Paman Birin Terima Piagam dan Medali Kejuangan 9 Windu Kemerdekaan RI

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, menerima Piagam Penghargaan dan Medali Kejuangan 9 Windu Kemerdekaan Republik Indonesia dari Dewan Harian Nasional (DHN) 45.

Medali kejuangan dari Dewan Harian Nasional (DHN) 45 disematkan langsung Sekjen DHN 45 Brigjen TNI (Purn) Ma’sum Amin kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada acara Musyawarah Daerah (Musda) ke-12 DHD Kalsel, di Banjarmasin, Senin (26/12) siang.

Penghargaan dan lencana ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran Paman Birin, dalam upayanya melestarikan dan membudayakan jiwa, semangat, dan nilai-nilai kejuangan bangsa Indonesia di banua.

Sekjen DHN 45 Brigjen TNI (Purn) Dr H Ma’sum Amin menyampaikan, penghargaan itu diberikan kepada insan yang berjuang dan memiliki semangat nilai-nilai 45 untuk membangun negeri khususnya di Kalimantan Selatan.

Dirinya berharap, peran serta dan pengabdian dalam upaya melestarikan semangat perjuangan dan nilai-nilai kejuangan bangsa Indonesia dapat terus dipertahankan untuk masa depan bangsa.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih kepada Dewan Harian Nasional (DHN) 45 atas penghargaan yang diterima.

“Alhamdulillah, terima kasih kita ucapkan kepada DHN 45, ada nilai nilai kejuangan yang harus kita lanjutkan dari pahlawan kita, yang telah luar biasa dengan rahmat Allah SWT yang telah memerdekakan republik ini. JAS MERAH jangan pernah melupakan sejarah,” ucap Paman Birin.

Selain Paman Birin, Bupati Hulu Sungai Selatan Achmad Fikry juga menerima penghargaan serupa dari DHN 45. (BIROADPIM/RDM/RH)

Capai Target PAD 2022, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Terus Tingkatkan Pelayanan

BANJARMASIN – Hingga sepanjang tahun 2022 ini, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, mampu mencapai target pendapatan asli daerah dari Rp1,6 Miliar menjadi Rp2,3 Miliar.

Kepada Abdi Persada FM, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, Teguh Hadianto, pada Kamis (22/12) mengatakan, untuk perolehan pendapatan lebih banyak mulai dari melayani pasien BPJS Kesehatan serta umum, ia berharap tahun 2023 dapat dipertahankan PAD, bahkan direncanakan meningkat menjadi Rp4 Miliar.

“Kita sudah gelar ekspose usulan agar bisa menjadi Badan Layanan Umum Daerah, baru – baru tadi,” katanya

Disampaikan Teguh, selain menuju BLUD tahun 2023 mendatang, pihaknya berupaya mewujudkan menjadi Rumah Sakit tipe A, karena sekarang masih tipe B. Hal itu bertujuan dalam rangka untuk memberikan mutu serta pelayanan terbaik di Banua.

“Kami tidak hanya melayani di tiga belas Kabupaten dan Kota, juga siap ke lintas Provinsi baik Kalteng dan Kaltim,” ungkapnya

Lebih lanjut Teguh menambahkan, berbagai pelayanan di RSGM Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, diantaranya Poli Geriatri, Poliklinik Gigi Umum, Poliklinik Gigi Spesialis, Unit Bedah Sentral, Radiologi Gigi, Laboratorium Dental Basah dan Kering, Ruang Integrasi Bedah Mulut, Apotik serta Instalasi Gizi. Selain itu juga melayani rawat jalan,dan rawat inap. Untuk rawat jalan ada beberapa pelayanan, diantaranya oral diagnosa, poliklinik gigi umum dan poliklinik gigi spesialis. Sedangkan rawat inap melayani kelas I, II, III dan VIP.

“Pelayanan untuk UGD umum serta gigi buka 1×24 jam, bahkan membuka konsultasi kesehatan gigi secara online, yaitu lewat aplikasi whatsapp, warga bisa mengikuti akun IG @rsgmgha_banjarmasin, pelayanan dari hari Senin hingga Sabtu, mulai jam 08.30 WITA – 15.00 WITA,” tutupnya panjang lebar.

Seperti diketahui, RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel adalah Rumah Sakit Daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, menggunaan teknologi modern, sehingga pelayanan kesehatan gigi yang diberikan kepada masyarakat selalu berkembang, seiring kemajuan ilmu pengetahuan. (NHF/RDM/RH)

Produk Perda Kalsel 2023 Diharapkan Lebih Berkualitas dan Aplikatif

BANJARMASIN – Produk Peraturan Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada tahun 2023 mendatang diharapkan lebih berkualitas dan aplikatif. Hal itu disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Kalsel, Hormansyah kepada wartawan, Kamis (22/12).

“Sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas dan bisa lebih aplikatif, kita perlu konsultasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia,” katanya.

Selain itu, lanjut Hormansyah, BP Perda juga melakukan studi komparasi ke DPRD Jawa Timur (Jatim) guna mendalami hal-hal berkaitan dengan pembentukan perda. Ia berharap pembahasan Raperda Tahun 2023 bisa berjalan lancar, baik yang berasal dari eksekutif/pemerintah provinsi maupun inisiatif dewan.

Hormansyah menambahkan ada 22 Raperda yang masuk Program Pembentukan Perda Kalsel 2023 yang terdiri dari 10 Raperda usulan pemerintah provinsi (Pemprov) dan selebihnya merupakan inisiatif DPRD Kalsel.

“Jumlah keseluruhan raperda yang akan kita bahas 2023 sama dengan tahun 2022. Begitu pula berupa inisiatif dan dari eksekutif juga sama,” jelasnya.

Studi komparasi ke Jatim dan konsultasi dengan Kemenkum HAM dilakukan BP Perda DPRD Kalsel saat kunjungan kerja ke luar daerah pada 22-24 Desember 2022. (NRH/RDM/RH)

Jelang Nataru, Disdag Kalsel Data Bapok di Kab/Kota

BANJARMASIN – Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan pendataan ketersediaan bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, saat meninjau bapok di pasaran

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, pada Jumat (23/12) menjelaskan, kegiatan pendataan dilakukan ke tingkat distributor dan pedagang besar, baik Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, serta Tanah Laut.

Untuk data pertanggal 21 Desember 2023, menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, bawang, cabe, tepung, ayam, telur ayam dan lainnya masih aman hingga Januari 2023 mendatang.

“Giat digelar di pasar Ibu kota kabupaten dan kota se Kalsel,” katanya

Birhasani menjelaskan, di sela giat data bahan pokok, untuk suplai barang dari luar Provinsi ke Kalimantan Selatan tetap berjalan lancar, begitupun distribusi antar kabupaten dan kota masih aman, tanpa mendapat kendala dilapangan. Hal itu merupakan pengakuan para pedagang di pasaran, bahwa pasokan berjalan lancar.

“Masyarakat jangan khawatir, Pemerintah menjamin aman ketersediannya, dalam rangka menyambut Nataru,” pinta Birhasani

Bukan hanya itu, dusampaikan Birhasani, guna menghadapi Natal dan Tahun Baru 2023, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota, terus gencar menggelar pasar murah untuk masyarakat. Hal itu dimaksudkan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dan barang lainnya, secara mudah dengan harga yang murah.

“Kita ingin meringankan beban menghadapi Nataru, terlebih Pemerintah berupaya dalam pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan,” jelasnya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, untuk perkembangan harga antara kabupaten dan kota memang terjadi sedikit perbedaan dikisaran, antara Rp500-Rp1.000 perkilo untuk gula, minyak goreng dan bawang.

Namun dinilai suatu yang wajar, karena adanya penambahan beban biaya transportasi ke kabupaten, terutama barang yang berasal dari Banjarmasin. Sedangkan barang yang berasal dari hasil daerah setempat, seperti cabe, tomat, kacang panjang dan sayur mayur lain, harganya lebih murah dibandingkan di Banjarmasin ataupun Banjarbaru.

“Kenaikan harga beberapa produk juga dipengaruhi, mulai terjadi permintaan yang tinggi, mengingat saat ini sebagian masyarakat kita bersiap untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2023,” tutupnya. (DISDAGKALSEL-NHF/RDM/RH)

Muhidin Hadiri Puncak Hari Jadi HST ke-63

HULU SUNGAI TENGAH – Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menghadiri puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke -63 Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Plh Gubernur Kalsel hadiri Hari Jadi HST

Muhidin didampingi Bupati HST H Aulia Oktafiandi, saat memasuki lapangan Dwi Warna, disambut tarian adat dan kesenian daerah di Lapangan Dwi Warna, Barabai, pada Kamis (22/12) pagi.

Plh Gubernur Kalsel Muhidin mengatakan, kabupaten HST memiliki banyak potensi yang bisa terus dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.

Diapun menyatakan bangga dengan masyarakat Kabupaten HST khususnya para pedagang, yang senantiasa menjaga ketakwaan dan ajaran Islam.

“Terbukti saat waktu salat dan azan berkumandang, toko-toko di pasar pada tutup dan buka kembali setelah waktu salat. Mereka meyakini rezeki Allah yang memberi dan tak akan kemana sekalipun ditinggal salat,” kata H Muhidin.

Sebelumnya, Bupati Hulu Sungai Tengah H Aulia Oktafiandi bersyukur dan bangga, Bumi Murakata yang berdiri pada1959 ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu.

“Momen ini menjadi motivasi kita bersama untuk untuk terus berkarya dan berprestasi,” katanya.

Menurutnya, Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ke-63 merupakan momen silaturahim.

Kebersamaan yang terjalin, yaitu antara Kabupaten HST dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, DPRD HST dan pemerintahan daerah se Kalsel dalam rangka mempercepat pelaksanaan program pembangunan.

Sesuai tema Banua Lestari, Mangariau Razaki, Kabupaten HST, kata Bupati H Aulia, berupaya bangkit dari pandemi dan pemulihan pasca pandemi melalui program ekonomi kreatif berwawasan lingkungan.

“Suatu keharusan beradaptasi dengan kondisi saat ini,” katanya.

Bupati juga membeberkan prestasi sepanjang 2022. Pada 2022, Kabupaten Hulu Sungai Tengah meraih juara PK2D, yaitu Desa Baru Batu Benawa berhasil bangkit pasca banjir besar 2021.

Kemudian, meraih kategori A pada evaluasi pelayanan publik di Dinas Dukcapil, Akreditasi Paripurna untuk RSU H Damanhuri dengan standar kementerian kesehatan.

Selanjutnya, meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori pratama dua tahun berturut-turut, meraih predikat wajar tanpa pengecualian untuk pengelolaan keuangan daerah melalui hasil audit BPK RI Perwakilan Kalsel.

Juga, melaksanakan program 1.000 Tahfiz Al-Qur’an dengan program beasiswa untuk tahfiz Al-Qur’an.

“Kami juga banyak melakukan peningkatan di berbagai bidang pariwisata, seni, budaya yang meningkat secara kualitas dan kuantitas,” kata Bupati H Aulia pada momen Hari Jadi Kabupaten HST tersebut.

Selain itu, lanjut dia, Pemkab HST senantiasa memastikan pembangunan ekonomi berbasis lingkungan dan kelestarian alam. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

PHI ke 94, UPPD Banjarmasin I Beri Penghargaan Kepada Karyawan Terbaik

BANJARMASIN – Unit Pelayanan dan Pendapatan Daerah (UPPD) Banjarmasin I menggelar apel pagi sekaligus Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 94 di halaman kantor UPPD Banjarmasin I, Kamis (22/12). Acara tersebut dipimpin oleh Kepala UPPD Banjarmasin I, Anni Hanisyah dan diikuti seluruh jajaran dan pegawainya.

Penyerahan Buket Bunga Dari Perwakilan Pegawai Kepada Kepala UPPD Banjarmasin I, Anni Hanisyah (kiri)

Kepala UPPD Banjarmasin I, Anni Hanisyah mengajak agar PHI ke 94 itu dijadikan momen untuk mengingat kembali perjuangan dan pengorbanan seorang ibu ketika menjalani perannya dalam membangun peradaban bangsa.

“Pada PHI ini, saya ingin mengingatkan kembali bagaimana pengorbanan seorang ibu dalam berjuang mendidik anak-anak mereka,” katanya kepada wartawan.

Oleh karena itu, Anni mengimbau kepada seluruh pegawainya untuk menghormati dan berbakti kepada kedua orang tuanya, khususnya ibu.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pemberian penghargaan kepada karyawan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja dan loyalitas mereka. Anni berharap hal ini bisa memberikan motivasi kepada karyawan yang lainnya untuk memberikan pelayanan terbaik di UPPD Banjarmasin I.

“Pemberian penghargaan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun,” jelasnya.

Adapun karyawan UPPD Banjarmasin I yang mendapatkan penghargaan yaitu pegawai ASN terbaik, Puti Saptiya Damayanti, Tenaga Honorer Terbaik, Hendra Widiawan Tenaga Keamanan Terbaik, Wawan dan Tenaga Kebersihan Khairil. Mereka mendapatkan piagam penghargaan dan uang tunai.

Pemberian Hadiah Kepada Warga Yang Membayar Pajak

Acara PHI ke 94 ini, selain berjalan tertib dan khidmat, juga berlangsung secara meriah dengan diisi berbagai macam kegiatan, diantaranya donor darah, tukar kado antar pegawai, makan bersama dan pemberian hadiah kepada warga yang datang membayar pajak di UPPD Banjarmasin I. (NRH/RDM/RH)

Jelang Nataru dan Libur Sekolah, Dispar Kalsel Imbau Jaga Keindahan Destinasi Wisata

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, mengimbau seluruh pengunjung menjaga keindahan dan kebersihan seluruh destinasi wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada Abdi Persada FM pada Rabu (21/12) sore mengatakan, saat ini sudah memasuki masa liburan sekolah, dan akan berjalan selama dua pekan kedepan, bahkan menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, sehingga berdampak dengan banyaknya destinasi wisata yang dikunjungi.

“Kami imbau para pengunjung, dapat terus mengutamakan keindahan, kebersihan dan protokol kesehatan, meski pandemi mulai melandai,” katanya

Syarifuddin menjelaskan, Kalimantan Selatan memiliki berbagai destinasi wisata yang beragam, mulai dari pariwisata alam, kuliner, dan wisata religi serta buatan, yang tersebar di tiga belas Kabupaten dan Kota. Hal itu tidak kalah bersaing dengan Provinsi besar lain di Indonesia.

“Pariwisata bangkit, perekonomian akan semakin maju di Banua,” jelas mantan Pjs Bupati Kotabaru ini.

Syarifuddin menambahkan, untuk semakin meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal, luar daerah dan mancanegara. Selain Duta Pariwisata Kalimantan Selatan, pihaknya menggunakan media sosial dalam rangka mempromosikan destinasi wisata, karena sekarang zaman digital.

“Peran media massa baik elektronik, online, serta cetak, juga sangat besar dalam promosi destinasi wisata,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Gelar Mukerda, MUI Kalsel Bahas Masalah Keagamaan dan Umat

BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) mulai 21 – 22 Desember 2022, disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Pembukaan Mukerda dilakukan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan, pada Rabu (21/12) sore.

Suasana pembukaan Mukernas MUI Kalsel

Gubernur Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya menyebutkan, penguatan peran MUI harus senantiasa dilakukan agar organisasi ini bisa lebih banyak lagi memberikan kontribusi kepentingan masyarakat terutama umat Islam.

Apalagi tantangan yang dihadapi umat Islam akhir-akhir ini cukup kompleks dan beragam. Tentu saja hal ini membuat tugas dan peran MUI ke depan semakin bertambah berat.

Namun diingatkan, tugas dan peran yang semakin bertambah berat tersebut tidak perlu membuat lemah, tapi sebaliknya membuat semakin bersemangat untuk menjawab dan menyelesaikannya, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat akan eksistensi MUI.

“Pemerintah siap bergandengan tangan dengan MUI untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi saat ini,” ungkap Paman Birin.

Lebih lanjut disebutkan, MUI sebagai wadah tempat berkumpulnya para ulama dan intelektual muslim, memiliki arti sangat penting bagi Pemerintah Provinsi Kalsel yakni mitra untuk membantu pemerintah melaksanakan kegiatan pembangunan khususnya dalam bidang keagamaan.

Agama tak bisa dipisahkan dari negara, agama merupakan aspek fundamental yang tumbuh dan mengakar dalam kehidupan manusia. Agama menjadi sumber inspirasi dan pedoman bagi masyarakat dalam bersikap dan berperilaku hampir di semua gerak dan perjalanan kehidupan manusia.

Disebutkan juga, dalam satu dekade terakhir di Indonesia banyak persoalan yang muncul ke permukaan, memiliki keterkaitan atau hubungan dengan masalah-masalah agama.

Pemerintah dalam hal ini tidak bisa berdiam diri dan berlepas tangan karena persoalan itu menyebabkan masyarakat banyak yang notabene adalah tanggung jawab dan peran pemerintah di dalamnya untuk ikut terlibat penanganannya.

Sehubungan dengan itu pemerintah memerlukan bantuan dan kerjasama dan berbagai pihak, termasuk MUI dan ormas-ormas keagamaan lainnya sehingga berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik dan optimal.

Sementara itu, Ketua MUI Kalsel, KH Husin Nafarin dalam sambutannya berharap, peserta yang terlibat, mengikuti jalannya kegiatan dengan serius dan bisa memberikan sumbang pikiran yang berguna bagi kemaslahatan umat.

Ketua MUI Kalsel

“Yang dibahas macam-macam, semua bidang di komisi-komisi MUI,” ujarnya kepada wartawan usai pembukaan Mukernas.

Turut diundang sebagai pemateri, dari pengurus Baznas Kalsel, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Kalsel, dan pihak pengelola keuangan haji, yang selanjutnya akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan MUI. (RIW/RDM/RH)

BLAS Festival, Paman Birin: Bentuk Kontribusi Membangun SDM Untuk Banua

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira menghadiri sekaligus membuka Being Impactful As Sociopreneur (BLAS) Festival 2022 di Wetland Square Banjarmasin pada Rabu (21/12).

Suasana BLAS di Banjarmasin

Turut hadir, Ketua umum Hasnur Center Nila Susanti Sulaiman, Eksekutif Direktor Yayasan Hasnur Center, Zulfikar Alimuddin, Mantan Rektor ULM, Sutarto Hadi, anggota DPRD Kalsel Hasanuddin Murad, dan undangan lainnya.

Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan BLAS Festival yang diselanggarakan Hasnur Center yang dinilai sebagai bentuk kontribusi aktif dalam membangun SDM di Banua.

BLAS Festival diakui mampu menjembatani para pemuda dalam mengembangkan kompetensi diri, meningkatkan keahlian di bidang wirausaha, mengasah jiwa kompetitif, serta memperluas wawasan seputar skill yang relevan dengan zaman sekarang.

Event ini diyakini dapat menumbuhkan literasi kewirausahaan di kalangan generasi muda, bagaimana membangun karakter positif seorang wirausaha, menyiapkan strategi untuk bersaing di era global, dan skill apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang kesuksesan dalam berwirausaha.

Motivasi dan brainstorming akan menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri bagi mereka yang baru hendak terjun ke dunia usaha. Sementara bagi mereka yang telah menjalankan kegiatan usaha, terutama di sektor UMKM, literasi dan pengalaman dari ahli sedikitnya dapat membantu mengelevasi performa dan daya juang mereka.

“Saya juga mendukung rangkaian gelaran BLAS yang dapat menumbuhkan literasi di dunia kerja,” ujar gubernur.

Tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing memiliki mindset dan karakter yang kompetitif, adaptif, namun juga mengedepankan nilai-nilai humanis. Tenaga kerja profesional memiliki peran penting dalam pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.

Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, banyak skill- skill baru yang dibutuhkan sesuai dengan relevansi kebutuhan dunia industri. Hal itu kiranya dapat dibedah lebih jauh dan diedukasikan kepada calon angkatan kerja di Kalsel.

Sementara itu, Eksekutif Direktor Yayasan Hasnur Center, Zulfikar Alimuddin menyebutkan, BLAS Festival turut mendorong pelaku UMKM di Kota Banjarmasin.

Event ini ujar Zulfikar, direncanakan jadi agenda tahunan dan membawa misi kegiatan ke tingkat nasional. Festival ini dirangkai dengan kegiatan edukasi yang berlangsung 19 – 21 Desember, kemudian kegiatan profesional berupa expo dan job fair yang melibatkan puluhan perusahaan, dan interpreneur yang melibatkan para pelaku UMKM di Kota Banjarmasin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Hari Kedua Workshop Excellent Broadcaster : LPPL Harus Menyebarluaskan Informasi Hingga ke Desa

SEMARANG – Workshop Excellent Broadcaster, dengan tema “Menjadi Praktisi Radio yang Adaktif di Era Digital” yang digelar Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID) memasuki hari kedua, Rabu (21/12)

Kepala RRI DIY Yogyakarta, Nazwin Achmad, saat memberikan materi mengenai Program Penyaran Radio menyampaikan, ide serta kreatifitas harus di implementasikan kedalam sebuah konten yang baik. Agar masyarakat pun dapat meniru, dan bijak dalam bermedia.

“Program hendaknya mudah ditangkap dan dimengerti. Karena hal ini menjadi wadah yang solutif dari pertanyaan publik, sehingga terciptanya respon balik dari masyarakat atau pendengar, ” ucapnya.

Sementara pada materi Peran LPPL dalam turut menciptakan ketahanan nasional, tenaga profesional Lembaga Pertahanan Nasional RI, Dwi Hernuningsih menyampaikan, keberagaman budaya yang ada di Indonesia dapat menjadi sumber konten program yang tidak ada habisnya.

“Buatlah program yang dapat menjadi ketahanan nasional di daerah, isu yang menarik, dengan nilai jual dan diminati pendengar,” ujarnya.

Dwi juga mengungkapkan, setiap orang punya kuasa atas media berbasis digital. Namun struktur masyarakat Indonesia masih ada yang belum melek teknologi, membuat LPPL hendaknya membangun konten inklusif (kesetaraan/adil) dengan cara menyebarluaskan informasi di beragam lini.

Seluruh LPPL se-Indonesia peserta workshop yang didukung oleh Pemprov Jateng, LPP RRI, dan PT PLN (Persero) ini juga diharapkan dapat menjangkau partisipasi publik, untuk terlibat dalam penyebarluasan informasi sampai ketingkat desa, sehingga tercipta rasa memiliki terhadap LPPL di daerahnya. (EPS/RDM/RH)

Exit mobile version