Membangun Masa Depan Melalui Literasi dan Iklusi Keuangan, Bank Kalsel Luncurkan Program BEKANTAN

BANJARBARU – Bank Kalsel dengan bangga mengumumkan peluncuran Program BEKANTAN (Bekal Untuk Masa Depan), sebuah inisiatif strategis dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Selatan. Program tersebut secara simbolis diresmikan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dan Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, akhir pekan lalu di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Program ini tidak hanya sekadar sebuah upaya untuk memberikan pemahaman tentang lembaga keuangan dan produk perbankan kepada masyarakat, tetapi juga merupakan sebuah inovasi dalam model kegiatan yang dirancang untuk mendukung Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan mengusung konsep Kolaborasi dan Edutainment (edukasi entertainment).

Disela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan, BEKANTAN tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman praktis kepada siswa-siswa diseluruh Kalimantan Selatan.

“Melalui BEKANTAN, siswa-siswa tidak hanya mempelajari proses pembukaan rekening, tetapi juga langsung mempraktikkannya dengan melakukan penyetoran tabungan, pengecekan saldo melalui mobile ATM, dan menggunakan layanan mobile banking,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM pada Senin (13/5).

Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang optimal memiliki kontribusi positif terhadap kesejahteraan keuangan individu dan masyarakat. Dalam mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, otoritas, dan lembaga jasa keuangan dalam melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan.

Dalam perjalanannya, Bank Kalsel telah menjalin kerjasama dengan hampir 100 sekolah dari berbagai jenjang di seluruh unit kerjanya. Bahkan, Bank Kalsel telah berkolaborasi dengan salah satu sekolah di Banjarmasin dalam kegiatan Bank Mini, memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan vokasi dan pembelajaran nyata tentang jasa keuangan.

“Keberhasilan pelaksanaan Program BEKANTAN tidak terlepas dari dukungan otoritas danpemerintah daerah selama ini. Hari ini, Bank Kalsel dengan bangga meluncurkan Program BEKANTAN sebagai bentuk implementasi nyata dari literasi dan inklusi keuangan, yang sejalan dengan tujuan Program KEJAR dari OJK,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Dua Kloter Haji Asal Kalsel Mengawali Pemberangkatan di Embarkasi Banjarmasin

BANJARBARU – Hingga Senin (13/5) malam, dua kloter jemaah haji asal Kalimantan Selatan, sudah diterbangkan ke tanah suci melalui Embarkasi Banjarmasin. Yakni kloter satu asal kabupaten Banjar dan kloter dua asal kota Banjarmasin. Khusus untuk kloter satu atau kloter pertama, pelepasan jemaah haji dilakukan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi, Raudatul Jannah, Ketua DPRD Provinsi, Supian HK dan juga Ketua Panitia Pelaksanaan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Tambrin, pada Minggu (12/5) pagi.

Jemaah haji saat menunggu giliran memasuki bus menuju bandara

Kepada wartawan, Gubernur berpesan, agar jemaah haji dapat menjaga kesehatan selama berada di tanah suci, dan pulang dalam keadaan selamat serta menjadi haji mabrur.

“Jaga nama baik Banua, dan jaga kekompakan selama di tanah suci,” tutupnya.

Sebelum melepas keberangkatan para jemaah haji di pintu keluar menuju bus, Paman Birin (sapaan khas Gubernur) dan Acil Odah (sapaan khas Ketua TP PKK) menyempatkan diri menyapa para lansia yang pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini, tetap mendapatkan layanan prioritas. Hal ini sesuai motto tahun ini, Haji Ramah Lansia.

Gubernur Kalsel saat menyapa para jemaah haji lansia

“Tidak seperti jemaah haji lainnya, jemaah haji lansia kita prioritaskan dengan menyerahkan langsung dokumen dan living cost di kamar masing – masing,” jelas Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Tambrin, saat jumpa pers akhir pekan tadi di asrama haji Banjarbaru.

Tercatat tahun ini, ada 217 jemaah haji lansia yang berangkat melalui Embarkasi Banjarmasin tahun ini. Dimana jemaah haji tertua berusia 91 tahun asal Tanah Laut.

“Layanan maksimal juga tetap kami berikan kepada seluruh jemaah haji, baik saat berada di asrama maupun di tanah suci,” tambahnya.

Salah satunya adalah terkait jaminan konsumsi selama di tanah suci. Yakni setiap jemaah haji dipastikan mendapat jatah makan tiga kali sehari, dengan total 127 kali makan. Yakni 84 kali saat di Mekkah, 27 kali di Madinah dan 15 kali saat puncak haji di Mina dan Muzdalifah, plus satu kali snack.

“Setiap jemaah haji juga mendapatkan living cost atau uang saku sebesar 750 riyal, yang diserahkan saat masuk asrama haji,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Gali Informasi Masalah Hibah dan Bantuan Pendidikan di DPRD DIY

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggali informasi terkait permasalahan hibah dan bantuan pendidikan dengan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel, Asbullah, mengungkapkan bahwa permasalahan hibah dan bantuan Pendidikan tersebut merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi Komisi IV DPRD Kalsel yang membidangi kesejahteraan rakyat.

“Banyak hal yang kami diskusikan dalam pertemuan tersebut, seperti mekanisme penyaluran dana hibah dari Pemerintah Provinsi, pemberian bantuan pendidikan, serta sinergitas dan koordinasi antara SKPD/Dinas/Instansi/Lembaga terkait, termasuk dengan Dinas Pendidikan,” katanya, Senin (13/5)

Pertemuan Komisi IV DPRD Kalsel dan DPRD DIY

Selain itu, lanjut Asbullah, pihaknya juga membahas peran DPRD dalam memberikan bantuan beasiswa untuk lulusan SMA yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Hal ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan program-program yang bermanfaat di Kalimantan Selatan.

“DPRD DIY telah menunjukkan praktik yang sangat baik dalam penanganan dana hibah, bantuan pendidikan, dan beasiswa. Hal ini menjadi inspirasi bagi provinsi lain untuk menirunya, sehingga tercipta sinergi yang lebih baik dalam pembangunan di berbagai daerah,” terangnya.

Untuk diketahui, rombongan Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan yang dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi ini diterima Kepala Bagian Penyusunan Program dan Keuangan, Sekretariat DPRD DIY, Agung Sukendar beserta jajarannya, pada Rabu (9/5). (ADV-NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Kembali Gelar Pemilihan Putra Putri Pariwisata 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, menggelar Opening dan Sashing Ceremony, menjelang Pemilihan Putra-Putri Pariwisata tahun 2024. Kegiatan dibuka secara resmi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, diwakili Plh sekaligus Kabid Pemasaran Dispar Kalsel, Muhammad Noor, didampingi Kasi dan Jajaran Dispar Kalsel, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Senin (13/5).

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, diwakili Plh sekaligus Kabid Pemasaran Dispar Kalsel, Muhammad Noor, usai acara mengatakan, saat ini ada sebanyak 36 finalis Putra Putri Pariwisata 2024 yang akan berlaga nantinya. Para finalis Putra – Putri Pariwisata 2024 ini terdiri 18 orang laki-laki dan 18 perempuan, yakni 13 pasang Putra Putri delegasi dari Kabupaten dan Kota, serta 5 pasang merupakan hasil audisi umum.

Plh sekaligus Kabid Pemasaran Dispar Kalsel, Muhammad Noor, saat memberikan komentarnya

“Para finalis ini akan menjalani masa karantina terbuka dan tertutup,” ucapnya

Disampaikan Muhammad Noor, rangkaian kegiatan pemilihan Putra – Putri Pariwisata 2024 dimulai tanggal 13 Mei 2024, diawali Opening dan Sashing Ceremony. Kemudian mengunjungi ke Pulau Curiak di Kabupaten Barito Kuala, Bandara Syamsudin Noor serta ke Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak Remaja Mulia, dilanjutkan Tahura Sultan Adam Kabupaten Banjar. Para peserta diberikan pembekalan materi, dan tour guide challenges.

“Para peserta akan menampilkan pertunjukan bakat dan malam Inagurasi, serta Grand Final yang nantinya diselenggarakan pada tanggal 18 Mei, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin,” jelasnya

Salah satu finalis Putri Pariwisata tahun 2024 diberikan penyematan selempang

Lebih lanjut Muhammad Noor menambahkan, pemilihan Putra – Putri Pariwisata 2024 ini merupakan eksistensi dan pengembangan karakter generasi muda, dengan mengusung konsep promosi kepariwisataan dan berbagai aspek lainnya, menerapkan konsep “Endorser Masa Kini”. Di mana, para Putra – Putri terbaik di Banua berperan menjadi promotor yang kreatif, inovatif baik di media sosial maupun secara langsung ke masyarakat.

“Ajang ini salah satu upaya promosi kepariwisataan di Kalsel, guna memudahkan penyebaran informasi dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik Nusantara maupun Mancanegara,” tutupnya.

Untuk diketahui, Sashing Ceremony merupakan tradisi penyematan selempang resmi kepada para finalis yang sebentar lagi, akan berlaga dalam rangka Pemilihan Putra-Putri Pariwisata tahun 2024. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Terima Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Kejaksaan RI

BANJARBARU – Sebanyak 58 peserta pelatihan kepemimpinan administrator kejaksaan RI, mengunjungi Kampus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimatan Selatan, Senin (13/5). Kunjungan tersebut dalam rangka pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I dan II Kejaksaan RI, dimana per angkatan diisi sebanyak 30 peserta, dengan total 60 peserta kejaksaan RI akan mengikuti pelatihan di kampus BPSDMD Provinsi Kalsel.

Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Tony Spontana menyampaikan, Kunjungan ini adalah dalam rangka untuk mengikuti studi lapangan, pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I dan II Kejaksaan RI, yang akan dilaksanakan selama 2 hari di aula BPSDMD Provinsi Kalsel.

“BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan dari tahun ketahun terus berkembang. Oleh karena itu sekiranya kita (Kejaksaan RI) tidak salah memilih lokasi pelatihan kepemimpinan administrator,” ucap Tony.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, sebagai tuan rumah pelaksanaan pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I dan II Kejaksaan RI, Pemerintah Provinsi Kalsel akan berusaha memberikan pelayanan terbaik, dalam rangka mendukung pelaksanaan pelatihan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berinovasi dengan menggelar kompetisi perlombaan inovasi, dalam rangka menjaring inovasi disetap SKPD, dan karya inovasi yang diingkan ialah inovasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, ” ucap Roy.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional, Ahmad Bagiawan menyampaikan, pihaknya mengapresiasi Kejaksaan RI, atas kepercayaannya dalam menjadi lokus ketempatan kunjungan para peserta pelatihan kepemimpinan administrator angkatan I dan II. Hal ini menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Ada beberap lokus yang didatangi peserta, antara lain Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalsel, Biro Organisasi Provinsi Kalsel, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalsel,” ungkap orang Haji Gia (sapaan akrabnya).

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Kejaksaan RI merupakan pelatihan yang pertama kali diadalam di Kalsel, bahkan 60 peserta kejaksaan RI yang berdatang merupakan angkatan pertama dan kedua di Kejaksaan RI. Dimana sebelumnya tidak ada kunjungan seperti ini di Kalimantan Selatan.

“Ini merupakan lanjutan kerjasama Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Kejaksaan RI, sambungan dari pelatihan dasar Kejaksaan RI pada tahun 2022 yang lalu,” tutup H Gia. (MRF/RDM/RH)

Paman Birin Buka POPDA Tingkat Provinsi Kalsel di Kandangan

HULU SUNGAI SELATAN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor secara resmi membuka, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2024 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), bertempat di lapangan Stadion 2 Desember Kandangan, Senin (13/5).

Dalam sambutannya Paman Birin menyampaikan, jika para atlet dapat terus bergerak maka tubuh tidak menjadi lemah. Karena pada momentum pembukaan POPDA Kalsel ini, ia menginginkan seluruh atlet dari kontingen berbagai daerah dapat menjadi pilar di Banua tercinta.

“Tentu, kita harapkan dapat menjaring bibit atlet olahraga yang berprestasi di Kalimantan Selatan. Mengingat, POPDA Kalsel ini merupakan ajang olahraga yang berjenjang dan multi disiplin serta mampu meningkatkan kualitas SDM dalam pembinaan tersebut,” ucapnya.

Paman Birin meyakini para atlet pelajar yang kini berlomba di tingkat POPDA Kalsel akan melenggang ke nasional, bahkan tingkat internasional.

“Tidak sedikit penjaringan atlet dari POPDA Kalsel ini dapat berlaga dan mengharumkan nama daerah ke nasional,” ujarnya.

Gubernur berharap, para atlet pelajar daerah tidak menyia-nyiakan POPDA ini, untuk mencapai prestasi maksimalnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah sekaligus PJ Bupati Kabupaten HSS mengucapkan, Terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang berkenan membuka acara POPDA Tingkat Provinsi Kalsel ini.

“Kami sampaikan selamat datang atlet pelajar di Bumi Antaludin atau Bumi Rakat Mufakat ini,” ucapnya.

Pada POPDA ini mengangkat tema, bergerak untuk meningkatkan prestasi olahraga pelajar Kalsel.

Kegiatan pekan olahraga tingkat pelajar ini dilaksanakan selama 7 hari terhitung sejak mulai 13-19 Mei 2024. Dengan mempertandingkan delapan cabang olahraga (Cabor) yaitu, bola basket putra dan putri, bola voli indoor putra dan putri, bulutangkis, pencak silat, sepak takraw, sepakbola, tinju dan tenis lapangan.

Peserta POPDA Tingkat Provinsi Tahun 2024 ini, sebanyak 1.338 atlet pelajar Se Kalsel. Memperebutkan 206 medali, terdiri 55 medali emas, 55 medali perak, serta 96 medali perunggu. (DISPORA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Reses ke Tanbu, Paman Yani Siap Perjuangkan Aspirasi Warga di Rumah Banjar

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, memulai kegiatan reses atau menjaring aspirasi masyarakat di daerah konstituennya, untuk kali kedua di tahun ini.

Hari pertama reses, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu menyambangi warga di RT. 014 Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (12/5).

Kedatangan Paman Yani di titik pertama tersebut langsung mendapat antusias hangat dari warga setempat. Pasalnya, legislator bidang Ekonomi dan Keuangan di Rumah Banjar (Kantor DPRD Kalsel) itu memang menjadi sosok yang sudah dianggap keluarga oleh masyarakat Tanah Bumbu termasuk Desa Bersujud.

Setelah mendengarkan aspirasi dari warga disana, Paman Yani melanjutkan reses ke titik kedua yakni di RT. 006 Desa Bersujud.

Seperti di titik pertama, Paman Yani kembali mendapat sambutan hangat dari warga. Bahkan, tidak sedikit warga yang mengantri untuk sekedar bersalaman hingga berswafoto bersama Paman Yani.

“Alhamdulillah hari ini kita kembali menyapa masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya ke Desa Bersuju,” kata Paman Yani.

Dalam kesempatan itu, Paman Yani mengaku sudah mengantongi setiap permintaan warga dan siap menyampaikan serta memperjuangkannya di Rumah Banjar.

“Sementara ini aspirasi warga di dua Desa ini masih kita tampung dulu. Nanti akan kita kumpulkan apa saja yang menjadi keinginan warga di desa-desa lain dan pasti akan kita perjuangkan,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Harjad ke-2 Fordayak Tanbu, Paman Yani : Masyarakat Dayak Harus Maju dan Bermartabat

TANAH BUMBU – Ketua Pembina Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Yani Helmi berharap masyarakat adat Dayak menjadi masyarakat maju dan bermartabat. Hal itu disampaikan Yani Helmi saat menghadiri hari jadi ke-2 Fordayak Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (12/5).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu merasa bangga dan berbahagia atas perjalanan Fordayak selama 2 tahun ini.

“Dengan semangat juang dan dedikasi yang tinggi dari para pengurus dan anggota, Fordayak telah berhasil menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi pemuda yang peduli dengan kemajuan masyarakat Dayak di Tanah Bumbu dan Kotabaru,” kata Paman Yani (sapaan akrabnya).

Menurut Paman Yani, Fordayak sebagai organisasi kepemudaan Dayak memiliki peran penting dalam membina dan mengembangkan potensi para pemuda Dayak.

“Pemuda merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Masa depan bangsa ini berada di tangan para pemuda. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada para pemuda agar mereka dapat berkembang dan berkarya dengan maksimal,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Fordayak merupakan oganisasi yang berpusat di Kalimantan Tengah dan telah berdiri sejak tahun 2018.

Sampai saat ini Fordayak sudah memiliki anggota sebanyak 23.191 orang dan tersebar di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. (SYA/RDM/RH)

Meriah dan Dihadiri Ribuan Warga, Warga Banjar di Jatim Halalbihalal Bersama Paman Birin

JAWA TIMUR – Gubernur Kalsel sekaligus Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar Sa Dunia, Sahbirin Noor atau Paman Birin, menghadiri Halalbihalal 1445 H Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jawa Timur di Gedung Islamic Center (ISC) Surabaya, Minggu (12/5) pagi.

Diiringi Sinoman Hadrah setibanya di lokasi acara Paman Birin dan rombongan disambut meriah para tamu undangan dan ribuan warga Banjar yang hadir.

Warga Banjar yang hadir dari berbagai pelosok kabupaten/kota se – Jawa Timur. Jumlah warga Banjar yang hadir mencapai lebih dari 2.000 warga.

Kemeriahan pun terlihat dalam gedung sesaat sebelum acara dimulai hingga acara selesai.

Dalam sambutannya Paman Birin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada warga Banjar yang ada di Jawa Timur khususnya yang hadir di acara halalbihalal tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dan masyarakat Banua, ulun mengucapakan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah,” kata Paman Birin.

Ia menuturkan pertemuan hari ini merupakan kebahagian bagi semua masyarakat Banjar di Jatim.

“Kekerabatan antara Banjar dan Jatim itu sangat dekat, buktinya masyarakat Banjar banyak di Jatim begitu juga sebaliknya. Maka dari itu, tetap jaga kerukunan dimanapun berada, dimana bumi di pijak disitu langit di junjung,” ujar Paman Birin.

Paman Birin juga mengajak para perantau Banjar untuk terus mencintai negeri dan banua mereka, Kalimantan Selatan.

“Jangan sampai kada ingat lawan kampung halaman, kita harus terus menjaga dan melestarikannya. Dengan terselenggaranya KBB ini, diharapkan dapat terus menambah kecintaan kita kepada negeri dan banua kita Kalsel,” pungkas Paman Birin.

Sementara itu, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengucapkan apresiasi atas kekompakan masyarakat Banjar di Jatim.

‘Jatim merupakan rumah yang nyaman bagi semua etnis dan agama,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, siapa saja mempunyai hak yang sama di Jatim, tak terkecuali masyarakat Banjar.

“Kemajuan ekonomi di Jatim juga tidak luput dari peran dan kontribusi masyarakat Banjar di Jatim. Sungguh beruntung masyarakat Banjar mempunyai Presiden KBB seperti Paman Birin, beliau adalah Gubernur panutan, Gubernur senior di Indonesia yang banyak prestasi dan terkenal dekat dengan rakyatnya,” ungkap Adhy.

Sementara itu, Ketua Umum KBB Jawa Timur, Noor Alamsyah mengucapkan terimakasih atas kehadiran serta dukungan Paman Birin terhadap KBB Jawa Timur selama ini.

“Terus melestarikan budaya Banjar serta menjaga kerukunan antar sesama perantauan merupakan dukungan yang selalu beliau berikan kepada KBB Jatim,” ujarnya.

Ia menambahkan, KBB Jatim mempunyai program yaitu ibadah qurban, fitrah dan lain-lain.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin membawakan oleh-oleh dari Kalsel kepada masyarakat yang hadir pada acara Halalbihalal tersebut berupa kue bingka serta menyumbang 4 ekor sapi untuk KBB Jatim pada saat hari raya Idul Adha nanti.

Halalbihalal KBB Jatim ini selain dihadiri Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, tampak hadir juga mantan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Walikota Banjarmasin, Wakil Bupati HST, Guru Sufian Al Banjari, Sekjen KBB Sa Funia Taufik Arbain, Ketua Umum dan Koordinator Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) se pulau Jawa, sejumlah kepala SKPD lingkup Provinsi Kalsel, para alim ulama serta tokoh masyarakat. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Rakor Kwarda-Kwarcab, Paman Birin dan Acil Odah Sepakat Gerakan Pramuka Bentuk Generasi Memiliki Jati Diri dan Berkepribadian Pancasila

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin menegaskan, bahwa Pramuka di Banua, tak pernah ragu dan berhenti, untuk selalu menjadi bagian terdepan dalam menggerakkan kepanduan di Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya pada pembukaan Rapat Koordinasi Kwarda-kwarcab, KMD-KML dan Seminar Kepramukaan Tahun 2024 di Gedung Mahligai Pancasila, pada Jumat (10/5).

Paman Birin selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kalsel didampingi Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah mengatakan, telah mengenal gerakan Pramuka sudah cukup lama, mulai masih duduk di kursi sekolah dasar, menengah dan umum, pramuka sudah menjadi bagian dari kehidupan kita.

“Gerakan kepanduan ini, ikut mewarnai pembentukan karakter anak bangsa. Nilai-nilai yang dikembangkan dalam kegiatan Pramuka, memberikan kesan yang sangat bermakna dalam membentuk kepribadian generasi muda kita,” kata Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, melalui gerakan Pramuka ini, generasi muda dibekali penghormatan yang tinggi kepada Pancasila, ditanamkan rasa cinta tanah air, dibentuk sikap nasionalisme, diajarkan budaya gotong royong, kesopanan, keadaban, cinta lingkungan hidup, serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Karena itu, kita semua harus merawat gerakan pramuka ini sampai kapanpun. kita harus kritis terhadap pihak-pihak, yang ingin mengkerdilkan gerakan Pramuka, karena digerakkan Pramuka inilah, kita banyak berharap lahirnya generasi yang bukan sekadar pintar dan cerdas, tetapi generasi yang memiliki jati diri dan berkepribadian pancasila,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah atau akrab disapa Acil Odah menyampaikan, kepramukaan memainkan peran penting dalam mempromosikan pertukaran dan pemahaman budaya.

Pramuka memberikan kesempatan bagi kaum muda dari berbagai latar belakang dan budaya, untuk berkumpul dan belajar satu sama lain.

“Dengan mempromosikan keragaman dan inklusi, kepramukaan menciptakan masyarakat yang lebih berempati. Untuk itulah, penguatan peran seluruh komponen Pramuka, termasuk pengurus, orang tua, pembina, dan anggota pramuka itu sendiri, menjadi gagasan besar yang seyogyanya harus direalisasikan,” katanya.

Acil Odah berharap, Rapat Koordinasi, KMD – KML dan Seminar Kepramukaan ini, untuk sebesar-besarnya memperkuat gerakan kepramukaan dalam mendukung generasi muda untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, tentu dalam bingkai kemaslahatan sosial dan budaya yang melingkupinya.

“Mudah-mudahan, dari organisasi gerakan Pramuka ini, kita mampu menampilkan generasi muda yang tangguh dan unggul dalam menghadapi setiap perubahan zaman. anak-anak di gerakan pramuka, kiranya tumbuh sebagai contoh dan teladan dalam kebaikan dan kebermanfaatan dalam berbagai lingkup kehidupan,” ucapnya.

Adapun, Ketua Harian Kwartir daerah Kalsel, Achmadi menuturkan, kegiatan Rapat Koordinasi kwarda-kwarcab, KMD-KML dan seminar kepramukaan tahun 2024 ini untuk lebih menyemangati generasi muda dan mengkritisi hasil dari Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum Pada Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah, yang tidak lagi mewajibkan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Oleh karena itu kami melakukan sikap untuk menolak dan minta revisi itu dari kwarnas dan kwarda dari seluruh indonesia hasil dari rakernas kemarin,” ungkapnya.

Melalui momentum tersebut, menyampaikan program kwartir daerah dalam lima tahun ke depan diantaranya; Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dan Tingkat Lanjutan yang dilaksanakan diseluruh Kwartir Cabang se Kalimantan Selatan.
Kemah Besar Pramuka Penggalang Tingkat Daerah.

Untuk mewujudkan Pandega Garuda, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan akan melaksanakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar untuk Pramuka Pandega.
Hari Pramuka ke – 63, akan dilaksanakan di Kabupaten Banjar.

Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar. Kursus Pengelola Dewan Kerja. Diklat Vertical Rescue. Jambore On The Air dan Jambore On The Internet. Karya Bakti Pramuka.

“Tahun 2024 ini akan ada kemah penggalang terbesar atau akbar di Kiram,” pungkasnya. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version