Perkuat Pengawasan, Pemkab HST Tandatangani MoU Dengan BPKP Kalsel

HULU SUNGAI TENGAH – Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menjalin kesepahaman dalam rangka Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Penandatangan dilakukan Bupati Hulu Sungai Tengah Aulia Oktaviandi dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan Rudy M Harahap di Halaman Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah, bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Hulu Sungai Tengah ke-62.

“Tujuan dari Nota Kesepahaman ini adalah untuk memperkuat kerja sama dalam melaksanakan Pengawasan Penyelenggaraan pemerintah Daerah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang selama ini sudah terbangun,” kata Rudy usai penandatangan MoU tersebut.

Disampaikan juga, lingkup kesepahaman ini mencakup tiga hal yakni: Pelaksanaan kegiatan konsultasi/pembimbingan singkat (coaching clinic) pengawasan atas indikasi penyalahgunaan wewenang dan/atau kerugian negara/daerah baik yang berasal dari laporan hasil pengawasan inspektorat daerah kabupaten HST maupun pelaporan/pengaduan masyarakat. Kegiatan berupa ekspose kasus dan monitoring tindak lanjutnya.

Kedua terkait dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kapabilitas APIP Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, melalui meningkatkan kompetensi SDM APIP, pengelolaan risiko, maupun perencanaan pengawasan berbasis risiko sehingga APIP Kabupaten HST bukan saja mampu melaksanakan performance audit tetapi lebih lagi mampu mengintegrasikan seluruh OPD dalam pencapaian tujuan strategis Pemda HST.

Ketiga, Perwakilan BPKP Kalsel juga mendorong temu-pemangku kebijakan dalam memitigasi risiko banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dan yang keempat adalah pengawalan tata kelola keuangan dan pembangunan daerah berupa pengawasan anggaran pendapatan dan belanja daerah, pengawasan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Pengawasan Keuangan Desa.

Selanjutnya Rudy menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu 3 tahun dan dilakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit setahun sekali. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Malam Tahun Baru Perketat Awasi THM dan Cafe

BANJARMASIN – Menjelang malam pergantian tahun 2021 menuju tahun 2022, kalangan legislatif meminta, semakin diperketat pengawasan tempat hiburan malam (THM) dan cafe.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, kepada sejumlah wartawan pada Rabu (30/12), sebentar lagi malam pergantian tahun dari 2021 ke 2022, tempat hiburan malam (THM) dan seluruh cafe di kota ini diperbolehkan buka, dengan cara wajib menerapkan disiplin protokol kesehatan. Dinas terkait diharapkan untuk melakukan pemantauan lebih intens di lapangan, agar tidak ada yang melanggar aturan, baik pengunjung dibawah umur, serta batasan jam operasional.

“Pemko harus ketat awasi dengan cara menurunkan personel keamanan, seperti Satpol PP pada tempat- tempat keramaian,” pintanya

Disampaikan Matnor, pengawasan secara ketat ini, bertujuan menegakkan perda nomor 12 tahun 2016 tentang usaha penyelenggaran hiburan dan rekreasi. Mengingat masih dalam suasana pandemi COVID-19, meski sekarang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM berada di level satu. Selain itu sebaiknya pihak pengelola THM dan cafe menerapkan, setiap pengunjung wajib diperiksa Aplikasi Peduli Lindungi.

“Kita tidak ingin THM dan cafe buka melanggar perda hingga jam 03.00 WITA dini hari,” ucapnya

Lebih lanjut Matnor menyarankan, seluruh lapisan masyarakat di kota ini, menikmati malam pergantian tahun baru 2022 dengan cara sederhana, hanya berkumpul dengan keluarga kecil, dan tidak perlu euforia, karena merasakan dua tahun pandemi COVID-19, dan sekarang mulai memasuki masa-masa pemulihan ekonomi.

“Bagi saya tidak perlu dimeriahkan dengan cara berlebihan, cukup tasyakur bersama,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Paman Birin Pantau Vaksinasi Bergerak di Sekumpul

BANJAR – Untuk meningkatkan capaian persentase vaksinasi di Banua Kalimantan Selatan, Pemerintah provinsi Kalsel gencar melaksanakan serbuan vaksinasi bergerak. Salah satunya vaksinasi bergerak yang dilaksanakan di Gang Taufik Rt 05 Kelurahan Sekumpul Kabupaten Banjar pada Kamis (30/12). Vaksinasi bergerak ini dipantau langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim. Terlihat kedatangan Paman Birin beserta rombongan ini disambut antusias warga sekitar yang melaksanakan vaksinasi baik vaksinasi dosis pertama maupun vaksinasi dosis kedua.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, vaksinasi bergerak ini merupakan salah satu Program Provinsi Kalsel untuk meningkatkan capaian persentase vaksinasi di wilayah Kalsel, dan Gubernur kalsel Paman Birin akan selalu memantau pelaksanaan vaksinasi bergerak ini.

“Dengan adanya pemantauan langsung oleh Gubernur Kalsel pada pelaksanaan vaksinasi bergerak ini, maka diharapkan dapat meningkatkan antusias masyarakat untuk bervaksin,” ungkap Muslim.

Muslim menambahkan, pihaknya akan menggencarkan vaksinasi bergerak disetiap kelurahan di Kabupaten-Kota, terlebih khususnya Kabupaten Banjar. vaksinasi bergerak ini merupakan dukungan dari Provinsi Kalsel kepada Kabupaten-Kota untuk menaikkan persentase capaian vaksinasi.

“Bukan hanya disetiap kelurahan, SMA dan SMK pun akan kami gencarkan juga vaksinasi bergerak ini,” lanjut Muslim.

Muslim melanjutkan, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat yang belum bervaksin, agar diharapkan dapat mendatangi gerai pelaksanaan vaksinasi yang ada disetiap Kelurahan maupun kecamatan, untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19. (MRF/RDM/RH)

Disperindag Banjarmasin Sumbang 8,4 M Untuk PAD Kota

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin dipenghujung Tahun 2022 ini, mampu mencapai realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 100 persen lebih.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, pihaknya bersyukur karena telah mampu mencapai realisasi target PAD yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada seluruh pembayar retribusi, sehingga pihaknya mampu mencapai target PAD sebesar 100 persen lebih,” ungkap pria yang akrab disapa Tezar ini.

Menurut Tezar, capaian realisasi target PAD tersebut sebesar Rp8,4 M.

Sedangkan, lanjutnya, untuk target PAD pada tahun 2021 pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin sebesar Rp8,3 M.

“Tentunya capaian ini berkat kerjasama semua pihak yang ada di Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tezar juga mengatakan, setelah pihaknya berhasil mencapai realisasi target PAD pada tahun 2021 ini. Maka, pada tahun 2022 mendatang, untuk capaian target PAD pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin mengalami kenaikan sebesar Rp200 juta menjadi Rp8,5 M.

“Karena kami telah berhasil mencapai target PAD pada tahun 2021 ini, maka untuk target PAD 2022 mendatang mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Menurut Tezar, tentunya dengan adanya kenaikan target PAD tersebut, maka pihaknya akan bekerjasama lebih maksimal lagi. Untuk dapat kembali mencapai releasisi target PAD di tahun 2022 mendatang.

“Kami mengajak seluruh pihak yang ada pada Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, agar dapat mendukung serta membantu mewujudkan realisasi anggaran kembali di tahun depan,” pungkas Tezar. (SRI/RDM/RH)

Stok Ikan Laut di Malam Tahun Baru Mencukupi

BANJARMASIN – UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, memastikan untuk ketersediaan stok ikan laut pada malam tahun baru mencukupi.

Plt Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya Nadyah mengatakan, untuk stok ikan laut di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya mencukupi, untuk memenuhi kebutuhan pasokan ikan laut, pada malam tahun baru mendatang.

Plt Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nadyah

“Untuk ketersediaan ikan laut pada malam tahun baru tentunya mencukupi,” ungkap Nadyah, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Menurut Nadyah, mengingat kebiasaan masyarakat di Kota Banjarmasin dan sekitarnya pada saat merayakan malam tahun baru berkumpul bersama keluarga, dengan menggelar acara masak bersama memanggang ikan. Untuk menghabiskan malam pergantian tahun tersebut.

“Kami melihat animo masyarakat untuk mengkonsumsi ikan padal malam tahun baru tersebut, cukup tinggi,” ucapnya.

Oleh karena, lanjut Nadyah, pihaknya memastikan untuk ketersediaan stok ikan laut di malam tahun baru tersebut, mencukupi.

Dalam kesempatan tersebut, Nadyah juga mengatakan, jika di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin mengandalkan stok ikan laut beku, untuk memenuhi kebutuhan ikan di Kota Banjarmasin serta wilayah Hulu Sungai.

“Meski saat ini kapal nelayan berkurang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya, akibat cuaca buruk dilautan, tidak masalah untuk ketersediaan ikan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Menurut Nadyah, untuk pasokan ikan laut saat ini dipenuhi dari stok ikan beku yang ada ditempat penyimpanan ikan beku dikawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Banjar Raya.

“Untuk pasokan ikan beku yang tersedia, seperti jenis ikan peda, tongkong, lajang, serta lainnya. Dengan harga yang stabil,” ujar Nadyah. (SRI/RDM/RH)

Gelar Media Gathering, DLH Kalsel Terbuka Terhadap Kritik Membangun

BANJAR – Guna meningkatkan sinergitas serta membangun keakraban yang lebih harmonis, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Media Gathering bersama jurnalis Pemprov Kalsel, Rabu (29/12) bertempat di Pesanggrahan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin.

Kepala Dinas LH Kalsel Hanifah Dwi Nirwana

Silaturahmi yang langsung dipimpin oleh Kepala Dinas LH Kalsel Hanifah Dwi Nirwana ini berlangsung secara santai dengan suasana penuh keakraban.

Hanifah menyebut, media gathering ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memaksimalkan peran media dalam pembangunan lingkungan hidup di Kalsel.

“Media punya peran strategis dan siginifikan dalam membangun informasi pembangunan di bidang lingkungan hidup,” ujarnya.

Berbagai program DLH, menurutnya baik yang akan maupun sedang dikerjakan sesuai dengan progres pembangunan Pemprov Kalsel sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dapat disosialisasikan dengan baik.

“Kami sangat berharap media dapat mengampanyekan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat setiap kebijakan yang diambil,” katanya.

Ia juga berujar, sangat siap menerima kritik dari awak media terkait setiap kebijakan yang diambil yang dianggap kurang pas maupun program yang dianggap mempunyai tingkat keberhasilan yang rendah.

“Kami juga menyadari media sebagai penyeimbang. Media silakan memberikan kritik kebijakan kami ataupun kekurang berhasilan kami. Yang mana ini akan menjadi bahan kami untuk regulasi maupun kebijakan kedepan dalam membangun lingkungan,” paparnya.

Untuk diketahui, media gathering yang diikuti oleh berbagai media massa baik cetak, online televisi maupun radio ini menghadirkan Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie sebagai narasumber mengenai peran media. Kemudian juga dari Diskominfo Kalsel dan Adpim Setdaprov Kalsel.

Dalam acara ini, juga dipaparkan mengenai IKLH, capaian kinerja dalam tahun berjalan dan program prioritas Dinas LH yang sudah melalui evaluasi untuk perbaikan di tahun selanjutnya.
Capaian IKLH mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, banyak perubahan-perubahan yang telah dilakukan untuk menuju kualitas lingkungan yang lebih baik. (ASC/RDM/RH)

Pecah Rekor, Biro Adpim Fasilitasi 928 Orang Vaksinasi COVID-19

BANJARMASIN – Ikhtiar melindungi masyarakat dari COVID-19 terus digelorakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kali ini Biro Administrasi Pimpinan turun ke lapangan, untuk fasilitasi vaksinasi begerak sebanyak 928 penerima di Banjarmasin, Rabu (29/12).

Suasana vaksinasi di SMAN 8 Banjarmasin

Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov Kalsel menggandeng SMAN 8 Banjarmasin, untuk melindungi warga sekaligus meningkatkan capaian vaksinasi di Banua.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak terutama Biro Adpim Setda Provinsi Kalsel, yang telah membantu untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Banua.

Disampaikan Paman Birin, hingga hari ini capaian vaksinasi sudah berada diangka 69,11 persen dari target 70 persen yang diinginkan Presiden Joko Widodo.

“Alhamdulillah capaian hari ini sudah 69,11 persen, kita terus berjuang untuk mencapai target 70 persen, saya optimis target bisa dicapai, karena rakyat kami adalah pejuang,” sebut Paman Birin.

Meski kasus COVID-19 mulai melandai, Paman Birin meminta masyarakat untuk tetap waspada. Terlebih Varian Omicron sudah masuk ke Indonesia.

Plt Kepala Biro Adpim Setda Prov Kalsel Suria Fadliansyah mengatakan, vaksinasi digelar menuntaskan vaksinasi di lingkungan pendidikan sesuai dengan arahan Paman Birin.

Kabag Materi dan Administrasi Pimpinan Agus Salim mengatakan, vaksinasi yang difasilitasi Biro Adpim Setda Prov Kalsel paling diminati. Awalnya hanya menargetkan 800 penerima ternyata masyarakat yang divaksin hingga 928.

“Kami tidak menyangka bisa sebanyak ini, awalnya hanya kami menargetkan 800 penerima, ternyata animo masyarakat sangat tinggi, hingga mencapai 928 penerima,” sebutnya.

Dirinya mengatakan, vaksinasi ini melibatkan SMA, SMK, SLB se Kota Banjarmasin dan masyarakat sekitar SMAN 8 Banjarmasin.

Sementara itu, Arafik Staf Tata Usaha SMAN 1 Banjarmasin, mengucapkan terima kasih kepada Paman Birin karena dapat menerima vaksinasi.

Disampaikanya, vaksin ini adalah vaksin pertama yang diterima karena sempat tekendala hipertensi.

“Alhamdulillah hari ini bisa menerima vaksin pertama, beberapa waktu yang lalu saya sempat terkendala tekanan darah tinggi,” ucapnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Diduga Langgar Jam Operasional, DPRD Banjarmasin Gelar RDP Soal Cafe di Jenderal Sudirman

BANJARMASIN – Kalangan legislatif kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP), terkait adanya pelanggaran jam operasional di salah satu cafe yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali pada Rabu (29/12) mengatakan, rapat dengar pendapat ini melibatkan lintas Komisi yaitu Komisi I dan Komisi II, mengundang beberapa SKPD sebagai mitra kerja diantaranya Satpol PP, Disbudpar dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarmasin.

“Kita gelar RDP, untuk mengetahui izin operasional cafe yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman,” jelasnya

Matnor menyampaikan, selain ingin mengetahui izin, pihaknya meminta kedepan tidak lagi terulang penusukan bagi salah satu pengunjung di cafe tersebut. Mengingat dalam informasi yang beredar baru-baru tadi, seorang korban berusia (17) ditusuk, hingga menderita 4 mata luka.

“Menjelang malam pergantian tahun baru, kami tidak ingin kejadian serupa kembali,” pintanya

Lebih lanjut Matnor berharap, keberadaan cafe dapat menjadi sebuah tempat berkumpul yang positif, khususnya bagi kalangan millenial, tentu dengan tetap disiplin protokol kesehatan, bukan menjadi tempat yang melanggar aturan seperti tidak mempunyai izin, melebihi batas jam operasional, serta berakibat mencelakakan bagi pengunjung.

“Kota Banjarmasin dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan, dengan banyak cafe berdiri sangatlah diapresiasi, dalam mendongkrak roda perekonomian,” tutupnya

Untuk diketahui, selama tahun 2021 ini, lintas Komisi DPRD kota Banjarmasin, sempat beberapa kali menggelar rapat, terkait adanya beberapa cafe diduga tidak mempunyai izin namun sudah beroperasi. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Tinjau Rehabilitasi Ruas Jalan Amuntai-Kalua-Tanjung

TABALONG – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan yang membidangi pembangunan dan infrastruktur melakukan monitoring dan evaluasi proyek rehabilitasi ruas jalan Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) – Kalua – Tanjung Kabupaten Tabalong, Selasa (28/12).

Pelaksanaan kegiatan tersebut didampingi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaff.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani mengatakan dari informasi yang disampaikan BPJN bahwa pengerjaan rehabilitasi jalan tersebut sudah mendekati 100 persen di akhir kontrak. Ia berharap di tahun 2022 perbaikan jalan yang menggunakan dana sekitar Rp34 Milyar ini bisa terlaksana dengan baik.

“Karena kita ketahui bersama bahwa saat ini jalan Tabalong-Amuntai sampai Pantai Hambawang sangat memprihatinkan. Tapi kita optimis dengan anggaran yang tersedia mudah-mudahan Balai Jalan bisa melaksanakan pekerjaan ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” harap Politisi Fraksi Golkar tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaff menyatakan terima kasih atas kedatangan rombongan Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, BPJN Kalsel dan Dinas PUPR Kalsel yang meninjau langsung posisi pengerjaan jalan lintas Provinsi, antara Tabalong dengan Hulu Sungai Utara yang mana pengerjaannya hampir selesai.

“Mudah-mudahan anggaran berikutnya bisa melanjutkan infrastruktur jalan yang ada di antara Kabupaten Tabalong, HSU, HSS dan dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Ajak Pemprov Kembangkan Destinasi Wisata di Tabalong

TANJUNG – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimatan Selatan mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melalui Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga (Dispora) untuk bersama-sama mengembangkan sektor kepariwisataan di daerah, khususnya di Kabupaten Tabalong.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Haryanto saat melakukan kunjungan kerja bersama mitra kerjanya Dispora Kalsel ke Kabupaten Tabalong, Selasa (28/12).

Berdasarkan hasil pengamatan, menurutnya kemajuan perkembangan sektor pariwisata, baik wisata alam maupun wisata religi dan budaya di Kalsel, khususnya Tabalong mampu memberikan daya tarik dan kian diminati oleh wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara.

“Terlebih lagi Tabalong juga memiliki beragam potensi wisata dan kesenian daerah yang dapat dikembangkan lebih baik lagi, terutama dalam rangka mempersiapkan diri sebagai daerah penyangga Ibukota Negara Baru,” jelasnya.

Oleh karena itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengajak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk bekerjasama dalam upaya mengembangkan destinasi wisata yang ada di “Bumi Saraba Kawa” tersebut.

“Pengembangan destinasi wisata perlu anggaran besar, makanya kita berharap teman-teman di DPRD dan Pemprov dapat mem-back up sehingga destinasi wisata yang ada di daerah bisa lebih berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispora Kabupaten Tabalong Abdurrahman menyebutkan, obyek wisata yang paling sering dikunjungi adalah obyek wisata religius yaitu Makam Darunnafis dan Mesjid Pusaka disamping obyek wisata alam lainnya.

“Yang paling luar biasa banyak itu, biasanya haulan dan acara-acara religus,” ungkapnya.

Ia berharap adanya dukungan dan langkah nyata dari DPRD dan Pemprov Kalsel terhadap pembangunan destinasi wisata di Kabupaten Tabalong. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version