Tanamkan Semangat Nasionalisme Kepada Pelajar, Paman Yani Terapkan Metode Pendekatan

KOTABARU – Mengasah pengetahuan kepada generasi muda khususnya pelajar, harus melalui metode pendekatan. Supaya setiap ilmu yang disampaikan mampu diserap dan diterapkan, sebagai bekal mereka di masa mendatang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah) saat memimpin siswa dan para tamu menyanyikan mars Bergerak

Cara itulah yang dilakukan Wakil Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, saat melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di SMA Negeri 1 Kotabaru, pada Selasa (5/9).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Paman Yani (topi) menyampaikan sosialisasi wawasan kebangsaan, di hadapan ratusan siswa SMA Negeri 1 Kotabaru

Terbukti selama kegiatan, ratusan pelajar di sekolah itu mengikuti sosialisasi dari wakil rakyat akrab disapa Paman Yani dengan sambutan hangat serta penuh keceriaan, namun tetap fokus pada pembahasan tentang Pancasila dan Semangat Persatuan.

“Apa yang disampaikan memang sama seperti di tempat lain. Bedanya, mereka ini kan pelajar, tentu harus melalui cara berbeda, yakni pendekatan dan berusaha menyatu dengan mereka,” ujar Paman Yani.

Menurut Paman Yani, sebagai penerus bangsa di masa akan datang, pelajar sudah seharusnya memiliki semangat nasionalisme sekaligus memegang erat tekad para pejuang pada masa penjajahan dulu.

“Semangat dan tekad itu harus mereka pegang teguh. Agar bangsa ini kedepannya tidak mudah dikuasai oleh negara asing,” tutur Paman Yani.

Sebabnya, Legislator Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu itu menyebut, semangat pelajar untuk terus mengenyam pendidikan sembari dibekali ilmu tentang kebangsaan harus terus dipompa. Sehingga akan menjauhkan mereka dari sifat kemalasan.

“Akhirnya apa yang diajarkan oleh guru di sekolah bisa terserap maksimal. Mereka juga harus terus kita dukung supaya nantinya juga bisa bertanggungjawab dengan apa yang mereka lakukan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kotabaru, Nasri, mengaku bangga terhadap metode yang dilakukan Paman Yani kepada siswa-siswinya.

Menurut Nasri, Paman Yani merupakan sosok wakil rakyat yang mudah berbaur dengan siapa saja, termasuk anak-anak muda.

“Saya sangat berterimakasih atas kehadiran Paman Yani di sekolah kami. Banyak interaksi dari siswa-siswi yang hadir. Ini menandakan bahwa Paman Yani merupakan wakil rakyat yang bersahaja,” katanya.

Nasri berharap Paman Yani selalu bisa memberikan keceriaan dan kebahagiaan kepada siapapun.

“Semoga Paman Yani bisa terus berkunjung ke sekolah kami dengan membawa semangat persatuan kepada para pelajar di SMA Negeri 1 Kotabaru,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

UPZ Bank Kalsel, Serahkan Bantuan Uang Tunai di Pemurus Dalam

BANJARMASIN – Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama, terutama korban musibah kebakaran yang sering terjadi akhir-akhir ini, Bank Kalsel melalui UPZ kembali serahkan bantuan. Yakni berupa uang tunai untuk 13 Kepala Keluarga (KK) dengan total sebesar Rp26 juta. Bantuan diberikan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Setia RT 36 RW 4, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Banjarmasin, pada Senin (4/9).

Bantuan secara langsung diserahkan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi kepada Sarbani selaku perwakilan warga yang terdampak, dengan disaksikan Lurah Pemurus Dalam, Shelleya Dessesta dan Ketua RT 36, Sugiannor.

Lurah Pemurus Dalam, Shelleya Dessesta berterima kasih atas bantuan yang diberikan UPZ Bank Kalsel kepada warganya yang terkena musibah kebakaran.

“Terima kasih kami ucapkan kepada UPZ Bank Kalsel yang telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada warga yang terdampak. Saya juga mengingatkan kepada warga agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin, baik untuk menyewa rumah sementara atau membelikan beragam hal yang penting dalam menyambung hidup sehari-hari” ucap Shelleya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi menyampaikan, bantuan yang disalurkan ini berasal dari zakat yang dipotong secara rutin dari pegawai Bank Kalsel maupun sumbangan dari para donator.

“UPZ Bank Kalsel merupakan wadah kepedulian Bank Kalsel akan sosial, untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah ataupun yang membutuhkan dan semoga dengan bantuan yang diserahkan hari ini dapat meringankan beban warga yang terkena musibah kebakaran. Selain itu, saya juga berharap masyarakat yang terdampak tetap tabah dan semangat untuk melanjutkan hidup yang lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Fajri.

Sebagai Informasi, bagi donatur yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu sesama yang membutuhkan, dapat berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi Bank Kalsel melalui UPZ menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel dan bisa konfirmasi transfer melalui WA UPZ di nomor 0811505153. (ADV-RIW/RDM/RH)

Dapat 20 Ribu Keping, Pemprov Kalsel Pastikan Jatah Blanko e KTP Cukup

BANJARBARU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kalsel menjamin ketersediaan blanko e KTP tetap terpenuhi. Pasalnya, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI baru saja mengeluarkan bantuan 20 ribu keping blanko.

Ilustrasi saat melakukan perekaman e KTP di mobil keliling dinas dukcapil

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Kalsel, Zulkifli, menerangkan, terpenuhinya puluhan ribu keping blanko e KTP bagi masyarakat itu, tentunya tak lagi menjadi kekhawatiran lebih untuk beurusan ke kantor dinas kependudukan dan pencatatan sipil yang ada di kabupaten/kota.

“Kami sempat mengusulkan ke Kemendagri kemarin. Alhamdulillah, ada 20 ribu keping blanko e KTP. Sehingga, dipastikan tidak terjadi kekurangan saat pelayanan,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, baru-baru tadi.

Yang lebih penting, kata dia, tercukupinya puluhan ribu blanko untuk layanan administrasi kependudukan (adminduk) di kabupaten/kota itu setidaknya mampu mengurangi pencetakan surat keterangan (suket) pengganti sementara e KTP.

“Dari pusat memang tidak diperkenankan lagi menggunakan suket. Makanya, pemerintah mengoptimalkan ketersediaan blanko sebagai sarana identitas kependudukan di Indonesia termasuk di Kalsel,” tuturnya.

Terlebih, ia menjamin, selama penyelenggaraan layanan adminduk di kabupaten/kota untuk e KTP dipastikan berjalan lancar.

“Kami masih punya jatah blanko sebelumnya. Jadi, semua masyarakat dipastikan terlayani secara maksimal,” paparnya.

Dengan ketersediaan itu pula, ia menyampaikan, masyarakat yang bakal menginjak umur 17 tahun diperbolehkan melakukan perekaman lebih awal. Hal tersebut sebagai bentuk mencegah terjadinya antrian panjang saat pengambilan e KTP.

“Ini bentuk apresiasi kita kepada masyarakat. Bahkan, generasi muda diketahui mendominasi menjadi pemilih pada pesta demokrasi nanti. Maka, kita dukung melalui digencarkannya perekaman,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Bimtek Pengelolaan Website

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website bertempat di salah satu hotel berbintang selama dua hari, yaitu 4 dan 5 September 2023.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim diikuti sebanyak 115 orang peserta pengelola website dan konten SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Dalam kesempatan itu, Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim menyampaikan bahwa dalam era dimana teknologi informasi berkembang begitu pesat, peningkatan kualitas pengelolaan situs web dan penanganan insiden siber telah menjadi keharusan yang tidak bisa diabaikan.

Situs web, lanjutnya, bukan hanya wajah perusahaan atau organisasi di dunia maya, tetapi juga merupakan alat utama dalam berkomunikasi dengan audiens.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus mempertajam kualitas pengelolaan situs web agar informasi yang disajikan dapat diakses dengan mudah, cepat, dan akurat,” jelasnya, Senin (4/9).

Suasana Bimtek Pengelolaan Website Yang Digelar Diskominfo Kalsel

Tak hanya itu, tantangan insiden siber juga semakin meningkat seiring dengan kemajuan teknologi. Serangan siber dapat berdampak serius pada operasi perusahaan dan bahkan mengancam keamanan data sensitif.

“Pada acara ini, kita akan membahas langkah-langkah proaktif dalam menghadapi ancaman siber dan bagaimana kita bisa bersiap diri menghadapinya,” terangnya.

Ditambahkan Muslim, dalam kegiatan ini, juga akan berbicara tentang kiat-kiat dan trik-trik dalam penulisan berita dan artikel pada website. Konten yang baik tidak hanya informatif, tetapi juga menghibur dan relevan bagi pembaca.

“Dalam kegiatan ini juga akan berbagi panduan praktis untuk membantu peserta menghasilkan konten yang menarik dan berkualitas,” tambahnya.

Berdasarkan data Diskominfo Provinsi Kalsel, Muslim menuturkan, bahwa sampai saat ini masih ada sejumlah website SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel yang kurang aktif dalam mengupdate informasi websitenya. Bahkan tidak sedikit pula SKPD yang hosting server website tidak ke Diskominfo.

“Padahal sesuai dengan regulasi baik dari peraturan Kementerian Kominfo maupun Pergub Kalsel, Diskominfo memiliki peran untuk mengawal pengelolaan website ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Muslim, kedepan pihaknya akan melakukan monitoring evaluasi terkait pengelolaan website di masing-masing SKPD.

“Untuk itu, kedepan kita akan optimalkan peran kita sebagai pengawal pengelolaan website di daerah. Kita juga memastikan domain dan hosting yang kita sediakan aman,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada SKPD yang mengelola websitenya dengan baik, Diskominfo Kalsel juga akan memberikan apresiasi berupa penghargaan.

“Setelah kita lakukan evaluasi, hasil tersebut akan kita sampaikan kepada Gubernur, dan kita akan berikan apresiasi penghargaan bagi SKPD yang sudah mengelola websitenya dengan baik,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Sampaikan Rancangan APBD-P 2023

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2023.

Penyampaian Rancangan APBD-P Kalsel Tahun 2023 dilakukan dalam ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin dan diikuti anggota DPRD Kalsel serta dihadiri sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (4/9).

Dalam penjelasannya, Gubernur Kalsel menjelaskan proses perubahan APBD 2023 ini disusun dengan berpedoman pada perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Perubahan Kebijakan Umum APBD, serta Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2023.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Senin (4/9)

Sedangkan struktur/postur APBD yang tertuang dalam Rancangan Perubahan APBD 2023 yaitu pendapatan daerah dianggarkan dengan proyeksi sebesar Rp9,087 triliun. Nilai ini lebih besar dari target pendapatan pada APBD murni sebesar Rp7,826 triliun atau naik sebesar 16,11 persen.

“Untuk belanja daerah dianggarkan sebesar Rp10,007 triliun, yang lebih besar dari belanja daerah yang dianggarkan pada APBD murni sebesar Rp7,826 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 29,50 persen,” jelasnya

Sementara, lanjut Gubernur, pada posisi penerimaan pembiayaan yaitu pada jenis pembiayaan Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp64,5 miliar. Sedangkan di APBD Perubahan sebesar Rp1,083 triliun.

“Untuk pengeluaran pembiayaan tidak terjadi perubahan dari APBD murni yaitu Rp162,837 miliar,” terangnya.

Ditambahkan Gubernur, perubahan APBD 2023 tetap berfokus pada empat arah pembangunan, yaitu pertama fokus para sektor kesehatan, pendidikan dan keterampilan. Hal ini adalah upaya untuk memantapkan kondisi sosial budaya masyarakat Kalsel.

“Kedua, fokus pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta ketenagakerjaan. Dengan mengupayakan perkuatan perekonomian pasar skala masyarakat, diharapkan perekonomian dapat tumbuh lebih cepat sehingga keselarasan dalam mengurangi kesenjangan kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana,” tuturnya.

Ketiga, fokus pada investasi hilirisasi industri, pertanian dan pariwisata. Sedangkan ke empat, fokus pada penanganan banjir, kebakaran hutan dan lahan serta COVID-19.

“Mudah-mudahan, perubahan APBD 2023 ini memberikan manfaat untuk kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan pembangunan di Kalsel,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Minta SKPD Pemprov Perkuat Koordinasi Antisipasi Karhutla

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar apel gabungan awal bulan September, yang bertempat di halaman kantor Setda Provinsi Kalsel pada Senin (4/9). Apel gabungan tersebut dihadiri para pegawai dari 24 SKPD lingkup Provinsi Kalsel, dan dipimpin langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya Sahbirin Noor menyampaikan, menurut data dari BMKG, bulan Agustus hingga September merupakan puncak musim kemarau ditahun 2023 ini, untuk mengatasi berbagai dampak musim kemarau seperti kebakaran hutan dan lahan, seluruh SKPD lingkup Provinsi Kalsel, tidak boleh menurunkan kewaspadaan, dimana upaya dan penanganan bencana terkait dengan datangnya musim kemarau ini harus berjalan secara maksimal.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Kondisi kemarau juga dapat berdampak pada kekeringan, dan peningkatan organisme pengganggu tumbuhan, sehingga kita harus bersiap diri lebih dengan baik, ” ungkap Sahbirin Noor.

Sahbirin Noor menambahkan, dirinya meminta kepada seluruh SKPD lingkup Provinsi Kalsel agar tidak lelah dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam antisipasi datangnya musim kemarau dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan antara lembaga.

“Dan sangatlah penting dalam seluruh aspek dan penanganan karhutla di seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” lanjut Sahbirin Noor.

kondisi kemarau juga dapat berdampak pada kekeringan dan peningkatan organisme pengganggu tumbuhan, sehingga seluruh Instansi harus bersiap diri dengan baik. (MRF/RDM/RH)

Ditutup Paman Birin, Kalsel Expo Catatkan Transaksi 7,6 M

BANJARBARU – Kalsel Expo resmi berakhir pada Minggu (3/9) malam, setelah berlangsung selama 5 hari terhitung dari 30 Agustus 2023 di lapangan Murjani kota Banjarbaru. Penutupan dilakukan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Gubernur Kalsel didampingi Ketua TP PKK Provinsi saat penutupan Kalsel Expo

Dalam laporannya di hadapan Gubernur dan tamu undangan serta pengunjung yang hadir, Plt Kepala Dinas Perdagangan Provinsi sekaligus Ketua Panitia Kalsel Expo 2023, Nurul Fajar Desira mengatakan, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah transaksi yang dicatatkan pada Kalsel Expo tahun ini.

“Total transaksi selama 5 hari kegiatan, adalah 7,6 miliar rupiah. Jumlah ini naik dua kali lipat lebih dibanding Kalsel Expo tahun lalu,” paparnya.

Jumlah tenant atau peserta yang mengikuti even tahunan pemerintah provinsi inipun, meningkat sekitar 14 persen dari Kalsel Expo tahun 2022.

“Kami juga mendata sebanyak 165 orang datang berkunjung ke  Kalsel Expo,” tutupnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur, Sahbirin Noor mengatakan, Kalsel Expo 2023 memberikan manfaat cukup besar bagi pelaku UMKM, karena ada transaksi dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

“Saya harap transaksi tahun depan lebih meningkat lagi, sehingga memberi manfaat bagi pelaku UMKM di Banua,” harapnya.

Gubernur Kalsel saat menyerahkan hadiah lomba pada penutupan Kalsel Expo

Pada kesempatan ini, Gubernur dan Ketua TP PKK menyerahkan hadiah kepada pemenang sejumlah lomba-lomba. Diantaranya lomba memasak selada Banjar, lomba menggambar dan mewarnai, serta lomba stand antar SKPD lingkup pemerintah provinsi dan juga kabupaten kota. (RIW/RDM/RH)

Sosper ke Desa Semayap, Paman Yani Ingatkan Bayar PKB Sebelum Program Relaksasi Berakhir

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) No 05 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel), di Desa Semayap, Pulau Laut Utara, Kotabaru, Sabtu (2/9).

Di lokasi itu, Paman Yani kembali mengingatkan tentang pemberian insentif yang diberlakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) khusus kendaraan bermotor (ranmor) yang akan berkahir pada 30 September nanti.

Paman Yani berharap, program yang digalakan Pemprov Kalsel sejak 1 Juli 2023 dalam rangka Hari Jadi ke-73 Kalsel itu, mampu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan digelarnya sosialisasi Perda Pajak Daerah dapat menjadi pemahaman penting bagi masyarakat. Apalagi program ini akan berakhir bulan ini,” ucap Paman Yani.

Menurut wakil rakyat dari fraksi Partai Golkar itu, Pemprov Kalsel sangat peduli terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat. Karenanya, kebijakan yang diberikan selama tiga bulan itu, lanjut Paman Yani, bahkan menerapkan program diskon hingga penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Membayar wajib pajak tepat waktu itu mendapatkan diskon. Kendaraan yang sudah menunggak (PKB) puluhan tahun pun mendapatkan pemotongan. Nah, ini yang diberikan Pemprov Kalsel untuk masyarakat,” ungkap Paman Yani.

Melalui pembayaran pajak, Paman Yani menyebut, pembangunan di Kalsel termasuk Kotabaru akan semakin lebih berkembang. Pasalnya, sebanyak 70 persen hasil pemungutan pajak di suatu daerah akan disalurkan ke Pemda setempat. Sementara 30 persennya akan dikelola oleh Pemprov.

“Dengan membayar pajak artinya kita sudah berkontribusi terhadap pembangunan daerah yang nantinya akan dinikmati oleh anak cucu kita di masa akan datang,” tutur Paman Yani.

Seperti diketahui, pemberian insentif dari Pemprov Kalsel itu juga berlaku untuk Bea Balik Nama (BBN II) yang akan berakhir pada 9 Desember 2023. (SYA/RDM/RH)

Buka Kejurprov Sambo Series II Kalsel Tahun 2023, Paman Yani : Atlet Sambo Go Harus Internasional

KOTABARU – Kejurprov Sambo Series II Kalsel Tahun 2023 resmi dibuka oleh Ketua Umum Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, di Gor Indoor Kotabaru, Sabtu (2/9).

Sebanyak 170 peserta dari 9 Kabupaten/Kota se-Kalsel mengikuti kejuaraan yang diselenggarakan di GOR Indoor Kotabaru, mulai 1 – 3 September 2023 ini.

Ketua Umum Persambi Kalsel Muhammad Yani Helmi mengapresiasi Kejurprov Series II ini, menurutnya keterlibatan Pemda setempat termasuk KONI Kalsel dan Kotabaru serta pihak-pihak lainnya sangat berpengaruh terhadap kesuksesan kegiatan.

“Semoga Kejurprov ini menghasilkan atlet yang bisa mengharumkan Kalsel dalam ajang PON ke 12 di Aceh dan Sumatera Utara nanti,” ujar Paman Yani (sapaan akrabnya).

Paman Yani berharap kejuaraan sekaligus ajang seleksi atlet Cabor Sambo Kalsel untuk PON XII ini, membuat Kalsel bisa mempertahankan serta melebihi raihan medali yang didapat atlet Sambo Kalsel pada berbagai kejuaraan tingkat Nasional dan Internasional sebelumnya.

“Sambo memang cabang olahraga baru, tetapi atlet banua kita sudah ada yang berhasil mewakili Indonesia ketika kejuaraan di Rusia dan Kazhakstan. Bahkan meraih medali emas dan perak pada saat itu,” ucap pria yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu.

Demi mewujudkan Cabor Sambo sebagai salah satu cabor andalan Kalsel, Paman Yani memastikan Pengurus Daerah (Pengda) Sambo akan terbentuk di seluruh Kabupaten/Kota Kalsel pada 2024 mendatang.

“Saat ini sudah ada 9 Pengda yang kita bentuk. Kita pastikan 2024 nanti seluruh Kabupaten Kota akan ada pengurusnya,” beber Paman Yani.

Sementara itu, KONI Kotabaru Usman Pahero, mendukung penuh berbagai kegiatan pembibitan atlet Sambo di Kalsel khususnya Kotabaru. Ia mengaku juga akan terus berkolaborasi dengan pemerintah setempat, untuk menyusun berbagai program pengembangan cabor ini.

“Kita optimis atlet Sambo Kalimantan Selatan insyaallah akan berbicara di kejuaraan Nasional maupun Internasional,” katanya. (SYA/RDM/RH)

Ketum Persambi Kalsel Inginkan Atlet Sambo Banua Terus Berprestasi di Kancah Dunia

KOTABARU – Ketua Umum Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, menggelar ramah tamah bersama Pengprov Persambi dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kotabaru serta Pemprov Kalsel, di Pelabuhan Perikanan, Kotabaru, Jumat (1/9) malam.

Suasana malam ramah tamah Ketua Umum Persambi Kalsel Muhammad Yani Helmi (topi) bersama Pengprov Persambi dan PSHT Kotabaru, di Pelabuhan Perikanan Kotabaru, Jumat (1/9) malam

Pertemuan ini membahas tentang perkembangan olahraga khususnya Sambo di Banua. Salah satunya yakni keberhasilan atlet Sambo Kalsel yang meraih juara pertama dan kedua saat mewakili Indonesia di Rusia dan Kazhakstan.

Ketua Umum Persambi Kalsel Muhammad Yani Helmi (kiri) saat menyerahkan cendera mata kepada salah seorang anggota Pengprov Persambi Kalsel

Ketua Persambi Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani, mengaku bangga dengan perkembangan olahraga Sambo di Banua. Menurutnya, meski masih asing di telinga masyarakat, Kalsel sudah bisa mengirimkan atletnya hingga ke kancah dunia.

“Atlet kita bukan hanya mewakili Kalsel, tetapi mewakili Indonesia. Ini suatu kebanggaan yang harus kita pertahankan. Kalau bisa terus kita tingkatkan lagi,” ucap Paman Yani.

Dalam kesempatan itu, Paman Yani berpesan, keberhasilan Kalsel dalam cabang olahraga (cabor) Sambo harus diturunkan kepada bibit-bibit atlet lain. Agar cabor ini semakin dikenal masyarakat luas dan menjadi salah satu cabor kebanggaan Banua.

“Masih banyak PR yang harus kita kerjakan. Semoga cabor Sambo semakin banyak peminatnya dan bisa terus mengirinkan atlet ke tingkat Internasional,” tutur Paman Yani yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel.

Selain Sambo, menurut Paman Yani, setiap cabang olahraga patut menjaga kekompakan. Hal itu lanjutnya, bisa dilakukan melalui kerjasama dan saling memberikan support dengan antar cabor olahraga.

“Gubernur Kalsel Paman Birin sangat konsen dengan olahraga Kalsel. Beliau ingin mendongkrak peringkat Kalsel di Nasional. Jadi setiap cabor harus saling kerjasama. Jangan hanya mementingkan cabor yang dipimpin atau dikuasai,” imbuhnya.

Wakil Rakyat dari fraksi Golkar itu juga menginginkan, seluruh cabor khususnya Sambo bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah. Ia juga berharap sosialiasi tentang cabor yang masih asing, dapat dilakukan hingga ke sekolah.

“Bisa kita kolaborasikan dengan Dispora maupun Disdik melalui pelatihan atau coaching clinic guru-guru olahraga di SMA/SMK se-Kalsel,” terangnya.

Tak lupa, Paman Yani juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang telah memberikan perhatian dan dukungannya kepada olahraga di banua ini. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version