KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani telah menyelesaikan seluruh kegiatan reses di daerah konstituennya yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Reses yang dimulai sejak Minggu (12/5), di Tanah Bumbu itu berakhir di Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Minggu (19/5) malam.
“Alhamdulillah kami bersyukur sudah melaksanakan keseluruhan reses di 16 titik mulai dari Tanah Bumbu hingga malam hari ini di Kotabaru,” kata Paman Yani.
Ia mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat di seluruh desa yang menjadi lokasi reses akan disampaikan dan diperjuangkannya di Rumah Banjar (kantor DPRD Kalsel).
“Pasti akan kami sampaikan lewat e-Pokir dulu,” beber Paman Yani.
Paman Yani menyebut, seluruh aspirasi nantinya akan dipilah kembali. Tujuannya untuk memastikan ranah Pemkab dan Pemprov.
“Ini yang perlu diketahui masyarakat,” tutur Paman Yani.
Meski reses di titik terakhir dilaksanakan pada malam hari, hal itu tidak menurunkan sedikitpun antusias dari masyarakat.
Nyatanya, kehadiran wakil rakyat yang kembali terpilih pada Pemilu 2024 itu disambut gembira oleh ratusan masyarakat yang sudah menunggu sejak petang.
“Saya pribadi sangat berterimakasih kepada masyarakat yang kembali mempercayakan saya sebagai motorik suara mereka di Rumah Banjar,” ungkap Paman Yani. (SYA/RDM/RH)
BANJARBARU – Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP) Kalimantan Selatan menggelar ziarah bersama ke makam pahlawan Bumi Kencana dan makam pahlawan Nasional Brigjen TNI Purn Hassan Basry, Sabtu (18/5). Kegiatan ini dalam rangka peringatan memasuki usia ke 60 PERIP.
Ziarah tabur bunga di makam pahlawan bumi kencana
Selain melakukan ziarah dan tabur bunga, PERIP Kalsel juga merangkainya dengan kegiatan bakti sosial ke panti asuhan, untuk memberikan tali asih kepada penghuni panti.
Dipimpin Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah, ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan pejuang Banua.
Selain PERIP Kalsel, ziarah tabur bunga juga dihadiri Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (KB-FKPPI) Kalsel, dimana Sekretaris Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI FKPPI) Kalsel Nawang Wijayanti menjadi pemimpin barisan upacara ziarah tabur bunga.
Kepada Abdi Persada FM, Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah menyampaikan, ziarah tabur bunga serta pembagian tali asih kepada anak – anak panti, merupakan kegiatan rutin yang pihaknya laksanakan disetiap memperingati ulang tahun PERIP.
“Ini rutin kita lakukan agar jiwa pahlawan tetap melekat di hati seluruh pengurus dan anggota Perip Kalsel,” ungkap Indriati.
Usai berziarah, rombongan PERIP Kalsel langsung menuju ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (Panti Asuhan), untuk memberikan santunan berupa uang tunai. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua PERIP PD Kalsel, kepada pengurus lembaga.
Indriati berharap di usia ke 60 ini, PERIP PD Kalsel semakin kompak dan tetap meneruskan perjuangan para pendahulu.
“Karena kita juga termasuk bagian dari para pejuang, kita ingin meneruskan semangat mereka, semangat pengabdian tanpa batas,” tutup Indriati.
Di tempat yang sama, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati menyampaikan, diulang tahun ke 60 tahun PERIP ini, pihaknya juga mengucapkan rasa syukur dan turut berbahagia, dan hal ini menjadi salah satu kegiatan silaturrahmi antara FKPPI Kalsel bersama PERIP Kalsel.
“Kita harus dapat mengenang kembali jasa – jasa para pahlawan yang telah berhasil memerdekakan Republik Indonesia ini dari para penjajah,” ungkap Nawang.
Ia melanjutkan, ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan, memiliki kesan tersendiri bagi anggota FKPPI Kalsel, dimana selain mempererat tali silaturrahmi, juga dapat mengudakasi anggota FKPPI yang merupakan putera-puteri purnawirawan TNI/POLRI.
“Dalam hal ini FKPPI Kalimantan Selatan agar lebih mengenal sejarah perjuangan para pahlawan,” tutup Nawang.
Senada dengan Nawang Wijayati, Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalimantan Selatan Novita Tyasti Zaidi menyampaikan, PERIP Kalsel bersama FKPPI Kalsel akan terus menjalin kerjasama, hal ini bertujuan untuk terus menjalankan misi – misi pahlawan nasional, yang gugur dalam membela persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.
“Kami FKPPI Kalsel mengucapkan selamat ulang tahun ke 60 untuk PERIP,” ungkap Novi. (MRF/RDM/RH)
SOLO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian (Disperin) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel sebagai pembina Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikutsertakan Pameran Expo dalam Rangka HUT Dekranas ke-44, di salah satu Hotel di Solo, Jawa Tengah.
Selain itu, HUT Dekranas ke-44 dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional Dekranas dan Parade Mobil Hias yang telah didukung Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel diikuti TP PKK Kalsel dalam mendukung pariwisata.
Plt Kepala Disperin Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy yang juga Plt Ketua Harian Dekranasda Provinsi Kalsel mengatakan, pihaknya memang membawa dua pelaku IKM dengan memasarkan produk unggulannya masing-masing, termasuk sasirangan.
Produk kerajinan unggulan IKM yang dipamerkan sudah terbukti kualitasnya, seperti produk kain sasirangan dan fashion berbahan sasirangan ready to wear.
Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Hj Raudhatul Jannah (Kiri)
“Mudah-mudahan kerajinan produk sasirangan Kalsel bisa lebih menarik minat masyarakat karena kita sudah tahu Sasirangan sekarang sudah terdaftar sebagai warisan budaya sehingga sasirangan terhindar dari adanya pengakuan dari daerah atau negara lain,” kata Mursyidah, Rabu (15/5).
Mursyidah mengungkapkan, pihaknya akan terus menjalankan program Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah (Acil Odah) dalam memajukan potensi produk kerajinan yang bernilai ekonomi untuk peluang usaha.
“Sehingga para pelaku usaha di Kalsel bisa termotivasi dalam mengembangkan produknya agar bisa lebih memperluas jaringan pasar,” tutur Mursyidah.
Diutarakannya, kedepannya akan lebih memotivasi para pelaku IKM dalam mengembangkan sasirangan pewarna alam karena memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
“Kami memang mendukung penuh kepada para pelaku IKM dalam memasarkan produk daerah agar bisa diminati pasar domestik dan pasar ekspor,” tutup Mursyidah. (DISPERIN.KALSEL-MRF/RDM/APR)
BANJARBARU – Seluruh rangkaian tahapan seleksi calon direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada 104,7 FM periode 2024-2029 sudah seluruhnya terlaksana, setelah mengikuti berbagai tahapan yakni seleksi Administrasi, Computer Assisted Test (CAT), Uji Psikotes dan Wawancara, peserta kini tinggal menunggu penetapan siapa yang terpilih.
Suasana tahapan Uji Psikotes seleksi direksi LPPL Abdi Persada FM
Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada FM, Anisyah memberikan apresiasi kepada semua peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi, sehingga pihaknya memastikan dari 4 calon direksi yang mengikuti seleksi akan dipilih yang terbaik untuk menjadi direktur
Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah (tengah) didampingi anggota dewan pengawas saat diwawancara
“Tahapan seleksi ini adalah rangkaian untuk menjadi direktur LPPL Abdi Persada FM maka dari itu kami melibatkan berbagai pihak profesional dalam tes dengan harapan mencari satu orang yang terbaik dari semua peserta,” ucapnya, Rabu (15/5)
Anisyah menambahkan semua tahapan tes sebelumnya sudah dilaksanakan dan berjalan lancar tanpa kendala dari pihak panitia maupun para peserta calon direksi
“Hingga saat ini peserta terlihat antusias dan bersemangat mengikuti semua tahapan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi, tidak lupa pula kami juga berterima kasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel telah membantu dan mendukung penuh atas terselenggaranya seleksi ini,” katanya.
Sementara itu, salah seorang peserta calon direksi, Hayatun Nufus, mengucapkan terima kasih kepada semua panitia seleksi yang terlibat karna telah menunjukkan sikap profesional selama sleksi berlangsung
“Mengikuti seleksi calon direksi di LPPL Abdi Persada FM ini sangat berkesan sekali, kami sangat berterima kasih merasakan keprofesionalan semua pihak disini mulai dari panitia hingga penguji, terlebih lagi kepada LPPL Abdi Persada FM,” ungkapnya.
Kesan baik juga dirasakan oleh peserta calon direksi lainnya, Rommy Rakhmat Rezki. Usai tes akhir wawancara ia mengatakan, dari tahapan awal hingga tes selesai ia menilai kinerja seluruh pihak sangat maksimal dalam memberikan kenyamanan serta fasilitas yang baik kepada semua peserta calon direksi
“Kami merasa secara keseluruhan atas semua seleksi yang telah kami lalui sangat puas dimana pihak panitia sangat memperhatikan secara detail setiap tahapan dan sangat profesional dalam menjalankannya,” tutupnya.
Sementara, untuk pengumuman penetapan direksi nantinya akan diinformasikan setelah penilaian semua tahapan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias menerima banyak aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) kota Banjarmasin dalam kegiatan resesnya yang digelar mulai 12 Mei 2024 lalu.
Menurut Rachmah, salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait usulan adanya pelatihan bagi anak-anak yang putus sekolah seperti pelatihan perbengkelan, menjahit dan perbaikan handphone.
“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, maka anak-anak yang putus sekolah tadi memiliki keterampilan untuk bekerja sehingga bisa mengurangi angka pengangguran,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (15/5).
Suasana Reses Anggota DPRD Kalsel, Rachmah Norlias di Kawasan Banjarmasin Utara
Selain itu, lanjut Rachmah, dalam reses tersebut, warga Banjarmasin juga mengusulkan adanya program bedah rumah bagi rumah warga yang tidak layak huni serta bantuan bagi lanjut usia agar bisa lebih ditingkatkan.
“Aspirasi masyarakat ini akan dikumpulkan dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait sesuai kewenangannya agar bisa ditindaklanjuti,” terangnya.
Sementara itu, warga Banjarmasin, Mukhyar menyambut baik reses yang digelar oleh Anggota DPRD Kalsel karena melalui kegiatan ini, wakil rakyat dapat menjalin komunikasi dengan masyarakat, khususnya di Banjarmasin.
“Di Banjarmasin, masih banyak hal yang perlu dibenahi bersama, antara lain untuk pendidikan, sekolah, tempat-tempat ibadah yang perlu dibantu dan infrastruktur lainnya manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi merespon keluhan warga Kelurahan Batulicin, Tanah Bumbu, terkait abrasi di tepi jalan milik Pemprov Kalsel.
Menurut warga setempat, abrasi itu menyebabkan luapan air ke pemukiman saat terjadi pasang di sungai sekitar.
Saat melaksanakan reses atau menjaring aspirasi masyarakat di Kelurahan Batulicin, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani langsung mendatangi lokasi abrasi.
Suasana Reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi di Kelurahan Batulicin Tanbu
Sesampainya di sungai yang tidak jauh dari lokasi reses itu, Paman Yani langsung merespon positif dan mengaku siap memperjuangkan penguatan tepian jalan ke PUPR Kalsel.
“Harusnya pengerjaan ini akan dimasukkan ke dalam rencana kerja tahun 2025 menggunakan anggaran murni, karena sudah tidak bisa kalau memakai anggaran perubahan tahun ini,” kata Paman Yani, Rabu (15/5).
Meski begitu, Paman Yani akan meminta Pemprov Kalsel segera melakukan tindakan sementara agar luapan air sungai tidak sampai ke pemukiman warga.
“Nanti coba saya sampaikan dulu ke Pemprov terutama Dinas PUPR agar setidaknya ada tindakan dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, menurut pengakuan Ketua RT setempat, Mahmudin, abrasi yang diperkirakan sekitar 5 meter itu sudah terjadi sejak beberapa tahun.
“Sudah sempat kita sampaikan ke Pemkab, tetapi mereka mengaku jalan yang terkenas abrasi milik Pemprov,” katanya.
Mendengar pengakuan Paman Yani yang akan memperjuangkan keinginan warganya, Mahmudin mengaku senang dan bangga kepada legislator yang terkenal merakyat itu.
“Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Kalsel,” harapnya.
Mahmudin berharap Paman Yani bisa terus menjadi sosok yang dicintai masyarakat, melalui upaya-upayanya yang telah terbukti bermanfaat untuk daerah konstituennya.
“Kami sangat berterimakasih kepada Paman Yani, karena sudah banyak membantu warga Tanah Bumbu khususnya Kelurahan Batulicin,” ungkapnya. (SYH/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melaksanakan peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan, di makam pahlawan Brigjen Hasan Basry, Rabu (15/5). Proklamasi ini sebagai bentuk perlawanan kepada penjajah dan juga sumpah setia kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan sejatinya diperingati pada 17 Mei, namun rangkaiannya dimulai pada 15 Mei 2024. Acara dirangkai dengan kirab ontel dari Mahligai Pancasila di Banjarmasin, dilanjutkan ziarah ke makam pahlawan Brigjen Hasan Basry di Bundaran Liang Anggang Banjarbaru.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dalam proklamasi Gubernur Tentara ALRI, muncul pernyataan dan penegasan bahwa gerilya ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan benar-benar ada dan mempunyai kekuatan.
“Kegiatan ini bukan sekadar kilas balik dan mengenang sejarah perjuangan dan kepahlawanan para pendahulu kita, namun juga penghayatan terhadap nilai-nilai juang ALRI Divisi IV untuk kondisi kekinian, khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Sahbirin.
Peringatan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan, di makam pahlawan Brigjen Hasan Basry
Sementara itu, Pj Bupati HSS, Hermansyah, menyampaikan bahwa pada tanggal 17 Mei mendatang, akan dilaksanakan puncak peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan di Hulu Sungai Selatan.
“Sesuai arahan gubernur, puncak peringatan HUT ke-75 ini dilaksanakan di mana saat proklamasi pertama dibacakan. Yakni di Madapai, Hulu Sungai Selatan,” ucap Hermansyah.
Ia menambahkan, ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam puncak HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Petahanan Kalimantan. Seperti sunatan massal, bakti sosial, pengobatan gratis dan pemberian sembako kepada warga sekitar.
“Selain itu, kami juga memberikan berbagai macam hadiah kepada para veteran,” tutup Hermansyah. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kirab sepeda ontel kembali mewarnai peringatan HUT ke-75 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan, yang dilaksanakan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (15/5). Kirab puluhan sepeda tua ini, dilepas langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dari halaman gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.
Gubernur Kalsel bersiap menuju gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin
Sebelum melepas peserta kirab, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) mengapresiasi kesetiaan para onthelis dalam memeriahkan HUT Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan setiap tahunnya. Yakni dengan bersepeda dari Banjarmasin sampai kilometer 20 Liang Anggang, atau Makam Pahlawan Nasional Brigjen Hasan Basri.
Gubernur Kalsel (memegang bendara) saat melepas kirab ontel pada Rabu (15/5) pagi
Peringatan HUT Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan, menurut Paman Birin, adalah sebuah harga yang tidak ternilai bagi rakyat Kalsel. Karena momen itulah, saat ini masyarakat Kalsel dapat bernapas lega di alam kemerdekaan.
“Maka dari itu rakyat Banua patut bersyukur bisa hidup dalam kedamaian. Oleh karena itu, Jas Merah, Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah,” tegas Paman Birin.
Para peserta kirab sepeda ontel
Sementara itu, Praptono Zakaria, dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia, mengaku bangga dan senang mengikuti kirab memeriahkan HUT Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan.
Menurutnya, kirab sebagai upaya menggaungkan perjuangan kepada generasi muda saat ini, untuk bersama-sama membangun Banua.
“Kirab ini salah satu wujud untuk selalu mengingat jasa-jasa para pejuang, khususnya Tentara ALRI Pertahanan Kalimantan,” katanya.
Tidak tanggung – tanggung, kirab sepeda ontel ini sudah berlangsung sejak 2009, dan Paman Birin selalu mengikuti kirab ini sejak 2018.
Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasinya kepada para onthelis, Paman Birin memberikan hadiah umroh bagi empat orang yang tiba di garis finis di Liang Anggang.
Sebagai informasi, Proklamasi 17 Mei 1949 merupakan sejarah penting bagi rakyat Kalsel, karena dalam proklamasi Itulah, muncul pernyataan dan penegasan kepada rakyat dan dunia, bahwa gerilya ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan benar-benar ada, dan mempunyai kekuatan. Bahkan eksistensinya mampu menyusun pemerintahan dalam wilayah RI, walau pun saat itu tanah Kalimantan masih diduduki penjajah.
Sejarah Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan dimulai pada Januari 1949 dengan membuat gerakan gerilya untuk mendapatkan dukungan dari rakyat di desa-desa dan pedalaman Hulu Sungai yang dikenal dengan sebutan Banua Lima.
Aksi gerilya serupa juga dilakukan di Banjarmasin dan Martapura yang melibatkan semua pegawai pemerintah, buruh, perawat, sampai pembantu rumah tangga mengadakan gerakan mogok kerja, bahkan langsung bergabung dengan pasukan gerilya untuk mengambil kendali pos-pos militer belanda di setiap distrik yang dikuasai pihak Belanda.
Hingga pada 2 September 1949, diadakan penghentian permusuhan yang dihadiri pihak Republik Indonesia, pihak Belanda, pihak Negara Australia sebagai Komisi III Negara dan perwakilan dari Divisi IV yang meresmikan ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan menjadi bagian resmi dari Angkatan Perang Republik Indonesia. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Teater se dunia, Taman Budaya di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) menggelar Aruh Teater.
Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti melalui Kepala Seksi Pengembangan dan Pergelaran, Rusgian Noor, pada Senin (13/5) malam mengatakan, Aruh Teater Kalimantan Selatan tahun 2024 ini mengangkat tema “Meningkatkan kesenian persaudaraan lintas generasi insan seni, mengangkat nilai luhur seni budaya tradisi Banua ke wujud spirit dan ekspresi budaya masa kini”. Ia berharap, dapat semakin memberi rasa minat dan kecintaan masyarakat terhadap teater.
Kepala Seksi Pengembangan dan Pergelaran, Taman Budaya Kalsel, Rusgian Noor ( ditengah)
“Aruh Teater ini digelar selama tujuh hari di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Banjarmasin, mulai tanggal 13 hingga 19 Mei 2024,” ucapnya
Sementara itu, Ketua Pelaksana Aruh Teater Aminuddin menambahkan, kegiatan ini dalam bentuk merayakan salah satu hari besar bagi para seniman di dunia seni drama yaitu teater, keaktoran, penyutradaraan, sarasehan dan pertunjukan. Di mana, telah diikuti dari seluruh Kabupaten dan Kota. Ia berupaya, para seniman menampilkan keahliannya untuk membuat pertunjukan teater menjadi lebih baik lagi.
Ketua Pelaksana Aruh Teater, Aminuddin, saat memberikan komentarnya
“Kami ingin memberikan kontribusi dalam komunitas teater,” jelasnya
Aminuddin menambahkan, selama kegiatan akan tampil parade 13 group dan 14 pertunjukan yang tersebar dari Kabupaten dan Kota, yakni delapan komunitas berasal dari seluruh penggiat seni teater, serta juga adanya panggung apresiasi. Pihaknya ingin memberikan kesempatan yang lebih besar dalam perkembangan wawasan dan pengetahuan tentang teater.
“Kegiatan ini dapat disaksikan secara langsung atau menonton melalui youtube Taman Budaya Kalsel,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan membagikan bantuan berupa Alat Mesin Pertanian (alsintan) pasca panen kepada dua kelompok tani sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas.
Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah menyampaikan, bantuan Alsintan berupa pengangkut roda tiga ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian para kelompok tani, khususnya membantu mobilisasi sarana produksi dan hasil panen.
PLH Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah
“Ini merupakan komitmen Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangka mendorong produksi pertanian di Kalimantan Selatan,” ungkap Imam melalui sambungan telpon, Senin (13/5).
Ia menambahkan, terdapat dua bantuan alsintan yang pihaknya bagikan berupa pengangkut roda tiga untuk meningkatkan produktivitas pertanian para kelompok tani khususnya membantu mobilisasi sarana produksi dan hasil panen. Dua kelompok tani yang mendapatkan Alsintan pasca panen yaitu Gapoktan Surya Mentari dari desa buni jaya Kecamatan Piani Kabuparen Tapin dan Gapoktan Papadaan, Desa Wasah Tengah Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu sungai Selatan.
“Bantuan yang disalurkan diharapkan digunakan bersama seluruh kelompok tani, dikarenakan bantuan tersebut diberikan Pemerintah untuk dapat digunakan secara bersama,” lanjut Imam.
Ia juga mengharapkan, bantuan alat mesin pertanian Pasca Panen ini mampu mendorong peningkatan produksi pertanian, sehingga Provinsi Kalimantan Selatan menjadi penyangga untuk pemasok Ibu Kota Nusantara (IKN). (MRF/RDM/RH)