BANJARMASIN – Kalangan legislatif membahas hak ketenagakerjaan, bagi penyandang difabel.
Ketua Panitia Khusus Revisi Perda Perlindungan Hak-Hak Disabilitas DPRD Kota Banjarmasin Noor Latifah, kepada Abdi Persada FM, Senin (7/2) menjelaskan, dalam pembahasan revisi Perda nomor 9 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, salah satunya mengatur hak ketenagakerjaan bagi difabel.
“Khusus BUMD, harus ada persentase jumlah minimal mereka ditampung sebagai tenaga kerja,” katanya
Disampaikan Noorlatifah, dalam kesepakatan sebelumnya minimal 2 persen, jumlah ketenagakerjaan ditampung di Badan Usaha Milik Daerah dan itu bersifat wajib. Menyesuaikan kompetensi dan kemampuan secara fisik, tidak boleh ditempatkan di luar kemampuannya.
“Kami bahas revisi perda ini, bukan hanya memperjuangkan, kesehatan, transportasi dan pendidikan, juga ketenagakerjaan,” jelasnya.
Lebih lanjut Lala (sapaan akrabnya) menambahkan, pembahasan revisi perda ini melibatkan hampir semua instansi di pemerintah kota, tidak hanya Dinas Sosial. Dengan demikian perlu waktu cukup panjang yaitu dibahas sejak akhir tahun 2021 lalu.
Selain itu kedepan, sebaiknya membuat Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan, sesuai Undang-Undang PP Nomor 60 tahun 2020, tentang Unit Pelayanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan, melalui perundangan itu, dapat diatur dalam Perwali pasal 35.
“Saat ini ada 138 pasal, bisa berkembang lagi, kita ingin hak-hak penyandang difabel terpenuhi,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka penyegaran jabatan dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, maka Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, di aula Kayuh Baimbai, Jumat Siang (4/2).
Ucapan selamat untuk pejabat yang baru dilantik
“Sudah cukup lama para pejabat ini menduduki jabatan tersebut, sehingga perlu disegarkan kembali,” ungkap Ibnu Sina..
Ibnu mengharapkan, kepada yang baru dilantik dapat bekerja maksimal, di tempat baru mereka. 12 pimpinan tinggi pratama Yang dilantik tersebut diantaranya adalah Machli Riyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin kini menjabat sebagai asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto sebelum menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin kini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Banjarmasin, Ahmad Fanani sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim Kota Banjarmasin kini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakota Banjarmasin, Ikhsan Alhaq sebelumnya menduduki jabatan Kepala Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banjarmasin, Iwan Fitriadi sebelumnya menduduki jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kota Banjarmasin, Madyan kini menduduki jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto kini menduduki jabatan sebagai Sekwan DPRD Kota Banjarmasin sebelum sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi tetap pada jabatan asisten perekonomian dan pembangunan Setdakota Banjarmasin, Kasman tetap menduduki jabatan Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin, Muryata kini menjabat sebagai staf ahli kerjasama dan investasi, Safri Azmi menduduki jabatan Staf Ahli Bidang Pelayanan Publik sebelumnya sebagai Kepada BKD Kota Banjarmasin, Taufik Rifani kini menduduki jabatan sebagai Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin sebelum Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas PUPR Kota Banjarmasin menggelar ekspos pengembangan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Pengembangan Ekonomi Mantuil dan sekitarnya, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Jumat (4/2).
Ekspos dipimpin langsung Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Rini Subantari, dihadapan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina serta Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.
Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Rini Subantari
“Eskpos yang kami laksanakan saat ini, untuk persiapan ekspos pengembangan kawasan ekonomi Mantuil dan sekitarnya oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dihadapan Pemerintah Pusat, pada Kamis 10 Februari 2022 di Jakarta mendatang,” ungkap Rini.
Menurut Rini, RDTR ini nantinya berbasis online sehingga apabila sudah disahkan. Maka, bagi pengusaha yang akan berinvestasi di kawasan ekonomi Mantuil tersebut dapat melihat RDTR tersebut.
“Saat ini Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin sudah siap untuk memberikan memaparan terhadap, kawasan ekonomi Mantuil tersebut,” ucapnya.
Untuk, lanjut Rini, dikawasan Mantuil yang bisa dikembangkan, seperti kawasan perindustrian, jaringan kereta api yang masuk ke dalam RTRW, serta kawasan Pelabuhan.
“Tiga sektor tersebut yang saat ini menjadi fokus dari Pemerintah Kota Banjarmasin,” katanya.
Rini mengatakan, nantinya setelah ekspos pengembangan kawasan ekonomi Mantuil dan sekitarnya oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dihadapan Pemerintah Pusat, maka akan ada bantuan dari Pemerintah Pusat.
“Bantuan yang akan diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap pengembangan kawasan ekonomi Mantuil dan sekitarnya sebesar Rp 1 M. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dewan Kesenian Kota Banjarmasin, mengusulkan nama tokoh seniman untuk dipakai sebagai nama menara pandang, yang dikenal sebagai objek wisata, yang berlokasi di Jalan Piare Tendean, siring sungai Martapura.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarmasin Hajriansyah, baru baru tadi mengatakan, selama ini warga hanya mengenal istilah tempat wisata ini hanya dengan sebutan menara pandang, dengan demikian pihaknya mengusulkan nama menara pandang ini diambil dari tokoh seniman Lamut yaitu Gusti Jamhar Akbar, yang pernah mendapat penghargaan Maestro Nasional, diera kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Gusti Jamhar Akbar ini wafat pada 28 Februari 2021 pada usia 79 tahun, maka dengan usulan nama itu, sebagai apresiasi bagi tokoh seni di kota ini,” ucapnya.
Hajriansyah mengatakan, adanya ide usulan nama Gusti Jamhar Akbar ini, untuk memberikan penghargaan atas jasanya yang sangat besar bagi kesenian dan kebudayaan daerah hingga akhir hayat.
Gedung menara pandang ini menurutnya, seperti memberikan pemandangan kondisi Kota Banjarmasin, maka sama halnya dengan seni Lamut, memberi pedoman tentang kesenian Banjar.
“Kami nilai Gusti Jamhar Akbar sang Maestro, patut diabadikan namanya untuk gedung milik Pemerintah kota ini, sebagai penghargaan,” katanya
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Noorlatifah menilai, usulan nama tokoh di gedung menara pandang, sangatlah diapresiasi. Terkait nama tokoh seni diabadikan pada gedung maupun jalan di kota ini, secara pribadi setuju, dengan syarat benar-benar dilakukan pengkajian.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Noorlatifah
“Tokoh seniman atau budayawan untuk nama, tentu sangat bagus, agar generasi muda dapat mengetahuinya,” ucap Lala (sapaan akrabnya).
Untuk diketahui, belum lama tadi, Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat dengar pendapat dengan Dewan Kesenian Banjarmasin, diantaranya usulan pembangunan gedung sekretariat Dewan Kesenian, kemudian rencana kegiatan aruh sastra tahun 2023 serta nama tokoh untuk menara pandang ini. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banjarmasin I kembali membuka layanan pajak yang beroperasi pada malam hari.
Hal ini untuk mempermudah pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi masyarakat yang bekerja di siang hari sehingga tidak mengganggu aktivitas mereka.
“Layanan Samsat malam ini sempat ditutup selama dua tahun karena pandemi COVID-19. Tapi sekarang sudah dibuka kembali untuk membantu memudahkan masyarakat membayar pajak setelah jam kerja di sore maupun malam hari,” kata Kepala UPPD Samsat Banjarmasin 1, Anni Hanisyah kepada wartawan, Kamis (3/2).
Kepala UPPD Samsat Banjarmasin I, Anni Hanisyah
Anni menjelaskan layanan Samsat malam hari tersebut di Kedai Samsat Bergerak yang berlokasi di Kantor UPPD Samsat Banjarmasin 1 di Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 yang buka mulai Senin sampai dengan Sabtu pada jam 16.00-21.00 WITA kecuali Kamis dan Minggu tutup.
“Jadi antusias masyarakat sangat tinggi. Hari pertama layanan dibuka pada Rabu malam 2 Februari, pendapatan pajak kendaraan mencapai Rp11 juta,” jelasnya.
Kedai Samsat Bergerak ini melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor serta pengesahan STNK satu tahunan dengan persyaratan yang sangat mudah yaitu hanya membawa KTP dan STNK asli.
“Semua kita layani termasuk melalui online. Jadi mereka datang cuma membawa notes pajak dan STNK untuk pengesahan. Insya Allah 5 menit selesai,” ucapnya.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, Kedai Samsat Bergerak ini juga ditargetkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Kalsel. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dari pantauan DPRD Banjarmasin, saat ini kondisi harga minyak goreng tidak merata di beberapa pasar tradisional di kota ini, berbeda halnya dengan di ritel-ritel modern.
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, dari hasil pemantauan secara pribadi di lapangan, harga minyak goreng untuk di seluruh ritel modern perliternya Rp14.000. Namun di beberapa pasar tradisional terjadi perbedaan, berkisar perliternya antara Rp17.000 dan Rp18.000.
Wakil Ketua Komisi II DPRD kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, saat memberikan komentarnya pada awak media
“Harga migor berbeda-beda ini, kita sudah komunikasikan dengan Kadisperdagin Kota Banjarmasin,” ucapnya kepada wartawan pada Kamis (3/2).
Disampaikan Bambang, dari hasil komunikasi dengan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, sejak 1 Februari 2022 tadi, dinas itu sudah melakukan pendataan stok minyak goreng di Banjarmasin. Dengan demikian Pemerintah bisa mengkalkulasi keperluannya. Hal ini bertujuan untuk tidak memberatkan masyarakat, apalagi masih dalam masa pandemi COVID-19.
“Kita minta Pemko terus mendata, tugas dewan hanya pengawasan,” katanya.
Lebih lanjut Bambang mengimbau, bagi seluruh lapisan masyarakat jangan membeli minyak goreng dari pihak ketiga, alangkah lebih baiknya ke distributor langsung. Karena distributor sudah melaksanakan penjualan, sesuai aturan pemerintah.
“Peran Pemko sangat besar untuk terus mengkampanyekan harga minyak goreng, agar diketahui masyarakat luas,” tutup Bambang. (NHF/RDM/RH)
BANJAR – Meski dalam situasi pandemi COVID-19, banyak rangkaian kegiatan positif yang dilakukan Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin dalam memperingati HUT nya yang Ke- 50.
Setelah sukses mengelar aksi donor darah Rabu (2/2) kemarin, kini Basarnas Banjarmasin menggelar gerakan penghijauan. Kegiatan penanaman pohon di objek Agro Wisata Taman Hutan Raya (TAHURA ) Sultan Adam Mandiangin Kabupaten Banjar pun dilaksanakan, Kamis (3/2) Pagi.
Dalam kegiatan bakti sosial berupa penanaman bibit pohon di objek Agro Wisata TAHURA Sultan Adam Mandiangin ini, di ikuti oleh 95 Orang peserta. Diantaranya ASN, PPNPN dan perwakilan anggota dharma wanita Persatuan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.
Diawali dengan penanaman bibit pohon oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad, kegiatan ini setidaknya menyediakan 150 bibit pohon produktif yang ditanam. Diantaranya bibit pohon Rambutan (Nephelium Lappaceum), Durian (Durio), Kelengkeng (Dimocarpus Longan), Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia), Mangga (Mangifera Indica), Alpukat (Persea Americana) dan Jambu Air (Syzygium Aqueum).
Kepala UPT TAHURA Sultan Adam Mandiangin Kabupaten Banjar Ainun Jariah mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, karena telah melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penanaman bibit pohon produktif.
“Saya mengapresiasi kegiatan penanaman bibit pohon pada hari ini dan berharap dapat memberikan sumbangsih kepada lingkungan, selain untuk manfaat penghijauan alam, setelah bibit pohon tumbuh besar masyarakat dapat memanfaatkan hasil dari pohon itu sendiri nantinya,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Barito (BPDASHL) Kalimantan Selatan Siswo. Ia juga sangat senang dengan kegiatan penghijauan yang melibatkan pihaknya ini. Menurut Siswo dalam kegiatan ini pihaknya memberikan dukungan dengan menyediakan bibit tanaman produktif untuk ditanam.
“Kami mempunyai tempat persemaian berbagai jenis bibit pohon untuk ditanam, dalam kegiatan BASARNAS kali ini kami support bibit tanaman produktif agar bisa ditanam dan cocok dengan karakteristik lahan di lokasi yang sudah ditentukan, nanti apabila ada lagi gerakan penghijauan seperti ini kami akan bantu dengan bibit pohon yang lebih bervariasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad menyampaikan, penanaman pohon ini selain untuk menyambut Hari Ulang Tahun Basarnas Ke-50 juga merupakan semangat BASARNAS untuk menyelamatkan bumi dengan gerakan menanam pohon.
“Jadi apa yang kita lakukan ini merupakan bentuk kepedulian Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin untuk menghijaukan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Dengan melakukan penanaman bibit pohon ini, ia berharap nantinya akan menghijaukan obyek Agro Wisata TAHURA Sultan Adam Mandiangin.
“Secara ilmiah setelah pohon ini besar, tentu akan menyumbang oksigen serta hasilnya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar, juga sebagai upaya dalam mencegah terjadi nya bencana banjir yang akhir-akhir ini menjadi tragedi setiap tahun yang di rasakan warga Kalimantan Selatan, semoga kita selalu terhindar dan dijauhkan dari marabahaya dan bencana alam,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini terlaksana juga karena adanya Kerjasama Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin dengan UPT TAHURA Sultan Adam Mandiangin Kabupaten Banjar sebagai penyedia lokasi penanaman, dan Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Barito (BPDASHL) Kalimantan Selatan sebagai penyedia bibit pohon yang akan ditanam. (SAR.BJM-RDM/RH)
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP), terkait persoalan taman edukasi di depan pusat perbelanjaan terbesar di kota ini.
Taman edukasi di depan pusat perbelanjaan Banjarmasin
Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, Rabu (2/2) sore menjelaskan, rapat dengar dengar pendapat ini melibatkan lintas Komisi, yaitu Komisi II, dan Komisi III Dewan Banjarmasin, dengan menghadirkan beberapa SKPD. Terkait membahas pembangunan taman edukasi di depan pusat perbelanjaan terbesar di kota ini yang dinilai tidak menguntungkan Pemerintah kota.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentar pada awak media
“Pada bulan Mei 2021 lalu, SKPD terkait tidak hadir, sekarang kami gelar lagi RDP,” ucapnya.
Disampaikan Yamin, dalam pembangunan taman edukasi, dinilai ada kejanggalan untuk perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga. Karena status kepemilikan lahan eks Sekolah Dasar (SD) Simpang Ulin tercatat sebagai aset pemerintah.
“Kita hanya minta penjelasan dari Pemko, lahan yang difungsikan sebagai aset daerah, tetapi telah dikerjasamakan dengan pihak ketiga,” jelas Yamin
Lebih lanjut Yamin menambahkan, saat ini keberadaan taman edukasi tidak hanya berupa taman. Namun juga ada kegiatan niaga berupa bangunan baliho. Dengan demikian kalau pemanfaatannya sebagai taman edukasi, maka haruslah sesuai peruntukannya.
“Hasil RDP ini, kami beri catatan ke Pemerintah kota yaitu, mengevaluasi kerjasama dengan pihak ketiga, agar pemanfaatan taman edukasi bisa menguntungkan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas akan berusia 50 tahun pada 28 Februari 2022 mendatang.
Disampaikan Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Al Amrad, dalam memperingati HUT Basarnas kali ini, pihaknya menggelar kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada Rabu (2/2) di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.
“Kegiatan ini kami adakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. Kami Bersama UTD PMI Kota Banjarbaru melaksanakan giat donor darah sebagaimana selama ini yang menjadi tugas Basarnas dalam memberikan bantuan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Al Amrad.
Ia juga memastikan akan selalu siap dalam membantu yang membutuhkan. Sehingga menurutnya, tugas seorang SAR bukan hanya mencari dan menolong, tetapi bagaimana membantu dengan berbagi.
“Kegiatan donor darah kali ini diikuti sebanyak 95 peserta. Semoga kegiatan tersebut dapat rutin dilaksanakan. Dan Kami berharap Pihak UTD RSUD Idaman Banjarbaru dan PMI Kota Banjarbaru dapat saling bersinergi dalam kegiatan serupa kedepannya,” harapnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kepala Urusan Umum Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin Amri Zuna Kurniawan menjelaskan, personil yang ikut dalam kegiatan donor darah Ini di antaranya ASN, PPNPN, dan di dukung juga oleh anggota Dharmawanita persatuan Kantor Pencarian Dan Pertolongan Banjarmasin.
“Sebanyak 95 orang peserta mengikuti giat ini. Dan sebelumnya dilakukan skrining oleh petugas dari UTD RSD Idaman Banjarbaru dan PMI Kota Banjarbaru, untuk memastikan kesehatan dan beberapa faktor yang harus sesuai standar untuk mendonor,” jelasnya
Selain itu direktur Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru dan ketua PMI Kota Banjarbaru, melalui Kepala Unit Transfusi Darah RSD Idaman Banjarbaru Rosida Arisanti, mengucapkan terimakasih atas partisipasi jiwa kemanusiaan SAR dengan terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami berterimakasih sekali atas partisipasi jiwa kemanusiaan rekan-rekan SAR, di rumah sakit kita sangat kekurangan stok kantong darah sehingga kami sangat bersyukur sekali ketika ada sumbangan bantuan darah, sehingga ketika pasien RSD Idaman Banjarbaru memerlukan darah maka kami sudah memiliki stok darah,” pungkasnya. (SAR.BJM-RDM/RH)
BANJARMASIN – Setelah beberapa bulan berlangsung Sekolah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Banjarmasin, saat ini terkonfirmasi ada tiga sekolah yang siswanya terpapar COVID-19.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto, kepada sejumlah wartawan, di Kantor Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Senin (31/1).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto
“Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menerima laporan dari pihak sekolah pada hari Minggu 30 Januari 2022, adanya siswa yang positif COVID-19,” ungkapnya.
Totok mengatakan, tiga Sekolah tersebut, yaitu, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, serta SMP Negeri 19.
“Karena ada siswa yang positif tersebut, maka untuk sekolah tatap muka dihentikan, untuk sementara waktu, selama 14 hari,” ucapnya.
Setelah itu, lanjut Totok, pihaknya akan melakukan evaluasi apakah PTM dilanjutkan atau tidak di sekolah-sekolah tersebut.
“Sekolah tersebut diberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Totok juga menghimbau, agar sekolah-sekolah di Kota Banjarmasin, memperhatikan kondisi kesehatan siswa siswa mereka.
“Dihimbau kepada seluruh sekolah yang ada di Kota Banjarmasin, agar memperhatikan kondisi kesehatan siswa mereka,” tuturnya.
Menurut Totok, apabila ditemukan siswa yang menunjukkan gejala seperti COVID-19, maka hendaknya siswa tersebut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Seluruh sekolah juga diminta untuk terus melaporkan, kondisi siswa siswa mereka, selama pembelajaran tatap muka berlangsung ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, dengan ditemukannya siswa yang terpapar COVID-19, maka sekolah tersebut ditutup atau pembelajaran tatap muka dihentikan.
“Sekolah yang siswanya terkonfirmasi COVID-19 maka sekolah sementara ditutup atau PJJ,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)