Turdes ke Rantau Panjang Hulu, Paman Birin Berharap Dapat Tekan Angka Inflasi

TANAH BUMBU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, menyambangi Desa Rantau Panjang Hulu, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, sebagai rute lanjutan kegiatan Turun ke Desa (Turdes).

Acara penyambutan dari Pemkab Tanbu kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi disela Turdes se Kalsel

Orang nomor satu di Kalsel yang tiba pada Kamis (3/11) malam itu juga sebelumnya melakukan penanaman didampingi Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kadis Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana, Sekda Kabupaten Tanbu, Ambo Sakka.

Saat memberikan sambutan, Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin juga menekan pada pelaksanaan Turdesnya kali ini adalah lebih menekan pertumbuhan angka inflasi di daerah.

“Kita ketahui memang pertumbuhan ekonomi sedang mengalami inflasi. Tetapi, dengan adanya wujud dari kegiatan ini mudah-mudahan permasalahan tersebut dapat ditekan,” ucapnya.

Diterangkannya, secara nasional inflasi di Indonesia cukup menjadi perhatian yakni tercatat sebesar 5,71 persen (yoy) . Terlebih, Kalsel saat ini juga ikut menyumbang angka Inflasi 0,25 persen.

“Salah satu komoditi seperti cabai saja bisa terjadi inflasi. Bahkan, dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, rajinnya bapak/ibu menanam tanaman ini agar berdampak positif,” paparnya.

Dia mengungkapkan, Turun Desa ini juga dalam bentuk mengantisipasi naiknya angka pertumbuhan inflasi di Kalsel. Penekanan itu pula merupakan tindaklanjut atas instruksi Mendagri.

“Kita juga mengajak pada ASN untuk menanam komoditi cabai dengan memanfaatkan lahan di sekitarnya yang kosong,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menuturkan, penyelenggaraan Turun ke Desa (Turdes) yang digelar Gubernur sedikit banyaknya tentu memberikan peran serta dampak positif terhadap pengendalian inflasi.

“Mudah-mudahan ini merupakan ikhtiar kita dalam merealisasikan penurunan angka inflasi,” paparnya.

Ia berharap, dengan adanya pemberian bibit dan penyaluran bantuan sosial sekiranya dapat menurunkan pertumbuhan inflasi.

“Tadi ada pembagian ikan secara gratis, sembako, dan pemberian bibit cabai ini merupakan wujud untuk mengurangi dampak inflasi terhadap ekonomi di Kalsel,” beber legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Tak lupa, dirinya juga menjumpai peserta sunatan massal yang digelar Dinas Kesehatan Kalsel. Didampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, serta Sekretaris Daerah (Sekdakab) Tanah Bumbu Ambo Sakka.

Paman Birin saat menemui peserta sunatan massal disela Turdes se Kalsel

Selain itu, Paman Birin juga memberikan ratusan bantuan sosial secara simbolis kepada warga Desa Rantau Panjang Hulu, di antaranya sembako bahkan ada juga perangkat alat sekolah. (RHS/RDM/RH)

BPKP: Manajemen Risiko dan SPIP Terintegrasi Berperan Strategis Dalam Manajemen Peradilan Agama

BANJARBARU – Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan mendukung penuh peran strategis Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi dalam menjadikan Pengadilan Agama se-Kalimantan Selatan sebagai Badan Peradilan yang Agung dan Modern.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan Rudy M Harahap di aula Pengadilan Tinggi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, pada Rabu (2/11). Rudy menyampaikan, bahwa manajemen risiko akan membantu memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.

“Pengadilan Agama harus menggunakan Manajemen Risiko sebagai dasar penyusunan strategis, yang selanjutnya diformulasikan menjadi program/kegiatan dan anggaran,” ujar Rudy, Alumnus Auckland University of Technology (AUT) di Selandia Baru.

Rudy menambahkan, Manajemen Risiko memerlukan transparansi dan pertimbangan atas nilai atau budaya lokal organisasi.
Selain itu, Manajemen Risiko dapat melalui pendekatan Strategic Risk Management, yaitu pembagian risiko berdasarkan level strategis.

“Manajemen Risiko berbasis hirarki ini menjadi krusial, mengingat di level strategis, para pengambil keputusan akan mengambil risiko (taking risk). Sementara itu, di level operasional, pejabat tingkat bawah akan menjalankan pengendalian,” tambahnya.

Karenanya, katanya, untuk merespons hal tersebut, BPKP telah menyusun suatu framework yang disebut Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi.

Melalui SPIP Terintegrasi, organisasi akan dapat mengukur keberhasilan proses penetapan tujuan, pelaksanaan bisnis proses, dan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

Dengan penilaian SPIP Terintegrasi tersebut, organisasi akan memperoleh Indeks Manajemen Risiko. Organisasi juga akan mengetahui seberapa jauh implementasi Manajemen Risiko di organisasi.

“Dengan diimplementasikannya Manajemen Risiko yang dikombinasikan dengan SPIP Terintegrasi, Pengadilan Agama se-Kalimantan Selatan dapat menjadi Badan Peradilan yang Agung dan Modern,” tutupnya. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

DPRD HSS Sharing Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi ke DPRD Banjarmasin

BANJARMASIN – Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, sharing ke DPRD Kota Banjarmasin, terkait langkah pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19, Kamis (3/11).

Suasana pertemuan Komisi II DPRD Kab HSS di ruang tamu DPRD Banjarmasin

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kartoyo, kepada wartawan mengatakan, pihaknya menilai Banjarmasin dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan, terbukti mampu bangkit dalam perekonomian sejak pandemi mulai melandai. Ia berharap melalui sharing ini dapat semakin memajukan para pelaku usaha mikro kecil menengah khususnya di pasar tradisional.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kartoyo (ditengah) didampingi Ketua Komisi II dan Anggota Komisi II

“Kita ingin UMKM mampu bersaing ditengah menjamurnya ritel modern dan bisnis jual beli online,” jelasnya

Disampaikan Kartoyo, pihaknya sharing terkait mengemas setiap produk makanan olahan, agar terjaga kualitas dan standar mutu, sehingga memudahkan pemasaran tidak hanya ditingkat lokal, Nasional bahkan Mancanegara. Dengan demikian dipastikan mampu meningkatkan perekonomian warga di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang dikenal dengan ciri khas daerah yaitu dodol.

“Kami apresiasi di Banjarmasin sudah memiliki rumah kemasan, dan saat ini masih dalam tahap proses penyelesaian bangunan, sistem ini akan kita pelajari,” ungkapnya

Hal senada disampaikan, Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin, Rian Darmawan, dijelaskannya, saat ini di Kabupaten Hulu Sungai Selatan mulai berdiri beberapa ritel modern, pihaknya ingin mengetahui langkah Pemerintah kota Banjarmasin regulasi yang ditetapkan, supaya saling berdampingan dalam memulihkan ekonomi antara pelaku usaha mikro kecil menengah yaitu pedagang di pasar tradisional dengan para pemilik ritel modern.

“Meski mulai tumbuh ritel modern, UMKM di HSS bisa bangkit lebih baik lagi,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Kota Banjarmasin menerima rombongan Komisi II sharing informasi pengawasan terhadap program peningkatan kualitas SDM dan pelaku UMKM, dan Komisi III DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan berkenaan program koordinasi dan sinkronisasi pembangunan daerah terkait peran serta fungsi legislatif. Tamu diterima Kepala Bagian Perudang-Undangan Sekretariat Dewan Banjarmasin Rakhmat Riyadi Akbar, bertempat di ruang Tamu dan Komisi III DPRD Kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Jalan Alternatif ke Tanbu Kini Dapat Dilintasi

BANJARMASIN – Saat ini untuk kondisi Jalan Alternatif di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) sudah aman, sehingga warga dapat melintasi jalan tersebut, ketika berpergian ke tempat tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu Subhansyah, kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telpon mengatakan, saat ini untuk Jalan Alternatif sudah dapat dilintasi, karena pihak terus melakukan pekerjaan pada kawasan tersebut.

Kadis PUPR Kabupaten Tanah Bumbu Subhansyah (Tengah)

“Warga yang akan ke Kabupaten Tanah Bumbu, dapat melintasi Jalan Alternatif,” ucapnya, Kamis (3/11).

Subhansyah juga berpesan, warga yang akan melintasi jalan alternatif, diminta mengikuti petunjuk jalan.

“Warga dari daerah mana saja, yang akan menuju Kabupaten Tanah Bumbu, dihimbau untuk melintasi jalan alternatif, dengan mengikuti arah petunjuk jalan yang terpasang di kawasan tersebut,” tuturnya.

Bahkan, lanjut Subhansyah, ada petugas yang di tempatkan di sana, untuk mengarahkan pengguna jalan alternatif.

“Di tempat tersebut ada petugas yang membantu warga yang melintas untuk menuju arah yang benar,” ucapnya.

“Kepada warga yang akan melintasi jalan alternatif jangan takut, saat ini untuk kondisi jalan alternatif sudah aman terkendali, sehingga warga dipersilakan untuk melintasi jalan tersebut,” ucap Subhansyah. (SRI/RDM/RH)

Warga Sungai Cuka Kintap, Terima Sejumlah Bantuan Paman Birin

TANAH LAUT – Rombongan kunjungan turun ke desa (turdes) yang dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin tiba di Kantor Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut sekitar pukul 15.54 WITA, langsung melakukan penanamam pohon di halaman kantor, lalu beramah-tamah dengan tokoh/warga, diakhiri penyerahan sejumlah bantuan yang tujuannya agar bisa mengendalikan inflasi tahun ini.

Gubernur Kalsel saat menyerahkan bantuan

Paman Birin mengatakan, turdes sudah beberapa kali dilakukan untuk mengunjungi desa-desa di Kalsel, dan turdes kali ini sekaligus sebagai upaya mengendalikan inflasi di daerah.

Memang ujarnya, bangsa ini masih belum merdeka dari kemiskinan dan kebodohan. Makanya Ia mengajak masyarakat bahu membahu untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan maju.

“Inilah yang bisa kami lakukan dalam rangka mencari strategi agar lepas dari inflasi yang mengancam bangsa ini,” ujar Paman Birin.

Camat Kintap, Muhammad Alfan Rosidi Anwar, S.STP mengatakan, sangat bangga dengan kedatangan gubernur yang datang dengan sejumlah bantuan untuk warga.

“Kami berharap turdes ini berjalan lancar tanpa halangan,” ujarnya.

Salah seorang warga Musyid mengaku senang, mendapat bantuan dari Paman Birin yang diterima langsung dirinya.

“Terimakasih Paman Birin atas bantuannya,” kata Musyid.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Turdes Gubernur Kalsel yang menggunakan trail secara estafet mulai 3 – 7 November 2022 di 9 kabupaten/kota dalam rangka pengendalian inflasi yang puncaknya akan diserahkam piagam MURI di Kiram Park Kabupaten Banjar, pada Senin (7/11).

Secara simbolis, Paman Birin melakukan penanaman pohon buah alpukat. Tanaman lain yang diserahkan adalah petai, jengkol, dan durian yang jumlah seluruhnya 250 bibit pohon.

Gubernur Kalsel saat menanam pohon

Di tempat yang sama, diserahkan juga bantuan paket perlengkapan sekolah dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel untuk 80 orang anak.

Sedangkan Dinas Sosial Provinsi Kalsel menyediakan 125 paket sembako yang juga diserahkan Paman Birin secara simbolis, ditambah bantuan hibah mesjid Rp200 juta dan bantuan untuk Pondok Pesantren Rp1 miliar dari Biro Kesra Setdaprov Kalsel.

Selain itu, bantuan juga disediakan Dinas Kehutanan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalsel berupa buku sebanyak 107 eksemplar, serta bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan berupa ikan sebanyak 100 paket, Dinas Kesehatan Kalsel juga membagikan PMT ibu sebanyak 5 paket dan 5 paket untuk anak, menyediakan vaksinasi bergerak untuk 150 orang plus paket bantuan sembako dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Dispora Kalsel Berikan Bantuan Peralatan Olahraga Pada Turdes Gubernur Kalsel

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan memberikan bantuan peralatan olahraga untuk masyarakat di pedesaan, pada Turdes Gubernur Kalsel, yang dilaksanakan pada 3 – 7 November 2022.

“Pada turdes Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kali ini, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan turutserta memberikan bantuan, berupa perlengkapan alat olahraga,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Hermansyah mengatakan, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur, di desa desa yang disinggahi pada turdes kali ini.

“Bantuan alat olahraga ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sahbirin Noor, kepada masyarakat,” ucapnya.

Hermansyah berharap, bantuan peralatan olahraga tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk hidup sehat dengan berolahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Hermansyah yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, untuk mengamankan perjalanan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor bersama Kepala SKPD turun ke desa desa, maka Dinas Perhubungan menurunkan puluhan personil untuk kelancaran lalu lintas pada turdes tersebut.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Dalam kegiatan turun ke desa ini jajaran Dinas Perhubungan berperan sebagai pengamanan lalu lintas perjalanan mulai dari start hingga finis,” tuturnya.

Hermansyah mengatakan, untuk petugas yang diturunkan berjumlah puluhan personil serta mobil LLAJ agar tidak terjadi kemacetan selama turdes berlangsung.

Seperti diketahui, Turdes Gubernur Kalimantan Selatan bersama Kepala SKPD dimulai tanggal 3 – 7 Nopember 2022 dengan start di halaman Kantor Setda Prov Kalsel di Banjarbaru dan Finish di Kiram Park Kabupaten Banjar. (SRI/RDM/RH)

Pimpin Turdes, Gubernur Kalsel Tekankan Keselamatan Berkendara

BANJARBARU – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Forkopimda mengikuti kegiatan turun ke desa (turdes) yang dipimpin Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat memulai kegiatan turdes dari Halaman Kantor Setda Kalsel, Banjarbaru

Dimulai dari Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kalsel, Banjarbaru, Kamis (3/11) pagi, turdes akan menempuh jarak kurang lebih 600 Km secara estafet ke Kabupaten/Kota se Kalsel.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (tengah), saat bersiap memulai kegiatan turdes

Dalam arahannya, Sahbirin meminta seluruh peserta agar tetap mentaati peraturan keselamatan berkendara. Apalagi rute perjalanan menurutnya lebih panjang dibanding kegiatan serupa sebelumnya.

“Jaga keamanan, keselamatan selama diperjalanan. Jangan ugal-ugalan. Mudah-mudahan kita semua berangkat dan pulang dalam selamat,” imbuhnya.

Sahbirin mengingatkan, tujuan turdes kali ini adalah untuk memaksimalkan pengendalian inflasi. Selain itu Pemprov Kalsel juga akan membagikan bantuan sosial di setiap titik seperti bantuan paket anak sekolah, olahraga, bantuan alat olahraga, penyerahan makanan tambahan ibu dan anak.

“Kita akan berikan bantuan sosial kemasyarakatan di setiap titik yang kita singgahi nanti,” ungkapnya.

Berbeda dari yang sebelumnya. Turdes kali ini akan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pasalnya, ini kali pertama Kepala Daerah di Indonesia melakukan kegiatan serupa.

Dari Banjarbaru, turdes secara estafet dilanjutkan ke Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, dan seterusnya hingga finish di Kiram Kabupaten Banjar. (SYA/RDM/RH)

Turdes di Tanah Laut, Paman Birin Serahkan Bantuan Masjid dan Pondok Pesantren

TANAH LAUT – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin menyerahkan dana hibah untuk kepentingan pembangunan bidang keagamaan.

Gubernur Kalsel saat memberikan bantuan

Bantuan diserahkan kepada Ponpes Darul Istiqomah Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari sebesar Rp200 juta. Masjid Darul Istiqomah Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari Rp200 juta. Yayasan Nurul Muhibbin Desa Ketapang Kecamatan Tanah Laut Rp200 juta. Pondok pesantren Nurul Hijrah Desa Alur Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Rp 1 miliar. Penyerahan dilakukan ada rangkaian Turdes pada Kamis (3/11) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor menjelaskan, bantuan tempat ibadah sebagai bentuk kepedulian Pemprov Kalsel untuk pembangunan bidang keagamaan, agar terwujud masyarakat yang religius.

“Saya harap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya guna menunjang ibadah untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” ujar Paman Birin.

Salah satu penerima, Guru Usfia Rusdi dari Yayasan Nurul Muhibbin mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin.

“Alhamdulilah. Terima kasih Paman Birin, bantuan ini sangat berharga bagi kami,” katanya.

Penyerahan bantuan dana hibah ini dalam rangkaian turun ke desa (Turdes) pengendalian inflasi 3 hingga 7 November tahun 2022. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Adanya PWI Banjarbaru, Wali Kota Harapkan Profesionalisme Insan Pers Makin Meningkat

BANJARBARU – Sebanyak 9 (sembilan) orang pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Banjarbaru periode 2022-2025 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (2/11).

Adapun yang dilantik hari ini, Ketua Muhammad Rasyid Ridho, Sekretaris Zepi Al Ayubi, Bendahara Yose Rizal, Bidang Pendidikan Nasrullah, Bidang Organisasi Ananda Perdana Anwar dan Rudianto, Bidang Hukum dan Pembelaan Wartawan Rudy Azhary, Bidang Kesejahteraan Devi Farah Diba serta Kehumasan Ahdalena.

Pelantikan dihadiri juga oleh Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin, unsur Forkopimda, Kepala SKPD dan Camat se Kota Banjarbaru.

Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie berharap kepada pengurus yang dilantik bisa bekerja dengan profesional, bermartabat dan beretika.

“Buat apa kita (wartawan) cerdas tapi tidak beretika. Karena dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW), etika itu diujikan. Etika salah satu yang akan dinilai pada UKW,” terangnya.

Zainal Helmie juga mengungkapkan bahwa wartawan diwajibkan masuk salah satu organisasi kewartawanan.

Sementara itu, Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin berharap kepada pengurus PWI Banjarbaru yang baru dilantik, lancar dalam menjalankan tugas dan bisa membawa kebaikan untuk semua.

“Kami juga berharap profesionalisme dari insan pers jurnalistik yang ada di Kota Banjarbaru terus meningkat,” ujarnya.

Masih kata Wali Kota, Pemerintah Kota Banjarbaru siap mendukung sepenuhnya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kawan-kawan wartawan yang ada di Kota Banjarbaru.

“Salah satu bentuk kerja sama dalam peningkatan itu dengan melaksanakan UKW yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 mendatang,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Kota Banjarbaru Rasyid Ridho mengatakan, akan mempersiapkan kawan-kawan wartawan yang ingin ikut UKW tahun 2023.

“Akhir tahun depan, Insyaallah kita akan gelar UKW di Banjarbaru,” pungkasnya. (PWI.BJB-RDM/RH)

Bank Kalsel Akan Bantu Rehabilitasi Hotel Batung Batulis

BANJARMASIN – Sebagai bentuk sinergitas antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel), Bank Kalsel akan membantu rehabilitasi fasilitas kamar Hotel Batung Batulis yang dikelola oleh PT Bangun Banua Kalsel.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya kepada wartawan, usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi II DPRD Kalsel, Selasa (1/11).

“Peran Bank Kalsel nanti bisa dengan membiayai perbaikan dua hotel tersebut. Selain itu, ada komitmen Bank Kalsel juga nantinya bisa memanfaatkan hotel itu untuk kegiatan rapat-rapat kerja dan pelatihan-pelatihan,” katanya.

Sementara untuk merealisasikan perbaikan dua hotel yang berada di Banjarbaru dan Banjarmasin tersebut, lanjut Hana, pihaknya tinggal menunggu proposalnya saja, sedangkan alokasi anggarannya dari kredit.

Hanawijaya juga mengungkapkan, sinergitas pihaknya tak hanya dengan PT Bangun Banua, tapi juga dengan PT Ambapers sebagai sesama BUMD milik Pemprov Kalsel.

“Dengan PT Ambapers itu sinergitasnya terkait sistem manajemen keuangan,” jelasnya.

Disebutkannya, sistem manajemen keuangan PT Ambapers itu sudah di Bank Kalsel, seperti pembayaran gaji serta kerjasama pembayaran-pembayaran dan lainnya menggunakan fasilitas di Bank Kalsel.

Sementara itu, Plt Direktur Utama PT Bangun Banua, HM Bayu Budjang menyatakan terjalinnya sinergitas BUMD dengan Bank Kalsel menjadi momen yang tepat bagi Bank Kalsel membantu PT Bangun Banua.

Plt Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, HM Baju Budjang

“Kita ada rencana renovasi fasilitas kamar-kamar Hotel Batung Batulis di Banjarbaru dan Banjarmasin,” katanya.

Renovasi itu rencananya di tahun 2023, lanjut Bayu, yang saat ini tahap proses lelang dan diharapkan berjalan lancar.

Bayu Budjang mengungkapkan rencana renovasi itu dibahas dalam rapat sinergitas antar BUMD yang difasilitasi Komisi II DPRD Provinsi Kalsel. Dimana dalam pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan peluang maupun keluhan dalam hal permodalan dan Bank Kalsel sudah siap memback up.

“Untuk renovasi fasilitas kamar dua hotel itu sekitar Rp3 miliar, tapi tanpa merubah bentuk hotel, namun menambah fasilitas, yakni lift,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version