DPRD Banjarmasin : Kuliner Buka Wajib Prokes 3M

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, mengapresiasi dibukanya kembali Kuliner Wasaka Mawarung Baimbai, setelah sebelumnya Kuliner Arabian Food yang ada di kota ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada wartawan pada Sabtu petang (22/1) menjelaskan, memang sejak pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu, semua pelaku usaha merasakan dampak, terutama yang masih usahanya kecil dan mikro, mereka telah banyak mengalami kesulitan, bahkan tidak sedikit yang gulung tikar.

“Melandainya kasus dan gencar gerakan bervaksin, beberapa kuliner sudah mulai berani untuk buka, alasannya meningkatkan perekonomian,” katanya

Yamin meminta, seluruh pengunjung dan penjual, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu 3M, mulai menjaga jarak, wajib memakai masker, serta membiasakan mencuci tangan diair mengalir dengan sabun. Selain itu pihaknya meminta pengelola kuliner, harus menyediakan masker ganti.

“Kita tidak ingin ada klaster baru, akibat kuliner mulai ada yang buka,” pintanya

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan, dengan dibuka tempat Kuliner Wasaka Mawarung Baimbai, berlokasi di Jalan Kampung Kenanga, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, samping museum Wasaka, gabungan dua pokdarwis Kampung Banjar dan Wasaka Baiman, dan Kuliner Arabian Food di Jalan Antasan Kecil Barat Kecamatan Banjarmasin Tengah, sebagai salah satu upaya untuk kembali bangkit dalam memulai usaha mereka, serta berharap ke depannya akan mampu menarik kunjungan para wisatawan.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman

“Kami minta Lurah dan Pokdarwis terus menjalin koordinasi, dengan sudah mulai dibukanya kuliner baik khas Banjar dan khas Arab,” tutupnya

Suasana meninjau kuliner khas Banjar, Sekda Kota Banjarmasin, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Sekretaris Camat Banjarmasin Utara, Lurah Sungai Jingah, dan Ketua Pokdarwis Sungai Jingah.

Seperti diketahui, Kuliner Wasaka Mawarung Baimbai, digelar setiap dua kali dalam satu pekan, yaitu hari Selasa dan Sabtu, jam 14.00 – 21.00 WITA. Sedangkan Kuliner Arabian Food buka satu pekan saja, yakni hari Jumat pada jam 16.00 – 18.00 WITA. (NHF/RDM/RH)

Beri Dukungan Moral, Paman Yani Jenguk Korban Kekerasan Terhadap Anak di RSUD Ulin

BANJARMASIN – Kasus kekerasan terhadap anak yang nyaris menjadi korban pemerkosaan di Kabupaten Tanah Bumbu yang terjadi pada Jum’at 21 Januari 2022 mendapatkan perhatian khusus dari Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Suasana Anggota DPRD Kalsel, M. Yani Helmi menjenguk Korban Kekerasan Anak

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani didampingi istrinya Yuana Dewi dan perwakilan RSUD Ulin menjenguk korban yang berinisial F (5) yang dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ulin Banjarmasin, Minggu (23/1) siang.

Ia menyampaikan rasa prihatinnya kepada keluarga korban. Apalagi korban merupakan warga dari daerah pemilihannya kabupaten Tanah Bumbu.

“Kami datang kesini untuk memberikan dukungan kepada korban dan keluarganya. Hal ini bentuk tanggung jawab secara moral kami sebagai wakil rakyat,” katanya kepada wartawan.

Selain memantau kondisi korban yang saat ini sudah mulai sadarkan diri dan menjalani perawatan intensif, Paman Yani juga memastikan siap mengawal korban hingga sembuh secara fisik dan mental.

“Saya mendengar katanya pasien sempat ditolak di RSUD Ulin. Saya pastikan kabar itu tidak benar dan tidak terjadi. Ketika pasien tiba di RSUD Ulin, Alhamdulillah ditangani dengan cepat dan sebelumnya juga sudah berkomunikasi dengan RS di Tanbu tempat korban dirawat sebelumnya sehingga kondisinya mulai membaik,” tegasnya.

Paman Yani mengimbau kepada Pemprov melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) untuk turut serta memantau perkembangan dan melakukan pendampingan secara psikis terhadap korban yang masih anak-anak agar traumanya bisa hilang usai mengalami kekerasan.

Terkait pelaku, Paman Yani menyatakan mengutuk keras pelaku kekerasan terhadap anak itu dan minta agar dihukum setimpal dengan perbuatannya.

“Supaya ada efek jera sehingga diharapkan kasus-kasus kekerasan anak bisa diminimalisir,” ucapnya.

Di akhir pertemuan, Istri Paman Yani, Yuana Dewi memberikan bantuan berupa uang tunai yang diserahkan kepada ibu korban. Diharapkan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban. (NRH/RDM/RH)

Pelaksanaan Vaksin Booster Lansia di Banjarmasin Dimulai

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, telah memulai pelaksanaan vaksinasi booster lansia di kota ini.

Pelaksanaan vaksin booster lansia ini dilaksanakan di puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin. Salah satunya, di Puskesmas Cempaka, Senin (24/1).

Salah satu lansia yang mendapatkan suntik vaksin booster lansia Mukhyar mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya pelaksanaan vaksin booster lansia ini, maka ia pun mengikutinya.

“Berdasarkan arahan dari Pemerintah Kota Banjarmasin mengenai vaksin booster tersebut, maka kami pun melaksanakan arahan tersebut,” ungkap Mukhyar.

Menurut Mukhyar, alasan ia mau mengikuti vaksin booster lansia ini, untuk kesehatan bersama.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin saat ini telah menyetop penggunaan vaksin Sinovac, untuk vaksin pertama bagi warga dewasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, untuk vaksin Sinovac hanya digunakan untuk vaksin anak anak serta vaksin kedua saja.

“Untuk vaksin pertama bagi orang dewasa sudah tidak digunakan lagi. Untuk menggunakan vaksin Sinovac tersebut,” ucapnya.

Machli mengatakan, vaksin COVID-19 di Kota Banjarmasin, untuk vaksin pertama hanya untuk vaksin AstraZeneca serta Pfizer saja.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin terus mengajak para lansia yang ada di Kota Banjarmasin, untuk mengikuti vaksinasi COVID-19, dalam rangka meningkatkan capaian angka vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Gerak Cepat, BPKP Provinsi Kalsel Awasi Proyek Preservasi Jalan Asam – Asam – Batulicin

TANAH BUMBU – Sorotan masyarakat atas kerusakan Jalan Nasional di Desa Pulau Salak Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, menjadi perhatian Rudy M. Harahap, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan.

Suasana saat kunjungan lapangan BPKP provinsi Kalsel

Proyek yang dikeluhkan masyarakat tersebut merupakan bagian dari Proyek yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan. Yaitu pekerjaan preservasi Jalan Kp. Asam-Asam – Kintap – Sebamban – Pagatan – Batulicin, di Kabupaten Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan sepanjang 148 kilometer.

Proyek dengan nilai Rp172 milyar ini menggunakan sumber dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan merupakan pekerjaan multiyears berdurasi kurang lebih 25 bulan sejak Juli 2021 sampai dengan Agustus 2023, dengan kontraktor pelaksana KSO PT Adhi Karya dan PT Kanca Mulia Jaya Group.

Proyek ini adalah penanganan jalan berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan, yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu-lintas sehingga umur jalan yang ditetapkan dapat tercapai.

Proyek pada prinsipnya menambal lubang (patching) untuk kemudian dilapisi aspal 1 sampai dengan 3 lapis, termasuk melakukan rekonstruksi dan pelebaran jalan, pada segmen tertentu yang diperlukan.

Sub lingkup pekerjaan proyek untuk segmen efektif adalah Pemeliharaan Rutin Preventif (target 7,1 kilometer, terdiri dari 19 segmen), Rehabilitasi Minor Jalan (0,30 kilometer, 2 segmen), Rehabilitasi Mayor Jalan (0,1 kilometer, 1 segmen), Pelebaran Jalan Menuju Standar (21,58 kilometer, 35 segmen), Rekonstruksi Jalan (5,3 kilometer, 24 segmen), dan Penanganan Dranise (3,45 kilometer).

Untuk segmen non-efektif adalah Pemeliharaan Rutin Jalan dan Pemeliharaan Rutin Kondisi Jalan/patching sepanjang 148 kilometer. Selain itu, Pemeliharaan Rutin Jembatan (2,15 kilometer) dan Rehabilitasi Jembatan (0,5 kilometer).

Menurut BPJN, setelah 6 bulan pengerjaannya, capaian proyek adalah Pemeliharaan Rutin Jalan dan Pemeliharaan Rutin Kondisi Jalan/patching telah diselesaikan di tahun 2021, Pemeliharaan Rutin Preventif mencapai 4,22 kilometer, Pelebaran Jalan Menuju Standar 10,59 kilometer, Rekonstruksi Jalan 3,14 kilometer, Penanganan Dranise 1,05 kilometer, Pemeliharaan Rutin Jembatan 2,15 kilometer, dan Rehabilitasi Jembatan 0,044 kilometer. sedangkan Rehabilitasi Minor Jalan dan Rehabilitasi Mayor Jalan akan dikerjakan di tahun ini.

Pentahapan yang dilakukan, pekerjaan aspal mulai Asam-Asam terlebih dahulu, karena dekat dengan AMP yang berlokasi di Bati-Bati. Sedangkan untuk keperluan pekerjaan aspal dari arah Batulicin, kontraktor telah melakukan instalasi AMP sejak September 2021, berlokasi di Desa Betung, dan mulai beroperasi sejak 26 Desember 2021.

Menurut keterangan dari pihak BPJN Kalimantan Selatan, hasil pekerjaan selama ini jadi rusak lagi karena beberapa bulan terakhir truk tambang dan pengangkut hasil perkebunan yang berkapasitas kurang lebih 30 ton, melintas di jalan jalur proyek, yang seharusnya kapasitas Jalan Nasional ini hanya 8 ton.

Hasil monitoring BPKP Kalsel di lapangan, pada Minggu (23/1), menemukan kemajuan pekerjaan sampai dengan 21 Januari 2022 adalah 34,94 persen dari target 35,42 persen. Artinya, terdapat deviasi sebesar 0,48 persen. Saat monitoring di lapangan, BPKP Kalsel menemukan kontraktor tetap bekerja.
Memerhatikan kondisi cuaca yang makin kondusif untuk pelaksanaan pekerjaan dan kontraktor dianggap kapabel, BPKP Kalsel menyarankan Kepala BPJN Kalimantan Selatan untuk melakukan akselerasi kemajuan pekerjaan, memperbaiki metode pekerjaan, serta melakukan pemantauan lebih intensif di lapangan.

“Atas proyek yang menelan investasi cukup besar senilai Rp172 milyar ini, agar dikerjakan secara merata di sepanjang ruas paket 148 kilometer, sehingga masyarakat tidak terlalu terdampak akibat proyek ini,” kata Rudy.

Proyek diminta dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal demi kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat. Manajemen proyek juga harus mengidentifikasi risiko-risiko yang mungkin muncul, sekaligus merancang rencana mitigasinya sebagai perwujudan pengelolaan keuangan negara yang efektif serta akuntabel.

Khusus di Ruas/Link 10 (Sebamban-Pagatan) Desa Pulau Salak STA 25+850 sepanjang 400 meter, jalan selalu bergelombang walau telah dipreservasi berkali-kali selama bertahun-tahun. Hal itu karena penyebab tanah di bawah jalan yang labil.

Atas hal itu, BPKP Kalsel menyarankan rekonstruksi dengan jalan tipe rigid beton, daripada dengan metode pengaspalan yang telah diterapkan selama ini, agar tidak terulang permasalahan ini.

“Mengenai permasalahan truk yang melintas di jalan umum melebihi kapasitas jalan, saya sarankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serius menegakan peraturan, yaitu Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 3 Tahun 2008 tentang Pengaturan Penggunaan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk Angkutan Hasil Tambang dan Hasil Perusahaan Perkebunan, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Perda Nomor 3 Tahun 2012,” tutup Rudy. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

DPW PPP Kalsel Tekankan Pemanfaatan Sosial Media

BANJARBARU – Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syaifullah Tamliha, menekankan pemanfaatan sosial media untuk kesiapan pemilu tahun 2024.

Syaifullah menyebut, PPP merupakan salah satu partai yang belum memaksimalkan penggunaan media sosial sepanjang tahun 2021.

“Media sosial menjadi sarana paling efektif untuk berkampanye mulai saat ini,” ungkap Anggota Komisi I DPR RI ini dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I 2022 PPP Kalsel di salah satu hotel kota Banjarbaru, Sabtu (22/1).

Dalam Mukerwil yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, Syaifullah mengharap agar dapat menyepakati pemaksimalan sosial media oleh seluruh DPC PPP Kalsel.

“Ini penting kalau kita ingin memenangkan pemilu yang akan datang, jadi semua Caleg, semua Kader Partai harus mencermati. Saya akan cek satu per satu, ” tegasnya.

Senada, Ketua DPW PPP Kalsel, M Aditya Mufti Ariffin, mengharap Mukerwil ini dapat memberikan pemikiran dan terobosan baru menjelang pemilu tahun 2024.

“Kita ingin Kader PPP di isi dengan kaum milenial, sehingga bisa menyesuaikan diri dengan kemajuan jaman, kemajuan teknologi  dan sosial budaya lainnya,” ungkapnya.

Sebagai hasil musyawarah cabang (muscab) pada akhir tahun lalu, pada kegiatan tersebut juga diserahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2021-2026 kepada 13 DPC PPP se Kalsel.

“Kita minta kepada seluruh Kader, seluruh pengurus yang baru saja terpilih, agar segera melakukan konsolidasi dan proses menuju pemilu yang akan datang,” tutup pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Banjarbaru. (SYA/RDM/RH)

Mahasiswa ULM Sendratasik Angkat Legenda Putri Suwangi, Paman Yani Dukung Penuh

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung upaya pelestarian seni dan budaya oleh generasi muda.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi kepada wartawan usai menerima audiensi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Jum’at (21/1).

“Alhamdulillah hari ini saya bisa menemui mahasiswa seni ULM dimana mereka menyampaikan rencana giat dalam mengaungkan seni dan budaya Kalsel, khususnya yang ada di Kabupaten Kotabaru yang nanti akan digelar Pementasan Akbar Bumi Saijaan 2022,” katanya.

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini memberikan apresiasi kepada mahasiswa seni ULM yang mengabdikan dirinya kepada pelestarian seni dan budaya daerah Kalsel.

Ia berharap agar langkah ini diikuti oleh generasi muda lainnya sehingga seni dan budaya lokal tidak tergerus dengan perkembangan zaman dan waktu. Apalagi di era globalisasi seperti saat ini, informasi dan budaya-budaya asing melalui gadget sangat mudah diakses.

“Sehingga kegiatan seni dan budaya oleh generasi muda ini sudah seharusnya didukung oleh semua pihak sebagai wujud pelestarian budaya,” ucapnya.

Sementara, Perwakilan Mahasiswa PSP FKIP ULM, Muhammad Aminuddin menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar Pementasan Akbar Pra-Event Budaya Saijaan 2022 “Sendratasik Berkarya ke-11” dengan mengangkat legenda Putri Suwangi yang merupakan salah satu cerita rakyat di Kabupaten Kotabaru.

“Hal ini bertujuan untuk memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa Kalsel memiliki segudang kebudayaan yang perlu dilestarikan,” jelasnya.

Rencananya, lanjut Amin, pementasan Sendratasik Berkarya ke 11 ini akan digelar pada 4 dan 5 Februari 2022 di kampus FKIP ULM Banjarmasin.

“Kemudian pada Mei dan Juni 2022 akan digelar di Gubernuran dan Juni 2022 akan dipentaskan di Festival Bumi Saijaan 2022 yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru,” ungkapnya.

Untuk itu, Amin mengharapkan dukungan dari semua pihak khususnya anggota DPRD Kalsel dari Dapil Tanah Bumbu dan Kotabaru. (NRH/RDM/RH)

Apresiasi Program Samalam, Paman Yani Inginkan Kemudahan Bayar Pajak Merata di Seluruh Kalsel

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberika apresiasi terhadap program Samalam (Samsat Bayar Malam) yang diluncurkan oleh Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarmasin II.

Suasana Peluncuran Program Samalam (Samsat Bayar Malam)

Apresiasi itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi kepada wartawan usai menghadiri acara peluncuran program Samalam, Jum’at (21/1/2022) malam.

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menilai program Samalam tersebut sangat bagus dilaksanakan untuk mempermudah Wajib Pajak yang bekerja di siang hari sehingga dapat membayar pajak di malam hari tanpa mengganggu waktu kerja mereka.

“Saya sangat mengapresiasi Bakeuda dan Samsat yang telah meluncurkan program Samalam ini. Ketika masyarakat memiliki kesibukan, sedangkan disisi lain mereka mempunyai kewajiban membayar pajak. Disinilah pemerintah hadir untuk mempermudah masyarakat sehingga pada malam hari mereka bisa membayar pajak,” katanya.

Oleh karena itu, Paman Yani mengharapkan kedepan program Samalam juga ada di kabupaten/kota lainnya karena kemudahan membayar pajak ini sudah seharusnya merata di seluruh Kalsel.

“Mudah-mudahan program seperti ini bisa disusul kabupaten/kota lainnya. Minimal ada Samsat Keliling yang dapat menjangkau hingga ke pelosok-pelosok desa agar masyarakat semakin mudah membayar pajak,” harapnya.

Paman Yani juga menyarankan agar Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) melalui Samsat untuk turun langsung ke lapangan memeriksa kendaraan apakah pajaknya sudah dibayarkan atau belum. Hal ini bertujuan agar masyarakat terdorong untuk membayar pajak sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor bisa sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Saya menginginkan agar Bakeuda melalui Samsat turun langsung ke lapangan mencek kendaraan apakah sudah bayar pajak atau belum. Jika belum maka kendaraan tersebut diberi stiker. Hal ini tentu untuk mendorong masyarakat agar taat membayar pajak,” tambahnya.

Untuk diketahui, Samsat UPPD Banjarmasin 2 meluncurkan program Samalam dimana masyarakat bisa membayar pajak pada malam hari dari jam 16.00-21.00 wita setiap Senin sampai Sabtu, kecuali Kamis malam libur. Dengan kemudahan ini diharapkan wajib pajak semakin taat dalam melakukan pembayaran. (NRH/RDM/RH)

Pelayanan “Samsat Bayar Malam” Resmi Dibuka

BANJARMASIN – Dalam rangka memberikan pelayanan kemudahan bagi masyarakat, dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Maka, Samsat UPPD Banjarmasin 2 resmi mengoperasikan SAMALAM (Samsat Bayar Malam),

Grand Opening SAMALAM digelar di halaman Samsat UPPD Banjarmasin 2, Jumat Malam (21/1).

Pelayanan SAMALAM

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalimantan Selatan Agus Dyan Nur mengatakan, dioperasikannya SAMALAM ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak, untuk membayar pajak kendaraan bermotor mereka.

“Dengan adanya SAMALAM ini, maka masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor mereka, pada malam hari. Tidak hanya dapat dilakukan pada siang hari saja,” ungkap Agus.

Selain itu, lanjutnya, ada juga layanan menggunakan program Signal lewat HP serta lainnya.

Menurut Agus, semua program yang dimiliki Samsat bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

Seperti, pada layanan SAMALAM apabila masyarakat tidak sempat melakukan pembayaran pada pagi atau siang hari, maka kini dapat dilakukan pada malam hari.

“Terwujudnya layanan SAMALAM ini berkat kerjasama dengan semua pihak seperti Jasa Rajasa, Kepolisian, serta lainnya,” tutur Agus.

Tentunya, program SAMALAM ini juga, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Mengingat, tambahnya, pada setiap tahunnya target PAD mengalami peningkatan setiap tahunnya.

“Dengan adanya kemudahan ini diharapkan wajib pajak akan semakin taat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor mereka,” ucap Agus.

Sedangkan, untuk pelayanan dibuka Senin – Sabtu jam 16.00 – 21.00 WITA, untuk Kamis malam libur.

Hadir pada acara tersebut, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi, Kepala Cabang Jasa Raharja Benjamin Bob, Kasi STNK Ditlantas Polda kalsel Raindhard Maradona. (SRI/RDM/RH)

Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Polres Banjar Gelar Vaksin Ketiga Dilingkup Jajarannya

BANJAR – Polres Banjar melaksanakan kegiatan Vaksinasi Booster dilingkup personilnya, Jumat (21/1), semenjak di instruksikan Presiden RI Joko Widodo, pada 12 Januari 2022 lalu, pemerintah kini mulai memberlakukan vaksin dosis ketiga secara massal.

Suasana kegiatan vaksinasi dosis ketiga dilingkup Polres Banjar

Nampak juga terlihat dalam antrian Kapolres Banjar, AKBP Doni Hadi Santoso, mengikuti pelaksanaan vaksin ketiga (Booster) ini bersama dengan Ketua Bhayangkari Cabang Banjar berserta Wakapolres Banjar dan seluruh PJU Polres Banjar.

AKBP Doni Hadi Santoso, menyampaikan, bahwa Vaksinasi Booster tersebut menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

“Guna semakin meningkatkan kekebalan tubuh personil, hari ini hari pertama kami melaksanakan Vaksinasi Booster kepada seluruh personil Polres Banjar yang memenuhi kriteria,” jelasnya.

Doni menyebut, vaksinasi Booster adalah Vaksinasi Covid-19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan.

“Jenis vaksin yang digunakan antara lain, untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac maka diberikan vaksin AstraZeneca, separuh dosis (0,25 ml), atau vaksin Pfizer, separuh dosis (0,15 ml). Dan untuk sasaran dengan dosis primer AstraZeneca maka diberikan vaksin Moderna separuh dosis (0,25 ml), atau vaksin Pfizer, separuh dosis (0,15 ml),” paparnya.

Sertifikat vaksinasi ketiga yang diterima oleh jajaran anggota Bhayangkari Cabang Banjar dan Guru TK Kemala Bhayangkari 05.

Selain itu, beberapa anggota Bhayangkari Cabang Banjar dan Guru TK Kemala Bhayangkari 05 Martapura yang memenuhi kriteria jangka waktu di atas enam bulan sesudah dosis kedua juga nampak antusias mengikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga yang berlangsung di depan Klinik Kesehatan Polres Banjar dan di Aula Tribrata Polres Banjar. (POLRES BANJAR-RHS/RDM/RH)

Kalsel Jadi Provinsi Pertama Dalam Menguji Coba Aplikasi Portal SDI

BANJARBARU – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkesempatan menjadi provinsi pertama yang melihat dan mencoba langsung portal aplikasi Satu Data Indonesia (SDI), di kantor Kementrian PPN/Bappenas Sekertariat SDI, Jakarta, Jumat (21/1).

Rombongan yang dipimpin Kepala Bidang Informasi dan Statistik Diskominfo Prov Kalsel, Syarifah Norhani, kedatangan tim dari banua ini disambut baik oleh Manager Aplikasi dan Teknologi Sekretariat SDI Bappenas, Abdullah Maindratama.

“Saya bersyukur kedatangan kita di sambut baik, dan kita merasa beruntung karena ketika aplikasi ini selesai di buat, kita menjadi Provini pertama yang melihatnya secara langsung,” ucapnya.

Sebagai salah satu syarat untuk menintegrasikan data yang ada di provinsi ke dalam SDI, Kalsel sendiri diungkapkannya, sudah memiliki Pergub tentang Satu Data Banua.

“Satu Data Banua kita sudah mulai bagus, kita kesini (Bappenas) juga sekaligus melihat apa yang masih menjadi kekurangan agar bisa kita lengkapi,” ungkapnya.

Melalui aplikasi ini, diharapkan dapat memudahkan Pemerintah Provinsi ini dalam memberikan setiap data yang diperlukan.

“Ketika orang ingin melihat atau meminta data, kita dapat menampilkan semua detilnya melalui aplikasi ini,” pungkasnya.

Aplikasi yang rencana diluncurkan pada bulan Februari mendatang di seluruh Provinsi ini, bertujuan agar seluruh data Kementerian/Lembaga (K/L) pusat dan daerah dapat terintegrasi dalam satu portal. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version