DPRD Banjarmasin : Maknai Hari AIDS Sedunia dengan Budayakan Pola Hidup Sehat

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin meminta dalam peringatan hari AIDS sedunia, dimaknai dengan membudayakan pola hidup sehat.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Zainal Hakim, kepada wartawan pada Rabu (1/12), ditengah masih pandemi COVID-19, kasus penderita HIV AIDS untuk kota Banjarmasin mengalami peningkatan sejak tahun 2020 lalu, bahkan penderitanya dari usia produktif antara 20 – 29 tahun, dengan demikian moment ini dapat dimaknai dengan semakin membudayakan hidup sehat.

“Faktor penyebab tingginya penularan virus HIV, diantaranya perilaku menyimpang dan sering bergonti-ganti pasangan dalam hubungan seksual, serta narkoba,” ucapnya.

Hakim menyampaikan, hingga sekarang ini penyakit HIV tidak ada obatnya, dengan adanya peringatan setiap tahun sebagai hari AIDS sedunia, sangatlah tepat. Artinya bukan hanya sekedar dijadikan seremonial, namun lebih dimaknai, untuk bersama-sama menerapkan pola hidup sehat.

“Kita jadikan momentum ini, untuk semakin menumbuhkan kesadaran setiap orang, terhadap ancaman HIV AIDS,” pintanya.

Lebih lanjut Hakim meminta, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, terus menerus melakukan sosialiasi kepada semua lapisan masyarakat, dalam upaya pencegahan sejak dini bahaya HIV AIDS. Selain juga edukasi protokol kesehatan 3M, karena masih pandemi COVID-19, serta memasuki musim penghujan tentunya, meningkatkan kewaspadaan yang tinggi, penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti.

“Peran Dinkes Kota sekarang sangat besar, bukan hanya berupaya menurunkan kasus HIV AIDS, kasus pasien COVID-19, serta juga mencegah penyakit DBD. Kami sebagai legislatif, tentu turut membantu dalam sosialisasi dan edukasi tersebut,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada bulan November 2021 lalu, Koalisi Peduli HIV AIDS Kalimantan Selatan, menyampaikan audiensi dan menyerahkan dokumen, bahwa data kasus HIV AIDS Kalsel per tanggal 30 Agustus 2021 mencapai 3.319 kasus, dan Kota Banjarmasin menempati posisi tertinggi yaitu sebanyak 2.514 kasus atau sekitar 75 persen dari total kasus. (NHF/RDM/RH)

Forwadek Banjarmasin Study Komparatif ke DPRD Kabupaten Banjar

BANJAR – Forum Wartawan Dewan Kota (Forwadek) Banjarmasin, melakukan study komparatif ke DPRD Kabupaten Banjar, Selasa (30/11).

Kasubbag Protokol dan Kehumasan Sekretariat DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Fahriansyah, kepada wartawan menyampaikan, selama ini jalinan kemitraan dengan media, khususnya di DPRD setempat berjalan sangat baik. Namun untuk lingkup Kabupaten, kemitraan menjadi satu dengan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Kasubbag Protokol dan Kehumasan Sekretariat DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Fahriansyah, (ditengah), saat memberikan komentarnya

“Jalinan sinergitas jadi satu dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik),” ucapnya.

Disampaikan Fahri, pola kemitraan selalu merangkul kebersamaan dengan media, baik cetak, elektronik, dan online, agar tetap terjaga dengan baik, kemitraan itu dituangkan dalam bentuk kontrak kerjasama. Kemudian mekanismenya relatif sama dengan yang dilaksanakan di DPRD Banjarmasin.

“Kami menyesuaikan anggaran dan tetap ada kesamaan persepsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Dewan Kota (Forwadek) Banjarmasin Bambang Santoso mengatakan, dari hasil study komparatif ini, sangat banyak informasi yang didapatkan, terutama terkait kerjasama dan kebijakan lembaga dalam menjaga kemitraan dengan media, supaya tetap terus berjalan dengan baik.

“Kita akan selalu menjaga hubungan kemitraan ini, untuk saling bersama-sama membangun kemajuan khususnya di kota seribu sungai,” tutupnya.

Foto bersama Forum Wartawan Dewan Kota Banjarmasin dengan Ketua DPRD Kabupaten Banjar dan media DPRD Kabupaten Banjar

Untuk diketahui, study komparatif Forum Wartawan Dewan Kota (Forwadek) Banjarmasin, diikuti sebanyak 17 media baik media cetak, elektronik, maupun online. (NHF/RDM/RH)

Pasar Batuah Banjarmasin Akan Direnovasi Total

BANJARMASIN – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perdagangan RI, akan merenovasi total
pasar Batuah yang berlokasi di kawasan Veteran Kelurahan Kuripan Kecamatan Banjarmasin Timur.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, meninjau pasar Batuah

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar kepada wartawan baru baru tadi, saat ini pihaknya sudah melakukan survey ke lapangan, sekaligus mendata jumlah pedagang pasar pasar Batuah, dengan alokasi dana sebesar Rp3,5 miliar.

“Kami beberapa kali survey ke lapangan, dan mendata pedagang sementara yang terkena dampak renovasi ada 150 pedagang,” ucapnya.

Disampaikan Tezar, lahan pasar Batuah ini merupakan milik Pemerintah kota dan cukup luas, dengan demikian dalam renovasi nanti, tentu akan menyesuaikan dengan anggaran yang diberikan dan jumlah kios, diupayakan semua pedagang dapat terakomodir.

“Dalam DED pasar Batuah, hanya satu lantai, dan akan ditata lebih rapi yaitu dibagi perblok dan kategori dagangan, diantaranya nanti ada klasifikasi pedagang buah, sayur, ikan, klontongan, dan konveksi,” ungkapnya

Lebih lanjut Tezar menambahkan, langkah pihaknya saat ini sedang mempersiapkan jadwal untuk sosialisasi kepada warga dan pedagang setempat, tentang rencana renovasi pasar Batuah. Mengingat di lahan itu selain pasar, ternyata kios yang mereka tempati, telah dijadikan sebagai tempat tinggal.

“Kita terus melakukan pendekatan secara persuasif, untuk relokasi sementara dalam pembangunan pasar itu,” tutupnya.

Seperti diketahui, pasar Batuah ini berdiri cukup lama, sehingga bangunannya terlihat sangat tua. (NHF/RDM/RH)

Revisi Perda Status PDAM Bandarmasih di DPRD Banjarmasin Telah Difinalisasi

BANJARMASIN – Kalangan legislatif telah memfinalisasi pembahasan, revisi perda perubahan status PDAM Bandarmasih.

Menurut Ketua Panitia Khusus (Pansus) revisi perda perubahan status PDAM Bandarmasih Faisal Heriyadi, kepada wartawan baru-baru tadi, dengan telah selesainya pembahasan payung hukum ini, maka nantinya badan hukum Perusahaan Daerah (PD) menjadi perusahaan perseroan daerah (perseroda).

“Dengan nanti disahkan menjadi Perda, dan perubahan status badan hukum menjadi perseroda. PDAM Bandarmasih berganti nama menjadi PT Air Minum Bandarmasih,” ucapnya

Faisal menyampaikan, setelah nanti
disahkan menjadi peraturan daerah (Perda), kalangan legislatif tidak terlibat, dalam proses seleksi direksi, menyesuaikan peraturan pemerintah, pengurus partai politik dan anggota parpol, dilarang terlibat, sebagai tim seleksi direksi.

“Calon direksi hanya menyampaikan visi dan misi ke DPRD Banjarmasin. Selanjutnya ditindaklanjuti kewenangan dari tim seleksi,” ucap Faisal.

Politisi PAN DPRD Kota Banjarmasin ini berharap, dengan berubahnya status PDAM Bandarmasin, ke depan dapat semakin meningkatkan pelayanan air bersih bagi seluruh masyarakat kota Banjarmasin dan memberikan manajemen yang lebih baik.

“PDAM Bandarmasih sudah layak naik level yang sebelumnya PD menjadi PT,” pungkasnya. (NHF/RDM/RH)

Pajak Rumah Makan dan Restoran di Banjarmasin Diklasifikasikan

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin mengusulkan, besaran perda pajak restoran dan rumah makan tidak disamakan 10 persen.

Menurut Ketua Panitia Khusus (pansus) Raperda Pajak Daerah DPRD Kota Banjarmasin Bambang Yanto Permono, kepada wartawan baru-baru tadi, dari hasil rapat sementara dengan pihak Pemerintah Kota, telah diusulkan besaran pajak restoran dan rumah makan akan diklasifikasikan besar dan kecil usahanya, dengan demikian tidak disamakan penarikannya sebesar 10 persen.

“Kita tidak ingin ada kesamaan pajak yang ditarik, maka harus jelas klasifikasi usahanya,” ucapnya.

Disampaikan Bambang, penyesuaian besaran penarikan pajak memang menjadi komitmen bersama pemerintah kota, karena kondisi masih pandemi COVID-19, sehingga dijadwalkan rapat berikutnya, dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Banjarmasin.

“Kami ingin mengetahui, keseluruhan jumlah rumah makan dan restoran di kota ini, sesuai bentuk usahanya,” jelas Bambang.

Politisi Demokrat DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, dalam pembahasan pansus raperda pajak daerah, ke depan penarikan pajak akan difokuskan pada satu instansi, yaitu Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, tidak lagi banyak dinas yang menanganinya. Selama ini pajak tempat hiburan malam, item pajaknya terpisah, mulai dari menyediakan makan dan minum ditarik pajak, diskotik atau pub dikenakan pajak.

Selain itu juga diusulkan dirangkum satu pajak, terdiri dari perda pajak restoran dan rumah makan, perda sarang burung walet, reklame, perda pajak parkir, perda pajak hiburan malam dan perda pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Banyaknya item pajak menyulitkan pemungutan, dengan demikian sangat tepat, akan fokus penarikan pajak daerah, satu dinas saja yaitu Bakueda Banjarmasin,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Warga Belitung Siap Menjaga Keamanan Lingkungan Mereka

BANJARMASIN – Dit Interkam Polda Kalsel mengajak warga Belitung, Kota Banjarmasin, untuk dapat menjaga keamanan dilingkungan tempat tinggal mereka. Ajakan tersebut, disampaikan pada saat gelar Bakti Sosial (Baksos) kepada warga masyarakat Belitung Darat, Kota Banjarmasin.

Penyerahan bantuan paket sembako untuk warga Belitung secara langsung

Kegiatan di pimpin oleh Kanit 2 Subdit Kamneg Dit Intelkam Polda Kalsel Kompol M Sukar dan Anggota Dit Intelkam dan Personel Bhabinkamtibmas Polsek Banjarmasin Barat, Jumat (26/11).

“Pada kegiatan saat ini, melaksankan kegiatan silaturahmi dengan masyarakat disepanjang Jalan Belitung ini,” ungkap Sukar.

Dengan maksud, lanjutnya, untuk menjaga keamanan diwilayah sekitar.

“kami mengajak warga Belitung untuk dapat menjaga keamanan dilingkungan setempat, serta menyerahkan paket bantuan,” ujarnya.

Hasil monitoring pihakya saat ini dikawasan Belitung sudah cukup ramai. Oleh karena itu, keamanan dikawasan tersebut perlu untuk dijaga secara bersama sama.

Menurut Sukar, pada setiap kesempatan pertemuan dengan warga, pihaknya selalu mengajak warga untuk terus menerapkan protokol kesehatan COVID-19, karena sampai saat pandemi COVID-19 masih berlangsung.

“Kepada seluruh warga dikawasan Belitung untuk dapat terus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan ketat, demi keamanan bersama sama,” ucap Sukar.

Warga juga, tambahnya, diminta untuk cepat melaporkan kejadian yang tidak diinginkan kepada pihak kepolisian.

“Kami juga menghimbau kepada warga untuk tidak membawa senjata tajam, tidak mengkonsumsi minuman keras, tidak menggunakan obat obatan terlarang, serta lainnya,” kata Sukar.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan Paket Sembako kepada warga masyarakat serta penyampaian beberapa pesan Kamtibmas diantaranya agar warga masyarakat dapat berperan serta dalam menjaga Sitkamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Banjarmasin khususnya wilayah Belitung Darat. (SRI/RDM/RH)

Kompetisi Gateball Kalsel-Teng Digelar di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pada Peringatan Hari Bakti PU ke 76 cabang olahraga (Cabor) Gateball melaksanakan kompetisi untuk tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dan Tengah.

Kompetisi Gateball Kalsel-Teng di Kota Banjarmasin

Pelaksanaan pertandingan di lapangan Gateball Manuntung PJN Wilayah 1 Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin, pada Jumat (26/11).

Ketua Gateball Kota Banjarmasin Arifin Noor mengatakan, dilaksanakannya lomba olahraga Gateball ini, untuk memperingati Hari Bakti PU ke 76.

“Kompetisi Gateball Kalsel-Teng ini, untuk menambah erat silaturahmi antar peserta lomba, mengingat lomba ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari PU ke 76,” ujarnya.

Arifin berharap, pada pelaksanaan lomba ini dapat berjalan dengan lancar Mengingat lomba Gateball ini diikuti oleh peserta dari Provinsi Kalimantan Selatan serta Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kami berharap lomba ini dapat berjalan lancar dan sukses. Dan kami juga berharap pada kompetisi ini dapat melahirkan atlet atlet handal untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kompetisi Gateball Kalsel-Teng Harliansyah mengatakan, pada pelaksanaan Kompetisi Gateball Kalsel-Teng ini, pihaknya tentu mengharapkan akan lahir atlet atlet handal.

Sehingga, lanjutnya, atlet tersebut dipersiapkan untuk dapat mengikuti pertandingan lebih tinggi lagi, seperti ke ajang nasional.

“Karena itu kami mulai saat ini terus mempersiapkan atlet atlet Gateball Provinsi Kalimantan Selatan, untuk dapat mengikuti pertandingan Gateball Nasional,” ucap Harliansyah. (SRI/RDM/RH)

HUT PGRI 2021 : Pandemi COVID-19 Diharapkan Melandai

BANJARMASIN – Moment peringatan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 76 tahun, diharapkan pandemi COVID-19 dapat segera melandai.

Kepada Abdi Persada FM Kepala SDN Sungai Miai 10 Jihansyah pada Kamis (25/11) mengatakan, memasuki tahun kedua dalam peringatan HUT PGRI yang masih dalam suasana pandemi COVID-19, sangat berdampak besar terhadap dewan guru dalam mendidik para siswa-siswinya. Biasanya pembelajaran tatap muka setiap hari dan secara langsung, sekarang metode belajar berubah menjadi online. Namun seiring berjalan waktu dan gencarnya proses vaksinasi, pembelajaran tatap muka (PTM) akhirnya dapat dilakukan walau terbatas.

“Sistem PTM terbatas ini dinilai belum maksimal, karena durasi waktu dan jumlah kalangan pelajar dikurangi, namun berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi anak bangsa, sehingga kami berharap pandemi COVID-19 dapat segera melandai,” tuturnya

Jihansyah menjelaskan, hampir dua tahun pandemi COVID-19, dunia pendidikan tetap harus berjalan, dengan berbagai inovasi, kreativitas, dan dedikasi para guru, dalam mewujudkan pendidikan yang lebih bagus untuk regenerasi, meski penuh dengan keterbatasan. Dirinya berharap kalangan pelajar, tidak ketinggalan dalam pembelajaran tersebut.

“Kita apresiasi para guru punya trik dalam memberikan metode belajar yang nyaman bagi siswa-siswi, dan bangga orangtua mendukung sepenuhnya,” jelas Jihansyah.

Lebih lanjut Jihansyah menambahkan, selain persoalan keterbatasan mendidik kalangan pelajar, akibat pandemi COVID-19, kedepan para guru honorer diharapkan dapat diupayakan Pemerintah Daerah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), minimal diangkat Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja, karena masih banyak guru honorer yang mengabdi, mulai dari 5 tahun bahkan sampai dengan 15 tahun, belum menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan PPPK yakni terkendala formasi.

“Para guru honorer ini mengajar tidak hanya di sekolah pinggiran mengajar, juga sekolah yang berada di tengah kota,” pungkasnya. (NHF/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Martapura

BANJAR  – TNI AL dan Lanal Banjarmasin kembali menggelar serbuan vaksinasi maritim di Perumahan Griya Mustika Permai Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar pada Kamis (25/11). Vaksinasi ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19 secara totalitas di wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam serbuan vaksinasi kali ini, TNI AL – Lanal Banjarmasin menurunkan sebanyak 16 Tenaga Kesehatan (Nakes) gabungan dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin yang diharapkan mampu melayani para masyarakat yang ingin bervaksin.

Vaksinasi Maritim di Kec Martapura

Saat meninjau, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko M.Tr. Hanla mengungkapkan apresiasi kepada para warga yang antusias untuk bervaksin demi menjaga hidup sehat agar terhindar dari serangan Virus Corona.

“Besar harapan, dengan adanya Vaksinasi Massal ini dapat bermanfaat dengan baik, kepada warga jangan takut ataupun ragu – ragu untuk mendatangi tempat Vaksinasi yang sudah ditentukan dan lebih patuh terhadap protokol kesehatan, supaya dampak musim Pandemi ini segera berakhir dengan tuntas,” ungkap Herbiyantoko.

Danlanal Banjarmasin menambahkan, Lanal Banjarmasin kembali menggelar vaksinasi maritim, mengingat antusiasme warga untuk mendapatkan Vaksin belum surut, sehingga Lanal Banjarmasin akan terus menggalakkan pemerataan Vaksinasi massal dilapisan masyarakat, guna meningkatkan imun tubuh agar terhindar dari serangan Wabah COVID-19 dan meminimalisir bertambahnya angka penderita COVID-19.

“Kepada warga yang belum terjamah, jangan merasa khawatir ataupun ragu untuk bervaksin demi menjaga kesehatan, supaya musim pandemi ini segera berlalu dan berakhir dengan tuntas, menuju tatanan kehidupan yang baru dan normal,” tutup Herbiyantoko.

Untuk diketahui, vaksinasi maritim yang ke 61 kali ini, Lanal Banjarmasin telah berhasil memvaksin sebanyak 19.345 warga. (HUMASTNI AL – MRF/RDM/RH)

PT PLN Persero Berikan Bantuan Lemari Pendingin Plasma Darah Untuk PMI Banjarmasin

BANJARMASIN – Dalam rangka berpartisipasi memberikan pelayanan terbaik kepada warga di Kota Banjarmasin, dalam hal pelayanan donor darah salah satunya plasma darah. Maka, PT PLN Persero menyerahkan bantuan lemari pendingin untuk penyimpanan plasma darah ke PMI Kota Banjarmasin.

Penyerahan bantuan diserahkan di Kantor PMI Kota Banjarmasin, Kamis (25/11). Dan, diterima langsung oleh Ketua PMI Kota Banjarmasin Rusdiansyah, serta Kepala Unit Donor Darah (UDD) Kota Banjarmasin dr Aulia Ramadhan Supit.

Ketua PMI Kota Banjarmasin Rusdiansyah mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh BUMN PT PLN Persero berupa lemari pendingin untuk penyimpanan darah plasma.

“Kami tentunya mengucapkan terimakasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan kulkas untuk plasma darah,” ucapnya.

Menurut Rusdiansyah, bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian dari PT PLN terhadap PMI Kota Banjarmasin.

“Bantuan yang diberikan ini sebagai bentuk dukungan dari PLN,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah dr Aulia Ramadhan Supit mengatakan, dengan adanya lemari pendingin untuk penyimpanan darah plasma ini, maka darah plasma tersebut akan semakin awet hingga 1 tahun.

“Dengan adanya lemari pendingin tersebut maka penyimpanan plasma darah akan semakin lama lagi,” ucapan.

Sehingga, lanjutnya, dengan adanya bantuan dari PLN ini sangat membantu pihaknya dalam meningkatkan mutu pelayanan untuk darah plasma di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version