BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin melepas keberangkatan sekitar 320 jemaah umrah di depan pintu keberangkatan bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, pada Selasa (2/1).
Wajah kegembiraan terpancar di raut wajah Paman Birin saat melepas rombongan jemaah umrah, yang dipimpin dan nantinya sebagai pembimbing ibadah Umrah, Alimmul Fadhil Al Hafidz, KH Muhammad Wildan Salman.
Sebagaian jemaah yang berasal dari berbagai unsur masyarakat seperti tenaga pengajar, ustad, tokoh masyarakat, pelajar, dan lainnya itu, diberi kesempatan menunaikan ibadah umrah yang diinisiasi Paman Birin, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam membangun Banua melalui berbagai kegiatan.
Jemaah umroh yang berangkat ke tanah suci juga satu penerbangan dengan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, beserta sejumlah kepala dinas lingkup Pemprov Kalsel.
Paman Birin berpesan agar jemaah umrah tetap menjaga kesehatan dan stamina dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat.
Tidak lupa diingatkan, agar para jemaah umrah menjaga kekompakan dan saling membantu satu sama lain jika ada yang kesulitan atau memerlukan bantuan, serta menjaga nama baik Kalsel Babussalam.
“Ulun doakan pian-pian berangkat dengan selamat dan kembali nantinya dengan selamat pula, mudah-mudahan segala ibadah yang dilakukan selama umrah menjadi amal ibadah oleh Allah SWT serta ibadahnya mabrur,” doa Paman Birin.
Paman Birin pun menyalami satu persatu jemaah umrah sebelum memasuki ruang tunggu Bandara Syamsuddin Noor untuk selanjutnya diberangkatkan ke Mekkah.
Para jemaah nampak sangat bahagia berkesempatan umrah dilepas orang nomor satu di Kalsel itu.
Turut menyaksikan pelepasan keberangkatan jemaah yang akan menjalani umrah mulai 2 – 11 Januari itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel mencatat performa positif pada tahun 2023. Hingga November 2023, aset bank menembus Rp26,26 triliun atau tumbuh 18,65 persen secara tahunan. Dari sisi liabilitas, Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami peningkatan sebesar15,24 persen, mencapai nominal Rp20,57 triliun. Sementara untuk penyaluran Kredit dan Pembiayaan tumbuh di 8,19 persen dengan nominal mencapai Rp14,66 triliun.
Suasana saat jumpa pers akhir tahun Bank Kalsel
Pencapaian atas kinerja bisnis dan operasional tersebut mendorong perolehan laba konsolidasi bank sebesar Rp338 miliar pada November 2023, mengalami pertumbuhan 5,82 persen secara tahunan. Perolehan laba ini menjadi kontribusi terhadap peningkatan Modal Inti Bank Kalsel yang terealisasi secara organik sebesar Rp2,65 triliun pada November 2023, dan diproyeksikan akan terealisasi sebesar Rp3,42 triliun pada Desember 2024.
“Selama tahun 2023, Bank Kalsel juga telah menyalurkan pembiayaan KPR Sejahtera dengan total pembiayaan sebesar Rp1,68 miliar, sedangkan untuk UUS Bank Kalsel realisasi penyaluran pembiayaan KPR Sejahtera pada tahun 2023 kepada 37 peserta dengan total pembiayaan sebesar Rp6,05 miliar,” ujar Fachrudin, selaku Direktur Utama Bank Kalsel, saat jumpa pers akhir tahun di Banjarmasin belum lama tadi.
Direktur Utama Bank Kalsel saat memaparkan capaian tahun 2023
Disisi lain, menurut Fachrudin, Bank Kalsel yang telah menginjak usia ke-59 di tahun 2023, terus mendapat apresiasi dan penghargaan atas berbagai prestasi cemerlang di tahun 2023. Berbagai bentuk penghargaan ini sebagai bukti bahwa Bank Kalsel telah dikelola dengan baik dan profesional.
Tercatat ada 10 penghargaan yang diraih Bank Kalsel sepanjang tahun 2023. Diantaranya adalah Banking Service, Category BPD yang diberikan oleh Warta Ekonomi dalam ajang Indonesia Best BUMD Awards 2023, Top BPD Bintang 5, Top CEO BUMD 2023 dan Top Pembina BUMD 2023 dari TOP BUMD Awards 2023, dan kategori Pembiayaan Daerah Terbaik oleh Republika dalam Anugerah Syariah Republika 2023.
“Melanjutkan apa yang telah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya, Bank Kalsel juga konsisten melakukan ekspansi bisnis, inovasi dan pengembangan serta transformasi digital dalampeningkatan produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan stakeholder diberbagai sektor bidang usaha,” tambah Fachrudin.
Tidak hanya itu, Bank Kalsel juga optimis mampu berekspansi di bidang layanan jasa keuangan yang lebih baik, serta berperan mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa-masa mendatang.
Dalam menghadapi tahun 2024, dari sisi rencana kinerja dan strategis, Bank Kalsel telah mengatur strategi bisnis yang tepat dan prudent di berbagai segmen bisnis, dengan target menjaga optimalisasi pendapatan, meningkatkan efisiensi dan menjaga kualitas kredit bank.
Untuk merealisasikan strategi tersebut, Bank Kalsel harus selaras dengan ketentuan regulator maupun pemerintah dalam memproyeksikan tumbuhnya kinerja keuangan yang positif serta turut menjaga kesehatan industri keuangan dan perbankan dalam negeri.
Dalam proyeksi tahun 2024 yang telah tercantum dalam Rencana Bisnis Bank, Bank Kalsel menargetkan pertumbuhan Aset sebesar 10,94 persen, Dana Pihak Ketiga tumbuh 9,32 persen, sedangkan Kredit dan Pembiayaan Bank Kalsel ditargetkan tumbuh 10,39 persen.
Dari aktivitas dan ekspansi bisnis bank yang akan dilakukan di tahun 2024 tersebut, ditargetkan laba bank tumbuh 6,55 persen. Pertumbuhan laba ini juga menjadi upaya bank untuk memenuhi modal inti minimum Rp3 Triliun di tahun 2024, sebagaimana disyaratkan POJK 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
Dengan semua rencana strategis dan bisnis yang akan dijalankan di tahun 2024, Bank Kalsel optimis, modal inti akan melampaui regulasi tersebut.
Disamping semua yang telah diutarakan diatas, selain dunia bisnis, Bank Kalsel juga memberikan kontribusi dalam bentuk lain. Untuk pengembangan industri keuangan, Bank Kalsel berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem keuangan di daerah. Melalui partisipasinya dalam pengembangan ekosistem keuangan daerah tersebut, Bank Kalsel dapat menciptakan dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi lokal dan mendukung kelangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Selain itu, bank juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan sosial di sekitarnya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) maupun Taksonomi Hijau. Dengan melibatkan diri dalam CSR, bank tidak hanya fokus pada keuntungan finansial semata, tetapi juga pada pengembangan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Bank juga menunjukkan kepeduliannya terhadap umat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel. Melalui UPZ ini, bank secara rutin mengumpulkan Zakat, Infaq, dan Sedekah dari penghasilan seluruh pegawainya. Tindakan ini mencerminkan kepedulian bank terhadap kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, serta komitmen untuk berkontribusi pada pemberdayaan dan kesejahteraan umat. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Paripurna Internal dengan agenda Penutupan Masa Sidang Ketiga Tahun Sidang 2023 dan Pembukaan Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2024 bertempat di Ruang Paripurna H. Mansyah Addrian gedung DPRD Kalsel, Selasa (2/1).
Rapat Paripurna tersebut diawali dengan penyerahan hasil pelaksanaan kegiatan reses Pimpinan dan Anggota DPRD Kalsel Masa Sidang Ketiga Tahun 2023 yang diserahkan perwakilan masing-masing fraksi Dewan kepada Ketua DPRD Kalsel, Supian HK selaku Pimpinan rapat.
Suasana Rapat Paripurna Internal DPRD Kalsel
Ada delapan Fraksi yang menyerahkan hasil reses yaitu Fraksi Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi PKB, Fraksi PKS, dan Fraksi Persatuan Nurani Demokrat.
Kemudian dilanjutkan dengan Penutupan Masa Sidang Ketiga Tahun 2023 terhitung September – Desember 2023.
Ketua DPRD Kalsel, Supian HK menjelaskan bahwa pada tahun 2023, Dewan telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang meliputi rapat-rapat komisi dan Alat Kelengkapan Dewan, pelaksanaan studi komparasi dan konsultasi, penyerapan aspirasi, penyebarluasan program pembentukan Rancangan Perda, Perda serta peraturan perundang-undangan lainnya, serta sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila ke Kabupaten/Kota.
“Pada tahun 2023, DPRD Kalsel telah merampungkan beberapa Raperda bersama dengan Pemerintah Daerah sehingga Perda-perda yang dimaksud dapat segera diimplementasikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Supian HK menambahkan kegiatan Masa Sidang Pertama Tahun 2024 yang dimulai terhitung 1 Januari dan berakhir pada 30 April 2024.
Adapun pokok-pokok kegiatan dewan yang akan dilaksanakan antara lain kegiatan komisi-komisi DPRD dan AKD berupa rapat kerja maupun rapat dengar pendapat dengan pihak terkait, pembahasan Raperda atau rancangan keputusan DPRD, penyebarluasan program pembentukan Raperda, Perda dan peraturan perundang-undangan lainnya dan sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila.
“Selain itu, kegiatan-kegiatan rapat paripurna yang disesuaikan dengan kebutuhan, rapat konsultasi Forum Silaturahmi DPRD dengan Gubernur Kalsel, kegiatan masa reses Pimpinan dan Anggota DPRD Kalsel,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Mengawali tahun 2024, Komisi Informasi Provinsi (KIP) provinsi Kalimantan Selatan, terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi terkait kelembagaannya dan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat. Termasuk kepada organisasi kemasyarakatan yang ada di Kalimantan Selatan.
Suasana pertemuan antara Komisi Informasi Provinsi Kalsel dan HIPMI kota Banjarmasin pada Selasa (2/1)
Diinisiasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kota Banjarmasin, digelarlah silaturahmi dengan Komisi Informasi Provinsi Kalsel, pada Selasa (2/1) disalah satu kafe di kota Banjarmasin.
Pertemuan penuh keakraban ini, dihadiri langsung Ketua Umum HIPMI kota Banjarmasin, Aulia Rahman, Sekretaris Ridwan Abdul Qadir Jailani, Bendahara Dewi Marissa, serta para ketua bidang. Begitu juga dari Komisi Informasi Provinsi, dihadiri langsung Ketua KI, Nawang Wijayati, didampingi 3 komisioner. Yakni Komisioner Bidang Kelembagaan, AH Rijani, Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi Riduannor, serta Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi, Yati Nurhayati.
“Tujuan pertemuan ini adalah untuk lebih mengenalkan tugas dan fungsi Komisi Informasi kepada masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Selain itu juga untuk mengedukasi dan mensosialisasikan terkait keterbukaan informasi publik, sesuai amanat undang-undang nomor 14 tahun 2008,” jelas Nawang.
Dalam pertemuan tersebut, komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Selatan menjelaskan terkait keorganisasian Komisi Informasi, serta tugas, fungsi dan wewenangnya dalam hal keterbukaan informasi publik.
Pada kesempatan ini, juga terjadi dialog santai antara anggota HIPMI dengan komisioner Komisi Informasi provinsi, terkait bagaimana cara memohon informasi di badan publik dan apa yang harus dilakukan masyarakat, untuk ikut serta mengawal undang-undang nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik
“Saya harap dengan pertemuan ini, gaung keterbukaan informasi publik di Kalimantan Selatan menjadi lebih luas, sehingga menjadikan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai provinsi yang terbuka informasinya untuk menuju Banua sejahtera Kalsel Babussalam,” harap Aulia Rahman, ketua umum HIPMI kota Banjarmasin, menutup pertemuan. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pengusaha Perikanan di kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan meminta dibangun serta kapasitas pabrik es batu ditambah di kawasan tersebut.
Salah satu Pengusaha Perikanan di UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Haji Jaya mengatakan, saat ini di kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mengalami kekurangan pasokan es batu.
Salah satu Pengusaha Perikanan Haji Jaya
“Kekurangan es batu ini, jadi keluhan pengusaha ikan di sini” ungkapnya.
Karena itu, lanjut Haji Jaya, pihaknya meminta agar pabrik es batu dapat dibangun di kawasan tersebut.
“Pabrik es batu yang ada saat ini sudah mengalami kerusakan sejak tiga bulan lalu. Sehingga, pasokan es batu berkurang,” ujarnya.
Menanggapi persoalan tersebut, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki mengakui, masalah kurangnya pemenuhan es batu tersebut..
Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki
Jaki menjelaskan, saat ini keterbatasan pabrik es di lingkungan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin untuk memenuhi kebutuhan para pelaku usaha.
“Pabrik es batu yang ada saat ini hanya berkapasitas 10 ton, produksi tersebut hanya mampu memenuhi sepertiga dari kebutuhan es batu di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ucap Jaki.
Jaki juga mengungkapkan, pihaknya telah berhasil mencapai Target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Alhamdulilah kami berhasil memenuhi target PAD sebesar 936 juta rupiah, dari perolehan retribusi sewa gedung dan kios bagi pelaku usaha yang berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ungkapnya.
Capaian tersebut, melebihi target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan di tahun 2023 sebesar 800 juta rupiah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Mengawali kinerja tahun 2024, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna, bertempat di ruang Paripurna DPRD kota Banjarmasin, pada Selasa (2/1).
Kepada sejumlah wartawan, usai rapat Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali, mengatakan, agenda Rapat Paripurna Perihal Tutup Masa Sidang tahun 2023 dan Buka Masa Sidang tahun 2024, merupakan kegiatan rutin tahunan. Dimana, pihaknya menyampaikan realisasi kegiatan dewan sesuai fungsinya yaitu Legislasi, Pengawasan, dan Anggaran. Ia berharap, untuk tahun 2024, dapat semakin meningkatkan kinerja lebih baik lagi.
“Seluruh kegiatan sudah banyak terealisasi di tahun 2023,” kata Matnor
Hal senada disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, dijelaskannya, dalam Rapat Paripurna pihaknya menyampaikan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah. Dimana, merupakan inisiatif Dewan Banjarmasin yaitu Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Hiburan dan Rekreasi, kemudian Penyelenggaraan Kearsipan dan Pemberian Insentif atau kemudahan kepada masyarakat atau investor. Ia meminta, setelah diajukan ini akan segera dilakukan pembahasan.
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali
“Setelah disampaikan Raperda, 8 fraksi masing-masing menyampaikan saran dan pendapatnya,” ucap Yamin
Menanggapi hal itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menyampaikan pihaknya sangat berterima kasih sudan berjalan dengan baik, selama ini dalam membangun Kota Banjarmasin, dengan terus saling berkolaborasi memajukan kota seribu sungai. Terkait pengajuan Rancangan Peraturan Daerah, pihaknya akan terus bersinergi dalam melakukan pembahasan nantinya.
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina (ditengah)
“Kami apresiasi awal tahun 2024 langsung bekerja,” tutup Ibnu
Untuk diketahui, Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, didampingi unsur pimpinan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, Matnor Ali, dan Tugiatno, serta Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, kalangan legislatif juga pihak eksekutif. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Seiring dengan dicabutnya status pandemi COVID-19 pada pertengahan tahun 2023, maka kondisi perekonomian Kalimantan Selatan pun, terus mengalami peningkatan. Termasuk untuk angka inflasi, yang dipengaruhi Indeks Harga Gabungan – IHK di 3 kota, yakni Banjarmasin, Tanjung (Tabalong) dan Kotabaru. Terbukti, data Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Kalsel, yang dirilis pada Selasa (2/1) terlihat bahwa inflasi Kalimantan Selatan tahun 2023, turun signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2022 inflasi Kalsel tercatat 6,99 persen, maka pada 2023 menjadi 2,43 persen.
“Inflasi pada Desember 2023, juga terjaga di angka 0,18 persen, dari kumulatif penghitungan di 3 kota,” jelas Martin Wibisono, saat jumpa pers perdana tahun 2024 dikantornya di Banjarbaru, Selasa (2/1).
Martin merincikan, inflasi di 3 kota yang melakukan penghitungan IHK di Kalsel, juga turun signifikan dibanding tahun sebelumnya. Yakni Tanjung mengalami inflasi sebesar 2,39 persen, turun dari tahun sebelumnya sebesar 5,01 persen. Begitu juga dengan Kotabaru mengalami inflasi tinggi hingga 8,55 persen tahun lalu, turun menjadi 3,81 persen tahun ini. Sedangkan kota Banjarmasin, mengalami inflasi 2, 28 persen atau turun drastis dari 6, 98 persen tahun lalu.
“Secara Month to Month pada Desember terjadi inflasi gabungan tiga kota IHK sebesar 0,18 persen, dengan penyumbang andil inflasi terbesar antara lain, ikan gabus, bawang merah, emas perhiasan, daging ayam ras, ikan nila, dan cabai rawit,” paparnya.
Sedangkan yang menahan laju inflasi bulanan antara lain, angkutan udara, ikan tongkol, kacang panjang, mangga, ikan kembung, bahan bakar rumah tangga, buncis dan ayam hidup.
“Sementara komoditas penyumbang andil inflasi terbesar pada tahun 2023, antara lain rokok kretek filter, emas perhiasan, dan beras,” tutup Martin.
Diantara kota-kota IHK di Kalimantan, kota Banjarmasin mencatatkan inflasi paling rendah yakni 0,12 persen. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Pontianak, sebesar 0,66 persen. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Siring Piere Tendean Kota Banjarmasin, pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mengalami peningkatan.
Kasubbag TU UPTD Kawasan Wisata Kota Banjarmasin Selamat Budianto menjelaskan, kunjungan wisatawan untuk kawasan wisata Siring Tendean cukup banyak.
Kasubbag TU UPTD Kawasan Wisata Kota Banjarmasin Selamat Budianto
“Peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Siring tersebut, berkisar 10 hingga 15 persen,” ungkap Budi.
Kunjungan wisatawan tersebut, lanjutnya, bertambah dengan diluncurkannya air mancur menari di Jembatan Pasar Lama oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Keberadaan air mancur tersebut, semakin memperbanyak kunjungan masyarakat ke kawasan Siring Piere Tendean,” ujarnya.
Menurut, berdasarkan pantauan pihaknya peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Siring tersebut, berkisar 10 sampai 15 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mengatakan, di Tahun 2024 ini pihaknya melakukan peningkatan sarana dan prasarana untuk kenyamanan pengunjung.
“Dalam rangka memberikan kenyamanan kepada pengunjung dikawasan wisata Siring Piere Tendean, maka akan dilengkapi dengan box ATM,” ucapnya.
Dengan adanya box ATM dikawasan tersebut, akan memudahkan wisatawan apabila mereka ingin mengambil uang dikawasan tersebut.
“Selain menambah sarana box ATM, sarana dan prasarana lainnya juga akan ditambah serta dibenahi. Sehingga kawasan wisata Siring Piere Tendean benar benar nyaman untuk berwisata,” ujar Budi.
Seperti diketahui, di kawasan wisata Siring Menara Pandang terdapat beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi warga, seperti, patung bekantan, pasar terapung, rumah Anno, menara pandang, serta air mancur menari Jembatan Pasar Lama. (SRI/RDM/RH)
BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar penanaman pohon serentak di Gunung Pematon, Desa Kiram, Kabupaten Banjar. Penanaman tersebut dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia, Sabtu (30/12), yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai bagian dari refleksi akhir tahun 2023.
Kalimantan Selatan menjadi daerah yang jumlah pesertanya terbanyak dengan total 2500 orang temasuk mahasiswa ULM sebanyak 1000 orang. Adapun bibit yang ditanam sebanyak 7.500 bibit
Kawasan Gunung Pamaton di Kabupaten Banjar menjadi salah satu fokus penghijauan oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, bersama ribuan masyarakat termasuk mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kawasan Gunung Pamaton merupakan areal rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) PT Adaro Indonesia dengan luas 321 hektar. Selain itu, Gunung Pamaton juga menjadi bagian Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) milik Universitas Lambung Mangkurat.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, pada momen penanaman pohon serentak ini, sangat bangga dan gembira, bahwa Kalsel Babussalam, bisa berperan aktif dan ikut berpartisipasi dalam menghijaukan Indonesia. Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada kementerian lingkungan hidup dan kehutanan republik indonesia, seluruh elemen pemerintah, TNI, POLRI, BUMN, BUMD, para pelaku usaha, universitas, mahasiswa dan seluruh lapisan masyarakat, yang saling berkolaborasi di berbagai kegiatan penanaman pohon di Kalimantan Selatan.
“Menanam pohon ini bukan hanya penghijauan semata, tetapi juga membangun kembali ekosistem hutan yang mulai berkurang. Insya Allah, ketika hutan kita kembali menghijau di Kalimantan Selatan, maka flora dan fauna akan ikut berkembang dengan baik,” ucap Paman Birin (sapaan akrabnya).
Gunung Pamaton sempat terbakar pada saat musim kemarau, dengan penghijauan Paman Birin mengajak semua yang berhadir untuk bersama sama merawat lingkungan agar tidak mudah terbakar. Program Revolusi Hijau yang digagas Pemprov Kalsel berdampak positif bagi perbaikan lingkungan.
“Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam kurun waktu 2013 hingga 2022, Kalimantan Selatan mampu menurunkan lahan kritis seluas 184.102 hektar. Dari 642.580 hektar diawalnya, turun menjadi 458.478 hektar,” lanjutnya.
Menurutnya, ini progres yang sangat cepat dan memberikan harapan besar terhadap percepatan penurunan lahan kritis di Kalimantan Selatan dan penurunan lahan kritis akan berdampak langsung terhadap perbaikan lingkungan. Gerakan Revolusi Hijau yang dicanangkan sejak tahun 2017, memiliki andil signifikan terhadap masifnya penghijauan di Kalimantan Selatan.
“Lewat gerakan ini, berbagai pihak ikut terlibat dalam penanaman pohon, mulai dari jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, POLRI, BUMN, BUMD, pelaku usaha, Universitas, dan bahkan masyarakat,” ucapnya lagi.
Sementara itu, Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurafiq menyampaikan, memasuki musim penghujan seluruh daerah di Indonesia diminta untuk melakukan penanaman secara terus menerus. Kedepan, Pemprov Kalsel akan menjadikan gunung Pamaton menjadi destinasi wisata.
“Pemprov Kalsel akan mengaspal jalan menuju puncak gunung Pamaton. Ini juga untuk mengiringi destinasi wisata di Tahura lainya,” ucap Hanif.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra menambahkan, dalam satu bulan terakhir ini melakukan penanaman bekerjasama dengan PT Adaro Indonesia yang rutin dilaksanakan setiap Kamis dan Jumat di kawasan Gunung Pamaton. Adapun bibit yang ditanam terdiri dari mahoni, pulai dan gamal.
“Ketiga pohon itulah yang mampu tumbuh dengan baik ketika di tanam beberapa tahun lalu di Gunung Pamaton,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, telah mampu menyerap kegiatan hampir 100 persen.
Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat (29/12) mengatakan, hingga diakhir tahun ini, untuk serapan kegiatan sudah mencapai 98 persen, yaitu mulai dilaksanakan pada bulan Februari hingga Awal Desember 2023. Ia berupaya, di tahun 2024 mendatang, akan semakin lebih baik lagi, ditambah mendapat Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui Direktorat Kebudayaan sebesar 2 miliar rupiah.
“Program kegiatan di tahun 2024 mendatang telah dipersiapkan lebih bagus lagi, dengan materi-materi yang berbeda setiap tahun,” ungkapnya
Disampaikan Suharyanti, selama ini Taman Budaya Disdikbud Kalsel, untuk kegiatan satu cabang seni, ada beberapa kali rangkaian, pertama pelatihan atau workshop, tindak lanjutnya pergelaran dan perlombaan. Hal itu dimaksudkan, tidak hanya sekedar melaksanakan program.
“Kami ingin output itu harus tepat sasaran,” jelas Yanti.
Ia menambahkan, untuk tahun 2024 mendatang pihaknya terus berinovasi, yaitu setiap pergelaran, tidak selalu didalam Gedung, tetapi memanfaatkan di sekeliling halaman Taman Budaya, guna memberikan informasi, bahwa setiap pertunjukan selalu mengalami perkembangan.
“Pergelaran bisa dilaksanakan ke beberapa sudut gedung nanti,” tutupnya (NHF/RDM/RH)