PERUMDA PALD BANJARMASIN PERLU DANA PENYERTAAN MODAL 11 M

BANJARMASIN – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengolahan Air Limbah Domestik (PALD), memerlukan penyertaan modal sebesar Rp11 miliar.

Kepada sejumlah wartawan, Direktur Utama Perumda PALD Banjarmasin, Endang Waryono, Rabu (6/4) mengatakan, besarnya dana itu digunakan untuk operasional dan penambahan jaringan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL). Rencananya penyertaan modal direalisasikan, untuk pembangunan jaringan
perpipaan dapat terealisasi tahun 2022 ini di kawasan jalan A Yani, karena sebelumnya sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.

“Kita akan fokus bangun jaringan perpipaan disepanjang jalan A Yani Kilometer satu sampai tiga, karena kawasan itu merupakan kawasan bisnis dan perhotelan,” ucapnya.

Disampaikan Endang, saat ini pendapatan perusahaan di bidang sanitasi dan limbah hanya sekitar Rp260 juta tiap bulan, dari cakupan 5.600 pelanggan, terdiri dari pelanggan MBR dan bisnis. Dengan nanti dilakukan pemasangan perpipaan limbah di jalan A Yani terealisasi, maka dipastikan menambah pemasukan kas daerah (PAD).

“Kami ingin di kawasan A Yani nanti, pihak hotel, niaga dan perkantoran menjadi mitra Perumda PALD,” katanya

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah menilai,
pembangunan perpipaan sangatlah tepat, sebagai upaya peningkatan PAD kota Banjarmasin dari perusahaan limbah. Pihaknya akan mengusulkan penyertaan modal Rp11 miliar untuk Perumda PALD pada perubahan APBD 2022.

“Kalau anggarannya masih memadai, akan diusulkan permodalan, dan kami sarankan
komplek perumahan baru, termasuk ruko dan hotel-hotel, akan berlangganan PALD,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Urun Rembuk Sikapi Kelangkaan Minyak Goreng, DPRD Dorong Pemerintah Hadirkan Solusi Jangka Panjang

Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Kalsel sama-sama menghadirkan solusi jangka panjang terkait permasalahan kelangkaan minyak goreng di tengah masyarakat Kalsel.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, M. Syaripuddin dalam gelaran Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pada Rabu, (6/4) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK.

“Kami berharap pemerintah dapat menyajikan solusi untuk kelangkaan minyak goreng ini. Tidak hanya jangka pendek, namun juga jangka menengah dan panjang. Karenanya, kami sangat megharapkan kolaborasi antar SKPD untuk mewujudkan aksi nyata yang dirasakan di tengah-tengah masyarakat,” ungkap politisi partai PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Dhin tersebut.

Sebelumnya, dalam RDP tersebut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H. Birhasani melaporkan perkembangan terkini bahwa persediaan minyak goreng kemasan di pasaran, diakuinya untuk kebutuhan masyarakat tiga bulan ke depan diproyeksikan masih tercukupi.

“Kita lihat untuk saat ini ketersediaan minyak goreng dari pihak distributor mencapai 790 ribu lebih, jika dibagi berdasarkan rata-rata kebutuhan warga kalsel, ditambah dengan kemungkinan lonjakan permintaan pada ramadan dan hari raya idul fitri sebesar 10 sampai 15 persen, maka untuk tiga bulan ke depan masih bisa cukup,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK berharap untuk terus mengawal ketersediaan dan keterjangkauan harga sehingga tidak menimbulkan kelangkaan kembali setelah tiga bulan ke depan.

“Kita semua berharap harga dapat stabil, makanya rencana jangka panjang terkait kelangkaan minyak goreng ini harus dipikirkan,” kata Politisi Partai Golkar itu.

Selain itu, Supian HK juga mengharapkan pemerintah juga mendorong pengusaha lokal untuk berpartisipasi untuk membuat produk minyak goreng ini.

“Terlebih juga kepada Dinas Perkebunan agar bisa memetakan potensi kelapa sawit yang ada di Kalsel,” jelasnya.

Untuk diketahui, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat dengar pendapat tentang permasalahan kenaikan harga minyak goreng di ruangan rapat gedung B DPRD Kalsel di Banjarmasin, Rabu (6/4). Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin dan anggota Dewan. Turut hadir yaitu Kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani, Dinas Perindustrian Kalsel, Kepala Dinas Sosial Kalsel Siti Nuriyani, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Polda Kalsel serta Polresta Banjarmasin. (NRH/RDM/APR)

PEMKO BANJARMASIN LAKUKAN PENGKAJIAN TERHADAP TARIF PDAM BANDARMASIH

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini melakukan pengkajian, terhadap tarif PDAM Bandarmasih, berdasarkan SK Gubernur Kalsel mengenai tarif atas dan tarif bawah.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman mengatakan, untuk kenaikan harga tarif PDAM Bandarmasih masih dalam kajian Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Saat ini Pemko Banjarmasin masih melakukan pengkajian terhadap SK Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, terhadap pemberlakuan tarif atas dan tarif bawah. Yang akan diberlakukan pada tarif PDAM Bandarmasih,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Rabu (6/4).

Menurut Ikhsan, Pemerintah Kota Banjarmasin tidak ada rencana, untuk menaikkan tarif PDAM Bandarmasih tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan pengkajian.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhsan juga mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini juga melakukan evaluasi kebocoran air PDAM Bandarmasih.

“Saat ini kami melakukan evaluasi terhadap tingkat kebocoran air PDAM Bandarmasih,” ucapnya.

Mengingat, lanjut Ikhsan, kebocoran tersebut dapat merugikan. Sehingga, Pemerintah Kota Banjarmasin meminta agar kebocoran air dapat ditekan oleh PDAM Bandarmasih.

“Untuk tingkat kebocoran air PDAM Bandarmasih mencapai 30 persen,” ucap Ikhsan. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN APRESIASI PASMUR RAMADHAN

BANJARMASIN – Kalangan legislatif mengapresiasi langkah Pemerintah kota, menggelar pasar murah Ramadhan.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan pada Rabu (6/4) menjelaskan,
dari hasil rapat pembahasan LKPj tahun 2021 dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Banjarmasin, selama bulan Ramadhan ini menggelar pasar murah digelar sebanyak 17 titik, tersebar di semua Kecamatan.

“Pasmur ini sangat tepat, untuk membantu warga yang memerlukan bahan pokok,” ucapnya

Disampaikan Awan, biasanya dalam menjalani ibadah di bulan puasa, keperluan seperti minyak goreng dan gula pasir, sangatlah prioritas bagi warga, untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

“Kita sarankan lebih baik lagi, pasmur Ramadhan digelar di 52 Kelurahan,” katanya

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, kegiatan pasar murah digelar mulai di Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Selatan dan di 15 titik lainnya, dengan menjalin kerjasama CSR.

“Satu paket minyak goreng dan gula pasir harganya Rp70 ribu, hanya Rp55 ribu dijual, karena disubsidi Rp 15ribu, ada sebanyak 9.500 paket disediakan,” ungkapnya.

Tezar berharap, kegiatan pasar murah ini, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama keperluan dua komoditi berupa minyak goreng dan gula pasir.

“Minyak goreng dan gula pasir tidak langka lagi, tapi harga dipasaran masih tinggi,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

DI UPTD PELABUHAN PERIKANAN BANJARMASIN STOK IKAN MENCUKUPI SELAMA BULAN RAMADHAN

BANJARMASIN – Untuk kebutuhan ikan laut segar di wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya mencukupi. Pasokan ikan tersebut, dari UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurbani Yusuf mengatakan, untuk ketersediaan stok ikan laut segar mencukupi, selama Bulan Ramadhan ini.

“Selama Ramadhan pasokan ikan laut terpenuhi,” ucap Nurbani.

Menurut Nurbani, stok ikan laut segar yang ada saat ini, dapat memenuhi kebutuhan ikan laut segar untuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

“Terpenuhinya ikan laut segar tersebut, dikarenakan saat ini sedang masa tangkap ikan laut segar,” ujarnya.

Jenis ikan laut yang banyak masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, jenis tongkol, peda/kembung, serta lajang.

“Untuk jenis ikan laut segar yang banyak dipasok ke UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, yaitu, jenis ikan tongkol, peda, serta lajang,” ungkapnya.

Ketiga jenis ikan laut segar ini, merupakan jenis ikan yang digemari oleh masyarakat.

“Saat ini untuk kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin ini, hampir setiap hari,” ucap Nurbani. (SRI/RDM/APR)

Polda Kalsel Ukir Prestasi, 7 Satker dan Satwil Raih Penghargaan KPPN Banjarmasin

Banjarmasin – Keberhasilan Polda Kalimantan Selatan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Banjarmasin.

Pemberian penghargaan itu berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, yang dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro, Auditor Itwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Banjar.

“Pada prinsipnya, penghargaan yang diberikan KPPN Banjarmasin hari ini, merupakan salah satu bentuk apresiasi buat Polda Kalsel terlebih selama ini belum pernah ada,” terang Wakapolda Kalsel, Selasa (5/4) siang.

Selain itu, lanjutnya, penghargaan yang diperoleh ini juga menjadi motivasi untuk Satker dan Satwil Polda Kalsel lainnya.

“Paling tidak dengan nilai sangat bagus, yang sudah bagus menjadi sangat bagus, itu yang menjadi perhatian Kita selaku Pimpinan Polri di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dengan penghargaan yang ditorehkan ini, Wakapolda berharap upaya untuk mempertahankan capaian predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) di lingkungan Polri selama 8 kali berturut-turut dapat terwujud.

Sementara itu Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro mengatakan, tahun 2021 merupakan tahun yang luar biasa bagi Polda Kalsel karena atas kinerjanya berhasil meraih penghargaan dengan 7 kategori.

Dari tujuh kategori itu, ada kategori “Kuasa Pengguna Anggaran Terbaik” diberikan KPPN Banjarmasin kepada Polda Kalsel yang merupakan hal luar biasa, dan ini sebagai bentuk fokus perhatian Pimpinan dalam pengelolaan APBN tahun 2021.

Selain itu prestasi yang sangat luar biasa juga didapat dari kategori “Bendahara Pengeluaran” yang menjadi Bendahara terbaik, dan ini akan menjadi pemacu untuk memberikan kinerja yang lebih baik tidak hanya di lingkup Polri namun juga instansi lainnya.

Apresiasi pun diberikan KPPN Banjarmasin atas capaian kategori “Pengelolaan Hibah”, karena dengan hibah yang sangat banyak, Satker dilingkup Polda Kalsel dengan kinerja pencatatan dan pertanggungjawabannya mampu dilaksanakan dengan sangat baik dan luar biasa.

Adapun penerima penghargaan di lingkup Polda Kalsel dari KPPN Banjarmasin tersebut diantaranya :
1) Biro SDM Polda Kalsel (Terbaik Dalam Pengelolaan Hibah Tahun 2021).
2) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik I Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
3) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik II Pengelolaan Dokumen Pencarian Anggaran Tahun 2021)
4) Penda I Rizali Hadi – Rumkit Bhayangkara Banjarmasin (Terbaik I Bendahara Pengeluaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
5) Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K. – Sat Brimob Polda Kalsel (Terbaik I Kuasa Pengguna Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
6) Polres Banjarbaru (Terbaik II Capaian Output Tahun 2021 Target Output Sedang)
7) Polres banjar (Terbaik II Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar). (POLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

PEMKO BANJARMASIN GELAR PASAR MURAH RAMADHAN DI KANTOR KECAMATAN BANJARMASIN BARAT

BANJARMASIN – Naiknya harga bahan pokok sembako di pasaran saat ini, membuat Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan selama Bulan Ramadhan melaksanakan Pasar Murah. Seperti, pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan di halaman Kecamatan Banjarmasin Barat.

Pasar Murah Ramadhan ini dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Selasa (5/4).

“Dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, tujuan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan ini, tentu untuk membantu masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Barat, untuk mendapatkan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.

Warga antri membeli minyak goreng

Harga minyak goreng dijual berkisar Rp21.000 yang biasa di pasaran dijual seharga Rp24.000 perliter, gula dijual Rp12.800 sampai Rp13.000 per kilo dipasaran dijual Rp13.500 – Rp14.000 perkilo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, alasan dilaksanakan Pasar Murah Ramadhan selama Bulan Ramadhan, dikarenakan harga bahan pokok mengalami kenaikan di pasaran.

Dengan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mendapatkan harga distributor.

“Selama Bulan Ramadhan ini, Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin akan menggelar Pasar Murah Ramadhan sebanyak 16 titik, 4 titik dengan sistem Bazar, sedangkan sisanya Pasar Murah Ramadhan biasa,” ucap Tezar. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN GELAR RDP TERKAIT LKPj WALIKOTA TAHUN 2021

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan SKPD dilingkup Pemerintah kota.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menjelaskan, pembahasan rapat ini, menyikapi pengajuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun 2021, yang diajukan pada Kamis (24/3) lalu.
Rapat LKPj ini di bahas masing-masing empat komisi sesuai dengan mitra kerjanya, digelar mulai Senin (4/4) sore kemarin, dijadwalkan hingga pekan depan.

“Sebelumnya Senin (4/4) pagi, kami gelar rapat paripurna pembentukan susunan alat kelengkapan dewan, dilanjutkan penyampaian raperda inisiatif tentang penyelenggaraan toleransi kehidupan bermasyarakat,” ucapnya, Selasa (5/4).

Wakil Ketua DPRD kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentarnya

Yamin menjelaskan, selama pelaksanaan rapat LKPj ini, berjalan lancar dan tertib, meski pada bulan suci Ramadhan, tidak mengganggu dalam beraktifitas, terbukti kehadiran anggota dewan dan Kepala Dinas bersama Kabid dan Kasinya tepat waktu.

“Kita ingin terjalin sinergitas dari kalangan legislatif, yang baru saja berubah posisinya di alat kelengkapan dewan, dengan pihak eksekutif,” katanya

Lebih lanjut politisi Gerindra DPRD Banjarmasin ini menambahkan, hasil rapat
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun 2021, akan disampaikan ke unsur pimpinan untuk diberikan rekomendasi, melalui nantinya disampaikan dalam rapat paripurna, dan ini tentu mewujudkan pembangunan di kota seribu sungai lebih terarah.

Suasana Rapat Pembahasan LKPj di Komisi II DPRD Banjarmasin

“Mari bersama-sama membangun kota ini, untuk menjadikan maju terdepan dari kota besar lainnya,” tutup Yamin.

Untuk diketahui, dari hasil rapat paripurna
pembentukan susunan alat kelengkapan dewan, Komisi I dipimpin Faisal Heriyadi, Komisi II Awan Subarkah, Komisi III Hilyah Aulia, Komisi IV Saut Nathan Samosir. Sedangkan jabatan Badan Kehormatan (BK) Muhammad Isnaini dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Darma Sri Handayani. (NHF/RDM/APR)

Jual Minyak Goreng Murah, Pasmur Gatriwara Kalsel Diserbu Warga

Banjarmasin – Baru hitungan detik dibuka oleh Ketua Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Kalsel, Faridah Supian HK didampingi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Pasar Murah Ramadhan 1443 Hijriah yang digelar di halaman belakang kantor “Rumah Banjar” diserbu warga, Selasa (5/4).

Mereka rela antri dan berdesakan berebut minyak goreng murah yang disediakan di satu stand khusus dan dijual hanya dengan harga Rp21.000 – Rp22.000 perliternya. Tak hanya itu, warga pun semakin membludak setelah Ketua DPRD Kalsel membeli beberapa dus minyak goreng dan dibagikan secara cuma-cuma kepada warga.

Ketua Pelaksana Pasar Murah Gatriwara Kalsel, Sanita M Syaripuddin, mengungkapkan ada sekitar 40 kios yang berpartisipasi dengan menjual berbagai produk, mulai dari produk makanan segar, sembako, hingga makanan beku dan peralatan makan. Termasuk minyak goreng berbagai merek dan gula pasir yang saat ini dibutuhkan warga.
Menurutnya pasar murah digelar untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran. Apalagi di bulan Ramadhan seperti saat ini, dimana kebutuhan pokok meningkat.

“Kita berharap kegiatan ini setidaknya dapat membantu masyarakat kita yang kesulitan karena harga minyak goreng kemasan meningkat dua kali lipat,” ungkapnya didampingi Ketua Gatriwara Kalsel, Faridah Supian HK dan Bendahara Gatriwara Kalsel, Yuana Dewi M Yani Helmi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK memberikan apresiasi kepada Gatriwara Kalsel yang telah menggelar kegiatan tersebut. Ia juga meminta agar pasar murah ini kembali digelar di akhir Ramadhan, termasuk juga melibatkan para Wakil Rakyat lainnya di “Rumah Banjar” dan para pengusaha untuk berkolaborasi membantu warga memenuhi kebutuhannya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Mudah-mudahan jelang lebaran nanti juga ada kegiatan serupa dari Gatriwara, mengingat kebutuhan juga akan meningkat,” tuturnya.

Pasar Murah Gatriwara juga diikuti oleh instansi lain, seperti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel serta Bulog. (NRH/RDM/APR)

Polda Kalsel Bongkar Aksi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Delapan Tersangka Ditangkap

Banjarmasin – Sistem monitoring dan pengawasan ketat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi kembali membuahkan hasil, dengan terbongkarnya aksi penyalahgunaan BBM atas Solar Subsidi di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pengungkapan kasus penyimpangan BBM Bersubsidi ini terwujud atas kerjasama yang baik antara Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel dan Polres Jajaran yang berhasil menangkap 8 (delapan) pelaku. Dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan 3.075 liter Solar dengan total kerugian mencampai Rp. 14.182.500,- (Empat belas juta seratus delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah).

Kedelapan pelaku tersebut berinisial AS, DA, BU, SA, RS, HY, SU, dan AR. Mereka ditangkap di lokasi dan wilayah berbeda.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa’i di Banjarmasin, pada Selasa (5/4).

Ia menuturkan, selain Ditreskrimsus Polda Kalsel, Polres yang turut serta mengamankan para tersangka diantaranya Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Hulu Sungai Tengah, dan Polres Balangan.

Dikatakan oleh Kabid Humas, modus yang dipakai para pelaku adalah melakukan pengisian secara berulang – ulang untuk di jual kembali melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Pada saat melakukan pengisian, para pelaku menggunakan jerigen dan drum kosong, bahkan mobil yang telah di modifikasi tangkinya pun digunakan para pelaku agar bisa menampung banyak BBM jenis solar,” ujarnya.

Selain mengamankan 3.075 liter solar dan 8 tersangka, polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti Mobil dan truk lengkap dengan STNK, struk pembelian, jerigen, drum, tangki modifikasi, pompa air, dan uang tunai. (BIDHUMASPOLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version