BANJARBARU – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 yang semula ditutup pada senin (9/10) pukul 00.00 WIB, resmi diperpanjang hingga 11 Oktober 2023 pukul 00.00.
Hal ini disampaikan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel Dinansyah, Selasa (10/10).
Dinansyah menyampaikan, alasan pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 diperpanjang, yakni karena tingginya pelamar yang mengakses laman SSCASN di hari terakhir penutupan. Sehingga membuat website tidak dapat dibuka oleh sebgaian pelamar dan membuat banyak pelamar yang mengeluh belum mengakhiri pendaftaran di kolom Resume.
“Dengan adanya penambahan waktu pendaftaran hingga 11 Oktober, pelamar diharapkan untuk memanfaatkan perpanjangan waktu dengan maksimal,” ungkap Dinansyah.
Perpanjangan pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 ini diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), melalui surat edaran nomor 9386/B-KS.04.01/SD/E/2023 tentang Penyesuaian Jadwal Pelaksanaan Seleksi CASN Tahun Anggaran 2023.
” Dengan adanya surat ini, maka surat Kepala BKN Nomor: 8871/B-KS.04.01/SD/K/2023 tanggal 16 September 2023 dinyatakan dilakukan penyesuaian,” lanjut Dinansyah.
Data statistik pelamar hingga Selasa (10/10), terhitung untuk formasi PPPK lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, sebanyak 3688 pelamar. Dengan rincian formasi tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 1079 orang, formasi teknis sebanyak 1208 orang, dan formasi PPPK Guru terdaftar sebanyak 1113 orang.
“Dari total sebanyak 3688 pelamar yang mendaftar PPPK Lingkup Pemprov Kalsel, hanya sebanyak 1568 orang yang akan diterima menjadi tenaga PPPK,” tutup Dinansyah. (MRF/RDM/APR)
BANJARBARU – Bisnis coffe shop di Kalsel mulai bertumbuh baik. Tak hanya ditujukan bagi pecinta kopi, melainkan juga berdampak positif terhadap luasnya lapangan pekerjaan hingga membaiknya ekonomi di banua.
Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparmi, menyebut, dengan keberadaan ini tentu dapat menunjang efektivitas dalam peningkatan kualitas perekonomian masyarakat.
“Tentu ini mampu menunjungan kesejahteraan masyarakat sekaligus dapat mendongkrak ekonomi kita di banua,” dalam isi sambutan Gubernur Kalsel yang dibacakannya pada gelaran acara syukuran dan sekaligus opening Coffe Uncle B, di area Food Court Hotel Batung Batulis, Banjarbaru, Selasa (10/10).
Ditambah lagi, kata dia, kontribusi dari bisnis ini mampu menunjang pendapatan daerah. Terlebih, menurutnya, mampu membuka lapangan kerja secara luas.
Suasana opening Uncle B Coffe di Hotel Batung Batulis di Banjarbaru dihadiri sejumlah instansi/lembaga
“Juga dapat membantu program pembangunan dan layanan publik di daerah. Termasuk dapat mendorong pengusaha atau pun pelaku usaha untuk terus tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur PT Bangun Banua, Bayu Budjang, mengungkapkan, keberadaan adanya kafe yang bediri di lokasi bisnis perusahaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan itu tentu bisa mendorong pertumbuhan angka pengunjung untuk dapat tertarik menginap di Hotel Batung Batulis Banjarbaru.
“Tentu kita sangat mendukung adanya potensi ini. Justru, UMKM yang seperti ini turut mendorong untuk orang datang dan mengetahui lebih jauh terkait Hotel Batung Batulis,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Owner Uncle B Coffe, Henny, menyampaikan, dipilihnya Hotel Batung Batulis sebagai lokasi bisnis kafe yang identik lebih mengenalkan kopi lokal ini tujuannya juga untuk membantu mendongkrak angka pengunjung agar bisa menginap.
“Yang jelas membantu. Serta lokasinya juga strategis di pusat kota dan akses jalan raya ini bisa lebih mengenalkan kopi lokal agar tak kalah bersaing dengan kopi lainnya,” ucapnya. (RHS/RDM/APR)
Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi terhadap peran nyata pemerintah pusat dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerahnya dan provinsi lain di Indonesia.
Terima kasih itu diutarakan Paman Birin dalam paparan tertulisnya yang disampaikan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, saat menghadiri Rakor Khusus Peningkatan Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 , di Kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Jakarta, pada Senin (9/10).
Dituliskan Gubernur Kalsel, respon cepat BNPB, Kementerian LHK terhadap usulan Kalsel terkait pentingnya bantuan heli water bombing, heli Patroli dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC ) atau hujan buatan. Selain juga kerja keras segenap komponen masyarakat sangat membantu dalam penanganan karhutla dan masalah kekeringan.
Sekdaprov Kalsel saat menghadiri rakor khusus karhutla di Jakarta
“Saat ini kabut asap di Kalsel akibat karhutla selama sepekan terakhir terlihat berkurang dan semoga terus berkurang,” tulisnya.
Menurut Paman Birin, dalam menanggulangi permasalahan Karhutla di Kalsel, sangat dibantu TNI/ POLRI, petugas Kementerian KLK di daerah, para relawan dan petugas pemadam gabungan dari unsur masyarakat.
“Penanganan Karhutla perlu pemantapan koordinasi melibatkan semua pihak, baik pemerintah pusat , provinsi, kabupaten/kota, swasta dan segenap komponen,” tekannya.
Kawasan objek vital perekonomian seperti wilayah bandara internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, hingga hari ini tetap menjadi fokus utama.
Pemprov Kalsel juga bersinergi dengan BNPB dengan mengusulkan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) , heli water bombing dan heli patroli. Termasuk dengan Badan Riset Inovasi Nasional juga Badan Restorasi Gambut dan KLH.
Paman Birin menjelaskan, upaya atau langkah langkah penanganan karhutla di daerahnya selain pengoptimalan satgas darat dan udara, membangun infrastruktur juga merangkul lembaga lembaga lain yang turut berkontribusi termasuk perguruan tinggi.
Gubernur Kalsel juga menginisiasi aksi kemanusiaan seperti pembagian masker, distribusi air bersih ke pelosok terdampak kekeringan, pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin gratis dengan mengerahkan SKPD SKPD.
Hal sama juga dilakukan pemerintah kabupaten/ kota se Kalimantan Selatan.
Sementara itu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam arahannya memberikan apresiasi langkah langkah strategis yang telah dilakukan Provinsi Kalsel.
Mahfud juga mengapresiasi upaya dan kerja keras daerah lain dalam menanggulangi karhutla, kabut asap dan kekeringan.
Suasana rakor khusus karhutla di Jakarta
Menkopolhukam dalam arahannya menyampaikan pesan penting antara lain, daerah perlu lebih memperkokoh komitmen dalam upaya menangani masalah karhutla dengan cara memantapkan atau. mempertajam program program pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Kepala daerah diminta terus memonitor kondisi terkini karhutla dengan mencermati data data BMKG
Masifkan patroli rutin gabungan bersama komponen . Tegas dalam penegakan hukum dalam penanganan karhutla.
”Jika di daerah karhutla nya meningkat dan memberikan dampak bagi aktivitas atau perekonomian maka jangan ragu untuk menaikan status ke tanggap darurat serta penyediaan alokasi anggaran BTT,” tekan Mahfud.
Rakor khusus peningkatan penanggulangan karhutla selain dihadiri pimpinan lembaga terkait tingkat pusat juga dihadiri Pangdam VI Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi dan Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Ari Aryanto. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pameran temporer ke-3 tahun 2023. Pameran kali ini bertajuk “Hibah Koleksi ke Museum” dengan tema Menjaga yang Ada, Merawat yang Tersisa.
Pameran yang diadakan museum dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel ini, berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Museum Kotagede, mulai dari tanggal 3 Oktober hingga 6 Oktober 2023.
Kepala Disdikbud Kalsel Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Raudati Hildayati, mengatakan sebagai jendela budaya dan sejarah Kalsel, museum dituntut memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Museum merupakan wahana yang memiliki peran strategis terhadap penguatan identitas masyarakat. Para ahli kebudayaan meletakkan museum sebagai bagian dari pranata sosial dan media edukasi, untuk memberikan gambaran tentang perkembangan alam dan budaya manusia kepada publik,” ujarnya.
Melalui pameran itu, ia berharap mampu menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan budaya. Sehingga masyarakat luas terutama generasi muda dapat mengetahui, mempelajari dan mengembangkannya, baik dari bidang teknologi, ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
“Saya harap kegiatan ini juga berdampak positif terhadap pembangunan Kalsel,” tutupnya.
Sejumlah siswa tengah mengabadikan benda yang ditampilkan di pameran temporer ketiga di Museum Lambung Mangkurat Kalsel
Sementara itu, Kepala Seksi Permuseuman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Soni Saepudin berharap, pameran temporer ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat Kalsel khususnya Kota Banjarbaru. Sekaligus menjadi ajang mempromosikan potensi museum yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta kepada masyarakat.
“Secara khusus mempromosikan potensi museum yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta kepada masyarakat agar lebih mengenal Yogya melalui museum, salah satunya museum Kotagede,” ujar Soni.
Pameran ini juga merupakan bentuk apresiasi pihak museum kepada masyarakat yang telah bersedia menghibahkan barang dan koleksi pribadi mereka.
Keputusan masyarakat menghibahkan barang bersejerah dan memiliki nilai ini sangat membantu pihak museum untuk melestarikan nilai nilai pelestarian budaya dan sejarah agar generasi selanjutnya akan mengingat dan melihat sisa-sisa sejarah yang bisa dijaga.(SYA/RDM/RH)
BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan salah satu sarana edukasi masyarakat, khususnya untuk mengenal sejarah dan budaya daerah.
Demi menjadi jendela informasi budaya, museum dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel itu, rutin menggelar kegiatan Belajar Bersama.
Belajar bersama selalu mengangkat tema dan kegiatan yang berbeda, tanpa meninggalkan adat, budaya serta tradisi Banua.
“Kali ini kita menggelar belajar bersama dengan tema Belajar Memasak Makanan Khas Kalimantan Selatan,” ungkap Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Taufik Akbar, disela kegiatan belajar bersama ke-III tahun 2023, Selasa (12/9).
Suasana kegiatan Belajar Bersama yang dibuka oleh Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel Muhammad Taufik Akbar (mic)
Dalam kegiatan itu, peserta diberikan paparan tentang sejarah kue tradisional khas Kalsel. Peserta juga langsung ditunjukkan praktek pengolahan kue-kue itu dengan dibantu oleh narasumber.
Akbar mengatakan, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya Pemprov Kalsel untuk terus melestarikan makanan khas Banjar, sesuai dengan instruksi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.
“Berbagai macam kue tradisional kami ajarkan kepada masyarakat sebagai bentuk melestarikan warisan nenek moyang kita. Diantaranya kue bingka barandam dan kue kambang goyang,” terang Akbar.
Belajar bersama ke-III tahun 2023 diikuti 100 orang peserta dari berbagai kalangan. Mereka semua terlihat antusias mendengarkan materi dari narasumber
Hasil masakan peserta kegiatan belajar bersama ke-3 tahun 2023
“Saya harap dengan materi yang diberikan pada hari ini, bisa dipahami oleh seluruh peserta. Sehingga masakan daerah Kalimantan Selatan dikenal di mancanegara,” tutupnya.(SYA
BANJARBARU – SMP Negeri 1 Kalumpang Hilir, Kotabaru, menjadi juara pertama pada Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM), yang diselenggarakan oleh Museum Lambung Mangkurat (Muslam) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai 25 hingga 27 Agustus 2023.
Kepala Muslam Kalsel, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, LCCM diikuti oleh 12 sekolah perwakilan dari setiap Kabupaten atau Kota di Kalsel. Secara teknis, dijelaskannya, lomba Tahun 2023 terbagi menjadi 3 tahapan, yaitu penyisihan, semifinal dan final dengan sistem nilai.
“Babak penyisihan terdiri atas 3 regu, dan 2 regu terbaik akan masuk pada tatap selanjutya. Sedangkan pada babak semifinal dan final bertanding 4 regu dalam satiap babaknya,” jelasnya.
Dari 12 regu yang bertading dibabak penyisihan, tinggal 8 pada babak semifinal. Mereka diundi kembali untuk menentukan lawan selanjutnya yang dibagi menjadi 2 babak semifinal. Babak semifinal pertama ada 4 regu, terdiri atas Banjarmasin, Kotabaru, Tapin dan Hulu Sungai Selatan. Sedangkan babak semifinal kedua juga 4 regu terdiri atas Balangan, Hulu Sungai Selatan, Banjarbaru dan Tabalong.
“Hasil dari 2 babak itu, didapatkan 4 regu terbaik lolos untuk Babak Final. Babak ini diikuti oleh Kotabaru, Hulu Sungai Selatan, Balangan dan Banjarbaru, dengan urutan Kotabaru sebagai Juara Pertama, Banjarbaru Juara Kedua, Hulu Sungai Selatan Juara Ketiga dan Balangan Juara Harapan Pertama,” terangnya.
Foto bersama Kepala Muslam Kalsel Muhammad Taufik Akbar (tengah) beserta panitia, juri dan para juara
Dengan demikian Kotabaru yang diwakili SMP Negeri 1 Kalumpang Hilir, berhak mewakili Kalimantan Selatan pada Lomba Cerdas Cermat Museum Tingkat Nasional.
Taufik menyebut, kegiatan ini merupakan salah satu tugas Museum yakni sebagai media informasi untuk menyebarluaskan benda warisan budaya Nusantara. Selain itu, kegiatan ini juga salah satu upaya mereka dalam meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap Museum.
“LCCM merupakan salah satu upaya Museum untuk mencapai hal tersebut. Kegiatan LCCM merupakan bentuk nyata Museum Lambung Mangkurat dalam menyebarluaskan informasi mengenai museum,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Taufik juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar perwakilan Kalsel dapat memperoleh juara pada pertandingan tingkat Nasional nanti.(SYA/RH)
BANJARMASIN – Dharma Wanita Persatuan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan memperingati Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan serta Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya lomba masak lempeng, di Halaman Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (9/8). Dibuka oleh kepala Dispora Kalsel Hermansyah, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispora Kalsel Rusnawati.
“Kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan inisiasi dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispora Kalsel,” ungkap Hermansyah.
Kepala Dispora Kalsel Hermansyah didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dispora Kalsel Rusnawati
Kegiatan ini, lanjutnya, diikuti seluruh karyawan dilingkup Dispora Kalsel. Untuk bersama sama memasyarakat olahraga. Pada Peringatan Hari Jadi Provinsi serta HUT RI Tahun 2023.
“Rangkaian Kegiatan Lomba yang dilaksanakan tersebut, yaitu senam, memasak, balogo, sarung bola tangan, serta estafet kelereng,” ucap Hermansyah.
Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan lomba masak lempeng, salah satu makanan tradisional dari Banua.
Ketua Drama Wanita Persatuan Dispora Kalsel Rusnawati menjelaskan, dipilihnya menu lomba masak lempeng tersebut, karena lempeng salah satu makanan tradisional Banua, yang mudah dan murah untuk diolah.
“Dipilihnya menu lempeng ini karena salah satu makanan tradisional yang mudah diolah,” ucap Rusnawati.
Namun, lanjutnya, untuk saat ini lempeng tersebut sudah sulit ditemukan di pasaran kuliner di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Oleh karena itu, lempeng tersebut perlu dilestarikan keberadaannya. Ditengah masyarakat di Banua ini,” ucap Rusnawati. (SRI/RDM/APR)
Martapura – Untuk mempermudah usulan pengembangan karir jabatan fungsional bagi PNS Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemkab setempat melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banjar meluncurkan Sistem Elektronik Usulan Pengembangan Karir Jabatan Fungsional (Si-JAFUNG), Selasa (8/8) yang peresmiannya dilakukan oleh Kepala BKPSDM Banjar Erny Wahdini.
Dalam sambutanya Kepala BKPSDM Kab Banjar, Erny Wahdini menyampaikan melihat banyaknya jenis usulan layanan kepegawaian yang ada di BKPSDM jika masih menggunakan metode manual, dinilai tidak akan efektif.
“Dalam artian masih menggunakan berkas fisik, dapat dibayangkan seberapa banyak tumpukan kertas/dokumen yang ada di BKPSDM. Maka tidak sesuai dengan arahan Presiden RI yang menyatakan bahwa, reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas,” ujar Erny.
Sehingga menurutnya, harus ada inovasi untuk menjadi solusi agar usulan layanan kepegawaian tidak lagi menjadi tumpukan kertas.
“Oleh karena itu BKPSDM Kabupaten Banjar telah menghadirkan inovasi Si-JAFUNG (Sistem Elektronik Usulan Pengembangan Karir Jabatan Fungsional) yang diciptakan oleh Kasubbid Pengembangan Jabatan Fungsional Nova Dwi Riyanto,” ucapnya lebih lanjut.
Tujuan dari aplikasi ini, tambah Erny, diantaranya untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi bukan tumpukan kertas serta Birokrasi lincah dan cepat.
“Semoga dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah usulan dan mempercepat proses usulan layanan kepegawaian,” tutupnya.
Seperti diketahui, inovasi seprti ini dinilai sejalan dengan amanat dari peraturan presiden nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik dan sesuai arahan Presiden RI Bapak Joko Widodo tentang reformasi birokrasi. Disana terdapat 3 point yang harus menjadi perhatian bersama. Yakni, Birokrasi yang berdampak, dirasakan langsung oleh masyarakat, Reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas dan Birokrasi lincah dan cepat. (RDM/APR)
Banjarmasin – Jajaran Wakil Rakyat “Rumah Banjar” mendapatkan apresiasi dari pimpinan Eksekutif Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). karena dianggap telah memberikan sumbangsih dan komitmennya dalam rangka ikut serta membangun daerah.
Apresiasi tersebut diberikan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor pada sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel dengan agenda Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 73, pada Rabu, (9/8).
Gubernur mengatakan bahwa selama tujuh tahun terakhir, tidak kurang dari 183 penghargaan telah berhasil diraih oleh Provinsi Kalsel. Hal tersebut, menurutnya wujud dari tekad dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kalsel baik eksekutif maupun legislatif.
“Kita juga meraih dua penghargaan bergengsi pada tahun ini, yakni penghargaan Satyalancana Wira Karya bidang pertanian, terkait inovasi program “SISKA KU INTIP”, dan penghargaan Satyalancana Wira Karya bidang pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, terkait inovasi dalam penanganan penurunan stunting,” katanya.
Dengan mengambil tema, “Rakat Basindat, Junjung Martabat, Banua Babarakat,” pada HUT ke-73 Provinsi Kalsel ini, lanjut Gubernur, hal itu mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang dalam, semangat untuk senantiasa menjunjung tinggi martabat dan derajat, dengan harapan agar daerah ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
“Ini adalah panggilan untuk kita semua, sebagai warga Kalsel, untuk terus bersatu, berjuang, dan merawat nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. saat ini, kita melihat betapa pentingnya semangat persatuan, kerja keras, serta kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan ulama,” jelasnya.
Melalui momentum yang berharga ini pula, Gubernur mengajak untuk merefleksi perjalanan panjang, mengevaluasi pencapaian-pencapaian, serta memantapkan niat, optimisme, dan komitmen untuk menghadirkan masa depan Provinsi Kalsel yang lebih cerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK sebagai pimpinan rapat paripurna menyambut baik apresiasi yang disampaikan oleh pimpinan Eksekutif Daerah Provinsi Kalsel.
Supian HK menjelaskan bahwa pencapaian selama ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif serta pihak-pihak yang terlibat lainnya.
“Marilah kita bersama-sama, dengan segenap masyarakat Kalsel membangun dan menjaga provinsi yang kita cintai ini, adat dan budaya Banua harus kita jadikan pijakan dalam menjalani arus zaman sekarang, sebagai dasar untuk mengembangkan daerah kita, menuju Kalsel Babussalam, pintu keselamatan menjadi gerbang IKN yang penuh dengan cahaya iman dan keberkahan dari Allah SWT,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara, baik APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023 maupun APBD Murni TahunAnggaran 2024 antara Gubernur Kalimantan Selatan dan Pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. (NRH/RDM/APR)
BANJARMASIN, Dalam rangka memeriahkan HUT ke-62 Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel membagikan ratusan paket sembako kepada warga kurang mampu.
Total sebanyak 200 paket sembako dengan nilai setara Rp 100 ribu perpaketnya dibagikan untuk warga di Kelurahan Sungai Andai dan janda wartawan.
Ketua PWI Provinsi Kalimantan Selatan, Zainal Helmie mengucapkan terima kasih kepada Ketua Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel, H Sudian Noor dan jajaran yang telah berpartisipasi dalam memeriahkan HUT IKWI ke-62, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Ada 200 paket sembako untuk warga kurang mampu yang kita bagikan di beberapa titik di Sungai Andai. Ini tak lepas dari peran Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel melalui PWI Kalsel,” ujar Helmie beberapa waktu lalu.
Helmie pun mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel yang terus berkomitmen untuk membantu perekonomian masyarakat dan ummat.
“Kami harapkan kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut di kemudian hari. Dimana program seperti ini sangat membantu dan berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua RT 26 Kelurahan Sungai Andai, Hormani atau lebih di kenal dengan panggilan Untung mengaku sangat senang atas bantuan yang diberikan oleh Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel dan PWI Kalsel kepada warganya.
Ia berharap program-program sosial ini terus dilakukan dalam berbagai kesempatan. Karena ujarnya program-program seperti ini dapat menyentuh langsung kepada masyarakat.
“Atas nama pribadi dan warga saya ucapkan terima kasih kepada Lazis Assalam Fil Alamin Kalsel dan PWI Kalsel,” pungkasnya. (PWI.Kalsel-RDM/APR)