BANJAR – Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mlw, Mayjend TNI Tri Budi Utomo, meninjau lokasi peringatan haul akbar Guru Sekumpul ke-18, di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, Kampung Keramat, Martapura Timur, Rabu (25/1).
Sejumlah personil TNI sedang melakukan pengecekan di sekitar lokasi peringatan haul
Dari hasil pemantaunnya yang didampingi Danrem 101/Ant Rudi Puruwito serta Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim, Tri menyebut persiapan penyelenggaraan haul yang diinisiasi oleh murid Guru Sekumpul ini terbilang sudah sangat bagus.
“Kalau hasil pemantauan kita InsyaAllah semua bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Panglima yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ini menyebut jumlah pasukan yang diturunkan untuk kelancaran haul akbar ini sebanyak 4.500 orang personil gabungan.
“Nanti kan masyarakat yang hadir di sini kan kurang lebih mungkin hampir 2000 orang, jadi kita maksimalkan pengamanannya,” tuturnya.
Haul akbar yang digelar pada Kamis (26/1) usai sholat Isya ini rencananya dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sehingga pasukan pengamanan diakuinya akan ditempatkan mulai dari bandara hingga ke lokasi peringatan haul.
“Termasuk nanti juga ada di tempat menginap beliau (Wapres), nanti kita akan siapkan pasukan-pasukan pengaman tirai juga khususnya pada saat masuk ke dalam sini (lokasi haul),” bebernya.
Tak cukup sampai disitu, pihaknya juga menyediakan 1 buah kendaraan taktis (rantis) untuk meningkatkan keamanan tamu VVIP.
“Ini memang standar operasional jika Presiden atau Wakilnya mengunjungi suatu wilayah,” ungkapnya.(SYA/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan turut menyukseskan Haul ke-18 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) yang akan digelar pada Kamis malam, (26/1) di kediaman Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, Jalan Kertak Baru, Kampung Keramat Kecamatan Martapura Timur dengan menyiapkan beberapa sarana dan prasana bagi masyarakat yang menghadiri.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman menyampaikan, pihaknya akan menyediakan 4 unit mobil beserta relawan untuk membantu para jemaah berangkat ke titik terakhir transportasi.
“Nanti kami menyediakan relawan serta 4 unit mobil untuk membantu para jemaah,” ungkap Syamsir Rahman melalui sambungan telpon pada Rabu (25/1).
Syamsir menambahkan, selain menyediakan unit transportasi dan relawan, pihaknya juga akan membuka warung gratis di dua titik yaitu daerah murjani bertempat di kantor Dinas TPH Provinsi Kalsel dan jalan menuju titik haul. Warung gratis diharapkan dapat memudahkan para jema’ah beristirahat sambil menikmati makanan dan minuman baik sebelum menuju ke acara haul maupun sesudah acara haul ke 18 Guru Sekumpul.
“Warung ini kami buka mulai siang hingga acara selesai,” lanjut Syamsir.
Setelah acara selesai, seluruh Karyawan Dinas TPH Provinsi Kalsel akan melakukan giat bersih – bersih di area haul agar area tersebut kembali bersih sedia kala.
“Kami akan bergerak untuk membersihkan sampah di beberapa titik area haul, supaya daerah tersebut kembali bersih,” lanjut Syamsir.
Syamsir berharap pada pelaksanaan Haul ke-18 Guru Sekumpul dapat berjalan dengan tertib sehingga semua kegiatan bisa berjalan dengan khusyu. Karena pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul sudah lama tidak terlaksana, maka kemungkinan akan banyak jamaah yang datang dari seluruh penjuru. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, turut berpartisipasi dalam haul Akbar Ulama Kharismatik KH. Muhammad Zaini bin Abdul Gani ke-18.
Menurut Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, kepada wartawan pada Rabu (25/1), pihaknya sebagai tenaga kesehatan, bersama SKPD lain telah mempersiapkan untuk ditempatkan pada titik yang telah ditentukan panitia. Dalam kegiatan tidak hanya fokus pada penyakit gigi, akan menangani kasus umum seperti orang pingsan, dan yang mengalami kecelakaan, menggunakan mobil ambulans untuk membawa ke rumah sakit terdekat.
“Kita telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kalsel dan rumah sakit lain, untuk menyiapkan posko kesehatan,” katanya
Disampaikan Teguh, untuk menyukseskan Haul Abah Guru Sekumpul ke -18 tahun ini, pihaknya akan menurunkan 10 petugas kesehatan yaitu dokter umum, perawat gigi dan satu unit mobil ambulans. Dengan demikian kalau ada masyarakat yang tiba-tiba mengalami masalah dengan gigi, petugas bisa langsung sigap untuk memberi obat-obatan terlebih dahulu.
“Posko kesehatan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, nanti akan berada di Jalan Keramat tepat di depan ritel minimarket dekat dengan titik lokasi haul,” ungkapnya
Lebih lanjut Teguh menambahkan, selama haul Akbar Ulama Kharismatik KH. Muhammad Zaini Abdul Gani, pihaknya juga akan membagikan makanan ringan, seperti cemilan, kue, dan air minum untuk para jamaah.
“Semoga pelaksanaan haul tahun 2023 ini, berlangsung lancar dan sukses di lapangan,” pungkasnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin pada saat pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18, memberikan pelayanan gratis. Seperti, ambulance, pemeriksaan kesehatan, serta warung gratis, untuk para jemaah haul tersebut.
“Pada pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18, RSUD Ulin Banjarmasin turut berpartisipasi dengan memberikan beberapa pelayan gratis,” ungkap Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar, kepada sejumlah wartawan, Rabu (25/1).
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar
Izzak mengatakan, karena RSUD Ulin Banjarmasin bergerak di bidang kesehatan, maka pelayanan yang diberikan pada pelaksanaan haul ini juga pada masalah kesehatan. Layanannya berupa 2 unit ambulance, yang ditempatkan di acara utama, dan sekitar kawasan Martapura Timur.
Pada pelaksanaan haul tersebut, lanjutnya, RSUD Ulin Banjarmasin juga membuka beberapa posko pelayanan kesehatan.
“RSUD Ulin Banjarmasin juga menyiapkan mini ICU, untuk kedatangan Wakil Presiden, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel,” jelas Izzak.
Selain pelayanan kesehatan, tambahnya, RSUD Ulin Banjarmasin juga membuka warung gratis disekitar tempat pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18.
“Untuk warung gratis tersebut kami bekerjasama dengan UMKM setempat, yang dibeli seluruhnya, kemudian diberikan untuk para jemaah haul,” ucap Izzak. (SRI/RIW/RH)
BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, pada pelaksanaan haul Guru Sekumpul ke-18 tahun ini, turut berpartisipasi dengan memberikan 1 ton ikan segar.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, 1 ton ikan segar tersebut akan dibagikan ke seluruh dapur umum, yang ada pada pelaksanaan haul tersebut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono
“Sejak Selasa 24 Januari kami telah mendistribusikan ikan tersebut ke relawan dapur umum haul,” ungkap Rusdi, Rabu (25/1).
Menurut Rusdi, ikan yang diberikan dari jenis ikan peda serta ikan salmon. Ikan tersebut dibagikan ke 47 dapur umum. Pembagiannya sebanyak 20-25 kilogram ikan segar di setiap dapur umum.
“Kami berharap, dengan berpartisipasi memberikan satu ton ikan dan rest area dapat bermanfaat bagi para jemaah haul Guru Sekumpul,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Rusdi, pihaknya juga menjadikan kawasan Perkantoran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai tempat rest area atau tempat beristirahat bagi para jemaah haul.
“Silahkan kepada para jemaah haul untuk mampir di rest area kantor kita, kita akan sediakan berbagai snack dan minuman,” ucap Rusdi. (SRI/RIW/RH)
BANJAR – Kegiatan haul akbar Guru Sekumpul ke – 18, terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya dari Dinas Pariwisata Provinsi.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (25/1) mengatakan, dari hasil rapat yang digelar bersama jajaran dan pegawai Dispar Kalsel, pihaknya sepakat menggelar bakti sosial dalam rangka mensukseskan haul akbar ulama kharismatik KH. Muhammad Zaini Abdul Gani.
“Kami membuka warung gratis dan menjadi relawan seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” katanya
Disampaikan Syarifuddin, selama ini Dinas Pariwisara Kalimantan Selatan, turut serta mempromosikan di media sosial, jelang haul akbar ulama kharismatik KH. Muhammad Zaini Abdul Gani. Momentum ini merupakan angin segar bagi sektor pariwisata di Banua, mengingat berdampak pada banyaknya pengunjung ke Kalsel.
“Alhamdulillah haul akbar abah Guru Sekumpul ke -18 tahun ini, dibuka untuk masyarakat umum,” katanya
Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, pelaksanaan haul ini dapat semakin memajukan sektor ekonomi kreatif. Sebab para pengunjung tentu akan menginap, otomatis hotel dan penginapan akan ramai, begitu juga rumah makan maupun wisata kuliner, karena para wisatawan tidak hanya lokal, luar daerah hingga mancanegara.
“Semoga haul akbar Abah Guru Sekumpul, berjalan lancar dan sukses dan makin maju ekonomi di Banua,” tutupnya.
Untuk diketahui, haul akbar Guru Sekumpul ke-18 ini, merupakan inisiasi dari para murid Guru Sekumpul, yang didukung penuh pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, dan akan digelar pada Kamis (26/1) malam di Jalan Kampung Keramat kecamatan Martapura Timur, kabupaten Banjar. (NHF/RIW/RH)
BANJARBARU – Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut mendukung peringatan haul Guru Sekumpul ke-18 yang akan diselenggarakan pada Kamis (26/1) malam.
Kepala Seksi Pengendalian Mutu Bapelkes Kalsel, Abdul Basit, menyebut, pihaknya sudah menyiapkan asrama dan guest house yang bisa menampung beberapa tamu yang ingin menginap.
Kepala Seksi Pengendalian Mutu Bapelkes Kalsel, Abdul Basit
“Bapelkes Kalsel mendukung dengan menyiapkan 4 asrama ditambah 1 asrama VIP untuk tamu khusus, kita juga siapkan 5 buah guest house,” ujarnya, Rabu (25/1).
Dirincikannya, 4 asrama reguler itu memiliki total 78 kamar, sedangkan asrama VIP memiliki 20 kamar.
“Setiap kamarnya mampu menampung dua orang tamu, sehingga jika diakumulasikan seluruh kamar dapat menampung 196 tamu atau jemaah,” paparnya.
Sementara untuk guest house yang disiapkan memiliki 3 buah kamar dengan masing-masing dapat ditempati oleh dua orang tamu.
“Kalau di guest house kira-kira mampu menampung 30 orang tamu,” tambahnya.
Selain wadah menginap, Bapelkes yang merupakan UPT Dinas Kesehatan provinsi ini, juga menyiapkan posko kesehatan dan rest area (tempat istirahat) untuk jemaah yang ingin menuju atau keluar dari lokasi haul, tepatnya di kediaman pribadi Gubernur Kalsel, di Kampung Keramat, Martapura Timur.
Posko itu, rencananya dilengkapi dengan konsumsi dan snack untuk jemaah yang ingin beristirahat.
“Kita siapkan konsumsi sebanyak-banyaknya seperti peringatan haul sebelum-sebelumnya,” ungkapnya.
Rest area juga dibangun sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para jemaah haul.
“Nanti rest areanya dinaungi pepohonan rindang. Jadi dapat menciptakan angin segar dan dapat mempercepat pemulihan stamina para jemaah yang ingin menuju atau pulang dari lokasi haul,” tuturnya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat memanfaatkan dan menikmati seluruh fasilitas yang disiapkan Bapelkes di rest area dan posko tersebut.
“Besok (Kamis) pagi posko dan rest areanya akan mulai kita operasikan,” tutupnya. (SYA/RIW/RH)
BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, bersama beberapa pihak di kabupaten Banjar, mendukung penuh kegiatan haul akbar Abah Guru Sekumpul, melalui pasar murah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada Abdi Persada FM, pada Rabu (25/1).
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani
Ia menjelaskan, pasar murah dilakukan 10 hari sebelum kegiatan haul abah Guru Sekumpul, di kawasan dekat kegiatan itu, sebagai upaya membantu masyarakat sekitar, terutama sekitaran Kampung Keramat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah.
“Warga sekitar nanti, saat haulan akan menerima tamu, keluarga maupun handai taulan, biasanya menjadi suatu kebiasaan menyajikan berbagai hidangan yang gratis,” katanya.
Birhasani menyampaikan, selama kegiatan pasar murah berlangsung, masyarakat sangat antusias menyambutnya. Mereka rela datang sejak pukul 07.30 – 12.00 WITA, untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. Terutama bahan pokok seperti beras, ayam, telur ayam, minyak goreng, gula, sayur-sayuran, dan berbagai keperluan rumah tangga sehari-hari.
Pada pasar murah yang bertempat di halaman parkir Ponpes Darussalam Martapura tersebut, juga dibagikan beras secara gratis dari beras Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Kalsel, yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan.
“Kami bantu dengan pengadaan sembako yang lebih murah,” ucapnya.
Lebih lanjut Birhasani menambahkan, sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, pasar murah ini tidak hanya digelar di kabupaten Banjar, juga ke daerah lain, yakni kabupaten Kotabaru dan kota Banjarmasin, dalam rangka pengendalian inflasi. Semua komoditi yang dijual telah disubsidi pemerintah provinsi Kalsel.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Birhasani, saat membuka Pasmur di Kotabaru
“Pasmur pengendalian inflasi di Kabupaten Kotabaru digelar mulai Selasa 24 Januari dan kegiatan akan terus dilanjutkan,” tutup Birhasani. (NHF/RIW/RH)
BANJARMASIN – Berbagai dukungan terus mengalir dalam rangka menyambut haul ke-18 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul yang akan dilaksanakan di kediaman Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor pada Kamis (26/1) malam, di Kampung Keramat kecamatan Martapura Timur kabupaten Banjar.
Salah satunya dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK. Ia mendirikan posko – dapur umum untuk jemaah haul ke-18 Guru Sekumpul yang berlokasi di halaman kediamannya di jalan Pemanjatan kecamatan Gambut kabupaten Banjar.
Menurut Supian HK, dapur umum itu akan dibuka pada Kamis (26/1) mulai pukul 09.00 WITA sampai selesai.
“Kita akan siapkan makanan sekitar lima ribu paket untuk para jemaah haul ke-18 dengan menu bermacam-macam seperti telur masak habang, ayam dan daging,” katanya kepada wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (25/1).
Selain menyiapkan makanan, Supian HK juga menyediakan bahan bakar minyak (BBM) gratis untuk jemaah haul pengguna sepeda motor.
“Kami menyiapkan sekitar 500 liter BBM untuk jemaah haul ke-18. Masing-masing dijatah 1 liter satu botol kemasan air mineral,” jelasnya.
Supian HK mengharapkan, pelaksanaan haul ke-18 Guru Sekumpul yang diprediksi akan dihadiri puluhan ribu pecinta ulama besar Martapura ini berjalan lancar, kondusif dan membawa berkah.
Seperti diketahui, haul Akbar Guru Sekumpul merupakan kegiatan tahunan yang dihadiri ratusan ribu bahkan jutaan pecinta ulama besar Martapura ini dari berbagai belahan dunia. Untuk haul tahun ini merupakan inisiatif anak murid beliau semasa hidup sebagai tanda kecintaan murid Guru Sekumpul terhadap gurunya. Apalagi banyak warga merindukan kegiatan yang terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19 ini. (NRH/RIW/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menilai keberlangsungan ekosistem laut saat ini cukup memprihatinkan. Ditambah lagi, banyaknya nelayan luar daerah yang menggunakan alat cantrang sebagai alternatif menangkap ikan di perairan laut.
Warga Desa Rantau Panjang Hulu yang hadir dalam pelaksanaan Sosper Perda Nomor 13 Tahun 2018 terkait RZWP
Ini digambarkannya saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perundang-undangan (Sosper) Perda Nomor 13 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir (RZWP) dan Pulau-Pulau Kecil di Kalimantan Selatan, di Desa Rantau Panjang Hulu, Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Selasa (24/1) siang.
“Yang kami soroti saat ini adalah daerah pesisir yang mulai terkikis. Kalau dilihat air laut dari tahun ke tahun terus naik dan tentu menjadi perhatian serius oleh seluruh pihak,” ucapnya.
Ia berpendapat, penyelenggaraan yang dilakukan bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel melalui Pelabuhan Perikanan (PPI) Batulicin dapat menebarkan edukasi kepada masyarakat yang berprofesi sebagai penangkap ikan laut atau nelayan.
“Berdasarkan hasil informasi yang kami dapatkan bahwa nelayan di pesisir sini kalau menangkap ikan mereka masih tahu diri. Tetapi luar daerah itu tidak tahu menahu bahkan masih ada yang berani menggunakan cantrang. Kalau dibiarkan ini pasti akan hancur dan berharap aparat penegak hukum, pemerintah dapat menindak tegas,” papar Paman Yani (sapaan akrab) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar dari Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Apalagi, politisi yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel ini menyebut, hutan mangrove serta terumbu karang merupakan ekosistem yang penting bagi keberlangsungan habitat di laut bahkan juga berdampak positif di daerah pesisir.
“Dengan adanya perda ini. Kita dapat memanfaatkan hasil laut dengan bijak tanpa harus melakukan ekploitasi atau pengrusakan, sehingga, mata rantai ekosistemnya juga terjaga dengan baik,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rantau Panjang Hulu Amaluddin, mengungkapkan, penyampaian informasi melalui sosialisasi perda tersebut sangat bermafaat bagi warganya yang kebetulan selain bercocok tanam, berkebun sebagian juga nelayan.
“Yang jelas, kami sangat berterima kasih apa yang sampaikan Paman Yani sangat berharga sekali apalagi menjaga lingkungan itu penting sekali. Karena sebelum akhir 2022 diketahui 6 Kilometer air laut naik ke darat,” tuturnya.
Sebagai kades, dirinya menegaskan, tentu turut ikut menyebarluaskan perda ini sebagai bentuk pengetahuan positif supaya masyarakat di Desa Rantau Panjang Hul mampu menyerap dengan baik serta bisa mengimplementasikannya.
“Mudah-mudahan setelah ini masyarakat lainnya juga turut menginformasikan,” tutupnya.
Sekedar diketahui, penyelenggaraan Sosialisasi Perundang-Undangan (Sosper) Perda Nomor 13 Tahun 2018 terkait Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP) di Kalimantan Selatan itu juga menghadirkan Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin, Akhmad Syarwani. (RHS/RDM/RH)