Sah, BPSMB Disdag Kalsel Resmi Jadi BLUD

BANJARBARU – Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Provinsi Kalsel akhirnya resmi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hal ini, ditandai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) yang ditandatangi langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani mengaku, bersyukur atas pencapaian BPSMB yang kini berhasil menyandang status sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan sebelumnya berbentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Kadisdag Kalsel, Birhasani (tengah) didampingi Kepala BPSMB Kalsel, Tanwiriah (kanan) saat diwawancarai terkait BLUD.

“Jelas saya menyambut gembira akan adanya ini. Bahkan, tadinya UPT sekarang menjadi BLUD. Tentu merupakan capaian yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya usai meresmikan peluncuran aplikasi e-Pengujian, di aula utama BPSMB Kalsel, Rabu (17/11) siang.

Pemotongan tumpeng dalam peresmian kegiatan peluncuran aplikasi e-Pengujian sekaligus syukuran menjadi BLUD.

Ia menyampaikan, setelah melalui berbagai pertimbangan dan kajian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kalsel akhirnya BPSMB memenuhi syarat menjadi BLUD.

“Tapi ini juga tantangan, karena kalau sudah menjadi BLUD. Maka, otomatis layanannya harus ditingkatkan sesuai target yang telah ditentukan,” ungkap Kadisdag Kalsel, Birhasani.

Dia menekankan, agar pelayanan yang diberikan mampu ditingkatkan secara lebih optimal karena hal tersebut merupakan tantangan bagi BPSMB yang kini sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah.

“Kita harus siap bersaing, bukan hanya di Kalsel saja tapi juga di luar daerah. Daya saing harus ditingkatkan dan harus mendapatkan pendampingan dari Pemprov Kalsel. Bahkan, Disdag Kalsel akan ikut mendampingi sebagai kepanjangan tangan dari instansi yang menaunginya,” paparnya.

Kepala BPSMB Kalsel, Tanwiriah mengatakan, didapatkannya status BLUD diakuinya juga tak lepas dari dukungan Kadisdag Kalsel, Birhasani yang turut mendukung dalam tercapainya tujuan ini.

“Serta tak lupa dari jajaran diinstansi ini dan sektor-sektor terkait akhirnya kami memperoleh perubahan status serta suatu kebanggaan yang tentu tidak mudah kami dapatkan dengan proses pembelajaran cukup panjang dan tantangan besar,” ungkapnya.

Kendati dekimian, dirinya akan bekerja lebih optimal lagi yang tentu diharapkan juga mendapat dukungan peralatan memadai dari Pemprov Kalsel sebagai langkah dalam memaksimalkan pelayanan.

“Masih antara BLUD dan masih mendapatkan bantuan dari Pemprov karena belum mampu membiayai secara keseluruhan atau sementara masih bersifat semi seperti itu,” imbuhnya.

Sementara itu, pada penyelenggaraan kegiatan peluncuran aplikasi e-Pengujian yang digelar Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Kalsel, Rabu (17/11) siang, saat ini pihaknya juga telah memiliki aplikasi layanan berbasis digital lainnya seperti e-Kaliberasi. Yang mana, diharapkan bisa memudahkan pelanggannya secara nasional maupun lokal. (RHS/RDM/RH)

2022, Bandara Internasional Syamsudin Noor Prediksi Jumlah Penumpang Melonjak

BANJARBARU – Manajemen Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Syamsudin Noor menggelar silaturahmi bersama mitra kerja dan mitra usaha, Rabu (17/11).

Foto bersama GM Bandara Internasional Syamsudin Noor, Dony Subardono (tengah) bersama pelaku bisnis yang mendapat penghargaan.

Acara tersebut dihelat sebagai bentuk sinergitas dan kepedulian Manajemen Bandara Syamsudin Noor, terhadap kendala yang dihadapi seluruh komunitas Bandara saat ini.

“Yang paling penting ingin saya tekankan bahwa supaya mereka (komunitas Bandara) tidak merasa sendiri dalam kondisi sulit,” ucap General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Doby Subardono di sela kegiatan.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan mitra usaha dan mitra kerja dapat berbagi pengalaman, saran, hingga ide-ide kreatif yang dapat mendukung bangkitnya sektor ekonomi pelaku bisnis di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

“Kita harus tetap menjaga silaturahmi ini agar kita dapat mengetahui apa yang menjadi kendala bagi mereka di masa pandemi saat ini, dan kita akan berikan solusi agar bisa bangkit,” ungkapnya.

Kegiatan silaturahmi ini dilakukan sekaligus untuk persiapan bangkit dari wabah pandemi yang sudah melandai.

“Setelah recovery pandemi, saya perkirakan di tahun 2022 Bandara Internasional Syamsudin Noor akan mengalami lonjakan penumpang,” ungkapnya lagi.

Meski dimasa pandemi, tidak sedikit mitra usaha dan mitra kerja Bandara Internasional Syamsudin Noor yang masih tetap produktif.

Atas keberhasilan tersebut Manajemen Bandara Syamsudin Noor memberikan apresiasi serta penghargaan atas upaya serta kerja keras dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna fasilitas bandara.

“Penghargaan ini memang hasil dari evaluasi pencapaian pelaku bisnis kita setiap tahun. Meskipun tidak secemerlang di tahun 2019, namun di masa pandemi mereka tetap dapat berproduksi dan itu patut kita apresiasi,” pungkasnya.

Kedepannya diharapkan dengan silaturahmi ini dapat membuka pintu rezeki bagi komunitas Bandara, serta dapat meningkatkan kualitas kinerja pelayanan baik dari mitra usaha maupun mitra kerja di Bandara Internasional Syamsudin Noor. (TR21-01/RDM/RH)

Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng, Dispersip Kalsel Kembali Hadirkan Kak Bimo

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel kembali mendatangkan Master Dongeng Nasional Bambang Bimo Suryono atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kak Bimo.

Dengan gaya yang aktraktif dan interaktif, pada kegiatan bertajuk “November Ceria Palnam Berdongeng” ini, Kak Bimo berhasil membuat ratusan anak-anak usia dini sangat antusias mendengarkan dongeng yang dibawakannya di Kid’s Library Perpustakaan PalNam, Rabu (17/11).

Suasana kegiatan November Ceria PalNam Berdongeng

Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie melalui Kabid Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan Wildan Akhyar mengatakan pihaknya ingin mengenalkan buku dan menumbuhkan budaya literasi kepada anak-anak usia dini melalui kegiatan mendongeng ini.

“Pada situasi pandemi di Kalsel yang sudah mulai mereda, akhirnya kami bisa berkegiatan kembali menghibur anak-anak. Semoga seiring kasus COVID-19 yang melandai ini minat masyarakat maupun anak untuk berkunjung ke perpustakaan juga semakin meningkat,” katanya.

Wildan menambahkan peserta yang hadir dalam kegiatan ini masih dibatasi, dengan mengundang PAUD yang telah bekerja sama dengan Dispersip Kalsel.

Sementara, Kak Bimo menyampaikan bahwa kegiatan mendongeng di Perpustakaan PalNam ini merupakan kegiatan yang istimewa karena secara spesifik dapat mengarahkan anak-anak untuk mencintai ilmu pengetahuan yang akan menggerakkan perilaku mereka dan menghasilkan budaya peradaban yang istimewa.

“Apabila anak mendapatkan banyak cerita dongeng maka akan banyak pula pengetahuan dan nilai yang masuk tanpa mereka merasa diceramahi. Nilai-nilai yang mengendap akan menjadi dasar karakter untuk membangun kehidupan mereka yang hasilnya dapat dilihat pada satu generasi yang akan datang,” jelasnya.

Selain itu, Kak Bimo juga menyampaikan kebanggaannya terhadap Kalsel, yang berkomitmen menggerakkan dunia literasi, guna menyongsong masa depan generasi emas.

“Di antara banyak provinsi yang pernah mengundang saya, Kalsel ini memang istimewa, selalu mempunyai gebrakan, itu sebuah prestasi yang membanggakan dan semoga menyebar ke wilayah lain,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Cegah Stunting, Ketua PKK Kalsel Gencarkan Gerakan Makan Ikan

TANAH LAUT – Isu stunting terus menjadi perhatian Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan angka stunting atau kekerdilan adalah mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Berdasarkan penelitian para ahli disebutkan, gizi ikan diketahui mengandung Omega 3 yang baik bagi pertumbuhan anak.

Hal inilah yang disosialisasikan Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah Sahbirin Noor di  UPTD SDN Panjaratan, Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (17/11).

Kunjungan PKK Kalsel ke Desa Panjaratan dalam rangka Safari Gemarikan, sebagai rangkaian Peringatan Hari Ikan Nasional ke-8 Tahun 2021.

Pada kesempatan ini, Ketua PKK Kalsel secara simbolis menyerahkan paket produk olahan hasil perikanan dan paket pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tala dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel.

Ketua TP PKK Kalsel memberikan bantuan makanan untuk anak di Tala

“Stunting itu ketika tinggi badan anak tidak optimal alias di bawah rata-rata dan bersifat permanen,” terang Raudatul Jannah usai berdialog dengan salah satu peserta.

Ujarnya, selain terkait fisik, stunting juga menghambat kecerdasan anak. Kondisi demikian akan berakibat buruk bagi masa depan buah hati.

Ketua PKK Kalsel dua periode ini juga mengungkapkan keprihatinannya. Ia menegaskan, stunting menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan oleh semua pihak terkait.

“Salah satu upaya mencegah stunting yaitu mengonsumsi sumber protein, terutama ikan. Ikan mengandung Omega 3 yang baik bagi pertumbuhan anak dan kecerdasannya,” jelas Raudatul Jannah.

Apalagi, ungkapnya, Tanah Laut dekat dengan perairan laut yang tentunya memiliki berbagai macam ikan. Kekayaan sumber daya ikan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya demi pemenuhan nutrisi buah hati.

Ketua TP PKK Kalsel befoto bersama anak anak SDN Panjaratan Tala

“Kesuksesan seorang anak tergantung dari bagaimana ibu merawatnya, bahkan dari sejak mengandung,” lanjut Bunda, sapaan akrabnya.

Sekda Tala Dahnial Kifli, mewakili Bupati Tala, menyampaikan hal yang senada.

“Tala punya potensi sumber daya alam yang melimpah sehingga kita bersyukur bisa menikmati ikan-ikannya,” terangnya.

Ia menyebutkan, dibandingkan beberapa waktu lalu, tingkat stunting di Tala sudah mengalami penurunan.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono mengatakan, kegiatan ini salah satu bentuk sinergi bersama membantu pemerintah mencegah atau mengatasi persoalan-persoalan stunting.

“Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel siap mendukung program program penanganan stunting terutama meningkatkan ketersediaan konsumsi  ikan,” ucap Rusdi.

Sebelum bertolak kembali ke kediaman, Ketua PKK Kalsel menyempatkan untuk melihat beragam camilan produksi TP PKK setempat. Ia memberikan saran-saran guna meningkatkan kualitas kemasan produk. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Diskop UKM Kalsel Beri Dukungan Penuh Penggiat UMKM

BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM) Provinsi Kalimantan Selatan, mendukung sepenuhnya kepada seluruh penggiat Usaha Mikro Kecil Menengah, dengan hadirnya gerai UMKM di Bandara Syamsudin Noor.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan Gustafa Yandi, kepada Abdi Persada FM pada Rabu (17/11)
langkah nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam membangkitkan perekonomian dengan cara memberi dukungan penuh, bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah tersebar di tiga belas Kabupaten dan Kota, melalui hadirnya gerai UMKM, agar dapat memberikan kemajuan roda perekonomian bagi pelaku usaha.

“Gerai UMKM di Bandara baru, dapat membuat para wisatawan, untuk senang dan menjadikan buah tangan,” ucapnya

Disampaikan Yandi, sejak beroperasi pada 14 Agustus lalu telah diikuti 98 gerai UMKM, dengan menjual sebanyak 330 varian produk, tediri dari kain sasirangan khas Kalimantan Selatan, kerajinan, kain tenun khas Kabupaten Tanah Bumbu, perhiasan seperti permata, dan kuliner. Dari segi kualitas produk, dan pengemasan, sudah sesuai standar nasional yang diterapkan.

“Untuk harga jangan dibandingkan, sudah ada aturan, karena murni membantu ekonomi dan kemajuan para UMKM di Kalsel,” katanya.

Lebih lanjut Yandi menambahkan, gerai UMKM di Bandara Syamsudin Noor ini merupakan hasil kerja sama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan dengan Angkasa Pura I, dan PT Sarinah. Rencananya akan diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada 29 November nanti.

“Kita berharap seluruh produk UMKM, menjadi peluang bagus dan semakin maju, untuk dipasarkan baik di luar daerah hingga ke mancanegara,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

TP PKK Kota Banjarmasin Peringati HKG PKK ke 49

BANJARMASIN – Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin menggelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 49 Tahun 2021 di Lobby Balaikota Banjarmasin, Rabu (17/11).

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, pihaknya bersyukur bisa melaksanakan peringatan HKG di Kota Banjarmasin. Dalam memperingati kegiatan ini, menurutnya, dilaksanakan kegiatan vaksinasi untuk ibu hamil serta lansia di Panggung Siring Balaikota Banjarmasin.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasila

“Pada peringatan HKG tahun ini diisi dengan kegiatan vaksinasi ibu hamil dan lansia, juga memberikan bantuan kepada ibu hamil dan lansia yang tidak mampu,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah Muhidin mengatakan, jika pihaknya bersyukur dapat menghadiri pelaksanaan Peringatan Hari Persatuan Gerak (HKG) PKK ke 49 di Kota Banjarmasin.

Menurut Fathul Jannah, TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan berharap, TP PKK Kota Banjarmasin dapat terus bersinergi dengan pihaknya di Provinsi.

“TP PKK Kota Banjarmasin dapat terus menjalankan program program PKK dengan sukses,” ucapnya.

Sedangkan, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengucapkan, selamat memperingati HKG untuk TP PKK.

“Kami mengharapkan TP PKK dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, karena TP PKK Kota Banjarmasin ini merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Banjarmasin,” harapnya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Plh Sekda Kota Banjarmasin Sugito Said, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Mukhyar, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel, Ajak Pemerintah Daerah Bersinergi Majukan Bank Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin mengajak semua pihak saling bersinergi untuk  meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

Salah satunya  turut mendorong pertumbuhan badan usaha daerah, seperti bank pembangunan daerah.

Gubernur Kalsel (tengah) berfoto bersama pemrakarsa seminar pemenuhan modal inti Bank Kalsel

Hal itu disampaikan Paman Birin saat menghadiri Seminar Pemenuhan Modal Inti Bank Pembangunan Daerah (BPD), Selasa (16/11) di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru.

Gubernur Sahbirin mengajak semua pihak bersinergi membantu Bank Pembangunan Daerah, dalam hal ini Bank Kalsel, sebagai salah satu pilar kunci meningkatkan pertumbuhan  perekonomian daerah

Dikatakan, upaya penguatan struktur, ketahanan, dan daya saing industri perbankan nasional pada dasarnya bertujuan  mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Hal ini dapat dicapai melalui penguatan permodalan bank dan konsolidasi perbankan di indonesia,” ujarnya.

Untuk mendukung langkah tersebut sebut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan, menerbitkan peraturan yang mengharuskan setiap bank umum, termasuk Bank Kalsel, harus melakukan pemenuhan modal inti sebesar 3 triliun rupiah.

“Pemprov Kalsel pada dasarnya siap memberikan dukungan dalam rangka membantu Bank Kalsel untuk pemenuhan modal inti tersebut. Namun tentunya diperlukan sinergisitas dan kerjasama seluruh pihak, agar pemenuhan modal inti ini dapat terpenuhi,” jelas Paman Birin.

Paman Birin berharap, seluruh stakeholder bank pembangunan daerah, mendapatkan informasi yang utuh, sekaligus dapat merumuskan langkah-langkah ke depan.

“Melalui forum ini, saya mengharapkan kiranya seluruh pihak memiliki satu kesatuan pandangan yang sama terhadap keberlangsungan bank Kalsel yaitu “bank nya masyarakat Kalsel”, harapnya.

Sementara itu Direktur BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Budi Santosa, menyatakan, Kalsel merupakan daerah ke-6 dalam Roadshow Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), terkait Pemenuhan Modal Inti Bank Pembangunan Daerah (BPD). Budi mengaku bangga, karena Gubernur Kalsel bisa langsung berhadir dalam kegiatan ini.

Kementerian Dalam Negeri sebut Budi, terus mendorong Pemerintah Daerah untuk meningkatkan modal inti minimum BPD menjadi di atas Rp3 triliun .

Ini  bertujuan untuk memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tertuang dalam peraturan OJK No.12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

“Saya berharap, ketentuan modal inti minimal tersebut menjadi Rp3 triliun dapat dipenuhi oleh BPD, termasuk Bank Kalsel pada 31 Desember 2024 nanti,” harapnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Dekranasda Kalsel, Komitmen Majukan Perekonomian Rakyat

BANJARMASIN – Istri Gubernur Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah Sahbirin Noor, resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan Masa Bakti 2021-2024.

Bagi Raudatul Jannah, dedikasi untuk melaksanakan amanah sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel ini untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya juga menjadi ketua  masa Bakti 2016- 2021.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dekranas Pusat, Wury Ma’ruf Amin, yang digelar secara virtual pada Selasa (16/11), di kediaman Gubernur Kalimantan Selatan.

Selain melantik Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Istri dari Wakil Presiden RI itu juga melantik Ketua Dekranasda Provinsi Jambi dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Usai mengikuti prosesi pelantikan, Hj Raudatul Jannah mengatakan, bersama pengurus Dekranasda Kabupaten/Kota dan pemerintah daerah serta segenap komponen,  Dekranasda Provinsi Kalsel akan terus mendorong peningkatan kemajuan usaha kerajinan rakyat.

Dituturkan Raudatul Jannah, Dekranasda memiliki peran penting untuk mengembangkan  kegiatan ekonomi potensi produk kerajinan yang bernilai ekonomi, dalam peluang usaha.

“Semua harus berkolaborasi dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Kreativitas dan ikhtiar kuat menjadi kunci keberhasilan setiap pelaksanaan program kegiatan,” terangnya.

Ketua Dekranas, Wury Ma’ruf Amin dalam sambutannya meminta agar Dekranasda dapat terus berperan aktif meningkatkan produktivitas serta tidak lupa untuk menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan yang dilaksanakan.

”Pengurus Dekranasda harus terus mendukung kerajinan nasional agar kedepannya kerajinan lokal dapat menjadi tuan rumah di negara sendiri. Kerajinan lokal harus menjadi kebanggaan kita,” kata Wury.

Wury juga berharap agar Dekranasda dapat menjadi wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun Industri Kecil Menengah (IKM), khususnya yang bergerak di bidang kerajinan.

Wury ingin hal ini bisa meningkatkan perekonomian di tengah pandemi COVID-19.

”Saya berharap semoga Dekranasda dapat menjadi cahaya di masa seperti sekarang ini. Selain  terus berkreasi, Dekranasda juga harus memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi sebagai bentuk menyejahterakan para perajin,” jelas Wury.

Wury juga mengucapkan selamat kepada Ketua Dekranasda terpilih. Ia berharap agar kedepannya Dekranas yang lahir dari gabungan Dekranasda dapat menyatukan langkah dan tindakan serta setiap kegiatan dapat dilakukan secara optimal.

“Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kekuatan agar dapat membangun Indonesia dengan melestarikan dan meningkatkan kualitas produk lokal berbasiskan sumber daya alam dan tradisi dari setiap wilayah di Indonesia,” pungkas Wury.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan Pengukuhan Ketua Dekranasda dan Pelantikan pengurus Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan Masa Bakti 2021-2024 oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, di gedung Mahligai Pancasila. Prosesi pelantikan turut disaksikan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhiddin, dan Ketua DPRD Provinsi.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin mengucapkan selamat, dan berharap kepada pengurus Dekranasda yang baru saja dilantik agar dapat langsung bergerak dan fokus melakukan pembinaan serta pengembangan pada industri kerajinan daerah, yang tentu saja membawa dampak bagi seluruh aspek kehidupan.

“Perlu usaha lebih dari kita semua untuk membangkitkan kembali potensi kerajinan daerah yang sempat terhambat oleh pendemi COVID-19,” ujar Paman Birin.

Selain itu, menurut dia,  diperlukan suatu terobosan dan inovasi demi maju dan berkembangnya kerajinan daerah agar lebih produktif untuk mengembangkan kualitas dan kuantitas produksi. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Optimis, Capaian Vaksinasi 70 Persen Akhir Tahun

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, optimis capaian vaksinasi di provinsi ini mampu mencapai target 70 persen hingga akhir tahun nanti. Pencapaian target 70 persen hingga akhir 2021 tersebut merupakan harapan  Presiden Joko widodo (Jokowi) secara nasional.

Angka itu juga menjadi target nasional dan semua pemerintah daerah diminta melakukan gerakan masing-masing hingga terpenuhi atau bisa lebh cepat.

Gubernur Sahbirin menilai, target ini dapat tercapai dengan tingginya antusiasme masyarakat, mengikuti vaksinasi yang banyak digelar organisasi, instansi, dunia usaha, dan dunia pendidikan mulai tingkat SMA/SMK sederajat hingga Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di daerah.

“Bersama kita bergotong royong untuk meningkatkan capaian vaksinasi kita ,” ujar pria yang biasa disapa Paman Birin ini, pada Selasa (16/11) saat meninjau Vasinasi Bergerak di BNN Kota Banjarmasin.

Selain meninjau kegiatan vaksinasi di Kantor BNN Kota Banjarmasin di Jalan Pangeran Hidayatullah, Paman Birin dan rombongan juga mendatangi kegiatan vaksinasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari.

Paman Birin yang datang bersama Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, mengapresiasi partisipasi banyak pihak yang menyelenggarakan vaksinasi  bagi masyakat umum dan pelajar.

Paman Birin tidak lupa mengingatkan agar tetap menjaga protokol kesekatan yakni mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak, kendati sudah divaksin.

Vaksinasi ujarnya, salah satu upaya menjaga kekebalan atau daya tahan tubuh (herd imunity) agar terhindar dari penularan virus seperti COVID-19 yang terjadi sudah hampir dua tahun terakhir.

Pandemi ini ujarnya, akan lebih mudah dilawan jika dilakukan bersama-sama, termasuk dengan mengikuti vaksinasi ini.

Paman Birin mengapresiasi gencarnya vaksinasi yang dilakukan UIN Antasari hingga mencapai delapan kali sejak Maret lalu.

“Kalau sudah delapan kali, berarti UIN Antasari ini pelopor,” ujarnya.

Paman Birin menyebut, setelah dilakukan vaksinasi bagi masyarakat, angka kasus masyarakat yang terpapar COVID-19 mulai melandai disemua kabupaten/kota se Kalsel, dan diharapkan kondisi terus membaik hingga COVID-19 tidak ada lagi.

Rektor UIN Antasari, Prof Mujiburrahman mengatakan, vaksinasi yang digelar pihaknya, merupakan kegiatan yang ke-8, dengan target 70 persen lebih mahasiswa  mendapatkan ivaksin.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah sekaligus untuk melakukan perkuliahan tatap muka. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gelar Sosialisasi UU 13/2008, Perpusnas RI Apresiasi Dispersip Kalsel

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melakukan sosialisasi Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2008 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu 15 dan 16 November 2021 di aula kantor Dispersip Kalsel.

Suasana Sosialisasi UU 13/2008 Yang Diselenggarakan Dispersip Kalsel

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan kegiatan sosialisasi UU ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun sekali mulai tahun 2019 hingga sekarang. Hal itu dilakukan mengingat pentingnya kegiatan sosialisasi ini sebagai suatu langkah dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjaga, mewujudkan koleksi daerah dan melestarikannya sebagai hasil budaya putra daerah dalam menunjang pembangunan melalui pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menyelamatkan KCKR dari ancaman bahaya yang disebabkan oleh alam maupun ulah dari perbuatan manusia.

“Untuk itu, perlu adanya dokumentasi yang dikelola dalam KCKR sehingga menjadi arsip sebagai informasi untuk generasi selanjutnya,” jelas Bunda Nunung (sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel).

Sementara, Pustakawan Madya Koordinator Pengelola Koleksi Hasil KCKR Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Tatat Kurniawati, selaku Nara Sumber dalam kegiatan sosialisasi UU ini, mengungkapkan bahwa kepatuhan menyerahkan untuk menyimpan KCKR di seluruh Indonesia baru mencapai sekitar 45 persen.

“Ini juga terkendala dengan sosialisasi. Jadi Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan PalNam Kalsel harus secara terus menerus melakukan sosialisasi Undang-undang tentang Serah Simpan KCKR,” katanya.

Oleh karena itu, Tatat memberikan apresiasi langkah Dispersip Kalsel dalam melakukan sosialisasi UU 13/2008 ini. Ia berharap kegiatan ini dapat difollow up secara baik oleh wajib serah dan masyarakat di Kalsel.

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi UU 13/2008 ini diikuti Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Dinas Pariwisata, Balitbangda, Diskominfo, Biro Administrasi, Dosen, Guru, Penulis, Penerbit, Media Elektronik Wartawan dan Sastrawan di Kabupaten dan Kota se Kalsel. Diharapkan kegiatan sosialisasi Undang-undang ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran bersama akan tanggung jawab dalam pelestarian nilai-nilai budaya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version