BANJAR – Lebih dari 300 personel dikerahkan dalam pengamanan arus lalu lintas pelaksanaan Haul Akbar Guru Sekumpul ke 18 yang diselenggarakan di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Kampung Keramat, Kertak Baru, Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam.
Kepala UPT Terminal Tipe B Dishub Kalsel, Tommy Hariyadi, saat bertugas mengamankan arus lalin di A Yani Km 41 Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar
“Seluruhnya tergabung dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan,” ujar Kepala UPT Terminal Tipe B Dishub Provinsi Kalsel, Tommy Hariyadi saat bertugas di Jalan A Yani simpang tiga Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar.
Jalan Darussalam – Pesayangan menjadi jalur utama Wapres Ma’aruf Amin dan rombongan untuk mengikuti kegiatan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul
Ia menuturkan, titik petugas yang diturunkan terdapat dibeberapa titik yakni berada di Antasan Senor, Kampung Melayu dan Tungkaran.
“Tujuannya agar memudahkan jamaah agar bisa menuju lokasi pelaksanaan haul melalui beberapa jalur alternatif yang bisa dilalui,” ungkapnya.
Sementara itu, petugas dari Satlantas Polres Banjar, Aipda Subianto, menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan pihaknya menutup akses jalan simpangan Pesayangan (Darussalam).
“Karena mengantisipasi kedatangan Wakil Presiden RI KH Ma’aruf Amin. Jadi, jamaah kami alihkan dari Darussalam ke Martapura Lama,” tuturnya.
Dari pantau Abdi Persada FM di lokasi, puluhan personel TNI, Polri dan Dinas Perhubungan dengan dibantu relawan setempat terus melakukan pengaman arus lalu lintas. Hingga, terjadi arus balik pukul 22.30 hingga selesai 23.30 WITA.
Diketahui, Jalan Ahmad Yani Km 41 Simpang Tiga Darussalam – Pesayangan Martapura merupakan jalur alternatif utama Wakil Presiden KH Ma’aruf Amin menuju lokasi kegiatan Haul Akbar ke 18 Guru Sekumpul di Kampung Keramat, Kertak Baru, yang diikuti sejumlah rombongan kenegaraan dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. (RHS/RDM/RH)
BANJARBARU – Kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin di Kalimantan Selatan, resmi berakhir pada Jumat (27/1) pagi. Dengan diantar Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, orang nomor 2 di Republik Indonesia ini, menaiki pesawat kepresidenan sekitar pukul 10.30 WITA.
Namun sebelum bertolak pulang ke Jakarta, Wapres RI, Ma’ruf Amin menyempatkan diri singgah dan melakukan bakti sosial di SD Negeri 1 Landasan Ulin Banjarbaru.
Para siswa nampak senang dan gembira ria menyambut kedatangan Wapres beserta istri yang juga didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, beserta istri Raudatul Jannah.
Terlebih, ketika Wapres menyerahkan bingkisan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada para siswa. Tangan-tangan mungil itu pun nampak antusias meraih bingkisan dari Wapres.
Wapres saat membagikan tas sekolah di SDN 1 Landasan Ulin Banjarbaru
“Saya Pak, saya Pak…,” ujar para siswa bersahut-sahutan.
Wapres dan Ibu Wury Ma’ruf Amin nampak tersenyum mendengar ucapan para siswa.
“Sabar, satu per satu yah. Nanti dipakai untuk sekolah yah,” tutur Wapres sambil tersenyum.
Dalam keterangan persnya sebelum menaiki pesawat kepresiden, Wapres berpesan agar pemerintah daerah di provinsi Kalimantan Selatan, benar – benar memperhatikan soal – soal pendidikan sejak usia sekolah dasar bahkan PAUD.
Wapres RI (kiri) saat jumpa pers didampingi Gubernur Kalsel (kanan)
“Pembangunan bangsa itu dimulai sejak awal sejak kecil, sehingga menjadi karakter. Dan kita sangat mengharapkan memiliki generasi dengan karakter yang baik dan unggul. Karena mereka akan menjadi pemimpin masa depan di negeri ini,” pesan Wapres di hadapan wartawan, didampingi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.
Sementara terkait kunjungan kerjanya untuk menghadiri haul ke-18 Guru Sekumpul, Wapres mengaku sangat menghormati ulama besar kelahiran kabupaten Banjar tersebut.
“Almarhum adalah orang yang sangat luar biasa, dan sangat dihormati di Kalimantan Selatan. Bahkan hingga ke provinsi tetangga, serta luar Kalimantan. Dan orang seperti beliau sangat langka, dan kita sangat memerlukan orang seperti beliau, yang sudah mendedikasikan hidupnya memperbaiki keadaan masyarakat. Saya sangat bersyukur dapat menghadiri haul beliau tahun ini,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kabar gembira bagi semua pencinta Abah Guru Sekumpul. Setelah sebelumnya diinformasikan bahwa peringatan haul ke-18 KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani, hanya akan digelar secara tertutup dan mengundang orang – orang tertentu saja, namun pada Kamis (26/1) malam, akhirnya dipastikan bahwa haul di Sekumpul terbuka untuk umum, dan digelar pada Minggu (29/1). Kabar gembira ini disampaikan langsung imam Mushala Ar-Raudhah Sekumpul, Sa’aduddin Salman.
Sontak, informasi ini menyebar cepat, dan disambut gembira para jemaah, terutama mereka yang datang secara khusus dari luar daerah, hingga luar pulau Kalimantan, untuk menghadiri haul ke-18 tahun 2023 ini.
Salah satunya adalah Taqrir, jemaah asal Boyolali Jawa Tengah. Lelaki paruh baya ini datang bersama istrinya, melalui jalur laut, dan tiba di pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Rabu (25/1) sore.
Kepada Abdi Persada FM, Taqrir mengaku sangat mencintai sosok KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani, dan selalu menyempatkan diri untuk menghadiri haul ulama besar Banua ini setiap tahunnya. Meskipun pandemi COVID-19 masih membatasi gerak masyarakat saat itu.
“Tahun ini saya sudah memperhitungkan sejak 3 bulan lalu, untuk hadir kembali pada haul ke-18. Bahkan jauh – jauh hari, saya sudah memesan hotel di kota Banjarbaru, selama 4 hari dari Kamis, 26 Januari 2023,” ujarnya.
Taqrir mengaku sangat bersyukur, haul kali ini kembali digelar secara akbar, meskipun tidak digelar pihak Sekumpul. Namun yang penting, kegiatan ini kembali terbuka untuk umum.
“Kami akan menyempatkan diri ke Sekumpul untuk berziarah. Siapa tahu nanti juga pihak Sekumpul menggelar haul secara terbuka, kami akan sangat antusias menunggu, dan tentunya hadir kembali di sana,” harapnya.
Dan harapan Taqrir itupun terjawab, saat imam Musala Ar-Raudhah mengumumkan haul Guru Sekumpul digelar secara terbuka di kawasan Sekumpul pada Minggu (29/1). (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Untuk memberikan keamanan makanan untuk tamu VVIP maupun masyarakat umum yang mengikuti Haul ke 18 Guru Sekumpul, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menurunkan tim Food Security (FS).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Labkesda Provinsi Kalsel, Zainal Firdausy mengatakan dalam kegiatan Haul ke 18 Guru Sekumpul yang dilaksanakan di Kediaman Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor di Kampung Keramat Kabupaten Banjar pada Kamis (26/1) malam tadi, pihaknya menurunkan tiga tim Food Security (FS) melakukan pemeriksaan agar makanan yang disajikan dipastikan aman dikonsumsi dan menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan makanan.
Tim Food Security Labkesda Kalsel
“Di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kalsel, kami mengirimkan tiga tim FS yang masing-masing tim berjumlah 7 orang yaitu 1 orang koordinator dan 6 orang petugas,” katanya kepada wartawan, Jum’at (27/1).
Dijelaskan Zainal, satu tim FS yang dikoordinir Kepala Seksi Kimia Patologi, Bambang Sutiarjo bertugas Kediaman Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Kampung Keramat Kabupaten Banjar sebagai tempat pelaksanaan Haul ke 18 Guru Sekumpul. Sedangkan 2 tim lainnya bertugas di Labkesda Kabupaten Banjar yang dibagi 2 shif yaitu pagi dan sore.
Zainal mengungkapkan untuk parameter yang diperiksa adalah Nitrit, Cyanida dan Arsen. Kalau ada sampel makanan yang terindikasi positif mengandung salah satu zat tersebut maka makanan itu harus ditarik atau tidak boleh disajikan.
“Bila makanan tersebut mengandung salah satu parameter/zat tersebut bisa mengakibat kan keracunan makanan seperti mual, muntah, pusing. Bahkan bisa lebih ke arah berbahaya lagi. Oleh karena itu, kalau ditemukan, maka makanan itu tidak boleh disajikan,” jelasnya.
Pada acara Haul ke 18 Guru Sekumpul itu, lanjutnya, tim FS Labkesda Kalsel memeriksa aneka kue/wadai berjumlah 48 sampel. Dari jumlah tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan, lima sampel diantaranya ditemukan positif mengandung Nitrit.
“Lima makanan yang positif mengandung nitrit itu sudah ditarik atau tidak boleh disajikan dalam acara Haul,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)
BANJAR – Peringatan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) ke-18 di Kampung Keramat, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam, sukses digelar.
Wapres RI Ma’ruf Amin (sorban) saat meninggalkan lokasi haul didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri Wapres) dan Pimpinan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Quran Darussalam KH Muhammad Wildan Salman (kanan Wapres)
Haul yang diinisiasi murid Abah Guru Sekumpul itu bahkan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan istri, Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin.
Wapres RI Ma’ruf Amin (podium) saat memberikan sambutan
Dalam sambutannya, Ma’ruf menilai Abah Guru Sekumpul adalah sosok orang saleh dan membawa keberkahan bukan hanya semasa hidup, melainkan juga setelah wafatnya.
Orang saleh menurutnya adalah manusia yang senantiasa berada di jalan Tuhannya. Sehingga, Allah menjamin akan memberikan apa yang orang saleh atau para wali tersebut minta.
“Orang-orang saleh adalah orang yang dekat dengan Allah karena bukan hanya mengamalkan yang wajib tetapi juga yang sunnah,” ujarnya.
Ma’ruf menyebut, Abah Guru Sekumpul adalah orang yang dicintai banyak orang. Dimanapun, orang-orang selalu menyebut tentang kebaikannya.
“Orang seperti inilah, orang salihin, Aulia Allah, yang memang kita butuhkan di negeri ini. Karena kalau dia meminta kepada Allah, Allah mengabulkan. Kalau dia memohon perlindungan, dikabulkan,” terang Ma’ruf.
Ma’ruf berharap masih ada para wali yang senantiasa berdoa untuk kebaikan bangsa Indonesia. Sehingga bangsa Indonesia bisa hidup tenang, tentram, sejahtera, dan diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat.
“Kita berharap, mudah-mudahan negeri ini, Indonesia yang kita cintai, jangan sampai tidak ada orang-orang seperti itu. Mudah-mudahan masih ada para wali, para aulia, rabbani yang salihin yang senantiasa berdoa sehingga kita hidup dalam keadaan baik, tenang, tentram, sejahtera, dan kita semua diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat,” harapnya.
Haul yang bertepatan pada malam 5 Rajab 1444 Hijriah (tanggal wafat Abah Guru Sekumpul dalam kalender Islam) itu sempat dikhawatirkan sepi jamaah. Sebab pada hari peringatan hujan deras mengguyur sejumlah daerah mulai pagi hingga sore hari.
Nyatanya, ketika hujan mulai mereda, ribuan jamaah berangsur membludak hingga memadati lokasi utama peringatan hingga ke luar jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer.
Hal itu membuat Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, mengaku bersyukur karena suasana seperti itu sudah hampir 3 tahun tidak pernah terjadi akibat pandemi.
“Kurang lebih hampir 3 tahun kita tidak merasakan suasana yang biasanya setiap tahun kita laksanakan dalam agenda rakyat Banua kita, Haul Abah Guru Sekumpul,” ujarnya.
Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel) berharap peringatan haul akbar ini mampu menjawab kerinduan yang selama ini dilaksanakan.
“Saya tentunya mengucapkan terimakasih kepada semua yang berpartisipasi dan yang berhadir pada acara malam hari ini, jika ada hal-hal yang kurang berkenan saya mohon ampun dan maaf,” tutupnya.
Untuk diketahui, pada peringatan haul di kediaman pribadi Gubernur Kalsel itu, Pimpinan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Darussalam Martapura, KH Muhammad Wildan Salman bertugas sebagai pembaca manaqib (riwayat hidup) Abah Guru Sekumpul. Sementara pemberi tausyiah yakni KH Musta’in Syafi’ie dari Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur. (SYA/RDM/RH)
BANJAR – Seiring dengan dicabutnya aturan PPKM yang membatasi gerak masyarakat selama pandemi COVID-19, maka sejumlah kegiatan dengan mengundang massa dalam jumlah besar pun, mulai digelar di Kalimantan Selatan. Salah satunya adalah haul akbar ke-18 ulama kebanggaan Banua, KH. Muhammad Zaini Abdul Gani atau Guru Sekumpul. Bertempat di kawasan Kertak Baru, Kampung Keramat, kabupaten Banjar, haul akbar ke-18 ini digelar atas inisiasi para murid Guru Sekumpul.
Haul ke-18 ini pun mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, termasuk dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup pemerintah provinsi. Termasuk Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.
“Pada haul akbar ini, kami juga tidak ketinggalan untuk terlibat menyukseskannya. Yakni dengan membuat posko kesehatan di dekat lokasi acara, di kawasan sekitar kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan. Posko kami tepat di depan SPBU, jadi mudah untuk ditemukan,” jelas Anna Martiana, Direktur RSJ Sambang Lihum kepada Abdi Persada FM, Rabu (25/1).
Posko kesehatan RSJ Sambang Lihum
Di posko ini, menurut Anna, pihaknya menerjunkan sejumlah petugas kesehatan untuk memberikan layanan kesehatan. Seperti pemeriksaan tekanan darah, dan juga pemberian obat bagi yang memerlukan.
“Kami juga akan membagikan sekitar seribu sampai seribu 500 nasi bungkus kepada jemaah”, tambahnya.
Selain RSJ Sambang Lihum, layanan gratis kepada jemaah haul Guru Sekumpul juga diberikan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan. Sejak Rabu (25/1), Disbunnak sudah membuka warung gratis bagi seluruh jemaah haul.
“Kita buka mulai hari ini, jadi jemaah yang berangkat hari ini, bisa singgah di warung kami. Tapi untuk menu kambing, menu spesial kami, baru akan disajikan besok”, kata Suparmi, Kepala Disbunnak Provinsi Kalsel, pada Rabu (25/1).
Kepada Abdi Persada FM, Suparmi juga menjelaskan, ada banyak menu makanan dan minuman yang disajikan di warung gratis Disbunnak. Semuanya merupakan makanan berat dengan lauk produk peternakan.
“Kita siapkan seribu porsi besok, termasuk menu nasi kebuli, dan juga gorengan”, tutupnya. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan (Kalsel) ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Haul ke 18 Guru Sekumpul yang akan dilaksanakan pada Kamis (26/1) malam atas inisiatif para murid Ulama Besar Martapura tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, HM Bayu Budjang mengatakan pihaknya menyediakan dua warung gratis untuk jamaah haul ke 18 Guru Sekumpul yaitu di Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar dan di halaman Hotel Batung Batulis di Jalan Ahmad Yani KM 36,5 Banjarbaru.
Plt Dirut PT Bangun Banua Kalsel, HM Bayu Budjang
“Warung gratis di Desa Sungai Batang ditujukan untuk menyambut jamaah Haul dari arah Kalteng, Batola maupun Banjarmasin yang melewati jalur jalan Veteran – Sungai Lulut dan Sungai Tabuk. Sebelum mereka mencapai lokasi utama pelaksanaan Haul, kami akan melayani jamaah yang singgah dengan menyediakan makanan dan minuman,” katanya kepada wartawan, Rabu (25/1).
Warung gratis yang berlokasi di desa Sungai Batang ini juga dibantu oleh masyarakat setempat dalam pengerjaannya dengan bergotong royong mendirikan tenda, memasak makanan sampai pada pembagiannya kepada jamaah haul nanti.
Sementara, lanjut Bayu, untuk Warung Gratis di halaman Batung Batulis Banjarbaru akan disiapkan sekitar 3.000 nasi kotak untuk menyambut jamaah haul yang datang dari arah Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut dan lain-lain.
“Di sini juga disediakan rest area bagi jamaah, musholla untuk beribadah dan fasilitas umum lainnya seperti toilet,” jelasnya.
Bayu juga mengimbau agar jamaah mengikuti arahan panitia pelaksana agar kegiatan Haul ke 18 Guru Sekumpul berjalan tertib dan lancar.
Selain itu mengingat cuaca saat ini masih musim penghujan, Bayu berharap kepada jamaah khususnya dari luar kota Martapura yang ingin hadir agar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, misalnya membawa jas hujan, pakaian ganti, surat menyurat kendaraan dan lainnya.
“Jangan lupa membawa obat-obatan yang diperlukan, khususnya jika para jamaah ada riwayat penyakit,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel bakal membagikan sedikitnya 1.000 bungkus makanan siap saji bagi jamaah haul akbar ke 18 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang diselenggarakan di Kampung Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam.
Kegiatan yang diinisiasi para alim ulama itu, turut membuat pihaknya terketuk untuk mensukseskan kegiatan ini. Termasuk dengan membuka lapak makanan gratis khusus bagi jamaah haul diharapkan mampu menebarkan makna kebaikan.
“Karena ini bentuk dukungan dan bentuk apresiasi kami kepada jamaah yang antusias hadir maka ribuan nasi bungkus disediakan. Tak hanya bentuk kecintaan kami terhadap alim ulama berkharimatik ini, tetapi, rasa persaudaraan yang harus dibangun,” ujar Kepala Dinas PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui sambungan telepon, Rabu (25/1) sore.
Kepala Dinas PMD Prov Kalsel, Faried Fakhmansyah
Personel yang diterjunkan di posko, lanjut Faried, seluruhnya dari instansi mereka sendiri yang sukarela membantu penyelenggaraan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul agar bisa berjalan lancar.
“Semoga pelaksanaan ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” singkatnya.
Sementara itu, Warga Desa Pekauman, Sairi, mengaku, dengan adanya posko atau lapak makanan gratis yang disediakan khusus bagi para jamaah haul ini setidaknya dapat menjadi amal zariyah. Apalagi, hal tersebut sudah menjadi kewajiban sebagai manusia untuk saling tolong menolong.
“Saya menganggap ini bagus, lebih banyak posko lebih baik lagi. Apalagi menyediakan makanan siap saji bagi jamaah, karena kita ketahui mereka tidak hanya dari lokal sini saja. Tetapi ada juga dari berbagai kabupaten, provinsi tetangga hingga luar daerah perlu diapresiasi,” ucap dia.
Dirinya juga berharap agar para jamaah bisa mengikuti instruksi dari relawan supaya pelaksanaan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul dapat berjalan lancar. Seiring, jamaah dari luar daerah yang akan hadir diperkirakan membludak. Sehingga, perlu ekstra dalam menghadapi situasi tersebut.
“Tadi sudah ada warga dari Samarinda yang datang. Apalagi, dengan dibuatnya posko masyarakat dan jamaah sangat terbantu sekali,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)
BANJARBARU – Menyambut acara haul akbar KH Zaini Abdul Ghani atau abah guru sekumpul ke-18 yang diselenggarakan di Kampung Keramat, Martapura Timur, Kab. Banjar, Kalsel di kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada 26 Januari malam, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan ikut berpartisipasi dengan membuka Rest Area dan Warung Gratis untuk para jamaah yang berhadir.
Rest Area dan dan Warung Gratis tersebut terletak di area kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Jalan Ahmad Yani, kilometer 34. Yang akan dibuka untuk jemaah mulai 26 – 27 Januari 2023.
Pada Rabu (25/6), Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra menyampaikan bahwa bagi para pegawai/rimbawan Dishut Kalsel juga dapat berkesempatan jika ingin ikut berpartisipasi/berkontribusi dalam acara haul akbar abah guru sekumpul nanti, dan akan dikoordinir oleh Sekretaris Dishut Kalsel.
“Kita sangat mendukung dan antusias dalam kelancaran haul akbar abah guru sekumpul ke-18 ini, Jadi Dishut Kalsel memberikan kesempatan khususnya kepada para pegawai/rimbawan Dishut Kalsel yang ingin ikut berkontribusi dan berpartisipasi dengan mendonasikan tenaga (sebagai panitia Rest Area/Warung Gratis Dishut Kalsel) atau mendonasikan apapun untuk kelancaran para Jemaah haul abah guru sekumpul nanti. Jadi kegiatan Rest Area dan Warung Gratis ini murni dari partisipasi para rimbawan kita, dan semoga dapat menjadi salah satu amal ibadah kita semua nantinya,” ucap Aya (sapaan akrabnya)
Aya mengharapkan dengan dibukanya rest area dan warung gratis yang terletak di kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dapat membantu kelancaran para jemaah yang berdatangan dari berbagai wilayah ke acara Haul Akbar Abah Guru Sekumpul ke-18.
“Direncanakan di lokasi Rest Area dan Warung Gratis yang dibuka Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan nanti akan menyajikan beberapa jamuan makanan dan minuman seperti aneka gorengan, nasi bungkus, kolak, kopi, teh, sirup, dan air mineral. Selain makanan dan minuman, Dishut Kalsel juga akan menyediakan aula untuk jemaah beristirahat dan mushala untuk melaksanakan sholat dan juga toilet yang berada di kantor Dishut Kalsel untuk para jamaah yang akan berhadir pada acara haul akbar abah guru sekumpul ke-18,” tutup Aya. (MRF/RDM/RH)
BANJAR – Sejak Selasa (24/1) sore hingga Rabu (25/1) sejumlah posko relawan haul ke-18 Guru Sekumpul, sudah didirikan disejumlah lokasi strategis. Baik di kabupaten Banjar, kota Banjarbaru hingga menuju ke kawasan Banua Enam. Termasuk di kilometer 17 kabupaten Banjar.
Kilometer 17 menjadi lokasi strategis para sukarelawan haul membangun poskonya, karena jalur ini menjadi alternatif terdekat bagi jemaah dari Banjarmasin, khusus menggunakan ruas jalan Ahmad Yani menuju kawasan Telok Selong. Begitu juga jemaah dari Kalimantan Tengah, akan melewati jalan Gubernur Syarkawi ini, untuk menuju jalan Irigasi atau Karang Anyar.
“Ya kami mendirikan posko di sini karena lokasinya yang sangat strategis, sehingga posko ini dapat dimanfaatkan jemaah untuk beristirahat dan juga mendapatkan makanan serta minuman gratis”, ujar Muhammad Risanta, koordinator Posko Bubuhan Wartawan kepada Abdi Persada FM pada Rabu (25/1).
Posko Bubuhan Wartawan yang diprakarsai sejumlah jurnalis senior ini, akan membagikan sekitar 250 bungkus nasi kepada jemaah yang melintas, pada Kamis (26/1) mulai pukul 09.00 WITA.
“Itu jumlah sementara yang saat ini bisa kami siapkan dari dana urunan para anggota posko. Insya Allah besok (Kamis) akan ada sumbangan nasi serta makanan ringan dari donatur, sebanyak seribu bungkus”, jelasnya.
Haul akbar ulama besar Kalimantan Selatan KH. Muhammad Zaini Abdul Gani ini, adalah yang pertama kalinya digelar setelah pandemi COVID-19. Haul kali ini merupakan inisiatif para murid abah Guru Sekumpul, dan didukung pemerintah provinsi Kalimantan Selatan. (RIW/RDM/RH)