Kejar Target Vaksin Kedua dan Ketiga, Paman Birin Lanjutkan Program Vaksinasi Bergerak

TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Bergerak di desa Pandahan, Kecamatan  Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, akhir pekan lalu.

Gubernur Kalsel menyerahkan bingkisan kepada warga pasca vaksin

Kedatangan Paman Birin disambut antusias dan gembira oleh perangkat desa, tokoh dan masyarakat desa.

Vaksinasi Bergerak yang dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Pandahan, sejak pagi hari sudah dipadati warga yang ingin mengikuti vaksinasi.

Dikatakan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, Vaksinasi  Bergerak dan kegiatan lain sejenis merupakan usaha atau ikhtiar bersama untuk mewujudkan kekebalan rakyat Banua dari COVID-19

“Capaian vaksinasi ini akan terus kita kejar, terutama untuk vaksinasi dosis kedua dan ketiga (lanjutan). Kita berharap capaian vaksinasi terus meningkat,” sebut Paman Birin.

Paman Birin juga selalu memberikan semangat kepada masyarakat, mulai dari anak-anak, orang dewasa, dan para lansia, agar mengikuti vaksinasi sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Insya Allah, semakin tinggi capaian vaksinasi, terutama dosis kedua dan ketiga, kekebalan kelompok akan terbentuk, sehingga pandemi ini dapat teratasi,” harapnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Sukamto mengatakan sasaran peserta vaksinasi di desa Pandahan sebanyak 500 orang, baik itu vaksinasi pertama, kedua, dan  booster

“Sasaran vaksinasi bergerak di desa Pandahan ini ada sebanyak 500 orang, baik itu vaksinasi  pertama, kedua, dan lanjutan (booster),” ujarnya.

Pelaksanaan Vaksinasi Bergerak di desa Pandahan ini sebut Sukamto, dibantu oleh Puskesmas Bati-Bati dan Puskesmas Bentok Desa.

Lebih lanjut Sukamto mengatakan, capaian vaksinasi di Kalsel untuk tahap pertama sebesar 92,31 persen, dosis kedua 56,90 persen, dan dosis ketiga 4,57 persen.

Pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi bagi masyarakat di seluruh wilayah di Kalsel.

Sementara itu, Kepala Desa Pandahan, Alfian Taurus menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya, karena vaksinasi di desa Pandahan langsung dihadiri orang nomor 1 di Kalsel.

Pihaknya tidak kenal lelah untuk terus mengajak dan mengingatkan warganya untuk mengikuti program vaksinasi.

Turut hadir dalam kegiatan Vaksinasi Bergerak di Desa Pandahan, Sekda Tanah Laut, Dahnial Kifli, Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat, Plt Karo Perekonomian Setdaprov Kalsel, Subhan Yaumil. Plt Karo Umum Rospana. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Minta ASN Jalankan Tugas Dengan Sungguh-Sungguh

BANJARBARU – Meskipun suasana hujan menghiasi area perkantoran Gubernur Kalsel, namun tidak menjadi hambatan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melaksanakan apel pagi gabungan awal bulan Maret pada Senin (7/3). Mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Kalsel Mujiyat menjadi pembina apel awal bulan yang diselenggarakan di Halaman Kantor Setdaprov Kalsel.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh SKPD Lingkup Provinsi Kalsel yang terus berupaya memberikan yang terbaik bagi pembangunan di banua Kalsel.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para pejabat, seluruh SKPD, dan tenaga kontrak di lingkup SKPD Provinsi Kalsel,” ucap Mujiyat membacakan sambutan Gubernur Kalsel.

Gubernur Kalsel juga mengharapkan kepada seluruh ASN yang menjalankan tugasnya tidak dengan sungguh-sungguh, agar dapat merubah sikap mereka menjadi lebih baik, untuk memberikan hasil yang maksimal kepada masyarakat Kalsel.

“Cara kerja dilingkungan Provinsi Kalsel harus dilaksanakan dengan perencanaan kerja yang sematang mungkin, sehingga para ASN harus merubah mental mereka menjadi lebih baik lagi,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Cari Bibit Berprestasi, Perguruan Shoto-Kai Gelar Kejurda di Kalsel

BANJARMASIN – Perguruan Shoto-Kai Kalimantan Selatan, menggelar Kejuaraan daerah (Kejurda) Shoto Kai se-Kalimantan Selatan untuk meningkatkan silaturahmi dan mencari bibit-bibit atlet berprestasi. Kejurda yang dibuka langsung Gubernur Kalsel itu,  digelar di Aula Korem 101/Antasari, sejak Sabtu (5/3) hingga Minggu (6/3).

Suasana saat Kejurda Shoto-Kai se Kalsel

Turut hadir pada pembukaan Kejurda ini, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Rudi Puruwito, Wakapolda Kalsel, Ketua Umum Pengurus Besar Shoto-Kai Kaico Daniel Kusnadi, Rudi D. Siswantoro selaku ketua panitia dan Ketua Shoto Kai Kalsel Hidayaturahman.

Ketua Umum Pengprov FORKI Kalsel yang juga Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Selain itu, Paman Birin (sapaan akrab gubernur),
juga  mengaku bangga dengan anak – anak atau generasi milenial yang mau berbakti dan menempa diri di bidang olahraga karate.

“Negeri ini perlu generasi yang tangguh, dan salah satunya bisa ditempa melalui  olahraga karate. Saya berharap, pertandingan yang bertujuan mencari bibit altet berbakat ini, berjalan lancar dan menjunjung nilai-nilai sportivitas,” paparnya dalam sambutan.

Olahraga ujar Paman Birin lagi, salah satu sarana yang dapat melahirkan generasi sportif dan jujur serta sanggup mengendalikan diri.

“Jadi seorang karateka bukan masalah menang atau  kalah semata, bukan yang paling jago.Kita bisa meningkatkan prestasi dengan berlatih khususnya di bidang olahraga Shoto-Kai, lakukanlah kejuaraan ini dengan profesional dan junjung tinggi sportivitas  karena kalau sudah menjunjung sportivitas itu pasti menjunjung kejujuran dan sanggup menguasai diri serta junjung tinggi nilai sumpah karate,” tutupnya.

Pada kesempatan itu Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Rudi Puruw juga menyampaikan dukungan sepenuhnya pada pelaksanaan Kejurda Shoto-Kai Kalimantan Selatan ini.

“Melalui kejuaraan ini dapat tumbuh bibit-bibit atlet karateka Kalimantan Selatan yang berprestasi yang nantinya dapat membawa nama baik Kalimantan Selatan baik di tingkat nasional maupun internasional. Selamat bertanding dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sehingga kejuaraan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua panitia Kejurda, Rudy D Kriswantoro dalam laporannya menyebutkan, kejuaraan ini dalam rangka menjalin silaturahmi antara cabang Shoto Kai di Kalsel, sekaligus mengasah bakat-bakat atlet dan mengarahkan semangat  jiwa muda di banua di bidang olahraga.

“Hasilnya untuk persiapan Kejurnas 2022 di Lampung bulan Juni nanti,” ujarnya.

Kejuaraan Shoto Kai Kalsel ini diikuti 13 kontingen dan dinilai 8 orang wasit  yang sudah bersertifikat daerah dan nasional.

“Karena masih pandemi, panitia membatasi 300 peserta kejuaraan,” sebut Rudy. (RILIS-RIW/RDM/RH)

Gelorakan Minat Baca, Dispersip Kalsel dan Dispersip Banjarmasin Kolaborasi Datangi SDN Banua Anyar 9

BANJARMASIN – Menempuh jalur sungai dengan menggunakan kelotok, kolaborasi Tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Dispersip Kota Banjarmasin mendatangi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banua Anyar 9.

Tim Dispersip Kalsel dan Kota Banjarmasin ini sengaja menyasar sekolah pinggiran, lantaran cukup jauh dengan perpustakaan dalam rangka menggelorakan minat baca di Banua.

Dalam kegiatan ini, turut serta Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak dan Kadispersip Kalsel Nurliani Dardie yang diwakili Pustakawanya Ermawati.

Ikhsan menegaskan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk mendukung peningkatan minat baca dan kemajuan literasi, agar tercipta generasi penerus bangsa yang maju.

“Ini tentu sangat bermanfaat bagi perkembangan anak, dengan dihadirkan pendongeng dan didekatkannya buku terhadap mereka. Harapannya, anak-anak dapat menyenangi buku dan membacanya,” ucapnya usai kegiatan, Rabu (2/3).

Sementara itu, salah seorang guru, Sa’dilah mengaku senang atas hadirnya program kebersamaan ini, untuk menunjang pembelajaran peserta didiknya.

“Semoga ini berkelanjutan, hingga dapat terus menanamkan minat baca pada anak,” harapnya.

Kolaborasi ini disambut baik Kepala Dispersip Kalsel, yang berkeinginan bisa terus didukung penuh Pemkot Banjarmasin, guna bersama mendorong peningkatan literasi masyarakat. (NRH/RDM/RH)

2,91 Juta Penduduk Sudah Dapatkan Dosis 1, Kalsel Genjot Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan 3

BANJARMASIN – Hingga Kamis (3/3) tercatat sebanyak 2.917.960 penduduk Kalimantan Selatan sudah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama, atau setara dengan 92,31 persen dari jumlah penduduk usia 6 hingga 60 tahun ke atas, yang menjadi target vaksinasi COVID-19. Sementara untuk dosis kedua, tercatat 1.830.341 penduduk sudah divaksin di 13 kabupaten/kota, atau setara dengan 56,90 persen. Sedangkan prosentase vaksin dosis ketiga sudah mencapai 4,54 persen atau sebanyak 143.582 jiwa.

Grafik situasi COVID-19 dan capaian vaksinasi di Kalsel

“Pemerintah provinsi Kalsel terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi dosis kedua dan ketiga, sehingga kekebalan kelompok dapat segera terbentuk. Dengan begitu, provinsi Kalsel lebih siap menghadapi perubahan status pandemi menjadi endemi COVID-19, yang segera dicanangkan pemerintah,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Sukamto, kepada Abdi Persada FM.

Menurut Sukamto, selama kurang lebih sepekan jelang berakhirnya Februari 2022, seluruh pemerintah daerah di Kalsel, berupaya maksimal meningkatkan capaian vaksinasi dosis kedua dan ketiga, sesuai amanat Presiden, Joko Widodo, serta perintah langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

“Data yang masuk ke sistem pencatatan data KCP PEN di pusat sempat mengalami penyesuaian akibat perubahan aturan. Sehingga sekitar 4 hari, data hasil kegiatan vaksinasi di Kalsel, tidak terangkum secara maksimal. Namun kemarin (baca, Kamis) data yang tercatat sudah sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan rilis Kementrian Kesehatan RI, hngga akhir Februari 2022, Kemenkes mencatat sudah ada 14 provinsi yang konsisten dalam penurunan kasus konfirmasi harian COVID-19. 14 provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, Maluku, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, dan Papua Barat.

Data Kemenkes juga menunjukkan bahwa di beberapa daerah dalam pekan terakhir Februari, mengalami penurunan positivity rate, diantaranya: DKI Jakarta, Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Papua, NTB, Papua Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.

Perbaikan indikator penanganan pandemi juga tampak dari angka kesembuhan pasien di rumah sakit yang terus meningkat secara nasional. Hingga akhir Februari 2022, angka kesembuhan pasien ada di posisi 43.992. Angka ini lebih baik dari hari sebelumnya Minggu (27/2) yang ada di posisi 39.384. (RIW/RDM/RH)

5 Tahun, Jalan Tatah Amuntai Belum Diperbaiki, Warga Harapkan Perhatian

BANJAR – Jalan utama Tatah Amuntai, km 10, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, kembali dikeluhkan warga sekitar. Hampir 5 tahun infrastruktur tersebut belum juga mendapat perbaikan.

“Kerusakan jalan disini kurang lebih sekitar 5 tahunan dan mengharapkan bantuan dari Pemkab Banjar mengingat ini juga satu-satunya akses jalan utama perekonomian warga,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Apalagi, lanjut Rahman, jalan tersebut juga merupakan akses utama pelajar menuju lokasi ke sekolah.

“Apalagi disini ada SMK Negeri, kami takutnya kalau ada kenapa-kenapa itu yang dikhawatirkan,” ucapnya.

Jalan Tatah Amuntai, Kertak Hanyar, Banjar, menuju lokasi Sekolah Menegah Kejuruan (SMK)

Ia menceritakan, awal mula rusaknya jalan utama Tatah Amuntai ini diakibatkan selain kualitas aspal yang kurang baik. Kerusakan itu juga dipicu karena adanya bencana banjir di awal tahun 2021 lalu yang barengi hujan dengan intensitas tinggi.

“Apalagi waktu banjir kemarin dan kena hujan lalu rusak lah jalan dan kini kami kesusahan untuk melewati jalan utama di Tatah Amuntai ini,” paparnya.

Dia berharap adanya perhatian dari Pemkab Banjar agar jalan yang menjadi poros utama perekonomian warga bisa kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan ada perbaikan dari Pemkab Banjar walaupun nanti dilaksanakan secara bertahap. Semoga ada tindak lanjut segera,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kadis PUPRP Banjar, Muhammad Riza Dauly, menyampaikan, salah satu program strategis Pemkab Banjar adalah infrastruktur jalan. Tentu, hal ini juga telah dirancang pihaknya di tahun 2022 dan realisasinya akan dilaksanakan pada 2023 mendatang.

Plt Kadis PUPRP Banjar, M Riza Dauly

“Sesuai visi dan misi dari Bupati Banjar, Saidi Mansyur, selain ketahanan bencana yang menjadi perhatian, pemantapan infrastruktur jalan yang juga sebagai prioritas tersebut merupakan konsentrasi,” paparnya.

Ia menjelaskan, ada salah satu jalan sekitar 23 kilometer (km) juga mengalami kerusakan dan bahkan akan diperbaiki pihaknya.

“Mudah-mudahan dengan diperbaikinya jalan maka ekonomi masyarakat kembali tumbuh terlebih di daerah pinggiran yang notabenenya adalah penghasil bahan baku seperti padi, ikan, hortikultura dan produk-produk di sektor pertanian,” imbuh mantan Kadis Perikanan Kabupaten Banjar tersebut. (RHS/RDM/RH)

ESDM Kalsel : Pelelangan Lancar, PLTB Kalsel Akan Terbangun di Tahun 2023

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melakukan pembangunan Pembangkit Listrik tenaga Bayu (PLTB) yang akan di bangun di Kabupaten Tanah Laut.

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Kalsel Sutikno mengungkapkan, saat ini kegiatan masih ditahap pengumpulan lelang oleh 3 perusahaan.

“Mereka (perusahaan) sudah mengumpulkan berkas agar ikut lelang pembangunan PLTB ini,” ucapnya belum lama tadi.

Sutikno menambahkan, apabila sudah diteken kontrak maka proses pembangunannya sekitar 18 bulan. Bahkan jika proses pelelangan berjalan lancar, maka pembangunan PLTB menurutnya akan rampung di tahun depan.

Apabila pemanfaatan PLTB ini dapat tereksploitasi dengan benar, lanjut Sutikno, maka capaian energi yang didapat bisa mencapai 1400 MegaWatt (MW).

“Kalsel pada tahun 2050 ditargetkan dapat memproduksi Energi sebesar 2000 MW. Maka dari itu PLTB ini dapat memaksimalkan energi kita,” nilainya.

Sutikno berharap dengan pembangunan PLTB ini maka Ekonomi serta pariwisita di Kalsel ikut bergeliat didalam pembangunan.

“Dan juga untuk energi kita akan terpenuhi sehingga ketahanan energi yang ada di Kalsel akan meningkat,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Nilai Ekspor Kalsel Terkena Dampak Larangan Pengiriman Batubara ke Luar Negeri

BANJARBARU – Nilai ekspor Kalimantan Selatan pada Januari 2022 tercatat sebesar US$ 446,28 juta atau mengalami penurunan 48,76 persen, dibanding ekspor Desember 2021. Jika dibandingkan dengan
Januari 2021, nilai ekspor bulan Januari 2022 ini, juga turun sebesar 17,44 persen.

“Penurunan ekspor pada bulan Januari 2022 ini, terjadi karena adanya penurunan nilai ekspor komoditas bahan bakar mineral, hingga sebesar 52,42 persen. Penurunan ini berpengaruh secara signifikan, karena nilainya yang cukup besar. Namun kita berharap, kondisi akan semakin membaik, seiring dengan dibukanya kembali pintu pengiriman batubara,” urai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalsel, Yos Rusdiansyah, pada rilis bulanannya baru – baru tadi.

Lebih lanjut Yos memaparkan, berdasarkan kontribusinya terhadap total ekspor Januari 2022, kelompok bahan bakar mineral (HS 27) memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar 75,07 persen. Kemudian diikuti kelompok lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) dan kelompok kayu, barang dari kayu (HS 44) dengan kontribusi masing – masing sebesar 9,95 persen dan 7,07 persen. Berikutnya diurutan keempat dan kelima terdapat kelompok berbagai produk kimia (HS 38) dan kelompok karet dan barang dari karet (HS 40) dengan kontribusi masing – masing sebesar 3,51 persen dan
3,06 persen.

“Peranan ekspor kelima kelompok barang ini pada Januari 2022 mencapai 97,66 persen dari total ekspor Kalimantan Selatan dengan nilai total sebesar US$435,84 juta”, tambah Yos.

Sementara itu, ekspor Kalimantan Selatan jika dilihat menurut negara tujuan utama, maka nilai tertinggi adalah ekspor dengan tujuan China, yaitu sebesar US$120,62 juta. Nilai ekspor tersebut mengalami penurunan cukup besar, yaitu 72,26 persen dibanding Desember 2021, yang mencapai US$434,81 juta. Kemudian di urutan berikutnya adalah ekspor ke India sebesar US$73,82 juta, yang juga mengalami penurunan, sebesar 5,95 persen.

“Jepang berada diurutan ketiga, dengan ekspor sebesar US$63,82 juta, atau naik sebesar 6,03 persen dibandingkan Desember 2021. Selanjutnya di urutan keempat dan kelima adalah ekspor ke Korea Selatan dengan nilai US$40,32 juta yang mengalami kenaikan sebesar 8,15 persen dan ekspor ke Malaysia dengan nilai US$33,14 juta yang mengalami penurunan sebesar 25,99 persen,” urainya.

Nilai ekspor kelima negara tujuan utama pada Januari 2022 ini mencapai US$331,72 juta, turun sebesar 49,40 persen dibandingkan nilai total kelima negara tersebut pada Desember 2021, yang mencapai US$655,55 juta. Nilai ekspor Kalimantan Selatan kelima negara tujuan utama tersebut memberikan kontribusi sebesar 74,33 persen terhadap total
ekspor Januari 2022. (RIW/RDM/RH)

DPMPTSP Dorong Kemudahan Investasi Melalui OSS dan Simapan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kalsel terus mendorong kemudahan berinvestasi di provinsi ini.

Kepala Dinas PMPTSP Kalsel Nafarin menyampaikan, perizinan merupakan hal yang penting untuk bisa menggerakkan sektor perekonomian. Sehingga diakuinya, untuk memberikan kemudahan dalam berinvestasi, pihaknya telah mengikuti dan mengimplementasikan regulasi Pemerintah Pusat terkait dengan penanaman modal dan perizinan seperti Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko .

“Kita sudah menggunakan ada dua aplikasi, secara nasional kita menggunakan sistem OSS Indonesia Berbasis Risiko dan SiMapan,” ucap Nafarin belum lama tadi.

Layanan OSS Indonesia Berbasis Risiko disebutkannya sebagai aplikasi yang disediakan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Investasi. Di dalam sistem tersebut terdapat aturan yang harus dipedomani dan kemudahan perizinan.

Semua layanan perizinan dilakukan melalui sistem informasi, terkecuali yang memang belum termasuk atau belum dikelola. 

“Khusus untuk OSS Berbasis Risiko sudah berjalan dan ini sistemnya ditangani pemerintah pusat, sehingga pelayanan berdasarkan risiko, kalau risiko rendah izin itu otomatis dikeluarkan oleh sistem,” tambah Nafarin.

Meski penggunaan layanan sistem ini sudah dijalankan, namun belum dapat dikatakan maksimal akibat masih dibatasi oleh waktu agar prosesnya berjalan berdasarkan dengan ketentuan waktu yang sudah ditetapkan.

“Bagi perusahaan yang hendak melakukan perizinan, jika permohonannya sudah lengkap maka disilakan masuk ke sistem, jika sudah lengkap sistem akan memproses,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Peran Masyarakat Penting Untuk Turunkan Angka Kasus COVID-19

BANJARMASIN – Saat ini kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Selatan mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari jumlah pasien COVID-19 yang menjalani rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin.

Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zoelkarnain Akbar mengatakan, untuk pasien yang dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, tercatat per Rabu 2 Maret 2022 tersisa 60 orang saja.

“Kami berharap pasien di RSUD Ulin Banjarmasin terus mengalami penurunan,” ucapnya.

Izzak mengatakan, tentunya penurunan tersebut dengan catatan partisipasi masyarakat diperlukan.

“Masyarakat tidak boleh abai, masyarakat harus paham kalau pandemi COVID-19 belum berlalu,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Izzak, masyarakat diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

“Jangan keluar rumah jika tidak ada sesuatu hal yang penting, serta lainnya,” ujar Izzak.

Selain itu, tambahnya, masyarakat juga tetap mengguna masker serta jangan melakukan gerumunan.

“Masyarakat juga diminta untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, dengan mengkonsumsi makanan bergizi, minum vitamin, serta berolahraga,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version