Hari Kartini, Dispar Kalsel Libatkan 100 Acil Jukung Dalam Gelaran Penanaman Pohon

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, turut berpartisipasi dengan melibatkan 100 orang Acil Jukung dari Pasar Terapung Lok Baintan Kabupaten Banjar, dalam kegiatan Penanaman Pohon.

Salah satu acil jukung menanam pohon

Kepada wartawan, Ketua Dharma Wanita Dispar Provinsi Kalsel, Masrufah Syarifuddin, usai menanam pohon di Banjarbarh, pada Senin (22/4) mengatakan, Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel turut berpartisipasi memeriahkan penanaman pohon bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah (Acil Odah), dalam rangka memperingati hari Kartini tahun 2024, berlokasi di Taman Hutan Tropis kawasan Komplek Perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, kota Banjarbaru.

Ketua DWP Dispar Provinsi Kalsel, Masrufah Syarifuddin

“Kegiatan ini merupakan inisiasi oleh Acil Odah dan mengapresiasi keterlibatan acil-acil jukung Pasar Terapung Lok Baintan, mereka tidak hanya menanam pohon, juga ikut lomba pantun hari Kartini,” ucapnya

Disampaikan Masfufah, momentum peringatan hari Kartini hendaklah memberi semangat seluruh perempuan di Banua, untuk terus berkarya bagi kemajuan Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, para acil jukung dapat semakin mempromosikan objek wisatanya

“Alhamdulillah acara telah berjalan lancar, kita membawa 25 pegawai Kartini Dispar Kalsel, dan acil-acil jukung sebanyak 100 orang,” jelasnya

Lebih lanjut Masrufah menambahkan, sosok RA Kartini merupakan salah satu pejuang perempuan di Indonesia. Dengan diperingati hari Kartini kaum perempuan dapat semakin berkarya untuk membangun Banua tercinta.
Dimana, hasil perjuangan dan jasa dari Raden Ajeng Kartini menjadi motivasi seluruh perempuan di Indonesia.

“Mari bersama-sama untuk aktif terlibat dalam setiap program pembangunan di Kalsel,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melakukan penanaman pohon bersama secara serentak ada sebanyak 3.500 bibit eucalyptus, dipimpin langsung oleh Acil Odah bersama dengan Gubernur Provinsi Kalsel, Sahbirin Noor. (DISPAR.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Ekonomi, Dispora Kalsel Gelar Lomba Jukung Tradisional

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan di Tahun 2024 ini, kembali menggelar Lomba Jukung Tradisional Piala Paman Birin, di Aluh Aluh, Kabupaten Banjar, Minggu (21/4).

Kepala Dispora Kalsel melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Budiono mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk kemajuan dan pelestarian olahraga tradisional, salah satunya jukung tradisional.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

Memurutnya, olahraga tradisional air ini sangat digemari oleh warga Provinsi Kalimantan Selatan yang tinggal dikawasan pesisir.

“Karena itu sudah menjadi tugas Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendukung keberadaan olahraga tradisional tersebut,” ujar Budiono.

Selain itu, Dispora Kalsel juga mendukung peningkatan perekonomian masyarakat daerah, melalui pelaksanaan kejuaraan olahraga.

“Sehingga pelaksanaan kegiatan kejuaraan olahraga tidak hanya untuk peningkatan prestasi saja. Tetapi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat disekitarnya,” jelas Budiono.

Sehingga, lanjutnya, dengan begitu kegiatan lomba yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar tempat pelaksanaan lomba olahraga tersebut. (SRI/RDM/RH)

Peringati Hari Kartini, Ribuan Perempuan Menanam Bersama Acil Odah dan Paman Birin

BANJARBARU – Peringatan hari Kartini di lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan tahun ini, dirayakan berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Tidak hanya diwarnai dengan kaum perempuan berkebaya, peringatan hari Kartini pada Senin (22/4) juga diisi dengan gerakan menanam pohon. Penanaman pohon yang dimotori Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah, serta Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin ini, diikuti ribuan perempuan Banua. Diantaranya berasal dari ASN Perempuan, Organisasi Perempuan, Mahasiswi ULM, Acil Jukung, Acil Sadap, Acil Kembang, Rektor ULM, PPKH, PBPH, PBPHH, Pejabat Kayu Tangi/BPTH, UPT Kementerian LHK, dan Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Gubernur Kalsel didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel menanam pohon Eucalyptus

Kegiatan yang digelar Dinas Kehutanan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) tersebut, menanam sebanyak 4.000 pohon Eucalyptus, di Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI) Perkantoran Pemprov Kalsel.

Pasca penanaman, dilakukan pula pelepasliaran burung jenis perkutut dan tekukur sebanyak 100 ekor, sebagai bentuk konservasi fauna.

Kepada wartawan setalah acara, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor mengatakan, keterlibatan perempuan untuk menanam, dapat menjadi pemicu untuk orang – orang sekitarnya ikut BERGERAK, melakukan hal yang sama.

“Apalagi pemerintah provinsi Kalsel juga telah menyediakan bibit gratis melalui Dinas Kehutanan sesuai dengan program Revolusi Hijau,” jelas Paman Birin.

Paman Birin, sebelumnya dalam sambutannya, juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang luar biasa kepada semua pihak yang peduli terhadap lingkungan dan terlibat dalam acara penanaman hari ini.

Selanjutnya Gubernur Kalsel menyampaikan bahwa slogan Perkokoh Banua Maju dengan kekuatan rakyat salah sautnya kekuatan perempuan -perempuan hebat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudhatul Jannah dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa kesadaran dalam menjaga sumber kehidupan adalah kunci kelangsungan hidup.

“Event penanaman pohon ini, bukan sekadar simbolis penanaman saja, makna mendalam kegiatan ini adalah menjaga kelangsungan alam Kalimantan sebagai paru-paru dunia, momentum ini juga untuk menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam aksi pelestarian lingkungan,” ujar Acil Odah .

Selanjutnya, dalam laporannya Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan mengingatkan betapa pentingnya menanam pohon, untuk keseimbangan ekosistem di bumi.

Perhatian Gubernur Kalimantan Selatan terhadap peningkatan penutupan lahan di Kalsel dengan menyediakan bibit gratis serta sesuai arahan dari Ketua TIm Penggerak PKK, bahwa eksistensi perempuan sangat diperlukan untuk mendukung program pemerintah, baik dari sisi sosial ekonomi dan lingkungan.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan bagi wanita berjasa dari 13 kabupaten kota. Selain itu ada pula lomba pantun yang diikuti para Acil Jukung Pasar Terapung, hingga lomba meronce kembang yang diikuti puluhan Acil Kembang.

Kegiatan penanaman ini didukung penuh Gubernur Kalsel, sebab kegiatan ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemprov Kalsel dalam menyukseskan Gerakan Revolusi Hijau yang sudah menjadi pilot project program pelestarian lingkungan secara nasional serta sebagai “Bakti Perempuan untuk Ikut Menghijaukan Banua”. (RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Terus Dukung Perkembangan Inovasi Pemko Banjarbaru

BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, menghadiri peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Banjarbaru, Sabtu (20/4) malam. Selain dihadiri Sekda Provinsi Kalsel, juga dihadiri langsung oleh Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah, Forkopimda, serta Kepala SKPD Kota Banjarbaru.

Walikota banjarbaru bersama ketua TP PKK Kota Banjarbaru

Puncak peringatan hari jadi kota Banjarbaru ini, dimeriahkan sejumlah penyanyi, diantaranya Fatin Shidqia Lubis. Dimana masyarakat dari Kota Banjarbaru maupun luar daerah, memadati kawasan lapangan Dr. Murjani Kota Banjarbaru.

Acara HUT yang ke 25 Kota Banjarbaru ini, juga dirangkai Kegiatan SKPD Kota Banjarbaru, diantaranya lomba ternak kambing, pasar murah yang diselenggarakan sebanyak 15 kali, lomba mini soccer antar kelurahan se Kota Banjarbaru Utara, Pemeriksaan kesehatan gratis, kontes ikan koi nasional, kegiatan trail adventure, serta lomba billiard dan volli antar kelurahan.

Dalam sambutannya, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, berbagai perkembangan inovasi untuk masyarakat Banjarbaru terus dilakukan, hal ini ditujukan, untuk meningkatkan capaian pembangunan dan prestasi terus dilakukan.

“Kebersamaan kita ini tentunya akan menjadi semangat dan inspirasi bagi kami dalam melanjutkan cita – cita pembangunan daerah untuk mewujudkan banjarbaru yang maju, agamis, dan sejahtera,” ungkap Aditya.

Hari jadi ke 25 Pemerintah Kota Banjarbaru, mengusung tema membangun ibu kota bersama, Banjarbaru juara. Tema ini menjadi penyemangat untuk menyempurnakan Kota Banjarbaru, baik sebagai ibu kota Provinsi Kalsel, juga sebagai gerbang ibu kota negara.

“Hari jadi ke 25 tahun ini menjadi momen penting karena masuk dalam pembangunan jangka panjang ke 2,” Sahut Aditya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan selamat HUT ke 25 bagi Pemerintah Kota Banjarbaru. Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru, dalam mendukung pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan menuju pusat Pemerintahan.

Dalam perjalanan seperempat abad, Banjarbaru telah mengukir berbagai capaian pembangunan yang patut dibanggakan. saat ini Kota Banjarbaru mengemban peran strategis sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan. Keberadaan Kota Banjarbaru sangat penting dalam mendukung pembangunan Kalimantan Selatan. Sebagai pusat pemerintahan, Banjarbaru dituntut untuk dapat menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, baik di sektor pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

“Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, Kota Banjarbaru juga memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai sektor pembangunan,” ucap Roy.

Roy melanjutkan, Banjarbaru sangat berpotensi untuk meningkatkan sektor industri jasa dan perdagangan yang dapat berkembang pesat.
tata kelola dan kualitas pendidikan di kota ini juga telah melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, yang tentu saja berkontribusi dalam memajukan daerah kita. pariwisata pun tumbuh seiring kemajuan infrastruktur yang memadai seperti transportasi, perhotelan, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Banjarbaru terus berkembang menjadi simpul transportasi terpadu di Kalimantan Selatan. kota ini menghubungkan jaringan transportasi darat yang menghubungkan bandara, pelabuhan di banjarmasin, serta jalan bebas hambatan yang saat ini sedang dibangun,” tutup Roy.

Untuk diketahui, pada puncak peringatan hari jadi kota Banjarbaru ini, juga dimeriahkan sejumlah penyanyi, diantaranya Fatin Shidqia Lubis. Dimana masyarakat dari Kota Banjarbaru maupun luar daerah, memadati kawasan lapangan Murjani Kota Banjarbaru dan pada Minggu (21/4) malam, Pemerintah Kota Banjarbaru akan kembali menghadirkan sejumlah artis ibu kota, untuk memeriahkan hari jadi ke 25 Pemerintah Kota Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)

Paman Birin Halal Bihalal di Ponpes Nurul Hijrah, Disambut Penuh Kekeluargaan K.H. Mukri Yunus

TANAH LAUT – Keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong, Kabupaten Tanah Laut menggelar acara halal bihalal pada Minggu (21/4) siang. Halal bihalal ini dihadiri langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin.

Kedatangan Paman Birin disambut meriah segenap keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Hijrah. Pimpinan Ponpes Nurul Hijrah Jorong, KH. M. Mukri Yunus menyambut dengan rasa kekeluargaan dengan mengalungkan syal kepada Paman Birin sebagai tanda penghormatan.

Turut hadir Pj. Bupati Tanah Laut, Syamsir Rahman didampingi Sekda Tanah Laut, Dahnial Kifli beserta jajaran, pimpinan lintas agama, pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, perwakilan Pengasuh Ponpes se- Kalimantan Selatan, Forkopimda Kalsel dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso.

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang dibawakan Juara Umum MTQ Kabupaten Tanah Laut Tahun 2022.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan rasa terima kasihnya atas undangan dari KH. M. Mukri Yunus.

Paman Birin mengungkapkan, bahwa halal bihalal merupakan momen penting untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan di antara umat Islam.

“Silaturahmi menjadi sarana untuk membangun rasa persaudaraan dan hubungan baik, dengan mengharapkan ridho Allah SWT. Meskipun di zaman sekarang kita bisa berkomunikasi tanpa harus bertatap muka, tetapi tentu berbeda kesannya dengan bertemu dan berjabat tangan secara langsung,” ujar Paman Birin.

Lebih lanjut, Paman Birin juga mengatakan bahwa halal bihalal senantiasa menjadi momen yang ditunggu-tunggu setelah lebaran.

“Sudah menjadi tradisi untuk bermaaf-maafan dan memulai lagi lembaran baru dengan hati yang bersih. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan dan banyak hal-hal baik untuk kehidupan ke depan,” harapnya.

Paman Birin tidak lupa mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah dan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat yang hadir.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel serta keluarga mengucapakan Selamat Hari Raya Idul Fitri,” ucap Paman Birin.

Sementara itu, KH. M. Mukri Yunus selaku tuan rumah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua tamu undangan yang hadir. Ia juga mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaan acara.

Acara halal bihalal ini juga diisi dengan tausiyah Guru Besar UIN Antasari, Hafiz Anshary. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan bersilaturahmi antar tamu undangan. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Paman Yani Apresiasi Aksi “Jemput Bola” UPPD Samsat Batulicin di Expo Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengapresiasi partisipasi UPPD Samsat Batulicin, dalam gelaran Expo Tanah Bumbu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kiri) saat menyerahkan bukti pembayaran STNK kepada pengunjung

Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu menilai, inisiatif yang dilakukan UPPD Samsat Batulicin tersebut sangat bermanfaat untuk memudahkan masyarakat memenuhi kewajiban membayar pajak.

“Ini ibarat seperti menjemput bola. Layanan UPPD Samsat Batulicin langsung hadir ke masyarakat,” kata Paman Yani, Sabtu (20/4) malam.

Pengunjung stand UPPD Samsat Batulicin mendapat layanan langsung dari petugas yang berjaga di Expo Tanah Bumbu

Paman Yani berharap stand layanan di Expo Tanah Bumbu bisa memudahkan UPPD Samsat Batulicin dalam mengejar target tahunan mereka.

“Apalagi layanan UPPD Samsat Batulicin sempat libur panjang Idul Fitri selama sepuluh hari,” ucap Paman Yani.

Hal senada juga disampaikan Staf Khusus Bupati Tanah Bumbu, Muslihudin. Ia mengaku senang atas partisipasi UPPD Samsat Batulicin dalam Expo Tanah Bumbu tahun 2024.

“Karena ini secara langsung juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membayar pajak demi pembangunan Kalsel khususnya Tanah Bumbu,” katanya.

Sementara itu Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah mengatakan, layanan operasional yang mereka berikan selama expo tersebut dimulai dari jam 5 sore hingga 10 malam.

Adapun layanan yang diberikan berupa wajib pajak tahunan untuk masyarakat baik domisili dalam maupun luar Tanah Bumbu.

“Karena kita disini memberikan layanan pembayaran online,” ungkapnya.

Selain itu, Indra menyebut bagi masyarakat yang membayar pajak di stand tersebut bisa mendapat souvenir langsung dari UPPD Samsat Batulicin.

“Jadi bagi masyarakat yang kebetulan datang ke Expo Tanah Bumbu, kami ajak mampir ke stand kami dan jangan lupa untuk membayar wajib pajak. Karena pajak untuk membangun Banua,” pungkasnya.(SYA/RDM/RH)

Beri Wawasan Kebangsaan, Paman Yani Ingatkan Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

TANAH BUMBU – Setelah libur panjang Idul Fitri 1445H, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi kembali melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat di daerah konstituennya.

Wakil rakyat yang akrab disapa Paman Yani itu memberikan edukasi tentang wawasan kebangsaan melalui kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nillai Ideologi Pancasila, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

“Alhamdulillah hari ini kita kembali menyapa masyarakat sekaligus mengingatkan mereka tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai bagian dari NKRI,” kata Paman Yani, Sabtu (20/4).

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti toleransi sesama umat beragama.

“Jangan sampai perbedaan ras, suku dan agama malah menjadi konflik,” ucap legislator Daerah Pemilihan VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu.

Lebih jauh Paman Yani juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga keutuhan NKRI, mengingat konflik yang saat ini tengah terjadi di daerah timur tengah.

“Intinya kita jangan sampai tersulut oleh konflik antar negara di timur tengah saat ini, apalagi sampai terpengaruh oleh hasutan dari negara asing,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Hadiri Halal Bihalal Dinsos dan Disdikbud Kalsel, Gubernur Bagikan Bantuan

BANJAR – Untuk mempererat tali silaturahmi, Dinas Sosial (Dinsos) beserta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Halal Bihalal bersama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (Paman Birin) dan Ketua Tim Penggerak PKK, Raudatul Jannah (Acil Odah), bertempat di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (20/4).

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyampaikan semoga dengan adanya momentum halal bihalal ini akan lebih meneguhkan kebersamaan, kerukunan serta semakin mempererat silaturahmi untuk bersama-sama memajukan lingkungan sosial maupun pendidikan yang ada di Banua Kalimantan Selatan

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor saat memberikan sambutan

“Alhamdulillah, Hari ini kita sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dan melaksanakan halal bihalal ini, Idul Fitri memang sudah berlalu tetapi semangat persaudaraan dan tali silaturahmi harus kita pupuk setiap hari. Untuk itu, dalam suasana halal bihalal ini kita bersama-sama merasakan bagaimana semangat persaudaraan yang begitu besar tumbuh dan kebersamaan terlihat dari semangat kita berkumpul pada hari yang berbahagia ini,” ucap Paman Birin (Sapaan akrabnya).

Ia juga mengucapkan rasa syukur melihat kebersamaan dan gotong royong yang selalu ditunjukan oleh semua pegawai ASN ataupun tenaga kontrak tak terkecuali Dinas sosial ataupun Dinas Pendidikan yang terus mendedikasikan diri mengabdi untuk kemajuan Banua.

“Kerja keras dan pengabdian kita dalam menjalankan tugas sehari-hari tentunya merupakan perjuangan yang sangat mulia. Oleh sebab, itu saya yakin dengan semangat ini kita akan mampu mengatasi segala macam tantangan, baik itu berat ataupun ringan semua akan mudah karena kita bersatu,” ujarnya.

Gubernur juga berterima kasih kepada semua pihak terlebih lagi kepada para pilar sosial dan pendidikan, sehingga diharapkan dapat terus menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat Kalimantan Selatan.

“Apalagi hari ini kita dihadiri para pilar-pilar sosial kita, yakni mereka yang bergerak di Karang Taruna, Tagana, Pekerjaan Sosial Masyarakat (PSM) hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang selama ini telah membantu masyarakat kita. Mereka ini adalah contoh nyata bagaimana para pilar-pilar sosial memiliki kepedulian yang patut kita tiru dan teladani bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kalsel yang juga Plt. Kepala Dinsos Kalsel Muhammadun menyampaikan, acara halal bihalal tersebut untuk membangun semangat persaudaraan dan kebersamaan, khususnya para pegawai yang ada dilingkungan Disdikbud Kalsel ataupun Dinsos Kalsel.

“Melalui halal bihalal ini, kita dapat menumbuhkan semangat persaudaraan dan juga mempererat silaturahmi kepada setiap jajaran tak terkecuali kepada pimpinan, dan harus senantiasa bergerak membawa Banua Kalimantan Selatan lebih Maju,” katanya.

Untuk diketahui, pada kegiatan ini juga Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK, Raudatul Jannah membagikan bantuan berupa fasilitas dan uang tunai secara simbolis kepada sejumlah perwakilan yang bergerak dibidang sosial serta pendidikan seperti SMK, SMA dan SLB di Provinsi Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)

Sekenceng Kalsel Gelar Halal Bi Halal

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi bersama keluarga besar Sekenceng Kalsel menggelar halal bi halal sekaligus haul syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan ke-218, di Tanah Bumbu, Jumat (19/4).

Kegiatan ini menjadi momen untuk mengikat kembali silaturahmi dan rasa kekeluargaan seluruh anggota Sekenceng Kalsel.

Selaku Ketua Sekenceng Kalsel, Muhammad Yani Helmi dalam sambutannya menceritakan tentang perjalanan terbentuknya Sekenceng sejak sekitar satu dekade lalu.

“Dulu hanya saya dan beberapa orang, sekarang sudah banyak yang tergabung dalan keluarga besar Sekenceng Kalsel,” kata pria akrab disapa Paman Yani.

Sebagai sosok pemimpin, Paman Yani meminta Sekenceng Kalsel tetap memegang teguh solidaritas sesama anggota tanpa memandang status sosial.

“Memang disini ada yang berlatar belakang sebagai petinggi perusahaan, ada pula yang menjabat di pemerintahan, tetapi jangan sampai membuat kita acuh kepada anggota lain,” pinta Paman Yani.

Dalam kesempatan itu Paman Yani juga berterimakasih kepada seluruh anggota Sekenceng Kalsel yang telah hadir dari seluruh Kabupaten/Kota.

“Semoga Sekenceng Kalsel terus seperti ini hingga tahun-tahun mendatang,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Berangkat 12 Mei, Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Terdata 5.759

BANJARMASIN – Jadwal keberangkatan jemaah haji Embarkasi Banjarmasin pada musim haji tahun 1445 Hijriah atau tahun 2024, akan dimulai pada 12 Mei mendatang. Hal itu ditegaskan Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, pada Jumat (19/4) dikantornya kawasan jalan D.I Panjaitan Banjarmasin.

Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Kalsel

“Rencananya kloter pertama masuk asrama pada 11 Mei, dan keberangkatan mereka pada 12 Mei, Insya Allah akan dilepas Gubernur Kalsel, Paman Birin,” jelasnya kepada wartawan.

Tambrin memastikan, persiapan untuk pelaksanaan operasional haji di Embarkasi Banjarmasin, saat ini terus dilakukan. Begitu juga koordinasi dengan stakeholder yang terlibat dalam operasional penyelenggaraan ibadah haji. Seperti pemerintah provinsi Kalsel dalam hal ini Gubernur, Dinas Kesehatan, Balai Kekarantinaan Kelas 1 Banjarmasin (BKK), Kemenkumham, Imigrasi, Bea Cukai, maskapai penerbangan, serta pihak Angkasa Pura.

“Saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah penyelesaian dokumen jemaah haji untuk proses visa,” tambahnya.

Tahun ini, Embarkasi Banjarmasin, menurut Tambrin, akan memberangkatkan sebanyak 5.759 jemaah haji. Yakni 4.071 jamaah haji asal Provinsi Kalimantan Selatan, dan jemaah haji Provinsi Kalimantan Tengah berjumlah 1.688, yang terbagi dalam 19 kloter. Dimana 18 kloter untuk kloter utuh dan 1 kloter bergabung dengan Medan.

“Pesawat yang digunakan adalah Airbus 330 dengan kapasitas penumpang 320 orang, sama dengan musim haji tahun lalu,” tutupnya.

Mengakhiri sesi wawancara, Tambrin berpesan kepada para jemaah haji agar menjaga kesehatan dengan rajin berolah raga ringan dan menjaga pola makan sehat. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version