BANJARMASIN – Pemprov Kalsel menggelar gala dinner yang merupakan rangkaian awal Festival Wisata Budaya Internasional 2023, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Kamis (10/8) malam
Gala Dinner dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, dalam sambutannya menyampaikan, Festival Budaya Internasional 2023 ini dimaksudkan untuk memperkenalkan khas budaya lokal, dengan mengangkat tema”Kalsel Menjemput Dunia”.
Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat memberikan sambutan
Ia berharap, dapat semakin mempererat hubungan diplomatik antara Negara-Negara sahabat, ditengah kecanggihan teknologi.
“Ada beragam destinasi wisata di Kalsel, seperti wisata religi, alam, yang memiliki kekhasan budaya lokal,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengatakan Festival Budaya Internasional 2023 ini, baru pertama kali diselenggarakan sebagai ajang promosi sekaligus pertukaran budaya empat Negara yaitu Korea Selatan, Turki, Taiwan dan Romania, ada sebanyak hampir 30 orang Delegasi.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat memberikan komentarnya
“Semua destinasi wisata di Kalsel,sangat tepat dipromosikan, tidak hanya Nusantara tetapi hingga ke Mancanegara,” jelasnya
Syarifuddin menambahkan, dalam rangkaian Festival Wisata Budaya Internasional 2023, juga digelar seminar Internasional, dimana saat ini potensi di Kalimantan Selatan sangat tinggi dari sektor pertambangan, kehutanan, apalagi memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara.
“Hasil seminar nanti dapat disepakati investasi untuk membangun perekonomian di Banua,” tutupnya
Diakhir acara Gala Dinner, Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, memberikan cindera mata berupa Kain Sasirangan kepada Delegasi dari Negara Romania, begitupun dari Romania dan para Delegasi lain seperti Korea Selatan, Turki, Taiwan juga memberi cindera mata yang merupakan khas Negara masing-masing.
Foto bersama Pemerintah Provinsi dengan Empat Negara Delegasi
Untuk diketahui, dalam Gala Dinner Festival Budaya Internasional 2023, dihadiri beberapa perwakilan Perbankan dan unsur Forkopimda Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalsel tengah fokus terhadap peningkatan nilai investasi melalui sektor pariwisata. Pasca pandemi COVID-19, jumlah wisatawan mancanegara (asing) kembali naik.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov, Sulkan, mengungkapkan, bahwa beberapa destinasi pariwisata memang mulai dilirik sejumlah negara. Bahkan, melalui komitmen bersama kepala daerah lokasi titik untuk berwisata berjalan positif.
“Gubernur memang mendorong sektor pariwisata di Kalsel untuk peningkatan nilai ekonomi sesuai visi dan misinya. Kebetulan juga, ada empat negara yang hadir untuk mengetahui potensi dari sektor ini,” ujarnya, usai membuka kegiatan Seminar Internasional Festival Wisata Budaya Internasional, di Gedung KH Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Jumat (11/8) siang.
Foto : Staf Ahli Gubernur, Sulkan (tengah) bersama perwakilan empat negara dunia dalam rangkaian kegiatan seminar internasional, di Gedung KH Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Jumat (11/8)
Apalagi, kata dia, setelah kunjungan pertama oleh empat negara di dunia yakni Taiwan, Romania, Turki dan Korea Selatan (Korsel) itu dapat tertarik untuk melakukan kerjasama dan mau berinvestasi dalam rangka meningkatkan pariwisata dimata Internasional.
“Semua yang destinasi wisata yang kita miliki seluruhnya di Kalsel dipaparkan melalui seminar dan dishare ke seluruh dunia agar dapat melakukan kerjasama,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan, sebagai bentuk keseriusan Pemprov Kalsel meningkatkan nilai investasi salah satunya melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk turut merealisasi hal tersebut.
Kadis Pariwisata Kalsel M Syarifuddin saat menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Kalsel yang alami kenaikan pasca COVID-19
“Tadi kami menghadirkan instansi tersebut dalam rangka menyampaikan potensi apa yang bisa kita lakukan kerjasama,” bebernya.
Ia mengharapkan, terfokusnya investasi melalui pariwisata mampu menumbuhkan daya tarik wisatawan asing untuk terus berkunjung ke Kalsel agar nilai ekonominya berjalan.
“Tujuannya datang ke Kalsel adalah orang luar (wisatawan asing) akan lebih mengenal dekat dengan wisatanya. Namun, tak hanya itu saja sejumlah teknologi dan kegiatan lainnya juga dapat dimanfaatkan termasuk dapat berinvestasi di sini,” tukasnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pasca pandemi, wisatawan asing lebih sering melancong ke Indonesia. Tahun 2022, jumlah pengunjung cendrung meningkat hingga mencapai 5,47 juta (251,28%). Jika dibandingkan 2021 lalu, terbilang jauh yakni hanya 1,56 juta pengunjung.
Diketahui, Dinas Pariwisata juga mencatat jumlah wisatawan asing ke Kalsel tahun 2022 mencapai 40.296 kunjungan. Paling banyak berada di Tabalong dengan realisasi kunjungan mencapai hingga 35.294. Disusul Banjarbaru 1.627 dan Banjarmasin 1.490. (RHS/RDM/RH)
BANJARMASIN – Festival Syair Maulid Piala Paman Birin yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraganya telah menghasilkan juara, yakni, Al Atqiya Putra dan Al Faruq Putri berhasil meraih juara pertama pada ajang tersebut.
Penyerahan piala juara oleh Kadispora Kalsel Hermansyah
Penyerahan penghargaan kepada para pemenang, pada Jumat 11 Agustus 2023. Oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah beserta jajarannya.
“Kami telah menyelesaikan Festival Syair Maulid Piala Paman Birin Tahun 2023. Yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Hermansyah, kepada sejumlah wartawan, Jumat (11/8).
Dan, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya terus melaksanakan Festival Syair Maulid ini. Sehingga Banua ini mendapatkan keberkahan.
“Dengan menggelar Shalawat semoga Provinsi Kalsel terus mendapatkan keberkahan,” ucap Hermansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Hermansyah mengungkapkan, para Pemenang Festival Syair Maulid Piala Paman Birin Tahun 2023 ini, akan diundang oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk mengisi acara shalawatan yang digelar.
“Untuk juara 1, 2, dan 3 Festival Syair Maulid Piala Paman Birin Tahun 2023 ini, diminta untuk tidak mengganti nomer kontak mereka,” ujarnya.
Karena para pemenang tersebut, akan diundang pada setiap kegiatan shalawatan yang dilaksanakan setiap bulannya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, seperti kegiatan Shalawat di Alam Roh delapan delapan.
“Para pemenang syair maulid piala Paman Birin ini, akan ditampilkan pada kegiatan tersebut,” ucap Hermansyah.
Pemenang Festival Syair Maulid Piala Paman Birin Tahun 2023.
Kategori Putra, juara 1 diraih grup syair maulid Al Atqiya, juara 2 diraih Miftahussalam, juara 3 diraih Ihya Ulumuddin. Harapan 1 diraih As Sya’raniyah. Vokal terbaik diraih As Shofa. Penabuh Terbaik diraih Nurul Musthofa, serta Kostum Terbaik diraih Miftahurrahman.
Kategori Putri, juara 1 diraih Al Faruq, juara 2 diraih Khoirul Azimah, juara 3 diraih Zahratul Ghina, juara Harapan 1 diraih Irsyadul Khoiriyah. Vokal terbaik Al Barokah, Penabuh Terbaik Syafaatul Awliya. Kostum Terbaik An Nadhiroh. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Ramainya masyarakat yang ingin menonton film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel memperpanjang jadwal penayangan.
Hal ini diakui oleh Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie melalui siaran pers Dispersip Kalsel yang mengatakan, banyak pihak yang sudah mengkonfirmasi untuk Nobar film tersebut, baik itu dari sekolahan, organisasi masyarakat, dan lembaga lainnya. Menurutnya, total penonton yang sudah menonton dan yang mendaftar menjadi penonton di bulan Agustus ini mencapai 1.364 orang.
“Melihat antusiasme berbagai pihak dan animo masyarakat yang ingin menonton film Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, maka jadwalnya diperpanjang hingga September 2023,” katanya, Jum’at (11/8).
Perpanjangan pemutaran film hingga bulan September ini bukan tanpa alasan selain karena banyaknya peminat, Nurliani menjelaskan pada bulan tersebut juga bertepatan dengan peringatan hari kunjungan perpustakaan nasional.
Perpanjangan pemutaran film hingga bulan September ini bukan tanpa alasan selain karena banyaknya peminat, Nurliani menjelaskan pada bulan tersebut juga bertepatan dengan peringatan hari kunjungan perpustakaan nasional.
“Untuk jadwal Nobar dari Senin hingga Kamis maksimal 60 Orang per sesi. Untuk sesi 1 pada jam 09.00-11.00 WITA dan sesi 2 pukul 13.00-15.00 WITA. Bagi yang berminat silakan hubungi kontak person atas nama Hendriani ke nomor 0877-0018-5015,” jelasnya.
Kegiatan nobar ini sendiri dilaksanakan oleh Dispersip Provinsi Kalsel dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-73 Kalsel dan HUT ke-78 Republik Indonesia. (DISPERSIP.KALSEL-NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, berharap, melalui kejuaraan Paman Birin Archery ke II tahun 2023 dapat benar-benar menjaring atlet panahan yang handal dan profesional. Serta mampu membawa nama harum provinsi ini dari nasional ke kancah internasional.
Gubernur Kalsel Paman Birin didampingi Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono ikut berfoto bersama atlet panahan dari berbagai daerah
“Kehebatannya harus diukur disini. Jangan hanya ditingkat nasional tetapi atlet panahan Kalsel harus bisa mengukir prestasinya sampai ke kancah internasional,” ujarnya dalam sambutannya pada pembukaan Paman Birin Archery ke II tahun 2023.
Para atlet U 21 kategori perempuan unjuk kebolehan dalam kejuaraan Paman Birin Archery ke II Tahun 2023
Kejuaraan yang dihelat selama 4 hari hingga Minggu (13/8) nanti, berlangsung di lapangan panahan DESDM Kalsel. Melalui kegiatan ini panitia pelaksana juga mampu menjaring lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti seleksi dari olahraga ini.
“Jadikan ini sebagai ladang pengalaman dan sekaligus latihan berharganya untuk mengejar gelar juara,” ucapnya.
Orang nomor satu di Kalsel itu pun menyampaikan, sebagai wadah menyalurkan bakat atlet panah yang profesional tentu kejuaraan ini harus digelar.
“Biasanya kan ada yang jago di kandang sendiri. Maka dari itu, kejuaraan ini digelar untuk memperlihatkan sejauh mana keterampilannya dalam memanah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto, yang juga sebagai penyelengara itu pun mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bentuk menyambut Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 73 dan HUT Kemerdekaan RI ke 78.
“Satu sisi dengan adanya perlombaan yang kapasitasnya nasional ya tentu berharap untuk atlet Kalsel dapat juara,” harapnya.
Pembina klub olahraga Panahan DESDM Kalsel itu pun membeberkan, pada kejuaraan nasional (kejurnas) cabor panahan nanti pihaknya menargetkan peluang untuk meraih medali emas harus mampu didapatkan.
“Targetnya memang itu. Makanya, melalui kejuaran ini dapat menjaring atlet panah yang sesuai harapan,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Festival Syair Maulid Piala Paman Birin Se Kalimantan Selatan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Kalsel Tahun 2023 ini yang ke 73, di Gedung Sultan Suriansyah, Kamis (10/8).
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi.
Rokhyatin menjelaskan, berdasarkan arahan serta insiatif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gubernur Sahbirin Noor, semua instansi membuat kegiatan untuk menyemarakkan Hari Jadi Provinsi tersebut, termasuk Dispora Kalsel.
“Adapun kegiatan yang dilaksanakan seperti kegiatan keagamaan, olahraga, serta lainnya. Karena Festival Syair Maulid digelar oleh Dispora Kalsel, maka sasarannya untuk pemuda berusia 16 sampai 30 tahun,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan syair maulid ini untuk para pemuda, maka diharapkan para generasi muda di Banua dapat lebih mencintai terhadap syair maulid lagi kedepannya.
“Kami berharap pemuda di Kalsel lebih mencintai syair maulid kedepannya lagi,” ucap Rokhyatin.
Sementara itu, diharapkan kepada Pemprov Kalsel diminta untuk lebih sering menggelar, Festival Syair Maulid di Banua.
Seperti yang disampaikan koordinator grup syair maulid asal Kota Banjarmasin Akhmad Faki Alhabsy.
“Kami memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya Festival Syair Maulid oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora,” ujarnya.
Karena, lanjut Akhmad, dengan adanya kegiatan ini, akan memperbanyak minat generasi muda terhadap syair maulid.
“Oleh karena itu, kami berharap pemerintah lebih sering melaksanakan festival maulid tersebut,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Koordinator Grup Habsyi Barito Kuala Syarifah Sofiah.
Ia mengatakan, dengan adanya festival syair maulid ini, generasi muda ditempat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan tidak hanya setahun sekali saja. Tetapi dapat lebih sering lagi kedepannya. Seperti, pada peringatan bulan maulid, serta di bulan Rajab,” ujar Syarifah. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, akan menggelar dua Festival, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 tahun, dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun.
Kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (10/8) mengatakan, dua Festival yang akan digelar yaitu Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, dan Festival Budaya Internasional dengan mengangkat tema “Kalimantan Selatan Menjemput Dunia”. Ia berharap, melalui event ini dapat menambah khazanah budaya dan tingkat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara di Kalsel.
“Festival Wisata Budaya Pasar Terapung ini, kami menggandeng Dispar di 13 kabupaten dan kota di Kalsel untuk turut berpartisipasi,” jelasnya
Disampaikan Syarifuddin, Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, akan digelar berbagai event seperti, lomba kelotok hias, penampilan kesenian, karnaval budaya, lomba membuat kue Banjar, lomba barista kopi pengaron, lomba hias Astokona, balap dayung, dan kampung Banjar. Kegiatan akan dilaksanakan dikawasan Siring 0 Km Banjarmasin pada tanggal 11-14 Agustus mendatang.
“Mari warga Banua kunjungi dan saksikan kemeriahan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung,” pintanya
Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, untuk Festival Budaya Internasional dengan mengangkat tema”Kalsel Menjemput Dunia”, ini baru pertama kali diselenggarakan dalam rangka ajang promosi sekaligus pertukaran budaya lima negara yakni India, Korea Selatan, Maroko, Turki dan Romania. Selain itu juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Dalam Negeri RI, dimana akan dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman tentang Kebudayaan dan Kepariwisataan.
“Seiring status Geopark Meratus masih berproses di UNESCO Global Geopark, yaitu bagian geosite tertua dunia, sangat tepat digelar event ini,” tutupnya. (NHF/ RDM/RH)
BANJARBARU – Grand Launching Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVIII 2023 Kalimantan Selatan (Kalsel) dilaksanakan di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM), di Banjarbaru, Kamis (10/8).
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (hitam) bersama pihak penyelenggara saat secara resmi meluncurkan jingle, logo dan maskot POMNAS XVIII 2023
Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor secara resmi juga meluncurkan jingle, logo dan maskot POMNAS XVIII yang dinamakan Si Mahing.
Sahbirin mengatakan, dipercayanya Kalsel sebagai tuan rumah mengharuskan Pemerintah, masyarakat dan stakeholder terkait harus siap menyambut puluhan ribu atlet dari 34 provinsi nanti.
“Semoga penyelenggaraannya sukses, dan prestasinya juga yes,” kata Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.
Kalsel sendiri sebelumnya juga pernah menjadi tuan rumah pada POMNAS X tahun 2007 silam. Menurut Paman Birin, ini menandakan bahwa Kalsel memang layak menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tingkat nasional.
Untuk diketahui, POMNAS XVIII 2023 di Kalsel akan diselenggarakan pada 12-22 November 2023, dan rencananya dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
POMNAS diperkirakan diikuti sebanyak 12.308 mahasiswa atlet, yang akan bertanding dalam 16 cabang olahraga.
Ketua Penyelenggara Muhammad Rusmin Nuryadin menyampaikan, POMNAS XVIII dilaksanakan di 4 Kabupaten/Kota yakni Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, serta di Kabupaten Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan.
“Hingga saat ini, sudah ada ada 24 provinsi yang memastikan keikutsertaannya pada event dua tahunan ini,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Setelah sukses digelar pada tahun 2022 lalu, Bank Kalsel bersama OJK Regional 9 Kalimantan kembali melanjutkan suksesnya program “Bekantan” yang merupakan akronim dari “Buka Rekening Tingkatkan Literasi Gemar Menabung” yang merupakan sebuah inovasi model kegiatan untuk mendorong program KEJAR dalam setiap kegiatan Bank Kalsel Goes to School.
Suasana saat Bank Kalsel Goes To School di Banjarmasin
Untuk tahun 2023 ini kegiatan program “Bekantan” Merdeka digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati Hari Indonesia Menabung.
Jajaran Bank Kalsel, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan (dua dari kiri) dan Walikota (sasirangan) berfoto bersama
Dalam even ini Bank Kalsel membuat program 17-08-2023, yaitu 17 Kegiatan Bank Go To School serentak di 14 Kantor Cabang Konvensional, 3 Kantor Cabang Syariah, 08 PKS KEJAR Simpel dengan Sekolah (Cabang Utama Banjarmasin, Cabang Ahmad Yani, Cabang Pelaihari, Cabang Banjarbaru, Cabang Paringin, Cabang Barabai, Cabang Tanjung) dan 2023 Pembukaan rekening baru Tabungan SIMPEL gabungan dari seluruh cabang.
Ada pun khusus untuk di Kota Banjarmasin, kegiatan Bekantan Merdeka digelar, pada Rabu (9/8) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Banjarmasin yang menghadirkan ratusan siswa dan siswi.
Hadir dalam kegiatan kali ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, sedangkan dari OJK hadir Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Darmansyah beserta jajaran, lalu dari Direktur Kepatuhan Bank Kalsel IGK. Prasetya beserta jajaran, serta Kepala Sekolah SMAN 2 Banjarmasin Mukeniansyah.
Disela kegiatan, Direktur Kepatuhan Bank Kalsel H. IGK. Prasetya berharap, kegiatan dengan model semacam ini akan dapat meningkatkan literasi keuangan siswa dengan lebih efektif dan sekaligus membangun minat persepsi siswa, bahwa menabung di Bank itu mudah, aman, dan memiliki kebanggaan tersendiri.
“Kedepannya Bank Kalsel akan konsisten untuk tetap melaksanakan Bank Go To School dan model kegiatan edukasi seperti ini secara konsisten, yang merupakan salah satu upaya berkelanjutan Bank Kalsel mendukung tercapainya tujuan program KEJAR, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru,” tegasnya.
Bank Kalsel pun dalam kesempatan ini juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan OJK, Pemerintah Daerah, Pihak Sekolah, dan stakeholder terkait lainnya. Selain itu di masa yang akan datang Bank Kalsel juga terus mengkaji kesiapan mobile bankingnya untuk dapat memfasilitasi pembukaan rekening pelajar secara online.
“Adanya kerjasama ini diharapkan menjadi sinergi positif antara Bank Kalsel dan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mensukseskan event OJK yaitu KEJAR Award 2023 serta turut berperan dalam kemajuan wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala OJK Regional 9 Kalimantan Darmansyah menargetkan, melalui kegiatan semacam ini pengetahuan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Banua, dapat semakin meningkat lagi. Bahkan harus mampu melebihi pengetahuan literasi dan inklusi keuangan di tingkat nasional pada tahun 2024 mendatang.
“OJK tidak bisa sendiri dalam meningkatkan pengetahuan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Banua. Perlu kerja semua pihak, makanya di event kali ini kami berkolaborasikan dengan Bank Kalsel dalam meningkatkan pengetahuan literasi dan inklusi keuangan untuk kalangan pelajar,” bebernya.
Baginya kalangan pelajar sendiri sangat tepat untuk dilakukan edukasi terkait literasi dan inklusi keuangan. Karena mereka dipandang punya kemampuan yang baik dalam mengakses layanan jasa keuangan melalui internet.
“Kalau mereka ini tidak diberi pemahaman yang baik terhadap literasi dan inklusi keuangan. Potensi mereka terjebak pada berbagai layanan jasa keuangan ilegal atau investasi bodong sangat besar,” tuturnya.
Di lain pihak, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengungkapkan, kebanggaannya atas antusiasme yang ditunjukkan para pelajar. Ia menegaskan bahwa investasi dalam literasi keuangan pada usia muda akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi individu, maupun masyarakat secara keseluruhan.
“Mudah mudahan seluruh pelajar SMA ini punya tabungan semua, simpanan pelajar. Karena itu baik untuk masa depannya, pendidikannya dan masa tuanya nanti,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Inspektur Jenderal Polisi Andi Rian Djajadi, bertemu dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh dari organisasi masyarakat (Ormas) serta partai politik (Parpol) di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (7/8).
Kapolda Kalsel saat memberikan sambutan.
Dalam pertemuan ini, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian, mengatakan Pertemuan ini bertujuan untuk menciptakan kerjasama yang erat guna menjamin pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang damai dan tertib di wilayah Provinsi Kalsel.
“Yang menjadi perhatian Kita bersama dalam kontestasi politik Pemilu 2024 adalah potensi penyebaran Hoaks, Hate Speech, dan Fake News melalui media online dan media sosial,” kata Kapolda.
Ia menyatakan komitmen kuat Polri dalam memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu tahun depan.
“Polda Kalsel mengapresiasi partisipasi serta keterlibatan Ormas dan Parpol dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang dan selama pelaksanaan Pemilu,” ujarnya.
Kapolda berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kalimantan Selatan.
“Pemilu 2024 adalah ajang demokrasi, untuk memilih pemimpin baik tingkat pusat maupun tingkat daerah, tentu tidak ada kalah menang dalam perhelatan demokrasi ini, yang menang adalah kita semua rakyat Indonesia,“ ucap Andi.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh tokoh Ormas dan perwakilan Parpol juga menyampaikan tekad mereka untuk bersama sama mendukung dan memastikan pesta demokrasi berjalan aman, damai, dan sejuk. Dengan Penandatanganan komitmen bersama dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata dari semua pihak yang terlibat dalam menjaga kerukunan dan menghindari potensi gesekan selama periode kampanye dan pemungutan suara.
Komitmen ini juga mencakup langkah-langkah konkret, seperti penyelenggaraan dialog terbuka antara Ormas, Parpol, dan aparat keamanan, pengawasan bersama terhadap kampanye yang santun dan beretika, serta pendekatan komunikasi yang meminimalisir berita palsu dan provokatif yang bisa memicu ketegangan.
Pertemuan ini menunjukkan semangat kolaborasi antara Kepolisian, Tokoh Agama, Ormas, Parpol, dan Penyelenggara Pemilu dalam menjaga kedamaian dan kestabilan selama proses Pemilu. Dengan adanya kerjasama yang erat, diharapkan Provinsi Kalsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk pelaksanaan Pemilu yang berintegritas dan damai.
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum Dan Politik Provinsi Kalsel, Kapolda Kalsel, Komisi I DPRD Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor, Kabinda Kalsel, Wakajati Kalsel, Sekretaris PT Banjarmasin, Kabid Berantas BNNP Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua KPU Kalsel, Ketua Bawaslu Kalsel, Ketua MUI Kalsel, Ketua FKUB Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Ketua Ormas/LSM se Kalsel, serta Ketua DPD Partai Politik se Kalsel. (POLDA KALSEL/SRI/RDM/EYN)