BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin telah menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Tahun 2022 sebesar Rp3.000.371. Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
“Kenaikan UMK di Kota Banjarmasin sebesar 1,76 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (23/11).
Untuk UMK Banjarmasin tahun lalu sebesar Rp2.948.576.
UMK Banjarmasin tahun 2022 ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan UMP Kalimantan Selatan.
“Untuk UMP Kalimantan Selatan Tahun 2022 mendatang sebesar Rp 2.906.473,” ujar Ibnu.
Menurut Ibnu, penetapan UMK Banjarmasin ini keputusan tersebut berdasarkan peraturan pemerintah pusat.
Oleh karena itu, lanjutnya, ia meminta agar hak-hak dari para buruh tersebut, dapat dipenuhi oleh para pengusaha di Kota Banjarmasin.
“Pemerintah Kota Banjarmasin meminta kepada seluruh pengusaha untuk memenuhi semua hak hak para buruh serta pekerja di kota ini,” kata Ibnu. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – DPRD dan Pemerintah Kota, menyepakati sebanyak 21 buah rancangan peraturan daerah (Raperda) program legislasi daerah (Prolegda) tahun 2022.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Banjarmasin Arufah Arif, Senin (22/11) mengatakan, dari hasil rapat finalisasi antara pihaknya dengan pemerintah kota, ada sebanyak 21 buah raperda yang disepakati dalam Prolegda 2022. Ke 21 buah itu terbagi, 12 raperda inisiatif Dewan dan 9 buah usulan Pemko Banjarmasin.
Ketua Bapemperda DPRD Kota Banjarmasin, Arufah Arif
“Dari 12 buah inisiatif DPRD Banjarmasin, telah dimasukkan lima buah raperda yang baru saja dilakukan uji publik, yaitu raperda tentang pengembangan budaya literasi, ekonomi kreatif, fasilitasi penyelenggaraan pesantren, pemberdayaan perlindungan lanjut usia dan penanggulangan wabah penyakit menular,” ucapnya
Disampaikan Arufah, untuk tujuh raperda inisiatif dewan Banjarmasin diantaranya tentang kerjasama daerah, pengelolaan kekayaan intelektual, pengembangan UMKM dan ketenaga kerjaan, pengelolaan kearsipan serta penyelenggaraan toleransi bermasyarakat. Selanjutnya sembilan usulan Pemko yaitu tentang revisi perda cagar budaya, rencana induk pengembangan pariwisata daerah, pengelolaan kepemudaan, penyelenggaraan pemukiman, serta perlindungan lingkungan hidup.
“Kami juga pasti, akan bahas raperda APBD perubahan 2022 dan APBD murni 2023,” katanya.
Lebih lanjut Politisi PPP ini menambahkan, kesepakatan raperda dalam Prolegda tahun 2022 ini, sama dengan tahun 2021,ada sebanyak 21 buah. Namun diakuinya pada 2021 tadi, tidak bisa maksimal diselesaikan, dan telah dimasukkan kembali usulannya, sebanyak lima buah pada 2022, dikarenakan masih suasana pandemi COVID-19, terlebih dengan ditetapkannya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, sejak Juli dari Pemerintah Pusat, otomatis berdampak kesulitan dalam melakukan pembahasan, yaitu menggelar rapat panitia khusus (Pansus).
“Kita upayakan dan berkomitmen dengan Pemerintah Kota, akan bekerja lebih maksimal lagi, supaya tercapai target pembahasan Prolegda tahun 2022,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rencana penurunan status Jalan A Yani di Kota Banjarmasin ini, terungkap pada Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjarmasin, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Senin (22/11).
Sosialisasi ini dibuka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina diwakili Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi.
Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina diwakili Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Doyo Pudjadi mengatakan, dengan adanya payung hukum yaitu Perda No 6 Tahun 2021, maka akan memudahkan Pemerintah Kota dalam melaksanakan pembangunan di kota ini.
“Dengan adanya payung hukum ini, maka pembangunan di kota ini dapat berjalan lancar,” ucapnya.
Menurut Ibnu, dengan adanya perda tata ruang ini, maka rencana pembangunan di Kota Banjarmasin tidak akan mengalami kendala, seperti terbentur dengan tata ruang.
“Karena saat ini sudah ada Perda Nomor 6 Tahun 2021 maka pembangunan tidak akan mengalami kendala seperti berbenturan dengan tata ruang,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini juga terungkap, adanya perubahan status Jalan A Yani di Kota Banjarmasin yang sebelumnya berstatus Jalan Nasional akan berubah menjadi Jalan Kota.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Rini Subantari mengatakan, maksud Pemerintah tersebut baik, memang untuk melimpahkan kewenangan tersebut kepada Pemerintah Kota Banjarmasin. Namun, beban Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini cukup banyak, untuk jalan kota itu sendiri.
Plt Kadis PUPR Kota Banjarmasin Rini Subantari
“Maksud dari Pemerintah Pusat tersebut baik, untuk melimpahkan kewenangan Jalan A Yani menjadi Jalan Kota,” ucapnya.
Menurut Rini, pihaknya berkeinginan atau berharap hal tersebut bisa ditindaklanjuti, status Jalan A Yani bisa menjadi jalan provinsi.
“Keinginan tersebut akan kami sampai kepada Pemerintah Pusat melalu Balai Jalan Nasional, agar status Jalan A Yani menjadi Jalan Provinsi,” ucapnya.
Hadir pada acara tersebut Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Plh Sekda Kota Banjarmasin Sugito Said, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) meluncurkan program Literasi Digital Nasional dengan tema “Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 dengan Tema “Perspektif Kota Sungai di Era Digital” untuk wilayah kota Banjarmasin Kalsel, Sabtu (20/11) pagi.
Salah satu narasumber Tyovan Ari Widagdo dengan materi ” Tren Bisnis dan Pekerjaan di Dunia Digital”menjelaskan melalui skil digital yang dipunyai untuk pengembangan media internet ada beberapa pekerjaan untuk menambah pundi-pundi pendapatan kita.
“Apa saja pekerjaan yang bisa dilakukan secara online? banyak kok, diantaranya, Copy Writer atau penulis yang fungsinya lebih banyak menulis atau membuat konten untuk blog sebuah perusahaan, bahkan untuk sosial media peran Copy Writer juga dibutuhkan untuk membuat Caption dan materi promosi di dunia digital” jelas Tyovan.
“Pekerjaan berikutnya adalah Designer Grafis, saat ini banyak peran pekerjaan Design Grafis ini di dunia digital, kerena merupakan tren yang luar biasa dan secara siginifikan perannya juga sangat tinggi, karena dalam membuat sebuah promo di sosial media yang marak saat ini tak lepas dari peran seorang Designer Grafis tersebut, pekerjaan ini juga bisa dikerjakan dari rumah saja dan jika sebuah desain tadi diperlukan oleh sebuah perusahaan besar maka akan memberikan keuntungan materi yang cukup besar juga untuk kita”ungkap Tyovan.
Kemudian bidang pekerjaan lain yang sering didengar di dunia digital saat ini ada “Conten Creator” adalah si pembuat sebuah konten apa saja baik itu untuk Youtube, Instagram dan media sosial lainnya, konten sendiri pun beragam mulai dari konten makanan, traveling, hiburan dan masih banyak lainnya, jika kita membuat dan banyak mendapatkan viewer atau subciber di Youtube maka jelas ini akan mendatangkan keuntungan yang sangat besar bagi kita, tentu perlu pemikiran atau ide yang kreatif agar konten kita selalu mendapat perhatian besar ketika kita upload, nah jika kita hitung penghasilan disini maka tentu akan jauh lebih besar jika dibanding penghasilan kita jika bekerja di sebuah perusahaan swasta”tekan Tyovan.
Webinar Literasi Digital bersama Kominfo RI kali ini menghadirkan KEYNOTE SPEECH H. Ibnu Sina,Walikota Banjarmasin,moderator Sabrina Anwari ,Key Opinion Leader Nattaya Laksita – Host & Beauty Enthusiast dengan pemateri handal NARASUMBER:
Akbar Rahman,Forum Ekonomi Kreatif Banjarmasin
Tyovan Ari Widagdo Founder Edumo, Bahasa, Vemobo
Dr Ira Mentayani, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pemukiman, LPPM – ULM. (RILIS)
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) mengantisipasi banjir sejak dini.
Suasana rapat dengar pendapat, di ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin
Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Noor Latifah, kepada wartawan pada Kamis petang (18/11), rapat dengar pendapat ini sangat penting untuk mengetahui kesiapan dua dinas, yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kota Banjarmasin, dalam rangka meantisipasi bencana banjir dari sekarang, karena berkaca pada pertengahan Januari 2021 lalu, dinilai kurang maksimal.
“Kami gelar RDP ingin mengetahui, cara penanganan, pencegahan dan kesiapan dana,” ucapnya.
Noor Latifah menyampaikan, saat ini intensitas hujan di kota seribu sungai mulai semakin tinggi, belum lagi terjadi air sungai pasang, dengan demikian harus disiapkan secara matang oleh pemerintah kota, seperti sarana dan prasana mengangkut korban banjir, serta nanti didirikannya posko berupa dapur umum di lima Kecamatan.
“Dari penjelasan BPBD dan Dinsos Kota Banjarmasin, sudah siap siaga bencana,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarmasin Fahruraji menyampaikan, memang saat ini sudah dinaikkan statusnya menjadi siaga darurat bencana banjir. Hal itu berdasarkan hasil rapat dengan Walikota melalui laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca hujan ekstrim sejak bulan Desember dan Januari, meski kondisi masih normal, namun kesiap siagaan harus ditingkatkan.
Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Fahruraji
“Kita minta warga terus waspada, apalagi wilayah provinsi tetangga sudah ada yang banjir,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan merata hingga ke daerah pinggiran, maka Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar Vaksinasi Banua, untuk warga Kuin Kacil. Vaksinasi tersebut dilaksanakan, Kamis (18/11).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, dilaksanakan vaksin didaerah pinggiran Kota Banjarmasin ini, dalam rangka memberikan layanan kesehatan yang merata untuk warga pinggiran tersebut.
“Pada kegiatan vaksinasi ini bekerjasama dengan REI dan Kadin,” ucapnya.
Menurut Machli, pihaknya berterimakasih dengan para pengusaha tersebut, yang telah membantu pemerintah untuk memberikan layanan vaksinasi bagi warga Kota Banjarmasin, khusus didaerah pinggiran kota ini.
Selain itu, lanjutnya, kegiatan vaksin ini untuk meningkatkan angka capaian vaksinasi di Kota Banjarmasin.
“Kami menargetkan hingga akhir tahun ini capaian angka vaksinasi COVID-19 mencapai angkat 80 persen,” ujarnya.
Machli mengatakan, untuk target vaksinasi dikawasan Kuin Kacil ini sebanyak 200 orang. Mengingat, warga yang tinggal dikawasan pinggiran Kota Banjarmasin tersebut, tidak terlalu banyak.
“Karena penduduk di Kuin Kacil sedikit, maka kami menargetkan sebanyak 200 orang,” ucap Machli.
Sementara itu, salah satu warga Kuin Kacil Ahmad Riyadi mengatakan, ia bersyukur vaksinasi COVID-19 ini dilaksanakan di tempat mereka.
“Kami mau bervaksin karena saat ini untuk kemana mana diperlukan kartu vaksin,” ucap Ahmad Riyadi. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Banjarmasin, menggelar uji publik lima raperda, untuk Prolegda tahun 2022.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banjarmasin, Arufah Arif, kepada wartawan pada Kamis (18/11) menyampaikan, ada sebanyak lima rancangan peraturan daerah (Raperda) yang dilakukan uji publik, untuk dimasukkan pada Program Legislasi (Prolegda) tahun 2022 mendatang. Kelima raperda itu tentang pengembangan budaya literasi, pengembangan ekonomi kreatif, fasilitasi penyelenggaraan pesantren, pemberdayaan perlindungan lanjut usia, dan penanggulangan wabah penyakit menular.
Ketua Bapemperda DPRD Banjarmasin, Arufah Arif, saat memberikan komentar pada awak media
“Lima raperda ini merupakan inisiatif DPRD Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Arufah menjelaskan, lima raperda ini sangat tepat diusulkan, menyesuaikan kondisi terkini di Banjarmasin, yakni dapat dibahas tahun depan. Namun syaratnya harus diuji publik, untuk melihat respon seluruh lapisan masyarakat, dan menerima pendapat dari berbagai kalangan, dengan harapan setelah dibahas menjadi peraturan daerah, maka harus ditaati semua.
“Hasil uji publik kami menerima banyak saran, kritik dan masukan, untuk nanti dilanjutkan dalam pembahasan payung hukum,” jelasnya.
Sementara itu, Kasubbag Produk Hukum Kabupaten dan Kota Wilayah II Biro Hukum Setda Provinsi Kalsel Andik Mawardi, yang menjadi salah satu narasumber pada uji publik lima raperda menyampaikan, pihaknya sangatlah mengapresiasi inisiatif ini, karena bukan hanya menyangkut kepentingan umum, juga dapat memberi rasa aman dan nyaman, bagi warga di kota seribu sungai.
Kasubbag Produk Hukum Kabupaten dan Kota Wilayah II Biro Hukum Setda Provinsi Kalsel, Andik Mawardi
“Kita banyak memberi masukan dan saran, dan Pemprov siap membantu untuk kelancarannya,” tutup Andik.
Untuk diketahui, lima raperda yang diuji publik, mengundang Pemprov Kalsel, Pemko Banjarmasin, Akademisi, dan puluhan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), bertempat di ruang rapat paripurna. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin menggelar sosialisasi pajak parkir dan pajak reklame tahun 2021.
Sosialisasi yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Kamis (18/11) ini dibuka langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.
Arifin mengatakan, digelarnya sosialisasi ini bertujuan untuk memberi tahukan kepada wajib pajak, adanya perubahan atau perpindahan pengelolaan pajak parkir di Kota Banjarmasin.
Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor saat menyampaikan sambutan
“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada Bakeuda Kota Banjarmasin, yang telah melaksanakan sosialisasi pajak parkir ini,” ucapnya.
Menurut Arifin, jika sebelumnya pajak parkir dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin kini berpindah ke Bakeuda Kota Banjarmasin.
“Berdasarkan undang-undang maka saat ini pajak parkir dipungut oleh Bakeuda, sedangkan retribusi parkir tetap dipungut Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Arifin berharap, dengan adanya perpindahan pengelolaan pajak tersebut, nantinya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Banjarmasin.
“Kami berharap dengan beralih ke Bakeuda maka pendapatan asli daerah dari pajak parkir, akan mengalami peningkatan,” katanya.
Namun, lanjut Arifin, Pemerintah Kota Banjarmasin meminta untuk layanan parkir, untuk konsumen hendaknya dapat diperbaiki.
“Jangan sampai ada kendaraan yang hilang, sehingga konsumen merasa nyaman ketika menggunakan fasilitas parkir tersebut,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – TNI AL dan Lanal Banjarmasin kembali menggelar serbuan vaksinasi maritim di Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin pada Rabu (17/11). Vaksinasi ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19 secara totalitas di wilayah Kalimantan Selatan.
Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – Lanal Banjarmasin menurunkan sebanyak 13 Tenaga Kesehatan (Nakes) Tim Vaksinator yang diharapkan mampu melayani para masyarakat yang ingin bervaksin.
Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko M.Tr. Hanla melalui ketua penyelenggara Mayor Laut (K/W) dr Meutia Indrasakti menyampaikan, Lanal Banjarmasin kembali menggelar vaksinasi maritim, mengingat antusiasme warga untuk mendapatkan Vaksin belum surut, sehingga Lanal Banjarmasin akan terus menggalakkan pemerataan Vaksinasi massal dilapisan masyarakat, khususnya bagi warga pesisir, guna meningkatkan imhm tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19 dan meminimalisir bertambahnya angka penderita COVID-19.
“Kepada warga yang belum terjamah, jangan merasa kwatir ataupun ragu untuk bervaksin demi menjaga kesehatan, supaya musim pandemi ini segera berlalu dan berakhir dengan tuntas, menuju tatanan kehidupan yang baru dan normal,” ucap dr Meutia
Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 59 kali ini menggunakan Vaksin berjenis Sinovac, dengan data sebanyak 89 orang peserta yang berdomisili di Kec Banjarmasin Selatan dan Kec Banjarmasin Barat telah mendaftar untuk ikut bervaksin. Dari 59 kali vaksinasi maritim diadakan, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 18.574 warga. (TNI.AL-MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin menggelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 49 Tahun 2021 di Lobby Balaikota Banjarmasin, Rabu (17/11).
Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, pihaknya bersyukur bisa melaksanakan peringatan HKG di Kota Banjarmasin. Dalam memperingati kegiatan ini, menurutnya, dilaksanakan kegiatan vaksinasi untuk ibu hamil serta lansia di Panggung Siring Balaikota Banjarmasin.
Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasila
“Pada peringatan HKG tahun ini diisi dengan kegiatan vaksinasi ibu hamil dan lansia, juga memberikan bantuan kepada ibu hamil dan lansia yang tidak mampu,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah Muhidin mengatakan, jika pihaknya bersyukur dapat menghadiri pelaksanaan Peringatan Hari Persatuan Gerak (HKG) PKK ke 49 di Kota Banjarmasin.
Menurut Fathul Jannah, TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan berharap, TP PKK Kota Banjarmasin dapat terus bersinergi dengan pihaknya di Provinsi.
“TP PKK Kota Banjarmasin dapat terus menjalankan program program PKK dengan sukses,” ucapnya.
Sedangkan, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengucapkan, selamat memperingati HKG untuk TP PKK.
“Kami mengharapkan TP PKK dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, karena TP PKK Kota Banjarmasin ini merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Banjarmasin,” harapnya.
Hadir pada acara tersebut, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Plh Sekda Kota Banjarmasin Sugito Said, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Mukhyar, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)