Jelang MTQ Nasional ke 29, Pemprov Kalsel Minta UMKM Manfaatkan Peluang Pasar Produk

BANJARMASIN – Menjelang Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional (MTQN) ke 29 tahun 2022 yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, meminta seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah, akan memanfaatkan peluang pasar setiap produknya.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani, kepada Abdi Persada FM pada Jumat (7/10), momen ini, harus dimanfaatkan sepenuhnya bagi para pelaku (UMKM) untuk mempromosikan dan menjual produknya, karena banyak tamu dari berbagai daerah yang sudah mulai berdatangan, yaitu sudah penuhnya semua hotel dan penginapan yang dibooking oleh tamu se Indonesia.

“Ramainya tamu ke Kalsel, menjadi peluang pasar bagi pelaku UMKM, agar mereka berbelanja baik untuk keperluan selama di Kalsel, bahkan produknya menjadi buah tangan saat kembali ke provinsi masing-masing,” pintanya

Birhasani yang juga sebagai Ketua Koordinator Bidang Pameran MTQ dan Kalsel Expo Nasional menyampaikan, ada beberapa titik tempat digelarnya lomba dan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran, pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah memfasilitasi Stand Festival Halal Food, yang berlokasi di Ruang Terbuka Hijau Ratu Zaleha Kota Martapura, Kabupaten Banjar, yakni secara gratis bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memiliki produk dan sudah bersertifikat halal berupa makanan, dan minuman baik siap saji serta kemasan, maupun produk herbal.

“Produk makanan minuman yang teruji kualitas ini, memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen untuk menikmati, selain itu juga akan ada layanan konsultasi untuk mendapatkan sertifikat halal dan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha
(NIB) bagi UMKM,” jelasnya panjang lebar.

Birhasani menambahkan, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah, harus proaktif dan kreatif memanfaatkan peluang pasar ini, dengan cara tetap memperhatikan kualitas produk standar produksi yang baik serta menghindari pemakaian bahan berbahaya, dan yang lebih penting lagi adalah menjual dengan harga yang wajar, agar tidak mengecewakan pembeli.

“Semua jajaran Pemprov Kalsel lebih khusus lagi, pak Gubernur mewajibkan untuk mengikutkan UMKM binaannya di setiap stand SKPD tersebut,” tutup Birhasani. (NHF/RDM/RH)

FKTI Kalsel Juara Umum Piala Kemenpora 2022

BANJARMASIN – Prestasi atlet Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Provinsi Kalimantan Selatan, membanggakan berhasil menjadi juara umum pada Kejuaraan Piala Kementerian Olahraga (KEMENPORA) ke IX Tahun 2022.

Walikota Banjarmasin sekaligus Ketua FKTI Kalimantan Selatan Ibnu Sina, pada saat melakukan Silaturahmi bersama karateka FKTI, sekaligus Penyerahan Piala Juara Umum Menpora, disalah satu restoran di Kota Banjarmasin, Kamis Sore (6/10) mengucapkan, selamat atas prestasi yang telah diraih oleh atlet Federasi Karate Tradisional Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Sebagai Ketua Umum FKTI Kalimantan Selatan tentu, kami bangga terhadap prestasi yang telah diraih tersebut, mampu meraih juara umum,” ungkapnya.

Ibnu mengatakan, atlet karate FKTI Kalimantan Selatan mampu memperoleh 99 medali emas dengan total perolehan medali 182 pada kejuaraan Piala Kemenpora tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banjarmasin ini juga mengajak, generasi muda di Kota Banjarmasin untuk mengikuti olahraga beladiri, agar terhindar dari pengaruh buruk narkoba.

“Kepada pemuda atau generasi muda di Kota Banjarmasin, dapat mengikuti olahraga beladiri, karena olahraga merupakan salah satu kegiatan, untuk menghindari generasi muda dari pengaruh buruk narkoba,” tuturnya.

Dengan aktif berlatih olahraga beladiri, generasi muda dapat meraih prestasi, yang membanggakan untuk Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap olahraga karate FKTI kedepan terus memberikan prestasi terbaik, untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Jelang MTQN XXIX, Setwan Kalsel Siap Koordinir Kafilah Asal Bali

BANJARMASIN – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat tugas melayani kafilah asal Bali dalam gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke XXIX.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini mengatakan ada sebanyak 40 orang dari kafilah asal Bali yang akan mengikuti sembilan cabang lomba yang tersebar di seluruh venue, baik itu di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru maupun Kota Banjarmasin.

“Kami sudah menyiapkan armada transportasi untuk mengantar jemput kafilah menuju venue acara,” jelasnya kepada wartawan, di ruang kerjanya, Jum’at (7/10).

Lebih lanjut, kata Jaini, rombongan kafilah asal Bali itu akan dijadwalkan tiba di Banua pada Senin (10/10) dan diinapkan di salah satu hotel di Banjarbaru.

“Pada saat penjemputan nanti, di sana ada tari penyambutan,” tambahnya.

Selain itu, Setwan Kalsel sendiri sudah menyiagakan petugas untuk melayani kafilah di penginapan hingga pendampingan, baik menuju maupun setibanya di venue acara.

“Termasuk nanti saat kepulangan kafilah pada 19 Oktober mendatang,” terangnya.

Tak hanya Setwan Kalsel, menurut Jaini, sesuai arahan Gubernur Sahbirin Noor, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemprov Kalsel juga mendapatkan tugas untuk melayani kafilah yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia. (NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Lakukan Penandatanganan Bilateral, Bentuk Komitmen Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah

BANJARMASIN – Sebagai bentuk komitmen, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di Kalimantan Selatan, Bank Kalsel bersama Bank BCA Kantor Cabang Utama Banjarmasin, melakukan penandatanganan Pinjaman Bilateral / Bank Loan guna menambah pendanaan dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat.

Penandatanganan dilakukan di ruang rapat Lantai 3 Kantor Pusat Bank Kalsel oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya dan Kepala KCU BCA Banjarmasin, Cecep Sopwan Hadi, pada Kamis (6/10). Turut berhadir Kepala Pengembangan Bisnis BCA Cabang Banjarmasin serta Jajaran Bank Kalsel dari Divisi Treasury, Divisi Konsumer, Divisi Kredit UMK, Divisi Dana & Digital Banking. Kegiatan ini juga disaksikan Jajaran Pejabat BCA Kantor Pusat melalui Virtual Zoom.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dilakukan antara Bank Kalsel dengan Bank BCA.

“Masuknya bank-bank daerah melalui kerjasama seperti ini merupakan salah satu yang diharapkan bagi Treasury nya masing-masing BPD, tak terkecuali di Bank Kalsel. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan saat ini bisa memberikan benefit yang positif bagi Bank BCA dan Bank Kalsel di masa akan datang”, ungkap Hanawijaya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala KCU BCA Banjarmasin, Cecep Sopwan Hadi mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk bisa menyalurkan alternative financing solutions kepada Bank Kalsel sebagai dukungan terhadap pengembangan ekonomi wilayah Kalimantan Selatan.

“Sebagai komitmen dalam mendorong pertumbuhan perbankan, Bank BCA senantiasa hadir untuk memberikan dukungan terutama kepada Bank Kalsel untuk membangun perekonomian di Kalimatan Selatan, hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan dan sinergi yang sangat kuat antara Bank Kalsel dan Bank BCA,” tutup Cecep. (ADV-RIW/RDM/RH)

Harga Ikan di Pelabuhan Batulicin Tembus 60 Ribu Sekilo

TANAH BUMBU – Harga ikan yang dijual di Pelabuhan Perikanan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, mengalami kenaikan. Kesulitan mendapatkan bahan bakar solar menjadi dasar utama atas mahalnya komoditi ini.

Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin, Akhmad Syarwani, mengatakan, rata-rata harga ikan seperti tenggiri yang biasanya dijual di Pelabuhan Perikanan Batulicin sekitar Rp50 ribu, kali ini mampu menyentuh seharga Rp55 ribu – Rp60 ribu untuk pembelian satu kilogramnya.

Kepala Pelabuhan Perikanan Batulicin, Akhmad Syarwani saat menjelaskam atas kenaikan harga ikan

“Dampak ini juga dipengaruhi atas kelangkaan solar sehingga berimbas pada ketersediaan stok ikan di pelabuhan Batulicin. Terlebih Tongkol Sisik yang hanya dijual seharga Rp30 ribu saat ini naik menjadi Rp33 ribu per kilo,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, Kamis (6/10) siang.

Seiring dicabutnya harga subsidi solar juga menjadi alasan atas imbas kenaikan ikan di Pelabuhan oleh nelayan Tanah Bumbu. Bahkan, nelayan terpaksa berlabuh ke Banjarmasin dan Samarinda Kaltim untuk mendapatkan bahan bakar ini.

“Sebelumnya mereka (nelayan) harus keluar daerah untuk mendapatkan solar,” ungkapnya.

Atas dampak ini, kata dia, pemenuhan ikan di Pelabuhan Perikanan Batulicin juga mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Yang biasanya dapat memenuhi stok hingga 18 ton per hari kini menyusut jadi 10 ton,” tuturnya.

Namun, ia membeberkan, khusus ikan bawal, lajang dan selar diakui harganya masih relatif stabil.

“Ketersediaannya pun dipastikan masih mencukupi,” beber Syarwani.

Kendati begitu, ia menjamin, pada Oktober ini bersama Pertamina pemenuhan kouta Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bagi nelayan dipastikan tersedia.

“Untuk sementara di alihkan dari SPBN PPI Batulicin ke SPBU Pjalau Tanbu dengan total 10 ribu liter atau sekitar sepuluh tangki,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Aksi Nyata Gerakan Indonesia Tertib, Paman Birin Lepas Konvoi Ratusan Motor di Banjarmasin

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan kembali dipilih Kemenkopolhukam sebagai lokasi peluncuran salah satu program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Tahun 2019 lalu, Kalsel menjadi lokasi peluncuran program Pekan Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental, dan tahun ini tepatnya pada Kamis (6/10), peluncuran program Aksi Nyata Gerakan Indonesia Tertib. Lokasi kegiatan dipusatkan di halaman gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, dengan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Gubernur Kalsel saat melepas konvoi tertib berkendara

“Gerakan Nasional Revolusi Mental ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pemerintah dan masyarakat Kalimantan Selatan, untuk menerapkan nilai-nilai revolusi mental, dalam berbagai aspek kehidupan. Diantaranya, tertib berlalu lintas dan tertib administrasi kependudukan”, ujar Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) dalam sambutannya.

Gubernur menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Indonesia tertib, yang merupakan bagian dari 5 Aksi Nyata Gerakan Revolusi Mental. Yaitu indonesia melayani, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, Indonesia bersih, dan Indonesia bersatu.

“Semoga dapat menjadi contoh, menjadi teladan, serta menjadi pioneer, sebagai masyarakat yang tertib berlalu lintas, seperti memakai perlengkapan zssszkeamanan berkendara, adanya kelengkapan surat menyurat, serta berlaku tertib di jalan raya, dan memahami rambu-rambu lalu lintas,” tutupnya.

Kegiatan Aksi Nyata Gerakan Indonesia Tertib di Banjarmasin ini, ditutup dengan konvoi ratusan kendaraan roda dua, yang dikuti klub sepeda motor, pelajar dan masyarakat umum, dengan pengawalan aparat kepolisian. Konvoi yang dilepas langsung Gubernur Kalsel ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengendara lainnya, bagaimana tertib berlalu lintas. Mengingat para peserta konvoi, memakai helm standar SNI, hanya membawa satu penumpang, berkendara dengan kecepatan sesuai standar lalu lintas, dan juga dipastikan seluruhnya memiliki dokumen kelengkapan berkendara. Seperti SIM dan STNK. (RIW/RDM/RH)

Jelang MTQ Nasional ke 29 Tambud Kalsel Siapkan Berbagai Pergelaran

BANJARMASIN – Menjelang event Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional ke 29 tahun 2022, Taman Budaya dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, mempersiapkan berbagai pergelaran seni.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya Kalsel, Suharyanti, di ruang kerjanya, kepada wartawan pada Kamis (6/10), dalam rangka memeriahkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional, ada tiga komunitas seni yang akan tampil di Kiram Park pada Rabu (12/10) yaitu Tari Tarhib Al Banjary, tarian ini mengangkat tradisi melayu banjar untuk menyambut tamu kehormatan yang berkunjung ke bumi Serambi Mekah, kemudian Zikir Nasyid yang ditampilkan selama 15 menit dihadapan Presiden RI Joko Widodo, dan untuk penutupan penampilan group Nasyid Burdah.

“Kita di Taman Budaya Kalsel diberikan amanah sebagai Koordinator Bidang Pembukaan Atraksi Seni Budaya,” ucapnya

Suharyanti menyampaikan, untuk kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Kalimantan Selatan ini, akan disambut dengan tarian Sinoman Hadrah, begitupun bagi para kafilah Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional yang mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan, sejak Kamis (6/10) dari berbagai Provinsi, di Bandara Internasional Syamsudin Noor, serta pengkalungan syal dari Nanang Galuh yang terpilih di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tahap persiapan sudah 90 persen, karena latihan sejak dua bulan lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, jumlah personel Zikir Nasyid ini sebanyak 200 orang, Sinoman Hadrah 100 orang dan Tari Tarhib Al Banjary ada 50 orang, rencananya Senin dan Selasa pada tanggal 10 – 11 Oktober 2022, akan digelar gladi di Kiram Park Kabupaten Banjar.

“Semoga pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ini, dapat berjalan lancar dan sukses di Kalsel,” tutup Yanti (sapaan akrabnya). (NHF/RDM/RH)

Ilham Normadina Resmi Jabat Direktur Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin

BANJARMASIN – Dokter Gigi Ilham Normadina saat ini resmi menjabat, sebagai Direktur Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin.

Penandatanganan Serah terima jabatan Direktur RS Sari Mulia Banjarmasin

Resminya Dokter gigi Ilham Normadina menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin, dalam acara serah terima jabatan, di Aula Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin lantai 4, Kamis (6/10).

Dalam sambutannya Dokter Gigi Ilham menyampaikan, ucapan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya, sebagai Direktur Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin.

“Kami siap memajukan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin, untuk warga,” ungkapnya.

Ilham mengatakan, pihaknya juga meminta dukungan kepada pihak lainnya, agar dapat bersama sama meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin mengharapkan, Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin dapat membantu peningkatan derajat kesehatan warga Kota Banjarmasin.

Seperti yang disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin kami mengucapan selamat kepada Direktur RS Sari Mulia Banjarmasin Ilham Normadina, atas jabatan baru tersebut,” ungkapnya.

Ibnu mengatakan, rumah sakit Sari Mulia Banjarmasin merupakan salah satu rumah sakit yang cukup besar agar tetap eksis memberikan layanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, di tengah persaingan rumah sakit yang terus tumbuh di Kota Banjarmasin.

“Layanan kesehatan di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin, semakin meningkatkan derajat kesehatan bagi warga kota ini,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Rekomendasikan Pembentukan Tim Penanganan Jalan Longsor

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merekomendasikan pembentukan tim penanganan jalan longsor di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin kepada wartawan, usai mendampingi Komisi III DPRD Kalsel melakukan rapat bersama instansi terkait, Rabu (5/10).

Menurut Wakil Rakyat yang akrab disapa Bang Dhin ini, pembentukan tim penanganan jalan longsor tersebut bertujuan agar memudahkan koordinasi untuk menangani jalan tersebut sehingga jalan tersebut bisa digunakan dalam jangka pendek.

“Karena kan tidak hanya satu stakeholder saja, tapi banyak yang terlibat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Abidinsyah selaku pimpinan rapat mengatakan pihaknya berencana untuk mempertajam persoalan ini dengan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan tambang di kawasan itu.

“Mereka harus berkontribusi untuk membantu pemerintah provinsi dan kabupaten dalam membangun kembali jalan tersebut,” katanya.

Karena seperti yang disampaikan BPJN, lanjut Abidinsyah, bahwa persoalan ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, mengingat terjadinya longsor pada badan jalan dinilai bukan termasuk bencana alam, tetapi karena adanya aktivitas pertambangan.

“Karena bukan bencana alam sehingga pemerintah pusat tidak bisa menggelontorkan dana untuk memperbaiki jalan tersebut,” tambahnya.

Sedangkan, Kepala BPJN Kalsel Syauqi Kamal menjelaskan pihaknya sudah melakukan perbaikan di jalan longsor tersebut tetapi sifatnya masih sederhana. Seiring dengan hal itu, BPJN juga melakukan kajian untuk menentukan desain jalan yang akan dibuat nantinya.

Suasana rapat Komisi III DPRD Kalsel dengan Instansi Terkait

“Disana memang ada kontraktor yang beraktivitas, tapi diluar longsoran itu. Mereka sudah dapat izin dari Pemkab Tanah Bumbu untuk melakukan perbaikan lereng dari longsoran. Setidaknya ini akan membuat badan jalan diatasnya bisa lebih aman supaya nanti bisa dibuat permanen di lintasan awal,” terangnya.

Syauqi menambahkan, sementara ini jalan yang mengalami longsor tersebut masih bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat. Namun untuk kendaraan roda enam atau lebih, sesuai kesepakatan dengan Pemkab Tanbu, mereka diminta melewati jalan alternatif yaitu jalan tambang. (NRH/RDM/RH)

Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Diharapkan Bersinergi Terkait Persoalan Jalan Longsor di Tanbu

BANJARMASIN – Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) diharapkan bersinergi dalam mencarikan solusi terkait persoalan jalan longsor di Kabupaten Tanah Bumbu.

Hal itu disampaikan, Anggota DPRD Kalsel Dapil VI meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, Muhammad Yani Helmi kepada wartawan, usai menemui pengunjuk rasa di depan kantor DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, Rabu (5/10).

Suasana Aksi Unjuk Rasa di DPRD Kalsel

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini menilai suatu kewajaran jika masyarakat menuntut agar jalan longsor itu segera diperbaiki. Mengingat, jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat di Banua.

“Jalan tersebut merupakan urat nadi kami menuju kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. Selain itu, jalan longsor tersebut juga merupakan jalan nasional untuk menuju ibukota negara Kalimantan Timur,” jelasnya.

Paman Yani memberikan apresiasi kepada Komisi III DPRD Kalsel yang menggelar pertemuan dengan instansi terkait mengenai permasalahan jalan longsor ini.

“Saya harap perusahaan tambang di kawasan tersebut juga dipanggil sebagai bukti tanggung jawab. Apa yang bisa mereka lakukan untuk memperbaiki jalan longsor tersebut,” harapnya.

Untuk diketahui, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD Kalsel, Rabu (5/10). Mereka menuntut agar persoalan jalan longsor di Tanbu diusut tuntas karena dinilai merugikan negara dan masyarakat Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version