LSPR Institute Of Communication Business dan Mikom UNISKA Muhammad Arsyad Al Banjari Gelar Pelatihan Literasi Medsos dan Pariwisata Di Lok Baintan

Banjar – Dalam sebuah kolaborasi yang bertujuan untuk memperkuat pariwisata pasar terapung Lok Baintan di Kalimantan Selatan, LSPR Institute of Communication & Business bersama dengan Magister ilmu Komunikasi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin mengadakan kegiatan pelatihan literasi media sosial dan pariwisata. Inisiatif ini merupakan bagian dari realisasi tiga pilar pendidikan tinggi: Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Sebagai daerah yang dialiri oleh banyak sungai, Pasar Terapung menjadi sebuah ciri khas bergeraknya perekonomian di Lok Baintan khususnya, dan daerah Banjar pada umumnya. Para Acil atau wanita yang mendominasi area perdagangan di sungai, setiap hari hilir mudik berjualan dengan menggunakan jukung atau perahu yang juga menjadi ciri khas daerah Banjar.

Seiring berjalannya waktu, ditambah dengan bencana banjir dan pandemi COVID-19 yang baru-baru ini terjadi, keberadaan Pasar Terapung terancam surut dan menghilang. Padahal, Lok Baintan memiliki potensi sebagai daerah wisata yang tak kalah menarik dibandingkan daerah lain.

Hal ini juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Irwan Jaya.

“Bencana banjir dan pandemi memang menyebabkan kondisi ekonomi masyarakat di Lok Baintan menjadi menurun secara signifikan, padahal sebagian besar pendapatan mereka diperoleh dari hasil kebun,” kata Irwan Jaya.

Menurutnya, masyarakat di Lok Baintan, khususnya yang berdagang di Pasar Terapung Lok Baintan perlu didukung dan dibina, agar daerah ini bisa tumbuh menjadi lokasi wisata yang dicari oleh para wisatawan. Adanya kegiatan pelatihan literasi media sosial dan pariwisata ini bisa menjadi upaya baik yang patut diapresiasi, karena bertujuan memotivasi para pedagang di pasar terapung untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif.

“Kegiatan yang sifatnya memberdayakan masyarakat, jika dikelola dengan baik, diorganisir secara konsisten, pasti dapat menjadi inspirasi dan mendorong rasa percaya diri masyarakat, sehingga meningkatkan daya saing dengan daerah wisata yang lain,” tambahnya.

Bagi LSPR Institute of Communication dan Business, kemitraan dengan MIKOM Uniska ini lebih dari sekadar kolaborasi strategis; ini merupakan contoh dedikasi institusi terhadap Tri Darma Perguruan Tinggi (tiga tanggung jawab utama perguruan tinggi). Kolaborasi ini selaras dengan komitmen LSPR terhadap pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, di mana LSPR mengambil peran aktif dalam menumbuhkan literasi digital di kalangan masyarakat, juga memperkuat edukasi mengenai pariwisata dan pelayanan.

Bagi MIKOM UNISKA, Pengabdian kepada Masyarakat merupakan kewajiban bagi dosen dan mahasiswanya untuk berkontribusi kepada negara, khususnya untuk menumbuhkan minat terhadap literasi digital dikalangan masyarakat. Memberikan edukasi bagaimana bermedia sosial dengan baik. Selain proses belajar mengajar, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat merupaka elemen dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu sasaran kagiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah ibu-ibu (acil-acil) yang berprofesi sebagai pedagang dengan menggunakan perahu Jukung di kawasan Lok Baintan. Acil-acil Jukung mendapat pengarahan dari Abdul Khair dibantu Yulia Dewi Wulan Sari Mahasiswa Pasca Sarjana Magister ilmu Komunikasi UNISKA MAB Banjarmasin, dengan tema yang berjudul ”Pembekalan Mengenai Pariwisata dan Literasi Digital bagi Penjual Pasar Terapung Lok Baintan” yang digelar pada 6-7 Februari 2024.

“Kolaborasi dengan LSPR, Uniska, dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar ini merupakan bukti keseriusan dan komitmen kami dalam turut membantu penguatan daerah pariwisata. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman salah satu tokoh masyarakat setempat yang juga merupakan Kepala Puskesmas II Sungai Tabuk, Yusdie Shopiyani. Adapun para dosen yang turut terlibat dalam kegiatan ini di antaranya Latifa Ramonita, Ayu R. Tiara Hamdani dan Yesi Pandu Pratama Wibowo DC dari LSPR. Sedangkan yang terlibat dari MIKOM UNISKA dalam kegiatan ini adalah Ketua Prodi Magister ilmu Komunikasi UNISKA MAB Banjarmasin Marhaeni Fajar Kurniawati.

Dewi Rachmawati yang menjadi Ketua dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dan dosen di LSPR Institute menambahkan, pihaknya percaya kekuatan transformatif dari pendidikan dan tanggung jawab pihaknya emban untuk masyarakat.

“Kegiatan ini memungkinkan kami untuk berkontribusi pada pemberdayaan kepada masyarakat agar para Acil di Lok Baintan lebih terasah lagi dalam memanfaatkan media sosial sebagai media promosi yang kuat, juga turut melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Selanjutnya, Kaprodi MIKOM Marhaeni Fajar Kurniawati yang juga hadir dalam kegiatan ini mengharapkan para Acil jukung di Lok Baintan sebagai corong terdepan bagi pariwisata di Lok Baintan hendaknya dapat menjadi duta bagi kemajuan pariwisata di lokasi wisata, juga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi turis domestik dan mancanegara saat berkunjung ke Pasar Terapung. (RILIS-RDM/APR)

2024, Diskop dan UMK Kalsel Terus Dorong Perkembangan Usaha di Banua

BANJARBARU – Untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di Banua Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Menengah Kecil (UMK) melakukan berbagai program kerja untuk mendukung usaha masyarakat.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Roslaini, ditemui diruang kerjanya pada Kamis (15/2) mengatakan, tahun 2023 telah dilaksanakan berbagai program untuk mendukung percepatan usaha masyarakat dan koperasi.

Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Roslaini

“Pada tahun 2023 kami telah melakukan bimbingan teknis kepada para pelaku usaha, pendamping terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta melakukan pendidikan dan latihan kepada koperasi yang ada di beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Roslaini juga menambahkan program yang telah disusun di tahun 2024 merupakan program lanjutan dari tahun lalu.

“Kemudian di tahun 2024 ini merupakan program lanjutan dan tentunya ada evaluasi tetapi dari hasil evaluasi tersebut kita dapat memberikan dorongan lebih lagi terhadap pelaku UMKM dan Koperasi di Banua,” tambahnya.

Lebih lanjut Roslaini berharap ditahun 2024 perkembangan UMKM disetiap daerah terus meningkat agar ekonomi masyarakat di Banua terus bertumbuh.

“Tentunya kami berharap lewat program yang nantinya diberikan terhadap UMKM dan Koperasi seperti program penilaian kesehatan, pengembangan, pengawas, pembinaan, serta pemberdayaan dan perlindungan UMKM dan Koperasi ini dapat mendorong pembangunan ekonomi masyarakat terlebih lagi untuk Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/APR)

Wujudkan Wisata Tertata Kelola Yang Baik, Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pariwisata Kalsel, menggelar Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata, dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota yang ibuka secara resmi oleh
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel yang diwakili Kabid Pengembangan Destinasi, Mugeni, didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Musrefinah Lediya di salah satu Hotel berbintang di Banjarmasin, Kamis (15/2).

Pelatihan Pengembangan Sadar Wisata, dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Mugeni mengatakan, pelatihan ini dalam rangka meningkatkan daya saing dan kemampuan Sumber Daya Manusia, mewujudkan kunjungan wisatawan baik domestik dan mancanegara, serta menggerakkan roda perekonomian, guna mensejahterakan objek wisata di sekitar. Ia berharap, dapat menjadi motivasi dan kolaborasi untuk berkomitmen membangun kepariwisataan.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan, melibatkan Pokdarwis sebagai garda terdepan dalam mengelola destinasi wisata di wilayah masing-masing,” katanya

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Dispar Kalsel, Musrefinah Lediya

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Musrefinah Lediya, menjelaskan, pelatihan ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten diantaranya, Kabid Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Selatan, Andrian Anwary. Dimana, menyampaikan Pembebasan Anak dari Eksploitasi Seksual di Destinasi Wisata, dan Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Olahraga Banjarmasin. Emil Salim. Selanjutnya, HRD Grand Qin Hotel Banjarbaru, Raden Agoes Salim Joko Supriyanto, membahas Pengelolaan Pariwisata Berbasis Halal Tourism, serta Bayu Bastari Setiawan tentang Story Telling Budaya dari Cerita Rakyat.

“Pelatihan ini sangat penting memperkuat kemitraan, antara organisasi pengembangan destinasi dengan Pemerintah Daerah,” jelasnya

Menanggapi hal itu, salah satu Narasumber, Kabid Pemenuhan Hak Anak, Dinas PPPA-KB Kalsel, Andrian Anwary menambahkan,
dalam rangka memberikan pengalaman liburan anak-anak menjadi lebih berkesan, ada beberapa kriteria destinasi wisata yang ramah diantaranya, sarana dan prasarana harus mumpuni, lingkungan sekitar aman, dan penyedia atraksi membuat wahana bermain berbasis edukasi. Selain itu, pengelola hotel dan tempat penginapan, juga hendaklah memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi anak-anak dalam berwisata.

“Kami apresiasi pelatihan ini, untuk memajukan kepariwisataan dan roda perekonomian,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Komisi IV DPRD Kalsel Dorong Penambahan Tenaga Penyuluh Gizi Untuk Penanganan Sunting

Batola – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong penambahan tenaga penyuluh gizi untuk percepatan penanganan kasus stunting. Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin, usai melakukan kunjungan kerja ke salah satu puskesmas di Kecamatan Rantau Badauh, baru-baru tadi.

Suasana Kunjungan Komisi IV DPRD Kalsel ke Puskesmas Rantau Badauh

Lutfi menjelaskan dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa minimnya tenaga penyuluh gizi merupakan salah satu faktor kendala dalam upaya menurunkan angka stunting di Kalsel. Untuk langkah lanjutnya, Lutfi menjelaskan pihaknya akan melakukan koordinasi kepada pemerintah kabupaten setempat guna mencari solusi terbaik.

“Insya Allah dalam waktu dekat, kami akan berkunjung ke Pemkab Batola untuk mengetahui kondisi riil di lapangan dan mencasi solusi terkait kekurangan tenaga penyuluh gizi,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Asbullah. Ia menambahkan dalam pertemuan tersebut, pihaknya banyak memperoleh masukan dari para pejabat di Puskesmas setempat, terkait program kesehatan khususnya stunting yang sudah dilakukan dan akan dijalankan kedepan.

“Ke depan kita akan coba mendorong untuk perbaikan,” tuturnya.

Rombongan Komisi IV DPRD Kalsel diterima Kepala Sub Bagian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rantau Badauh, Rosmawati dan Kepala Puskesmas Rantau Badauh, Rusdiani beserta jajarannya. Mereke mengaku bersyukur atas kehadiran wakil rakyat tingkat provinsi dalam kaitan mendorong perbaikan kesehatan masyarakat, khususnya terkait masalah stunting. (ADV-NRH/RDM/APR)

DPRD Kalsel Apresiasi Pemkab Tabalong Yang Suplai Produk Holtikultura ke IKN

Tabalong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong yang menjadi penyuplai produk-produk holtikultura ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal itu sebagaimana yang disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Karlie Hanafi Kalianda, selaku pimpinan rombongan Dewan Kalsel saat melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tabalong, dalam upaya untuk menggali potensi di “Banua”, baru-baru tadi.

Suasana Pertemuan Komisi II DPRD Kalsel dengan Pemkab Tabalong

“Kabupaten Tabalong yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, menjadi perhatian utama karena posisinya sebagai salah satu kabupaten terluar di Kalsel dan sebagai pintu gerbang IKN Nusantara,” katanya.

Karlie berharap ini capaian tersebut dapat terus dikembangkan, sehingga kontribusi Tabalong dalam mendukung ekonomi di tingkat nasional semakin meningkat. Selain itu, hal ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kalsel untuk terus mengembangkan potensi ekonomi daerahnya masing-masing.

“Kami akan terus mendukung dan berkolaborasi untuk memastikan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Tabalong terus meningkat,” terangnya.

Suasana Pertemuan Komisi II DPRD Kalsel dengan Pemkab Tabalong

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tabalong, Pebriadin Hapiz. mengungkapkan bahwa Tabalong telah mencapai prestasi yang cukup membanggakan dengan menjadi penyuplai produk hortikultura ke IKN dengan jumlah mencapai 2,5 ton setiap harinya. Program ini pun mendapatkan dukungan subsidi dari pemerintah Tabalong, khususnya dalam hal transportasi.

“Tabalong memiliki peran yang signifikan sebagai penyuplai produk hortikultura ke IKN, dan prestasi ini patut dibanggakan. Pemerintah setempat telah memberikan subsidi dalam hal transportasi, yang tentu saja mendukung keberlanjutan program ini,” jelasnya. (ADV-NRH/RDM/APR)

Lagi, Tiga RTH Diresmikan Pemko Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin meresmikan tiga fasilitas publik yang dipusatkan di RTH Kemiri, Kelurahan Sungai Andai, Kamis (15/2) oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

“Saat ini Pemerintah Kota Banjarmasin meresmikan tiga fasilitas Ruang Terbuka Hijau, yang dipusatkan di RTH Kemiri ini. Dua lainnya, RTH Bawah Jembatan Patih Masih, serta Ruang Bermain Ramah Anak Jahri Saleh,” ungkap Ibnu.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina (Tengah) pada saat menandatangani prasasti peresmian

Menurut Ibnu, dengan diresmikannya fasilitas publik tersebut, kepada warga dipersilahkan untuk memanfaatkannya.

“Kami berharap kepada warga sekitar fasilitas taman tersebut, agar dapat menjaga, dan tidak merusak keberadaan taman,” ucap Ibnu.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Banjarmasin ini juga mengajak warga Sungai Biuku, Kelurahan Sungai Andai untuk dapat melestarikan keberadaan pohon khas setempat.

“Di Sungai Biuku masih terdapat kawasan hijau seperti hutan kota, sehingga perlu dilestarikan bersama,” ungkap Ibnu.

Kawasan ini masih terdapat tamanan keras serta tanaman bakau. Serta berada dipinggiran sungai. Bahkan, di daerah ini terdapat tanaman khas yaitu pohon amas intan. Yang perlu dilestarikan bersama sama.

“Kawasan Sungai Biuku ini telah dijaga oleh Pencinta lingkungan dan Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk kelestarian keberadaan sungai dan tanaman setempat,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/APR)

Apresiasi Petugas KPPS, Paman Birin Pastikan Pemilu Kalsel Berjalan Aman dan Damai

Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor sangat mengapresiasi kinerja para petugas Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024. Bagaimana tidak. KPPS sudah menjalankan tugasnya sejak pagi hingga malam hari pemungutan suara, pada Rabu (14/2). Bahkan tugas perhitungan suara masih berlanjut hingga Kamis (15/2) dinihari.

“Kita sangat apresiasi KPPS yang bertugas dari pukul 07.00 dan mereka harus bisa berperilaku jujur, adil, tegas dan cermat. Jangan lupa untuk jaga kesehatan,” ungkap Paman Birin (sapaan khas Gubernur).

Gubernur Kalsel berfoto bersama petugas KPPS di TPS 002 Tungkaran kabupaten Banjar

Apresiasi ini disampaikan Gubernur, saat melakukan peninjauan jalannya hari pemungutan suara Pemilu 2024, disejumlah TPS di Kalimantan Selatan pada Rabu (14/2). Tercatat ada dua TPS yang didatangi langsung rombongan Gubernur dan unsur Forkopimda Provinsi bersama KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel. Yakni TPS 002 Tungkaran kabupaten Banjar, dan TPS 033 Kemuning kota Banjarbaru.

“Dari beberapa TPS yang kita datangi tadi, proses pemungutan suara berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Paman Birin saat memberikan keterangan kepada wartawan di kantor KPU Provinsi Kalsel.

Gubernur Kalsel disambut Walikota Banjarbaru saat tiba di TPS 033 Kemuning

Antusias pemilih juga terbilang tinggi, menurut Paman Birin. Saat peninjauan dilakukan jelang siang hari, rata – rata jumlah pemilih yang datang ke TPS sudah melebihi 70 persen dari total pemilih yang terdaftar di TPS tersebut.

“Melihat dari antusias masyarakat yang datang ke TPS untuk mencoblos juga sangat baik, itu karena mereka ingin melihat pemimpin yang terpilih nantinya adalah pemimpin yang amanah dan sesuai harapan masyarakat,” tutupnya. (RIW/RDM/APR)

Dukung Kelancaran Pemilu 2024, Pusat Krisis Kemenkes Regional Kalsel Periksa Kesehatan KPPS

Banjarmasin – Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/menkes/133/2024 tentang Dukungan Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan pada Pemilihan Umum 2024, maka Pusat Krisis Kementrian Kesehatan Regional Kalimantan Selatan, menerjunkan tim untuk meninjau sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sekaligus memeriksa kesehatan Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan (KPPS), pada hari pemungutan suara Pemilu 2024, Rabu (14/2).

Ditemui Abdi Persada FM, saat berada di kantor KPU Provinsi Kalsel pada Rabu (14/2), Koordinator Pusat Krisis Kemenkes Regional Kalsel, Sri Wahyuni menjelaskan, peninjauan dan pemeriksaan kesehatan di TPS itu atas imbauan Kepala Pusat Krisis Kemenkes RI, Dr Sumarjaya.

“Beliau mengimbau seluruh regional untuk mempersiapkan personel dalam menghadapi bencana alam, non alam atau konflik sosial serta kegawatdaruratan yang berpotensi terjadi, termasuk di regional Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Tim Pusat Krisis Kemenkes Regional Kalsel

Tercatat ada 9 personel Pusat Krisis Kemenkes Regional Kalsel, yang melakukan peninjauan dan memeriksa kesehatan para petugas KPPS. Tim ini mendatangi sejumlah TPS di kabupaten Banjar dan kota Banjarbaru.

“Tim mendatangi TPS di wilayah Antasan Senor dan Murung Mesjid Martapura di kabupaten Banjar, kemudian wilayah Cempaka dan Mentaos kota Banjarbaru,” tambahnya.

Kegiatan yang dilakukan,
adalah pemeriksaan tekanan darah dan pembagian vitamin pada petugas KPPS. Dimana tercatat ada 15 petugas KPPS yang memeriksakan kesehatannya.

“Rata-rata mereka mengalami kelelahan, dan diberikan vitamin oleh petugas kami,” tutup Sri. (RIW/RDM/APR)

PPRSLU Budi Sejahtera Laksanakan Pemungutan Suara Pemilu 2024

BANJARBARU – Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Kota Banjarbaru yang merupakan instansi di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan bersama KPU (Komisi Pemilihan Umum) melaksanakan pemungutan suara bagi lansia di dalam panti, untuk mensukseskan Pemilu 2024.

Kasi Bidang Pembinaan PPRSLU Budi Sejahtera, Fahnur Rahman

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera melalui Kasi Bidang Pembinaan, Fahnur Rahman mengatakan, pada penyelenggaraan pemilu tahun 2024 ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di PPRSLU Budi Sejahtera. Pihaknya ingin memaksimalkan suara pemilih dari lansia mereka tersebut.

“Dalam Pemilu tahun 2024 ini merupakan pertama kalinya di tempat PPRSLU Budi Sejahtera ini, maka dari itu ini adalah TPS Khusus bagi lansia yang berada di sini dengan tujuan memudahkan bagi mereka memilih sehingga tidak ada lagi yang ke TPS terdekat seperti tahun sebelumnya,” katanya, Selasa (13/2).

Ia juga menambahkan dalam pelaksanaan pemungutan suara nanti para lansia akan dibantu oleh tenaga perawat atau pendamping ketika memilih.

“Bagi lansia yang mampu untuk berjalan itu kita arahkan ke TPS Khusus. Sedangkan yang tidak mampu kondisi fisiknya petugas dan pendampingnya yang mendatangi mereka,” ucapnya.

Ketua KPPS PPRSLU Budi Sejahtera Kota Banjarbaru, Muhammad Syaifullah

Sementara itu Ketua KPPS Muhammad Syaifullah saat berada di lokasi TPS Khusus PPRSLU Budi Sejahtera menjelaskan sebanyak 122 orang lansia yang sudah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada TPS tersebut.

“Untuk Pemilih di TPS Khusus ini berjumlah 122 Orang Lansia dan untuk Pendamping lansia nantinya berjumlah 8 orang kemudian juga untuk keamanan dari Polisi setempat,” katanya.

Untuk diketahui tidak hanya di Kota Banjarbaru, TPS Khusus ini juga didirkan di PPRSLU Budi Sejahtera di Kabupaten Banjar, dengan jumlah pemilih 70 orang lanjut usia dan petugas TPS Khusus 7 orang serta 2 orang untuk petugas keamanan. (BDR/RDM/APR)

MUI dan Forkopimda Kalsel, Suarakan Pemilu Damai dan Anti Politik Uang

Banjarmasin – Sehari jelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar jumpa pers Taujihat terkait pemilu 2024 di kantornya kawasan komplek mesjid raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pada Selasa (13/2) siang. Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, diantaranya Gubernur Kalsel, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso, Kapolda Kalsel dan Kajati Kalsel. Tidak ketinggalan, Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel, serta Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel.

Setidaknya ada 8 poin penting yang disampaikan MUI Kalsel, terkait penyelenggaraan Pemilu 2024. Dua diantaranya adalah terjadi money politics atau politik uang dan golput.

“Besok datanglah ke TPS. Berikanlah suara dan pilihlah sesuai hati nurani. Jangan golput,” tegas Ketua MUI Provinsi Kalsel, Husin Nafarin kepada wartawan usai jump pers.

Selain itu, Husin Nafarin juga menegaskan, bahwa Islam mengharamkan tindakan politik uang atau money politics.

“Yang memberi dan yang menerima uang sama – sama haram. Ini sudah masuk kategori siap,” ucapnya lagi.

Maklumat dari MUI Provinsi Kalsel ini, mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur Forkopimda Provinsi. Termasuk Gubernur Kalimantan Selatan,. Sahbirin Noor.

“Pemilu ini hanyalah jalan bukanlah tujuan. Oleh karena itu, jangan sampai terpecah belah hanya karena beda pendapat dan pilihan. Tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Itulah bukti Kalsel Babussalam,” ujar Paman Birin dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso.

Pesan yang sama juga disampaikan Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Winarto. Bahwa kondisi keamanan yang sudah sangat terjaga, perlu untuk dipertahankan dengan menghindari hoax dan ujaran kebencian. (RIW/RDM/APR)

Exit mobile version