BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak 2021 untuk pelajar SMA sederajat.
Plt Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi Tradisional dan Layanan Khusus Dispora Kalsel Budiono mengatakan, rencana akan digelar Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak Se Kalimantan Selatan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, yang pelaksanaan dimulai pada Selasa 14 Desember 2021.
“Pada tanggal 14 tersebut akan dilakukan technical meeting serta uji lapangan,” ungkapnya.
Sedangkan, lanjut Budiono, untuk pembukaan festival bola voli Paman Birin Cup Bergerak pada Rabu 15 Desember 2021.
“Pada festival bola voli tersebut akan diikuti oleh pelajar SMA sederajat,” ucapnya.
Pada Kejuaraan Bola Voli tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan total hadiah sebesar Rp40 juta, untuk pemenang pada Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak 2021.
Budiono mengatakan, pada pelaksanaan Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak ini, atlet-atlet bola voli pelajar akan mewakili sekolah bukan dari Pemerintah Daerah.
Oleh karena itu, lanjutnya, tidak ada batasan peserta yang mewakilinya daerah.
“Sedangkan hadiah yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupa uang pembinaan dengan total sebesar 40 juta rupiah,” ujarnya.
Menurut Budiono, pada Pelaksanaan Festival Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak 2021 tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.
“Pada Kejuaraan Bola Voli Piala Paman Birin Cup Bergerak ini, tentunya menerapkan protokol kesehatan COVID-19, sehingga untuk peserta akan dibatasi,” ucap Budiono. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membentuk empat panitia khusus (pansus) untuk menindak lanjuti rancangan peraturan daerah (raperda) Provinsi Kalsel tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021–2026.
Hal tersebut ditetapkan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Karmila di “Rumah Banjar” pada Senin, (13/12) yang didampingi langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila
Empat pansus tersebut terdiri atas Pansus 1, yang fokus membidangi tentang hukum dan pemerintahan, Pansus 2 yang fokus pada bidang ekonomi dan keuangan, Pansus 3 yang fokus dalam sektor pembangunan dan infrastruktur dan Pansus 4 yang membidangi terkait kesejahteraan rakyat.
“Sebagai proses selanjutnya, kami telah menyampaikan kepada pimpinan fraksi masing-masing, untuk mengususlkan perwakilannya dalam keanggotaan pada empat pansus yang disebutkan di atas,” ucap Karmila.
Dilanjutkan srikandi DPRD Provinsi Kalsel asal partai PAN tersebut, bahwa setelah Rapat Paripurna ini dilaksanakan, masing-masing pansus akan pangsung melaksanakan rapat untuk memilih pimpinan pansus sekaligus menyusun jadwal kegiatan pansus itu sendiri.
Di sisi lain, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam jawabannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar berharap kelak perda ini dapat dioptimalkan oleh seluruh SKPD terkait meski dalam tangangan pandemi COVID-19.
Sekretaris DPRD Kalsel, Roy Rizali Anwar
“Pembangunan yang berkelanjutan harus kita prioritaskan agar seimbang antara pembangunan yang bersifat sosial, ekonomi dan lingkungan yang kemudian diwujudkan dalam program-program, sehingga dapat mewujudkan tujuan pembangunan yang dicita-citakan,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Perkumpulan Binaraga dan Fitness Seluruh Indonesia (PBFI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Kejuaraan Binaraga Dan Men’s Physique PBFI Kalimantan Selatan Tahun 2021, di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, Minggu (12/12).
Para atlet Binaraga saat memamerkan kemampuannya dihadapan juri
Wakil Ketua Pengprov PBFI Kalimantan Selatan Yudha Pribadi mengatakan, untuk kejuaraan binaraga se Kalimantan Selatan ini, merupakan kejuaraan pertama yang mereka laksanakan.
“Pada Kejuaraan Binaraga dan Men’s Physique PBFI Kalsel ini, merupakan pertandingan pertama yang kami gelar,” ungkapnya.
Menurut Yudha, ia melihat para peserta antusias mengikuti kejuaraan tersebut. Dan, pihaknya berterimakasih kepada sejumlah pengurus cabang PBFI yang ada di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah meramaikan kejuaraan tersebut.
“Kami melihat peserta begitu antusias mengikuti kejuaraan ini, dan kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengcab PBFI di Kalsel,” ujar Yudha.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Binaraga dan Fitness Seluruh Indonesia (PFBI) Irwan Alwi menanggapi positif Kejuaraan Binaraga di Kalsel tersebut.
Menurut Irwan, setelah melihat Kejuaraan Binaraga Se Kalimantan Selatan di Kota Banjarmasin ini. Maka, pihaknya menilai untuk pertandingan tingkat nasional layak dilaksanakan di Kota Banjarmasin atau di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kami melihat Kota Banjarmasin atau Provinsi Kalimantan Selatan layak dilaksanakan Kejuaraan Binaraga tingkat nasional,” ungkapnya.
Menurut Irwan, pihaknya berharap dalam waktu dekat ini, PFBI Kalimantan Selatan dapat merealisasikan pelaksanaan Kejuaraan Binaraga tingkat nasional di provinsi ini.
“Kami berharap pelaksanaan Kejurnas Binaraga di Kalsel dapat segera dilaksanakan,” ucapnya.
Irwan mengatakan, dengan adanya pelaksanaan kejuaraan nasional di Provinsi Kalimantan Selatan, maka akan dapat menambah jam terbang pertandingan para atlet binaraga di Provinsi ini.
Hadir pada pembukaan Kejuaraan Binaraga Se Kalimantan Selatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat PBFI Irwan Alwi, Perwakilan KONI Provinsi Kalimantan Selatan Muklis Muchtar, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor turut membantu percepatan pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Muta’alimin Annahdliyah (RMA) melalui kegiatan saprah amal yang digelar di Majelis Ponpes RMA, kota Banjarbaru, Sabtu (11/12) sore.
Kegiatan saprah amal ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Milad ke-2 Ponpes RMA. Tak tanggung tanggung, barang lelang berupa sarung, sorban, sembako dan lainnya, ditawar dengan harga tinggi oleh Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.
“Semoga pembangunan Ponpes RMA dapat segera selesai, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendidik para santri agar kelak dapat menjadi pendidik dan guru agama,” harap Paman Birin.
Sementara itu Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an RMA, Muhari menyampaikan terima kasih kepada Paman Birin atas bantuan yang diberikannya melalui lelang ini.
“Semoga beliau diberikan kekuatan dan kesehatan, dana hasil lelang akan kita gunakan untuk kelanjutan pembangunan ponpes,” ucap Ustadz yang disapa Gus Muha ini.
Ia berharap, Pemprov dapat merealisasikan bantuan bagi pembangunan Ponpes Tahfidzul Qur’an RMA yang sempat tertunda karena adanya refocusing anggaran akibat adanya pandemi.
“Kita targetkan tahun depan pembangunan Ponpes ini dapat rampung jika bantuan dari Pemprov dapat turun,” harapnya.
Selain saprah amal, kegiatan juga dirangkai dengan Tabligh Akbar yang rutin dilakukan setiap Sabtu di Majelis RMA.
“Nanti di tanggal 25 Desember kita akan datangkan ulama terkenal, Habib Mustafa Al-Hadad,” pungkasnya. (TR21-01/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Pemerintah perlu memperhatikan nasib pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan yang kini mulai diminati. Terlebih, soal rumitnya persyaratan legalitas.
Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanudin, mengungkapkan, setidaknya dalam rangka mendukung efektifitas geliat pertumbuhan perekonomian pasca pandemi ini khususnya di sektor UMKM, kekurangan-kekurangan yang masih bisa dikondisikan harusnya tidak menjadi persoalan.
Burhanudin (sasirangan kuning) saat diwawancarai wartaan, terkait masih banyaknya kendala UMKM terkait syarat.
“Melihat di Tanah Bumbu, kalau usaha tersebut diakui mampu berjalan sangat baik. Tapi, terkadang ada beberapa syarat yang membuat rumit sehingga minat masyarakat melanjutkan usahanya. Nah, kekurangan-kekurangan yang ada Pemda setempat bisa membantu,” ujarnya kepada wartawan, usai melaksanakan Kunkernya di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu, Jumat (10/12).
Terlebih, dirinya melihat potensi produk-produk yang dihasilkan pelaku UMKM di Tanah Bumbu diakui mempunyai potensi besar terhadap pemulihan perekonomian.
“Yang penting bagaimana caranya usaha daripada rakyat ini dapat terus menggeliat dan berjalan dengan baik serta lancar,” bebernya.
Bahkan, menurut Burhan, ruwetnya permasalahan yang dialami oleh para pelaku UMKM ini ternyata juga menjadi sorotan yang cukup serius oleh Komisi II DPRD Kalsel. Yang mana, ekonomi dan keuangan menjadi pekerjaan mereka sehari-hari.
“Selain itu, ada hal-hal yang harus dikerjasamakan karena ini juga merupakan program dari Pemprov dan Pemkab hingga pusat yang pasti demi meningkatkan ekonomi lokal di Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Tanbu,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menyampaikan, terkait persoalan yang sering dialami pelaku UMKM di Kalsel khususnya di Tanah Bumbu adalah persyaratan. Terlebih, permodalan untuk kembali menggeliatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor dari bisnis tersebut.
“Kami selalu mendorong dan mendukung. Ketika, di Komisi II DPRD Kalsel melakukan sharing dengan Bank Kalsel selalu ditekankan untuk dipermudah karena apabila tidak didukung dengan permodalan yang cukup saya rasa akan susah untuk berkembang,” imbuhnya.
Dia menilai apabila Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) ini tidak didukung penuh dengan bantuan permodalan. Justru, membuat efektifitas pertumbuhan terhadap ekonomi yang digarap melalui sektor ini dipastikan menurun.
“Dengan dibantu permodalan dan angka kreditnya juga tidak menyusahkan. Jelas, harus dipermudah jangan malah nantinya dipersulit,” ucapnya orang akrab yang disapa Paman Yani itu.
Apalagi, diakui Paman Yani, masa pandemi ini harusnya bisnis di sektor UMKM perlu mendapat dorongan penuh. Sehingga, dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat mampu terjamin pasti.
“Sebelumnya, kami juga sempat membicarakan hal ini dengan bank berskala nasional. Yang tentu, diharapkan bunganya juga kecil,” ungkap Wakil Ketua Fraksi dari Partai Golkar di DPRD Kalsel tersebut.
Terkait akan hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu, Avian Noor, menuturkan, selama ini pihaknya hanya bisa membina UMKM yang terbentuk dari awal. Namun, ia akan berusaha membimbing sektor lainnya untuk bisa mendapatkan pengakuan.
Kadis Nakertrans, Koperasi dan UM Tanbu, Avian Noor (kaos putih) saat menjabarkan jumlah UMKM aktif.
“Kami sempat menganggarkan untuk kembali melakukan pendataan ulang berapa sebetulnya jumlah pelaku usahanya. Tetapi, karena ada refocusing (pemangkasan) maka tidak bisa secara keseluruhan melaksanakan pendataan,” paparnya.
Untuk memaksimalkan upaya peningkatan disektor itu agar legalitas dan pembinaan bisa didapatkan. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro Tanbu akan kembali melakukan pendataan.
“Hasil diskusi yang telah disampaikan oleh Komisi II DPRD Kalsel tadi. Kami sangat tersanjung atas dukungan untuk pelaku UMKM. Sebelum pandemi COVID-19, dari kecamatan juga telah sempat mendata. Tetapi, kami belum yakin apakah itu masih aktif atau tidak,” tutupnya.
Untuk diketahui, data sementara menunjukkan total keseluruhan UMKM di Tanah Bumbu, Kalsel, mencapai hampir 10.000 pelaku. Namun, diprakirakan hanya aktif sekitar 1.000 lebih. (RHS/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin, meminta kepada seluruh atlet Gulat yang bertanding pada Kejuaraan Gulat U-15 dapat menjaga sportifitas.
Pesan Paman Birin ini disampaikan Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Provinsi Kalimantan Selatan Zakli Asswan, saat membuka Kejuaraan Gulat Antar Wilayah Open Tournment U-15 se Kalimantan Selatan digelar di GOR Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Jumat Siang (10/12).
Ketua PGSI Kalsel Zakli Asswan
Zakli mengatakan, digelarnya Kejuaraan gulat U-15 ini karena anak anak selama pandemi COVID-19 tidak melaksanakan pertandingan. Oleh karena itu, lanjutnya, digelarnya pertandingan ini dalam rangka mencari bibit bibit atlet di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kejuaraan U-15 ini diikuti oleh anak anak SD serta SMP,” ucap Zakli.
Dalam pelaksanaan Kejuaraan Gulat U-15 ini, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.
“Pada pertandingan ini, seperti pesan Paman Birin agar semua atlet yang bertanding agar dapat menjaga sportifitas,” ujarnya.
Sedangkan, tambahnya, pada kejuaraan ini memperebutkan medali, uang tunai, serta lainnya.
“Kejuaraan Gulat U-15 ini diikuti 111 atlet putra dan putri,” ucap Zakli. (SRI/RDM/RH)
BANJAR – Pemerintah Pusat menargetkan capaian vaksinasi COVID-19 disemua Daerah 70 persen yang menerima vaksin dosis pertama. untuk meningkatkan capaian vaksinasi terutama di wilayah Kabupaten Banjar. Pemprov Kalsel Bersama Pemkab Banjar mencari berbagai strategi, berbagi peran dan bersama-sama mengejar capaian vaksinasi yang masih tertinggal.
Audiensi Pemprov Kalsel bersama Pemkab Banjar
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan M Muslim saat melakukan audiensi dengan Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur, di Mahligai Sultan Adam belum lama tadi.
Disampaikan M Muslim, Untuk mencapai target yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat, maka Kab Banjar harus dipetakan sasaran-sasaran yang masih belum divaksin mulai dari tingkat RT, kelurahan sampai kecamatan. Sehingga orang-orang yang hendak divaksin sudah jelas informasinya.
“Target yang harus dicapai pada akhir Desember ini sebesar 70 persen, sehingga masyarakat kabupaten bisa memasuki herd imunity atau kekebalan kelompok,” ucap Muslim.
M Muslim menambahkan, BINDA, Kepolisian maupun TNI siap bersama-sama membantu untuk menaikkan capaian vaksinasi di Kabupaten Banjar, juga dengan memberikan berbagai macam stimulus agar masyarakat mau divaksin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kab Banjar Diauddin menambahkan, selain berkerjasama dengan Pemprov Kalsel, pihaknya juga melakukan kerjasama bersama UNICEF Indonesia perwakilan Kalimantan Selatan, untuk meningkatkan cakupan vaksinasi COVID 19. kerjasama ini dilakukan, dengan tujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap manfaat vaksin COVID-19, sekaligus upaya Pemerintah Kabupaten Banjar, dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten ini, sehingga capaian target vaksinasi di akhir tahun dapat tercapai.
“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan persentase vaksinasi di daerah ini dapat mencapai 6p persen hingga akhir tahun,” ucap Diauddin.
Ditambahkan Diauddin, untuk meningkatkan pencapaian vaksinasi, pihaknya juga akan mengoptimalkan Program Nasional, salah satunya yakni memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya suntik vaksin COVID-19, sehingga masyarakat sadar dan mau bervaksin.
“Untuk memberikan pengetahuan vaksinasi kepada masyarakat, pihaknya akan menambah petugas, yang siap menginformasikam terkait vaksinasi COVID-19,” tutup Diauddin. (HUMASKABBANJAR-MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Perkumpulan Binaraga dan Fitness Seluruh Indonesia (PBFI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja (Raker), di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, Jumat (10/12).
Ketua PBFI Provinsi Kalimantan Selatan Mustohir Arifin mengatakan, pada rapat kerja ini dilaksanakan membahas program kerja, untuk tahun 2022 mendatang.
Ketua PBFI Kalsel Mustohir Arifin
“Raker yang kami laksanakan ini, tentunya untuk membahas program kerja PBFI Kalsel Tahun 2022,” ungkap pria yang akrab disapa Imus kepada sejumlah wartawan, Jumat (10/12).
Imus mengatakan, agenda yang dibahas seperti akan dilaksanakan Kejuaraan Provinsi (Porprov) Kalsel Tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Selain itu, lanjutnya, pada akhir bulan ini dilaksanakan Kejurprov Binaraga dan Fitness, serta akan digelar juga Kejuaraan kejuaraan yang akan dilaksanakan oleh PBFI Kalsel.
“Pada Raker ini juga dibahas mengenai pembinaan untuk peningkatan prestasi atlet binaraga dan Fitness di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Menurutnya, karena ia baru berada di PBFI di Provinsi Kalimantan Selatan ini, maka pihaknya mengajak seluruh PBFI yang ada di 13 Kabupaten/Kota memberikan dukungan dalam peningkatan prestasi atlet binaraga dan fitness di Banua ini.
“Untuk PBFI di 13 kabupaten/kota di Kalsel ini dapat menciptakan bibit bibit atlet berprestasi untuk ajang Pro PON Tahun 2023 mendatang,” katanya.
Mudahan mudahan, lanjut H Imus, PBFI Provinsi Kalimantan Selatan dapat kembali berjaya kembali dan dapat mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Selatan baik pada tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap PBFI Kalsel dapat kembali berjaya,” ucap H Imus.
Sedangkan, tambahnya, untuk kesediaan atlet atlet di Provinsi Kalimantan Selatan cukup banyak. Hanya tinggal pembinaan yang harus terus dilakukan.
“Dengan terus dilakukan pembinaan yang baik dan berkelanjutan, seperti pencarian atlet atlet berbakat serta lainnya, maka akan didapatkan atlet atlet potensial untuk dikembangkan dan menghasilkan prestasi,” ucapnya lagi. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Untuk bisa memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat, khususnya terkait dengan masalah aduan yang sifatnya pelayanan publik. Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalsel berencana mengoptimalkan peran Dangsanak Ombudsman di tahun 2022 mendatang.
Menurut Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalsel Hadi Rahman, saat ini pihaknya memiliki kurang lebih 42 orang Dangsanak Ombudsman dengan latar belakang bermacam-macam.
“Mulai dari mahasiswa, akademisi, LSM sampai pekerja swasta juga kita libatkan di Dangsanak Ombudsman ini. Nah rencananya di Tahun 2022 akan kita tambah lagi dari kawan-kawan media agar bisa memaksimalkan perannya,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM, Jum’at (10/12).
Melalui Dangsanak Ombudsman pihaknya ingin lebih banyak lagi bisa mendapatkan berbagai masukan hingga informasi yang bermanfaat, agar peran Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalsel untuk memastikan pelayanan publik di wilayah Kalsel dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.
“Kami tentu tidak bisa sendiri untuk memastikan pelayanan publik ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada. Karena itulah kami libatkan banyak pihak termasuk rekan-rekan media,” tambahnya.
Untuk di tahun 2022 ini saja Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalsel menerima 192 laporan masyarakat dan tinggal 22 laporan yang masih ditindaklanjuti.
“Dari 192 laporan tadi melalui 1.000 akses. Ini tentu jauh lebih tinggi dibanding tahun 2019 lalu yang hanya mencapai 150 laporan,” tambahnya.
Karena itulah dalam kesempatan ini, Hadi meminta semua pihak bisa terus bersama-sama Ombudsman agar pelayanan publik di Kalsel dapat semakin baik bagi masyarakat yang mengaksesnya.
“Kita juga berterimakasih kepada media, karena harus kita akui tidak jarang informasi terkait pelayanan publik sering kita dapatkan dari media,” tukasnya. (HUMASOMBUDSMANKALSEL-NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka silaturrahmi dan membahas program kerja tahun 2022, Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan pertemuan dan silaturrahmi dengan Gatriwara 13 Kabupaten/Kota se Kalsel.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK itu bertempat di lantai 4 Gedung B DPRD Kalsel, Kamis (9/12). Dalam sambutannya, Supian HK berharap Gatriwara harus mendukung penuh sehingga kinerja anggota DPRD se Kalsel bisa lebih meningkatkan.
“Peran istri-istri wakil rakyat yang berkecimpung di DPRD se Kabupaten kota di Kalsel, sangat besar dalam menunjang kinerja untuk kemajuan Kalsel. Mereka harus mampu memberikan masukan-masukan kepada sang suami, dalam melakukan pekerjaan sebagai wakil rakyat. Suami yang hebat itu, tidak terlepas dari peran istri di sampingnya,” katanya.
Suasana Kegiatan Gatriwara Kalsel
Sementara itu, Ketua Gatriwara DPRD Kalsel Faridah Supian HK berharap pertemuan ini dapat menunjang peran wakil rakyat Kalsel dalam melakukan pekerjaan.
“Kita semua harus saling berkolaborasi mendukung satu sama lain, untuk meningkatkan kinerja suami, yang bekerja sebagai wakil rakyat,” katanya.
Dalam kesempatan ini, juga dirumuskan tentang program kerja gatriwara tahun 2022 salah satunya mengadakan pertemuan rutin Gatriwara Provinsi Kalsel dengan gatriwara 13 Kabupaten/kota. (NRH/RDM/RH)