Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Gubernur Kalsel : Jabatan Adalah Amanah

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, kembali mengingatkan kepada pejabat yang dimutasi maupun yang mendapat promosi, agar tetap menjalankan manajemen pemerintahan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Hal ini disampaikan Sahbirin Noor, saat melantik 172 pejabat eselon III dan IV lingkup Pemprov Kalsel, di Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Jumat (18/3) siang.

Gubernur akrab disapa Paman Birin berharap, para pejabat yang telah resmi dilantik mulai hari ini dapat bekerjasama dan berkolaborasi demi menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin besar.

“Manfaatkan momentum ini untuk menunjukkan kinerja dan dedikasi yang maksimal untuk memastikan program dan kegiatan dapat berjalan dengan maksimal,” pesannya.

Pada kesempatan ini, Paman Birin juga memberikan pesan penting untuk menjadi perhatian para pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik.

Pertama, yaitu mengedepankan kolaborasi dan kerjasama dalam bekerja. Kedua, Paman Birin meminta agar seluruh pejabat tidak menunda-nunda pekerjaan. Dan yang terakhir, dirinya meminta seluruh pejabat dapat meningkatkan sensitiftas sosial dalam bekerja.

“Jabatan adalah amanah, saya ini diberikan amanah buat rakyat. Maka kita berharap pemerintah kita ini adalah pemerintah yang dari rakyat untuk rakyat,” tegas Paman Birin.

Sementara itu Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan, banyaknya pejabat yang dilantik hari ini diakibatkan adanya Pilkada tahun lalu yang melarang pelaksanaan pelantikan.

“Ini pelantikan tahap kedua, masih ada pelantikan satu kali lagi. Ini kita percepat dengan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara,” jelasnya.

BKD Kalsel diungkapkannya, diminta oleh Gubernur Kalsel untuk “menggodok”, memfasilitasi dan menyeleksi para pejabat agar paling tidak dapat memahami tupoksi yang akan dikerjakan.

“Kedepan kita akan berusaha lebih selektif lagi. Kita akan lakukan penilaian secara kinerja, penilaian kepangkatan, agar semuanya tertata rapi,” tutup Syamsir. (SYA/RDM/RH)

Pemuda Desa Gunung Raja Antusias Dengarkan Sosialisasi Wasbang Ketua DPRD Kalsel

TANAH LAUT – Puluhan pemuda yang tergabung dalam keanggotaan karang taruna desa Gunung Raja kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, terlihat antusias mendengarkan pemaparan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Soswasbang) oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, Jumat (18/3).

Politisi Partai Golkar tersebut menekankan pentingnya wawasan kebangsaan dengan nilai-nilai Pancasila ditanamkan pada jiwa anak-anak muda saat ini, supaya anak-anak muda Indonesia tidak mudah terhasut paham sekularisme, radikalisme dan liberalisme.

Suasana Soswasbang oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK

Menurutnya, hal ini guna memperteguh persatuan dan kesatuan anak bangsa, untuk mempercepat usaha bersama membangun negeri. Selain itu, Soswasbang ini juga dinilai dapat membantu tugasnya bersama pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas masyarakat yang lebih baik lagi kedepannya.

“Kami kesini intinya ingin bersilaturahmi dengan masyarakat, ditempat yang sederhana tapi penuh makna ini, kami berharap soswasbang dengan nilai-nilai Pancasila ini tidak hanya dipelajari, tapi diamalkan pada kegiatan sehari-hari dalam tindakan bermasyarakat, sehingga terciptanya suasana yang kondusif, aman dan sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Raja, Samsiar mengungkapkan terimakasih kepada Ketua DPRD, karena desanya sudah menjadi pilihan lokasi soswasbang kali ini. Dirinya berharap, kedepannya akan ada lagi kegiatan-kegiatan seperti ini yang diselenggarakan di desanya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Cara Mengajar Guru, Dispersip Kalsel Gelar Workshop

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Workshop dengan tema “Meningkatkan cara mengajar dengan teknik Hypnotelling dan Ventriloquist,” Kamis (17/3).

Kegiatan yang menghadirkan Pendongeng Nasional, Agus DS yang merupakan Masker of Storytelling dan Ventriloquist diikuti puluhan guru PAUD, TK hingga SMA.

Suasana Workshop Meningkatkan Cara Mengajar dengan Teknik Hypnotelling dan Ventriloguist di aula Dispersip Kalsel di Banjarmasin

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar menyampaikan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan cara mengajar para guru dengan teknik Hypnotelling dan Ventriloquist.

“Diharapkan tentunya para pengajar ini memahami dan mempraktekkan teknik mengajar ini kepada anak-anak,” katanya.

Menurut Wildan, hal itu dilakukan guna mencairkan suasana belajar mengajar baik itu di PAUD maupun TK, agar lebih menarik dan menyenangkan.

“Sehingga anak-anak lebih tertarik dan bisa ikut bermain sambil belajar,” terangnya.

Ditambahkan Wildan, ke depan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan oleh Dispersip Kalsel dengan mendatangkan tokoh-tokoh literasi nasional seperti penulis buku Best Seller maupun pendongeng.

“Kemarin kan kita sudah datangkan juga mulai dari penulis dan pendongeng. Tentu kedepan kita agendakan lagi yang lain, karena tujuan kita yakni mengajarkan sejak dini terkait cinta dengan buku kepada anak-anak,” tegasnya.

Sementara itu, Maestro of Storytelling dan Ventriloquist Agus DS menyampaikan melalui kegiatan ini, dirinya ingin berbagi pengetahuan kepada guru-guru tentang bagaimana meningkatkan cara mengajar dengan membuat anak-anak terkesan dan tertarik kepada seorang guru, yaitu melalui hypnotelling dan ventriloquist.

“Inilah bagaimana meningkatkan cara mengajar dengan membuat anak-anak terkesan dan tertarik, yaitu melalui hypnotelling dan ventriloquist,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Agus DS Bawa Keceriaan Bagi Siswa TK di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Master of Storytelling and Ventriloquist, Agus DS membawa keceriaan dan kebahagiaan bagi puluhan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Banjarmasin, Kamis (17/3) pagi. Pendongeng Nasional yang kerap disapa Kak Agus ini membawakan cerita binatang dan lain-lain dalam acara Perpustakaan Palnam Berdongeng.

Dalam kesempatan itu, Kak Agus mengaku merasakan hal berbeda saat berhadapan mereka yang berada diwilayah lain karena antusias yang diberikan anak-anak PAUD di “Bumi Lambung Mangkurat” ini.

“Saya belum dapat hal seperti ini, di Jakarta dan Pulau Jawa. Di Kalsel, sangat luar biasa, semoga bisa begini terus,” katanya.

Agus menjelaskan mendongeng merupakan hal sangat penting bagi tumbuh kembang anak, terutama untuk pembentukan karakter mereka. Karena itu, ia mengimbau agar para orang tua bisa secara rutin meluangkan waktu untuk membacakan atau mendongengkan cerita untuk anak-anak mereka.

“Para orang tua sebaiknya mengusahakan agar tetap bisa meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk memberikan dongeng kepada anak-anak. Selain memperkuat ikatan antara anak dengan orang tua, dengan dongeng orang tua juga bisa mengenalkan dunia literasi kepada anak-anaknya,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Dispersip Kalsel dalam membumikan literasi kepada anak sejak usia dini. Selain itu, juga untuk menyambut Hari Dongeng Sedunia yang diperingati pada 20 Maret 2022 mendatang.

“Dalam kegiatan ini kita hadirkan pendongeng kelas internasional untuk merangsang otak mereka agar senang membaca buku. Alhamdulillah anak-anak sangat antusias dan kita berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa kedepannya,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Wildan juga turut mengajak para guru-guru PAUD untuk rutin membawa anak-anak didik berwisata literasi di Kids Library Perpustakaan Palnam.

“Tadi saya sempat bertanya kepada mereka, dan ada dari mereka yang baru pertama kali datang ke Kids Library. Ini jadi tantangan buat kita agar adik-adik kita mau mampir ke Perpustakaan Palnam,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Amankan 2 Kapal Motor, Ditpolairud Polda Kalsel Sita 5.370 Keping Kayu Olahan Tanpa Dokumen

BANJARMASIN – Mengawali Maret 2022, jajaran Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan berhasil menggagalkan masuknya kayu olahan tanpa dokumen atau dokumen palsu, di perairan sungai Alalak. Tepatnya pada Senin (7/3), KM Berkat Rahim dan KM Abdurrahman yang membawa sebanyak 245 potong kayu log dan 5.370 keping kayu olahan dari Desa Tabatan Batola menuju Banjarmasin, berhasil diamankan.

Ribuan keping kayu olahan dan kayu log yang berhasil diamankan itu, adalah dari jenis Meranti, Bintangur, Terantang dan Jambon. Diduga, bisnis kayu ilegal ini dikendalikan oknum polisi berinisial AR, bersama tiga rekannya melalui jalur sungai. Keempatnya pun, kini sudah diamankan.

Pada konferensi pers Jumat (17/3), Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Moch Rifa’i didampingi Dirpolairud Kombes Pol Takdir Matanette menyampaikan, bahwa kasus ini masih terus dikembangkan jajaran penyidik Direktorat Polairud Polda Kalsel.

“Dari hasil dokumen yang kita lihat, kita langsung menuju lokasi penebangan kayu tersebut, namun di lokasi itu kita tidak menemukan penebangan,” ucap Takdir.

Lebih lanjut Takdir mengatakan, jajarannya masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Untuk memastikan, apakah para tersangka sudah sering melakukan hal ini atau tidak.

“Lokasi penebangan di perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, rencana dipasarkan di kota Banjarmasin,” tambahnya.

Keempat tersangka ini, akan dikenakan pasal 83 Ayat 1 Huruf b, Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara, dan denda maksimal Rp2,5 milyar. (RIW/RDM/RH)

Paman Birin Gelar Ibadah Malam Nisfu Sya’ban

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, bersama  pejabat, tokoh  dan masyarakat muslim di Kota Banjarmasin,  melaksanakan ibadah malam Nisfu Sya’ban  di Mahligai Pancasila, pada Kamis malam (17/3).

Suasana malam Nisfu Sya’ban di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin

Ibadah malam Nisfu Sya’ban dimulai dengan shalat magrib berjamaan lalu dilanjutkan shalat hajad, pembacaan surat yasin tiga kali dan doa itu, juga diisi ceramah agama yang disampaikan Guru Mulkani, hingga diakhiri dengan shalat Isya.

Paman Birin yang mengenakan kemeja putih itu pun nampak khusyu melakukan rangkaian ibadah malam Nisfu Syaban hingga akhir, bersama jemaah lain.

“Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar ibadah malam Nisfu Sya’ban karena banyak keutamaan didalamnya. Nisfu Syaban 2022 jatuh pada hari Jumat, 18 Maret 2022, berdasarkan keputusan Lembaga Falakiyah PBNU, bahwa 1 Syaban 1443 H jatuh pada hari Jumat, 4 Maret 2022,” ujar Paman Birin usai acara.

Karena Nisfu Sya’ban 2022 jatuh pada hari Jumat, maka Malam Nisfu Syaban bertepatan dengan hari Kamis, 17 Maret 2022, malam.

“Banyak keutamaan pada malam Nisfu Syaban. Pada malam ini Allah akan membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya.
Karenanya, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah pada malam Nisfu Sya’ban,” papar Guru Mulkani dalam ceramahnya.

Diantara keutamaan Malam Nisfu Sya’ban adalah Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
Selain itu, Allah akan memberikan takdir untuk satu tahun ke depan kepada manusia. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Berharap Olahraga Street Soccer Dapat Membanggakan Banua

BANJARMASIN – Klub Banjarmasin 2 berhasil meraih kemenangan pada festival Street Soccer yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

Penyerahan Piala dan uang pembinaan kepada pemenang

Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan M Nasir mengatakan, digelarnya Festival Olahraga Street Soccer Se Kalimantan Selatan ini, untuk seleksi peserta yang mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada ajang Pekan Olahraga Nasional KORMI di Palembang mendatang.

“Pada Festival Olahraga Street Soccer ini diikuti oleh 16 peserta dari perwakilan 13 Kabupaten dan Kota di Kalimantan Selatan. Dan, saat ini sudah berakhir,” ucap Nasir, kepada sejumlah wartawan, Kamis Sore (18/3).

Dan, lanjutnya, saat ini telah dihasilkan pemenang sebanyak 4 klub Street Soccer. Yaitu, juara 1 dari perwakilan Banjarmasin 2, juara 2 dari perwakilan Banjarmasin 1, juara 3 dari perwakilan Tabalong serta Kabupaten Balangan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, gema olahraga di provinsi ini. Agar tetap dilaksanakan,” ujarnya.

Menurut Nasir, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan akan terus menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga tersebut. Seperti pertandingan Street Soccer serta lainnya.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya berharap olahraga Street Soccer dapat menghasilkan prestasi dan membanggakan bagi Banua ini,” ucap Nasir. (SRI/RDM/RH)

Gelar Soswasbang, Haryanto Harapkan Kelangkaan Minyak Goreng Tidak Picu Konflik

BANJARMASIN – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Haryanto mengharapkan kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng tidak memicu konflik di masyarakat.

Hal itu diungkapkannya usai melakukan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada seluruh jajaran perangkat desa mulai dari kelurahan hingga karang taruna di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kamis (17/3).

Suasana Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan oleh Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Haryanto

Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel ini mengharapkan agar semua pihak ikut menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Jangan sampai kondisi kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng ini, lanjutnya, justru menimbulkan perpecahan dan melanggar azas-azas pancasila yakni persatuan indonesia sesuai dengan pembinaan ideologi pancasila yang ia sosialisasikan bersama dengan Camat Banjarmasin Selatan, Firdaus dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin, Kasman.

“Jadi kita jangan sampai bosan untuk terus mensosialisasikan pentingnya Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan karena bagaimanapun juga di era komunikasi dan teknologi saat ini, yang namanya ancaman dan gangguan itu luar biasa. Sehingga kita jangan lengah terhadap sisi-sisi ini. Jangan sampai kita di kemudian hari menyesal karena lengah terhadap pengamanan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,” jelasnya kepada wartawan.

Haryanto juga berharap agar semua pihak turun tangan mengatasi persoalan ini, baik dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel. Apalagi, sekitar dua pekan lagi, masyarakat akan memasuki Bulan Suci Ramadhan dimana juga berpotensi terjadi kelangkaan dan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok lainnya seperti gula.

“Kita berharap di semua stakeholder Pemerintah Daerah baik provinsi maupun kabupaten yang mengetahui persis permasalahannya untuk melakukan langkah real. Misalnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemerintah harus bisa take action untuk langsung membantu mereka karena minyak goreng ini salah satu bagian dari bahan pokok,” harapnya.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Selatan, Firdaus memberikan sambutan positif kepada Anggota DPRD Kalsel Haryanto yang telah melaksanakan sosialisasi Wawasan Kebangsaan. Menurutnya hal ini merupakan salah satu upaya untuk menguatkan pemahaman tentang ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di berbagai kalangan masyarakat.

“Kami kira ini kegiatan yang sangat bagus untuk memberikan dan menghidupkan kembali pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat khususnya para pemuda,” ucapnya.

Dalam sosialisasi ini, Haryanto juga menampung sejumlah permintaan dari masyarakat terkait pelaksanaan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang diharapkan menyasar seluruh element masyarakat hingga ke tingkat bawah. Sehingga isi dari Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini bisa diimplementasikan keseluruh masyarakat dalam berkegiatan sehari-hari dalam menangkal masuknya pengaruh negatif dari luar melalui media sosial. (NRH/RDM/RH)

BPKP: 23 IPPKH Belum Laksanakan Rehabilitasi Lahan Kritis Senilai 536 Miliar

BANJARMASIN – Seluas 20.351 hektar lahan kritis belum ditangani oleh 23 pemegang IPPKH, karena belum melaksanakan rehabilitasi lahan kritis senilai Rp536 miliar. Hal itu diungkapkan Rudy Mahani Harahap, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, mewakili Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Terintegrasi bersama dengan KPK dan Kementerian Dalam Negeri, serta Pemerintah Provinsi Kalsel, Kamis (17/3) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Rapat Koordinasi tersebut dihadiri seluruh Kepala Daerah di Kalimantan Selatan, termasuk Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Adapun agenda utama rakor ini, adalah mewujudkan pemerintah daerah yang profesional dan bebas dari korupsi di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dari sektor penanggulangan kebakaran hutan, diungkapkan juga oleh Rudy, bahwa BPKP menemukan sebanyak 928 alat penanganan Karhutla yang tidak sesuai dengan standar, dan sebanyak 1.027 alat tidak terpelihara dengan baik senilai Rp15,2 miliar.

“Kondisi peralatan yang tidak memadai tersebut akan menimbulkan risiko tidak tertanganinya bencana kebakaran hutan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Pada Rapat Koordinasi tersebut, Rudy menyatakan, BPKP telah melakukan banyak upaya dalam mewujudkan pemerintah daerah yang profesional dan bebas dari korupsi di Kalsel. Upaya tersebut melalui pengawasan keuangan daerah, keuangan desa, penanganan COVID-19, penanganan bencana akibat lahan kritis dan kebakaran hutan, serta dari governansi korporasi.

Terkait pajak daerah, BPKP telah menemukan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp962 miliar yang disebabkan data tunggakan ganda dan data tunggakan yang tidak akurat di Provinsi Kalimantan Selatan. Terkait isu-isu strategis lainnya, BPKP juga menyoroti program vaksinasi COVID-19.

“Vaksinasi dosis kedua se-Kalimantan Selatan di bawah 70 persen, sementara sebanyak 51.000 dosis vaksin sudah dinyatakan kadaluarsa walaupun bisa dipakai lagi,” ungkapnya.

Rudy juga menjelaskan isu strategis, yang akan menjadi sasaran BPKP tahun 2022 di Kalimantan Selatan. Yaitu audit reklamasi tambang batu bara dan pajak air permukaan, yang bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Rudy menambahkan, selama 5 tahun terakhir, BPKP berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara Rp90,6 miliar di Kalimantan Selatan, melalui audit investigatif dan audit perhitungan keuangan negara.

Rudy juga mengingatkan para Kepala Daerah mengenai Jabatan Pimpinan Tinggi yang masih banyak pada posisi plt di Kalimantan Selatan.

“Jabatan-jabatan tersebut harus segera diisi untuk meningkatkan governansi dan mencegah peluang godaan korupsi, bekerja sama dengan Komisi Aparatur Sipil Negara,” tegasnya. (BPKPKALSEL-RIW/RDM/RH)

Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi, Paman Birin : Kepala Daerah, Jauhi Korupsi

BANJARMASIN – Diakui atau tidak, korupsi masih menjadi isu utama, dalam tata kelola pemeritahan dan pembangunan di Indonesia. Termasuk di provinsi Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pemberantasan gencar dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk di provinsi Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat membuka rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi, yang dihadiri seluruh kepala daerah di Kalsel, Kamis (17/3) di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

“Berbagai upaya telah diupayakan pemerintah, untuk mencegah dan memberantas korupsi. Mulai dari melakukan reformasi birokrasi, penataan kelembagaan dan sumber daya aparatur, hingga membangun budaya-budaya anti korupsi di sektor pelayanan publik. Maka penting bagi pimpinan daerah seperti gubernur, bupati/walikota, mengukur sejauh mana efektivitas langkah-langkah pencegahan yang sudah dijalankan, dan sektor-sektor mana saja yang masih diperlukan penguatan,” kata Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu.

Gubernur menuturkan, sebagai salah satu bentuk komitmen upaya pencegahan korupsi, telah banyak program-program yang ditunjukan ke arah perbaikan pelayanan publik, yang dilakukan pemerintah daerah. Mulai dari pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM), Monitoring Control For Prevention (MCP) atau sistem kontrol, sebagai sistem pencegahan korupsi terintegrasi, serta program-program lainnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan KPK pada program monitoring center for prevention tahun 2021, dapat diketahui bersama, bahwa secara umum terjadi peningkatan dalam capaian MCP dan program tematik tahun 2021 bagi pemerintah daerah di Kalimantan Selatan.

“Untuk itu, saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bupati/walikota, atas komitmennya dalam upaya pencegahan korupsi di wilayah kerja masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK RI, Nurul Ghufron yang hadir sebagai narasumber dalam rakor tersebut, membenarkan bahwa Kalsel mengalami peningkatan dalam capaian MCP dan program tematik di tahun 2021 bagi pemerintah daerah di Kalsel.

“Saya memberikan apresiasi kepada pimpinan daerah atas komitmennya dalam upaya pencegahan korupsi di wilayah kerja masing-masing,” ujar Ghufron.

Meski begitu, Ghufron juga menegaskan, KPK bukanlah musuh bagi kepala daerah, selama tugas pemerintahan dijalankan sesuai aturan, dan tanpa penyelewengan.

“KPK merupakan sahabat bagi kepala daerah, dalam menjaga kehormatan sebagai kepala daerah, untuk mewujudkan visi dan misi saat kampanye. Apalagi saat kampanye dilakukan, para kepala daerah ini dipastikan menjanjikan kemakmuran dan kesejahteraan kepada masyarakat. Namun visi dan misi mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan itu hanya dapat terlaksana, apabila pemerintahan yang dijalankan bebas dari korupsi. Apabila kepala daerah terbukti korupsi, maka jabatan terhormat yang diembannya selama ini, akan menjadi terhina. Baik secara struktur hukum, maupun sosial di masyarakat.

Disisi lain, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalsel, Rudy Mahani Harahap menyampaikan paparannya selama satu tahun ini telah melakukan observasi dalam mengendalikan korupsi, terkait aspek keuangan daerah, keuangan desa, bencana, penanganan COVID-19, hingga reformasi birokrasi yang ada di kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

“Jadi, tantangan kita kedepannya tidak hanya bebas dari korupsi terhadap peraturan, tetapi harus juga profesional,” kata Rudy.

(kiri ke kanan) Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Kalsel, Wakil Ketua KPK dan Wakil Ketua DPRD Provinsi

Rudy juga mengingatkan 2 kabupaten yang mendapatkan raport merah governansi untuk terus melakukan perbaikan. Terutama pada SPI, MCP, dan juga Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) pejabat eksekutif dan legislatif. Yakni kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Utara. Dimana kedua kabupaten ini, pernah mengalami Operasi Tangkap Tangan KPK, saat kepala daerahnya masih menjabat. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version