Pemkab Banjar Peringati Hari Sumpah Pemuda

BANJAR – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93, Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Kamis (28/10).

Peringatan ini dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur, didampingi Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyie.

Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur

Dalam amanah Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang dibacakan Bupati Kab Banjar Saidi Mansyur, disampaikan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda ini, harus mampu menjadi perekat Persatuan. Sebagai Bangsa kita harus  bersama-sama Bangkit melawan pandemi, demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan.  Persatuan pemuda dimasa sekarang juga menjadi penentu kemajuan Bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

“Pemuda  berperan membangkitkan ekonomi, melalui percepatan pemulihan situasi ekonomi nasional, dengan membangun wirausaha baru, wirausaha muda, pemberian bantuan wirausaha, termasuk wirausaha berbasis perguruan tinggi dan pesantren,” ungkap Saidi Masnyur.

Melanjutkan amanah Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Saidi Mansyur menyampaikan, pemuda adalah garda terdepan untuk pembangunan dari masa ke masa.

“Mudah-mudahan dengan berkumpulnya seluruh pemuda yang ada di bumi serambi mekkah, kita dapat melawan pandemi dan memulihkan perekonomian kembali,” ucap Saidi Mansyur.

Saidi Mansyur melanjutkan, Peringatan sumpah pemuda tahun ini  mengambil tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh” dengan maksud menegaskan kembali komitmen yang  dibangun oleh para pemuda sejak tahun 1928 lalu.

Selain dihadiri SKPD Lingkup Kabupaten Banjar, peringatan Sumpah Pemuda ke 93 juga dihadiri sejumlah organisasi pemuda setempat. (MRF/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Tabalong; Berkenalan dengan Keterampilan Baru di Era 4.0

TABALONG – Berkembangnya digitalisasi mengubah tren yang terjadi baik dalam bisnis maupun kegiatan pembelajaran. Tentu saja hal ini menuntut masyarakat untuk semakin menambah wawasan.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 kali ini menyasar wilayah Kabupaten Tabalong dengan menggelar Webinar “Berkenalan dengan Keterampilan Baru di Era 4.0” secara virtual, Kamis, 28 Oktober 2021. Keynote Speech dalam.

Kegiatan ini disampaikan oleh Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani, dengan Moderator yaitu Rio Brama, Key Opinion Leader yakni Co Founder & CMO of Bicara Project Chika Audhika, serta Narasumber Guru SMKN 1 Pugaan Tabalong Bahyudi Nor, Analis Keimigrasian Ahli Pertama Caesar Demas Edwinarta, dan Dosen & Pengamat Sosial Junaidy.

Guru SMKN 1 Pugaan Tabalong Bahyudi Nor memaparkan 4 Pilar Literasi Digital yaitu Digital Ethics (etis bermedia digital), Digital Skill (cakap bermedia digital), Digital Safety (aman bermedia digital) dan Digital Culture (budaya bermedia digital)

“Pentingnya skill menguasai aplikasi pembelajaran, skill menguasai digital marketing dan skill membuat konten kreatif. Digital skill yang harus dimiliki informasi dan literasi data yakni kemampuan mencari, memilih, dan menyeleksi. Komunikasi dan Kolaborasi, Kemampuan konten digital, aman secara online dengan kemampuan problem solving” ujarnya.

Key Opinion Leader yakni Co Founder & CMO of Bicara Project Chika Audhika memaparkan mengenai Dunia Maya dan Rekam Jejak Digital. Ia pun memberi informasi mengenai bahaya hoax dan juga pentingnya menjaga rekam jejak digital kita agar tetap positif dan tidak disalahgunakan di masa mendatang. (RILIS)

Webinar Literasi Digital Hulu Sungai Selatan; Aman dan Nyaman di Ruang Digital Bersama Literasi

HULU SUNGAI SELATAN – Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) meluncurkan program Literasi Digital Nasional dengan tema ” Aman dan Nyaman di Ruang Digital Bersama Lirerasi “untuk wilayah Hulu Sungai Selatan, Kalsel, Kamis (28/10/21) siang.

Salah satu narasumber Fiska Suratmono menjelaskan Literasi Digital sangatlah penting karena anak – anak sekarang memiliki keunikan yang berhubungan dengan dunia digital artinya anak sekarang harus melek beliterasi yang mana nantinya akan menunjang karier si anak itu sendiri.

“Sebagai orang tua yang bijaksana mendampingi putra putrinya ketika berada di dunia digital, kita sebagai orang tua yang harus beradaptasi dalam mengeluarkan potensi anak – anak ketika berselancar di dunia digital, ungkap Fiska.

“Saat ini ternyata dari survei paling kuat internet adalah kecanduan internet dan sebagai orang tua bisa melakukan literasi misal jika dia belum mencapai batas usia yang ditentukan maka jangan diberikan gadget kepada si anak, ketika dia akan mengakses internet maka dia harus meminta ijin kepada orang tuanya dan disitu nanti akan tercipta sebuah diskusi, kemudian yang kedua memberikan pembatasan dari segi usia juga batas durasi penggunaan digital tadi, ketiga mendampingi anak apa yang dilihat anak di dunia maya, disini peran berperan sebagai kontrol dan bisa mendekatkan orang tuan dan anak, yang keempat buatkan jadwal aktifitas si anak di luar apa saja dan digali ekstrakurikulernya sehingga semuanya terstruktural, “ujar Fiska.

Sementara itu Amalia Permata Rizky menjelaskan Sosial Media memiliki tiga bagian yaitu mulai memproduksi, kemudian menyebarkan dan membentuk gagasan pikiran yang disebarluaskan sesuai dengan kebutuhan baik dari penggunanya maupun dari pembuat pesan kepada audiensnya.

Webinar Literasi Digital bersama Kominfo RI ini menghadirkan
KEYNOTE SPEECH H. Achmad Fikry,Bupati HSS dengan Moderator Aulia Mawardika Key Opinion Leader Khusnul Prasetyo Influencer & Duta Supporter Asian Games 2018.
Narasumber Amalia Permata Rizky
Manager Kerjasama dan Pengembangan Usaha Kreatif UB Medcom Group , Fiska Suratmono
Medical Doctor & Enterpreneur Owner @the_crown_clinic, Syahrial Shaddiq Akademisi Program S1, S2 & S3 Pj. Dekan Fakultas Hukum & Bisnis yoUCB. (RILIS)

DHC 45 Banjarbaru Berkolaborasi dengan DPC PAPPRI, Buka Warung Kopi Patriot

BANJARBARU – Menjamurnya kuliner di kota Banjarbaru sebagai upaya meningkatkan perekonomian pasca terpuruk akibat pandemi COVID-19, tak hanya dilakukan oleh kalangan masyarakat saja, namun berbagai organisasipun kini melakukan hal serupa.

Seperti yang dilakukan Dewan Harian Cabang (DHC 45) Banjarbaru, pihaknya berkolaborasi dengan Dewan Pengurus Cabang Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagi dan Pemusik Republik Indonesia (DPC PAPPRI) Banjarbaru berinisiatif untuk membuka santapan kuliner yang diberinama ‘Warung Kopi Patriot’ berlokasi di sekretariat DHC 45, kawasan jalan Putri Junjung Buih, kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Kepada Abdi Persada FM, Sekretaris DHC 45 Banjarbaru, Ahmad Samsuri Barak menyampaikan, keberadaan warkop ini ingin mengingatkan lagi visi misi DCH 45 untuk meningkatkan, membudayakan atau melestarikan nilai-nilai, jiwa dan semangat perjuangan 45.

“Warung kopi ini, nantinya akan menyajikan menu-menu tradisional, seperti belinju kacang begula, tampusing, pisang bejarang, pundut nasi, ada juga nanti lempeng. Tujuannya untuk lebih menggingatkan lagi ke zaman perjuangan dulu, agar melestarikan menu-menu tradisional lokal yang hampir dilupakan,” jelas Samsuri disela acara pembukaan warung kopi Patriot, Rabu malam (27/10).

Uwi (sapaan akrabnya) yang juga merupakan ketua PAPPRI Banjarbaru ini juga mengharapkan, keberadaan warung kopi patriot yang akan mulai buka pada Jumat (29/10) setiap harinya mulai jam 16.00 – 22.00 WITA ini juga dapat membantu para anggota PAPPRI bukan hanya dalam mengembangkan keahliannya, tapi juga membantu mengangkat perekonomian anggotanya.

Sementara itu, apresiasi datang dari berbagai pihak. Usai berkesempatan membuka secara resmi warung kopi Patriot, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Banjarbaru, Wartono menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dibukanya warung kopi ini.

“Kami mengapresiasi DHC dan PAPPRI membuka wadah untuk bersantai seperti ini. Diharapkan dengan adanya ini, kedua organisasi ini dapat terus hidup dan warung ini menjadi tempat berdiskusi, bertukar pikiran untuk turut bersinergi dengan pemerintah kota, dalam membangun kota,” harap Wartono.

Hal yang sama juga disampaikan Darmawan Jaya Setiawan, yang merupakan salah satu penasehat DPC PAPPRI Banjarbaru yang juga hadir dalam acara pembukaan warung kopi ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah kawan-kawan untuk membuka warung kopi ini. Dan ini menambah lagi jumlah warung kopi di Banjarbaru,” ujar Darmawan Jaya.

Ia juga menambahkan, biasanya di warung kopi juga banyak hal positif yang didapatkan. Menurut ya di warung kopi biasanya terbangun diskusi, baik itu soal ekonomi, kebudayaan, politik dan lain lain sebagainya.

“Ngobrol di warung kopi biasanya akan memunculkan ide ide kreatif dan pemikiran yang konstruktif yang juga berkontribusi untuk kemajuan pembangunan di kota Banjarbaru ini,” tambahnya lagi.

Untuk diketahui, pembukaan warung kopi Patriot malam itu selain dihadiri keluarga besar DHC 45 dan DPC PAPPRI Banjarbaru, juga dihadiri beberapa tokoh di Banjarbaru, salah satunya adalah wakil wali kota Banjarbaru periode 2005 -2010, Rahmat Thohir. (RDM/RH)

Wujud Rasa Syukur, Paman Yani Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW

BANJARMASIN – Sebagai wujud rasa syukur, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seperti yang dilakukan oleh Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi yang menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi SAW di kediamannya Jalan Sungai Jingah, Selasa (26/10) malam.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi

“Gelaran maulid ini sebagai bentuk syukur karena Alhamdulillah kami telah merampungkan kegiatan menyerap aspirasi masyarakat di dapil Kalsel VI yang meliputi daerah Kotabaru dan Tanah Bumbu,” katanya.

Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini mengungkapkan banyak aspirasi warga yang ia rangkum selama menjalani reses dalam sepekan, diantaranya meliputi permasalahan infrastuktur baik itu jalan lingkungan hingga fasilitas pendidikan, tergerusnya daerah pesisir oleh air laut, hingga pengembangan UMKM.

“Aspirasi masyarakat ini akan disampaikan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Paman Yani juga mengharapkan kegiatan Maulid ini sendiri mampu mengajak para warga khususnya generasi muda untuk selalu melakukan hal-hal yang positif, salah satunya dengan kegiatan keagamaan.

“Dengan peringatan Maulid ini, kita bisa terus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” harapnya.

Diketahui, kegiatan Maulid Nabi SAW yang dihadiri puluhan warga setempat diisi dengan ceramah agama oleh Guru Muhammad Syarbaini. Peringatan Maulid Nabi SAW oleh keluarga besar Wakil Rakyat dari Fraksi Golkar ini juga dilaksanakan serentak di daerah lain yakni di Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru, Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. (NRH/RDM/RH)

Eksekutif dan Legislatif Banjarmasin Akan Terus Bahas RPJMD

BANJARMASIN – Pemerintah dan DPRD Kota Banjarmasin, akan terus membahas rancangan peraturan daerah (Raperda), tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2021 – 2026.

Suasana rapat paripurna DPRD Banjarmasin

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya di ruang kerjanya, pada Rabu (27/10) mengatakan, pemerintah kota Banjarmasin menyampaian rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), dan pihaknya menerima dalam rapat paripurna. Hal itu sangat penting dalam melanjutkan pembangunan di kota seribu sungai, melalui pembentukan panitia khusus dalam membahasnya.

“Kita akan bahas bersama, untuk anggota pansus keterwakilan 8 fraksi, bukan dari komisi,” ucapnya.

Harry menjelaskan, dalam pembahasan raperda ini, ditargetkan akhir tahun bisa selesai menjadi peraturan daerah, agar melaksanakan program membangun mulai dari revitalisasi sungai, mencetak wira usaha baru yang berbasis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pelayanan publik yang berbasis program smart city atau kota pintar.

“Ada tiga fokus kelanjutan pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan, melalui rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), pihaknya akan merealisasikan sesuai visi dan misi Baiman dua atau dikenal barasih dan nyaman serta lebih bermartabat. Terkait RPJMD 2021 -2026 tidak sesuai dengan jabatannya sebagai Wali Kota Banjarmasin hanya sampai 2024, hal itu telah diatur dalam undang-undang, bahwa RPJMD itu sampai dengan 5 tahun.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina

“Visi dan misi kami, tentu menjadikan kota Banjarmasin, maju terdepan dari provinsi lain, sehingga meski jabatan ini hanya 3,3 tahun, maka yang melanjutkan RPJMD pemimpin selanjutnya,” tutup Ibnu.

Dalam pelaksanaan rapat paripurna rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) ini, masing masing delapan fraksi menyampaikan pemandangan umum, mulai dari fraksi PAN, fraksi Gerindra, fraksi Golkar, fraksi PDIP, fraksi PKS, fraksi PKB, fraksi Demokrat, dan fraksi gabungan Nasem, PBB serta PPP (Restorasi Bintang Pembangunan).

Untuk diketahui, dalam rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, bersama unsur pimpinan Muhammad Yamin dan Tugiatno, dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, bersama kalangan legislatif dan SKPD Kota Banjarmasin. Sebelumnya pada Rabu pagi, juga digelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. (NHF/RDM/RH)

Sematkan Satyalancana, Paman Birin: Jadilah PNS Berkinerja Baik dan Berprilaku baik di Masyarakat

BANJARBARU – Ribuan Pengawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemprov Kalsel mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian yang telah dilakukan selama 10, 20 dan 30 tahun.

Penyematan tanda kehormatan disematkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor secara simbolis untuk 30 PNS di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Rabu (27/10).

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (sumber foto: Biro Adpim Prov Kalsel)

Berdasarkan data BKD Prov Kalsel jumlah penerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya mencapai 1.450 PNS. Namun penyematan hanya dilakukan secara simbolis kepada 30 orang penerima sisanya dilakukan secara daring sebagai upaya penerapan protokol kesehatan COVID-19.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengucapkan selamat kepada para penerima tanda kehormatan.

“Kepada saudara saya ucapkan selamat, semoga semakin mendorong semangat kita memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” sebut Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel Sahbirin Noor)

Paman Birin juga berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk berkarya dan bekerja secara baik lagi, serta memegang kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945.

Sebagai PNS, lanjut Paman, selain bekerja dengan baik sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, PNS juga sudah seharusnya menunjukan sikap dan prilaku yang terpuji di masyarakat.

“Jadilah contoh, jadilah teladan dilingkungan masing-masing, misalnya ketika pandemi COVID-19 masih melanda, PNS harus ikut membantu sosialisasi dan edukasi dalam menerapkan prokes, termasuk mendorong masyarakat mengikuti vaksinasi,” katanya.

Menurut Paman Birin siapapun yang menerima tanda kehormatan ini memiliki tanggung jawab moral untuk membuktikan penghargaan dengan prestasi kerja, kedisiplinan dan keteladanan.

“Ini adalah penghargaan bagi mereka 10 tahun 20 tahun 30 tahun, diharapkan PNS dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Salah satu penerima tanda kehormatan Chairun Ni’mah mengucapkan syukur  karena dapat mengabdikan dirinya selama 10 tahun menjadi PNS.

Dikatakanya, pengahargaan ini menjadi motivasi baginya untuk terus berkarya dan melayani masyarakat.

“Kita harus meningkatkan kinerja kita, bagaimana kita menjadi PNS yang bisa melayani masyarakat dengan lebih baik lagi tentunya,” bebernya.

Penyematan penghargaan Satyalancana bagi PNS lingkup Pemprov Kalsel ini turut juga disaksikan oleh Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Staf Ahli Gubernur serta tamu undangan lainnya. (ASC/RDM/RH)

Layanan Jebol Siskamling Disdukcapil Kota Banjarbaru Kembali Dilakukan

BANJARBARU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kota Banjarbaru kembali memberikan pelayanan Jemput Bola Sistem Perekamanan Keliling (Jebol Siskamling).

Jebol Siskamling dilakukan dengan cara berkeliling ke lokasi-lokasi seperti kecamatan, kelurahan, pondok pesantren dan lokasi strategis lainnya. Pelayanan ini menjadi produk unggulan dan merupakan program reguler yang dilaksanakan secara berkala, dan mendapat dukungan penuh dari Pemko Banjarbaru.

Kepala Disdukcapil kota Banjarbaru, Sri Fatma Karmalita

“Jebol Siskamling pada awalnya dimulai sejak tahun 2018, namun di tahun 2019 kita baru memulai melakukan pelayanan dengan menggunakan mobil keliling,” terang Kepala Disdukcapil kota Banjarbaru Sri Fatma Karmalita, Selasa (26/10).

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di kota Banjarbaru beberapa waktu lalu sempat membuat layanan ini sempat terhenti. Namun sejak kasus penyebaran COVID-19 mulai melandai serta kebijakan PPKM di kota Banjarbaru sudah berada di level 2 pada awal bulan Oktober 2021, layanan Jebol Siskamling kembali dilakukan.

“Sebelumnya Jebol Siskamling hanya dilakukan selama dua pekan dalam satu bulan, namun karena sempat tertunda selama dua bulan kemarin akhirnya kita buka layanan hampir setiap hari,” ungkapnya.

Disamping Jebol Siskamling, Disdukcapil Kota Banjarbaru juga melakukan Peri Tugu (Pelayanan Hari Sabtu Minggu) yang dilaksanakan di depan kantor Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami juga meluncurkan Peri Tugu sama seperti Jebol Siskamling cuman pelayanan hari Sabtu dan Minggu di depan kantor Capil Provinsi, bagi warga Banjarbaru yang tidak sempat melakukan perekaman ketika hari kerja bisa datang di Peri Tugu, kami pasti layani,” tutupnya.

Sebagai informasi, Jebol Siskamling melayani perekaman e-KTP, cetak e-KTP rusak dan hilang, kartu identitas anak (KIA), akta kelahiran dan akta kematian. (TR21-01/RDM/RH)

Tekan Radikalisme, Yani Helmi Sosialisasikan Ideologi Pancasila dan Wasbang di Kelumpang Selatan Kotabaru

KOTABARU – Sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan yang digelar oleh anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi di SMA Negeri 1 Kelumpang Selatan diharapkan mampu meminimalisir radikalisme di Kabupaten Kotabaru.

Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wasbang diikuti sejumlah tokoh agama, peserta didik dan masyarakat di Kelumpang Selatan.

Kapolsek Kelumpang Selatan, Iptu Muhammad Harry Saputro, menyanpaikan, seiring dengan adanya penyelenggaraan wawasan kebangsaan ini, setidaknya ideologi yang dimiliki masyarakat tidak melenceng atau begeser.

“Seiring berjalan waktu, ideologi kita sempat bergeser. Kalau saya kasih gambaran yang terjadi di Kabupaten Kotabaru, tepatnya di Pulau Sebuku, sempat terdapat aliran sesat dan mengarah ke radikalisme,” ungkap Inspektur Polisi Satu itu usai memberikan materi Ideologi Pancasila kepada peserta didik, orang tua serta tokoh agama di Kecamatan Kelumpang Selatan, Rabu (27/10) siang.

Dia menghimbau kepada seluruh stakeholder pemerintahan dan seluruh lapisan masyarakat serta tokoh agama mampu memperkuat ideologinya supaya kedepan tidak mudah termakan atau terhasut radikalisme.

“Khususnya seluruh masyarakat dapat mensosialisasikan hal tersebut agar negara kita tercinta ini aman dan damai sentosa,” harapnya.

Menanggapi itu, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, meski ini merupakan kegiatan perdana baginya. Akan tetapi, wawasan tersebut sangat bagus dilaksanakan bahkan harus diterapkan sehari-hari sebagai landasan dalam mempertahankan idelogi sebagai warga negara yang baik.

“Kegiatan ini memperlihatkan bahwa betapa pentingnya kita sebagai warga negara yang baik harus bisa menjaga kesatuan bangsa,” tegas anggota dewan yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel.

Tentu, Yani Helmi yang akrab disapa paman Yani menuturkan, setidaknya seluruh unsur aparat, pemerintahan dan lapisan masyarakat mampu menjaga kesatuan ideolginya berlandaskan Pancasila.

“Saya berpesan agar kita semua tetap menjaga kewibawaan dalam berbangsa dan bernegara. Ini penting untuk ditanamkan sebagai anti radikalisme,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMA Negeri 1 Kelumpang Selatan, Muhsinin menyebutkan kalau sosialiasi pembinaan ideologi Pancasila dan pemberian materi terkait wawasan kebangsaan diakui sangat baik ditanamkan secara lebih dalam kepada kaum milenial sebagai dasar pendidikan dan acuan untuk penguatan idealis mencintai bangsa.

“Sangat bagus, apalagi dituangkan dalam mata pelajaran khusus selain PPKN agar kedepannya generasi muda mampu menanamkan cinta terhadap negara untuk terus bela negara,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

Webinar Literasi Digital Kotabaru; Menyelam di Dunia Digital dengan Literasinya

KOTABARU – Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) meluncurkan program Literasi Digital Nasional dengan tema “Gerakan Nasional Literasi Digital 2021” melalui webinar.

Webinar Literasi ini menghadirkan narasumber Ghozy, S.M CEO Neumedira, Dr. Ni Made Ras Amanda G, S.Sos., M.Si. Univ Udayana, JAPELIDI, Siti Safwati Putri Mawardi, Co Founder Jalanan Keynote Speech Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc – Direktur Jenderal Aplikasi Imformatika dengan moderator Amal Bastian, Key Opinion Leader Juliet Georgiana Marlyn, S.I.Kom Entertrainer. Rabu, (27/10/2021) siang.

Seperti yang sudah selama ini narasumber lainnya memaparkan tentang bagaimana etika bermedia sosial, Indonesia merupakan peringkat terendah se Asia Tenggara untuk netizen yang di kategorikan tidak sopan atau tidak beretika, Dr. Ni Made Ras Amanda G, S.Sos., M.Si. Univ Udayana, JAPELIDI juga membenarkan hal tersebut.

Ni Made mengatakan hal itu terjadi karena masih banyaknya berita palsu (hoax), ujaran kebencian, penipuan,dll di sosial media.internet. Dan mengetahui etika bermedia sosial sangatlah penting bagi siapa pun supaya terhindar dari risiko-risiko yang merugikan di kemudian hari.

Salah satu hal dasar yang perlu diterapkan ketika menggunakan media sosial adalah kesantunan. Misalnya, tidak menggunakan konten orang lain tanpa izin untuk menghargainya. Lalu, tidak menyebarkan informasi yang belum pasti. Terutama informasi data pribadi atau orang lain. Sehingga penting untuk mengkritisi sumber terkait sebelum membagikannya.

Ni Made menambahkan bagaimana etika berinteraksi di media sosial, yaitu diantaranya : gunakan Bahasa yang sopan, apabila mengunggah foto/video sebaiknya mengedepankan nilai-nilai kesopanan dan tidak mengandung unsur SARA hingga pornografi, bijaksana dalam memberikan tanda like, bijaksana dalam meneruskan informasi yang kamu terima di media sosial, bijaklah memberikan komentar,dan jangan memberikan informasi yang bersifat pribadi saat berinteraksi di media sosial.

Ghozy, S.M CEO Neumedira narasumber lainnya mengungkapkan terkait kemajuan teknologi, yang mana perkembangan teknologi berkembang hingga dititik maksimal diaman tak dapat dipisahkan lagi dari berbagai kebutuhan sehari-hari manusia.

Dampak positifnya adalah teknologi membantu menyelesaikan berbagai macam kegiatan manusia muali dari hal umum seperti cara manusia berhubungan, kemudian dampak negatifnya adalah teknologi membuat manusia memiliki ketergantungan terhadap berbagai macam hal seperti yang paling umum adalah sosial media.

Teknologi merupakan anugerah yang harus dijaga agar tidak menjadi musibah, seperti pelanggaran hak cipta, pornografi, perjudian dan penipuan, kejahatan siber, penyebaran malware, dan penyebaran hoax atau berita palsu.(RILIS)

Exit mobile version