Cuaca Ekstrim, Jumlah Kedatangan Kapal Nelayan di PPI Batulicin Menurun

TANAH BUMBU – Jumlah kedatangan kapal ke Pelabuhan Perikanan Batulicin mengalami penurunan. Kondisi tersebut juga sudah terjadi sejak September – November 2022.

Kondisi itu juga diperparah, saat cuaca ekstrim melanda ke sejumlah titik. Sehingga, membuat para nelayan kesulitan untuk melaut.

Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin, Akhmad Syarwani, mengakui, menyusutnya jumlah kapal yang bersandar di Pelabuhan Perikanan Batulicin murni diakibatkan hasil dari cuaca ekstrim.

Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin, Akhmad Syarwani, saat menjelaskan jumlah kapal yang datang dan bersandar

“Dari data yang ada, pada September lalu itu tercatat hanya sekitar 137 kapal baik bersandar atau pun datang ke pelabuhan,” paparnya, kepada Abdi Persada FM, Kamis (25/11) kemarin.

Selanjutnya, disebutkan dia, terjadi lagi penurunan jumlah kedatangan kapal pada Oktober 2022. Padahal, dermaga di pelabuhan ini biasanya sering dipadati kapal-kapal yang bersandar.

“Sekitar 130 kapal yang bersandar atau pun berlabuh di Pelabuhan Perikanan Batulicin,” ungkapnya.

Terlebih, dia menyebut, pada November ini jumlah kapal kembali menurun di pelabuhan. Mengingat, akhir-akhir ini kondisi cuaca buruk masih mempengaruhi perairan laut Tanbu.

“Sampai dengan hari ini tercatat hanya ada 90 kapal. Memang terjadi penurunan selama tiga bulan terakhir ini, artinya cuaca ekstrim sangat berpengaruh terhadap aktivitas melaut,” paparnya.

Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Kalsel masih akan berpotensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir. Siang, sore dan malam bakal terjadi angin kencang.

“Kami menghimbau agar para nelayan tetap berhati-hati dan waspada. Melihat kondisi cuaca saat ini perlu menjadi perhatian,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Gelar FKP, Dukcapil Banjarbaru Terus Lakukan Inovasi Pelayanan

BANJARBARU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Banjarbaru menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait review standar pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru tahun 2022. FGD ini digelar, Kamis (24/11) di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik, diperlukan adanya sinergi antara penyelenggara pelayanan publik dengan masyarakat selalu pengguna/penerima pelayanan sebagai upaya membangun sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil, transparan, dan akuntabel, yang dapat diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP).

Para Peserta FKP Dukcapil Kota Banjarbaru

Kepada sejumlah awak media, Kepala Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru Sri Fatma Karmalita menyampaikan, Dukcapil Kota Banjarbaru merupakan salah satu SKPD pelayanan yang harus mempunyai Standar Pelayanan (SP) yang terus di evaluasi setiap tahunnya. Forum Konsultasi Publik (FKP) ini, merupakan salah satu cara pengevaluasian langsung dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat di setiap Kecamatan Kota Banjarbaru untuk mengetahui evaluasi SP Dukcapil Kota Banjarbaru.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru Sri Fatma Karmalita

“Dengan adanya FKP ini kami dapat mengetahui apa saja yang diperlukan oleh para masyarakat terkait pelayanan Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru,” ungkap Fatma Karmalita.

Fatma Karmalita menambahkan, dengan adanya Forum Konsultasi Publik (FKP) ini, masyarakat dapat merasa nyaman dan terakomodir, untuk memberitahukan apa yang mereka butuhkan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Standar Pelayanan kami berdasarkan aturan-aturan yang ada, dan itu semua selalu dipermudah dan dipercepat setiap tahunnya,” lanjut Fatma.

Para petugas Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru menurutnya, diharuskan menerapkan sifat Profesional dalam melayani masyarakat ungkap Fatma, dikarenakan salah satu tugas utama Dukcapil Kota Banjarbaru adalah melayani masyarakat.

“Kita selalu melakukan Inovasi di setiap tahunnya, seperti penyerahan Kartu Keluarga yang melalui kurir untuk mempermudah masyarakat agar tidak bolak balik ke kantor Dinas Dukcapil Kota Banjarbaru,” tutup Fatma. (MRF/RDM/RH)

Dirut Bank Kalsel Raih TOP 100 CEO Infobank Award 2022

JAKARTA – Setidaknya sejak pandemi global menerpa seluruh perusahaan di dunia, mereka yang mampu bertahan dan beradaptasi dengan kondisi tersebut, salah satu faktor yang menentukan adalah sosok Pemimpin/Leader perusahaan (CEO – Chief Executive Officer). CEO yang mampu menciptakan nilai-nilai/values perusahaan, memiliki pengalaman luas, berhasil dalam melakukan transformasi dan menghadapi turnaround serta mampu menghadapi krisis, dipastikan akan mampu membawa perusahaannya terus survive dan berkembang serta mampu beradaptasi dengan era disrupsi.

Keberhasilan para CEO berdasarkan indikator tersebut, menjadi latar belakang bagi Infobank Media Group bersama Ikatan Bankir Indonesia (IBI) untuk menggelar Infobank TOP 100 CEO and The Next Leader Forum 2022. Gelaran akbar yang mengangkat tema “The Secrets of Effective Leadership in Crisis” tersebut, dilaksanakan pada 23 November 2022 di Jakarta, dengan dihadiri para TOP CEO dari berbagai perusahaan di Indonesia.

Pada gelaran ini, Hanawijaya, Direktur Utama Bank Kalsel, didapuk sebagai TOP 100 CEO versi Majalah Infobank, bersanding dengan CEO lainnya yang berasal dari kalangan perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, multifinance, dan BUMN. Adapun kriteria lainnya yang turut mendukung raihan tersebut, adalah berdasarkan kinerja perusahaan yang dipimpin para CEO tersebut, yang memperoleh hasil rating 2022 versi Majalah Infobank (diutamakan predikat “Sangat Bagus”), rating bank, rating asuransi, rating multifinance, dan rating BUMN.

Penghargaan diserahkan langsung Pemimpin Redaksi Majalah Infobank, Eko B. Supriyanto, kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, dengan didampingi Wakil Pemimpin Redaksi, Karnoto Muhammad.

“Saya selaku Direktur Utama Bank Kalsel, mengucapkan terima kasih setinggi- tingginya atas apresiasi yang diberikan kepada Saya sebagai TOP 100 CEO versi Majalah Infobank. Tentunya hal ini tidak lepas dari dukungan para Kepala Daerah selaku Pemegang Saham Bank Kalsel, para Jajaran Manajemen dan seluruh insan Bank Kalsel disegala lini perusahaan, serta nasabah-nasabah setia Bank Kalsel. Raihan ini menjadi amanah bagi saya untuk terus memberikan karya dan inovasi terbaik bagi perkembangan Bank Kalsel ke depan, sehingga selanjutnya akan berdampak pula pada peningkatan perekonomian daerah” tutur Hanawijaya.

Lebih lanjut, Hanawijaya berharap, agar Bank Kalsel dapat terus maju dan berkembang, senantiasa konsisten memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat/nasabah sebagaimana harapan seluruh Pemegang Saham.

“Sebagai entitas bisnis daerah, Bank Kalsel senantiasa berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan masyarakat Kalimantan Selatan. Dengan semakin meningkatnya kinerja Bank Kalsel, maka akan semakin meningkat pula pendapatan daerah, sehingga nantinya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, sejalan dengan tagline kami Setia Melayani, Melaju Bersama” pungkas Hana. (ADV-RIW/RDM/RH)

22 Usulan Raperda Dimasukkan ke Propemperda DPRD Kalsel 2023

BANJARMASIN – Sebanyak 22 usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dimasukkan ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023. Penetapan usulan Raperda yang masuk dalam Propemperda itu dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel, Rabu (23/11).

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kalsel, Gusti Rosyadi Elmi menyampaikan usulan 22 Raperda tersebut terdiri dari 12 Raperda inisiatif Dewan dan 10 Raperda usulan eksekutif.

“Untuk 10 Raperda usulan Pemprov, termasuk tiga Raperda dalam daftar kumulatif terbuka,” katanya.

Rosyadi menambahkan BP Perda DPRD Kalsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kalsel serta pihak eksekutif atas kerjasama yang solid dalam tahapan-tahapan penyusunan Propemperda Tahun 2023.

“Semoga kedepan, tugas-tugas kita dalam fungsi legislasi bisa dilaksanakan semakin optimal,” harapnya.

Adapun dari 22 usulan Raperda yang terbagi menjadi 10 usulan Raperda pihak eksekutif yaitu Raperda Pajak Dan Retribusi Daerah, Raperda Perubahan Atas Perda Kalsel Nomor 9 Tahun 2015 tentang RTRWP Kalsel Tahun 2015-2023, Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Air Tanah, Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 19 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Industri Kalsel Tahun 2018-2038, Raperda Analisis Dampak Lalu Lintas, Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Taman Hutan Raya Sultan Adam, Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2022 serta Raperda APBD Tahun 2024.

Sedangkan 12 usulan Raperda inisiatif DPRD Kalsel yaitu Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pelayanan Publik, Raperda Penyelenggaraan Penyiaran, Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 17 Tahun 2018 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif, Raperda Penetapan BUMD Provinsi Sebagai SPAM Lintas Kabupaten/Kota, Raperda Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Raperda Pengendalian Usaha Pertambangan Bahan Galian Golongan C Pada Wilayah Sungai, Raperda Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, Raperda Inovasi Daerah, Raperda Kepustakaan dan Pembudayaan Literasi, Raperda Penanggulangan Stunting serta Raperda Pedoman Pembentukan Perda Provinsi Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Rohit Rendra dan Raudatul Janah Terpilih Sebagai Nanang Galuh Kebudayaan Kalsel 2022

BANJARBARU – Finalis Nanang dari Kota Banjarmasin,  M. Rohit Rendra dan Galuh dari Kabupaten Banjar, Raudatul Jannah, terpilih menjadi Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2022.

Proses penetapan Nanang Galuh Kebudayaan ini tidak mudah. 20 pasangan dari 12 Kabupaten/Kota harus mengikuti karantina sejak 21 November 2022 lalu dengan berbagai macam tes. Mulai dari wawancara hingga wawasan tentang seni budaya Kalsel.

Pasangan tersebut berhasil menjadi yang terbaik diantara pasangan lainnya, dalam grand final pemilihan Nanang Galuh Kebudayaan Kalsel Tahun 2022, di salah satu hotel Kota Banjarbaru, Rabu (23/11) malam.

Dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Suparno, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan, untuk menjadi pegiat budaya tidak hanya memerlukan pengetahuan tentang budaya saja, tetapi juga perlu pengetahuan di bidang pemerintahan, sosial, wisata, ekonomi hingga kepribadian.

Nanang Galuh Kebudayaan ini diharapkannya dapat mengawal budaya banjar dalam lingkungan integral kebudayaan nasional.

“Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan harus memiliki wawasan yang luas tentang kebudayaan yang ada di provinsi ini, agar selanjutnya dapat mempromosikannya dalam berbagai event lokal, nasional maupun internasional,” ucapnya.

Para Nanang Galuh Kebudayaan juga dimintanya sebagai penegak, pengawal dan pejuang budaya banjar agar terus mengalir ke masyarakat dengan terbuka dan dinamis.

“Saya harap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat serta menginspirasi generasi muda lainnya dalam mengenal dan melestarikan hal-hal yang berkaitan dengan ciri khas daerah kita,” harapnya.

Pemilihan Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan tahun 2022 ini berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab setiap peserta diberikan ujian “speech” atau pidato sesuai dengan tema yang ditetapkan oleh panitia.

Peserta pemilihan Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan Tahun 2022 saat ujian pidato

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Raudatil Hildayati mengungkapkan, diberikannya ujian tersebut agar seluruh peserta dapat memberikan gagasan atau ide secara berani dan percaya diri dihadapan penonton dan dewan juri.

“Tentunya sebelumnya kita juga sudah membekali mereka dengan pelatihan public speaking dan wawasan pengetahuan tentang kebudayaan,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)

Pengemudi Relawan Pemadam Kebakaran Banjarmasin Dilatih Safety Driving

BANJARMASIN – Untuk peningkatan pengetahuan para pengemudi relawan kebakaran, pada saat menuju tempat kebakaran, maka Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banjarmasin menggelar Pelatihan Safety Driving bagi Relawan Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin, lapangan Kamboja, Kamis (24/11).

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin Budi Setiawan mengatakan, digelarnya pelatihan ini, adalah bagian dari usaha Pemerintah Kota Banjarmasin dalam membina relawan relawan pemadam kebakaran yang ada di Kota Banjarmasin.

Kepala Damkar Banjarmasin Budi Setiawan

“Pelatihan yang diberikan kali ini berupa Safety Driving, pada tanggal 22 Nopember 2022 diadakan pelatihan teori, sedangkan pada saat ini diberikan pelatihan praktek kepada para pengemudi relawan kebakaran tersebut,” jelas Budi.

Pelatihan ini diikuti 70 pengemudi relawan pemadam kebakaran, sedangkan sebelumnya sudah dilatih sebanyaknya 100 pengemudi.

Sementara itu, relawan kebakaran Banjarmasin meminta agar, pelatihan Safety Driving dapat dilakukan, secara berkala oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Seperti yang disampaikan Ketua Relawan Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin Zuliansyah

Ketua Redkar Kota Banjarmasin Zuliansyah

“Pelatihan safety driving yang digelar oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin, tentunya sangat bermanfaat bagi pengemudi relawan kebakaran,” ungkapnya.

Menurut Zuliansyah, dengan adanya pelatihan ini, pengemudi dapat mengetahui aturan di jalan raya, serta dapat melakukan respon 15 menit menuju tempat kejadian kebakaran, agar pada saat berangkat serta pulang dapat dengan selamat.

“Kami berharap Pemerintah Kota Banjarmasin dapat melaksanakan kegiatan tersebut, secara berkala atau berkelanjutan,” ucap Zuliansyah. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Pemko Segera Realisasikan Pembangunan 2022

BANJARMASIN – Kalangan legislatif meminta Pemerintah Kota, dapat segera merealisasikan terutama dari segi pembangunan di tahun 2022.

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, kepada wartawan pada Kamis (24/11) mengatakan, tidak lama lagi akan memasuki akhir tahun 2022, Pemerintah Kota harus memanfaatkan waktu yang tersisa untuk merealisasikan seluruh proyek pembangunan, agar anggaran yang dikucurkan benar-benar optimal.

“Kita ingin realisasi program dapat dicapai 100 persen,” katanya

Harry menjelaskan, peran semua Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Banjarmasin sangat besar untuk mewujudkannya, yaitu bekerja lebih maksimal, sehingga realisasi kegiatan tercapai dengan baik, terutama pembangunan fisik dapat selesai minimal pada awal bulan Desember nanti.

“Bagi proyek yang sudah ditenderkan, harus diselesaikan sesuai target, supaya proses pertanggungjawaban realisasi anggaran, cepat dilakukan,” pintanya.

Lebih lanjut Harry menambahkan, dengan terealisasi semua program kegiatan dan pembangunan di akhir tahun 2022, tentunya berdampak laporan pelaksanaan realisasi anggaran menjadi perhatian khusus dari Badan Pemeriksa Keuangan.

“Pemko mendapat penilaian yang baik dari BPK, dan hasil dari pembangunan dirasakan masyarakat,” tutup politisi PAN DPRD Banjarmasin ini. (NHF/RDM/RH)

Telan Anggaran Ratusan Juta, Pengembangan Jalan Menuju Desa Alalak Padang Capai 33,04 Persen

BANJAR – Rehabilitasi jalan di Desa Alalak Padang, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, progresnya kini mencapai 33,04 persen. Awalnya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) menargetkan tahapan proyek perbaikannya sebesar 28,62 persen.

Perbaikan ini merupakan akses utama Desa Banua Hanyar menuju Alalak Padang, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar

Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi, melalui Kabid Bina Marga, Jimmy mengungkapkan, terhitung sejak 22 November 2022 tahapan proyek perbaikan jalan di Desa Alalak Padang, Cintapuri Darussalam, mengalami kemajuan pesat. Bahkan, definisi positif dari pengerjaan tersebut mencapai 4,42 persen.

Tahapan lanjutan, pemadatan diruas jalan Banua Hanyar menuju Desa Alalak Padang dengan menggunakan timbunan pilihan yang ditetapkan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar

“Masa pelaksanaan sampai 28 Desember 2022 atau sekita 90 hari kalender,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Selasa (24/11) sore.

Dari pengerjaannya saat ini, ia menuturkan, masih berupa timbunan pilihan (basecourse) yang dipadatkan. Untuk melangkah ke tahap selanjutnya Dinas PUPRP Banjar akan kembali meninjau kecukupan anggaran perbaikan.

“Memang hanya sampai itu dulu. Dipadatkan, terus melihat anggaran yang ada apakah nanti bisa kami tingkatkan lagi ke lapisan pondasi bawah (LPB) setelah itu lapisan pondasi atas (LPA) sampai dengan tahap pengaspalan,” bebernya.

Nilai kontrak yang dikucurkan, sebut dia, sebesar Rp560.210.000 yang tahapannya dimulai dari Desa Banua Hanyar menuju Alalak Padang.

“Anggarannya sudah ditetapkan. Yang mengerjakan dari CV Anugerah Karya Air Mas,” tuturnya.

Bantuan rehabilitasi jalan yang sedang dikerjakan hingga saat ini, beber Jimmy, merupakan hasil ketuk palu dari Musrenbang tingkat desa yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Banjar.

“Namun tidak bisa juga memberikan janji yang pasti, kami harus menyebar ke 20 kecamatan. Yang penting, kami sudah berusaha mengakomodir berupa penyediaan jalan di desa,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Birin : APBD 2023 Telah Akomodir Program Prioritas Pembangunan Kalsel

BANJARMASIN – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 telah mengakomodir berbagai program prioritas pembangunan provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Khususnya terangkum dalam tema RKPD Kalsel 2023 yaitu “Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Untuk Peningkatan Perekonomian Berkelanjutan” dimana efesiensi dan optimalisasi APBD 2023 tetap harus menjadi program prioritas bagi daerah.

Suasana rapat paripurna DPRD Kalsel

Hal itu disampaikan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin dalam sambutannya, pada rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda pengambilan keputusan DPRD Kalsel terhadap Raperda APBD 2023 menjadi Perda, Rabu (23/11).

“SKPD harus mengutamakan program dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” katanya

Saat ini, lanjut Paman Birin, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel pada tahun 2021 sudah berada pada level tinggi di angka 71,28. Level ini harus ditingkatkan kembali agar kualitas SDM Kalsel juga semakin meningkat. Tiga komponen utama IPM yakni pendidikan, kesehatan serta ekonomi merupakan isu lintas sektor yang harus disinergikan oleh seluruh SKPD.

“Ketiga komponen ini harus terus diperhatikan bersama. Untuk itu saya harapkan dukungan DPRD dalam upaya pencapaian pembangunan manusia di Kalsel,” harapnya.

Dari sisi ekonomi makro, menurut Paman Birin, semua pihak harus tetap optimis dengan kondisi perekonomian Kalsel. Walaupun kondisi resesi perekonomian terus mengancam, Pemprov Kalsel akan terus berupaya memprioritaskan APBD 2023 pada program perekonomian untuk mengendalikan tingkat inflasi.

“Pemprov Kalsel akan terus melakukan berbagai stimulus dengan mengalokasikan anggaran untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka pengendalian inflasi,” tambahnya.

Kemudian APBD 2023 juga akan fokus pada optimalisasi sektor industri, UMKM, pertanian dan pariwisata, memperkuat infrastruktur untuk pemenuhan pelayanan dasar dan pengembangan perekonomian daerah, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang fokus pada pelayanan publik dan meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup untuk mendukung ketahanan bencana.

“Serta mewujudkan Kalsel sebagai gerbang Ibukota Negara dan sebagai pendukung food estate,” terangnya.

Secara garis besar postur APBD 2023 yaitu pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp7,8 triliun dan belanja daerah sebesar Rp7,7 triliun. Dengan demikian terdapat surplus sekitar Rp102,8 miliar yang dipergunakan untuk penyertaan modal BUMD dan dana cadangan Pilkada serentak tahun 2024. (NRH/RDM/RH)

Tiga Posisi Kepala SKPD Pemprov Kalsel Kembali Terisi

Gubernur Lantik 72 Pejabat Lingkup Pemprov Kalsel

BANJARMASIN – Setelah sempat kosong cukup lama, akhirnya posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan terisi. Tidak lain yang menduduki posisi itu adalah Ahmad Solhan, yang selama ini bertindak sebagai pelaksana tugas Kadis PUPR Provinsi, sekaligus Kepala Biro Kesra Provinsi.

Terisinya jabatan Kadis PUPR ini, seiring juga dengan pelantikan 2 pejabat tinggi pratama lainnya, serta 69 pejabat administrator serta pengawas oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Rabu (23/11).

Suasana saat Gubernur Kalsel melantik pejabat lingkup pemprov Kalsel

Dalam pesannya, Paman Birin (sapaan khas Gubernur) menyampaikan, para pejabat yang baru dilantik dapat menjaga amanah dan menjalankan tugasnya dengan baik.

“Jalankan tugas jabatan yang di percayakan kepada saudara dengan baik, bekerjalah dengan enak tapi jangan seenaknya, harus tahu diri,” ucapnya..

Paman Birin berharap, para pejabat jangan hanya bekerja di balik meja tetapi turun ke lapangan, dengan berbaur bersama masyarakat sehingga dapat menyerap aspirasi masyarakat langsung.

Sementara itu, pasca pelantikan, KH Wildan Salman juga menyampaikan tausyiahnya tentang sumpah perbuatan atau pekerjaan agar para pejabat yang dilantik dapat terus mengingat kewajibannya.

“Mudah-mudahan dengan uraian tentang sumpah. Keseluruhan yang bersumpah bisa menjalankan tugas-tugas dalam sumpah-sumpah tadi, bisa mengerjakannya dengan ikhlas, mudah dan dihindarkan dari segala penyelewengan hingga mengakhiri tugasnya dengan bagus dan memberi manfaat bagi dirinya dan masyarakat Kalsel, serta menjadi amal baik di akhirat yang akan kita ambil,” pungkas KH Wildan.

Adapun 72 pejabat pimpinan tinggi pratama pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan berasal dari eselon 2 sebanyak 3 orang. Sementara itu, 11 orang dari eselon 3 dan 58 dari eselon 4. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version