Kalsel Bersiap Jadi Tuan Rumah Kemah Bela Negara Tingkat Nasional 2023

BANJARBARU – Kalimantan Selatan bakal menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan perdana Kemah Bela Negara tingkat Nasional. Perhelatan ini diagendakan pada 10 -16 Juli 2023.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, meminta agar seluruh stakeholder dari Pemprov Kalsel untuk turut mendukung penyelenggaraan ini. Apalagi kegiatan tersebut digelar secara nasional dan akan dihadiri hingga ribuan orang dari luar daerah.

Suasana rapat persiapan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional 2023 di Kalsel dipimpin Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar diikuti seluruh SKPD Pemprov dan TNI/Polri

“Kesiapan penyelenggaraan yang tinggal satu bulan lagi, salah satunya penyediaan air bersih dan siap diminum, logistik makanan, sarana transportasi mulai dari kelancaran untuk jalur sampai nanti sistem penjemputannya ke bandara. Setelah itu, juga diperlukannya penerangan serta koneksi internet. Jelas, perlu sinerginitas seluruh jajaran Pemprov Kalsel dan stakeholder lainnya,” ujarnya saat mempimpin rapat perdana dalam kesiapan penyelenggaraan Kemah Bela Negara, di Ruang Rapat H Maksid Setdaprov Kalsel, Selasa (23/5) siang.

Ketua Harian Kwarda Pramuka Kalsel yang sekaligus Ketuplak Kemah Bela Negara, Agus Salim, berterima kasih atas dukungan penuh Pemprov Kalsel. Bahkan, adanya dorongan itu diharapkan acara yang dirangkai perdana ini bisa terlaksana sukses dan bisa memberikan kesan terbaik kepada peserta dari berbagai daerah yang berkunjung.

“Alhamdulillah, sesuai arahan pimpinan juga dan turut didukungnya kegiatan ini tentu bisa berjalan sesuai harapan dan berjalan sukes,” harapnya.

Total target kepesertaan, beber dia, lebih dari 1.700 orang akan ikut berpartisiasi dalam gelaran perdana di Kalsel yang menyasar di 34 provinsi.

“Itu sudah termasuk peserta dan bina dampingnya ditambah lagi Kwarcab 13 kabupaten/kota,” ungkap Agus yang juga merangkap sebagai Ketua Pelaksana Kemah Bela Negara Nasional 2023.

Ia mengungkapkan, ada tiga titik yang bakal menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan Kemah Bela Negara tingkat Nasional tahun 2023 di Kalsel.

“Tahura Sultan Adam Mandiangin, Kiram Park dan Pantai Batakan Baru. Nanti juga ada kunjungan edukasi ke museum dan perpustakaan daerah,” paparnya.

Sebagai bentuk dukungan, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel, Achmadi, turut serta menanggapi positif kegitan ini. Di mana, pihaknya bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA) akan ikut serta memeriahkan acara nasional ini.

“Kami juga akan mengerahkan 4 unit dapur lapangan di 4 lokasi yang berbeda. Kemudian, pengerahkan 3 unit dapur umum lagi. Tak lupa akan memasang tenda-tenda yang sekiranya diperlukan panitia pelaksana kemah bela negara ini,” bebernya.

Tak hanya personel, dibeberkan Achmadi, juga menyiapkan sarana air bersih dan siap minum sebagai tindaklanjut atas arahan dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar.

“Nanti ada tiga tangki dengan kapasitas 5.000 liter untuk sarana prasarana air bersih dan 1 mobil water treatment bagi peserta. Mengingat kami juga turut memerhatikan kondisi cuaca,” ungkapnya. (RHS/RDM/RH)

Kalsel Dipercaya Jadi Tuan Rumah Rakornas Kementerian Perindustrian 2023

BANJARMASIN – Kementerian Perindustrian RI menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM tahun 2024 di salah satu Hotel berbintang di Banjarmasin. Pembukaan rakornas dilaksanakan pada Senin (22/5) malam. Rakornas tersebut dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar.

Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendorong terwujudnya pengembangan sektor industri di daerah. Upaya hilirisasi industri khususnya agro industri telah menjadi fokus dalam rencana pembangunan Kalsel.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar

“Rakornas ini dinilai sangat penting untuk memperkuat dan memperjelas sinergi dan peran pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kinerja pembangunan sektor industri, khususnya Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA),” ucap Roy membacakan sambutan gubernur.

Sebagaimana amanat Undang-undang nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian, dijelaskan gubernur lagi, pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan, melalui penumbuhan dan pengembangan kepada kelompok IKMA. Rakornas diharapkan memperjelas penyusunan program penumbuhan dan pengembangan kegiatan pembangunan IKMA secara sistematis, komprehensif, solutif dan futuristik.

“Struktur industri yang kokoh dapat diwujudkan melalui perencanaan yang matang dan
diimplementasikan secara konsisten,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel Mahyuni menyampaikan, Kalsel mendapat kepercayaan melaksanakan Rakornas, adapun manfaat dari Rakornas ini adalah dapat menyamakan persepsi terkait dengan kebijakan kebijakan program yang diperlukan, untuk pertumbukan dan perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM) ditahun 2024. Bagi pihaknya Rakornas ini adalah suatu kepercayaan yang diberikan kementerian perindustrian, karena prestasi atau capaian program Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel ditahun anggaran 2022.

“Adapun manfaat dari Rakornas ini adalah kita dapat menyamakan persepsi berkaitan dengan kebijakan-kebijakan program yang kita perlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan IKM ditahun 2024,” ucapnya.

Mahyuni melanjutkan, Rakornas yang dihadiri Peserta yang terdiri dari Kepala Dinas Perindustrian dari seluruh 34 provinsi di Indonesia ini, yang dihadiri Dinas Perindustrian Kabupaten-Kota Provinsi Kalsel, akan dilaksanakan selama 4 hari, yakni dari 22 – 25 Mei mendatang.

Rakornas Kementerian Perindustrian sendiri, menjadi suatu kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Kalsel, karena prestasi atau capaian program Dinas Perindustrian ditahun anggaran 2022. Sehingga SKPD yang mampu melaksanakan kegiatan program yang mencapai target luar biasa menjadi salah satu indikator diberikannya kepercayaan menjadi tuan rumah Rakornas.

“Manfaat buat kita adalah terjadinya pergerakan ekonomi seperti yang diinginkan oleh gubernur kalsel Sahbirin Noor, karena terjadinya pergerakan seluruh orang di indonesia pada Rakornas ini,” tutup Mahyuni. (MRF/RDM/RH)

Lewat Dana Inpres, Jalan Alternatif Menuju Bandara Syamsudin Noor Segera Dibangun

BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel bakal merealisasikan jalan alternatif baru menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru. Percepatan ini didorong melalui dana Intruksi Presiden (Inpres) sebesar Rp160 miliar.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, melalui Kabid Bina Marga, Azan Syariful Muaz, mengungkapkan, saat ini pengerjaan proyek tersebut sedang memasuki proses lelang.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel Azan Syariful Muaz saat menjelaskan proyek pembangunan jalan alternatif baru menuju Terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor, di Banjarbaru.

“Nanti akan dilaksanakan secara multi years (anggarannya melalui APBN lebih dari satu anggaran) dan tahun 2024 sudah bisa digunakan untuk mengakses ke bandara,” ujar Solhan, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/5).

Alasan dibangunkannya jalan baru, menurut dia, untuk lebih mengefesiensikan waktu masyarakat menuju bandara. Mengingat, jalur akses tercepat satu-satunya saat ini menuju pendaratan pesawat hanya terdapat di Sapta Marga dan Bina Brata dan itu pun masih memerlukan waktu yang panjang.

“Jalur baru ini nantinya langsung tembus ke simpang empat bandara dengan dua jalur empat lajur. Tentu, jalan itu khusus untuk ke bandara,” ucapnya.

Ia membeberkan, jalur ini nantinya akan menembus mulai dari jalan Ahmad Yani ke lokasi yang telah ditentukannya titik ke bandara. Di mana, saat ini masih berstatus simpang tiga, namun, setelah dituntaskan bakal menjadi jalan simpang empat.

“Pembuatan jalurnya dekat dengan retail modern dan salah rumah makan di Banjarbaru,” bebernya.

Kata dia, untuk total panjang keseluruhan dari jalur alternatif yang akan dibangun ini diperkirakan mencapai hingga 3 Kilometer (KM).

“Pusat melalui Kementerian PUPR menyetujui itu sebesar Rp160 M tetapi itu belum termasuk PJU atau aksesoris lainnya nanti akan urus ke depan yang penting terlebih dahulu jalur alternatifnya sudah bisa dilalui,” ungkapnya.

Terpenting lagi, kata dia, pembebasan lahan juga menjadi titik fokus pihaknya. Bahkan, diakuinya sudah dituntaskan tiga tahun lalu, namun, saat ini bidang Bina Marga masih melakukan mediasi dengan satu pemilik lahan untuk dilakukan ganti rugi.

“Cuman ada satu lagi yang belum menerima dana ganti rugi dan itu sudah dititipkan ke pengadilan. Tentu, akan kita lakukan pendekatan lagi,” jelasnya.

Ditambahkannya, setelah proses lelang selesai dan pengerjaan proyek diselesaikan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan baru dilakukan hibah ke Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Nanti untuk pemeliharaan ke provinsi setelah proses hibah diselesaikan,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

UPTD PLDPI Disdikbud Kalsel Gelar Bimtek

BANJARMASIN – Mengawali kegiatan di tahun 2023, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi (PLDPI), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel menggelar, Bimbingan Teknis tentang Optimalisasi Penanganan Hambatan Motorik Serta Peranan Pendidik dalam Menangani Masa Pubertas Anak Disabilitas Tahun 2023.

Kepada Abdi Persada FM, disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, melalui Kepala UPTD PLDPI Disdikbud Kalsel, Sri Mawarni, pada Senin (22/5) sore, tujuan Bimbingan Teknis ini, diantaranya memberikan pemahaman kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, tentang Anak Berkebutuhan Khusus, membangun Supporting System pada Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus, memahami Deteksi Dini Gangguan Motorik, selanjutnya memahami Skrining dan Pemeriksaan Dasar pada Anak Berkebutuhan Khusus.

Kepala UPTD PLDPI Disdikbud Kalsel, Sri Mawarni, membuka secara resmi Bintek 2023

“Dengan adanya Bimtek ini, dapat tercipta manajemen pendidikan khusus yang baik, sistem dan metode pembelajaran untuk mudah dipahami,” ucapnya

Disampaikan Mawar, Bimbingan Teknis ini, menghadirkan narasumber yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Muhammadun, Kepala UPTD PLDPI Disdikbud Kalsel, Sri Mawarni, Kepala Seksi Intervensi Terpadu UPTD PLDPI Disdikbud Kalsel, Slamet Riadi, Ahli Fisioterapi Klinik Yayasan Pembinaan Anak Cacat Surakarta Jawa Tengah, Ahli Dokter Tumbuh Kembang Klinik Happy Kids Banjarmasin, Ahli Dokter Spesialis Saraf dan Ahli Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ULM Banjarmasin. Terkait peserta ada sebanyak 41 orang, yaitu 26 orang dari UPTD PLDPI Disdikbud Kalsel, terdiri 3 orang perwakilan tenaga ahli bidang Fisioterapi, Terapi Wicara dan Ahli Gizi, serta 23 orang dari seksi Intervensi Terpadu.

Kepala UPTD PLDPI Disdikbud Kalsel, Sri Mawarni, didampingi narasumber dari
Ahli Fisioterapi Klinik Yayasan Pembinaan Anak Cacat Surakarta Jawa Tengah, Nugraheni Agustyaningsih

“Bagi peserta 15 orang perwakilan tenaga pendidik di sekolah, yaitu dari Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Kota Banjarbaru dan Banjarmasin, yang berhubungan langsung dengan anak yang mendapatkan layanan Intervensi Terpadu,” jelasnya

Sementara itu, salah satu Narasumber dari
Ahli Fisioterapi Klinik Yayasan Pembinaan Anak Cacat Surakarta Jawa Tengah, Nugraheni Agustyaningsih menyampaikan, untuk kegiatan Bimbingan Teknis ini, ada beberapa materi yaitu tentang Skrining dan Pemeriksaan Dasar pada Anak Berkebutuhan Khusus, kemudian klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus dan Optimalisasi Program Terapi pada Anak Berkebutuhan Khusus.

“Semoga materi yang disampaikan dapat dipahami dan diimplementasikan, untuk meningkatkan kinerja ditempat kerjanya masing-masing,” tutupnya

Untuk diketahui, Bimbingan Teknis ini, dibuka secara resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, diwakili Kepala UPTD Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi (PLDPI) Disdikbud Kalsel, Sri Mawarni. Kegiatan digelar selama tiga hari, pada tanggal 22-24 Mei 2023, bertempat di salah satu hotel Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Jelang Pemilu 2024, Warga Desa Sungkai Belajar Saring Informasi

BANJAR – Warga Desa Sungkai Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar belajar untuk menyaring informasi menjelang pelaksanaan Pemilu pada Tahun 2024 mendatang melalui sosialisasi nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail, beberapa waktu lalu.

Suasana Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail

Menurut Isra, Kabupaten Banjar tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah pemilih yang cukup besar. Tingginya jumlah pemilih itu, lanjutnya, dikhawatirkan menimbulkan kerawanan konflik akibat salah dalam menerima informasi.

Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail (dua dari kiri) didamping warga Desa Sungkai

Oleh karena itu, Anggota Dewan Kalsel yang merupakan mantan birokrat ini mengingatkan warga agar tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan.

“Sekarang ini tahun politik, mudah-mudahan nantinya masyarakat di sini walaupun berbeda pilihan, tetapi mereka tetap bersatu dan dapat menghargai perbedaan pendapat,” harapnya.

Sementara, warga Desa Sungkai, Khairil Anwar mengucapkan terimakasih atas penyelenggaraan kegiatan sosialisasi ini karena sangat bermanfaat bagi warga untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

“Harapannya melalui kegiatan ini, tentunya masyarakat akan semakin mencintai bangsa dan negara indonesia”, tambahnya.

Sedangkan, warga Desa Sungkai, Widayati mengeluhkan harga kebutuhan bahan-bahan pokok yang kembali merangkak naik. Kondisi ini dirasakan sangat membebani masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga.

“Kami minta supaya harga kebutuhan pokok jangan sampai naik lagi. Kami selaku ibu rumah tangga sangat kebingungan bila harga-harga mahal”, tuturnya.

Tak hanya dalam rangka menyambut pemilu, Isra Ismail juga mengingatkan warga agar menghindari konflik sosial karena ekonomi. Apalagi menjelang hari raya Idul Adha dimana harga beberapa kebutuhan pokok saat ini sudah mulai merangkak naik. (NRH/RDM/RH)

Bawaslu Kalsel Terima Pendaftaran Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2023-2028

BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima pendaftaran Bakal Calon Bawaslu Kabupaten/Kota Periode Masa Jabatan Tahun 2023-2028.

Suasana Konferensi pers terkait Sosialisasi Penerimaan Pendaftaran Bakal Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Kalsel

Sekretaris Bawaslu Kalsel, T Dahsya Kusuma Bangsa mengatakan tim seleksi Bakal Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Kalsel itu terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu Provinsi Kalsel Wilayah I (Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru, Tanah Laut, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru) yang diketuai Muhammad Fauzi.

Untuk Provinsi Kalsel Wilayah II (Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin dan Kota Banjarmasin) yang diketuai Variana Pura Damayanti.

“Dan Provinsi Kalsel Wilayah III meliputi Kabupaten Balangan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Tabalong diketuai Abrani Sulaiman,” katanya dalam konferensi pers di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (22/5) siang.

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Kalsel Wilayah I, Muhammad Fauzi menjelaskan pelaksanaan tahapan seleksi saat ini telah memasuki tahapan sosialisasi dan pengumuman pendaftaran yaitu 22 sampai 27 Mei 2023.

Ketua Tim Seleksi Provinsi Kalsel Wilayah I, Muhammad Fauzi (tengah) didampingi Sekretaris Bawaslu Kalsel, T Dahsya Kusuma Bangsa (kanan) dan Ketua Timsel Wilayah III, Abrani Sulaiman (kiri)

Selanjutnya tahapan pendaftaran dan penerimaan berkas selama tujuh hari kerja yaitu 29 Mei sampai 7 Juni 2023. Kemudian tahapan perbaikan berkas persyaratan selama tiga hari kalender yaitu 8 sampai 10 Juni 2023. Serta pengumuman masa perpanjangan dan perpanjangan masa pendaftaran dari 12 sampai 15 Juni 2023.

“Perpanjangan pendaftaran selama tiga hari ini meliputi hal-hal yang kurang dari apa-apa yang sesuai ketentuan. Misalnya kuota perempuan kurang dari 30 persen maka akan dibuka kembali pendaftaran untuk memenuhi kuota yang ada,” terangnya.

Setelah itu, lanjut Fauzi, baru nanti akan dilakukan verifikasi untuk menentukan pendaftar yang layak diterima sebagai pelamar bakal calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota. Kemudian dilakukan tahapan-tahapan selanjutnya seperti tes dan sebagainya.

Untuk persyaratan selengkapnya diumumkan secara resmi di laman pengumuman pendaftaran bakal calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota pada situs atau website resmi dan media sosial Bawaslu Kalsel.

Fauzi mengimbau kepada semua komponen masyarakat yang memenuhi syarat untuk bisa mendaftar sebagai bakal calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Kalsel. Mengingat hal ini merupakan satu kehormatan menjadi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota untuk bersama-sama menjamin terlaksananya Pemilu yang jujur dan adil.

“Karena Pemilu yang jujur dan adil lah yang bisa membawa kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

Demi Membangun Banua, Samkel Tetap Ikut Berkontribusi Untuk Pajak Daerah

BANJARBARU – Mobil Samsat Keliling (Samkel) milik UPPD Banjarmasin II yang belum sempat dibayarkan kini telah dilunasi. Hal itu pun dibuktikan dengan dikeluarkannya notis pembayaran pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, melalui Kabid Pengelolaan Pajak Daerah, Riandy Hidayat, langsung menanggapi kejadian tersebut dan merespon atas ketidaktahuan dari aset yang sempat menunggak itu.

Kabid Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah Bapenda Kalsel Riandy Hidayat

“Setelah kami telusuri itu bukan plat dari Banjarbaru melainkan dari Banjarmasin II. Menunggaknya itu 1 tahun 3 bulan. Sudah kami tindaklanjuti dan dari Kepala UPPD Banjarmasin II juga mengabarkan pajaknya sudah dilunasi,” ungkap kepada Abdi Persada FM, di ruang kerjanya, baru-baru tadi.

Ia turut menghimbau agar seluruh UPPD dapat memerhatikan hal ini. Mengingat, membayar pajak tidak hanya diwajibkan kepada masyarakat saja melainkan juga ada dari pemda sendiri.

“Nah, ini perlu diingat untuk seluruh unit pendapatan agar turut memerhatikan asetnya tak hanya Samkel, motor antar jemput juga. Dicek, agar tidak terjadi keterlambatan atas pembayaran pajak. Kita ketahui, meskipun aset milik pemda, Samkel tetap ikut berkontribusi terhadap pajak daerah,” tutur mantan Kepala UPPD Samsat Rantau ini.

Atas perhatian serta partisipasi dari masyarakat yang juga sekaligus sebagai wajib pajak, tentu dirinya sangat berterima kasih dalam keikutsertaanya untuk turut ikut mengingatkan bahwa pajak juga menjadi bagian dari tanggungjawab bersama.

“Kami turut mengapresiasi atas kerjasama dari masyarakat yang telah mengingatkan ketaatannya membayar pajak untuk daerah. Sekali lagi dari kami ucapkan terima kasih banyak,” ucapnya.

Sebagai tindaklanjut, dibeberkannya, pihak Bapenda akan melakukan proses balik nama yang terlebih dahulu harus dilakukan penyelesaian dengan Pemerintah (Pemkot) Kota Banjarmasin.

“Rencananya memang mau dilakukan balik nama. Saat ini sedang diurus di BPKPAD Kota Banjarmasin. Kami juga masih menunggu kepastian. Supaya nanti kami lebih protek lagi terhadap aset ini mending dilakukan proses peralihan,” bebernya.

Diketahui saat ini, aset yang merupakan hibah dari pemda setempat pemberkasannya masih dalam tahap peralihan. Sehingga, perlu waktu panjang untuk perpindahan nopol madya ke provinsi.

“Dari hasil informasi yang kami dapatkan, saat ini masih berproses. Karena kelengkapan pemberkasannya masih ada pada Pemkot Banjarmasin. Setelah, dinyatakan lengkap baru bisa dilakukan balik nama,” paparnya.

Kendati begitu, dirinya memastikan tanggungan aset Samkel dikelola sepenuhnya oleh Bapenda Kalsel melalui UPPD Samsat Banjarmasin II.

“Jelas, seluruhnya tetap menjadi tanggungjawab kami dari Pemprov Kalsel,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Layanan Kantor Cabang Utama Bank Kalsel, Pindah ke Lantai Dua

BANJARMASIN – Terhitung mulai hari ini, Senin (22/5) layanan kantor cabang utama Bank Kalsel pindah ke lantai dua kantor pusat Bank Kalsel. Kondisi ini dikarenakan adanya renovasi kantor cabang utama, hingga tiga atau empat bulan mendatang.

Kepala Cabang Utama Bank Kalsel, Firmansyah menjelaskan, selama renovasi berlangsung, layanan dipindahkan ke lantai 2.

‘Jadi nasabah yang ingin melakukan layanan perbaikan atau keperluan terkait layanan Bank Kalsel bisa langsung naik ke lantai dua,” ucapnya.

Firmansyah menambahkan, renovasi dilakukan untuk peningkatan pelayanan Bank Kalsel kepada nasabahnya. Selain itu Firmansyah juga memastikan, meski pindah ke lantai dua, namun semua layanan perbankan akan tetap dilayani dengan sepenuh hati.

“Hanya pindah tempat sementara saja dan semua layanan perbankan tetap bisa kami layani seperti biasa”, tutupnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Peringatan Harkitnas ke-115

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel melaksanakan apel Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-115 di halaman Kantor Diskominfo Provinsi Kalsel pada senin (22/5). Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim ini, diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan tenaga kontrak lingkup Diskominfo Provinsi Kalsel.

Usai pelaksanaan Apel, Muhammad Muslim menyampaikan, agar momentum peringatan Harkitnas ini dapat menjadi motivasi dan semangat menumbuhkan kepercayaan diri dalam menjalankan program pengawalan digitalisasi menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Manfaat momentum Harkitnas untuk memantapkan infrastruktur, terutama pengoptimalan jaringan intranet untuk menyambungkan (jaringan) lintas SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Kedepannya juga lintas kabupaten-kota,” ucap Muslim.

Dilanjutkan Muslim, pembangunan infrastruktur ini harus dimantapkan dalam rangka menjamin kelancaran lalu lintas pengiriman data yang berkaitan dengan aplikasi dan sistem informasi lainnya. Termasuk diantaranya agar sistem jaringan kita, khususnya di kabupaten-kota terutama di Daerah yang masih blank spot bisa segera tertuntaskan.

“Untuk itu kami harapkan, sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten-kota terjalin dengan baik,” tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)

Paman Birin Harapkan Kiprah Bubuhan Banjar di Yogyakarta Untuk Pembangunan Banua

YOGYAKARTA – Urang Banjar yang tergabung dalam Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) dan Mahasiswa Kalimantan Selatan di Yogyakarta, melangsungkan halal bihalal dengan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin disalah satu hotel berbintang pada Sabtu (20/5) malam.

Kesenian Banjar Sinoman Hadrah menyambut kedatangan Paman Birin yang menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat KKB se- Dunia ini, bersama Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, ulama Kalsel KH Ahmad Supian Al-Banjari sebagai pengisi tausiah, dan qariah juara antar bangsa asal Kalsel, Hj Ramadhan Najwa, yang melantunkan ayat suci Al-Qur’an di awal acara.

Halal bihalal sekaligus pelantikan KBB Yogyakarta

Bubuhan Banjar yang baru maupun sudah turun temurun berdiam di Yogyakarta ini, nampak gembira dan bangga bisa bertemu langsung dengan Paman Birin, gubernur dua periode.

Apalagi, Paman Birin datang tidak datang tangan kosong. Melainkan membawakan oleh-oleh wadai khas Banjar, bingka dengan beragam rasa dan kue Lam Bakar dari Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, disuguhkan untuk disantap bersama.

Dengan diiringi alunan musik panting, suasana keakraban ini pun membuat warga perantauan di Yogyakarta terasa pulang kampung ke Banua.

Tidak kalah menambah nuansa daerah dalam pertemuan, Paman Birin mengenalkan beberapa baju kaos dengan tulisan “Kalsel Babussalam” dan kain sasirangan untuk diperkenalkan kepada bubuhan Banjar di Yogyakarta itu.

“Silaturahmi ini tentunya akan banyak hal yang dapat dipetik dan membawa manfaat”, ujar Paman Birin.

Kemudian, berbagai masukan informasi dari bubuhan Banjar yang ada di Yogyakarta sangat diharapkan demi terwujudnya kesuksesan berbagai pembangunan di Banua.

Paman Birin yakin, bubuhan Banjar yang menetap di Yogyakarta dan telah berkiprah dalam pelaksanaan pembangunan di DI Yogyakarta, memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa.

“Terlebih sekarang dan ke depan Provinsi Kalsel bersiap-siap untuk menjadi daerah penyangga dan daerah pendukung IKN Nusantara di Kalimantan Timur”, sebutnya.

Menjaga hubungan baik dan terus bekerja sama antar daerah yaitu antara pemerintah Provinsi Kalsel dengan Yogyakarta, adalah salah satu simbol hubungan erat antara Yogyakarta dengan masyarakat Banjar.

Salah satu contoh hubungan baik ini, terbangunnya Masjid Quwatul Islam di tengah kota Yogyakarta.

“Sinergitas ini saya diharapkan terus terjalin erat dan dapat saling memberi manfaat”, tambahnya.

Berdirinya Masjid Quatul Islam juga tidak lepas dari peran Pemprov Yogyakarta yang menghibahkan tanah tempat masjid dibangun.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya sangat mengucapkan terima kasih dan merasa bangga terhadap pemerintah provinsi Yogyakarta,” ucap Paman Birin.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini Bubuhan Banjar tidak saja tersebar di kawasan Nusantara, namun di sejumlah negara seperti Arab Saudi, Mesir, Malaysia dan negara lainnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Halal Bihalal Warga Kalsel, Alfian Noor Sofyan dalam laporannya menyebutkan, halal bihalal ini dihadiri bubuhan Banjar dan mahasiswa Kalsel dari perwakilan asrama milik provinsi Kalsel dan kabupaten kota.

“Saat ini ada 17 asrama milik pemerintah provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Kota”, sebut Alfian.

Adapun kegiatan anggota KBB di Yogyakarta ujarnya, masih rutin dilakukan arisan, dan kegiatan keagamaan, tersebut masuk peringatan haul KH Ahmad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul setiap tahunnya.

“Kami sangat kangen dengan sampeyan (Paman Birin, red), mudahan-mudahan pian tetap bisa hadir,” ujarnya.

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X diwakili Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi, Cahyo Hidayat mengajak semua pihak untuk menjadikan momentun ini untuk mempererat hubungan silaturahmi antar warga.

Acara dirangkai dengan pelantikan Pengurus Wilayah KBB Yogyakarta, dan penyerahan bantuan hibah keagamaan secara simbolis kepada Pengurus Masjid Quwwatul Islam senilai Rp100 juta.

Terkait perkumpulan bubuhan Banjar ini, KKB sebelumnya dinamai “Karukunan Kulawarga Banjar Yogya” atau KAKABAYO, yang dulunya didirikan Husaini Majedi pada tahun 1960-an.
Untuk mahasiswa Kalsel, khususnya Banjar di Yogyakarta, mereka membuat paguyuban mahasiswa yang dinamakan Persatuan Mahasiswa Kalimatan Selatan (PMKS), didirikan sejak 1999.

Mahasiswa asal kabupaten/kota di Kalsel juga membuat paguyubannya di sana seperti “Keluarga Mahasiswa Barito Kuala”, “Keluarga Mahasiswa Hulu Sungai Utara” atau KM HSU, “Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Tapin atau KPMT, “Keluarga Mahasiswa Hulu Sungai Tengah” atau KM HST, ‘Keluarga Mahasiswa Kabupaten Banjar Yogyakarta” atau KMKBY, “Ikatan Mahasiswa Tanah Bumbu” atau IKMA Tanbu, “Keluarga Mahasiswa Balangan” atau KM Balangan, “Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Banjarmasin” atau IKPM Banjarmasin, “Keluarga Mahasiswa Hulu Sungai Selatan” atau KM HSS, “Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Tabalong” atau HPMT, HMSKK Sa-Ijaan dari Kotabaru, dan “Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Banjarbaru” atau IPMABA.

Sementara, mahasiswa Kalsel di UGM juga membuat suatu paguyuban yang dinamakan “GAMA Kalsel”. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version