DPRD Banjarmasin Minta Orang Tua Awasi Anak Gunakan Medsos

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin meminta orangtua, rutin memberikan pengawasan bagi anak – anaknya dalam menggunakan media sosial.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (2/11) mengatakan, perkembangan teknologi sekarang semakin mudah mendapatkan berbagai aplikasi di media sosial, dengan demikian peran orangtua sangat besar untuk memberikan pengawasan lebih intens bagi buah hati, agar tetap menyaksikan setiap konten sesuai usianya.

“Anak-anak masih sekolah dasar dan sekolah menengah pertama harus benar-benar diawasi,” ucapnya

Disampaikan Saut, peran Dinas Pendidikan Banjarmasin sangat besar untuk turut memberikan sosialisasi kepada pihak sekolah, juga Kanwil Kementerian Agama, yang membawahi sekolah Madrasah Ibtidaiyah, dan Tsanawiyah, sebagai langkah mengantisipasi sejak dini, sehingga tercipta regenerasi tidak hanya cerdas pengetahuan, namun memiliki budi pekerja yang lebih baik.

“Kita tidak menolak medsos, tapi kontennya harus disikapi dengan bijak,” pinta politisi PDI Perjuangan DPRD Banjarmasin

Saut berharap, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Banjarmasin ikut berperan serta memfilter dan bahkan memblokir setiap konten baik itu mengarah kekerasan, pornografi, agar tidak bisa diakses kalangan pelajar baik masih di tingkat SD maupun SMP.

“Diskominfotik bisa bekerjasama dengan Kominfo dan pihak terkait lain, untuk mengatasi hal tersebut,” tutupnya (NHF/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Terus Bangun Sinergitas Bersama BUMD

BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus membangun sinergitas bersama seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memaksimalkan kontribusi BUMD tersebut terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Suasana Rapat Kerja Komisi II DPRD Kalsel bersama seluruh BUMD.

Salah satu upayanya dengan menggelar rapat dengar pendapat bersama seluruh BUMD milik Pemprov Kalsel, yaitu Bank Kalsel, PT Bangun Banua Kalsel, PT Jamkrida Kalsel dan PT Ambang Nusa Persada (Ambapers), pada Selasa (1/11).

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengatakan rapat tersebut bertujuan untuk membangun sinergi, harmonisasi dan mendorong percepatan pergerakan BUMD yang ada di Kalsel.

Sejumlah perusahaan BUMD tersebut diminta memaparkan hasil kinerjanya di tahun 2022 kepada Komisi II DPRD Kalsel. Berhadir di antaranya, Bank Kalsel, PT Bangun Banua Kalsel, PT Ambang Barito Nusapersada (AMBAPERS) dan PT Jamkrida Kalsel.

Sebagai perusahaan yang didirikan, dimiliki, dikelola, dan diawasi oleh pemerintah daerah (Pemda), Imam berharap BUMD dapat secara maksimal memberikan kontribusi kepada pendapatan asli daerah (PAD) sehingga ke depan PAD tidak hanya didominasi oleh Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Disini diperlukan sinergitas antar BUMD. Jika ada kekurangan modal di BUMD yang lain, bisa dicover oleh Bank Kalsel. Jika ada kekurangan masalah agunan, bisa dicover oleh Jamkrida. Sehingga, semua BUMD dapat bergerak secara cepat untuk permodalannya,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, secara garis besar, wakil rakyat ‘Rumah Banjar’ mengapresiasi semua program dan pencapaian yang telah dilaksanakan oleh BUMD selama kurun waktu satu tahun ke belakang. Untuk itu, BUMD diharapkan tetap bergerak maju agar memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD. (NRH/RDM/RH)

Kalsel Raih Peringkat Ketiga Pada Pra Popnas Zona III

BANJARMASIN – Pada Pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Pelajar (Popnas) Zona III di Provinsi Kalimantan Selatan kontingen daerah ini, berhasil meraih peringkat ketiga.

Sementara, pelaksanaan Pra Popnas Zona III di Kalsel secara resmi telah ditutup oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, di Gedung Mahligai Pancasila, Selasa Malam (1/11).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Seluruh kontingen yang mengikuti Pra Popnas Zona III di Provinsi Kalimantan Selatan, dapat merasakan kepuasan atas penyelenggaraan, yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini,” ungkap Sahbirin Noor.

Hasil dari Pra Popnas Zona III di Kalimantan Selatan ini, dapat menjadi salah satu evaluasi agar lebih meningkatkan gairah berolahraga, serta terus berlatih untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi.

Mengingat, Provinsi Kalimantan Selatan berhasil meraih peringkat ketiga, pada Pra Popnas Zona III ini.

Menanggapi raihan prestasi tersebut, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap memberikan apresiasi atas hasil yang diraih oleh Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Gubernur, hasil tiga besar ini merupakan perjuangan dari para atlet, yang baru kali ini berhasil diraih mereka.

“Pada pelaksanaan ini Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan belum mendapat kesempatan menjadi juara,” ucapnya.

Gubernur berpesan, hasil yang diperoleh saat ini dapat menjadi pembelajaran, sehingga para atlet dapat terus melakukan latihan lagi. (SRI/RDM/RH)

Serap Aspirasi Masyarakat Hingga Cegah Inflasi, Pemprov Kalsel Gelar Turdes

BANJARBARU – Aksi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Turun ke Desa (Turdes) akan dimulai pada Kamis (3/11). Dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, turdes dengan kendaraan roda dua berjenis trail ini akan diikuti oleh seluruh Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan Forkopimda.

Rencananya, turdes di mulai dari Halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, dilanjutkan ke Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Tapin, Barito Kuala, dan akan berakhir di Kiram Park Kabupatan Banjar.

“Tujuan turdes ini yaitu untuk menyerap aspirasi masyarakat, melihat sejauh mana pembangunan di daerah untuk pengambilan kebijakan di masa akan datang, terakhir untuk membentuk keakraban dan kebersamaan pelaku pembangunan di provinsi ini,” Ungkap Kepala Dinas PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, usai mengkoordinir kegiatan di Gedung KH Idham Chalid Setda Kalsel, Rabu (2/11).

Selain itu Faried membeberkan, kegiatan ini juga dilakukan untuk memantau sejauh mana keadaan dan pengendalian inflasi di daerah. Sebab diketahui, peningkatan inflasi yang lebih tinggi dari biasanya, saat ini tengah menjadi masalah di Indonesia.

“Jadi diharapkan dengan turun ke Desa, turun ke masyarakat, akan diketahui apa saja yang menjadi permasalahan, kemudian solusi apa yang bisa diberikan untuk menjawab penanggulangan tentang inflasi tersebut,” bebernya.

Faried mengaku Pemprov Kalsel juga memanfaatkan aksi turdes ini sebagai upaya dalam meningkatkan capaian vaksinasi di pelosok. Meskipun pandemi di provinsi ini sudah melandai.

“Meski COVID-19 sudah mulai berkurang tetapi bagaimanapun kita harus tetap waspada, jadi kita jadikan momen ini untuk menggelar vaksinasi bergerak,” paparnya.

Selama kegiatan, Pemprov Kalsel akan membagikan bantuan sosial ke masyarakat berupa bantuan pendidikan, bantuan olahraga, bibit tanaman pangan, serta bantuan lainnya.

“Nanti juga akan ada pasar rakyat dan penanaman pohon,” terangnya.

Seperti diketahui, turdes yang menempuh jarak kurang lebih 600 KM secara estafet ini akan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut akan diserahkan di titik finish, tepatnya di Kiram Park, Kabupaten Banjar, pada Senin (7/11). (SYA/RDM/RH)

Lima Produk Obat Cair Resmi Dilarang Edar di Kabupaten Banjar

BANJAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar telah menindaklanjuti atas arahan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) soal larangan peredaran obat jenis sirup.

Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Yasna Khairina, mengatakan, pihaknya telah menyurati sejumlah fasilitas kesehatan untuk tidak memberikan resep atau menjual obat berjenis seperti sirup.

“Kami juga sudah mendatangi ke sejumlah apotek kalau ada sirup yang dimaksud,” ujarnya kepada sejumlah media, Rabu (2/11) siang.

Dirinya menegaskan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar telah mengamankan seluruh obat-obatan berjenis cairan atau sirup.

“Seandainya masih ada di apotek, kami akan serahkan ke BBPOM untuk diperiksa,” ucapnya.

Produk obat-obatan cair atau sirup yang kini dilarang edar dan dikonsumsi di Kabupaten Banjar antaranya Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP (obat batuk dan flu), Unibebi Cough (obat batuk dan flu), Unibebi Demam (obat demam) hingga Unibebi Demam Drops (obat demam). (PEMKABBANJAR-RHS/RDM/RH)

Penyelidikan Kasus Dugaan Bisnis Online Bodong di Kab Banjar Terus Bergulir

BANJAR – Satuan Reskrim Polres Banjar kini tengah mendalami penyelidikan soal kasus penipuan berkedok bisnis online. Hal itu diketahui, saat puluhan warga beramai-ramai melaporkan kerugian yang menghabiskan ratusan juta rupiah.

Korban bisnis online (Kosmetik) bodong melaporkan perbuatan HSA ke Sat Reskrim Polres Banjar

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan, mengungkapkan, berdasarkan hasil laporan dari para korban yang dirugikan, saat ini salah seorang perempuan inisial (HSA) yang terjerat kasus penipuan itu telah dilaporkan dan bahkan proses penyelidikannya pun masih berjalan.

“Laporannya sudah kami terima dan memanggil tiga saksi dalam kasus tersebut,” ujarnya melalui rilis resmi yang diterima Abdi Persada FM, Rabu (2/11) siang.

Dugaan kuat sementara atas penyelidikan, para korban oleh terduga (HSA) sebelumnya telah diimingi-imingi keuntungan sebesar 20 persen dalam bentuk pengembalian uang sekitar 10 persen apabila mampu merekrut calon pembeli lainnya. Sayangnya, barang yang dijanjikan tak kunjung datang.

“Dalam laporan, terduga meminta sejumlah korban untuk membeli skincare di toko onlinenya dengan memanfaatkan sistem belanja paylater dan meminjam dana dari marketplace,” beber Manaan.

Ia menambahkan, saat ini para korban yang mengalami kerugian atas dampak bisnis online bodong itu tak hanya dialami warga Kabupaten Banjar saja, melainkan juga ada dari Banjarbaru.

“Jadi, kami hanya menangani di wilayah sektor yakni Kabupaten Banjar. Apabila berkelompok lebih baik melaporkannya ke Polda Kalsel karena mereka di sana satu pintu. Bahkan, kasus di Kalsel pun bisa ditangani secara keseluruhan,” bebernya.

Hingga kini, kata manaan, korban bodong hasil dari bisnis online itu belum mengalami penambahan. Akan tetapi, kasus ini akan terus berproses.

“Untuk melengkapi penyelidikan (Investigasi), kami juga akan periksa orang tua mereka karena mereka pasti mengetahui kejadian ini,” tutupnya. (POLRES BJR-RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dukung Penuh Integrasi Penataan Aset dan Akses Gugus Tugas Reforma Agraria

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendukung penuh integrasi penataan aset dan akses gugus tugas reforma agraria, tahun 2022. Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kalsel Suparno, saat membuka rapat integrasi penataan aset dan akses gugus tugas reforma agraria provinsi Kalsel tahun 2022. Di salah satu hotel berbintang di kota Banjarbaru, pada Selasa (1/11)

Rapat integrasi penataan aset dan akses gugus tugas reforma agraria provinsi kalsel tahun 2022

Suparno menyampaikan, reforma agraria merupakan salah satu 3 pilar pemerataan ekonomi disamping kualitas SDM. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalsel secara konsisten ikut mendorong untuk mensukseskan program ini. Reforma agraria memegang peranan penting kebijakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi dan kab kota memegang peranan penting, dalam menjaga reforma melalui pemberdayaan masyarakat, untuk memastikan program ini berkelanjutan diperlukan dukungan terkait, seperti gugus tugas reforma agraria,” ungkap Suparno.

Ia melanjutkan, tujuan reforma agraria sesuai dengan tugas dan fungsi satuan kerja, yakni mensejahterakan masyarakat, sehingga Gugus Tugas Reforma Agraria diharapkan, agar dapat aktif dalam menyampaikan kinerja integrasi penataan aset. Sehingga dapat memberikan gambaran, sudah sampai mana program reforma agraria di kalsel, dan sudah sejauh apa target yang ditetapkan, serta rencana kedepan.

“Penataan aset di kalsel perlu mencermati potensi yang ada di banua ini, sehingga realisasi dalam mengidentifikasi apa yang menjadi tantangan dan hambatan dapat segera dilakukan,” tutup Suparno. (MRF/RDM/RH)

Meriahkan Harlah 64 FEB ULM, BEM Gelar Berbagai Kegiatan

BANJARMASIN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Hari Lahir 64 Tahun FEB ULM.

Suasana Bazar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM Banjarmasin

Ketua Panitia, Muhammad Irhamni mengatakan ada beberapa kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan Harlah 64 Tahun FEB ULM ini, diantaranya kegiatan bazar yang diikuti sekitar 30 stand Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), baik dari mahasiswa FEB maupun masyarakat umum.

Ketua Panitia, Muhammad Irhamni

Bazar mahasiswa ini, menurut Irhamni, sebagai implementasi bahwa mahasiswa dan civitas akademika di bidang ekonomi turut andil dalam dunia wirausaha di Kalsel pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Di bazar ini menjual makanan, minuman dan lain-lain. Buka dari 08.00-17.30 WITA mulai 31 Oktober sampai 5 November 2022,” katanya kepada wartawan, Selasa (1/11).

Selain bazar, lanjut Irhamni, pihaknya juga menggelar kegiatan lomba-lomba dibidang akademik, olahraga dan kesenian seperti lomba cerdas cermat, olahraga elektronik mobile legend, futsal, badminton, basket, tenis meja, tari modern maupun tradisional serta vocal solo.

“Lomba-lomba ini diikuti seluruh civitas akademika. Penutupannya akan dilaksanakan pada 13 November nanti,” jelasnya.

Irhamni berharap kegiatan Harlah 64 Tahun FEB ULM yang mengangkat tema “Bangkit Merangkai Cerita Bersama Wujudkan Suka Cita Dalam Gemerlap Kemeriahan Harlah 64 Tahun FEB ULM” tersebut dapat meningkatkan kecintaan terhadap FEB ULM dan seluruh rangkaian kegiatan bisa dinikmati oleh seluruh kalangan, baik itu mahasiswa, civitas akademika dan juga masyarakat umum. (NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Ajak Pemuda Jadi Pelopor dan Pemersatu Bangsa

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas mengajak pemuda agar menjadi pelopor dan pemersatu bangsa.

Ajakan itu disampaikannya di hadapan puluhan aktivis berbagai organisasi kepemudaan di kota Banjarmasin yang mengikuti kegiatan sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di kawasan kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (31/10).

Suasana Soswasbang oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas

“Kami melihat ada unsur pemuda yang perlu ditingkatkan pengetahuannya terhadap wawasan kebangsaan. Lantaran saat ini, ada suatu fenomena di masyarakat, khususnya para pemuda yang sedikit melenceng dari keinginan dan cita-cita para pendiri bangsa Indonesia dan empat pilar,” katanya.

Atas rasa keprihatian terhadap kondisi tersebut, Suripno Sumas menyasar para pemuda dalam pelaksanaan sosialisasi wawasan kebangsaan. Ia berharap melalui kegiatan ini, para pemuda dapat memahami empat pilar kebangsaan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, diharapkan juga para pemuda ini dapat menyebarluaskannya ke para pemuda yang ada disekitarnya.

“Kedepan, kami akan terus melakukan sosialisasi ini kepada para pemuda agar wawasan kebangsaan terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Bendahara DPW PKB Kalsel sekaligus pembina dan tokoh kepemudaan di Kalsel, Fatimah menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena sangat bermanfaat untuk memperkuat pemahaman para pemuda dalam rangka menjaga dan mempertahankan empat pilar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

“Kita ingin jati diri para pemuda kuat karena kita tahu sekarang dimana-mana ada pecah belah. Organisasi saja dipecah belah. Tapi kalau mereka sadar tidak harus jadi pucuk pimpinan dalam menjaga empat pilar. Sebagai apapun kita, pemuda punya peran untuk membangun dan mempertahankan bangsa Indonesia,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Warga Keluhkan Sulitnya Akses TPA, DPRD Kalsel : Pengelolaannya Dapat Dibantu Dana Desa

BATOLA – Warga Desa Lok Baintan Dalam Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar mengeluhkan keberadaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang sulit diakses oleh anak-anak di desa mereka.

Lantaran untuk menuju TPA berada di seberang desa yang masuk dalam wilayah kabupaten Barito Kuala, anak-anak harus menyeberangi dan melewati jalan tol.

Hal itu disampaikan salah seorang warga Lok Baintan Dalam, Abdul Sani kepada wartawan, usai mengikuti sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Anggota DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah di salah satu rumah makan di kawasan Handil Bakti, Senin (31/10).

“Kondisi itu kami rasa cukup membahayakan. Apalagi jalan tol Gubernur Syarkawi sering dilalui angkutan besar. Oleh karena itu, warga meminta dewan turut serta mendorong pembangunan TPA di desanya,” jelasnya.

Apalagi, lanjut Sani, keberadaan TPA menjadi pendukung penguatan keagamaan sejak dini dimana hal tersebut sebagai implementasi dari Ideologi Pancasila yang kerap disosialisasikan wakil rakyat provinsi kepada konstituennya.

Menanggapi keluhan warga, Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah menyarankan warga agar pengelolaan TPA diserahkan ke desa sehingga bisa dibantu maksimal melalui dana desa.

Suasana Sosialisasi Wasbang oleh Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah

“Jadi tadi ada disampaikan oleh ketua RT mengenai masalah TPA selama ini dikelola dua kabupaten, yaitu Desa Halayung Kabupaten Batola dan Desa Lok Baintan Dalam Kabupaten Banjar. Sekarang mereka mencoba menggeser ke Lok Baintan Dalam. Cuma persoalannya ini adalah milik warga. Saya tadi menyarankan dikelola oleh desa dan dialihkan menjadi aset desa. Jadi desa bisa membantu pembangunan dan guru2nya,” tambahnya.

Tak hanya terkait pengelolaan TPA, dalam sosialisasi ini, Politisi Demokrat ini juga membentengi masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu menyesatkan menjelang pelaksanaan pemilu 2024. Salah satu yang dihadirkan sebagai narasumber yakni Pakar Politik, Sosial dan Budaya dari FISIP ULM, Taufik Arbain. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version