkan diri ke Sekumpul untuk berziarah. Siapa tahu nanti juga pihak Sekumpul menggelar haul secara terbuka, kami akan sangat antusias menunggu, dan tentunya hadir kembali di sana,” harapnya.

Dan harapan Taqrir itupun terjawab, saat imam Musala Ar-Raudhah mengumumkan haul Guru Sekumpul digelar secara terbuka di kawasan Sekumpul pada Minggu (29/1). (RIW/RDM/RH)

Labkesda Kalsel Pastikan Puluhan Sampel Makanan di Haul ke 18 Guru Sekumpul

BANJARMASIN – Untuk memberikan keamanan makanan untuk tamu VVIP maupun masyarakat umum yang mengikuti Haul ke 18 Guru Sekumpul, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menurunkan tim Food Security (FS).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Labkesda Provinsi Kalsel, Zainal Firdausy mengatakan dalam kegiatan Haul ke 18 Guru Sekumpul yang dilaksanakan di Kediaman Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor di Kampung Keramat Kabupaten Banjar pada Kamis (26/1) malam tadi, pihaknya menurunkan tiga tim Food Security (FS) melakukan pemeriksaan agar makanan yang disajikan dipastikan aman dikonsumsi dan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan makanan.

Tim Food Security Labkesda Kalsel

“Di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kalsel, kami mengirimkan tiga tim FS yang masing-masing tim berjumlah 7 orang yaitu 1 orang koordinator dan 6 orang petugas,” katanya kepada wartawan, Jum’at (27/1).

Dijelaskan Zainal, satu tim FS yang dikoordinir Kepala Seksi Kimia Patologi, Bambang Sutiarjo bertugas Kediaman Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Kampung Keramat Kabupaten Banjar sebagai tempat pelaksanaan Haul ke 18 Guru Sekumpul. Sedangkan 2 tim lainnya bertugas di Labkesda Kabupaten Banjar yang dibagi 2 shif yaitu pagi dan sore.

Zainal mengungkapkan untuk parameter yang diperiksa adalah Nitrit, Cyanida dan Arsen. Kalau ada sampel makanan yang terindikasi positif mengandung salah satu zat tersebut maka makanan itu harus ditarik atau tidak boleh disajikan.

“Bila makanan tersebut mengandung salah satu parameter/zat tersebut bisa mengakibat kan keracunan makanan seperti mual, muntah, pusing. Bahkan bisa lebih ke arah berbahaya lagi. Oleh karena itu, kalau ditemukan, maka makanan itu tidak boleh disajikan,” jelasnya.

Pada acara Haul ke 18 Guru Sekumpul itu, lanjutnya, tim FS Labkesda Kalsel memeriksa aneka kue/wadai berjumlah 48 sampel. Dari jumlah tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan, lima sampel diantaranya ditemukan positif mengandung Nitrit.

“Lima makanan yang positif mengandung nitrit itu sudah ditarik atau tidak boleh disajikan dalam acara Haul,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version