DPRD Kalsel Dorong Pemenuhan Kuota Disabilitas Pada Rekrutmen CASN

BANJARMASIN – Panitia Khusus IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat bersama Dinas Sosial Provinsi Kalsel di ruang Komisi IV DPRD Kalsel, Kamis (18/4).

Rapat dipimpin Wakil Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Gina Mariati didampingi Anggota Pansus IV dan turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Dinsos Kalsel, Muhammadun beserta jajarannya tersebut dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun 2023.

Suasana Rapat Pansus IV DPRD Kalsel dan Dinsos Kalsel

Wakil Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Gina Mariati menyampaikan dalam rapat tersebut, pihaknya memberikan beberapa rekomendasi, khususnya yang berkaitan dengan penyandang disabilitas. Apalagi dalam waktu dekat, ada rencana perekrutan Calon Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karena itu, Pansus IV DPRD Kalsel mengharapkan agar kuota penyandang disabilitas dalam perekrutan CASN tersebut bisa terpenuhi.

“Jangan sampai penyandang disabilitas di Kalsel merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah,” katanya.

Gina mengungkapkan bahwa Pansus IV DPRD Kalsel menginginkan agar penyandang disabilitas diprioritaskan pada rekrutmen CASN. Adapun pemenuhan hak penyandang disabilitas tersebut diberikan pemerintah dengan kuota minimal dua persen untuk formasi khusus dari keseluruhan formasi CASN bagi penyandang disabilitas.

Menanggapi hal tersebut, Plt Dinsos Kalsel, Muhammadun menyatakan pihaknya siap membantu dan memberikan rekomendasi untuk penyandang disabilitas pada rekrutmen CASN, PKKK maupun Kepolisian.

“Kami siap memberikan rekomendasi kalau memang sudah sesuai formasinya yang diminta oleh instansi yang memerlukan,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut juga mengemuka terkait penanganan kemiskinan ekstrem, keberadaan taman lansia serta disediakannya rumah singgah bagi para lansia yang akan menjadi masukan dan rekomendasi dari Pansus IV DPRD Kalsel. (NRH/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Terima Kedatangan Tim Asesor LAM-PTKes Akreditasi Prodi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam

BANJARMASIN – Dalam rangka peningkatan akreditasi menuju unggul, Program Studi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat, maka RSUD Ulin Banjarmasin menerima kedatangan Tim LAM-PTKES (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia).

Tim Asesor LAM-PTKes Budi Yuli Setianto, serta Gusti Putu Suka Aryana mengatakan, kedatangan mereka tersebut, untuk melakukan penilaian secara langsung ke lapangan, dalam rangka membuktikan kebenaran yang telah disampaikan kepada pihaknya.

Tim Asesor LAM-PTKes Budi Yuli Setianto (Jas Hitam)

“Sebelumnya kami telah menerima laporan untuk peningkatan akreditasi unggul pada Program Studi Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat dan RSUD Ulin Banjarmasin,” ungkapnya.

Dan, lanjutnya, saat ini pihaknya melakukan peninjauan ke lapangan, untuk melakukan pengecekan terhadap laporan tersebut.

“Kami berharap, apa yang telah disampaikan tersebut dapat terbukti baik, sehingga akreditasi unggul dapat berikan,” jelasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, pihaknya tentunya memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas akreditasi tersebut.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“RSUD Ulin Banjarmasin memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas akreditasi untuk penyakit dalam tersebut,” ucapnya.

Bentuk dukungan sendiri, berupa sarana dan prasarana untuk peningkatan mutu pendidikan Fakultas Kedokteran ULM di RSUD Ulin Banjarmasin ini.

“Kami berharap peningkatan akreditasi unggul ini dapat diraih oleh Departemen Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin,” ucap Diauddin.

Kegiatan ini diikuti Rektor ULM Ahmad, Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ULM, Direktur Rumah Sakit Jejaring RSUD Ulin Banjarmasin, seluruh Dokter Departemen Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Lepas Angkutan Mudik Gratis Bersama Paman Birin dan Acil Odah

BANJARMASIN – Jelang Perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungannya menyediakan, layanan angkutan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah, untuk masyarakat di Banua.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melepas langsung mudik gratis tersebut, di Terminal Tipe B Kilometer 6 Banjarmasin, Sabtu (6/4).

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, pelaksanaan mudik gratis tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Untuk tahun ini para pemudik yang menggunakan angkutan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah, diantar langsung ke kediaman masing masing,” ungkap Gubernur, kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskannya, ketika para pemudik tersebut sampai di tempat pemberhentian angkutan mudik gratis, maka akan disambut dengan mobil angkutan pedesaan setempat, untuk mengantar mereka tempat masing masing.

Sehingga, layanan angkutan mudik gratis ini dapat dirasakan hingga ke pelosok pedesaan.

“Pemerintah Provinsi Kalsel tentunya menjamin kenyamanan untuk para pemudik, yang menggunakan angkutan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah ini,” ucapnya.

Untuk rute terjauh, lanjut Gubernur, ke Kotabaru, serta Tanjung.

“Untuk kedua tujuan tersebut terbanyak peminatnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel Fitri Hernandi menjelaskan, untuk pelaksanaan mudik gratis bersama Paman Birin dan Acil Odah ini, digelar dua hari pada Sabtu 6 dan Minggu 7 April 2024.

Dengan Total penumpang sebanyak 1.000 orang. Dengan berbagai tujuan Banua Anam, Tanjung, serta Kotabaru. (SRI/RDM/RH)

Sambil Sahur Bersama, Paman Birin Hadiahi Umrah Gratis Dua Warga Tatah Makmur

BANJAR – Dipenghujung Ramadhan 1445 hijriah atau hari ke-26, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin melanjutkan safari Sahur dan Dakwah, pada Sabtu (6/4) di Desa Thaibah Raya RT 04 RW 01 Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar.

Gubernur Kalsel saat menghadiri Sahur dan Dakwah di Desa Tatah Makmur

Kedatangan Paman Birin didampingi sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel disambut gembira warga yang sebagian sudah berkumpul mulai pukul 02.00 WITA itu, sembari mendengarkan lantunan syair-syair maulid Al-habsyi.

Sahur dan Dakwah yang diisi tausiah oleh Guru H Ahmad Supian Al-Banjari ini, diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh qari H Muhammad Yusuf.

Paman Birin dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kehadiran warga yang didominasi kaum ibu-ibu atau acil-acil (sebutan dalam bahasa Banjar) itu.

“Sahur dan Dakwah Paman Birin bersama Guru Supian ini dilaksanakan bertujuan mengharapkan ridho Allah SWT, mengisi kegiatan dakwah di bulan puasa sekaligus bersilaturahmi,” ujar Paman Birin dalam sambutannya.

Paman Birin pun menyinggung berkah yang perlu disyukuri warga Kalsel yakni dikaruniai dua ulama besar yakni Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kelampayan) dan KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani Al-Banjari (Abah Guru Sekumpul).

Pada kesempatan itu, Paman Birin memberikan hadiah umrah gratis kepada dua warga yang hadir dan beruntung.

Warga yang mengikuti Sahur dan Dakwah bersama Paman Birin

Sementara itu, Guru Supian dalam tausiyahnya, menyinggung soal penghapusan dosa bagi orang-orang yang gembira menyambut bulan ini. Dijelaskan, nama Ramadhan yang diambil dari kata Ramdha artinya panas. Ramadhan diartikan pembakar atau membakar. Maksudnya membakar semangat ibadah dan membakar kezaliman atau tidak kejahatan.

Diceritakan bagaimana Rasulullah pernah tiba-tiba mengucapkan kata aamiin tiga kali saat menaiki mimbar mesjid sebelum berkhotbah.
Dijelaskan Rasulullah tiga alasan ketika ditanya sahabat saat itu apa alasan menyebutkan kata aamiin dimaksud.
Pertama saat Jibril berkata: Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan namun dosanya tidak diampuni, maka Rasulullah berkata aamiin.

Kedua Jibril berkata, celakalah seorang hamba, jika mendapati kedua atau salah satu orang tuanya masih hidup, namun keberadaan kedua orang tuanya tidak membuatnya masuk ke dalam surga. Ketiga, Jibril berkata, celakalah seorang hamba, jika namamu disebutkan dihadapannya tapi dia tidak bershalawat untukmu (Rasulullah).

Adapun pimpinan SKPD Pemprov Kalsel yang turut hadir antara lain, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Fitri Hernadi, Kepala Dinas Kominfo Muhammad Muslim, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov, Berkatullah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dinansyah, Kepala Badan Kesbangpol Heriansyah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Irfan Sayuti, Komisaris Bank Kalsel Rizal Akbar sekaligus salah satu staf khusus gubernur, dan lainnya.

Kehadiran Paman Birin di desa ini bukan kali pertama. Ramadhan sebelumnya Ia melakukan kegiatan serupa yakni sahur bersama bersama warga desa setempat dan sekitarnya, bahkan kegiatan keagamaan lain yang dihadiri langsung. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Paman Birin ke Sungai Asam, Pembakal: Momen Bersejarah

BANJAR – Bulan Ramadhan membawa berkah dan kebahagiaan bagi warga Desa Sungai Asam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar pada Jumat (5/4) dini hari.

Suasana Sahur dan Dakwah bersama Paman Birin di Desa Sungai Asam

Bagaimana tidak, warga Sungai Asam mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengikuti kegiatan Sahur dan Dakwah bersama Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin.

Sejak jam 01.00 WITA, warga sudah berbondong – bondong datang ke Mesjid At-Taqwa, tempat acara berlangsung.

Antusiasme mereka terlihat jelas dari ramainya lokasi acara. Anak-anak, remaja, hingga orang tua, semua tampak antusias ingin bertemu dengan Paman Birin.

Paman Birin pun tak segan menyapa dan bercengkrama dengan warga. Tak hanya itu, Paman Birin juga terlihat membagikan kurma.

Selain kurma, Paman Birin juga membagikan berbagai aneka lauk pauk. Seperti sate, ayam hingga ikan goreng.

Gubernur Kalsel saat membagikan menu sahur kepada.salah seorang warga Sungai Asam

“Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Paman Birin. Beliau adalah pemimpin yang merakyat dan peduli dengan masyarakat,” ujar Amat, seorang warga Desa Sungai Asam.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Asam, Saukani mengatakan, bahwa kedatangan Paman Birin merupakan momen bersejarah bagi Desa Sungai Asam.

“Ini momen bersejarah. Kami sangat senang dan bangga atas kunjungan Paman Birin ke desa kami. Kami mendoakan semoga Paman Birin selalu diberikan kemudahan dan kelancaran memimpin Banua,” ungkap Saukani. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pemudik di Kalsel Disarankan Untuk Tidak Gunakan Kendaraan Roda Dua

BANJARMASIN – Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya, pada saat pelaksanaan mudik lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. Maka, pemudik disarankan untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Robertho Pardede mengatakan, kepada para pemudik di Kalsel untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua.

Dirlantas Polda Kalsel R Pardede didampingi Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan Benyamin Bob Panjaitan

“Masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan yang ingin mudik ke kampung halamannya, untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua,” ucap Pardede, kepada sejumlah wartawan, Jumat (5/4).

Karena, lanjut Pardede, kendaraan roda dua tidak dirancang untuk perjalanan jauh.

“Karena itu, pengguna kendaraan roda dua yang ingin mudik bisa menggunakan angkutan mudik gratis yang disediakan oleh Polda Kalsel maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sedangkan, tambah Pardede, untuk pemudik dengan kendaraan roda empat hendaknya, sebelum melakukan perjalanan jauh, agar memeriksa kondisi kendaraannya terlebih dahulu.

“Pemeriksaan kondisi kendaraan tersebut penting, untuk mengetahui layak tidaknya dibawa untuk perjalanan jauh,” jelasnya.

Selain itu, pemudik juga diminta untuk menjaga kesehatan, patuhi rambu rambu lalulintas, serta bagi sopir yang mengantuk atau kelelahan dipersilahkan untuk beristirahat pada posko pelayanan mudik yang disediakan.

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan Benyamin Bob Panjaitan mengatakan, mudik gratis ini merupakan kerjasama pihaknya bersama Polda Kalsel.

“Mudik gratis bertujuan untuk menekan angka kecelakaan pada saat mudik berlangsung,” ucapnya.

Menurut Bob, untuk tahun tahun sebelumnya PT Jasa Raharja menyediakan, sebanyak Rp 5 Miliar untuk asuransi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya, pada saat mudik berlangsung di Kalsel.

“Kami tentunya berharap kejadian kecelakaan di lalu lintas pada mudik lebaran tahun ini mengalami penurunan,” ucap Bob. (SRI/RDM/RH)

Kapolda Kalsel Lepas Mudik Gratis Lebaran Idul Fitri 1445 H Polri Presisi

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (POLDA) Kalsel melaksanakan mudik gratis Polri Presisi Tahun 2024, dilepas Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK, di Halaman Mapolda Kalsel, Jumat (5/4).

Kapolda Kalsel pada saat melepas mudik gratis Polri Presisi Tahun 2024

Kapolda mengatakan, kegiatan mudik gratis ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan pada saat pelaksanaan mudik lebaran Idul Fitri, serta mengurangi kepadatan arus lalu lintas pada saat arus mudik berlangsung.

“Pada mudik gratis ini Polda Kalsel menyediakan armada sebanyak 19 dengan jumlah penumpang 512 orang,” ungkapnya.

Dengan tujuan segala jurusan yang disediakan pada saat pelaksanaan mudik gratis.

Dua jalur lintas Kalsel untuk mudik gratis kali ini, yakni wilayah utara melintasi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Kemudian wilayah tenggara atau pesisir melintasi Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

“Kami bersyukur pada saat pelaksanaan mudik gratis ini disambut antusias oleh para pemudik,” ucap Kapolda. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Tetapkan 703 Buah Pokir Tahun 2025

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sepakat memutuskan sebanyak 703 buah Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk tahun 2025.

Suasana Rapat Internal DPRD Kalsel

Keputusan dan penetapan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Kalsel, dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syarifuddin dan Mariana, di Banjarmasin, Kamis, (4/4).

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Mariana membacakan gambaran umum tentang pokok-pokok pikiran tersebut yang menyebutkan bahwa 703 pokir DPRD yang memuat usulan atau masukan ini diharapkan menjadi skala prioritas bagi pemerintah daerah.

“Pokok-pokok pikiran ini sangat penting untuk memastikan apirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai kegiatan dapat terakomodir,” tegasnya.

Mariana meminta pemerintah provinsi dapat meningkatkan kontribusi secara maksimal kepada masyarakat, melalui berbagai program pelayanan yang bersifat wajib, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, pemberdayaan masyarakat, ekonomi dan sektor lainnya.

“Selain itu, DPRD Kalsel juga ingin infrastruktur dalam bidang pendidikan dan kesehatan seperti bangunan sekolah dan bangunan pelayanan kesehatan lainnya juga harus menjadi prioritas bersama,” lanjutnya.

Usai dibacakan, Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin, selaku pimpinan rapat, melemparkan pertanyaan kepada seluruh anggota forum yang dihadir untuk apakah setuju atau sebaliknya.

“Saya minta, apakah semua anggota dewan setuju atau tidak? setuju sahut forum, diiringi ketukan palu tiga kali tanda disetujui.

Atas persetujuan tersebut, DPRD Kalsel menetapkan, dan Keputusan ini diberi nomor 4 tahun 2024 tentang Pokok-Pokok Pikiran DPRD tahun 2025.

Usai rapat, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin mengungkapkan, dari seluruh usulan pokir yang disampaikan, DPRD Kalsel sangat memahami terkait realisasinya nanti.

Untuk merealisasikannya, tentu dengan memperhatikan dan pertimbangan kemampuan keuangan daerah, program prioritas dari Provinsi Kalsel, serta apakah pokok-pokok pikiran ini juga menjadi bagian kewenangan dari provinsi.

“Harapan kawan-kawan di DPRD ini agar bisa terealisasi tentu sesuai dengan prioritas dan arah visi misinya gubernur,” tutupnya. (NRH/RDM/RH)

Inspektur Kalsel Imbau ASN Hindari Gratifikasi dan Penggunaan Fasilitas Dinas untuk Kepentingan Pribadi

BANJARBARU – Inspektur Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Akhmad Fydayeen, kembali mengeluarkan imbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai lainnya di lingkungan Pemprov Kalsel untuk menghindari gratifikasi dan penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi di momen Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah. Imbauan ini disampaikan Fydayeen dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran KPK Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Fydayeen menyanyampaikan, momen ramadhan dan idul fitri uni merupakan momen yang sakral bagi umat muslim. Oleh karena itu, dirinya ingin mengimbau kepada seluruh ASN dan pegawai lainnya di lingkungan Pemprov Kalsel untuk menjadi contoh dalam pencegahan dan pengendalian gratifikasi.

“Saya ingin seluruh ASN dan pegawai lainnya, untuk menjadi contoh dalam pencegahan dan pengendalian gratifikasi,” ungkap Fydayeen.

Ia menambahkan, dirinya menegaskan bahwa gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas ASN merupakan salah satu bentuk korupsi. Oleh karena itu, ASN harus menghindari pemberian atau penerimaan gratifikasi dalam bentuk apapun.

“Selain itu, saya juga menghimbau kepada seluruh ASN untuk tidak menggunakan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi di luar urusan kedinasan,” lanjut Fydayeen.

Penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan dan termasuk dalam perilaku koruptif.

“Saya harap dengan imbauan ini, kita semua dapat meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai ASN. Mari kita jadikan momen Ramadhan dan Idul Fitri ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun Kalimantan Selatan yang lebih baik,” tutupnya. (INSPEKTORAT/MRF/RDM/RH)

1.149 P3K dan CPNS di Lingkup Pemprov Terima SK Dari Gubernur Kalsel

BANJARBARU – Sebanyak 1.149 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan.

Suasana pelantikan dan Penyerahan SK secara simbolis kepada P3K dan CPNS di Lingkup Pemprov. Kalsel

Pelantikan dan penyerahan SK secara simbolis tersebut dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, bertempat di Gedung Idham Khalid, Banjarbaru, Kamis (4/4).

Dalam sambutannya Sahbirin Noor mengucapkan selamat serta sukses kepada para peserta yang sudah lulus ataupun telah menerima SK sebagai P3K dan CPNS di Lingkup Pemprov Kalsel.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat memberikan sambutan

“Maka diharapkan para peserta yang dilantik hari ini mampu untuk menjadi abdi negara dan abdi masyarakat yang baik bagi Kalimantan Selatan, mereka merupakan tunas harapan bagi birokrasi Pemprov Kalsel, yang terus bergerak maju, membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan yang prima kepada masyarakat,” katanya.

Sahbirin Noor juga menegaskan, agar para P3K dan CPNS yang baru untuk mengenali kondisi dunia pemerintahan dan birokrasi secara menyeluruh, mulai dari tata organisasi pemerintah, sikap dan perilaku, aturan kedisiplinan, aturan kepegawaian dan aspek-aspek lainnya, yang terkait dengan tugas ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Para P3K dan juga CPNS saya minta untuk berfikir maju dan selalu berusaha meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Mental respon cepat, siap bergerak, jangan pemalas, berpikir inovatif harus saudara latih dan saudara saudari terapkan di lingkungan kerja masing-masing,” ucapnya.

Sahbirin Noor mengingatkan kepada para peserta yang dilantik untuk menjaga nama baik instansi maupun organisasi serta jangan sampai melanggar apa yang sudah dilarang sebagai CPNS ataupun P3K dan tidak terlibat dalam kasus narkoba, pungli, korupsi, dan perbuatan tercela lainnya.

“Jadilah pegawai yang memahami aturan, paham etika pemerintahan, serta menunjukkan jati diri sebagai pegawai yang profesional, dan memiliki semangat revolusi mental, demi ikut serta mewujudkan Kalsel maju sebagai gerbang ibu kota,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel, Dinansyah usai kegiatan tersebut mengapresiasi atas diserahkan secara resmi SK dan dilantiknya peserta oleh Gubernur Kalimantan Selatan.

“Hari ini mereka sudah resmi menjadi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, Adapun detail P3K yang menerima SK hari ini diantaranya tenaga kesehatan sebanyak 479 orang, guru sebanyak 457 orang, dan tenaga teknis 205 orang,” jelasnya.

Untuk diketahui, Turut hadir pada acara tersebut Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemprov. Kalsel serta tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version