Peringatan Hari Dongeng Sedunia, Kempho Antaka Hibur Ratusan Anak di Kalsel

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Dongeng Sedunia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) menghadirkan pendongeng nasional, Kak Kempho Antaka untuk menghibur ratusan anak-anak di Kids Library Perpustakaan Palnam, Senin (13/3).

Tidak hanya menghadirkan Kak Kempho, pada peringatan Hari Dongeng Sedunia ini Dispersip turut menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalsel untuk menumbuh kembangkan rasa cinta terhadap mata uang rupiah.

Suasana Kegiatan Perpus Palnam Berdongeng

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar pada pembukaan Perpus Palnam Berdongeng mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya membumikan literasi kepada anak sejak usia dini.

“Kita hadirkan pendongeng nasional untuk merangsang otak mereka agar senang membaca buku dan cinta kepada perpustakaan. Alhamdulillah anak-anak sangat antusias dan kita berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa kedepannya,” kata Wildan.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalsel, Bimo Epyanto mengatakan, anak usia PAUD merupakan usia emas yang perlu sejak dini dibuka wawasannya.

Untuk itulah, lanjut Bimo, pada peringatan Hari Dongeng Sedunia ini, pihaknya ingin menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa Indonesia kepada anak-anak usia dini.

“Karena sejak dini kita kenalkan konsep cinta, bangga, dan paham terhadap uang rupiah, diharapkan mereka kedepannya semakin bangga dan paham dalam menggunakan rupiah dengan baik dan benar. Tentunya penyampaian konsep tersebut disesuaikan dengan kemampuan mereka dalam menerimanya, salah satunya lewat dongeng,” kata Bimo.

Sedangkan, Pendongeng Nasional, Kak Kempho mengapresiasi kerja sama Dispersip Kalsel dengan BI Kalsel untuk menumbuhkembangkan rasa cinta kepada buku dan juga mata uang rupiah.

Dengan teknik visual storytellingnya tersebut, kak Kempho sukses mengibur dan mengedukasi ratusan anak-anak PAUD yang hadir di Kids Library Perpustakaan Palnam.

“Bercerita masih sangat efektif karena bercerita mempunyai kekuatan mendidik tanpa menggurui. Untuk itu, orang tua dan keluarga harus membiasakan lagi bercerita kepada anaknya, karena ini salah satu cara komunikasi orang tua yang efektif dan menyenangkan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Kerjasama Perdagangan Kalsel dan Jatim Diharapkan Perhatikan Komoditas Kecil

SURABAYA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, nilai transaksi perdagangan antara Jawa Timur (Jatim) dengan Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah cukup besar, yakni total berada di angka Rp 25,98 triliun.

Suasana Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Kalsel ke Disperindag Jatim

Angka tersebut adalah total nilai penjualan Kalsel ke Jatim sebesar Rp 24,05 triliun, ditambah nilai pembelian Kalsel dari Jatim sebesar Rp 1,93 triliun. Angka penjualan cukup besar ini dinilai baik, namun jika dilihat dari komoditas yang dijual masih didominasi oleh batu bara pada urutan pertama.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim melalui stafnya, Sriyono pada kunjungan kerja Komisi II DPRD Kalsel Ke Disperindag Jatim pada Senin (13/3).

“Penjualan Kalsel ke Jatim cukup besar yakni sebanyak 24,05 triliun ini setara 17,88 % dari total seluruh pembelian Jatim dari seluruh Indonesia. Provinsi Kalsel menempati urutan kedua setelah DKI Jakarta,” paparnya.

Lebih lanjut, Sriyono mengungkapkan komoditas utama dari Kalsel didominasi oleh batu bara pada urutan pertama, berikutnya diikuti komoditas lain berturut-turut ialah dari ikan, udang beku, minyak kelapa sawit, kayu, bahan nabati, produk hewani dan produk pertukangan dari bahan kayu.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo menyambut baik dan menilai besarnya angka tesebut sejalan dengan nota kesepaham kerjasama perdagangan antara Jatim dan Kalsel.

Kesepahaman ini ditetapkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Provinsi Jatim dengan Provinsi Kalsel yang telah ditandatangani pada 13 April 2022 lalu oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan serta Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan yang bertempat di salah satu hotel di Banjarmasin.

Imam juga berkeinginan agar PKS Peningkatan Perdagangan Antar Daerah yang bernomor : 12.23/86/PKS/011.3/2022 dan Nomor 21/PKS-PEMOTDA/2022 ini, diharapkan dapat memperhatikan komoditas-komoditas kecil lainnya.

“Mengenai kerja sama yang sudah dilaksanakan antara Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, kita ingin mendalami beberapa program-program yang sudah ditandatangani, apa saja yang sudah berjalan dan mungkin nanti ke depannya kita berharap ada tindak lanjut terhadap program-program itu, dan ada pendalaman lagi, yang kecil-kecil yang belum tercover dalam nota kesepahaman itu, kita akan lakukan dan perhatikan lagi. Jadi ke depan mungkin ada kerja sama yang lebih dalam lagi antara Jawa Timur dengan Kalimantan Selatan,” harapnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

BKOM Kalsel Pastikan Kebugaran 40 Finalis Putera Puteri Pariwisata Kalsel Tahun 2023

BANJARBARU – Sebanyak 40 finalis Putera-Puteri Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023 menjalani pemeriksaan kebugaran, di Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Kalsel, Senin (13/3).

Para finalis Putera Puteri Pariwisata Kalsel Tahun 2023 saat mengikuti sesi senam bersama

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kebugaran para finalis sebelum mengikuti masa karantina dan pembinaan untuk menjadi Putra/Putri Pariwisata Kalsel Tahun 2023.

(ki-ka) Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin didampingi Kepala BKOM Kalsel, Sucilianti Akbar saat sesi wawancara

“Para finalis ini akan mengikuti karantina hingga pemilihannya pada 18 Maret 2023,” ungkapnya.

Adapun pengecekan kebugaran ini, juga merupakan tindak lanjut dari kerjasama antar Dinas Pariwisata Kalsel dengan BKOM Kalsel.

Kepala BKOM Kalsel, Sucilianita Akbar memamparkan, pengecekan kebugaran kali ini meliputi peregangan otot melalui senam bersama, pengukuran tinggi badan, berat badan, pengecekan kadar lemak dan kebugaran fisik lainnya.

“Hasilnya nanti akan dikonsultasikan kepada dokter dari BKOM,” paparnya.

Bentuk kerjasama ini, diakui Suci, merupakan salah satu inovasi terbaru dari instansi yang dipimpinnya.

Disisi lain, kerjasama ini juga sesuai dengan Visi Misi yang ditetapkan oleh BKOM Kalsel yakni “Sehat, Bugar, dan Produktif”. Sehingga melahirkan Putera Putri Pariwisata yang juga sehat, bugar dan produktif.

“Dan juga demi menunjang salah satu visi misi kami dan Dinas Kesehatan yakni untuk menggerakan masyarakat hidup sehat,” bebernya.

Diharapkan kerjasama ini dapat terus berlanjut dan bisa menjadi contoh bagi SKPD lainnya.

Sehingga juga akan berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) BKOM Kalsel tahun 2023.

“Seperti pengecekan kebugaran Nanang Galuh misalnya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

BPAM Banjarbakula Persiapkan Kedatangan Presiden Joko Widodo

BANJARBARU – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, direncanakan bakal kembali menyambangi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 16-17 Maret 2023.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu, untuk memanen dan shalat Istighosah bersama di Kabupaten Tabalong.

Selain itu, Jokowi (sapaan akrab Presiden) juga akan mengunjungi pasar Batuah Martapura sekaligus meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahap II berkapasitas 500 liter perdetik di Balai Pengelola Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Banjarbaru.

Mengetahui hal itu, pihak BPAM Banjarbakula melakukan persiapan menyambut rencana kedatangan Presiden RI yang dijadwalkan pada Jumat (17/3).

Kepala BPAM Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir mengatakan, persiapan yang dilakukan meliputi pengaspalan jalan menuju lokasi, hingga pembersihan sejumlah sarana dan prasarana BPAM Banjarbakula.

Kepala BPAM Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir

“Persiapan ini sudah kita lakukan sejak kurang lebih satu bulan yang lalu,” ungkapnya, Senin (13/3).

Selain SPAM berkapasitas 500 liter perdetik, BPAM Banjarbakula juga memiliki SPAM berkapasitas 250 liter perdetik.

Dengan kedua SPAM itu, pada tahun 2022 lalu, SPAM Banjarbakula telah melayani 43.402 Sambungan Rumah (SR) di Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

“Untuk wilayah kota Banjarmasin masih kami negosiasikan terkait harga,” bebernya.

Untuk diketahui, pembangunan tahap I SPAM Regional Banjarbakula berkapasitas 250 liter perdetik dengan bangunan reservoir berkapasitas 2.000 m3 telah diselesaikan pada 2016.

Sedangkan pembangunan tahap II berkapasitas 500 liter perdetik dilengkapi dengan bangunan reservoir berkapasitas total 3.000 m3 serta penerapan sistem Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) telah selesai pada akhir tahun 2021. 

Dengan total kapasitas sebesar 750 liter perdetik saat ini, ditargetkan sebanyak 74.202 SR secara bertahap dapat terlayani pada 2024. (SYA/RDM/RH)

BI Kalsel Raih Gelar Instansi Vertikal Terbaik, Pengelolaan Komunikasi Media

BANJAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) didapuk sebagai instansi vertikal terbaik di bidang pengelolaan komunikasi kepada media dan jurnalis di Kalsel. Apresiasi itu diraih pada pembukaan Journalist Camp III di Puncak Taman Hutan Raya Sultan Adam Mandiangin, Banjarbaru, Sabtu (11/03).
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, membuka secara langsung rangkaian agenda Journalist Camp III.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Paman Birin itu menyambut baik kegiatan ini, dan berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat bermanfaat bagi pengembangan kualitas insan pers di Banua.

Gubernur Kalsel bersiap memukul gong tanda dibukanya Jurnalistik Camp III

“Pemerintah Provinsi Kalsel menyambut baik kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh peserta dalam kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas sumber daya insan pers di Tanah Banua, Kalsel Babussalam, yang sama-sama kita cintai,” tutur Paman Birin.

Journalist Camp III merupakan agenda rutin tahunan besutan beberapa media di Kalsel yang tergabung dalam komunitas media Baret78. Lewat kegiatan ini, peserta bisa memperoleh ilmu dasar jurnalistik, memilah sumber informasi kredibel, dan menangkal berita hoaks.

Ketua Pelaksana Journalist Camp III, Sayyid Maulana Ahmad mengatakan, acara tahunan ini tidak hanya diikuti jurnalis, tetapi juga masyarakat umum, seperti pelajar, akademisi, organisasi, komunitas, pemuda, hingga institusi pemerintah dan swasta.

“Sebelum belajar ilmu jurnalistik, para peserta juga akan diberikan materi kepemimpinan oleh salah satu tokoh pers Kalsel, yaitu Bapak Fathurrahman,” ujar Sayyid.

Terpisah, Kepala Tim Implementasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah BI Kalsel, Priatna Utama, menyambut baik apresiasi yang diberikan panitia. Menurutnya, apresiasi itu tidak terlepas dari tiga strategi utama pengelolaan komunikasi yang secara konsisten dijalankan pihaknya, guna mendukung efektivitas bauran kebijakan BI.

“Pertama, konsisten dalam menyediakan konten komunikasi berkualitas. Kemudian, inovatif dalam mengeksekusi penyampaian materi komunikasi kepada publik. Yang terakhir, sinergis dalam pengelolaan relasi dengan media, jurnalis, dan pemangku kepentingan di daerah”, ujarnya.

Selanjutnya, mewakili pimpinan BI Kalsel, Priatna mengucapkan terima kasih kepada awak media dan rekan jurnalis. Penghargaan ini tentu akan menambah semangat BI Kalsel dalam meningkatkan kualitas pengelolaan komunikasi, yang selaras dengan tugas dan wewenang BI di daerah.

Pada kegiatan tersebut, BI Kalsel juga memberikan materi edukasi tentang Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Dua pegawai BI Kalsel yang menjadi narasumber, Nampati Y. Ginting dan Zanu Adi Guna, berharap seluruh peserta dapat memaknai uang Rupiah, tidak hanya sebagai alat tukar dan transaksi ekonomi, tetapi juga simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita perlu sama-sama memahami peran dan kedudukan mata uang dalam perekonomian. Dalam konteks Indonesia, selain pondasi perekonomian nasional, Rupiah juga merupakan simbol kedaulatan negara,” tutup Nampati dan Zanu. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Lulusannya Hampir Tak Ada Yang Menganggur, Yani Helmi Apresiasi SMKN 2 Kotabaru

KOTABARU – Kepala SMK Negeri 2 Kotabaru, Edi Rohaedi, menyebut, hampir seluruh alumnusnya telah terserap di berbagai perusahaan. Mulai dari pertambangan hingga perhotelan.

“Dari 3 tahun ke belakang hampir seluruhnya terserap atau bekerja di berbagai perusahaan di Kotabaru termasuk pabrik semen dan sawit,” ujarnya usai mendampingi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, membuka secara resmi bazar SMK Negeri 2 Kotabaru, Sabtu (11/3) siang.

Acara peresmian pembukaan bazar SMKN 2 Kotabaru yang dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel M Yani Helmi didampingi Kepala Bappeda Kalsel Ariadi Noor

Disamping fokus dalam peningkatan kompetensi di bidang teknis pertambangan serta industri, dirinya menjelaskan, sebelum terjun ke dunia kerja, peserta didik juga telah dibekali sejumlah fasilitas lengkap dalam menunjang kesiapan mereka.

“Nah, khusus perhotelan tadi. Kami juga didukung dengan perlengkapan praktek yakni edotel dan kami juga memiliki kerjasama dengan perhotelan ternama di Kotabaru maupun di Tanah Bumbu. Rata-rata suplai tenaga kerjanya dari SMKN 2 Kotabaru,” bebernya.

Dia memastikan, alumnus dari SMK Negeri 2 Kotabaru seluruhnya telah mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.

“Relatif bisa berkontribusi terhadap daerah dan terserap. Artinya, banyak tenaga kerja yang terekrut untuk bekerja dalam dunia usaha ini,” jelasnya.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, turut mengapresiasi dengan capaian keberhasilan yang telah dilakukan SMK Negeri 2 Kotabaru. Bahkan, mendapat banyak dukungan dari berbagai perusahaan.

“Ini patut kita dukung. Karena diketahui SMK ini dicetak untuk siap kerja, tentu, juga harus mendapat dukungan lain termasuk perusahaan yang siap berkolaborasi dengan dunia pendidikan,” ungkapnya.

Legislatif dari Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu yang akrab dikenal Paman Yani itu mengharapkan SMK Negeri 2 Kotabaru yang telah bekerjasama dengan pulhan perusahaan bisa terus dengan menambah relasi dari berbagai instansi.

Foto bersama usai diresmikannya bazar SMKN 2 Kotabaru oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel M Yani Helmi

“Dengan adanya capaian ini dewan guru dan jajarannya dapat menjalankan amanah baik fungsi dan tugas pokoknya untuk mencetak SDM yang berkualitas agar mudah mendapatkan lapangan pekerjaan di Kalsel,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Pembukaan BSF ke 7 di Kota Banjarmasin Berlangsung Meriah

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Dekranasda Kota Banjarmasin menggelar Banjarmasin Festival Sasirangan (BSF) Tahun 2023, yang dibuka secara resmi oleh Walikota Banjarmasin, di Panggung Tongkang Sungai Martapura, Jumat Malam (10/3).

Mengangkat tema, The Colours Of Life Warna Warni Wastra Nusantara. Hadir pada acara tersebut Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf Raden Kurleni Ukar, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Khatimah mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Pembukaan ajang bergengsi bagi pengrajin Sasirangan di Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, berlangsung di panggung megah diatas Sungai Martapura di kawasan Siring Mernara Pandang Banjarmasin.

Ditandai dengan penekanan tombol oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah bersama Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ariffin Noor dan istri, Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf Raden Kurleni Ukar, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Khatimah, gelaran BSF ke 7 resmi dimulai hingga 12 Maret 2023 mendatang.

Dalam sambutannya Ibnu mengatakan, bahwa BSF ini sejatinyan merupakan wadah atau forum bagi para pengrajin dan desainer. Serta juga dalam rangka hari jadi Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke 42.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Terima kasih banyak telah mempertemukan para pengrajin dan desainer. Sehingga wastra nusantara kain sasirangan ini dikenal bukan hanya di Kalsel, tapi di Nusantara sampai mancanegara,” ungkap Ibnu.

Oleh sebab itu, lanjut Ibnu, pihaknya meminta masyarakat harus bangga bersasirangan, karena BSF ini menjadi sarana untuk mencintai kain sasirangan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin ini mengajak, seluruh warga bangga terhadap buatan sendiri, khususnya kain sasirangan warisan budaya Banjar.

“Kami berharap pemulihan ekonomi bisa dilaksanakan. Karena dalam setiap forum BSF, transaksi terjadi,” ucap Ibnu.

Dalam rangkaian opening BSF ke 7 ini, juga dimeriahkan pertunjukan fashion show sasirangan oleh desainer lokal dan nasional. Juga dimeriahkan artis ibukota, Ifan Govinda. (ADV/SRI/RDM/RH)

Kalsel Kokohkan Kesatuan Generasi Milenial Menuju Pemilu 2024 Yang Cerdas

KOTABARU – Generasi muda di Kalsel khususnya di Kotabaru harus tetap optimis dalam mengemban tugas sebagai penerus bangsa. Hal inilah yang menjadi harapan besar agar negara di Indonesia secara keseluruhan tetap berdiri kokoh.

“Semangat dari mereka terutama peserta didik yang mengikuti kegiatan gerakan nasional revolusi mental untuk mewujudkan Indonesia bersatu ini dapat memberikan semangat mereka untuk menjadi generasi berkelanjutan dan sekaligus dapat memaksimalkan keutuhan bangsa agar perjuangan mengembangkan diri terhadap negara bisa terus dilaksanakan,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, usai usai menjadi narasumber dalam pelaksanaan Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2024 sebagai sarana gerakan nasional revolusi mental untuk mewujudkan Indonesia bersatu, Jumat (10/3) sore.

Terlebih, menurutnya, Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia masuk dalam deretan terbesar ketiga di dunia. Sehingga, ini merupakan hal yang sangat baik untuk terus dikembangkan. Bahkan, apabila terus mengalami peningkatan secara positif tentu dampaknya adalah kemajuan.

“Ini menandakan bahwa kegiatan yang digelar sangat baik. Terlebih, pertemuannya pun bisa menjadi ilmu dan pengetahuan tambahan bagi mereka agar ke depan mempunyai masa depan cerah,” harap legislatif Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru yang akrab disapa Paman Yani.

Ia juga mengingatkan agar generasi muda harus memiliki sikap optimis. Apalagi, SDM hingga kekayaaan SDA khususnya di Kotabaru memiliki potensi besar terhadap kemajuan suatu daerah agar terus mengalami perkembangan.

“Makanya ini harus ditata dengan sebaik-baiknya agar kualitas yang siap berdaya saing serta handal bisa melekat kepada generasi muda. Dengan harapan cita-cita mereka memiliki nilai lebih terhadap peningakatan serta kemajuan negara khususnya bagi banua kita tercinta,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kalsel, Heriansyah, menyampaikan, dengan difasilitasinya kegiatan tersebut penguatan mental dapat ditingkatkan sekaligus mampu memberikan kapasitas lebih terhadap pengetahuan baru khususnya untuk generasi muda di banua.

“Ini juga merupakan arahan langsung dari Gubernur Paman Birin agar kesiapan mental mereka dalam menghadapi pemilu serentak 2024 siap. Alhamdulillah, seluruh SM hadir dan tentunya saya juga mengucapkan terima kasih kepada narasumber baik yang memfasilitasi dari Pemkab Kotabaru atau pun juga dari Paman Yani,” paparnya.

Dilokasi yang sama, Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setdakab Kotabaru, Murdianto, mengapresiasi atas terselenggaranya sosialisasi tersebut. Sehingga, dalam implementasi yang terapkan generasi muda dapat berjalan baik bahkan sesuai dengan harapan bersama-sama.

“Ini sudah sesuai dengan apa yang dilaksanakan. Memang, kita akui mayoritas pemilih pemilu 2024 adalah generasi milenial. Mereka memiliki tanggungjawab besar terhadap arah kebijakan strategis dari birokrasi terhadap pemilu itu untuk membangun bangsa ke depannya,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2024 sebagai sarana gerakan nasional revolusi mental untuk mewujudkan Indonesia bersatu yang digelar di aula Setdakab Kotabaru ini, juga hadir Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor, yang turut menjadi narasumber. (RHS/RDM/RH)

Kunker Komisi II DPRD Kalsel Dorong Optimalisasi PAP di Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Komisi II DPRD Kalsel membidangi Ekonomi dan Keuangan mendorong optimalisasi Pajak Air Permukaan (PAP). Pasalnya, potensi dari sektor tersebut mendapat target yang cukup besar untuk bisa direalisasikan pada tahun 2023.

Dalam kunjungan kerja (kunker) ke UPPD Samsat Batulicin, Tanah Bumbu, Jumat (10/3), Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, yang sekaligus memimpin rombongan, mengungkapkan, setelah mendengar paparan dari Kepala UPPD Samsat terkait target 2023. Hal ini pun, membuat legislatif harus ekstra dalam membantu mengoptimalkan capaian penerimaan.

“Kita dengar targetnya tadi tinggi sekitar Rp4 miliar lebih. Sedangkan, capaian yang masuk triwulan I baru terealisasi sekitar Rp170 juta lebih dan ini lah yang harus terus kami dorong,” ungkapnya.

Mendorong itu, jajaran legislatif turut serta menyiapkan wadah agar optimalisasi Pajak Air Permukaan (PAP) dapat tercapai.

“Sebelumnya kami sempat mengadakan rapat bekerjasama dengan Pemkab Tanbu terkait peningkatan PAP yang menghadirkan seluruh perusahaan. Tetapi, apabila mau diulang lagi dalam kegiatan sosialisasinya boleh saja tentu kita akan menggadeng pemerintah setempat untuk memaksimalkan pendatan ini,” ucap legislatif yang akrab disapa Paman Yani tersebut.

Selain itu, kedatangan mereka juga untuk membahas sejumlah capaian yang telah dilaksanakan UPT milik Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel.

Sementara itu Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin, mengatakan, turut ikut andil dan berkontribusi agar pemaksimalan penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mampu tercapai sesuai target yang telah ditetapkan Pemprov Kalsel.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin dan Habib Musa saat ikut menghadiri kunker di Samsat Batulicin

“Bersama dengan Pemprov Kalsel nanti sama-sama kita usahakan agar dapat mengumpulkan sejumlah perusahaan di Tanbu,” bebernya.

Dilokasi yang sama, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, mengharapkan, dengan adanya kunjungan kerja ini langkah-langkah yang diambil mampu berjalan dengan maksimal. Apalagi, adanya rencana pembangunan gedung BPKB Dirlantas Polda Kalsel di Kabupaten Tanah Bumbu membuat layanan untuk wajib pajak semakin dipermudah.

“Rencananya ada di Kapet Tanbu dan bidang aset sudah menentukan titiknya. Sehingga, apapun yang dilaksanakan bisa terealisasi,” harapnya.

Kunjungan kerja (kunker) ini juga dihadiri Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Habib Musa yang juga pelaksanaannya turut diikuti perwakilan dari Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel. (RHS/RDM/RH)

DPRD Kalsel Tinjau SMKN 2 Kandangan Pasca Kebakaran

BANJARMASIN – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meninjau Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kandangan di Desa Gambah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pasca mengalami kebakaran, Kamis (9/3).

Suasana Komisi IV DPRD Kalsel Meninjau Bazar di SMKN 2 Kandangan

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Abdul Hasib Salim, selaku pimpinan rombongan menyampaikan peristiwa ini menjadi perhatian pihaknya, apalagi kebakaran yang terjadi pada Jum’at (3/3) tersebut menghanguskan tiga unit bangunan. Salah satunya adalah gedung perpustakaan. Menurutnya, perpustakaan itu merupakan jantungnya sekolah sebagai salah satu tempat dimana siswa-siswi bisa menambah ilmu dan wawasan.

Suasana Komisi IV DPRD Kalsel Meninjau SMKN 2 Kandangan Pasca Kebakaran

“Ini menjadi perhatian karena yang terbakar adalah Perpustakaan yang menjadi tumpuan harapan dan sumber ilmu. Oleh karena itu, perpustakaan menjadi jantungnya sekolah,” katanya kepada wartawan, Jum’at (10/9).

Ketua Nahdatul Ulama Kalsel mengharapkan semua pihak terkait bisa mencarikan solusi atas masalah yang menimpa SMKN 2 Kandangan ini. Termasuk bantuan buku-buku untuk koleksi perpustakaan.

“Kami berharap agar semua pihak yang terkait itu bisa memberikan solusinya, mungkin bantuannya termasuk juga buku-buku yang sangat diperlukan disini agar segera terlengkapi, “jelasnya.

Dalam kesempatan itu, rombongan dewan Kalsel juga melihat-lihat bazar yang diadakan SMKN 2 Kandangan. Hasib juga terkesan dengan barang-barang yang dijual di bazar tersebut yang merupakan produk hasil olahan terbaik anak-anak kelas XII. Diharapnya nantinya para siswa-siswi yang lulus bisa mengembangkan usahanya sendiri.

“Ternyata beberapa hal yang kami lihat isinya luar biasa, jadi barangkali kaitannya dengan perpustakaan sangat dominan sekali. Harapannya anak-anak yang sudah bagus kreatifitas dan inovasinya ini tidak terkendala dengan bahan bacaan, bahan referensi, bahan ilmu pengetahuan untuk bisa mengembangkan ilmunya dan praktiknya di masyarakat. Kita harapkan mereka bisa memberi dan bisa bermanfaat untuk semuanya,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version