20 Juni 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Gubernur Kalsel : Jabatan Adalah Amanah

2 min read

Gubernur Kalsel, Shabirin Noor (kanan), saat melakukan pelantikan kepada pejabat struktural Pemprov Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, kembali mengingatkan kepada pejabat yang dimutasi maupun yang mendapat promosi, agar tetap menjalankan manajemen pemerintahan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Hal ini disampaikan Sahbirin Noor, saat melantik 172 pejabat eselon III dan IV lingkup Pemprov Kalsel, di Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Jumat (18/3) siang.

Gubernur akrab disapa Paman Birin berharap, para pejabat yang telah resmi dilantik mulai hari ini dapat bekerjasama dan berkolaborasi demi menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin besar.

“Manfaatkan momentum ini untuk menunjukkan kinerja dan dedikasi yang maksimal untuk memastikan program dan kegiatan dapat berjalan dengan maksimal,” pesannya.

Pada kesempatan ini, Paman Birin juga memberikan pesan penting untuk menjadi perhatian para pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik.

Pertama, yaitu mengedepankan kolaborasi dan kerjasama dalam bekerja. Kedua, Paman Birin meminta agar seluruh pejabat tidak menunda-nunda pekerjaan. Dan yang terakhir, dirinya meminta seluruh pejabat dapat meningkatkan sensitiftas sosial dalam bekerja.

“Jabatan adalah amanah, saya ini diberikan amanah buat rakyat. Maka kita berharap pemerintah kita ini adalah pemerintah yang dari rakyat untuk rakyat,” tegas Paman Birin.

Sementara itu Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan, banyaknya pejabat yang dilantik hari ini diakibatkan adanya Pilkada tahun lalu yang melarang pelaksanaan pelantikan.

“Ini pelantikan tahap kedua, masih ada pelantikan satu kali lagi. Ini kita percepat dengan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara,” jelasnya.

BKD Kalsel diungkapkannya, diminta oleh Gubernur Kalsel untuk “menggodok”, memfasilitasi dan menyeleksi para pejabat agar paling tidak dapat memahami tupoksi yang akan dikerjakan.

“Kedepan kita akan berusaha lebih selektif lagi. Kita akan lakukan penilaian secara kinerja, penilaian kepangkatan, agar semuanya tertata rapi,” tutup Syamsir. (SYA/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.