Sukseskan Haul Datu Kelampayan, Setwan Kalsel Bagikan Makanan dan BBM Gratis Untuk Jamaah

BANJAR – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut berpartisipasi mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Haul Datu Kelampayan yang digelar pada Kamis (27/4).

Salah satu bentuk dukungannya yaitu membagikan makanan dan bahan bakar minyak secara gratis untuk para jamaah yang mengikuti kegiatan religi tersebut.

Lokasi warung dan BBM gratis Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel itu berada di halaman Langgar Muhajirin Jalan Martapura Lama Desa Sungai Batang Ilir RT 01 Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar.

Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Zaini mengatakan pihaknya menyiapkan BBM jenis pertalite sekitar 100 liter. Setiap kendaraan roda dua milik jamaah diberikan satu liter pertalite.

Selain itu, Sekwan Kalsel juga membagikan makanan berupa 500 nasi bungkus dan 1000 bungkus roti untuk para jamaah.

“Hal ini sesuai dengan arahan Pak Gubernur Kalsel agar setiap instansi di lingkup Pemprov turut serta menyukseskan pelaksanaan Haul Datu Kelampayan,” katanya kepada wartawan, melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (27/4).

Zaini berharap kegiatan ini dapat membantu para jamaah agar mereka bisa lebih khusyuk dan nyaman dalam mengikuti kegiatan Haul Datu Kelampayan. (NRH/RDM/RH)

Dihadiri Jutaan Jamaah, Paman Birin Apresiasi Gelaran Haul ke 217 Datu Kelampayan

BANJAR – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengapresiasi atas terselenggaranya gelaran Haul ke 217 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampayan) di Masjid Jami Turfaturroghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (27/4).

“Saya dan Pemprov Kalsel mengucapkan selamat atas terlaksananya acara Haul ke 217 Datu Kelampayan. Tak hanya dari dalam Kalsel saja melainkan dari berbagai luar daerah turut hadir,” ungkapnya.

Suasana pelaksanaan Haul ke 217 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampayan) di lokasi depan Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Dalam Pagar Ulu, Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Acara haul ulama karismatik itu juga turut dihadiri jutaan jamaah dari berbagai daerah baik dalam atau pun luar daerah. Tak heran, sejumlah ruas jalan baik poros utama menuju masjid atau pun kompleks dipenuhi warga sekitar dan pendatang.

“Alim ulama dan para habaib serta tokoh masyarakat yang bahu membahu, bergotong royong sehingga terselenggaranya Haul Ulama karismatik ini,” papar orang nomor satu di Kalsel tersebut.

Tak sampai disitu, ia mengungkapkan, sebagai bentuk kecintaannya terhadap pembuat Kitab Sabilal Muhtaddin itu. Diabadikan dalam bentuk masjid yang berada tepat di Ibu Kota Provinsi Kalsel.

“Tepatnya berada di Banjarbaru dan diberi nama Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari,” tutupnya.

Sekedar diketahui, selain dihadiri ulama termasuk Al Mukarrom KH Muhammad Wilda Salman, Forkompimda, Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi dan turut diikuti Kepala SKPD dilingkup Pemerintah Provinsi berserta Bupati/Wali Kota se Kalimantan Selatan. (RHS/RDM/RH)

BBM dan Makanan Gratis Diskominfo Kalsel Untuk Jemaah Haul Datu Kelampayan, Habis Dalam Satu Jam

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel, turut mensukseskan haul ke 217 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary (Guru Kelampayan) di Masjid Jami “Tuhfaturroghibin” pada Kamis (27/4). Bantuan yang diberikan Diskominfo Kalsel kepada para Jema’ah haul berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis dan makanan ringan. Bahkan, Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhammad Muslim langsung turun untuk mengisi kendaraan-kendaraan milik jema’ah dengan BBM gratis.

Kadis Kominfo Kalsel saat memberikan bantuan BBM Gratis kepada jema’ah haul

Kepada Abdi Persada FM, Muslim menyampaikan, ini merupakan dukungan terhadap pelaksanaan Haul ke 217 Datu Kelampayan.

“Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini, setidaknya dapat sedikit memberikan manfaat kepada para jema’ah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary,” ucapnya.

Diharapkannya, dengan adanya bantuan tersebut, jema’ah mendapatkan keringanan agar mereka lebih nyaman dalam melaksanakan dan ikut di acara haul ini.

Untuk diketahui, hanya dalam waktu 1 jam, yakni sejak jam 08.00 – 09.00 WITA, berbagai makanan, minuman, serta BBM gratis sudah habis dibagikan kepada para jema’ah haul. Untuk kegiatan haul tersebut, Diskominfo Kalsel telah menyiapkan sebanyak kurang lebih 50 liter bensin, serta 1000 makanan dan minuman untuk dibagikan kepada para jema’ah. (MRF/RDM/RH)

Pasca Lebaran Idul Fitri, Layanan Samsat Banjarbaru Berjalan Normal

BANJARBARU – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Nor Yaumil, menyebut, transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di kantor Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarbaru pada hari pertama pasca cuti lebaran Idul Fitri 1444 H berjalan normal.

Suasana saat wajib pajak melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor (PKB) di UPPD Samsat Banjarbaru

“Setelah melakukan rakor di Bapenda, kami langsung melakukan sidak di hari pertama bukanya kantor layanan Samsat yang ada di Banjarbaru ini sekaligus melihat kunjungan dari wajib pajak (wp) dan ternyata Alhamdulilah berjalan baik,” ujarnya usai melakukan sidak bersama jajaran Bapenda Kalsel di UPPD Samsat Banjarbaru, pasca cuti panjang Hari Raya Idul Fitri 1444 H/2023, Rabu (26/4) siang.

Terlebih, hari pertama dibukanya kantor layanan kesamsatan di Banjarbaru itu turut memberikan kelebihan tersendiri. Pasalnya, Pemprov Kalsel turut memberikan kebijakan untuk tidak mengenakan denda alias pemberlakuan pembebasan tunggakan pajak terhitung khusus Rabu, 26 April 2023.

“Kami berharap layanan pada hari pertama khususnya untuk pajak tahunan kendaraan bermotor tidak mengalami kendala sedikit pun. Yang selanjutnya, pelayanan di sini berjalan optimal,” tutur mantan Kepala Bakeuda Banjarmasin ini.

Tak sampai disitu, ia turut mengapresiasi usaha atau langkah yang telah dilakukan jajaran tim Samsat Banjarbaru dengan menyediakan Samkel sebagai antisipasi membludaknya wajib pajak.

“Tadi ada tambahan dua mobil Samkel yang dijadikan untuk loket transaksi pembayaran pajak tahunan khusus kendaraan bermotor. Ini sebagai langkah terjadinya penumpukan di kantor induk pelayanan UPPD Samsat Banjarbaru,” bebernya.

Adapun dari hasil capaian ini, Subhan membeberkan, realisasi penerimaan pada Triwulan I tahun 2023 secara keseluruhan mencapai Rp1,7 triliun atau sekitar 22,81 persen dari target Rp7,8 triliun.

“Jadi seluruh UPPD di Kalsel, Alhamdulillah tercapai bahkan rata-rata melampui target dari 15 persen mampu mengumpulkan 25 persen,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Banjarbaru melalui Kasi Pelayanan PKB/BBN-KB, Andri Iskandar Zulkarnain, menyampaikan, pada Triwulan I terhitung sejak Januari – Maret 2023 pihaknya berhasil mengumpulkan pendapatan (PAD) Rp43,7 miliar atau sekitar 22 persen dari target 15 persen.

“Untuk itemnya seperti PKB mencapai Rp23,4 miliar. Sedangkan BBN-KB terealisasi Rp20,3 miliar pada Triwulan I ini. Nah, alasan melebihi target adalah animo pembelian kendaraan bermotor yang mulai bergerak secara positif,” paparnya. (RHS/RDM/RH)

Kehadiran ASN di Sekwan Kalsel Usai Libur Lebaran Capai 100 Persen

BANJARMASIN – Tingkat kehadiran pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai 100 persen pada saat hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran dan Cuti Bersama Tahun 2023.

Suasana Apel Pagi Pegawai di lingkup Sekwan Kalsel Pada Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran

Hal itu disampaikan Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Zaini, kepada wartawan, usai memimpin apel pagi di halaman gedung DPRD Kalsel, pada Rabu (26/4).

Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Zaini

Zaini menjelaskan hal itu menunjukkan kesadaran dan kedisiplinan yang cukup tinggi dari para pegawai ASN maupun tenaga kontrak di lingkup Sekretariat DPRD Kalsel untuk melaksanakan tugasnya dalam memfasilitasi kegiatan pimpinan dan anggota Dewan.

“Tingkat kehadiran baik sekitar 100 persen, pegawai ASN maupun tenaga kontrak hadir pada apel pagi ini,” jelasnya.

Zaini menambahkan, pada hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti lebaran, Sekretariat DPRD Kalsel memfasilitasi rapat-rapat yang dilaksanakan pimpinan dan anggota Dewan.

“Hari pertama masuk kerja, Dewan langsung menggelar rapat-rapat, antara lain rapat Badan Musyawarah untuk menyusun jadwal kegiatan Dewan pada Mei 2023 dan rapat empat pansus pembahas LKPJ Kepala Daerah Kalsel Tahun 2022,” tutupnya. (NRH/RDM/RH)

Dukung Pelaksanaan Haul Datu Kelampayan, Paman Yani Bagikan Ratusan BBM Gratis Untuk Jamaah

BANJARMASIN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi membagikan secara gratis bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite kepada masyarakat yang ingin menghadiri peringatan Haul ke-217 Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang dikenal dengan Datu Kelampayan.

Suasana Pembagian BBM Gratis dan Rest Area di Halaman Kantor UPPD Samsat Batulicin

Pembagian BBM gratis ini, menurut Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini, dimulai sejak hari Selasa (25/4) sampai menjelang hari pelaksanaan Haul Datu Kelampayan yang akan digelar pada Kamis (27/4).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi

“Ini sebagai salah satu bentuk sumbangsih kami sebagai Anggota Dewan yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama relawan Sekenceng Kalsel,” katanya kepada wartawan, usai memimpin rapat internal Komisi II DPRD Kalsel, Rabu (26/4).

Untuk mengakomodir jamaah di dua kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, lanjut Paman Yani, pembagian BBM gratis ini berlokasi di halaman kantor UPPD Samsat Batulicin. Tidak menutup kemungkinan, jamaah yang berasal dari Kalimantan Timur bisa mendapatkan BBM gratis ini, sesuai dengan kuota yang telah disediakan.

“Setiap kendaraan roda dua diberi BBM gratis sekitar 3 sampai 4 liter. Kami menyediakan sebanyak 300 liter pertalite. Jumlah ini bisa ditambah sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Selain membagikan BBM gratis, di halaman UPPD Samsat Batulicin juga disediakan rest area untuk jamaah yang berasal dari Kabupaten Kotabaru maupun Provinsi Tetangga, Kalimantan Timur. Mereka bisa beristirahat dan menikmati makanan dan minuman yang disediakan di tempat tersebut.

“Kami juga menyediakan kopi, teh dan makanan ringan bagi jamaah yang beristirahat sehingga mereka memiliki stamina yang cukup untuk melanjutkan perjalanan ke acara Haul Datu Kelampayan,” terangnya.

Paman Yani juga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Kalsel dan Keluarga Besar Sekenceng Kalsel yang telah mendukung kegiatan ini. Ia berharap pelaksanaan Haul Datu Kelampayan berjalan lancar dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Untuk diketahui, puncak peringatan haul ke 217 pengarang kitab Sabilal Muhtadin tersebut akan dihelat di Masjid Tuhfaturraghibin di Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (27/4) yang diprediksi akan dihadiri ratusan ribu jamaah. (NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Setia Melayani di Momen Libur Lebaran

BANJARMASIN – Sehubungan dengan menghadapi hari libur bersama dalam rangka momen Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, maka dengan ini Bank Kalsel mengumumkan sejumlah hal penting.

Pertama, waktu operasional terakhir di bulan Ramadan adalah pada Selasa (18/4), dan Bank Kalsel akan kembali beroperasional seperti semula pada Rabu (26/4). Kemudian, kegiatan operasional Bank Kalsel 19 – 25 April 2023 ditiadakan (tidak beroperasi), termasuk pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Gerai Duta Mall dan KCP Syariah Banjarbaru (Q-Mall Banjarbaru) yang notabene merupakan Weekend Banking.

Waktu libur lebaran (cuti bersama) dimulai pada Rabu (19/4) sampai dengan Selasa (25/4) Layanan Bank Kalsel dapat diperoleh melalui jaringan ATM Bank Kalsel untuk transaksi penarikan dana tunai ataupun melalui ADM Bank Kalsel untuk penyetoran dana tunai, dan Mobile Banking AKSEL by Bank Kalsel untuk transaksi pindah bukuan ataupun pembayaran kewajiban/tagihan seperti air, listrik, telepon, PBB, pajak kendaraan dan keperluan lainnya.

Sementara untuk persiapan dana kas Bank Kalsel dalam menghadapi libur panjang lebaran ini, total diproyeksikan meningkat menjadi sebesar Rp1,33 trilyun, dapat mencover untuk keperluan penarikan dana nasabah pada hari-hari terakhir menjelang libur panjang lebaran.

Untuk mengantisipasi jika terjadinya gangguan layanan selama libur lebaran, maka nasabah dapat mengoptimalkan penggunaan Mobile Banking AKSEL by Bank Kalsel dalam transaksi, menghubungi call center Bank Kalsel di nomor 0800 1122 000.

Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, bepesan kepada seluruh nasabah agar mengoptimalkan penggunaan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel untuk mengakses penggunaan produk digital Bank Kalsel.

“Tersedia fitur-fitur yang tentunya akan membantu nasabah memenuhi seluruh kebutuhan transaksi, seperti transfer, pembayaran listrik dan air, internet, telepon pra dan pascabayar, televisi berlangganan, maupun layanan lainnya. Dengan menggunakan AKSEL by Bank Kalsel, seluruh transaksi dapat dilakukan dalam genggaman, dimanapun dan kapanpun, secara mudah, aman, dan nyaman. Bank Kalsel berkomitmen untuk selalu setia memberikan layanan terbaik, memastikan seluruh layanan dapat berjalan optimal di sepanjang momen lebaran, sehingga seluruh nasabah dapat berbagi kebahagiaan bersama dengan orang-orang terdekat,” beber Fachrudin.

Lebih lanjut, Fachrudin juga mengimbau kepada para nasabah untuk tetap mempersiapkan dana cash/tunai, agar senantiasa selalu siap dalam kondisi darurat.

“Kami juga mengimbau agar seluruh nasabah selalu mempersiapkan dana tunai menjelang libur lebaran, dan memastikan aplikasi AKSEL by Bank Kalsel telah aktif dan siap digunakan. Dalam hal terdapat gangguan layanan, dapat menghubungi Call Center Bank Kalsel di 0800 1122 000. Nantikan juga informasi ragam produk dan layanan serta aktivitas Bank Kalsel melalui website www.bankkalsel.co.id atau media sosial Instagram @bankkalsel,” pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Paman Birin: Rayakan Idul Fitri Dalam Kegembiraan, Namun Tetap Penuh Kesederhanaan

BANJARMASIN – Tidak terasa Idul Fitri 1444 Hijriah tinggal 2 hari lagi. Masyarakat diimbau untuk merayakannya dalam kesederhanaan, namun tetap penuh dengan kegembiraan. Imbauan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Kepada wartawan baru – baru ini, Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu mengatakan, hari kemenangan perlu untuk dirayakan dan disambut dengan suka cita. Namun tidak berarti, kegembiraan itu membuat masyarakat menyambutnya secara berlebihan. Contohnya dengan memborong bahan kebutuhan pokok, dengan alasan untuk memenuhi keperluan Idul Fitri.

“Tidak perlu berlebihan berbelanja bahan pokok, seperlunya saja. Apalagi pemerintah sudah menjamin ketersediaan pasokan hingga 3 bulan ke depan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok bahan pokok,” ujar Gubernur.

Paman Birin juga memastikan, kondisi harga bahan pokok masih terbilang normal, dan terjangkau masyarakat. Meskipun ada kenaikan menjelang perayaan Idul Fitri, namun masih dalam batas kewajaran.

“Semua ini merupakan hasil kerja keras Tim Pengendali Inflasi Daerah, yang memastikan bahan pokok di Kalsel, tetap terjamin pasokannya, begitu juga dengan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Menanggapi kondisi ini, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, mengapresiasi langkah strategis yang sudah dilakukan TPID Kalsel, untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok jelang Idul Fitri.

“Kita bersyukur bahwa supply komoditas kebutuhan Hari Raya tetap bisa terjaga, dan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan menyambut Idul Fitri,” ujarmya kepad Abdi Persada FM, pada Selasa (18/4) malam.

Menurut Shinta Laksmi, hal ini juga terbantu dengan berhasilnya program kerja pemerintah khususnya TPID beserta stakeholder. Khususnya dalam hal monitoring, serta melalui kegiatan pasar murah. Termasuk yang dilakukan KADIN Kalsel.

“Pasar murah ini memang sangat terasa efektif sebagai media katalisator pengendalian harga kebutuhan pokok dan sekaligus untuk mencegah inflasi”, tambahnya.

Jikapun ada beberapa harga kebutuhan pokok yang masih belum mengalami penurunan harga secara signifikan, namun menurut Shinta Laksmi, hal ini lebih disebabkan tingginya permintaan masyarakat menyambut Idul Fitri, dan juga adanya faktor biaya transportasi/distribusi yang masih belum berpihak pada penurunan harga.

“Kenaikan harga untuk komoditas daging, telur, bawang merah secara moderat masih terjangkau. Dan kecukupan pasokan di pasaran, membuat harga bisa terjaga tidak melambung tinggi. Namun demikian, saya tetap berharap harga masih bisa diturunkan dan terkendali”, tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Ops Ketupat Intan 2023, 2.200 Personel Siap Amankan Lebaran di Kalsel

BANJARBARU – Operasi Ketupat Intan 2023 resmi dimulai pada 18 April hingga 1 Mei 2023, agak berlangsung selama 14 hari. Sebanyak 2.200 lebih personel gabungan, dilibatkan pada operasi tahunan untuk pengamanan Idul Fitri serta arus mudik dan balik. Seluruh personel gabungan ini sudah mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2023, yang digelar Polda Kalsel di kilometer 21 Landasan Ulin Banjarbaru, pada Senin (17/4) sore. Apel gelar pasukan ini, dipimpin langsung Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.

Usai apel gelar pasukan, kepada wartawan, Andi Rian menjelaskan, seluruh personel gabungan ini akan ditempatkan di 38 posko, yang didirikan di wilayah Kalsel.

“Mulai dari pos terpadu, pos pelayanan dan juga pos pengamanan. Tugas utama dari operasi ini adalah memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri, dan juga arus mudik dan balik. Oleh karena itu, posko didirikan disejumlah lokasi strategis. Terutama di jalur mudik, berdekatan dengan masjid, pusat perbelanjaan dan juga lokasi wisata”, tambahnya.

Lebih lanjut Andi Rian mengimbau pemudik, untuk memastikan keamanan rumah mereka saat ditinggal mudik. Khususnya rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.

“Sebelum mudik, rumah dapat dititipkan ke Ketua RT setempat atau Babinkamtibmas, untuk memastikan kondisinya aman dan terbebas dari incaran maling”, ujarnya

Selain itu, agar perjalanan mudik berjalan lancar dan aman, pemudik juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh serta kendaraan yang akan digunakan. Terutama mereka yang akan menggunakan kendaraan pribadi pada jalur mudik darat. (RIW/RDM/RH)

Hingga Maret 2023, Realisasi APBN di Kalsel Masih Menunjukkan Kinerja Positif

BANJARMASIN – Sampai dengan 31 Maret 2023, kinerja pendapatan negara mencapai Rp. 5.484, 41 miliar atau 30,97 % dari target, tumbuh lebih tinggi sebesar 71,04 % dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2022, atau meningkat sebesar Rp.2.277,86 miliar.

“Realisasi penerimaan perpajakan per 31 Maret 2023, juga telah mencapai Rp. 4.789 miliar atau 29,77% dari target APBN 2023 sebesar Rp. 16.084 miliar. Realisasi penerimaan pajak tersebut tumbuh sebesar 87, 04% (y-o-y)”, jelas Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel, Sulaimansyah kepada wartawan, usai media briefing realisasi APBN provinsi Kalsel, dikantornya pada Selasa (18/4).

Selanjutnya menurut Sulaimansyah, penerimaan perpajakan sampai dengan Maret 2023 mengalami pertumbuhan yang signifikan disebabkan oleh efek pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, didorong penerimaan PPN DN. PPh Badan tumbuh dipengaruhi peningkatan harga komoditas dan pertumbuhan ekonomi yang ekspansif dan penyesuaian tarif PPN 11 persen mulai 1 April 2022.

Sedangkan realisasi penerimaan Kepabeanan dan Cukai telah mencapai Rp.209,96 miliar hingga 31 Maret 2023. Angka tersebut telah mencapai 42,11 % dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 498,50 miliar.

“Secara umum kinerja Penerimaan Kepabeanan dan Cukai mengalami penurunan terutama dari komponen Bea Keluar yang disebabkan oleh harga CPO yang sudah termoderasi dan turunnya volume ekspor komoditas mineral, sedangkan komponen Bea Masuk dan Cukai mengalami kenaikan disebabkan adanya importasi alat berat yang bernilai besar oleh PT. Liebherr Indonesia Perkasa”, tambahnya.

Sementara itu, realisasi pendapatan negara yang berasal dari PNBP di wilayah Kalimantan Selatan mencapai nilai Rp 486,05 miliar atau 43,26 persen dari target. Realisasi PNBP tumbuh 31,24% (yoy), terbesar berasal dari Jasa Transportasi, Komunikasi & Informatika yang didorong mobilitas dan keyakinan masyarakat yang masih cukup kuat. (DJPbKalsel-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version