Pemko Banjarmasin Resmikan Kampung Bermain Ke 30

BANJARMASIN – Untuk melestarikan olahraga tradisional di Kota Banjarmasin, maka Pemerintah Kota Banjarmasin terus meningkatkan keberadaan Kampung Bermain (Kamber) di Kota tersebut.

Terbukti sampai saat ini Pemerintah Kota Banjarmasin sampai saat ini, telah meresmikan 30 Kamber.

“Kamber ke 30 Pangeran merupakan yang ke 30 diresmikan di Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Berdirinya kamber-kamber tersebut, merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan KORMI setempat.

“Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan masing masing kelurahan memiliki satu kamber,” ucap Ibnu.

Dengan adanya kampung bermain di Kota Banjarmasin ini, dapat melestarikan olahraga tradisional yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dengan keberadaan kamber tersebut dapat menjadi tempat masyarakat untuk berolahraga, serta tempat anak anak untuk bermain,” ujarnya.

Diharapkan, lanjut Ibnu, keberadaan kamber di Kota Banjarmasin ini, dapat mengurangi ketergantungan anak anak terhadap bermain hp,” tutur Ibnu lebih lanjut.

Ibnu mengajak masyarakat untuk menggunakan kamber yang telah diresmikan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sebaik mungkin.

“Dan kedepannya dari kamber tersebut dapat menghasilkan atlet olahraga tradisional di Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/APR)

24 Klub Ikuti Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II 2023, Total Hadiah 50 Juta

KOTABARU – Sebanyak 24 klub sepakbola memeriahkan Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023, di Desa Teluk Uru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya diikuti oleh 18 klub.

Turnamen yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Ismail, mulai 19 November – 13 Desember 2023 ini, dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sulkan.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur mengatakan melalui festival turnamen sepak bola ini diharapkan lahir para pesepakbola profesional yang menjadi kebanggaan Kalsel khususnya Kabupaten Kotabaru.

“Kita bersyukur, festival turnamen sepak bola ini, dapat terus kita selenggarakan untuk mencari bibit atlet sejak dini,” ucap Gubernur.

Demi menjunjung komitmen dalam memajukan olahraga termasuk sepakbola, Pemprov Kalsel diakuinya, tidak hanya menggelar turnamen di daerah perkotaan, tetapi hingga ke desa, salah satunya Desa Teluk Aru.

Sebab itu, melalui sebuah turnamen atau kejuaraan, selain berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, Gubernur akrab disapa Paman Birin menilai, sebuah turnamen juga dapat dijadikan sebagai wanaha untuk mengasah mental, membentuk jiwa sportif, meningkatkan daya saing, serta menjaring bibit-bibit pesepakbola yang potensial.

Paman Birin turut mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk melangkah bersama dan membulatkan tekad, untuk memajukan sepak bola di Kalsel.

“Terlebih olahraga sepak bola merupakan olahraga yang paling populer dan dicintai berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari orang tua, dewasa, hingga anak-anak, laki-laki dan perempuan, kalangan masyarakat perkotaan hingga pelosok pedesaan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023, Ismail, menyampaikan apresiasi kepada Paman Birin.

Menurutnya, selain memunculkan bibit-bibit pesepakbola handal asal Banua, turnamen ini juga mampu meningkatkan perekonomian penduduk setempat.

Sejumlah pemain bersiap memulai pertandingan Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023 dengan total hadiah 50 Juta Rupiah

“Saya sangat berterimakasih kepada Paman Birin. Beliau satu-satunya Gubernur yang mau menyelenggarakan kejuaraan berskala besar di Desa,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Ismail, turnamen ini juga jadi hiburan masyarakat khususnya di Desa Teluk Aru. Buktinya, lapangan bak stadion itu dipenuhi oleh ribuan masyarakat yang antusias menonton jalannya pertandingan.

“Saya harap turnamen ini bisa terus berlanjut tahun-tahun berikutnya,” harap Ismail.

Untuk diketahui, Turnamen Sepakbola Gubernur Cup II Tahun 2023, turut dimeriahkan oleh berbagai klub sepakbola luar Kalsel seperti dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

Selain itu, adapula klub sepakbola dari perusahaan swasta yang turut beradu untuk merebutkan trofi juara dan uang tunai total Rp50.000.000. (SYA/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN IMBAU ORTU PERHATIKAN PERGAULAN ANAK REMAJA

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengimbau, para orang tua hendaklah terus memperhatikan pergaulan anak-anak mereka yang mulai memasuki usia remaja. Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, kepada wartawan, baru-baru tadi.

Matnor menjelaskan, maraknya geng motor belum lama tadi, yang sudah ditangkap dan diproses hukum oleh pihak Kepolisian Banjarmasin, menjadi pembelajaran penting dari para orang tua. Dimana, usianya rata-rata masih kebanyakan belasan tahun, dengan demikian perlu diperhatikan lebih intens dari orang tua.

“Komunikasi itu wajib diterapkan, untuk mengantisipasi pergaulan yang menyimpang,” ucapnya

Disampaikan Matnor, para guru di sekolah juga hendaklan terus memberikan bimbingan, kepada peserta didik, bukan hanya mengejar metode pembelajaran, tetapi memiliki akhlak yang baik merupakan prioritas dalam dunia pendidikan. Ia berharap, baik sekolah di tengah kota dan dipinggiran tidak ada perbedaan dalam mendidik.

“Anak-anak remaja usianya masih labil, yaitu keingintahuan lebih besar, maka perlu diarahkan kegiatan positif,” pinta Matnor

Lebih lanjut Matnor menambahkan, peranan lingkungan sekitar juga sangat besar, dengan cara tokoh masyarakat terus membimbing para pemuda dan pemudi, melibatkan Ketua RT sebagai perpanjangan tangan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Kami berharap tidak lagi ada geng motor di kota seribu sungai,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

Paman Yani Sosialisasikan Jenis dan Manfaat Pajak Ke Warga Desa Kupang Berkang Jaya

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Yani Helmi, kembali mensosialisasikan tentang Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah Kalsel di daerah konstituennya, tepatnya di Desa Kupang Berkah Jaya, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (20/11) sore.

Dihadapan ratusan warga yang hadir, Yani Helmi menjelaskan tentang berbagai jenis pajak hingga manfaat membayar pajak untuk pembangunan daerah terutama bidang infrastruktur.

“Tadi sudah kita sosialisasikan tentang perda pajak yang terbaru, dan Insyaallah akan mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam hal pembangunan daerah,” kata wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani.

Menurutnya, pengetahuan tentang pajak dan retribusi sangat perlu disosialisasikan, agar tidak ada kesalahpahaman terkait hasil dari uang pajak yang mereka bayarkan.

“Nah ini kita sampaikan, sehingga masyarakat mengetahui bahwa pajak itu ternyata bukan hanya masuk ke kas daerah terus selesai. Tetapi terus berlanjut sebagai modal untuk pembangunan di daerah Kalsel khususnya Tanah Bumbu,” jelas Paman Yani.

Suasana Sosper Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Kupang Berkah Jaya, Senin (20/11)

Diketahui dalam Pajak dan Retribusi Daerah Kalsel yang terbaru, keberpihakan ke Kabupaten/Kota lebih besar, yakni 70 persen dari hasil penerimaan pajak. Sementara Pemprov Kalsel hanya mendapat 30 persen.

Sebabnya, Paman Yani meminta Pemkab/Pemko menitikberatkan infrastruktur yang dibutuhkan dalam rencana pembangunan ke depan.

“Ketika bicara hari ini, musim kemarau berdampak kekeringan khususnya di Tanah Bumbu. Sungai mengering, air PDAM macet, nah ini jangka panjang harus dipikirkan oleh pemerintah,” tegas Paman Yani.

Paman Yani menilai, kekeringan tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan sumur bor saja karena sifatnya yang jangka pendek dan berskala kecil.

Sementara untuk jangka panjang, menurut Paman Yani, pemerintah harus menyiapkan embung yang bisa dimanfaatkan oleh orang banyak termasuk PDAM untuk mengambil air.

“Kami berharap juga pemerintah kabupaten lebih ekstra keras untuk bekerja, bagaimana memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tutup Paman Yani. (SYA/RDM/APR)

Indeks Potensi Radikalisme Kalsel Membaik

BANJARMASIN – Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Kalimantan Selatan membaik, dari yang sebelumnya 10,4 turun menjadi 10,2.
Hal itu diungkapkan Kepala BNPT RI, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel melalui Direktur Perlindungan dan Plt. Kabsubdit PM, Teuku Fauzansyah didampingi Sub koordinator Partisipasi Masyarakat, Maira Himadhani saat menerima kunjungan kerja Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalsel dan Kesbangpol setempat di BNPT RI di Bogor, Senin (20/11).

Menurutnya, potensi IPR dan IRT Kalsel mengalami penurunan kendati masih di atas rata-rata indeks nasional sebesar 10.0, namun sudah cukup bagus terjadi penurunan dibandingkan dengan provinsi lain. “Kita harapkan target IPR dan IRT Kalsel tahun depan bisa turun dari indeks nasional,” ungkapnya.

Penurunan ini tambah Kabid Penelitian FKPT Kalsel, Fauzi Makki, karena masyarakat mulai kritis dan sadar mengenai paham radikalisme di media sosial dan tidak ditemukan peristiwa radikalisme di Kalsel. BNPT juga mengapresiasi kehadiran FKPT Kalsel dan Kesbangpol, yang dinilai aktif berkegiatan.

“Hingga Nopember 2023 ini baru dua daerah yang melakukan kunker ke BNPT, pertama FKPT Jepara dan FKPT Kalsel,” ucap Fauzansyah.

Diungkapkannya pembentukan FKPT di kabupaten kota dasarnya adalah Peraturan BNPT RI No.1 Tahun 2022 tentang FKPT mengenai kedudukan, tugas, fungsi dan pelaporan pada Pasal 3 yakni, (1) Kepala BNPT membentuk FKPT yang berkedudukan di ibukota provinsi. (2) Dalam hal diperlukan, Kepala BNPT dapat membentuk FKPT yang berkedudukan di kabupaten/kota. (3) Pembentukan FKPT yang berkedudukan di provinsi dan FKPT yang berkedudukan di kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dengan Keputusan Keputusan BNPT.

Sementara Ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi  didampingi Sekretaris Masrani, Kabid Wasnas Kesbangpol Kalsel, Agus Wibowo, Kabid Wasnas dan Penanganan Konflik Kabupaten Banjar, Makmur serta pengurus FKPT,  bahwa kunjungan kerja ini untuk menggali informasi terkait pembentukan FKPT di kabupaten/kota dan pencegahan radikalisme dan terorisme di daerah.

Ditambahkan Kabid Wasnas Kesbangpol Kalsel, Agus Wibowo, pembentukan dan pengukuhan FKPT di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar sudah siap, namun diingatkan harus ada pernyataan tertulis dari Pemerintah Kabupaten dan Kota bahwa akan menganggarkan kegiatan FKPT.

Ia berharap dengan kunjungan ini, bukan hanya soal pembentukan FKPT di daerah, tetapi ada langkah-langkah kerja untuk peningkatan program penanganan dan sosialisasi radikalisme. Kemudian Kabid Wasnas dan Penanganan Konflik Kabupaten Banjar, Makmur menyebutkan bahwa nuansa Islam di Kabupaten Banjar sebagai kota santri sangat melekat, sehingga sangat pas pembentukan FKPT Kabupaten Banjar.
Mengapa, karena peran-peran
untuk membantu persoalan pencegahan radikalisme, khususnya di perbatasan yang rentan konflik dengan kabupaten lain. Termasuk juga keberagaman masyarakat sehingga potensinya juga banyak dan riskan ke arah radikalisme. Pihaknya berupaya jangan sampai Kabupaten Banjar jadi tempat transit atau persembunyian pelaku tarorisme.

“Tinggal di Kabupaten Banjar tapi aktifitasnya di daerah lain,” ujarnya. (RILIS-RDM/APR)

PWI Pusat Gelar Asesmen Psikotes Penguji UKW PWI

Jakarta – Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen Sayid Iskandarsyah dan Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Firdaus Komar, membuka kegiatan asesmen psikotes bagi para penguji UKW PWI. Kegiatan ini adalah bagian dari kerja pengurus PWI Pusat periode 2023-2028 menjadikan PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang profesional.

Direktur UKW Pusat, Firdaus Komar mengatakan, kegiatan asesmen psikotes kali ini, dibagi dalam dua bacth. Setelah bacth pertama dilaksanakan pada 18 November 2023 lalu, PWI akan melanjutkan untuk bacth kedua 25 November 2023 mendatang, bertempat di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta.

“Dalam batch pertama, asesmen psikotes diikuti 55 peserta. Asesmen ini dilaksanakan oleh Matahati Consulting, lembaga yang bergerak dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ucapnya.

Pengurus PWI Pusat di bawah Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun fokus pada bidang pendidikan, meningkatkan kompetensi wartawan, diantaranya menggencarkan kegiatan UKW di berbagai daerah. Kegiatan asesmen psikotes adalah langkah awal menuju PWI yang profesional.

Guna mendukung program itu, menurutnya Lembaga Uji PWI kini fokus membenahi internal, contohnya menyeragamkan standar para penguji UKW PWI.

“Setelah asesmen psikotes, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan program lanjutan seperti penyegaran beberapa aspek pengetahuan dan ketrampilan termasuk pakta integritas dan pemahaman kode etik para penguji UKW,” jelasnya lagi.

Hendry juga mengharapkan melalui kegiatan asesmen, PWI bisa menjaring dan menempatkan penguji sesuai bidang dan kompetensinya.

Tidak sekadar itu, berdasarkan data-data objektif hasil asesmen psikotes, PWI juga bisa melakukan pemetaan kemampuan dan potensi para penguji baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sebelumnya, PWI pernah melakukan kegiatan asesmen psikotes pada tahun 2017 dan 2018 lalu, bagi para penguji UKW, tambahnya.

Sementara itu, Founder Matahati Consulting, Tutut Handayani, mengungkapkan Matahati Consulting merupakan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan SDM yang independen dan kompeten dalam melakukan asesmen psikotes. Ditambahkan, setelah asesmen, pihaknya akan melakukan validasi untuk menjaga objektivitas datanya.

“Dalam kegiatan asesmen kali ini, Matahati Consulting menyiapkan tim yang terdiri dari 12 orang,” tutupnya. (PWI.KALSEL-RDM/APR)

Theodor Kabakchiev Kembali Raih Posisi Pertama Uncle Hard Enduro 2023 di Kalsel

BANJAR – Rider asal Bulgaria, Theodor Kabakchiev, kembali berhasil meraih peringkat pertama pada kelas Pro Internasional kejuaraan Uncle Hard Enduro 2023.

Theodor yang sebelumnya juga meraih juara pada Uncle Hard Enduro 2022, berhasil tampil apik dengan raihan poin 50, meninggalkan Michael Walkner pada posisi kedua dan legenda balap trail ekstrem Graham Jarvis pada posisi ketiga.

Atas keberhasilannya itu, Theodor berhak mendapat hadiah berupa trofi dan uang tunai sebesar 4000 Euro.

Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur  Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, di sirkuit Uncle Hard Enduro 2023, Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Minggu (19/11).

“Selamat atas keberhasilan seluruh rider (pebalap), terimakasih juga karena telah berpartisipasi, baik dari mancanegara, nusantara maupun pebalap lokal,” ujar Paman Birin (sapaan akrab).

Didampingi putranya, Sandi Fitrian Noor, Paman Birin yang menyaksikan seluruh jalannya pertandingan hari terakhir Uncle Hard Enduro 2023, mengaku bangga dengan semangat perjuangan peserta yang tidak menyerah meski sering mengalami kesulitan dalam menyelesaikan trek balap.

Pebalap asal Bulgaria, Theodor Kabakchiev saat melewati rintangan trek Uncle Hard Enduro 2023

“Ini ternyata membawa manfaat untuk penggemar balap trail di Banua kita, mudah-mudahan manfaat baik ini tidak hanya berimbas ke pebalap lokal kita, tetapi juga pebalap se Indonesia,” harap Paman Birin.

Paman Birin menilai, Uncle Hard Enduro memberikan warna tersendiri di dunia balap khususnya Kalsel. Ia berharap kejuaraan ini bisa memicu semangat pecinta otomotif Kalsel untuk mengharumkan Kalsel di dunia balap tingkat Nasional maupun Internasional.

“Apalagi kejuaraan seperti ini bukan hanya memerlukan keterampilan, tetapi juga stamina yang kuat. Saya nantikan pebalap berprestasi lainnya di Uncle Hard Enduro seri berikutnya,” tutup Paman Birin. (SYA/RDM/APR)

Lestarikan Permainan Balogo, Muslam Kalsel Kembali Gelar Belajar Bersama Pelajar

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar kegiatan Belajar Bersama, dengan mengangkat tema permainan tradisional Kalsel yakni Balogo.

Berpusat di ruang Auditorium Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Kamis (26/10), kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang sejarah dan tata cara permainan tradisional Balogo, oleh para narasumber termasuk Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, yang sekaligus membuka kegiatan ini.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar (kiri), saat memberikan sambutan

“Kegiatan ini berdasarkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sudah diberikan kepada kita. Allhamdulilah kegiatan ini selalu dilaksanakan tiap tahunnya dan ini belajar bersama yang ke 4 di tahun ini,” kata Taufik Akbar di sela kegiatan.

Peserta belajar bersama yakni para pelajar serta dewan guru darj MTs Ihya Ulumuddin Banjarbaru.

Puluhan pelajar terlihat antusias mendengarkan penjelasan tentang permainan Balogo

Akbar menyebut, kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan pembelajaran pelajar untuk kedepannya. Karena sejarah yang ada di Museum, menurutnya, tidak luput dari sejarah yang ada di Kalsel.

“Jadi kita harus mengenal sejarah kita, didalam daerah kita dulu yang kita kenal lalu baru keluar,” pesan Taufik Akbar.

Akbar juga mengucap terima kasih kepada para dewan guru serta pelajar yang berkunjung dan mengikuti kegiatan belajar bersama itu.

“Semoga dengan adanya belajar bersama Permainan Balogo ini mudah-mudahan menjadi wawasan kita semua untuk kedepannya agar dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Kalsel,” harapnya.(SYA/RDM/RH)

PAW KPID dan KI Provinsi Kalsel Resmi Dilantik

BANJARBARU – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan Komisi Informasi (KI) Kalimantan Selatan resmi dilantik. Kegiatan yang digelar di Gedung Auditorium KH Idham Chalid, Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Rabu (11/10) siang, turut dihadiri pejabat teras dari kabupaten/kota.

Dalam sambutan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang dibacakan Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparmi, mengungkapkan, poin penting keberadaan dari lembaga itu tentu agar keterbukaan informasi mampu berjalan selaras. Sebagaimana tugas dan fungsinya dengan tujuan mencerdaskan masyarakat.

“Maka pentingnya sinergi antara pemerintah daerah (pemda), organisasi masyarakat dan media massa agar menjaga stabilitas dari radikal di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Acara pelantikan dihadiri pejabat teras dilingkup Pemprov Kalsel dan kabupaten/kota

Selaku dipercaya mewakili orang nomor di Kalsel itu, dia menekankan, jelang pemilu 2024 tugas penting yang harus dijalankan kedua lembaga independen tersebut adalah menangkal maraknya hoax.

“Saat ini kita juga menghadapi tantangan besar yakni pemilu serentak yang akan datang. Terkait hal itu media massa sangat berperan penting dalam menyampaikan informasi dengan jujur dan objektif. Menghindari penyebaran hoax dan mendukung penyelenggaraan pemilu yang damai dan aman,” ungkap Suparmi juga menjabat Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel tersebut.

Menanggapi itu, Ketua Komisi Informasi (KI) Kalsel, Nawang Wijayanti, menuturkan, akan melakukan kerjasama dengan berbagai instansi dan lembaga. Termasuk media massa agar terciptanya keterbukaan informasi.

“Yang jelas kami akan menjalin kerjasama antar lembaga. Apalagi, diakui keterlibatan media luar biasa juga untuk membantu menyebarluaskan keterbukaan informasi. Yang jelas, keterbukaan saat ini sangat diperlukan masyarakat dalam menjembatani arah kebijakan informasi dari media itu sendiri,” paparnya.

Dari pemetaan sendiri, kata dia, pihaknya turut terbuka apabila ada aduan dari masyarakat terkait informasi yang dianggap menyimpang. Secara tegas, juga bakal melakukan tindakan apabila terbukti menyalahi aturan.

“Kami dari Komisi Informasi (KI) sendiri turut menerima aduan apapun dari masyarakat apabila ada permasalahan yang tentu harus diselesaikan,” pungkasnya.

Dalam rangkaiannya itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov, Suparmi, ikut melantik dan membacakan ikrar atau sumpah setelah dibacakannya Surat Keputusan (SK) yang sah dikeluarkan.

Adapu nama-nama anggota yang dilantik dalam susunan bagan struktur Penganti Antar Waktu (PAW) KPID Kalsel di antaranya Marliyana, Muhammad Syaukani dan Daddy Fahmanadie.

Dihadiri Direktur LPPL Abdi Persada FM, Ibnu Min Haji (tengah) dan Dewan Pengawas, Novita Tyasti (kanan) bersama Diskominfo Kalsel

Sedangkan, dari bagan struktur keanggotaan Komisi Informasi (KI) Kalsel dinahkodai Nawang Wijayanti (ketua), Decky C Kananto (Wakil Ketua), AH Rijani (Koordinator Bidang Kelembagaan), Riduannor (Koordinator Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi) serta Yati Norhayati sebagai Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa.

Acara ini juga turut dihadiri sejumlah kepala SKPD ditingkat provinsi Kalsel antaranya BKKBN, Dinas Kominfo, Dinas PMPTSP, Dinas Koperasi dan UKM hingga Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur LPPL Abdi Persada FM serta tak lupa dari sejumlah perwakilan jajaran aparat TNI dan kepolisian daerah. (RHS/RDM/APR)

Potensi Zakat di Banua Capai 3 T, Paman Birin Harapkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Banjarmasin – Potensi zakat infak dan sedekah di provinsi Kalimantan Selatan, ternyata sangatlah besar. Yakni mencapai 3 trilyun rupiah. Hal ini wajar, karena jumlah penduduk muslim di Kalimantan Selatan, saat ini mencapai 97 persen dari total jumlah penduduk.

Data ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja dan Rapat Koordinasi BAZNAS se Kalimantan Selatan tahun 2023, di Banjarmasin pada Rabu (11/10) di salah satu hotel berbintang.

“Potensi luas biasa ini harus dimaksimalkan, agar dapat mengentaskan kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem di Banua,” papar Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Sekdarprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Paman Birin menyebut, BAZNAS Provinsi Baznas Kalimantan Selatan sebagai sebuah organisasi, dapat meningkatkan penerimaan zakat, serta dapat meningkatkan kualitas pengelolaan zakat bagi masyarakat mustahik di Kalsel Babussalam.

“Saya optimis target 88 miliar rupiah untuk BAZNAS se Kalsel dan 33 miliar rupiah khusus untuk BAZNAS Provinsi, dapat tercapai tahun 2024 mendatang,” tambahnya.

Paman Birin menuturkan, sebagai lembaga negara, BAZNAS juga tidak bisa lepas dari administrasi maupun regulasi. Begitu juga dengan lembaga zakat resmi lainnya, yang menghimpun zakat umat. Harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara syar’i maupun secara administrasi.

“Hal penting lainnya yang harus diperhatikan dan menjadi tanggungjawab kita bersama, yaitu potensi zakat yang besar ini, jangan sampai dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya.

Sekdaprov Kalsel (baju putih) saat mewakili Gubernur pada pembukaan rakor BAZNAS se Kalsel

Paman Birin berharap, keberadaan BAZNAS mampu memainkan perannya dalam pengelolaan zakat yang lebih profesional dan sebagai mitra pemerintah, diharapkan memiliki strategi dan cara yang dapat terus meningkatkan penerimaan dan pengelolaan zakat.

“Sejarah pernah mencatat, kejayaan suatu negeri, kesejahteraan masyarakat dapat dicapai, dengan pengelolaan zakat yang sangat baik oleh negara. Kita sangat optimis, sistem zakat akan mampu memberikan alternatif solusi bagi pengentasan kemiskinan, dan perwujudan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalsel, Irhamsyah Safari mengatakan, raker dan rakor BAZNAS se-Kalsel ini sebagai tindak lanjut Rakornas BAZNAS se Indonesia pada 20-23 September 2023 di Jakarta. Dimana rakornas mengagendakan penguatan peran BAZNAS dalam meningkatkan tata kelola dan integrasi pengelolaan zakat, infak dan sedekah dengan prinsip 3 A. Yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.

Hadir pada raker dan rakor BAZNAS se Kalsel di Banjarmasin, Ketua BAZNAS Pusat, Noor Achmad, dan seluruh BAZNAS kabupaten kota se Kalsel. Termasuk juga perwakilan dari pemerintah daerah se Kalimantan Selatan, serta sponsor kegiatan Bank Kalsel. (RIW/RDM/APR)

Exit mobile version