Wakili Gubernur Ikuti Rakornas Perpustakaan, Bunda Nunung Harapkan Kemajuan Literasi Banua

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Nurliani Dardie, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2023 yang berlangsung selama dua hari pada 6 – 7 Maret 2023.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie menyampaikan bahwa kegiatan Rakornas ini akan membahas kebijakan, rekomendasi, dan rencana program kegiatan tahun 2024 mendatang. Ia berharap Perpusnas terus mendukung kemajuan literasi di daerah, khususnya Kalsel.

“Kita telah membuktikan keseriusan dalam upaya peningkatan literasi. Harapannya juga, Kalsel dapat lebih banyak bantuan dana alokasi khusus dan lainnya,” jelasnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM, Selasa (7/3).

Kadispersip yang akrab disapa Bunda Nunung ini juga bercerita, dalam kegiatan tersebut dirinya bertemu dengan protokol dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), yang merupakan salah satu penggiat minat baca.

“Selain mengikuti rakor tentu juga silaturahmi. Saya juga bertemu dan diskusi kecil sebelum kegiatan dengan Asisten Deputi Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK RI yang mewakili Menko PMK,” ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Perpusnas RI, Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial menjadi pokok bahasan dalam Rakornas ini.

Dalam kegiatan yang diikuti gubernur dan Kepala Dispersip se-Indonesia ini, mengusung tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk Kesejahteraan, Solusi Cerdas Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascapandemi COVID-19”. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Apresiasi Sosialisasi Kalsel Innovation Award 2023

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Kalsel Innovation Award Tahun 2023 dan Bimbingan Teknis Inovasi Daerah, yang diinisiasi oleh Balitbangda Kalsel, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/3).

Suasana kegiatan Sosialisasi Kalsel Innovation Award dan Bimtek Inovasi Daerah Tahun 2023

Apresiasi itu disampaikan Gubernur akrab disapa Paman Birin itu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat membuka kegiatan.

Menurut Gubernur, terselenggaranya kegiatan ini, menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan daerah. Apalagi diakuinya, inovasi daerah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.

“Melalui inovasi, pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.

Dalam konteks ini, gagasan, maupun adaptasi dan modifikasi inovasi pelayanan yang diselenggarakan pemerintah daerah, dinilainya juga sangat penting. Sebab inovasi-inovasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Secara faktual, diakuinya, telah banyak inovasi yang dilakukan oleh para inovator baik di lingkungan pemerintah daerah maupun masyarakat umum.

“Dengan adanya program inovasi daerah Kalsel, kami ingin memberikan wadah yang lebih representatif bagi para inovator untuk menunjukkan potensi yang ditunjukkan melalui inovasi-inovasi yang dihasilkan, serta dapat dan menginspirasi orang atau lembaga lainnya,” bebernya.

Kalsel Innovation Awards dimulai sejak tahun 2022 lalu. Bedanya di tahun ini, terdapat penambahan kategori yaitu penjaringan inovasi masyarakat umum.

Selain itu, terdapat juga kewajiban bagi seluruh SKPD mengikuti dan melaporkan inovasi daerah yang sudah dalam tahapan penerapan dari tahun 2021-2022 dengan dasar surat pernyataan komitmen yang telah ditandatangani bersama oleh seluruh SKPD lingkup Kalsel.

Kepala Balitbangda Kalsel, Muhammad Amin, menyebutkan, Rencananya, event seperti ini akan rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Karena inovasi itu saat ini memang sedang digalakan termasuk inovasi yang ada di daerah-daerah,” ungkapnya.

Adapun peserta yang dapat mengikuti program ini adalah seluruh SKPD Pemprov, seluruh SKPD kabupaten/kota se-Kalsel dan masyarakat umum/pelajar/mahasiswa/perorangan/kelompok.

Foto bersama Sekda Kalsel, Kepala Balitbangda, narasumber, bersama peserta sosialisasi dan bimtek

Kategori yang akan dilombakan dalam program ini meliputi inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi masyarakat umum.

“Saat ini kita berikan sosialisasi dulu tentang penyelenggaraan kegiatan, nanti baru kita akan lakukan penilaian. Mungkin disekitar bulan Mei 2023,” bebernya. (SYA/RDM/RH)

Bantu Pemprov Atasi Persoalan “Gas Melon”, PT Bangun Banua Kembangkan Bisnis Agen LPG 3 Kg

BANJARMASIN – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus berkontribusi demi kepentingan masyarakat di Banua. Kali ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel tersebut mengembangkan keagenan LPG (Elpiji) 3 kilogram kerjasama dengan PT Pertamina Retail.

Suasana Syukuran kantor sekaligus gudang Keagenan LPG 3 Kg PT Bangun Banua Kalsel

Peresmian ditandai dengan syukuran di kantor sekaligus gudang Keagenan LPG 3 Kg PT Bangun Banua Kalsel yang terletak di Jl Mistar Tjokrokusumo Kelurahan Sei Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, Jumat (3/3). Dalam acara tersebut dilakukan prosesi “Batapung Tawar” armada truk pengiriman tabung gas elpiji 3 kg secara bergantian.

Prosesi Tapung Tawar Armada Truk Pengiriman Gas LPG oleh Plt Asisten 3 Setdaprov Kalsel, Subhan Nor Yaumil

Dalam sambutannya yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten 3 Setdaprov Kalsel, Subhan Nor Yaumil, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berharap dengan PT Bangun Banua menjadi agen LPG 3 Kg ini dapat berdampak kepada masyarakat untuk kemudahan mendapatkan tabung gas elpiji bersubsidi.

“LPG bersubsidi diharapkan dapat disalurkan dengan tepat kepada masyarakat yang berhak,” pesannya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin juga meminta PT Bangun Banua Kalsel dapat membantu pemerintah mengatasi kelangkaan LPG bersubsidi yang kerap terjadi.

Sementara, Dirut PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang mengatakan keikutsertaan pihaknya menjadi agen gas elpiji atas permintaan masyarakat selama ini.

“Kita berharap PT Bangun Banua dapat membantu pemerintah daerah mengatasi melambungnya harga gas elpiji bersubsidi yang berada di atas HET,” jelasnya.

Pihaknya akan mendistribusikan gas elpiji 3 Kg ke seluruh kabupaten/kota se Kalsel secara merata.

“Tahap awal bakal 560 tabung gas kita bagikan,” katanya.

Sedangkan, Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo memberikan apresiasi kepada PT Bangun Banua Kalsel yang terus berinovasi dalam pengembangan bisnisnya untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita harapkan PT Bangun Banua Kalsel juga berperan aktif mengatasi kelangkaan gas bersubsidi yang kerap terjadi dan menyalurkan tabung gas bersubsidi secara tepat,” terangnya.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, antara lain Direktur Umum PT Bangun Banua Yusni Hardi dan seluruh jajaran direktur lainnya, Perwakilan Pemko Banjarbaru, Forkopimcam Cempaka serta stake holder lainnya. (RILISBANGUNBANUA-NRH/RDM/RH)

Penderita Batu Ginjal di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Jelang Peringatan Hari Ginjal Sedunia Tahun 2023 yang akan diperingati pada 10 Maret nanti, masyarakat di Kalsel diminta untuk menjaga kesehatan ginjal mereka. Mengingat, saat ini tengah terjadi peningkatan penderita batu ginjal di Kota Banjarmasin.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar mengatakan, masyarakat Kalimantan Selatan hendaknya dapat mengkonsumsi makanan yang sehat, minum banyak air putih, tidak mengkonsumsi obat sembarangan atau tanpa resep dokter serta lainnya.

“Ginjal yang dimiliki oleh manusia ada dua, sehingga apabila terjadi kerusakan pada salah satunya, maka akan menyebabkan hal yang serius,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (6/3).

Mengingat, lanjut Izzak, penyakit ginjal termasuk serius, maka Kesehatannya perlu dijaga.

Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Muhammad Syaukani mengatakan, saat ini di Kota Banjarmasin terjadi peningkatan Penderita Penyakit Batu Ginjal.

Direktur RSUD Sultan Suriansyah Muhammad Syaukani

“Penyakit ginjal tidak hanya terbatas pada gagal ginjal saja, batu ginjal juga termasuk dari penyakit ginjal,” ungkap Syaukani.

Penyebab dari baru ginjal sendiri terjadi, menurutnya, disebabkan adanya konsumsi makanan yang tidak sehat. Seperti, makanan atau minuman yang terlalu manis dan kurang mengkonsumsi air putih.

Bahkan, tambah Syaukani, usia penderita batu ginjal saat ini juga, mengalami pergeseran.

“Jika dulu hanya diderita usia tua, kini sudah diderita usia muda atau usia produktif,” ucap Syaukani. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ingatkan Soal Potensi Bencana Hingga Inflasi Jelang Ramadhan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar apel gabungan awal bulan maret tahun 2023, bertempat di Halaman Setdaprov Kalsel pada Senin (6/3). Apel gabungan dihadiri seluruh pejabat Eselon III, Eselon IV, Pejabat Fungsional Khusus, dan Staff PNS dari 24 dinas/badan/biro lingkup Setdaprov Kalsel.

Saat menjadi Pembina Apel, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan apel gabungan awal bulan ini merupakan sarana yang tepat untuk menyampaikan situasi dan dinamika daerah, yang perlu menjadi perhatian bersama, salah satunya terkait potensi hujan sedang, hingga lebat yang melanda beberapa waktu yang lalu hingga beberapa waktu ke depan.

“Kita perlu mempersiapkan diri dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi bencana,” ungkap Sahbirin Noor.

Sahbirin Noor melanjutkan, dirinya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi Kalsel, agar dapat memiliki sifat peduli sosial, khususnya peduli terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan akibat terdampak musibah bencana. Para ASN harus dapat tanggap, mampu merasakan dan memahami kebutuhan dan kepentingan rakyat yang sedang mendapat musibah.

Pada apel awal bulan Maret tersebut juga, Sahbirin Noor juga mengingatkan kepada semua pihak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriyah sebagai bulan untuk sarana pengendalian diri dan meningkatkan kesadaran spiritual.

“Bahwa ibadah dibulan Ramadhan menjadi wahana pengendalian diri dan peningkatan spiritual, sehingga manfaatkanlah kesempatan ini untuk intropeksi diri dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan, ” ucap Sahbirin Noor.

Dirinya juga mengimbau kepada SKPD terkait, agar dapat mengendalikan kenaikan harga bahan-bahan pokok menjelang bulan Ramadhan. Langkah – langkah pengendalian inflasi menjelang bulan Ramadhan harus terus diperhatikan, sepertistabilitas bahan – bahan pokok supaya tidak memberatkan rakyat dibulan Ramadhan. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Hibahkan Tanah ke BKN RI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negera (BKN) RI, menggelar penandatanganan serah terima hibah tanah untuk pembangunan gedung Kantor Regional BKN. Penandatangan Berita Acara Serah Terima Hibah Tanah Milik Pemerintah Provinsi Kalsel kepada BKN RI dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bersama Plt. Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana di Kantor Setdaprov Kalsel pada Senin (6/3), sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah untuk kelancaran administrasi kepegawaian daerah.

Plt Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Gubernur Kalsel, atas hibah tanah sehingga BKN bisa memiliki kantor regional yang lebih baik.

“Sebelumnya kami sudah punya kantor regional, namun kurang memadai karena akhir-akhir ini banyak sekali permintaan assessment center dan untuk fasilitas seleksi CAT serta tempat parkir pun tidak memadai sehingga mengganggu lalu lintas sekitar,” ungkap Bima.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dengan adanya hibah tanah ini pihaknya berharap, tanah seluas 10.000 meter persegi di area perkantoran Setdaprov Kalsel ini dapat membawa manfaat, khususnya untuk BKN dan jajarannya. Sehingga dapat membantu kegiatan BKN dalam hal urusan administrasi Pemerintahan.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja BKN Regional VII atas kerja sama yang sangat luar biasa dengan Pemerintah Daerah karena selalu memudahkan urusan persoalan kepegawaian Kalsel, ” ujar Sahbirin Noor.

Untuk diketahui, berita acara hibah tanah merupakan bagian dari pelaksanaan Naskah Hibah sekaligus sebagai tanda serah terima tanah dan merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dari Naskah Hibah antara Pemerintah Provinsi Kalsel dengan BKN Nomor 9 Tahun 2023 dan Nomor 8/HM.04.01/2023. (MRF/RDM/RH)

Kalsel Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Pra PON Karate Tahun 2023

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan pada Tahun 2023 ini, telah ditunjuk sebagai Tuan Rumah Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Karate. Hal ini terungkap pada saat pelaksanaan Rapat Kerja Koordinasi Provinsi (Rakorprov) Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Tahun 2023 yang digelar di Kota Banjarmasin, Sabtu (4/3). Dan, dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan, rapat kerja ini dilaksanakan, untuk meningkatkan kinerja FORKI Kalsel dalam meningkatkan prestasi atlet di Banua.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Serta kehadiran semua pihak pada Rakorprov ini, untuk meningkatkan sinergisitas, komitmen, serta dapat menyamakan persepsi, dalam melaksanakan program kerja FORKI Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Sahbirin, apa yang menjadi program kerja FORKI dapat dilaksanakan dengan sebaik baiknya.

“Kami berharap apa yang menjadi program kerja FORKI dapat berjalan lancar dan sukses dalam pelaksanaan,” ucapnya.

Dengan ditetapkan Provinsi Kalsel sebagai Tuan Rumah Pra PON Karate tersebut, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan sepenuhnya.

“Kami berharap atlet karate Provinsi Kalimantan Selatan dapat memberikan prestasi terbaik, pada ajang Pra PON Karate Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan mendatang,” ujar Gubernur.

Seperti diketahui, pada Tahun 2023 ini merupakan tahun yang sibuk bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, karena ada beberapa agenda besar nasional yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan. Diantara juga ada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Salurkan CSR Perlengkapan Penanganan Kebencanaan

BANJAR – Sebagai wujud kepedulian terhadap bidang sosial kemasyarakatan, Bank Kalsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan perlengkapan penanganan kebencanaan. Bantuan diberikan guna mendukung pemberian layanan yang cepat dan terarah dalam penanganan bencana dan kegiatan bakti sosial kemasyarakatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Sosial Provinsi Kalsel.

Dana senilai Rp100 juta dikucurkan untuk pengadaan perlengkapan kebencanaan yang terdiri atas Tenda Serbaguna, Tenda DOP, Tenda Kerucut, Meja Makan dan Kursi Lipat. Secara simbolis bantuan diserahkan Komisaris Bank Kalsel, Rizal Akbar Sarupi, yang didampingi Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Suriadi, kepada Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Muhammadun disela seremonial pembukaan Jambore Akbar Relawan Sosial Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Bergerak, di Bumi Perkemahan Alam Roh, Kiram, Kabupaten Banjar akhir pekan lalu.

Menanggapi bantuan tersebut, Muhammadun, selaku Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel menyampaikan apresiasi, dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bank Kalsel melalui program CSRnya.

“Atas nama Dinas Sosial Provinsi Kalsel, kami berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan Bank Kalsel melalui program CSR, berupa perlengkapan penanganan dan penanggulangan bencana serta bakti sosial kemasyarakatan. Kami akan gunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya, khususnya untuk penanganan bencana dan bakti sosial sebagaimana diamanatkan Bank Kalsel,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Rizal Akbar Sarupi selaku Komisaris Bank Kalsel menyampaikan komitmen Bank Kalsel untuk senantiasa mendukung program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terutama terkait dengan penanganan kebencanaan dan bakti sosial kemasyarakatan yang dilakukan Dinas Sosial.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat mengoptimalkan pelayanan para relawan Dinas Sosial dalam aktivitasnya melakukan penanganan dan penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan. Semoga para relawan kita selalu diberikan kesehatan dan perlindungan saat menjalankan tugasnya, serta menjadi amal jariyah bagi kita semua”, pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Gali Masukan Rancangan Tatib, Pansus IV DPRD Kalsel Bertandang ke Jatim

SURABAYA – Tata Tertib atau lebih akrab disebut Tatib adalah norma yang wajib dipatuhi setiap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) selama menjalankan tugasnya guna memaksimalkan kinerja mereka.

Suasana Kunjungan Kerja Pansus IV DPRD Kalsel ke DPRD Jawa Timur

Hal ini yang mendasari Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bertandang ke DPRD Provinsi Jawa Timur dalam rangka sharing terkait Perubahan Tatib di DPRD Kalsel Nomor 1 Tahun 2019 guna mengoptimalkan penyelesaian tugas Pansus, pada Jumat (3/3)

Diterima oleh Perancang Peraturan Perundang-undangan DPRD Jatim, Mahrus Hasyim, rombongan yang dipimpin oleh Ketua Pansus IV DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi ini mengawali paparannya dengan menyampaikan tujuan kunjungan ini.

“Rombongan Pansus berkunjung ke DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memperkaya ilmu dan refrensi terkait substansi rancanga peraturan DPRD Kalsel tentang perubahan atas peraturan DPRD Tentang Tata Tertib yang sedang kami bahas,” ungkapnya.

Menuju topik, menurut Politisi Golkar itu bahwa ada beberapa faktor yang membuat tatib DPRD Kalsel ini direvisi. Salah satunya yaitu Perubahan Tatib ini merupakan konsekuensi dan perkembangan dinamika hukum dan kondisi faktual di Kalsel.

“Materi yang menjadi sorotan kami yaitu ketentuan sosialisasi propemperda, raperda, perda sosialisasi pancasila dan wawasan kebangsaan”, jelasnya.

Sementara, Perancang Peraturan Perundang-undangan di DPRD Jatim, Mahrus Hasyim menanggapi bahwa sejak dibentuknya Tatib di DPRD Jawa Timur tahun 2019 lalu, sampai saat ini belum mengalami perubahan.

Sedangkan terkait Sosialisasi Propemperda, Raperda, Perda Sosialisasi Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan, di Jatim ada pengaturan, hanya saja tidak melalui Tatib tetapi tetap dimasukan di Perda Hak Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD.

“Tentang kunjungan dapil, ditempat kami kunjungan dapil tidak mengumpulkan orang karena tindak lanjut Perda Hak Keuangan itu dari dinas terkait menyampaikan mengumpulkan masa cukup di satu kegiatan sosialisasi saja. Jadi yang awalnya Sosialisasi Kebangsaan, menjadi Sosialisasi Loka Karya seminar, tidak menyebut wawasan Kebangsaan,” terangnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Pecahkan Rekor MURI, Jambore Akbar PSKS Bergerak Jadi Peserta Terbanyak se Indonesia

BANJAR – Jambore Akbar Relawan Sosial Potensi Sumber dan Kesejahteraan Sosial (PSKS) Bergerak, di Kalimantan Selatan (Kalsel), berhasil tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan peserta jambore relawan sosial terbanyak di Indonesia.

Penekanan sirine tanda dimulainya Jambore Akbar PSKS Bergerak di Alam Roh 20 Kiram

Penghargaan rekor MURI diserahkan Direktur Operasional Jusuf Ngadri kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada Pembukaan jambore akbar di Alam Roh 20 Kiram, Kabupaten Banjar, Jumat (3/3).

Sahbirin mengatakan, jambore akbar ini menjadi sejarah indah bagi relawan sosial di Kalsel dan Indonesia, karena tercatat dalam rekor MURI sebagai jambore akbar dengan peserta relawan sosial terbanyak di Indonesia.

“Catatan indah ini kiranya juga bergelora dalam jiwa para relawan sosial, yang kemudian menghadirkan aksi-aksi nyata dalam penanganan masalah sosial diberbagai dimensi kehidupan,” ujar Gubernur.

Penghargaan tersebut, menurut Gubernur akrab disapa Paman Birin ini, juga merupakan momentum untuk menggerakkan relawan sosial di daerah agar lebih maksimal lagi dalam melakukan kerja penanganan sosial yang profesional.

“Sehingga penanganan permasalahan sosial di Kalsel bisa kita lakukan lebih cepat dan lebih efektif,” ungkapnya.

Permasalahan sosial di Kalsel, diakuinya, masih banyak ditemukan. Mulai kemiskinan, pengangguran, anak dan lansia terlantar, hingga penyalahgunaan narkoba. Penyebabnya beragam. Bisa disebabkan faktor alam maupun non alam.

“Saya sungguh meyakini dan sangat optimis keberadaan relawan sosial akan menjadi pasukan terdepan dan terbesar dalam mengatasi permasalahan sosial itu,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinsos Kalsel Muhammadun mengatakan, jambore sempat tertunda karena pandemi COVID-19 di tahun 2019.

“Jambore ini terlaksana karena keinginan Gubernur kita yang ingin bertemu langsung dengan para relawan. Acara ini sempat tertunda karena pandemi covid di tahun 2019,” ungkapnya.

Berbagai macam kegiatan akan dilaksanakan dalam Jambore Akbar ini, diantaranya penanaman 1.500 bibit pohon, aksi donor darah sukarela hingga lomba permainan tradisional.

“Peserta jambore juga akan mengikuti berbagai lomba olahraga tradisional, seperti balogo, engrang dan bakiak, donor darah serta melakukan penanaman pohon,” bebernya.

Pada momen tersebut Paman Birin juga dikukuhkan sebagai Pembina Utama Relawan Sosial PSKS Kalsel.

Jambore diikuti oleh 3.000 perserta meliputi taruna siaga bencana (Tagana), relawan KSB, pelopor perdamaian, pekerja sosial masyarakat (PSM), penyuluh sosial. Kemudian, sumber daya manusia (SDM) program keluarga harapan (PKH), pendamping sosial fakir miskin, karang taruna, pendamping rehabilitasi sosial, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) dan LKS.

Turut hadir Ketua TP PKK Kalsel Raudatul Jannah, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, PBB Perwakilan Indonesia Diandra Pratami serta tamu undangan lainya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version