300 Lebih Personel Dikerahkan Dalam Pengamanan Haul Guru Sekumpul ke 18 di Kampung Keramat

BANJAR – Lebih dari 300 personel dikerahkan dalam pengamanan arus lalu lintas pelaksanaan Haul Akbar Guru Sekumpul ke 18 yang diselenggarakan di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Kampung Keramat, Kertak Baru, Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam.

Kepala UPT Terminal Tipe B Dishub Kalsel, Tommy Hariyadi, saat bertugas mengamankan arus lalin di A Yani Km 41 Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar

“Seluruhnya tergabung dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan,” ujar Kepala UPT Terminal Tipe B Dishub Provinsi Kalsel, Tommy Hariyadi saat bertugas di Jalan A Yani simpang tiga Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar.

Jalan Darussalam – Pesayangan menjadi jalur utama Wapres Ma’aruf Amin dan rombongan untuk mengikuti kegiatan haul akbar ke 18 Guru Sekumpul

Ia menuturkan, titik petugas yang diturunkan terdapat dibeberapa titik yakni berada di Antasan Senor, Kampung Melayu dan Tungkaran.

“Tujuannya agar memudahkan jamaah agar bisa menuju lokasi pelaksanaan haul melalui beberapa jalur alternatif yang bisa dilalui,” ungkapnya.

Sementara itu, petugas dari Satlantas Polres Banjar, Aipda Subianto, menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan pihaknya menutup akses jalan simpangan Pesayangan (Darussalam).

“Karena mengantisipasi kedatangan Wakil Presiden RI KH Ma’aruf Amin. Jadi, jamaah kami alihkan dari Darussalam ke Martapura Lama,” tuturnya.

Dari pantau Abdi Persada FM di lokasi, puluhan personel TNI, Polri dan Dinas Perhubungan dengan dibantu relawan setempat terus melakukan pengaman arus lalu lintas. Hingga, terjadi arus balik pukul 22.30 hingga selesai 23.30 WITA.

Diketahui, Jalan Ahmad Yani Km 41 Simpang Tiga Darussalam – Pesayangan Martapura merupakan jalur alternatif utama Wakil Presiden KH Ma’aruf Amin menuju lokasi kegiatan Haul Akbar ke 18 Guru Sekumpul di Kampung Keramat, Kertak Baru, yang diikuti sejumlah rombongan kenegaraan dan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. (RHS/RDM/RH)

Haul Abah Guru Sekumpul di Musholla Ar-Raudhah Terbuka Untuk Umum

BANJAR – Kabar gembira bagi para pecinta ulama mahsyur asal Martapura, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) kembali tersiar.

Setelah peringatan haul yang diinisiasi oleh murid Abah Guru Sekumpul di Kampung Keramat, Martapura Timur, pada Kamis (26/1) malam, kabar gembira itu kembali hadir dari imam musholla Ar-Raudhah Sekumpul, Sa’aduddin Salman.

Imam Musholla Ar-Raudhah Sekumpul, Sa’aduddin Salman

Ia menyebut peringatan haul di kediaman ahli waris di musholla Ar-Raudhah Sekumpul, akan dibuka untuk umum pada Minggu (29/1) malam tepatnya usai pelaksanaan sholat Magrib.

“InsyaAllah haul akan dilaksanakan seperti sebelum pandemi COVID-19. Hanya saja tidak dipublikasikan,” ujar Guru Sa’duddin (sapaan akrab), Kamis (26/1) malam.

Peringatan haul disebutkannya juga tidak akan dibatasi bagi siapapun termasuk bagi jamaah perempuan.

“Kita memang tidak pernah mengundang untuk jamaah perempuan, tetapi kalau datang ya tidak kita usir juga,” bebernya.

Seperti diketahui peringatan haul Abah Guru Sekumpul selalu menjadi magnet bagi warga muslim dari berbagai daerah untuk datang ke Sekumpul, Martapura.

Haul tidak digelar untuk umum sejak ditetapkannya status pandemi COVID-19 sejak pertengahan tahun 2020.

Dengan kabar gembira ini diharapkan dapat mengobati kerinduan jamaah pecinta Abah Guru Sekumpul yang sudah tertahan selama hampir 3 tahun. (SYA/RDM/RH)

Haul ke-18 Berjalan Lancar, Wapres : Kita Perlu Orang Saleh Seperti Abah Guru Sekumpul di Negeri Ini

BANJAR – Peringatan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) ke-18 di Kampung Keramat, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (26/1) malam, sukses digelar.

Wapres RI Ma’ruf Amin (sorban) saat meninggalkan lokasi haul didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kiri Wapres) dan Pimpinan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Quran Darussalam KH Muhammad Wildan Salman (kanan Wapres)

Haul yang diinisiasi murid Abah Guru Sekumpul itu bahkan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan istri, Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin.

Wapres RI Ma’ruf Amin (podium) saat memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Ma’ruf menilai Abah Guru Sekumpul adalah sosok orang saleh dan membawa keberkahan bukan hanya semasa hidup, melainkan juga setelah wafatnya.

Orang saleh menurutnya adalah manusia yang senantiasa berada di jalan Tuhannya. Sehingga, Allah menjamin akan memberikan apa yang orang saleh atau para wali tersebut minta.

“Orang-orang saleh adalah orang yang dekat dengan Allah karena bukan hanya mengamalkan yang wajib tetapi juga yang sunnah,” ujarnya.

Ma’ruf menyebut, Abah Guru Sekumpul adalah orang yang dicintai banyak orang. Dimanapun, orang-orang selalu menyebut tentang kebaikannya.

“Orang seperti inilah, orang salihin, Aulia Allah, yang memang kita butuhkan di negeri ini. Karena kalau dia meminta kepada Allah, Allah mengabulkan. Kalau dia memohon perlindungan, dikabulkan,” terang Ma’ruf.

Ma’ruf berharap masih ada para wali yang senantiasa berdoa untuk kebaikan bangsa Indonesia. Sehingga bangsa Indonesia bisa hidup tenang, tentram, sejahtera, dan diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat.

“Kita berharap, mudah-mudahan negeri ini, Indonesia yang kita cintai, jangan sampai tidak ada orang-orang seperti itu. Mudah-mudahan masih ada para wali, para aulia, rabbani yang salihin yang senantiasa berdoa sehingga kita hidup dalam keadaan baik, tenang, tentram, sejahtera, dan kita semua diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat,” harapnya.

Haul yang bertepatan pada malam 5 Rajab 1444 Hijriah (tanggal wafat Abah Guru Sekumpul dalam kalender Islam) itu sempat dikhawatirkan sepi jamaah. Sebab pada hari peringatan hujan deras mengguyur sejumlah daerah mulai pagi hingga sore hari.

Nyatanya, ketika hujan mulai mereda, ribuan jamaah berangsur membludak hingga memadati lokasi utama peringatan hingga ke luar jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer.

Hal itu membuat Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, mengaku bersyukur karena suasana seperti itu sudah hampir 3 tahun tidak pernah terjadi akibat pandemi.

“Kurang lebih hampir 3 tahun kita tidak merasakan suasana yang biasanya setiap tahun kita laksanakan dalam agenda rakyat Banua kita, Haul Abah Guru Sekumpul,” ujarnya.

Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel) berharap peringatan haul akbar ini mampu menjawab kerinduan yang selama ini dilaksanakan.

“Saya tentunya mengucapkan terimakasih kepada semua yang berpartisipasi dan yang berhadir pada acara malam hari ini, jika ada hal-hal yang kurang berkenan saya mohon ampun dan maaf,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada peringatan haul di kediaman pribadi Gubernur Kalsel itu, Pimpinan Ponpes Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Darussalam Martapura, KH Muhammad Wildan Salman bertugas sebagai pembaca manaqib (riwayat hidup) Abah Guru Sekumpul. Sementara pemberi tausyiah yakni KH Musta’in Syafi’ie dari Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur. (SYA/RDM/RH)

Suplai Air Bersih Haul Akbar Guru Sekumpul ke-18 Dipastikan Aman

BANJARBARU – Suplai air bersih untuk berbagai kebutuhan pada peringatan haul akbar Guru Sekumpul ke-18 di kediaman pribadi Gubernur Kalsel dipastikan aman.

Kepala Balai Pengelola Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir mengatakan, pihaknya siap membantu menyuplai air bersih, guna keperluan dapur umum.

Berty mengaku pihaknya memiliki satu buah truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk membantu BPBD Kalsel dan Kabupaten Banjar dalam memaksimalkan suplai air.

“Kita siap suplai air selama 24 jam. Airnya bisa dipakai mulai untuk membersihkan bahan makanan hingga dapat digunakan untuk minim,” ujar Berty saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/1).

Berty berharap air dapat segera terdistribusi. Pasalnya, bertepatan peringatan haul akbar tersebut, Kamis (26/1), BPAM Banjarbakula rencananya bakal kedatangan Presiden RI, Joko Widodo, untuk meresmikan bangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 500 liter perdetik di lokasi itu.

“Kita khawatir protokol kepresidenan membatasi aktivitas keluar masuk di BPAM Banjarbakula, jadi paling tidak 3 hari sebelum peringatan haul air bersih sudah terdistribusi dari sini,” bebernya.

Selain itu, suplai air bersih juga diberikan oleh PTAM Intan Banjar. Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar mengatakan, pihaknya sudah mendistribusikan air bersih ke lokasi peringatan haul.

“Sejak kemarin (18/1) , kami sudah mendistribusikan air bersih untuk keperluan wudhu dan cuci tangan jamaah haul. Ini upaya dukungan kita,” ungkapnya.

Selain air bersih, PTAM Intan Banjar juga membantu pemasangan pipa dan kran air untuk berwudhu di tandon yang sudah disiapkan oleh BPBD Kalsel dan Kabupaten Banjar sebelumnya.

Salah seorang petugas dari PTAM Intan Banjar saat mengecek kran air untuk wudhu jamaah haul

“Kita siapkan sementara 150 kran air. Kalau ada permintaan lagi kita siap menambah,” tuturnya. (SYA/RDM/RH)

DKSIP Banjar Sarankan 10 CCTV Untuk Pantau Arus Lalin Menuju Lokasi Haul Guru Sekumpul ke-18

BANJAR – Peringatan haul akbar Guru Sekumpul ke-18 di Desa Keramat, Martapura Timur, pada Kamis (26/1) malam, diperkirakan akan dihadiri oleh 10 ribu jamaah dari berbagai penjuru.

Kepadatan arus lalu lintas menjelang hingga hari H peringatan, tentu tidak luput dari perhatian. Apalagi jalan menuju lokasi dinilai terlalu sempit untuk dilewati ribuan kendaraan secara bersamaan.

Di Martapura sendiri sudah terdapat sebanyak 13 buah CCTV yang biasanya juga difungsikan untuk memberikan situasi terkini arus lalu lintas setiap peringatan haul Guru Sekumpul di komplek Ar-Raudah.

Sementara CCTV menuju lokasi haul di kediaman pribadi Gubernur Kalsel sampai saat ini masih belum ada.

Kepala Bidang e-Government Dinas Komunikasi Informatika Statistik Persandian (DKSIP) Kabupaten Banjar, Cornelius Kristiyanto mengatakan, pihaknya tengah menunggu konfirmasi dari Dinas Kominfo Provinsj Kalsel, untuk menyiapkan pemasangan CCTV area menuju lokasi peringatan haul.

Kepala Bidang e-Government DKSIP Banjar, Cornelius Kristiyanto

“Kita sudah minta 10 CCTV kemarin, jadi pemasangannya rencananya dimulai dari kawasan Martapura Lama hingga ke Desa Dalam Pagar,” ujarnya.

Penambahan CCTV di kawasan Martapura Lama hingga ke Desa Dalam Pagar sendiri diakui Kris, sebelumnya sudah dianggarkan oleh DKSIP Kabupaten Banjar. Pasalnya daerah itu setiap tahun juga melaksanakan peringatan haul Datu Kalampayan.

“Kita sudah anggarkan cuman realisasinya untuk tahun 2024. Karena haul Guru Sekumpul ini terbilang mendadak, terpaksa kita minta bantuan Dinas Kominfo Provinsi. Semoga pemasangan CCTV ini juga permanen,” jelasnya.

Selain itu, ia menuturkan, pihaknya juga masih memerlukan kabel fiber optik sepanjang 4.8 kilometer untuk memaksimalkan kekuatan jaringan komunikasi, terutama saat sedang melakukan siaran langsung.

“Jadi nanti semua kondisi terkini dapat langsung ditarik oleh kawan-kawan media, sehingga segala pemberitaan menjadi lebih cepat,” tuturnya. (SYA/RDM/RH)

10 Hari Jelang Haul Guru Sekumpul ke-18: Kapasitas Jamaah Diperluas, 35 Dapur Umum Disiapkan

BANJAR – Peringatan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul ke-18 di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, rencananya digelar pada Kamis malam (26/1).

Peringatan haul yang diinisiasi dan disepakati oleh murid-murid Abah Guru Sekumpul ini, akan mengundang berbagai tokoh agama dari dalam dan luar Kalsel.

Dari pantauan Reporter Abdi Persada FM, Senin (16/1) ke kediaman pribadi Gubernur Kalsel, tepatnya di Desa Keramat, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, berbagai macam persiapan sudah dilakukan. Diantaranya pelebaran dan perbaikan ruas jalan di sekitar lokasi, pembangunan panggung untuk menambah kapasitas jamaah, serta pemantapan dan kehandalan aliran listrik oleh PLN.

Lokasi tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 10 ribu jamaah.

Salah satu kerabat Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel), Hamdani mengaku, ada perubahan ukuran panggung yang disiapkan untuk jamaah.

“Ada penambahan ukuran dari yang sebelumnya 30×12 meter, sekarang jadi 57×14 meter. Jadi sebelumnya hanya menampung sekitar 400 orang jamaah, dengan ukuran yang baru itu bisa menampung 700 orang jamaah,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Di tempat terpisah, saat memimpin Rakor mingguan bersama SKPD terkait, Bupati Banjar Saidi Mansyur, menyambut baik peringatan haul yang sudah 2 tahun tidak diselenggarakan secara massal akibat pandemi.

Saidi meminta agar seluruh jajaran Pemkab Banjar dapat membantu kesuksesan acara selaku tuan rumah. Terutama dalam hal penanganan sampah pasca haul.

“Saya minta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar (DPRKPLH) untuk memperhatikan kebersihan sampah,” pintanya.

Di Kabupaten Banjar sendiri juga sudah disiapkan 35 dapur umum yang berfungsi sebagai tempat memasak konsumsi bagi jamaah.

Camat Martapura Timur, Guslan menyebut, dapur umum tersebar di 3 Kecamatan, yakni Martapura Timur, Martapura Barat dan Martapura Kota.

“Untuk di Kecamatan Martapura Timur sendiri ada 16 buah dapur umum yang tersebar di 12 Desa, juga dilokasi itu juga ada 21 ekor sapi untuk dimasak,” ungkapnya.

Selain itu diakuinya, juga ada dapur umum yang dikoordinir oleh tokoh agama setempat, seperti di Kecamatan Gambut dan Cempaka.

“Semoga acara haul ini berjalan sukses, tidak ada kendala apapun termasuk hujan,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

Resmi Jadi Kapolres Banjar, AKBP Ifan Haryat Akan Tindak Tegas Segala Tindak Kejahatan

BANJAR – Usai melakukan serah terima jabatan dengan Kapolres Banjar terdahulu, AKBP Doni Hadi Santoso, di halaman depan Polres Banjar, pada Selasa (11/1), Kapolres Banjar AKBP Ifan Haryat, secara tegas mengaku, akan melaksanakan dan mendukung segala hal yang menjadi prioritas Kapolri dan Kapolda Kalsel.

“Terutama dalam menjalankan perintah Presiden, salah satunya yakni bekerja iklas untuk meningkatkan pengungkapan kasus tindak pidana,” ungkapnya.

Ifan juga menegaskan, pihaknya akan tegak lurus sesuai aturan hukum yang ada untuk memberantas seluruh tindak kejahatan, seperti tambang maupun pembalakan kayu ilegal termasuk penekanan tindak kriminal lainnya.

“Kami berdiri tegak lurus kepada ketentuan hukum berlaku,” tegasnya.

Diketahui, AKBP Doni Hadi Santoso, sebagai pejabat lama di Polres Banjar dimutasi ke Kabagbinkar RO SDM Polda Kalteng.

Menurutnya, semenjak dipimpin AKBP Doni Hadi Santoso, Polres Banjar juga terus menunjukkan perkembangan. Bahkan hingga proses serah terima jabatan, Ifan mengaku, tidak ada “Pekerjaan Rumah (PR)” yang belum terselesaikan.

“Paling yang terdekat yakni kasus retail ambruk kemarin, itupun karena kasusnya juga masih berjalan sampai sekarang dan hampir selesai,” terangnya.

Ifan berharap dimasa kepimpinannya sekarang, Polres Banjar dapat lebih bekerjasama dengan masyarakat Banjar untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban.

“Karena itu yang bisa menciptakan kondusifitas Kamtibmas yang ada di wilayah Kabupaten Banjar,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Menkes Gunadi Pantau Layanan Kesehatan, Telaga Bauntung Jadi Pilot Project Posprim

BANJAR – Menkes RI Budi Gunadi Sadikin bertandang ke sejumlah desa terpencil di Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar. Kedatangannya ini untuk memantau pemaksimalan layanan kesehatan menuju Universal Health Covarage (UHC).

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Nurgita Tyas (kanan) bersama Menkes RI Budi Gunadi (kiri) saat menjelaskan layanan Posyandu di Kecamatan Telaga Bauntung. (Dok. Nurgita Tyas)

Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi bersama rombongan yang hadir menggunakan transportasi udara (helikopter) langsung disambut Bupati Banjar, Saidi Mansyur.

Dilokasi, Bupati bersama Menkes RI juga turut mengujungi beberapa Posyandu yang berada di Kecamatan Telaga Beruntung. Termasuk yang berada di Desa Telaga Baru dan Desa Lok Tanah yang berada di wilayah Puskesmas Telaga Bauntung.

Saidi berharap dengan adanya perhatian pemerintah melalui Kemenkes ini setidaknya peran atas usulan rencana Posyandu Primer (Posprim) pada 2023 dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan. Dengan wujud yang komprehensif dan berkualitas.

“Ini merupakan kolaborasi publik dan dengan swasta dalam mencapai UHC,” ujarnya, melalui rilis resminya, Jumat (16/12) sore.

Keinginan dari pemerintah, menurut Saidi, tentu sudah mengacu pada empat pilar penting yang dilaksanakan melalui edukasi penduduk, pencegahan sekunder, peningkatan kapasitas dan kapabilitas pelayanan primer dengan tujuan penguatan tata kelola management dapat berjalan baik.

“Rencana ada satu Posyandu Prima (Posprim) 2023 dan satu puskesmas yang dibentuk. Namun, usulan ini menjadi 19 puskesmas dan 6 poskesdes,” paparnya.

Saat ini menurutnya, dari 290 desa/kelurahan dengan 25 puskesmas dan 70 pembantu. Telaga Bauntung merupakan wilayah pilot project yang akan dilakukan uji coba pelayanan kesehayan primer.

“Semoga dengan hadirnya pak menteri akan semakin menambah semangat kami untuk mengintergrasi layanan kesehatan. Uji coba ini berada di Posyandu Kecubung di Desa Telaga Baru dan Lok Tanah di Telaga Bauntung,” tutupnya. (PEMKAB BANJAR-RHS/RDM/RH)

Jelang Berakhirnya Pemutihan dan Diskon PKB, UPPD Samsat Martapura Berhasil Realisasikan 8,4 M

BANJAR – Menjelang berakhirnya pemutihan dan diskon denda pajak kendaraan bermotor (PKB) di UPPD Samsat Kabupaten/Kota, masyarakat Kalsel yang saat ini masih menunggak pajak kendaraan bermotornya diharapkan agar dapat memanfaatkan program dari Pemerintah Provinsi Kalsel untuk segera membayarkan pajak kendaraannya sebelum waktu berakhir pada 24 Desember nanti.

Kepada Abdi Persada FM Kepala UPPD Samsat Martapura Zulkifli menyampaikan, pada program pemutihan dan diskon denda pajak kendaraan bermotor di wilayahnya, pihaknya sudah berhasil merealisasikan sebesar Rp8,4 Milyar. Realisasi tersebut dinilai tinggi di daerah kabupaten Banjar dengan rincian diskon/pengurangan denda sebanyak Rp4,3 miliar, dan pemutihan/pembebasan denda sebanyak Rp4,1 miliar.

“Program Pembebasan denda dan diskon di UPPD Samsat Martapura sampai dengan November 2022 sudah terealisasi dengan total 8,4 miliar rupiah,” ungkap Zulkifli, Rabu (14/12).

Diharapkannya, masyarakat yang masih memiliki tunggakan pajak diimbau agar sesegera mungkin memanfaatkan program pemutihan dan diskon denda pajak kendaraan bermotor. Agar masyarakat tidak membayar denda tunggakan PKB yang nominalnya terbilang cukup besar.

“Mumpung dendanya tidak dikenakan, jadi harus memanfaatkan waktu yang tersisa,” ajaknya.

Selain bagi masyarakat yang menunggak pajak kendaraan bermotor, Zulkifli mengungkapkan pada program tersebut juga memudahkan masyarakat yang taat membayar pajak, yakni mereka mendapatkan keringanan berupa diskon pengurangan Pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan persentase pengurangan pajak mulai dari 5 Persen, 7,5 Persen, hingga 10 Persen.

“Pelanggan taat pajak juga dapat memanfaatkan program ini karena ada diskon pengurangan pajak baik 10 Persen, 7,5 Persen, maupun 5 Persen,” tutup Zulkifli. (MRF/RDM/RH)

Salurkan Hak UMKM, Pemkab Banjar Kucurkan 10,5 M ke BPR Martapura

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar menyertakan modal melalui APBD TA 2023 sebesar Rp10,5 miliar untuk Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Banjar Sejahtera Martapura.

Ini merupakan tindak lanjut menunjang kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banjar melalui pengkreditan dengan suku bunga nol persen. Apalagi, saat ini UMKM masih menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Banjar melalui pemulihan ekonomi.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Sarwani, mengatakan, dengan adanya penyaluran bantuan melalui tambahan penyertaan modal sedikitnya dapat memberikan ruang kesejahteraan bagi pelaku UMKM yang kini berjuang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Sarwani saat menyampaikan hasil paripurna penyertaan modal BPR Martapura

“Sudah tepat sasaran. Artinya BPR sudah menjalankan program ini dengan dengan berbagai dinas,” ujarnya usai mengikuti rapat paripurna penyertaan modal Pemkab Banjar untuk BPR Banjar Sejahtera Martapura, Kamis (15/12) sore.

Dari hasil evaluasi, ia menuturkan, penyaluran program Kredit Usaha Rakyat Martapura Maju Mandiri Agamis (KURMA MANIS) yang dipinjamkan Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Banjar Sejahtera Martapura berjalan cukup lancar.

“Meski sempat ada satu atau dua orang yang mengalami keterlambatan. Tetapi, dari sisi lain itu sudah suatu kebanggan karena memberikan fasilitas dengan cicilan bunga nol persen,” ucapnya.

Dirinya menjabarkan, untuk mendapatkan kredit usaha ini harus mendapat rekomendasi dari sejumlah instansi di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP), Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) serta Pertanian Kabupaten Banjar.

“Memang empat dinas ini yang memberikan rekomendasi pantas tidaknya atau disetujui untuk pencairan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Dirut BPR Banjar Sejahtera Martapura, Ari Rosadi, mengungkapkan, sesuai yang disampaikan Bupati Banjar bahwa penyertaan modal yang diberikan oleh Pemkab bertujuan untuk membantu pelaku UMKM. Bahkan, fokus pemerintah adalah membangkitkan sektor ini.

Dirut BPR Banjar Sejahtera Martapura, Ari Rosadi, saat dikonfirmasi awak media soal penyertaan modal bagi UMKM di Kabupaten Banjar

“Selain itu, langkahnya juga bertujuan untuk meningkat PAD dan melakukan pemerataan bagi UMKM di Kabupaten Banjar,” bebernya.

Penyaluran kredit, dijelaskan Ari, tahap pertama pada 2023 dikucurkan senilai Rp4,5 miliar. Tahun 2024 – 2026 masing-masing sebesar Rp2 miliar yang ditujukan khusus bagi pelaku UMKM.

“Untuk syarat pengajuan tidak ada perubahan. Yang jelas berdomisili di Kabupaten Banjar,” tuturnya.

Adapun dari hasil data yang dihimpun, tercatat penerima bantuan melalui bank milik Pemerintah Kabupaten Banjar ini telah merealisasikan Rp923 juta untuk 174 nasabah yang memanfaatkan pengembangan dari usaha. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version