BPKD Wilayah II Kalsel, Proses 12 Pengaduan di Tahun 2024

BANJARBARU – Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah (BPKD) Wilayah II yang berada di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan memproses 12 pengaduan ketenagakerjaan ditahun 2024 yang merupakan pengaduan lanjutan di tahun 2023.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan, Taufiqurrahman, kepada Abdi Persada FM saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jum’at (16/2).

Taufiq mengatakan dari 15 pengaduan yang diterima di BPKD Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2023 lalu, 3 diantaranya sudah diselesaikan.

“Pada tahun 2023 kami menerima sekitar 15 pengaduan dengan tuntutan bervariasi seperti Upah Kerja hingga PHK, dari 15 pengaduan tersebut 3 diantaranya sudah diselesaikan, hanya tersisa 12 pengaduan yang kami akan terus proses di tahun 2024 ini,” ucapnya.

Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah (BPKD) Wilayah II, Taufiqurrahman

Taufiq juga menambahkan untuk mengurangi jumlah pengaduan dari para pekerja setiap tahunnya maka dari itu diperlukan pengawasan terhadap perusahaan.

“Di tahun 2024 ini kami akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada perusahaan bukan hanya soal Upah dan Pengakhiran Hubungan Kerja (PHK) melainkan keselamatan kerja, keamanan serta kesehatan para pekerja,” katanya.

Lanjut Taufiq, di BPKD Wilayah II mempunyai 10 tenaga pengawas yang terdiri dari umum dan spesialis.

“Yang mana satu orang mempunyai kewajiban untuk membina dan mengawasi 5 perusahaan sesuai wilayah kewenangan dengan rutin,” tuturnya.

Taufiq juga berharap dilakukannya pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan tersebut agar menumbuhkan perhatian lebih terhadap para pekerja.

“dilakukannya pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan tersebut bisa menimbulkan perhatian terhadap para pekerja sehingga antara perusahaan dan karyawan di Banua dapat menjalin kerjasama dengan maksimal,” tutupnya. (BDR/RDM/APR)

2024, Diskop dan UMK Kalsel Terus Dorong Perkembangan Usaha di Banua

BANJARBARU – Untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di Banua Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Menengah Kecil (UMK) melakukan berbagai program kerja untuk mendukung usaha masyarakat.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Roslaini, ditemui diruang kerjanya pada Kamis (15/2) mengatakan, tahun 2023 telah dilaksanakan berbagai program untuk mendukung percepatan usaha masyarakat dan koperasi.

Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Roslaini

“Pada tahun 2023 kami telah melakukan bimbingan teknis kepada para pelaku usaha, pendamping terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta melakukan pendidikan dan latihan kepada koperasi yang ada di beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Roslaini juga menambahkan program yang telah disusun di tahun 2024 merupakan program lanjutan dari tahun lalu.

“Kemudian di tahun 2024 ini merupakan program lanjutan dan tentunya ada evaluasi tetapi dari hasil evaluasi tersebut kita dapat memberikan dorongan lebih lagi terhadap pelaku UMKM dan Koperasi di Banua,” tambahnya.

Lebih lanjut Roslaini berharap ditahun 2024 perkembangan UMKM disetiap daerah terus meningkat agar ekonomi masyarakat di Banua terus bertumbuh.

“Tentunya kami berharap lewat program yang nantinya diberikan terhadap UMKM dan Koperasi seperti program penilaian kesehatan, pengembangan, pengawas, pembinaan, serta pemberdayaan dan perlindungan UMKM dan Koperasi ini dapat mendorong pembangunan ekonomi masyarakat terlebih lagi untuk Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/APR)

PPRSLU Budi Sejahtera Laksanakan Pemungutan Suara Pemilu 2024

BANJARBARU – Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Kota Banjarbaru yang merupakan instansi di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan bersama KPU (Komisi Pemilihan Umum) melaksanakan pemungutan suara bagi lansia di dalam panti, untuk mensukseskan Pemilu 2024.

Kasi Bidang Pembinaan PPRSLU Budi Sejahtera, Fahnur Rahman

Kepala PPRSLU Budi Sejahtera melalui Kasi Bidang Pembinaan, Fahnur Rahman mengatakan, pada penyelenggaraan pemilu tahun 2024 ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di PPRSLU Budi Sejahtera. Pihaknya ingin memaksimalkan suara pemilih dari lansia mereka tersebut.

“Dalam Pemilu tahun 2024 ini merupakan pertama kalinya di tempat PPRSLU Budi Sejahtera ini, maka dari itu ini adalah TPS Khusus bagi lansia yang berada di sini dengan tujuan memudahkan bagi mereka memilih sehingga tidak ada lagi yang ke TPS terdekat seperti tahun sebelumnya,” katanya, Selasa (13/2).

Ia juga menambahkan dalam pelaksanaan pemungutan suara nanti para lansia akan dibantu oleh tenaga perawat atau pendamping ketika memilih.

“Bagi lansia yang mampu untuk berjalan itu kita arahkan ke TPS Khusus. Sedangkan yang tidak mampu kondisi fisiknya petugas dan pendampingnya yang mendatangi mereka,” ucapnya.

Ketua KPPS PPRSLU Budi Sejahtera Kota Banjarbaru, Muhammad Syaifullah

Sementara itu Ketua KPPS Muhammad Syaifullah saat berada di lokasi TPS Khusus PPRSLU Budi Sejahtera menjelaskan sebanyak 122 orang lansia yang sudah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada TPS tersebut.

“Untuk Pemilih di TPS Khusus ini berjumlah 122 Orang Lansia dan untuk Pendamping lansia nantinya berjumlah 8 orang kemudian juga untuk keamanan dari Polisi setempat,” katanya.

Untuk diketahui tidak hanya di Kota Banjarbaru, TPS Khusus ini juga didirkan di PPRSLU Budi Sejahtera di Kabupaten Banjar, dengan jumlah pemilih 70 orang lanjut usia dan petugas TPS Khusus 7 orang serta 2 orang untuk petugas keamanan. (BDR/RDM/APR)

Gempa di Kalsel, Gubernur Minta Masyarakat Tetap Tenang

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, atau yang akrab disapa Paman Birin, menghimbau masyarakat di daerahnya untuk tetap tenang dan tidak panik, terkait gempa bumi yang terjadi pada Rabu 13 Februari 2023, pukul 09.22 WITA.

Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Raden Suria Fadliansyah. Menurut Suria, pihaknya bersama BPBD Kabupaten – Kota, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Instansi terkait, akan terus melakukan koordinasi dan analisa digital terkait peristiwa alam tersebut.

“Dari laporan BPBD Kalsel dan analisa BMKG peristiwa gempa yang terjadi masuk kategori dangkal dibawah 50 km dan getarannya terjadi di sebagian wilayah Tapin, Batola dan Kabupaten Banjar serta sebagian Kota Banjarmasin,” ungkap Suria.

Ia melanjutkan, berdasarkan data BPBD Kalsel, saat ini gempa yang terjadi sekitar tujuh detik tersebut, di lokasi bencana gempa tidak terdapat bangunan yang roboh atau membahayakan.

“Kami kembali mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan jangan mudah terpengaruh pada informasi informasi yang kurang valid,” lanjut Suria.

Senada dengan Kepala BPBD Kalsel, Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Rasmid, melalui siaran pers yang dikirimkan ke BPBD Kalsel, juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang, dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kendati demikian ia juga mengimbau masyarakat menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi, melalui website (http://www.bmkg.go.id atau melalui aplikasi IOS dan Android infobmkg,” ungkap Rasmid.

Untuk diketahui, Kalsel diguncang gempa tektonik yang terjadi pada Selasa (13/2) pukul 08:22:24 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,19° LS ; 115,12° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 19 Km arah Timur Laut Banjar, Kalimantan Selatan pada kedalaman 10 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas patahan Meratus. Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Kota Banjarmasin, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Barito Kuala (Marabahan). Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi terjadi tsunami. (BPBB.KALSEL/MRF/RDM/YS)

Mendekati Ramadhan, Penghasilan Pedagang Bunga di Kuburan Muslimin Cempaka Meningkat

BANJARBARU – Tradisi ziarah bagi masyarakat menjadi hal yang biasa dilakukan menjelang bulan Ramadhan untuk mengunjungi makam dari keluarga ataupun kerabat. Demikian pula yang terjadi di Kuburan Muslimin Cempaka Kota Banjarbaru.

Kuburan Muslimin Cempaka Banjarbaru, Jum’at (26/01)

Dari pantauan Abdi Persada FM, lokasi tersebut dipadati peziarah yang datang. Banyak dari mereka membeli bunga untuk menaburkannya di kuburan keluarga sehingga hal ini menjadi lahan penghasilan bagi para pedagang bunga pada Jum’at (26/1).

Kuburan Muslimin Cempaka Banjarbaru

Salah seorang pedagang bunga di Kuburan Muslimin Cempaka, Abdul Rojak mengaku, pembeli pada bulan ini cukup meningkat karena beberapa bulan lagi menuju Ramadhan.

“Mulai awal bulan Rajab ini sampai pada akhir Ramadhan nanti diperkirakan peziarah yang mendatangi tempat ini akan ramai, sehingga banyak dari mereka membeli bunga, biasanya di hari senin sampai rabu itu lumayan sepi peziarah dan mulai ramainya di hari kamis sampai dengan minggu,” ungkapnya.

Rojak juga menambahkan penghasilan yang didapat pada akhir-akhir ini cukup meningkat karna peziarah mulai memadati kuburan muslimin tersebut.

“Pada bulan sebelumnya dari jam 6 pagi sampai sore jam 5 biasa sehari cuman dapat 150.000 rupiah, untuk bulan ini Alhamdulillah meningkatkan bisa dapat sampai dengan 300.000 rupiah bahkan sampai 500.000 rupiah seharinya terlebih lagi dihari Jum’at ini,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Mantan Ketua IDI Kalsel, Terpilih Menjadi Ketua KAGAMA Kalsel 2023 – 2028

Banjarbaru – Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Kalimantan Selatan, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Aula Tesla Gedung FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, akhir pekan tadi. Musda yang dihadiri segenap pengurus KAGAMA Kalimantan Selatan, pengurus KAGAMA Banjarmasin – Barito Kuala, dan perwakilan anggota KAGAMA dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan tersebut, menetapkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel tahun 2011-2022, Mohammad Rudiansyah, sebagai Ketua Umum Pengda KAGAMA Kalsel, masa bakti periode 2023 – 2028.

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 60 anggota KAGAMA tersebut, diawali dengan sambutan Ketua Umum Pengda KAGAMA Kalsel periode 2018 – 2023, Abdullah, yang membeberkan perjalanan dan pencapaian yang telah dilakukan pengurus dalam berbagai kegiatan. Acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus yang disampaikan Sekretaris Pengda, Uripto Trisno Santoso, berupa realisasi pokok-pokok program kerja yang terdiri dari beberapa bidang. Yaitu Penguatan Organisasi dan Keanggotaan, Kerjasama antar Lembaga, Pelibatan dan Fasilitasi Alumni, serta Pengabdian Masyarakat di Bumi Antasari.

Selain menetapkan ketua umum yang baru, Musda KAGAMA Kalsel juga telah menetapkan tim formatur yang terdiri atas empat anggota terpilih yang berkewajiban memberikan masukan atau pertimbangan dalam proses seleksi calon – calon pengurus daerah kepada ketua umum.

Hasil masukan atau pertimbangan dari formatur, diharapkan kepengurusan baru dapat merangkul seluruh potensi dan kekuatan anggota KAGAMA yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan, terutama generasi milenial dan generasi Z.

Para pengurus daerah KAGAMA Kalsel berfoto bersama

Dengan terpilihnya Ketua Umum KAGAMA Kalsel periode 2023 – 2028 diharapkan dapat membawa para anggota, untuk terus migunani atau bermanfaat di Bumi Antasari, dapat menjalankan sesuai amanah dengan berpedoman pada tri dharma perguruan tinggi dan mampu mengobarkan semangat guyub rukun dan bahu membahu untuk menjulangkan marwah KAGAMA, menjadi pondasi dalam menjalankan berbagai program kerja yang sudah dirumuskan dalam Musda.

Dalam kata sambutannya Rudiansyah menyampaikan, Musda adalah sebagai momentum strategis bagi KAGAMA Kalsel untuk melakukan konsolidasi organisasi dan merancang program kerja, agar peran organisasi dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat di wilayahnya secara luas.

” Saya berkomitmen, untuk terus berusaha menjalankan amanah yang sudah dimandatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM pada Senin (22/1), Rudiansyah juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada kawan – kawan KAGAMA Kalsel yang telah memberikan dukungan, dan juga memohon dukungan kepada semua pihak, agar semua program kerja yang disusun bersama bisa berjalan lancar.

“Dengan kepengurusan baru ini kita berharap mampu mengajak seluruh potensi KAGAMA di Kalsel untuk bersama – sama membangun daerah dan menjaga silaturahmi, agar tagline guyub rukun migunani, bukan hanya sekadar menjadi slogan saja, namun juga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (KAGAMA.Kalsel-RIW/RDM/APR)

Aditya dan Vivi Launching Program Zakat Saat Wisuda Sekolah Gratis

BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin, dan Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi, melaunching program kesejahteraan masyarakat melalui zakat, kerjasama Tim Penggerak PKK dengan Issa Group, sekaligus mewisuda para peserta Sekolah Gratis Pemberdayaan Perempuan melalui Life Skill Hair Salon Business School Batch 2, di Aula Gawi Sabarataan Pemko Banjarbaru, Rabu (17/1).

Aditya menjelaskan, program zakat tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Banjarbaru.

“Zakat ini bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang mana penerima zakat ini sesuai dengan kaidah atau syariat islam,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi, bersyukur bisa melaunching program zakat untuk masyarakat prasejahtera.

“Karena banyaknya kejadian di lapangan yang kita kunjungi secara langsung, bahwa banyak masyarakat yang masih mengalami hidup prasejahtera, tetapi tidak dapat diakomodir atau diintervensi oleh pemerintah seperti pelunasan hutang, perawatan pasca penyakit, terkena kanker dan lain sebagainya,” tuturnya.

Oleh karena itu, istri Wali Kota Banjarbaru yang juga sebagai CEO dan Founder dari ISSA Group brand Vivi Zubedi, berinisiatif menyisihkan sebagian zakat yang bernilai Rp 500.000.000,- untuk masyarakat kota Banjarbaru.

“Saya berharap walaupun nominal tidak besar, paling tidak sebagian masyarakat bisa diakomodir seperti pelunasan hutang, dan lainnya, untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka, baik itu usaha atau modal,” imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai Sekolah Gratis Pemberdayaan Perempuan melalui Life Skill Hair Salon Business School Batch 2, Vivi Zubedi berharap tingkat keberhasilannya sama dengan batch pertama.

“Yang pertama Alhamdulillah saya sudah melihat pada berhasil, bisa buka salon, bisa menciptakan lapangan pekerjaan, kita harapkan batch 2 ini juga banyak membuka lapangan kerja untuk kaum perempuan,” tutupnya.

Aditya dan Vivi di saat bersamaan juga mewisuda para peserta sekolah gratis pemberdayaan perempuan berharap, dengan adanya sekolah gratis ini, bisa meningkatkan taraf hidup kesejahteraan wanita-wanita di Banjarbaru. (MedCenBJB-RDM/RH)

BPBD Banjarbaru Berharap Segera Pindah Kantor ke Eks Poll Armada DLH

BANJARBARU – Dengan telah meningkatnya status Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Banjarbaru menjadi grade A, maka diharapkan bangunan kantor pun dapat lebih representatif untuk menunjang kinerjanya.

Harapan ini disampaikan Plt Kepala BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahrani kepada Abdi Persada FM, Selasa (16/1).

“Kantor BPBD Banjarbaru, saat ini memang masih satu atap dengan Baksebangpol dan Inspektorat. Tapi karena sudah naik grade, sesuai perda perubahan SOTK, seharusnya memang tersendiri,” ujar Zaini.

Disampaikan Zaini, perubahan status saat ini harus juga dibarengi dengan areal kantor yang lebih luas, karena adanya penambahan aparatur yang akan menjalankan tugas dan fungsi organisasi sehingga berjalan dengan baik dan lancar. Dan kawasan yang tepat dijadikan kantor BPBD saat ini adalah eks Poll Armada Dinas lingkungan Hidup (DLH) Banjarbaru.

Eks Poll Armada DLH Banjarbaru

“Sesuai arahan bapak Wali Kota dan Sekretaris Daerah Banjarbaru, Eks Poll Armada yang ada di kawasan Simpang Empat Banjarbaru rencananya yang akan dijadikan kantor BPBD. Semoga ini bisa secepatnya terealisasi,” harapnya. (RDM/RH)

Bank Kalsel Gandeng Pemko Banjarbaru, Salurkan Bantuan Haul ke-19 Guru Sekumpul

BANJARBARU – Bank Kalsel terus berperan aktif mendukung kegiatan sosial dan keagamaan, salah satunya kegiatan haul ke-19 Guru Sekumpul, yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Januari 2024 mendatang.

Bersama Pemerintah Kota Banjarbaru sebagai salah satu pemegang saham Bank Kalsel, dan selalu bergandengan tangan dalam mensukseskan kegiatan Haul Guru Sekumpul setiap tahunnya. Di momen tahun ini Bank Kalsel menyerahkan satu ekor sapi melaui Program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung dan membantu untuk kelancaran acara tersebut. Penyerahan bantuan secara langsung dilakukan Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Arifin, kepada Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, yang didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa.

Acara ini berlangsung di Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rabu (10/1).

Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, menyampaikan bahwa sumbangan satu ekor sapi adalah wujud konkret dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel dalam mensukseskan Haul ke-19 Guru Sekumpul tahun ini.

“Semoga berkah, semoga bermanfaat, tidak hanya untuk jamaah tapi juga untuk petugas yang ada di posko-posko haul,” ungkap Aditya.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan pada hari tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang sosial dan keagamaan.

“Kami menyerahkan bantuan ini melalui Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, kepada Panitia Haul Guru Sekumpul yang berada di sekitar Landasan Ulin. Hal ini diharapkan dapat dibagikan kepada para jamaah yang sedang dalam perjalanan menuju kegiatan tersebut,” ungkap Khairunnisa.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan satu ekor sapi yang diberikan kepada pihaknya.

“Insya Allah, bantuan ini akan kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan makanan jamaah Haul Guru Sekumpul di sekitar wilayah dapur umum,” pungkas Abdullah.

Sebagai informasi tambahan, selain pembagian sapi, rencananya juga akan turut dibagikan snack sebanyak 2.000 box di halaman kantor, khususnya bagi jamaah Haul Guru Sekumpul dari Banjarmasin menuju Martapura. (ADV-RIW/RDM/RH)

Dorong Penggunaan IKD di Kalsel, Acil Odah Mobilisasi Aktivasi Aplikasi di Kalangan ASN

Banjarbaru – Belakangan ramai diperbincangkan, bahwa mulai tahun 2024, seluruh warga Indonesia wajib mengaktifkan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai ganti KTP elektronik (e-KTP). Benarkah demikian?

Kepada Abdi Persada FM pada Jumat (5/1) dikantornya di Banjarbaru, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan, Zulkipli memaparkan, bahwa penggunaan e-KTP masih berlaku di masyarakat. Sedangkan pengaplikasian IKD, dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kesiapan sarana prasarana pendukung. Terutama jaringan internet, yang sudah menjangkau seluruh daerah di Kalsel.

Zulkipli menyebut, salah satu langkah untuk meningkatkan penggunaan aplikasi IKD ini di Kalsel, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, ibu Raudatul Jannah, menginisiasi pengaktivasian IKD dikalangan ASN, dan sejumlah organisasi yang dipimpinnya, pada Jumat (5/1) di rumah kediaman resmi Gubernur di Banjarmasin.

“Tadi ada anggota Pramuka, PKK Provinsi, Dekranasda, Tagana hingga Satpol PP yang dimobilisasi beliau untuk mengaktivasi aplikasi IKD,” papar Zulkipli.

Sejumlah orang mengantre aktivasi IKD yang dimobilisasi Ketua TP PKK Kalsel di kediaman resmi Gubernur di Banjarmasin

Langkah Acil Odah (sapaan khas ketua TP PKK Kalsel) ini, menurut Zulkipli, setidaknya menjadi pendorong seluruh pihak di Kalsel untuk segera mengaktivasi IKD. Baik secara mandiri, maupun dimobilisasi.

“Bagi yang ingin mengaktivasi aplikasi IKD secara mandiri, dapat langsung mendatangi kantor Disdukcapil terdekat atau datang ke mal layanan publik didaerahnya,” ujarnya.

Pihaknya, menurut Zulkipli, juga rutin mendorong Disdukcapil kabupaten/kota, untuk jemput bola ke instansi pemerintahan, melakukan aktivasi aplikasi ini.

“Contohnya beberapa waktu lalu, kami juga menggandeng Disdukcapil kota Banjarbaru, mendatangi sejumlah instansi di lingkup perkantoran Pemprov Kalsel,” tambahnya.

Dalam Permendagri Nomor 72 Tahun 2022 Pasal 13 ayat 2, disebutkan, IKD adalah informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan Dokumen Kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui gawai yang menampilkan data pribadi, berupa KTP dan KK sebagai identitas yang bersangkutan.

Namun demikian, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menjelaskan, identitas kependudukan digital (IKD) tidak serta merta menggantikan KTP elektronik. Keduanya saling melengkapi.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat, untuk segera melakukan aktivasi IKD, meski telah memiliki KTP elektronik. (RIW/ RDM/APR)

Exit mobile version